Dreamer !
Masashi kishimoto
F14
SasuSaku
M
Romance , Comedy
typo(s), Multichapter
.
.
.
Summary : Sakura seorang gadis pemimpi, seorang gadis yang suka berimajinasi dimanapun ia berada. Melamun dan terkadang suka tertawa sendiri diantara khayalan liarnya. Ia jatuh cinta dengan seorang anak pindahan yang memiliki kecerdasan otak diatas rata-rata. Bagaimana kelanjutan kisahnya?.
.
.
.
.
Chapter 3 !
"Mulai ! " Teriak Guy menandakan pertandingan dimulai.
'Oh... Kami-sama, kumohon lindungilah aku. Setidaknya biarkan semua tulangku masih menyatu dengan baik.' Inner Sakura.
Lee dan Sakura sudah bersiap saling menyerang, Lee berusaha mendekat dan Sakura sekuat tenaga menghindar
Glup ! Sakura menelan ludahnya, rasa takut dan gugup menghinggapi dirinya.
'Kami-sama... Apa yang harus kulakukan? Aku benar-benar takut '. Inner Sakura.
'Oh.. Oh.. Aku tidak boleh takut, aku harus membuat Sasuke-kun kagum padaku. Yosh! Semangat Sakuraaaaa! '
'Tapi... Tapi... Aku benar-benar takut, Kami-samaa!.'
'Tidak.. Tidak.. Sakura.. Kau harus bisaaa! '
Kyaaaaa! Sakura berteriak, setelah pertarungan sisi jahat dan sisi baik dalam diri Sakura. Sakura mendekat kearah Lee, kemudian ia memasukkan kaki kanannya diantara kuda-kuda pertahanan Lee. Sakura berusaha menjegal kaki Lee. Dan... Betapa terkejutnya Sakura, kuda-kuda pertahanan Lee benar-benar kuat, bahkan tak bergerak sedikitpun. Dengan cepat Lee membalikkan keadaan, sebagai judoka professional perlawanan Sakura bukanlah apa-apa. Lee mengaitkan kakinya kekaki Sakura kemudian memelantingnya kelantai.
'Oh, Kami-sama... Aku mohon, jika nanti aku kalah ataupun pingsan. Aku ingin Sasuke-kun yang pertama kali menggendongku.' Inner Sakura.
Duaggg! Tubuh Sakura menghantam lantai, dengan cepat Lee melakukan kuncian.
'Akhh! Pinggulku ! .' Rintih Inner Sakura. Sakura memejamkan matanya, menahan rasa sakit. Ia kemudian menepuk lantai dua kali menandakan bahwa ia menyerah.
'Ohh! Aku tidak pingsan ! Impianku digendong Sasuke-kun pupus sudah !.' Sakura membuka perlahan kelopak matanya.
Hahhh! Sakura terkejut dan langsung menutup mulut dengan kedua tanganya. Ternyata Sakura terjatuh tepat didepan Sasuke, dan lihatlah Sasuke duduk dengan menahan tawanya melihat Sakura.
Brakk! Sakura menutup pintu lokernya dengan kasar, ia sekarang benar-benar badmood. Pertama, ia gagal membuat Sasuke-kagum padanya. Kedua, ia berharap pingsan dan digendong Sasuke dan kenyataanya malah Sasuke hanya menertawakannya. Miris bukan? .
"Apa-apaan tadi ! Aku marah dengan Lee-san ! Kenapa dia tidak mau mengalah denganku. Untuk seseorang yang pernah menyatakan cintanya padaku, apa seperti itu sikapnya? Hahh! Aku yakin dia punya kepribadian Ganda ! " Geram Sakura.
"Aku juga sedikit... Sedikit sekali marah dengan Sasuke-kun, karena dia tadi malah menertawakanku, bukan menolongku. Ahhhh... Tapi aku tetap menyukainya... " Sakura berjalan keluar dari ruang ganti dengan memegangi pinggulnya yang masih terasa nyeri. Didepan pintu ia bertemu dengan Lee.
"Sakura-chan, kau tadi benar-benar hebat. Aku kagum padamu !" Kemudian Lee mencium telapak tanganya kemudian meniupnya kearah Sakura.
'Aku yakin, dia mengidap alter ego!.' Inner Sakura. Sakura kembali melangkahkan kaki jenjangnya kearah pintu gerbang, tentunya dengan memegangi pinggulnya.
Brum.. Brum.. ! Sebuah motor gede keluaran Harley Davidson berhenti disamping Sakura. Sakura menengok mendapati seorang pria berhenti disampingnya kemudian membuka kaca helm miliknya.
" Hoi.. Nenek tua.. Kusarankan kau memboncengku. Sebagai anak muda yang tampan dan baik, aku menawarkanmu." Ujar sang pria sembari membuka kaca helmnya. Alangkah terkejutnya Sakura , ternyata yang menawarkan tumpangan adalah Uchiha Sasuke !.
'Kyaaa! Sasuke-kun menawarkanku tumpangan.' Inner Sakura sudah meloncat-loncat.
'Hahhh~ tenanglah Sakura, jangan asal mau. Kau harus jual mahal sedikit.' Lanjutnya.
Ekhemm ! Sakura berdehem.
"Apa-apaan kau menyebutku nenek tua ! Apa kau tidak bisa melihat tubuhku yang masih segar seperti ini?."
"Apaa? Yang kulihat hanya tulang yang dibungkus kulit, oh jangan lupa! Dan semuanya terlihat RATA !." Ujar Sasuke dengan sedikit menahan tawa.
Peshhh! Wajah Sakura memerah uap keluar dari hidung dan kedua telinganya.
"Hahaha... Sudahlah, mau ikut atau tidak?"
Sakura melipat kedua tangannya didada. Kemudian ia menengokkan kepalanya.
"Aku tidak mau! Kau tadi baru saja menghinaku. Untuk apa aku membonceng motor bututmu !" Ujar Sakura.
'Ohh kami-sama... Maafkan aku karena aku berbohong! Aku sebenarnya benar-benar ingin menaiki motor itu, kemudian memeluk punggung Sasuke-kun dari belakang.'
"Oh.. Yasudah." Sasuke kemudian menutup kaca helmnya.
" Heii ! ." Panggil Sakura.
"Ada apa? "
"A..apa kau tega meninggalkan gadis sepertiku sendirian? Sebenarnya kau ini laki-laki atau bukan?."
"Aku tadi sudah menawarkanmu kan."
"Ya... Ya tapi kau juga harus sedikit berusaha menawariku. Setidaknya tiga kali. Sebagai seorang perempuan harus jual mahal lah !." Elak Sakura.
"Tch! Jual mahal? Bahkan aku melihatmu mimisan saat aku keluar dari kamar mandi dan lupa menarik resletingku." Terang Sasuke.
'Ha! Jadi waktu itu dia melihatku.' Inner Sakura.
Flashback on !
"Hoammm! Aku benar-benar mengantuk. Orochimaru sensei membuat mataku ingin tidur." Ujar Sakura dengan mengucek kedua matanya.
Tak jauh dari kamar mandi Sakura melihat Sasuke yang baru keluar dari kamar mandi.
"Hahh! Itu Sasuke-kun, dan dia baru saja keluar dari kamar mandi ! Ahh benar-benar sexy" ujar Sakura, rasa kantuknya benar-benar hilang.
"Hahh! Tunggu ! Benda apa itu? "
Tikk..
Tikk
Tikk..
"Sasuke-kun lupa menarik resletingnya." Ujar Sakura lemas dengan hidung yang mimisan.
"Hampir saja aku lupa." Ujar Sasuke kemudian menarik resletingnya.
Flashback off !
"Itu kan Rejeki Nomplok ! " Sadar dengan ucapannya, Sakura dengan cepat menutup mulutnya.
'Kyaaaaa! Apa yang aku ucapkan tadi.. Sasuke-kun pasti akan menganggapku gadis murahan yang sangat mesumm ! '
'Ohh.. Kami-sama, kuharap ini semua hanya mimpi..' Lanjut Inner Sakura.
"90 % orang bodoh berkata sangat jujur." Ujar Sasuke.
"Cepatlah naik ! " Lanjutnya. Sakura mendekat kearah motor Sasuke dengan menutup sebagian wajahnya. Karena malu.
.
Sakura menatap kosong punggung Sasuke, fikirannya melayang entah kemana.
'Ahhh... Bagaimana iniii... Image ku benar-benar buruk sekarang...'
-TBC-
.
.
Author notes : huaaaa... aku ngerasa kalo chapter ini engga memuaskan... tapii aku udah berusaha semampuku sihh.. salam cantik dari Bininya Abang Hidan :*
.
.
.
AAAlovers : Makasih loh udah setia merepiuw... haha Sakura mungkin males mikir :v
Shuu-kun : wkwkw.. iya, tapi emang beneran ada loh orang yang kayak gitu..
Nadha11 : hai' Nadha ikutin terus ceritanya yahh..
