Title: Love Bakery

Author: Bluedevil9293 a.k.a Dean Choi a.k.a Ayumu Sakurazawa.

Part: 3 / ?

Main Cast:

Kim Hyun Joong 26 tahun.

Park Jung Min 26 tahun.

Other Cast:

Choi Ji Yeon a.k.a Dean Choi 17 tahun.

Jung Min Young a.k.a Monica Agustine Cassielf 17 tahun.

Song Hye Soo a.k.a Hani J 17 tahun.

Kim Kibum 23 tahun.

Choi Siwon 26 tahun.

Rated: T.

Genre: Romance, Comedy.

Warning: Yaoi, Shonen-ai, Boys Love, BoyXBoy, Typo, Gaje, M-preg, Don't Like Don't Read.

Note: Kisah cinta antara Park Jung Min seorang pastrysierre berwajah manis dan cantik dengan seorang namja tampan Kim Hyun Joong yang terjadi di dalam Love Bakery.

Note: ini ff terinspirasi dari film Yaoi Antique Bakery (Korean Movie Yaoi) dan Go! Go! G-Boy (Thailand Movie Yaoi) yang aku kombinasikan dan diubah beberapa adagan (Mungkin malah banyak, biar jadi original inspirasi aku gitu. Tapi tetap ada ngambil adegan aslinya kok) serta ditambah adegan-adegan hayalanku sendiri (Itu wajib biar ceritanya ga mudah ditebak sama yang baca).

^_^ Love Bakery ^_^

Author Pov…

Hyun Joong menyerup segelas moccachino dengan santai setelah dia selesai mencertakan kisahnya pertama kali bertemu kembali dengan Jung Min satu setengah tahun yang lalu. Jung Min hanya tertawa kecil saat mengingat kejadian waktu itu sedangkan ketiga yeoja tadi terus memandangi Jung Min dengan tatapan tajam.

"Kenapa kalian menatapku seperti itu, eoh?" Tanya Jung Min sambil membalas tatapan ketiga yeoja manis tadi.

"Nggak nyangkan Jung Min onnie seliar itu" kata Ji Yeon dengan niat menyindir.

"Iya, aku benar-benar nggak nyangka juga. Aku pikir yang liar itu Hyun Joong oppa. Pasti onnie liar gara-gara tinggal tujuh tahun di Negara lain yang sedikit bebes ya" kata Hye Soo.

"Dulu yang liar memang aku tapi sekarang jangan salah ya. Yang liar malah dia ini" kata Jung Min sambil menyikut perut Hyun Joong, namja tampan tadi sedikt mengaduk kesakitan sambil memegangi perutnya.

"Terus… Terus onnie, waktu itu benaran berakhir diatas ranjang" Tanya Min young sedikit vulgar. Ji Yeon dan Hye Soo terdiam tak percaya sahabat mereka akan betanya seperti itu. Jung Min tampak santai-santai saja tapi Hyun Joong malah tersedak moccachinonya dan terbatuk-batuk kecil.

"Sayangnya nggak berakhir sampai disana. Soalnya dia ini langsung menendangku keluar dari toko ini" kata Jung Min sambil mengelus-elus punggung Hyun joong yang masih terbatuk-batuk kecil.

"Yah, sayang sekali deh. Padahal lebih baik kalau berakhir disana" kata Hye Soo dengan nada menyesal.

"Kenapa Hyun Oppa nggak mau aja sih waktu itu malah Jung Min onnienya diusir" kata Min Young protes.

"Jelas aja dia nendang aku keluar kan dia dulu sukanya yang punya lubang dua bukan lubang satu kaya aku" kata Jung Min dengan sangat vulgar lebih vulgar dari kata-kata Min Young sebelumnya. Dan itu malah kembali membuat Hyun Joong tersedak.

"Aigo… Honey… kenapa batuk-batuk terus sih. Kalau makan atau minum itu hati-hati kenapa" kata Jung Min sambil mengurut-urut tengkuk Hyun Joong pelan.

"Itu salah kamu tahu, apa-apaan kamu berkata vulgar didepan anak-anak kecil seperti mereka" kata Hyun Joongg sambil memukul kepala Jung Min pelan.

"Honey, Appo" keluh Jung Min sambil mengelus-elus kepalanya tepat ditempat yang mendapat jitakan sayang dari Hyun Joong.

"Eh, mianhae chagya…" kata Hyun Joong menyesal lalu menarik tubuh Jung Min kedalam dekapannya, Jung Min pun menyandarkan kepalanya di dada bidang Hyun Joong lagi.

"Aish… Onnie dan Oppa ini buat iri saja sih" kata Hye Soo sambil menatap Jung Min dan Hyun Joong yang menebarkan keromantisan mereka berdua.

"Oh ya, Onnie. Kalau waktu itu onnie dihusir pergi dengan sedikit tidak terhormat oleh Hyun Joong oppa, lalu kenapa onnie bisa berkerja dengan Hyun Oppa. Lamaran perkerjaannya otomatis gagal bukan" Kata Ji Yeon heran.

"Oh itu… Ya, lamaran pekerjaannya memang gagal tapi dua hari kemudia Hyun datang ke apartementku dan bilang kalau aku bisa bekerja di tokonya mulai besok" jawab Jung Min lalu memasukan sesendok cake kedalam mulutnya.

"Eh, kok begitu oppa?" Tanya Min Young pada Hyun Joong.

"Habis bagaimana lagi, nggak ada yang melamar menjadi pastrysierre selama dua hari itu. Dari pada tokoku nggak dibuka-bukakan lebih baik aku meminta dia kerja di tokoku. Yah walau pun dengan segala resiko yang ada" kata Hyun Joong.

"Terus, kok Hyun Oppa tahu dimana letak apartement Jung Min onnie? Mencurigakan.! Hyun oppa nguntitin Jung Min onnie waktu pulang yah" tuduh Ji Yeon.

"Enak aja, aku tahu alamat tempat tinggal dia itu karena data-data diri yang dia bawa waktu melamar pekerjaan ketingalan dikantorku dan nggak sempat dia bawa waktu aku mengusir dia" jelas Hyun Joong pada ketiga gadis yang duduk dengan manis didepannya dan Jung Min saat itu.

"Oh, gitu kirain oppa sengaja nguntiti Jung Min onnie gara-gara oppa itu sebenarnya suka sama Jung Min onnie tapi malu" kata Hye Soo.

"Nggak lah, waktu itu aku memang benar-benar nggak suka sama dia" kata Hyun Joong sambil menunjuk kearah Jung Min. Jung Min memanyunkan bibirnya karena Hyun Joong berkata seperti tadi.

"Tapi sekarang suka kan?" Sindir Jung Min.

"Ya ia lah, mana bisa aku berpaling dari pesona kamu ini" kata Hyun Joong mengombal sabil membelai rambut Jung Min dengan perlahan.

"Pesona aku atau single Holeku, eoh?" bisik Jung Min ditelinga Hyun Joong.

"Tentu pesona kamu dong chagya… kalau yang itu kan point plus aja" balas Hyun Joong yang juga berbisik ditelinga Jung Min.

"Bohong sekali kamu. Aku nggak percaya tuh. Kamu kan mulai manjain aku dan nunjukin perhatian kamu ke aku sebulan setelah kita menikah. Tepatnya setelah kamu nyobaiin lubang aku lagi bukan. Dan setelah waktu itu kamu mulai jadi pervert" sindir Jung Min masih sambil membisiki Hyun Joong.

"Ehehehh… Kamu tahu aja sih chagya" malu Hyun Joong.

"Ck, dasar" kata Jung Min pelan.

"Habis aku baru tahu ternyata yang single juga tatap enak dan sempit sih" kata Hyun joong masih tetap berbisik-bisik bersama Jung Min.

"Oh… Jadi sebelumnya kamu pernah ngerasain yang double juga, eoh?" Tanya Jung Min dengan tatapan killer.

"Nggak kok chagya… Nggak pernah, percaya deh. Kamu itu kan the first and the last for me" kata Hyun Joong sebelum Jung Min murka padanya.

"Nggak percaya" kata Jung Min dengan tampang bad moodnya.

"Aku nggak bohong beneran kok" kata Hyun Joong sambil membentuk jari-jarinya seperti huruf V.

"Nggak percaya" kata Jung Min lagi.

"Ayolah chagya… percaya padaku, aku nggak bohong" pinta Hyun Joong dengan nada sedikit memelas.

"ONNIE… OPPA… KENAPA BISIK-BISIK SIH. HAYO LAGI BISIKIN APA" teriak Ji Yeon, Hye Soo dan Min Young serta mengagetkan Jung Min dan Hyun Joong. Sedari tadi ketiga yeoja itu hanya diam sambil memandang Jung Min dan hyun joong yang asik berbisik-bisik berdua. Mereka juga mencoba mencuri dengar apa yang sedang dibicarakan sepasang suami istri tadi tapi tetap saja tak kedengaran apa itu.

"Bukan apa-apa kok" kata Jung Min santai.

"Lalu kenapa bisik-bisik?" Tanya Min Young.

"Rahasia…" jawab Hyun joong malah membuat ketiga yeoja tadi penasaran.

"Oppa beritahu pada kami" pinta Hye Soo.

"Nggak boleh, rahasia rumah tangga" jawab hyun joong tegas.

"Oppa nggak asik nih" kesal Hye Soo, Hyun joong tak memperdulikannya.

"Onnie, certain dong hari pertama onnie kerja dengan Hyun oppa" pinta Min young.

"Hari pertama kerja ya…." Kata Jung Min, ketiga namja tadi hanya menganggukan kepalanya dengan mata yang berbinar-binar tak sabaran menunggu cerita berikutnya.

"Hari pertama kerja itu hari terburukku, karena hari itu pertama kalinya aku masuk kedalam neraka dunianya Jung Min" kata Hyun Joong.

^_^ Love Bakery ^_^

Hari pertama pembukaan Love bakery…

Pagi hari….

Hari ini adalah hari pertama Love Bakery dibuka dengan hanya dua orang pekerja saja. Siapa lagi kalau bukan Hyun Joong dan Joong Min. saat ini Jung Min sudah siap membuat cake-cake manis untuk nantinya dijual sedangkan Hyun Joong mulai membuka toko miliknya itu.

"Yups, ayo mulai bekerja. Selamat berjuang" kata Hyun Joong penuh semangat pada Jung Min.

"Ya, Honey selamat berjuang juga" kata Jung Min mesra sambil berjalan mendekati Hyun Joong lalu memeluk namja tampan tadi. Hyun Joong yang dipeluk oleh Jung Min secara tiba-tiba mulai berusaha melepaskan dirinya tapi sayangnya Jung Min malah melingkarrkan kedua tangannya di leher Hyun Joong.

"Hari ini aku pasti buatkan kamu cake yang sangat cantik dan enak" janji Jung Min, Hyun joong masih berusaha melepaskan pelukan Jung Min padanya. Jung Min tak ambil pusing dengan Hyun Joong yang tak suka saat dipeluk oleh dirinya. Jung Min memiringkan kepalanya kekanan lalu menempelkan bibirnya kebibir Hyun Joong. Hyun Joong yang kaget dengan ciuman tiba-tiba serta lumatan yang juga tiba-tiba dari Jung Min langsung mendorong tubuh Jung Min sekuat tenaga hingga tubuh namja manis tadi terhempas kelantai cukup keras.

"Yack.! Apa-apaan kamu. Aish… bibir sexyku ternodai lagi" kata Hyun Joong yang langsung meninggalkan Jung Min yang terkekeh geli melihat tingkah Hyun joong barusan.

Siang hari…

Hyun Joong yang merasa lelah setelah dari pagi hingga siang hari membereskan toko dan juga melayani para pelangan pun mulai mengistirahatkan dirinya didalam ruangannya sendiri. Namja tampan tadi duduk di salah satu sofa yang ada di dalam ruangnnya sambil menatap langit-langit ruangannya. Perlahan tapi pasti matanya yang memang sedikit berat pun mulai terpejam. Sedangkan itu, ditempat lain Jung Min baru saja selesai membuat sebuah cake terakhirnya. Dan dia pun memutuskan untuk beristirahat terlebih dahulu. Tapi pikirannya tiba-tiba teringat pada Hyun Joong.

"Sepertinya nggak ada salahnya kalau aku menemui dia dan membawakannya beberapa potong cake" kata Jung Min sambil tersenyum sendiri. Jung Min pun akhirnya memutuskan menemui Hyun joong diruangannya sambil membawakan beberapa potong cake dan segelas minuman dingin.

Saat memasuki ruangan Hyun joong, Jung Min sempat diam sesaat saat dia melihat wajah imut Hyun joong saat tertidur. Jung Min pun mendekati Hyun Joong yang tertidur di sofa lalu meletakan nampan yang tadi dibawanya diatas meja tak jauh dari tempat dia dan Hyun Joong kini berada. Jung Min duduk disamping Hyun Joong sambil memandangi wajah namja tampan tadi, sering kali Jung Min tersenyum sendiri saat terus manatap wajah Hyun joong yang menurutnya sedikit lucu saat tertidur. Jung Min mencoba mengoyang-goyangkan tangannya didepan wajah Hyun joong tapi tak ada perubahan yang terjadi pada namja tadi. Dia benar-benar tidur ya? Tanya Jung Min dalam hati.

Lima menit berlalu, Jung Min tampak sedikit bosan hanya berdiam diri disamping Hyun Joong yang tengah tertidur begitu pulas. Jung Min tersenyum mencurigakan sambil terus menatap Hyun Joong karena tiba-tiba dia memiliki sebuah ide untuk mengoda namja yang ternyata masih dicintainya tadi. Jung Min pun mulai melancarkan aksinya, dengan perlahan Jung Min membalai wajah Hyun Joong.

"Honey, tidur siang-siang seperti ini apa nggak panas?" bisik Jung Min dengan nada mengoda. Jari-jari tangan Jung Min yang lentik kini tengah mengelus-elus dada bidang Hyun Joong. Jari-jari tadi berhenti di kacing baju bagian atas Hyun Joong, dengan perlaha Jung Min membuka seluruh kancing yang ada dibaju yang Hyun Joong kenakan. Setelah itu, Jung Min pun membuka gazper ikat pinggang Hyun Joong berserta kaitan celana namja tampan tadi. Jung Min juga tak lupa menurunkan resleting celana Hyun Joong.

Jung Min tersenyum melihat hasil karyanya yang belum diketahui oleh Hyun Joong. Setelah puas memandangi dada bidang Hyun Joong yang terekspos dimatanya, Jung Min pun mulai membelai dada Hyun Joong. Tak hanya itu, Jung Min bahkan mengecupi leher Hyun Joong berkali-kali hingga membuat Hyun Joong yang masih tertidur menjadi risih. Hyun Joong merasa ada yang sedikit ganjil segera membuka matanya, dan dia sangat shock saat melihat Jung Min membelai tubuhnya yang terekspos dan jarak kedua wajah mereka hanya terpaut beberapa centi saja.

"YACK.! JUNG MIN APA YANG KAMU LAKUKAN" teriak Hyun Joong panik sambil mendorong tubuh Jung Min menjauhi dirinya. Hyun Joong langsung bangun dan segera memasang kembali seluruh pakaian serta celananya yang terbuka oleh Jung Min tadi. Sedangkan Jung Min hanya menghendus kesal karena kesenangannya terhenti.

"Yack.! Kamu mau memperkosaku eoh" Marah Hyun joong sambil menatap Jung Min tajam.

"Maunya sih" kata Jung Min cuek dan tak memperdulikan tatapan membunuh dari Hyun Joong.

"Aish… aku harus terus waspada kalau begini. Hey, kenapa kamu ada disini bukan di dapur?" Tanya Hyun Joong pada Jung Min.

"Mau ketemu dan manja-manjaan sama kekasihku dong" kata Jung Min lalu memeluk tubuh Hyun Joong.

"Lepaskan" Hyun Joong melepaskan pelukan Jung Min secara paksa. "Lebih baik sekarang kamu pergi ke dapur lagi sebelum kamu buat aku jadi stress berat" kata Hyun Joong pada Jung Min.

"Nggak mau, aku mau disini sama kamu" tolak Jung Min yang malah manjatuhkan tubuhnya di sofa lagi. Hyun Joong jadi geram dengan namja manis tadi.

"Aku bilang pergi ya pergi" kata Hyun Joong yang sudah menarik Jung Min keluar dari dalam kantornya. "Sudah sana kerja lagi" suruh Hyun joong saat mereka berdua ada didepan kantor Hyun joong.

"Iya, Honey. Bye…" Jung Min mengecup bibir Hyun Joong Kilat lalu segera pergi meninggalkan namja tampan tadi.

"PARK JUNG MIN SIALAN…. BERANI KAMU MELAKUKAN ITU LAGI KU BUNUH KAMU DAN LAGI, JANGAN PANGGIL AKU DENGAN PANGGILAN MENJIJIKAN TADI" teriak Hyun Joong frustasi atas tingkah Jung Min. sedankan Jung Min hanya tersenyum sambil menuruni tangga saat mendengar teriakan dari Hyun joong padanya.

Malam Hari…

^_^ TBC Ya… ^_^

Mianhae… aku TBC-in soalnya pegel ngetik dari tadi. Ahahahah…. Semua comment ya.!