MY HERO

Author : HanDik

Main Cast : Byun Baek Hyun (Exo) and Jung Dae Hyun (BAP)

Support Cast : Chanyeol, Luhan, Kris, Kai, Kyungsoo, Sehyun dan ….. akan kalian ketahui sesaat lagi

—-

Daehyun Side

LAX Bandara International Los Angels

Daehyun yang sedang menunggu jadwal keberangkatannya menuju Negara kelahirannya yaitu Korea Selatan yang sudah ia tinggalkan selama 10 tahun karena harus mengikuti kedua orang tuanya yang mengurus perusahaan keluarganya. Keluarga Daehyun merupakan salah satu dari 5 keluarga terkaya di Korea Selatan dengan mempunyai 10 cabang perusahaan di 10 negara ternama.

"Dae, sebentar lagi kau akan berangkat berhati-hatilah dan disana jangan merepotkan nunna disana ya. Umma dan Appa akan segera kembali ke Seoul dua minggu lagi setelah mengurusi pembukaan kantor cabang pembantu di Baldwin Hills" Ucap umma Daehyun.

"Ne Umma. Lagi pulakan Sehyun nunna kan pasti sibuk kuliah" Ucap Daehyun.

Sehyun atau nama lengkapnya Jung Se Hyun merupakan anak pertama dari keluarga Jung. Dia sudah kembali ke Seoul enam bulan lalu untuk mengurusi pendaftarannya di Seoul University yang merupakan University ternama di kota Seoul.

Penerbangan pertama Seoul Airlines yang menuju Seoul, Korea Selatan akan segera diberangkatkan 30 menit lagi.

Suara operator mulai terdengar di penjuru Bandara LAX Los Angels dan membuat pembicaraan ibu dan anak ini terhenti. Daehyun pun mulai membereskan barang-barangnya dan sebelum pergi memeluk umma tercintanya dan kemudian pamit.

SKIP TIME

Kota Seoul

"Akhirnya sampai juga kota yang penuh dengan kenangan masa kecilku dan juga kenangan bersama namja kecil yang manis itu. Apakah aku bisa ya bertemu dengannya" Gumam Daehyun setelah turun dari pesawatnya dan menuju ruang tunggu untuk menunggu nunna-nya.

No No No No Mercy

Daehyun yang merasa bahwa gadget-nya bordering pun segera meraihnya yang berada di saku celananya dan ternyata itu panggilan dari nunna-nya.

"Yak Dae kau dimana ? Nunna sudah berada di Gate 2 cepat kemari lama sekali sih" Ucap Sehyun dari sebrang sambungan telpon dengan kesalnya

"Ne nunna, aku akan segera kesana" Ucap Daehyun segera mematikan telponnya dan menuju nunna -nya yang menunggu di Gate 2.

"Hai nunna sudah lama menunggu kah?" Ucap Daehyun pada Sehyun nunna setibanya di Gate 2.

"Pake nanya lagi. Kau ini lama sekali sih Dae" Ucap Sehyun kesal dengan menghadiahi jitakan pada dongsaeng-nya.

"Yak nunna kenapa kau menjitak kepalaku ? Kau tidak tahu apa kepala ini fitrah dari Tuhan" Ucap Daehyun nada kesalnya sambil mengusak kepalanya yang habis dihadiahi sebuah jitakan oleh nunna kesayangannya ini.

"Hahahahahahaha.. Duh Dae muka mu itu. Hahahahaha… Kenapa lucu banget kalau lagi kesal apalagi ngambek" Ucap Sehyun diselingin ketawanya yang terlihat sangat bahagia setelah mengerjain Daehyun.

"Terserah kau saja lah nunna. Sampai kapan kita mau disini aku sudah lelah" Ucap Daehyun untuk menghilangi tawa Sehyun.

"Ok ok baiklah disana parkiran sebelah kanan paling ujung ini kuncinya kau saja yang menyetir" Uca[ Sehyun acuh kemudian melangkah pergi.

Sedangkan Daehyun hanya menatap cengo nunna-nya yang menyuruh dia menyetir padahal dia sedang lelah setelah perjalanan jauh untuk menuju kesini.

"Yak nunna kau ini tega sekali aku baru sampai disuruh menyetir dan apa kau lupa aku tidak punya SIM di Seoul" Ucap Daehyun segera menyusl nunna-nya.

"AigooooNunna lupa kau kan baru sampai disini dan yang jelas nggak mungkin punya SIM" Ucap Sehyun yang kemudian mengambil kunci dan meninggal kan Daehyun dengan muka yang masih menatap heran dengan tingkah nunna-nya.

"Aigooo kenapa aku bisa mempunya nunna yang seperti itu ya. Sudah jelas-jelas aku baru nginjakan kaki lagi di Seoul sudah disuruh nyetir yang jelas-jelas nggak punya SIM dinegara ini" Runtuk Daehyun dalam hati.

"YAK… JUNG DAE HYUN SAMPAI KAPAN KAU AKAN BERDIRI DISITU ? KATANYA SUDAH LELAH" Ucap Sehyun dengan teriakannya yang bisa membuat siapa saja merasa terusik.

"Ne ne nunna" ucap Daehyun dengan pelan. "Lihat saja belum lagi teriakannya yang bikin malu udah tahu suara cempreng kenapa pake teriak segala. Aku bingung padahal kita bersaudara tetapi kenapa suara teriakanku lebih enak disbanding dia. Umma saat ngandung dia ngidam apa ya" Ucap Daehyun dalam hati.

SKIP TIME

Rumah Kediaman Keluarga Jung

Rumah yang besak bak istana ini adalah rumah kediaman Keluarga Jung dengan halaman yang luas dan dilengkapi dengan taman yang indah milik Nyonya Besar Keluarga Jung yang selalu dirawat. Selama berada di Los Angels para maid Keluarga Jung lah yang membersihkan dan merawat rumah. Setiap 2 bulan sekali Tuan dan Nyonya Jung akan pulang untuk menge-check perusahaan mereka di Seoul.

"Selamat datang Tuan Muda Jung" Ucap Kepala Pelayan yang segera mekakukan bow yang diikuti oleh para maid dan juga para pelayan yang berada dirumah ini sekaligu para juru masak keluarga.

"Terima kasih semua" Ucap Daehyun dengan senyumnya.

"Sudah lama nggak ketemu hyung dan nunna semua, aku merindukan kalian" Ucap Daehyun kepada pada pelayan rumahnya. Daehyun selalu memanggil para maid maupun pelayan dirumah dengan sebutan hyung dan nunna sama seperti yang diajarkan oleh orang tunya.

"Kami juga merindukan Tuan Muda" Ucap Kepala Pelayan dengan diikuti anggukan oleh para pelayan. "Mari Tuan Muda saya antarkan kekamar. Kamar anda sudah dibersihkan oleh Jiyeon dan Bomi" Ucap Kepala Pelayan.

"Ok Jin hyung. Oh iya Jiyeon nunna dan Bomi nunna terima kasih yang sudah merawat dan membersihkan kamarku. Oh iya apa kamarku sudah ditata ulang sesuai keinginanku 2 tahun lalu nunna ?" Ucap Daehyun

"Sudah Tuan Muda. Kami sudah mengecat ulang menjadi warna biru sesuai keinginan Tuan Muda dan menata semua mainan Tuan Muda pada rak mainan yang sudah kami beli sesuai permintaan Tuan Muda" Ucap Jiyeon salah satu pelayan yang memang bertugas dan membantu keperluan Daehyun bersama Bomi dan Mir.

"Ah terima kasih lagi nunna. Oh iya satu lagi Mir hyung kemana ya ? Aku kok nggak lihat" Ucap Daehyun yang penasaran kemana Mir salah satu pelayan yang menjadi pelayan pribadi Daehyun dari kecil tidak kelihatan.

"Maaf Tuan Muda, Mir tidak bisa menyambut anda karena dia sedang berada dikampung halamannya sedang hadir dalam proses pernikahan nunna-nya tapi lusa dia sudah pulang Tuan Muda" Ucap Jin si Kepala Pelayan.

"Oh begitu wah aku harus beli sesuatu nih buat keponakannya Mir hyung" Ucap Daehyun yang diikuti oleh senyum para pelayannya.

Daehyun merupakan Tuan Muda yang paling disayang oleh para main karena sifatnya yang baik dan lembut. Tapi hanya Daehyun akan menunjukkan sifat baiknya pada orang yang dikenal atau dengan keluarganya dan semua pelayan dirumah ini mengetahui hal itu.

SKIP TIME

"Daehyun, apa kau sudah menyiapkan semua keperluan mu untuk ujian masuk Seoul International High School besok ?" Ucap Sehyun yang melihat Daehyun sedang duduk menyaksikan acara TV.

"Sudah nunna aku baru selesai belajar dna menyiapkan semuanya" Ucap Daehyun tanpa memperhatikan acara favoritnya.

"Baiklah kalau gitu kau lekaslah istirahat kau baru sampai di Korea" Ucap Sehyun.

Daehyun memang baru tiba di Seoul dan besok harus mengikuti ujian masuk sekolah tujuannya yang bisa dibilang merupakan sekolah tempat orang tua-nya menjadi komite tertinggi disekolah tersebut. Dan Sehyun lah yang mengurusi kepindahannya dan sekolahnya walau pihak sekolah meminta untuk melakukan ujian dua hari setelah tiba di Korea tapi karena memang sifat Daehyun yang keras kepala mau tidak mau pihak sekolah menyetujuinya.

Daehyun meminta melakukan ujian besok dikarenakan dia bosan dirumah sampai menunggu ujiannya tiba. "Baiklah aku tidur dulu nunna" Ucap Daehyun yang kemudian pergi menuju kamarnya.

"Dasar anak satu ini merepotkan saja dengan seenaknya bilang setelah ujian meminta langsung diperiksa dan meminta langsung masuk kekelas. Memang dasarnya kelewat pinter tapi nggak berfikir panjang" Ujar Sehyun yang memang mengerti bagaimana dongsaeng-nya

Daehyun merupakan anak yang pintar sama sepert Sehyun mereka berdua merupakan anak kebanggan Keluarga Jung karena kepintaran mereka diatas rata-rata. Mereka berdua selalu mengikuti Olimpiade di Los Angels dan selalu mendapatkan kemenangan.

SKIP TIME

Kring… Kring… Kring…

"Hoaaamph… Sudah pagi ya waktunya bersiap-siap untuk ujian dan hari pertama sekolah dan kalau bisa bertemu dengannya my little angel" Ucap Daehyun yang langsung menuju kekamar mandi.

Para maid yang melewati kamar Daehyun pun hanya tersenyum yang mendengar suara Taun Muda mereka yang tidak berubah dan membuat rumah ini menjadi sedikit rame dari biasanya.

Usai berpakaian ia lekas menuju ruang makan dan sarapan bersama Sehyun nunna dan setelahnya iya dan Sehyun akan pergi ke Seoul IHS.

SKIP TIME

Seoul International High School

"Ah ujiannya ternyata mudah pasti dapat nilai Sempurna" Ucap Daehyun yang keluar dari Ruang BK tempat ia ujian. "Eh ini papan penerimaan siswa-siswi baru tahun ini ya. Wah nilainya lumayan dan nama ini …."

"Cepat sekali kau Dae mengerjakan soalnya baru juga 30 menit padahal waktu ujiannya kan 3 jam" Ucap Sehyun yang memotong ucapan dongsaeng-nya yang terkaget.

"Ah nunna kau mengagetkan ku saja. Ialah nunna soalnya sangat mudah seperti itu pengujinya aja sampai heran aku menyelesaikannya dalam waktu sesingkat itu hahahaha… " Ucap Daehyun membanggakan dirinya.

"Bagus itu baru dongsaeng-nya nunna"

"Tapi nunna aku harus berhenti berharap menjadi satu-satunya peraih nilai sempurna karena ada peraih nilai sempurna sebelum aku ditahun ini" Ucap Daehyu lesuh.

"Sudahlah Dae tak apa yang penting kau masuk sekolah ini" Ucap Sehyun menyemangati Daehyun.

"Permisi Jung Dae Hyun kau dipanggil Bapak Kepala Sekolah bahwa hasil test mu sudah keluar"

SKIP TIME

"Apakah dia benar Baekhyun si namja manis itu, kalau iya dengan nilai-nya yang sempurna itu berarti dia satu kelas denganku apa dia masih mengingat aku ya" Gumam Daehyun dalam hati sambil mengikuti King Songsaenim yang mengantarnya ke Prsesident Class.

"Pagi anak-anak" Sapa Kim Songsaenim yang masuk kedalam kelas yang ramai itu.

"Pagi Kim Songsaenim" Daehyun mendengar balasan dari siswa-siswi yang akan menjadi temen sekelasnya ini.

"Siang ini kalian mendapatkan teman baru seorang namja. Ayo kau masuk dan Perkenalkan dirimu" Ucap Kim Songsaenim memanggil Daehyun

"Annyeonghaseyo Jung Dae Hyun Imnida. Panggil saja aku Daehyun. Aku berasal dari Los Angels" Ucap Daehyun sambil merhatikan teman sekelasnya dan pandangannya jatuh kepada seseorang namja manis didepan matanya. Mata mereka saling bertemu dan bertatapan.

Deg

Deg

—-

Author Side

"Mata itu sama seperti mata dia" Ucap Daehyun dan Baekhyun dalam hati sesaat mata mereka bertemu.

"Daehyun ini akan menjadi teman sekelas kalian dan dia merupakan peraih nilai sempur sama seperti Byun Baek Hyun dan dia akan duduk tepat dibelakang Baekhyun nah Tuan Byun angkat tanganmu" Ucap Kim Songsaenim dan diikuti oleh Baekhyun yang mengangkat tangannya.

"Ternyata memang dia Baekhyun kecilku si my little angels" ucap Daehyun dalam hati.

"ah namanya hampir mirip dengan dia dan tatapannya mirip sekali" ucap Baekhyun dalam hati.

"Hey Baekhie dia sama sepertimu diperingkat pertama. Yah kalau gini aku berada diperingkat ketiga dong" Ucap Kyungsoo sedikit berbisik dan membuat Baekhyun kembali dari dunianya sendiri.

"Ah ne Kyungie tak apa yang penting kau berada di Tiga Besar" Ucap Baekhyun yang langsung berpaling kerah Kyungsoo sesaat Daehyun lewat.

"Kau benar juga ya Baekhie" Ucap Kyungsoo kemudian sambil mencubit pipi Baekhyun.

"Ah appo Kyungie sakit" Ucap Baekhyun mengelus pipinya tanpa dia sadari Daehyun tersenyum dibelakang yang melihat tingkah Baekhyun yang menggemaskan.

Jam istirahat pun berbunyi dan saat itupun Baekhyun yang merasa tanda alarm berbahayanya muncul yang menandakan 4 namja menyebalkan itu akan segera muncul bersiap mengajak Kyungsoo segera pergi tapi apa daya mejanya terhalang oleh 6 yeoja yang menjadi teman sekelasnya sedang mengerubuni meja Daehyun.

"Duh Kyungie firasatku nggak enak nih padahal mereka nggak dateng tadi pagi kenapa sekarang firasatku mereka dateng ya" Ucap Baekhyun panik.

"Hah Baekhie aku yakin firasatmu memang benar biasanya saat mereka tidak datang pagi ini seperti sebelumnya mereka tidak akan datang tapi kalau kau bilang begini sudah tak ada waktu buat pergi lihat saja jalan keluat disabotase sama teman sekelas kita" Ucap Kyungsoo lemas yang diikuti tatapan membunuh dari para yeoja tersebut.

"Hai kalian berdua maaf ya kami tidak bisa datang pagi ini mesti ada tugas yang mesti kami kerjakan" Ucap Chanyeol dengan gembira yang diikuti Luhan, Kris dan Kai dari belakang dan saat itu juga Baekhyun dan Kyungsoo merinding seketika.

"Matilah aku setelah ini harus mengurusi empat namja sial ini nggak deng tiga namja menyebalkan ini" Gumam Baekhyun dalam hati.

"Hah dateng juga masa gelap ini hu uh. Kapan mereka tidak menganggu kami, ah tapi aku bersyukur hanya mengurusi si hitam kai satu ini nggak kayak Baekhyun ngurusin tiga namja tersebut. Yang tabah yang My Baekhi" Gumam Kyungsoo dengan muka murungnya.

"Jadi mereka murung karena empat namja ini dan kurasa namja ini tidak asing dengan muka mereka seperti pernah lihat tapi dimana ya. Aku harus menyelidikinya" Gumam Daehyun memperhatikan Baekhyun dan Kyungsoo tapi tepatnya memperhatikan Baekhyun.

"My Baby Baek mari kita makan bersama lebih tepatnya berdua" Ucap Luhan dengan sigap memegang tangan Baekhyun dengan erat. "Dan kalian jangan mengganggu jalan keluar My Baby Baek dong" Ucap Luhan mengusir para yeoja yang mengahanginya.

"Eh apa apa kau Lulu, berani-beraninya memegang tangan My Baby Bunny tangan mu tuh kotor habis buat mungut sampah tadi karena telat" Ucap Chanyeol dengan melepas tangan Luhan dari tangan Baekhyun.

"Eh jangan panggil nama itu disini aku tidak suka Yeolli" Luhan membalas Chanyeol dengan nama yang paling dibenci oleh Chanyeol.

"Yak berhenti memanggilku degan sebutan itu" Umpat Chanyeol kesal.

"Ya Tuhan kenapa aku harus bertemu dengan mereka eh tanganku nggak dipegang ini kesempatan dan kebetulan para yeoja itu sedang tidak mengganggu dan si hitam ini tepat disebelah si bule satu ini baiklah" Gumam Baekhyun sambil menarik Kyungsoo kabur.

"Eh Baekhi…" Sontak Kyungsoo kaget saat tangannya ditarik kabur oleh Baekhyun.

"Eh mau kemana My Baekhi" Ucap Kris yang sedari tadi memperhatikan pertengkaran Luhan dan Chanyeol kemudian langsung pergi diikuti oleh Kai yang merasa pujaannya pergi begitu saja.

"Sudah mending kita aja My Baby Baek makan dari pada bertengkar" Ucap Luhan lelah bertengkar dengan Chanyeol.

"Baiklah Yuk My Baby Bunny" Ucap Chanyeol menoleh dan…

"YAAAAAAAAAAAAAAAAK KEMANA KAU MY BABY BAEK / MY BABY BUNNY?" Ucap Chanyeol dan Luhan berteriak karena Baekhyun sudah tidak ada kan kemudian menyadari bahwa kedua sahabatnya sudah tidak ada. "YAK AWAS KAU NAGA JELEK" Ucap Chanyeol dan Luhan bersamaan kemudian pergi.

"Aku harus mengikuti mereka" Gumam Daehyun dalam hati dan kemudian berpamitan dan pergi.

SKIP TIME

"Baiklah anak-anak saya akan memberikan kalian tugas kelompok yang tiap kelompok beranggotakan 2 orang sebelumnya saya hanya akan membagi 5 kelompok tapi karena kalian berjumlah 16 orang maka akan dibagi menjadi 8 kelompok dan tugas ini dikumpulkan dua minggu lagi" Ucap Kwon Songsaenim.

"Baekhi kita sekolompok ya" Ucap Kyungso diangguki oleh Baekhyun.

"Hmm.. kalau begini aku tidak bisa kelompok dengannya" Ucap Daehyun dengan pelan.

"Saya sudah membagi kelompok kalian" Ucap Kwong Songsaenim yang mendapat sorakan dari anak President Class. "Baiklah kelompok pertama Kyungsoo dengan Myungsoo, Kedua Baehyun dengan Daehyun" Ucap Kwon Songsaeni.

"Yah aku nggak dengan Kyungsoo tapi dengan Daehyun ya?" Gumam Baekhyun.

"Akhirnya bisa dengan dia aku harus mencari tahu apakah dia benar Baekhyun si namja manis itu" Gumam Daehyun.

"Hai Aku Baekhyun, kita satu kelompok kapan kita bisa mengerjakannya ? " Ucap Baekhyun dengan menjulurkan tanggannya sesaat Kwon Songsaenim meninggalkan kelas untuk istirahat kedua.

"Hai juga aku Daehyun.. hmmm.. Bagaimana kalau kita cari bahannya sekarang di Perpustakaan ?" Usul Daehyun sambil menjabat tangan Baekhyun.

"Boleh juga kalau begitu…"

"Hai My Baekhi" Ucap Kris diikuti ketiga temannya.

"Loh mana My Sweety Eye ?" Ucap Kai merasa pujaan hatinya tak ada ditempat.

"Loh Kyungie kemana kenapa meninggalkanku disaat seperti ini eh tapi aku bisa kabur dengan Daehyun kan mau keperpustakaan" Gumam Baekhyun menyadari Kyungsoo telah pergi.

"Ah elah kenapa mereka disaat seperti ini nongol mulu. Dateng nggak diundang pulang tak diantar kayak makhluk alus …." Gumam Daehyun yang kemudian ditarik Baekhyun pergi. "Eh Baek mau kemana?"

"EH MY BABY BUNNY / MY BABY BAEK / MY BAEKHI MAU KEMANA" Ucap Chanyeol, Luhan dan Kris berbarengan.

"BERISIK AKU MAU KE PERPUSTAKAAN DAN JANGAN MENGANGGU!" Ucap Baekhyun marah.

"Namja itu awas aja berani megang tangan My Baby Baek" ucap Luhan dengan kesal dengan mengepalkan tangannya diikuti oleh Kris dan Chanyeol sedangkan Kai menanyai setiap murid di President Class kemana Kyungsoo pergi.

Seorang namja yang sedari tadi berdiri tepat didepan kelas memperhatikan Baekhyun dan ingin mengenalnya lebih dekat tapi diurungkan niatnya.

"hmmm.. Seandainya aku bisa dekat denganmu seperti Chanyeol, Luhan dan Kris memperebutkanmu Baekhyun" Ucap namja itu.

"Eh Leo Hyung Sedang apa disini" Ucap Ken menegur hyung-nya yang berdiri didepan kelasnya.

"Eh Ken, Hyung nitip ini ya pada Baekhyun seperti biasa jangan kasih tahu dia" Ucap Leo kemudian bergegas pergi.

"Repot ya mempunya hyung pemalu seperti itu kalau begini gimana mau mendapatkan cintanya" Gumam Ken kemudian masuk kekelas dan langsung meletakan pemberian Leo di selipan buku pelajaran Baekhyun seperti biasa.

TBC

Terima kasih untuk yang sudah mereview dan membaca cerita saya :)

untuk yang mereview terima kasih banyak buat rachel suliss, indah byunjungkim, cho eun hyun, SHINeexo, YOONA dan Lazy Girls

dan terima kasih juga untuk yang sudah follow dan favorite :)

saya kembali membawa lanjutannya,

mohon maaf kalau agak sedikit aneh :)

ditunggu untuk review kalian terima kasih :)