"Seongwoo, jangan berani-berani kabur ya!" teriak Minhyun ketika mendapati Seongwoo mengendap menuju pintu belakang kelas.

Seongwoo memamerkan cengirannya, lalu segera mengambil langkah seribu meninggalkan kelas untuk kabur dari jadwal piket. Remaja kelahiran 95 itu mengira Minhyun tidak akan mengejarnya, tetapi dugaannya salah, si gadis bermarga Hwang itu mengejarnya sambil membawa sapu.

Dan ketika Seongwoo berbalik, ia mendapati Minhyun menabraknya. Tidak ingin sahabatnya terjatuh, Seongwoo segera melingkarkan tangannya disekeliling pinggang Minhyun.

"Hidungku sakit," rengek Minhyun setelah mundur satu langkah dari dekapan Seongwoo.

Seongwoo menundukkan kepalanya untuk mengecek hidung Minhyun, takut-takut hidung gadis itu cedera. Kemudian ia mengelus lembut tulang hidung Minhyun yang memerah.

"Sorry, Min." Dan setelah itu segera menjepit ujung hidung Minhyun sambil tertawa.

"Ya!" Minhyun segera memukul bahu Seongwoo, kemudian mengelus sendiri hidungnya yang sakit.

"Kalau hidungku kenapa-napa, harus tanggung jawab!"

"Iya gue tanggung jawab. Jadi kapan mau daftarin pernikahan kita?"

"Ong Seongwoo!"

Seongwoo tertawa, kemudian merangkul Minhyun untuk kembali menuju kelas, menyelesaikan tugas piket harian.

Dan Kang Daniel hanya bisa memandang keduanya dengan tatapan datar.

.

.

.

.

Jadi, Minhyun (untuk saat ini) belum jadi pacar dari Ong ataupun Niel. Kenapa? Coba deh baca chp0, kan disitu dia ga bisa milih satupun dari OngNiel.

Ps : ratingnya bakal naik, so I'm warning you guys

Pss : aku produktif hari ini wkwk

Psss : Onghwang? Nielhwang? Siapa yang berlayar~