Mega Pikachu-nyo : " Telat lagi dah updatenya, soalnya aku sempat macid (macet ide) ano.., setelah siap nulis fic ini, aku berencana buat nulis lagi fic yang lain, tapi ga tau bakal ada IchiHitsunya atau nggak? Kalo ada yang mau request juga boleh, Hehehehe…. *udah banyak bacot ni author, cepetan tu de poin!!* dan karena banyak orang syirik yang ribut, langsung aja aku persembahkan….."
BLEACHTite Kubo
and
BLEACHFanFiction/Mega Pikachu-nyo/Crazy Night at The Museum/chapter3/^_
Warning : OOC, Gaje, ancur, sarap, dll!!!
Summary : Kapten yang super cebol nan imuuut ini mendapat undangan dari Ichigo cs untuk pergi melihat museum yang baru saja dibuka di Karakura, karena lagi gak ada kerjaan di Seireitei ya ni kapten mau karena ada 'semangka' kemudian dia mengajak Matsumoto, Renji, Rukia, serta Byakuya!?? Emangnya kapten kayak gitu mau ikut? Dan ada kejadian apa ya di museum? Kita liat aja apa yang bakal terjadi… maaf ya kalau bahasanya ribet. VIVA FFN.
"Ni orang pada makan besi apa marmer?! Kok rasanya kayak ngangkut robot Gundam? Uuukkhhhhhhhhh....... Tapi gak apa! Toh aku pasti dapat hasil yang memuaskan, iya kan, Shirou-chan? " kata cowok itu dengan suara dingin.
'Orang aneh' itu pun berlalu ditengah kegelapan sambil menyeret mereka dan semakin menjauh.
..._..._..._..._..._..._..._..._..._..._..._..._
Di dalam sebuah ruangan yang cukup luas, terlihat seorang cowok misterius yang sedang memandangi 'seseorang' yang berukuran imut dan memiliki mata yang indah itu sedang tertidur pulas.
" Tidak akan kubiarkan 'kau' tidur bersama mereka yang sok emo itu. Mereka terlalu jelek untuk menjadi temanmu, Toushirou. Aku sudah mempersiapkan tempat tidur untukmu yang bergambar Hello Kitty ini, huuuuuaaaa!! Kawaaaiii~! Ehem....ehem... baiklah, 15 menit lagi permainan dimulai dan tugasku adalah memantau kalian. Good luck, Khu....khu....khu.." dia tertawa dengan nada kecil dan halus, lalu pergi meninggalkan ruangan itu, tetapi...
" Astopirulloh! Hampir lupa, biarpun kau lagi di alam lain, aku tetap akan mengatakan ini. Temanmu sudah ku pencarkan ke ruangan lain, semoga saja mereka bisa selamat dari museum ini, aku pergi dulu..... Shirou-chan," kata terakhir itu diucapkannya dengan senyumnya yang memuakkan itu. Kemudian 'orang aneh' itu berlalu seiring berjalannya waktu.
Beberapa menit kemudian....
" Dimana ini? Mmmm.....huuuaaaoooo.... kenapa aku bisa disini? Kenapa aku tidak bisa mengingat kejadian sebelumya? Dan yang lebih menjengkelkan adalah.............. KENAPA AKU BISA TIDUR DI TEMPAT TIDUR YANG GAMBARNYA HELLO KITING!! Eh, salah maksudnya HELLO KITTY!!!!!!" Hitsugaya murka sejadi-jadinya.
'Sudah kuduga! Ada yang tak beres dengan tempat ini, aku harus segera mencari mereka dan keluar dari tempat ini secepatnya,' batinnya.
Kemudian Toushirou segera beranjak dari tempat tidur itu dengan raut muka yang kesal sambil memaki dalam hatinya.
Sementara itu, di sebuah toilet laki-laki, tertidurlah seorang makhluk yang mukanya mirip muka zaman purbakala alias monyet, bagi pemirsa yang ga tau makhluk ini, orang tersebut diwajibkan menikah secara LIVE dengan si makhluk. Seperangkat alat monyet dibayar pisang (?)! Ya, makhluk itu adalah Renji (peace Renji FC). Dan disampingnya, kini ada seorang pria separuh-baya tertidur sambil memeluk boneka kuma yang imut ditemani oleh 'jepitan jumbo' di rambutnya yang hitam.
" Uuooooaaaahh… Selamat pagi Taichou~! Lha, kok ruangannya beda ya sama yang di sereitei? Lho, kok basah gini?" Renji yang masih setengah idup ga terlalu merhatiin, makanya kayak gitu.
" Beeeeeuu, pantesan basah! di toilet sih, dasar bodoh," Renji ngatain dirinya sendiri.
"………………………….."
" KENAPA AKU SAMA TAICHOU BISA ADA DI TOILET?!! Mana bau septitank-nya bau jengkol pula, WHAT THE HELL???!!!" Renji berteriak sok dramatis. 'kok taichou bisa nahan ya bau yang super duper extra 'wangi' gini sih?' pikirnya.
" TAICHOU~!!! CEPAT BANGUUUN!!!" tereak Renji pake speaker punya spongebob (?).
" YEESSSS!! MAMA LU GILA!! APAAAN TU?!! Eh, ternyata cuma mimpi, ada apa Renji? kenapa kau membawaku ke tempat seperti ini? " Byakuya yang baru aja bangun dari tidurnya, kontan tersentak karena dikejutkan oleh Renji yang tiba-tiba tereak kagak jelas gitu.
" T…taichou menghina ibuku, huaaaaaaaaaa!!!!" Udah tau di toilet eh, masih aja nangis, ya jadi banjir dong.
" Bakayaro! oii !! penjual takoyaki bisa diam gak? nanti kedengaran sama orang lain, nanti dikira orang, aku ngapa-ngapain kau lagi," Byakuya sweatdrop berat.
" Habisnya, taichou menghina ibu saya ! saya kan tersinggung!!" Renji naik darah.
" Ge-Er lu !! siape yang bilang ibumu, tadi aku lagi mimpi buruk, tau!!" Byakuya ikutan naik darah, tapi tetep kuuull ga kayak Renji tetep nyeeet.
"Asal taichou tau ya ! ibuku itu orangnya super duper cuuuaantikk! Huahahaha…" Renji asbun asal bunyi.
"Cantikan juga Hisana (baca : my darling)," Byakuya mencibir pelan.
"Mulut taichou kenapa ? kok miring-miring ? dan boneka itu dari mana?" tanya Renji.
"Urusai! Bukan urusanmu, sudah ayo cepat kita cari yang lain," kata Byakuya yang udah duluan pergi.
"Tu…. Tunggu, taichou!!" Renji berlari-lari kecil mengejar taichounya.
…_..._..._..._..._..._..._..._..._..._
"Gin-chan, Sado, Ishida, Inoue, Rukia, cepat bangun!! Kon, cepat ambilkan air!!" Perintah Matsumoto.
"Tapi, Rangiku-san dimana kita bisa mendapatkan air?" Kata Kon takut-takut.
"Kon, kau ini mirip sekali sama Dora! 'kalian tau dimana gunung berada? Ya, dibelakangku' udah tau dibelakang, masih pake nanya! Aku aja sampai nonjok tv-nya Ichigo gara-gara nonton film itu. Ga usah banyak nanya, ambil air sana!!" Bentak Matsumoto.
"Tapi airnya dapat dari mana?!!!" Sekarang giliran Kon yang tereak.
"Iya juga ya, toilet dari sini kan jauh," Matsumoto masang muka Innocent.
Posisi Kon sekarang, jatuh dengan kaki di atas alias GUBRAAK!!! Sementara mereka ribut-ribut, tiba-tiba terdengar banyak suara yang terdengar lirih. Ternyata asal dari suara itu adalah suranya Ishida, Sado, Inoue dan Rukia yang baru aja siuman.
"Apa yang terjadi?" Inoue mencoba mengeluarkan suaranya, meskipun sangat pelan.
"Dimana ini?" Sado pun melakukan hal yang sama.
"Yosei-san, yosei-san," Ishida melantunkan potongan dari lagu hetalia nyasar lagi.
" Chappie, my chappie," kalian pasti tau ini siapa?
" Huaaaaaa~!! Kak Orihime!! Syukurlah kakak sudah sadar dan onee-chan juga, huaaaaa~!! Syukurlah," Kon berlari dengan gaya slowmotion ke arah mereka, tapi seperti biasanya, Rukia mengambil tindakan duluan.
Sementara itu Matsumoto menggeram, " Kenapa, kenapa......?" Matsumoto menunduk kebawah.
Kemudian semuanya menoleh ke arah Matsumoto " Ada apa Rangiku-san?" tanya Inoue cemas.
" Kenapa? KENAPA BUKAN GIN-CHANN YANG SIUMAAAAAANN!!? Malahan yang siuman si tengkorak kacamata ini! Sialaan," Matsumoto nangis GJ.
" Jangan nyalahin aku dong rangiku-san! kan udah takdir dari yang diatas," kata Ishida gak mau kalah.
" Hei,hei! Kalian jangan bertengkar lagi, gini aja, Inoue tolong Ichimaru-taichou agar dia siuman," kata Rukia menengahi.
" BAIK!" jawab Orihime.
..._..._..._..._..._..._..._..._..._
Sekarang ini, Ichigo berada di sebuah ruangan yang terpisah dari Toushirou. Namun Ichigo mempunyai feeling yang tidak jelas; apakah itu buruk atau bagus, yang jelas akan terjadi sesuatu di museum ini. Sebentar lagi.
Ichigo melihat jam arloji kuno yang dia pakai, jam sudah menunjukkan waktunya bagi para cowok buat nonton bola dah. Karena Ichigo tidak memperhatikan jalan, tiba-tiba saja dia menabrak sesuatu.
" Eh, maaf! Saya tidak senga.........." Ichigo cengo dengan mulut terbuka lebar ketika melihat siapa yang disapanya, ternyata yang dia sapa adalah HANTU FLYING DUTCHMAN!! Sosoknya tidak menyentuh lantai, transparan, jelek, bau, dan mengenakan pakaian bajak laut.
" Ja............." masih cengo.
" OOIII! KEPALA KAKTUS!! NAFASMU MENYEBAR KEMANA-MANA TAU, BIKIN GERAH SUASANA AJA!! Sebagai hukuman, kau akan kujadikan sate kaktus dan akan kumakan, GYAHAHAHAHAHAHA!!! Kalau gak lari, malah aq lempar kau ke ikan hiu...."
Ichigo masih cengo ga sanggup bilang apa-apa, Ichigo terdiam bukan karena takut, tapi, kok ada ya patung yang bisa idup/bergerak? Dia masih bisa terima kalau dia ngeliat hantu, tapi kalau liat patung bisa bergerak, itu patut dipersoalkan halah, bahasanya.
" Hei Bocah! kau tidak takut padaku, ha?" Tanya Flying Dutchman.
Sekarang raut wajah Ichigo mulai tenang. " Kenapa aku harus takut padamu, kakek tua? Aku sering melihat adegan konyolmu itu di Global tv, huahahahaaha!!" Ichigo mulai menertawai Flying Dutchman.
" Beraninya kau menertawakan Flying Dutchman, akan kutangkap kau!" kata Flying Dutchman mulai menyerang.
" Tidak secepat itu kakek tua," Kata Ichigo merasa tertantang.
Ichigo berubah wujud menjadi shinigami dengan bantuan sarung tangan khusus buatan Urahara yang diberikan Rukia padanya kalau terjadi apa-apa dan mengeluarkan Zangetsu. Ichigo menangkis serangan dari Flying Dutchman dan mencoba mencari titik kelemahannya.
' Ayo Ichigo! Pikirkan apa yang ia takutkan, dengan begitu kau dengan mudah bisa men-konshounya, ayo pikir! Pikir!' batin Ichigo.
Tiba-tiba saja lampu didekat Ichigo menyala bertepatan dengan idenya yang sudah dia temukan.
' SKAK MAT KAU, KAKEK TUA!' Ichigo tersenyum bejad.
" STOOOOOOPP!!" kata Ichigo tiba-tiba.
" Kenapa, kaktus?!! Sudah menyerah?!!! Lemah sekali kau," kata Flying Dutchman sambil ngupil (?).
" Kau bilang aku lemah? Apa kau akan diam kalau ku perlihatkan benda ini ?" kata Ichigo mencemoh.
Ichigo dengan bangganya memperlihatkannya pada Flying Dutchman, benda itu adalah BONEKA SPONGEBOB MEKANIK !!
Nafas Flying Dutchman sempat tertahan ketika melihat boneka kuning yang dipegang oleh Ichigo.
" Jauhkan makhluk itu dariku, CEPAAAAT!!!" kata Flying Dutchman murka. Kemudian Ichigo meletakkannya di lantai.
"Flying Dutchman, ayo kita bermain dan berburu ubur-ubur, hahahhahha," Spongebob mekanik itu kemudian berjalan kearah Flying Dutchman.
" Kau pikir aku tidak tau? Entah di episode berapa, kau mengambil Mr. Krab untuk ikut bersamamu karena dia orangnya pelit, Spongebob yang kasian dengan Mr. Krab lalu membela Mr. Krab tapi, mengkhianati Spongebob dengan menjualnya seharga 6 yen. Lalu kau baru setengah menit bersama Spongebob, dia sudah mengoceh yang tidak jelas, karena tidak tahan, kau mengembalikannya pada Mr. Krab, bukan? " kata Ichigo merasa puas.
' Untung waktu itu aku nonton sama Yuzu, Arigatou Yuzu,' batin Ichigo.
Spongebob kemudian berjalan mendekati Flying Dutchman lagi dan secara otomatis Flying Dutchman mundur dan tiba-tiba saja menerjang Spongebob, alhasil boneka mekanik itu hancur.
" Ha! Ternyata itu cuma boneka? Biarpun tadi aku sempat depresi melihat si kuning konyol itu, dan sekarang nasibmu akan berakhir seperti dia, huahahahhaha!!" Flying Dutchman menerjang Ichigo dengan pedangnya, Ichigo kemudian hendak menghindar tapi, shihakusou-nya tersangkut, sementara itu Flying Dutchman semakin mendekat.
' SIAAAAAALL!!!!' batin Ichigo.
Ketika Flying Dutchman hendak menghunuskan pedangnya, tiba-tiba saja suhu di ruangan itu naik, datang seseorang dari arah yang berlawanan dengan Ichigo dan menghantam Flying Dutchman dari belakang. Sementara Flying Dutchman terbanting ke dinding, 'dia' mengambil kesempatan tersebut dan langsung mengkonshou-nya.
" Sudah selesai," Katanya perlahan di tengah asap debu.
" Siapa kau? Jangan bilang..........." kata Ichigo kaget.
" Ummm..... it's me, Kurosaki," kata cowok yang mempunyai tubuh mungil itu.
" Bagaimana bisa kau ada disini?" kata Ichigo yang sudah melepaskan shihakusou-nya yang tersangkut.
" Aku merasakan reiatsumu dan mendengar adanya pertarungan. Jadi, aku langsung ke sini dan ternyata seperti dugaanku," jawab Ice of Prince tersebut.
" Well, Arigatou Toushirou," kata Ichigo yang menyungingkan senyum khasnya.
Hitsugaya sempat blushing ketika Ichigo melakukan 'sesuatu' yang dianggapnya aneh itu. " Ya! Sama-sama." Kata Hitsu yang memalingkan mukanya karena malu.
" Ja! Ayo kita cari yang lain, sebelum terjadi yang lebih parah dari ini lagi," kata Ichigo yang sudah kembali ke wujud aslinya.
Kemudian mereka pergi dari tempat itu dan seseorang misterius mengucapkan sesuatu dibalik layar monitornya.
" Ternyata kau masih lihai juga dalam menggunakan pedang, khu...khu..khu.." cowok itu sambil tertawa mengejek.
" Hasyimm....... hachhhiiiii...." Hitsugaya bersin.
" Oii!! Jangan sampai mencrot gitu dong!" kata Ichigo yang terkena 'siraman air hujan' Hitsugaya.
" Gomen, kayaknya ada yang lagi ngomongin aku deh," Kata Hitsugaya sambil mengusap hidungnya.
Ichigo yang sekarang udah kayak gunung meletus ketika mendengar ada yang ngomongin Hitsugaya. " Siapa yang berani ngomongin kamu? Akan kubunuh dia!" kata Ichigo ga sengaja.
" Ha? Nani??" kata Hitsugaya lagi tulalit tut tut.
" Ga ada apa-apa, yuk jalan lagi," kata Ichigo salting.
Kemudian mereka berjalan lagi dan lagi sampai di sebuah rungan yang aneh.
" Ruangan apa ini? Terlihat sangat kuno," kata Hitsugaya melihat patung raksasa 2 orang mesir yang berkepala singa yang memegang tongkat seperti istilah kita sih, satpam. Bedanya ini ga ada topi dan ga pake celana biru dongker.
" Ayo kita selidiki, Toushirou," kata Ichigo.
" HITSUGAYA-TAICHOU!!" biasa mengoreksi lagi.
" Lha? Daritadi aku manggil 'Toushirou' kok baru sekarang diprotes?" tanya Ichigo bingung.
" Itu tadi, sekarang ya sekarang" sifat judesnya keluar lagi dah.
" Hahaha... kau lucu juga," kata Ichigo.
"................" Hitsugaya blushing lagi. " Cepat! ikuti aku," kata Hitsu.
" iya!!" Ichigo mengikuti Hitsu di belakangnya dan tersenyum.
..._..._..._..._..._..._..._..._..._..._
Mega Pikachu-nyo : " Akhirnya selese juga chappie 3, kok alur ceritanya jadi gini ya?" *bingung sendiri* Pika kagak tau apa nama sarung tangan yang dipake Rukia buat ngubah Ichi jadi shinigami, kalo ada yang tau tolong dikasih tau ya?"
Hitsugaya : " Hei author sarap! Kenapa kau merusak image-ku ha?"
Mega Pikachu-nyo : "Bagian mana? Kau tidur di atas tempat tidur Hello Kitty?"
Hitsugaya : " Ya iyalah! Oya, dan satu lagi kenapa aku mudah blushing?!!!!!!! "
Mega Pikachu-nyo : " Terserah aku dong, kan aku yang punya ni fic."
Ichigo : " Aku juga mau protes, kenapa aku bisa megang boneka Spongebob?"
Renji + Kon : " Aku juga! Kok apes mulu nasibku,"
Byakuya : " Kenapa aku jadi blak-blakan disini?"
Mega Pikachu-nyo : " Pertama, buat duren dulu, itu juga suka-suka aku, huahahahahha, kedua, nenas merah, kamu itu memang bahannya lelucon kalau di fic Bleach, ketiga, Kuchiki-san, ga papa ya aku bikin ancur dikit,hehehe….."
Kon : " Tunggu!! Aku be……."
Mega Pikachu-nyo : " Yak! Sekarang kita bahas review dulu , yang pertama darinya :"
*Toushirou-setsugetsu4518
Mega Pikachu-nyo : " Tebakan Yuki-chan belum bisa Pika jawab, karena masih rahasia, huahahahahaha~!! UPDATE ni."
*Kuro Lunatic
Mega Pikachu-nyo : " Hehehehe, maap dah ngerepotin, peace! Yosh! Ni Update ^_^"
*Nanakizawa I'Nooche
Mega Pikachu-nyo : " Kalau dipikiranku, cowok yang make maid itu maksudnya bajunya kayak Sebastian di Kuroshitsuji itu, bukan kayak yang dibayangin Nana-chan, hehehehe…. Mungkin aku yang salah karena bilangnya make seragam maid, hehehehe….. *ditendang* kalo masalah Amazon holic, Pika sendiri kagak nyadar nyebut-nyebut tentang Amazon selama ini. *dibekuin* dan Maap telat Updatenya, hiuks….hiuks…."
LANJUUUUUUTTKANN!!
*4869fans-nikazemaru
Mega Pikachu-nyo : " Sabar bu ingat puasa… Maap Nika-chan masih rahasia, huahahhahahahha!!" *digebukin* maap telat update lagi, hiks..hiks…"
*Quinsi males login
Mega Pikachu-nyo : " Ga papa kok dipanggil Mega, biarpun agak tua. Yap! Ne udah diteliti lagi mudah-mudahan ga ada lagi, AMIIIINN! *do'a orang yang lagi puasa mudah-mudahan terkabul* yang punya ntu kios adalah...................... Rahasia Pemerintahan! Hahahha... Udah update biarpun telaaat."
*Agehanami-chan
Mega Pikachu-nyo : " Salam kenal juga, tenang aja ga akan Pika biarin ntu 'cowok' ngapa-ngapain Hitsu!" *ikutan pegang celurit* udah update!!.
Mega Pikachu-nyo : " WADOOOUUH!! Cape ne ngetiknya, tapi ga apa deh yang penting aku puass dengan chappie ini."
Orihime : " Kalian ga boleh gitu sama Pika-chan, dia kan buat fic ini supaya bisa dibaca sama yang lain,"
Mega Pikachu-nyo : " Orihime, kamu memang yang paling ngertiin aku, huaaaaaaaa~!!!!"
Kon : " Onee-chan, tadi waktu aku mau ngomong dipotong sama dia"
Rukia : " Bukan urusanku,"
Mega Pikachu-nyo : " Hahahhaahaha, cucian deh lu, boneka mesum."
Kon : " HUAAAAAAAAAAAAAAAA~!!!"
Renji : " Oke! Ajang demo ini ditutup karena terlalu GJ. Jadi, tetep tekan tombol dibawah ini ya! Minna-san,"
Mega Pikachu-nyo : " Pura-pura baik lagi ne orang, tapi di pembukaan tadi kalian ribut, oke aku maapin, karena lagi puasa, kalo lagi ga puasa aku pastiin Yumichika buat datang ke sini dan... "
Renji : 'kok tau ni author?' jangan dong, ngeri!!! hehehe, masak aku sejahat itu sama ente
Ichigo : " Thor, aku tutup dulu ya?"
Rukia + Orihime : Kami aja! Minna-san, arigatou udah ngebaca fic ancur ini, dan jangan lupa tekan tombol dibawah ini ya, dadadadaddadadahh~ !!! see u on the next chappie ^^
