Main cast: Cho Kyuhyun

Lee sungmin

Rate: T

Genre: Romance, hurt

Disclamer: Hanya meminjam nama, semua cast milik Tuhan.

Warning: Genderswitch

Happy reading…

My husband

.

.

.

" Tapi kau juga tidak bisa mengabaikanku Kyu. Cobalah mengerti posisiku Kyu. Aku mengijinkanmu menikahi Vic eonni agar kau bertanggung jawab. Bukan seperti ini? Sekarang kau jujur padaku, apa kau mencintai Vic eonni?" kata Sungmin dengan air mata yang mengalir deras si pipinya.

" A-aku" Kata Kyuhyun gugup. Dia tidak tau harus menjawab apa? Satu sisi dia mencintai Sungmin namun dia juga tidak dapat memungkiri bahwa kebersamaannya bersama Victoria akhir-akhir ini menumbuhkan perasaan yang terasa familiar. Perasaan sayang dan ingin melindungi.

" Jawab Kyu. Apa kau sudah tidak mencintaiku Kyu?" Kata Sungmin saat melihat Kyuhyun yang ragu.

" Tidak Min. kau tau aku sangat mencintaimu. Perasaanku terhadapmu tidak pernah berubah." Kata Kyuhyun cepat.

" Kalau begitu, apa kau mencintai Vic eonni?" Kata Sungmin. Kyuhyun diam menatap Sungmin. lidahnya terasa kelu untuk menjawab pertanyaan Sungmin. Melihat kediaman Kyuhyun, Sungmin semakin yakin dengan prasangkanya selama ini. Hal yang ditakutkannya terjadi sudah. Sungmin tersenyum miris. Tanpa menunggu jawaban Kyuhyun, Sungmin berbalik meninggalkan kamar itu. Kyuhyun hanya memandang punggung Sungmin yang pergi menjauh. Bahkan sampai Sungmin menghilang di balik pintu, Kyuhyun tidak melakukan apa-apa. Sebenarnya dia ingin menahan Sungmin, namun Kyuhyun takut hal itu akan semakin menyakiti Sungmin.

Cklek

Sungmin menutup pintu kamarnya. Saat akan berjalan menuju pintu keluar rumahnya, dia melihat Victoria sedang menangis dengan kepala menunduk. Sungmin yakin Victoria mendengar semuanya. Dia berjalan menghampiri Victoria. Victoria mengangkat kepalanya saat mendengar langkah kaki yang mendekatinya.

" Min." ucap Victoria lirih. Dia menatap Sungmin menyesal. Sungguh, dia tidak ingin semuanya menjadi seperti ini.

" Eonni. Aku titipkan Kyuhyun padamu. Aku mohon jaga dia." Kata Sungmin dengan air mata yang mengalir di pipinya. Sungmin segera pergi dari hadapan Victoria setelah dia mengucapkan kata itu.

.

.

.

Ting tong ting tong

Siwon mengernyit heran. Siapa yang berkunjung malam-malam begini ke apartementnya.

Ting tong ting tong

Siwon segera membuka pintu saat terdengar suara bel yang terdengar lagi.

" Sungmin.?" Siwon tidak menyangka bahwa Sungmin akan berada disini. Bukankah mereka baru bertemu beberapa jam yang lalu.

" Bolehkah aku masuk Siwon-ah." Perkataan Sungmin barusan menyadarkan Siwon. Dia segera menggeser tubuhnya agar Sungmin dapat masuk ke apartementnya.

" Ada apa Min? kenapa kau bisa berada di sini?" kata Siwon. Dia sangat khawatir dengan kedaan Sungmin. sungmin datang ke apartementnya dengan keadaan yang sangat mengenaskan. Wajahnya sangat pucat dengan bekas air mata di pipinya. Dia juga belum mengganti baju kantornya.

" Aku pergi darinya, aku yang pergi meninggalkannya Siwon-ah." Siwon tidak mengerti dengan perkataan Sungmin. pergi? Pergi dari siapa? Atau jangan-jangan? Tidak mungkin Sungmin meninggalkan Kyuhyun bukan. Siwon tau seberapa besar perasaan Sungmin terhadap Kyuhyun. Meskipun Kyuhyun selalu menyakiti hatinya, tapi Sungmin tidak pernah berkata akan meninggalkan Kyuhyun. Bahkan baru beberapa jam yang lalu Sungmin berkata akan bertahan. Siwon tidak tau apa yang harus dilakukan. Dia hanya dapat mengusap lembut bahu Sungmin.

" Aku bahkan sangat takut kehilangan dirinya. Tapi kenapa aku pergi? Kenapa harus aku yang pergi?" Siwon hanya diam. Dia mendengarkan segala keluh kesah Sungmin.

" Aku sangat mencintainya Siwon-ah. Aku bahkan berjanji akan selalu bertahan dengannya." Sungmin tidak mengerti dengan dirinya sendiri. Dia tidak ingin meninggalkan Kyuhyun, namun sikap Kyuhyun membuat pertahanannya hancur. Dia merasa tidak pantas berada di tengah-tengah kehidupan mereka berdua. Dia hanya istri kedua suaminya. Victoria memiliki hak lebih besar terhadap Kyuhyun. Tapi bukankah Victoria yang hadir ditengah-tengah Sungmin dan Kyuhyun. Lalu siapakah yang harus pergi?

" Min. Kau baik-baik saja?" Siwon menatap Sungmin khawatir. Sejak tadi Sungmin hanya diam dengan pandangan kosong.

" Bagaimana aku bisa baik-baik saja saat aku harus pergi meninggalkan suamiku."

" Jika kau tidak ingin pergi kenapa kau pergi? Kau berjanji akan bertahan padaku. Tapi kenapa kau meninggalkannya." Bukan maksud Siwon menyalahkan Sungmin, namun dia berpikir tidak seharusnya Sungmin pergi dari pria itu. meskipun Siwon tidak begitu mengenal Kyuhyun, tapi dia sangat yakin bahwa Kyuhyun sangat mencintai Sungmin. mengapa dua orang yang saling mencintai harus berpisah? Bukankah itu hanya akan menyakiti perasaan mereka berdua.

" Aku memang tidak ingin pergi Siwon-ah. Tapi Kyuhyun juga mencintai Vic eonni. Dia telah mengingkari janjinya sendiri. Aku tidak bisa berada di sampingnya saat dia memiliki orang lain di hatinya." Sungmin semakin tidak mengerti dengan keinginannya sendiri. Jauh di dalam lubuk hatinya dia sangat ingin berada di sisi Kyuhyun, tapi perasaan Kyuhyun terhadap Victoria menahan dia untuk tidak melakukan hal tersebut. Katakanlah dia egois dengan berharap bahwa Kyuhyun hanya boleh mencintainya seorang.

" Lebih baik kkau tenangkan dirimu dulu Sungmin-ah. Kau sedang kalut saat ini. mala mini kau menginap saja disini. Aku harap kau memikirkan hal ini sekali lagi, aku tidak ingin kau menyesal nantinya."

.

.

.

Kyuhyun melihat jam dinding sekali lagi. Ini sudah jam 2 pagi namun dirinya masih tidak dapat memejamkan matanya. Setelah pertengkarannya dengan Sungmin beberapa jam yang lalu Kyuhyun segera menghubungi orang tua Sungmin untuk menanyakan keberadaan wanita itu, namun mertunya itu berkata bahwa Sungmin tidak berada di sana. orang tua Sungmin sempat terkejut dengan kabar perginya Sungmin, apalagi dengan kenyataan bahwa Victoria juga terlibat dalam hal ini. Namun setelah Kyuhyun meyakinkan orang tua Sungmin, mereka percaya bahwa Kyuhyun dapat mengatasi masalah ini.

" kau dimana min?" Kyuhyun mengerang frustasi. Dia tidak tau harus mencari Sungmin dimana. Dia telah mencoba menghubungi teman Sungminyang dikenalnya, tapi mereka juga tidak tau keberadaan istrinya itu.

" Kyu. Kau belum tidur?" suara itu mengagetkan Kyuhyun. Kyuhyun pikir Victoria telah tidur dikamarnya.

" Maaf Kyu. Ini semua karenaku. Jika aku tidak memaksa untuk tinggal denganmu, mungkin Sungmin tidak akan pernah marah padamu."

" Ini bukan salahmu Vic. Semua ini murni kesalahanku." Ya, semua salah Kyuhyun. Jika saja Kyuhyun bisa adil dan tidak mengabaikan Sungmin,,Jika saja mereka tidak terjebak dalam pernikahan gila ini, jika saja Kyuhyun tidak pernah menikahi Victoria, pasti Sungmin tidak akan pergi kemanapun. Semua masalah ini disebabkan oleh Kyuhyun dan dia sadar bahwa dialah yang mendorong Sungmin untuk pergi darinya.

.

.

.

" Aku ingin bertemu dengan Lee Sungmin, dimana dia sekarang?" kyuhyun bertanya pada karyawan yang sedang berada pada ruang design perusahaan Sungmin. sungmin tidak menjawab telfonnya jadi Kyuhyun memutuskan untuk menemui Sungmin dikantornya.

" Ketua Lee sedang rapat saat ini Tuan, mungkin anda mau menunggu di ruangannya." Jawab karyawan itu. kyuhyun hanya mengangguk sebagai jawaban. Belum sempat Kyuhyun membuka pintu ruangan Sungmin dia mendengar suara pintu yang dibuka. Saat Kyuhyun menoleh, dia melihat Sungmin sedang berdiri kaku di depan pintu. Sepertinya wanita tersebut terkejut dengan kehadiran Kyuhyun dikantornya.

" sedang apa kau disini?" kata Sungmin dingin.

" Aku ingin bicara denganmu. Bisakah kita bicara dengan minum kopi" Jawab Kyuhyun. Sungmin mengangguk tanda setuju.

At Café

" kau tidur dimana semalam?" kata Kyuhyun memulai percakapan mereka. Sungmin hanya memandang Kyuhyun dingin.

" apa kau hanya ingin membicarakan hal ini? kurasa ada yang lebih penting yang harus dibicarakan dibandingkan tempat tidurku." Jawab Sungmin.

" Kembalilah kerumah." Kyuhyun berkata tegas. Itu bukan permintaan, tapi perintah. Sungmin memandang Kyuhyun tidak percaya. Dia berfikir bahwa Kyuhyun akan memintanya kembali dengan lembut, bukan paksaan seperti ini.

" Aku tidak mau."

" Aku tidak butuh persetujuanmu. Kau istriku jadi kau harus menuruti ucapanku." Kata Kyuhyun tegas.

" Kalau begitu ceraikan saja aku." Jawab Sungmin tidak kalah tegas.

TBC

Maaf jika mengecewakan. Maksih reviewnya….