Yo minna , Ruu balik lagi nih dengan chapter yang lebih cetar membahana *plaak
Okee deh, langsung aja Happy reading :D
KATEKYO HITMAN REBORN
Disclaimer : KHR punyanya Amano – dono saia Cuma pinjem charanya kok :D
Ruu chan Entertaiment Present
Daisuki Dayo ore no imoto
Target 3 : First meet with Mukuro
Teng.. Teng.. Teng..
Yup bel sekolah yang tidak asing lagi bagi seluruh siswa Namimori-chuu, bel yang menunjukan waktu istirahat. Dengan secepat kilat(?) seluruh siswa Namimori segera keluar kelas atau sekedar berdiam diri di dalam kelas, tak terkecuali gadis manis kita yang tengah duduk dengan 'indahnya' sambil mendengarkan mp3 nya.
"Tokine – san." Panggil Tsuna. Tapi yang dipanggil tidak merespon.
"Tokine – chan." Gantian Kyoko yang memanggil. Tapi Tokine masih belum merespon.
"Oi.. Baka – Onna." Teriak Gokudera sambil menggubrak mejanya.
Bruak !
Tokine pun terjatuh dari tempat duduknya dengan tidak elit karena kaget. Sambil memegang pinggangnya yang sakit dia mencoba berdiri.
"Oi.. Bakadera apa kau tidak bisa pelan – pelan, ha ?" Teriak Tokine kesal.
"Che. Jangan salahkan aku, kau sendiri yang daritadi dipanggil tindak menjawab."
"Huh.. awas kau ya." Kata Tokine sambil mengeluarkan tongkat artemis nya.
"Hoo.. kau mau bertarung ya?" Balas Goku sambil mengeluarkan dinamitnya.
"Sudahlah, Gokudera-kun, Tokine-san tidak baik bertarung didalam kelas." Lerai Tsuna .
"Tsuna benar, bisa – bisa kau digigit Hibari jika melukai Tokine." kata Yamamoto sambil tertawa, dan otomatis mendapat hadiah deathglare dari Gokudera.
"Argh.. Iya - iya." Tokine kembali menyimpan tongkat artemisnya. "Dan kenapa kau membangunkanku Tsuna?"
"Etto, aku ingin mengajak Tokine – san makan siang." Kata Tsuna pelan.
"Ya, sepertinya menyenangkan kalau bisa makan bersama di taman sekolah. Lagipula cuaca sedang bagus." Sambung Kyoko.
"Jadi bagaimana ? Kau mau bergabung ?"
"Itu kedengarannya menyenangkan, tapi aku ada 'kencan' dengan seseorang." Kata Tokine sambil mengedipkan sebelah matanya.
"Hah.. kencan ?" Teriak mereka berempat kaget termasuk Gokudera.
"Iya."
"D-dengan siapa ?" Tanya Kyoko.
"Tentu saja dengan.. Kyoya." Kata Tokine sambil berlari ke luar kelas.
"Apaaa ?" Mereka pun cengo(?) bersamaan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Ruang Komite Kedisiplinan.
Disinilah Tokine berdiri didepan ruang kerja kakaknya yang kelihatannya menjadi ruangan keramat bagi siswa Namimori. Tapi tidak Untuk Tokine kali ini dia akan melakukan 'kencan' bersama kakaknya. Dan ini tidak boleh gagal.
Perlahan dia mengambil artemis rod miliknya dan membuka (mendobrak) pintu ruang kedisiplinan.
"KYOYA ! Ayo lawan aku." Teriak Tokine
Hening..
"Ara.. Kyoya tidak ada." Kata Tokine sambil mengecek seluruh penjuru ruang kedisiplinan. "Kusakabe juga tidak ada, sepertinya mereka sedang patroli."
Dengan berat hati dia menyimpan Artemis rod miliknya lalu berjalan keluar ruangan dengan wajah masam berjalan melewati lorong – lorong yang dipenuhi siswa siswi yang berlalu lalang. Semua murid melihat ke arahnya, dan itu membuat wajah Tokine semakin cemberut.
'Dasar apa sih yang mereka lihat.' Gerutu Tokine dalam hati.
Sadar akan perubahan wajah Tokine mereka segera berpura – pura tidak melihatnya dan Tokine hanya membuang muka sambil mengucap sumpah serapah di hatinya. Hingga akhirnya dirinya sudah sampai didepan gerbang sekolah.
'Ara kenapa aku bisa sampai disini ?' Tanya Tokine dalam hati.
"Tokine – san." Teriak seseorang dari belakangnya.
"Kusakabe – san."
"Apa yang anda lakukan disini Tokine – san ?" Tanya Kusakabe
"Entahlah, aku juga tidak tahu. Tadi aku sedang berjalan di koridor sekolah sambil melamun dan tanpa sadar sampai disini."
"Hahaha. Anda bisa saja, hati – hati lho Tokine – san bisa kesambet jika sering melamun." Kata Kusakabe sambil memasang wajah horror.
GLEK. Tokine menelan ludah.
"Ah, kau ada – ada saja. Di jaman modern mana ada hantu." Kata Tokine sambil menatap sebal kearah Kusakabe meski harus diakui kalau dia memang takut hantu."Ngomong – ngomong dimana Kyoya ? Tadi aku tidak melihatnya di ruang komite."
"Kyoya – san sedang patroli bersama anggota komite yang lain, katanya akhir-akhir ini ada sedikit pengganggu yang muncul di Namimori."
"Oh.. " Tokine hanya ber -oh- ria. "Lalu kau tidak ikut ?"
"Saya baru saja kembali, Kyoya – san bilang saya harus menggantikannya mengikuti rapat dengan komite dari sekolah lain."
"Oh.. " Tokine ber -oh- ria(lagi). "Baiklah kalu begitu sampai ketemu lagi Kusakabe – san."
"Eh.. Anda mau kemana ?"
"Tentu saja mencari Kyoya,apalagi ?"
"Anda tidak mengikuti pelajaran ?"
"Tidak ah, malas . Dah Kusakabe – san." Kata Tokine sambil keluar gerbang.
"Kakak dan adik sama saja." Kata Kusakabe sambil mengelus dadanya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Namimori Park
"Huh.. Dimana sih Kyoya." Kata Tokine sambil mengelilingi taman
"Kufufufu~ "
'Suara siapa itu' tanyanya dalam hati. Tapi dia mengacuhkannya dan melanjutkan pencariannya.
"Kufufufu~ " Tapi Tokine tetap mengacuhkannya.
"Kufufufu~ " Suara itu semakin keras dan membuat Tokine sebal. Dia pun berbalik dan mendapati seorang pria dengan warna mata yang berbeda dan rambut model, nanas berdiri di depannya dengan senyum mesumnya.
'Pria aneh.' Batin Tokine
"Apa maumu ? Pinaple – san ?" Tanya Tokine asal
JLEB !
Rasanya di panggil Pinaple tuh, kayak jatuh dari atap Namimori-chuu, ditusuk sama Shigure Kintokii punyanya Yamamoto dan diledakin sama dynamit nya Gokudera. (Oke lupakan scene ini)
"Kufufufu~ namaku bukan Pinaple, Nona." Kata pria itu dengan senyum mautnya.
'mesummmm ' Teriak Tokine dalam hati
"Oya oya ~ Jangan menatapku begitu, Nona." Kata pria itu. "Kau membuatku malu."
'Astaga pria ini, jika saja dia itu Kyoya pasti pria itu sudah mati daritadi'
"Baiklah apa maumu ? Dan siapa namamu ?." Tanya Tokine tidak sabar.
"Namaku.. Rokudo Mukuro, sahabat sekaligus rival kakak mu." Katanya sambil menyeringai.
To Be Continued
Okee.. Ini editan yang terakhir (akhirnya) T_T
And thanks for review to AngelRyouta dan nizarmashima :D
Dan yang lain masih Ruu tunggu Reviewnya :D (y)
