Cinta Pandangan Pertama


Disclaimer © Masashi Khisimoto

Main Pairing: Naruto - Sakura


Inspirated By:

~ Song: Ungu - Cinta Dalam Hati

~ Book: Charon - 3600 Detik


Happy Reading, Friends

CHAPTER 3


Sakura terbangun dari mimpi indahnya. Ia pun buru-buru melihat jam di tangannya. Ternyata masih jam 5.50. masih 10 menit lagi sebelum senam pagi. Batinnya dalam hati. Sakura pun langsung membangunkan kedua temannya agar tidak terlambat-lebih tepatnya ia gak mau sampe dihukum push up lagi sama wali kelasnya itu.

"Ta, No, bangun. 10 menit lagi jam 6, gue gak mau sampe telat dan kita di hukum lagi sama pak Shikamaru" Sakura membangunkan Ino dan Hinata.

"Iya. Nih gue bangun" Jawab Ino malas.

"Thank's ya Ra, lo udah bangunin gue. Bentar lagi kita mau senam kan?" Tanya Hinata lembut.

"Yup-yup. Yuk kita keluar tenda sekarang. Kayaknya udah mulai pada ngumpul tuh di lapangan" Ajak Sakura sambil membuka resleting tenda.

Mereka bertiga berjalan ke lapangan di dekat pendopo dengan membawa senter. Di tengah jalan, mereka bertemu dengan Naruto dan Sasuke yang juga sedang berjalan ke lapangan.

"Nar, Sas, lo berdua juga baru bangun?" Tanya Ino.

"Iya nih, baru aja bangun" Jawab Sasuke.

"Eh, liat deh, udah banyak anak yang pada ngumpul tuh, buruan. Gue takutnya udah ada pak Shikamaru di sana" Jawab Hinata khawatir.

Mereka berlima langsung menuju lapangan. Benar saja apa yang dikatakan Hinata, disana sudah ada pak Shikamaru dan beberapa anak OSIS, termasuk Neji, Tenten, dan Gaara.

"Oh ya Nar lo sama Sasuke setenda sama siapa aja? Masa lo cuma berdua?" Tanya Sakura penasaran.

"Ada gue, Sasuke, sama Kiba. Lo gimana Ra?" Naruto balas bertanya.

"Pastinya gue, Hinata, sama Ino. BTW, Kiba kok kayaknya gak keliatan sih? Apa dia gak ikut camping MOS?" Tanya Sakura lagi.

"Dia ikut kok, lagi di WC" Jawab Naruto cepat.

Sementara itu, waktu 10 menit sudah habis. Pak Shikamaru langsung memanggil anak-anak untuk senam pagi.

"Anak-anak, ayo senam. Sudah jam 6 pagi. Saya akan menunjuk seseorang untuk memimpin senam pagi ini. Baiklah, yang akan saya pilih adalah..."

"Maaf pak, saya terlambat, saya tadi dari WC" Jawab seseorang dari jauh.

"Baiklah, karna kamu terlambat, kamu harus memimpin senam pagi ini. Nama kamu siapa dan dari kelas mana?" Kata pak Shikamaru lantang.

"Saya Kiba Inuzuka, dari kelas X-5" Jawab Kiba tak kalah keras dari pak Shikamaru.


Selesai senam pagi, mereka punya waktu 30 menit sebelum makan pagi. Sakura, Ino, dan Hinata langsung balik lagi ke tenda, buat ambil peralatan mandi. 15 menit kemudian, Ino, Sakura, dan Hinata sudah siap untuk makan pagi. Sambil nunggu makanan datang, biasa mereka gosip dulu dong. Di tengah-tengah gosip mereka...

"Ra, gue cuma tanya ya. Lo bilang Naruto cakep gak?" Tanya Ino.

"Lumayan" Jawab Sakura singkat.

"Lo gimana Ta?" Ino balik bertanya pada Hinata.

"Kalo gue bilang sih, lebih cakep Sasuke daripada Naruto" Jawab Hinata gak setuju.

"Lo sendiri gimana No?" Kali ini Sakura yang ambil suara.

"Gue setuju ma Hinata, Sasuke lebih cakep daripada Naruto" Jawab Ino dengan tegas.

"Anak-anak, waktunya makan pagi. Waktu makan hanya sampai jam 8, lalu kita akan siap-siap untuk hiking jam 9 nanti" Teriak wali kelas X-1, pak Iruka.

"Iya pak!" Seru anak-anak serempak.


Kini mereka tengah berbaris di lapangan untuk hiking. Mereka sudah membawa alat-alat yang diperlukan dalam backpack, dan banyak anak-anak yang memakai topi, kecuali Sakura dan Naruto. Selebihnya, pada pake topi semua.

"Ra, lo yakin gak apa-apa kalo lo gak pake topi? Kita hiking sampe jam 5 sore nanti loh" Hinata mengingatkan Sakura.

"Hehehe... gak apa-apa lagi, gue udah biasa kok. Lagian gue gak suka pake topi, repot tau" Jawab Sakura enteng.

Di tengah obrolan mereka tiba-tiba pak Shikamaru, pak Iruka, Neji, dan Tenten datang untuk memulai acara hari ini. Pak Shikamaru mengambil toa dan berbicara keras di depan anak-anak.

"Anak-anak, mohon perhatian, sebentar lagi kita akan hiking. Silahkan pakai topi kalian dan saat hiking nanti jangan sampai tertinggal di belakang" Ujar pak Shikamaru.

"Baik pak"

"Oke. Mari berangkat" Katanya lagi.

Saat hiking, banyak sekali rintangan yang harus dihadapi. Menyebrang sungai, melewati sawah, melewati tanah yang berlumpur, daun yang tinggi, serta lintah dan pacet. Banyak anak yang terkena lintah dan pacet saat hiking. Untung saja, Sakura selalu siap dengan P3Knya, karna sebagai seorang pramuka, dia harus bisa mengobati luka-luka ringan seperti itu. Dengan sigap, ia langsung mengobati anak-anak yang kena lintah dan pacet.

"Auw, sakit. Ada.. lintah di kaki gue!" Teriak Tayuya histeris dari depan. Tayuya emang takut banget deh sama yang namanya lintah.

"Raaa, ada yang kena lintah nih. Kamu bisa kedepan gak? Sekarang ya Ra" Teriak Tenten dari depan sana yang melihat kaki Tayuya berdarah.

"Woi Ra, kayaknya si Tayuya kena lintah deh, tuh, dia teriak-teriak di depan, coba aja lo liat dulu" Ino memberi tahu Sakura.

"Iye. Bilangin tunggu bentar, gue ambil kotak P3Knya dulu di tas gue" Kata Sakura sambil membuka tasnya.

Saat ia berhenti untuk mengambil kotak P3Knya di dalam tas, Shino gak tau kalo Sakura ini berhenti. Tanpa sadar, ia menabrak Sakura hingga Sakura terjatuh ke tanah. Untung saja tepat saat itu, Naruto yang berada di depan Ino, langsung menolongnya.

"Auw, sakit banget Nar" Kata Sakura sambil memegang lututnya.

Naruto yang melihat ada darah keluar dari lutunya langsung refleks mengambil sapu tangan dan mengelap darah Sakura yang mulai mengalir dari lututnya. Sakura sampai bengong ngeliatnya. Naruto yang ngeliat Sakura bengong, langsung bertanya pada Sakura.

"Lo lagi liatin apaan sih, lutut lo berdarah tau, malah bengong lagi. Nih, lo lap dulu pake ini" Naruto menyodorkan sapu tangannya. "Tadi udah gue lap sebagian, lo tinggal ngelap dikit lagi" Kata Naruto.

"Iya-iya" Kata Sakura sambil mengambil sapu tangannya dan mengelap darahnya yang masih terus ngalir itu.

Nar? Sejak kapan lo jadi baik gini sama cewek? Bukannya dulu lo gak pernah sebaik ini sama cewek? Batin Naruto tiba-tiba. Mukannya langsung memerah begitu ia sadar bahwa ia perhatian pada Sakura.

"Nih, thanks ya sapu tangannya" Kata Sakura membuyarkan lamunan Naruto.

"Eh, iya. Sama-sama" Naruto mengambil sapu tangannya dari tangan Sakura. Tanpa disadarinya, tangan mereka bersentuhan. Pipi Mereka sama-sama memerah.

"So- Sorii" Ucap Naruto.

"Gak apa-apa. Gue juga sori" Balas Sakura. Ia tengah mau berdiri, dan ...

"Auw" Sakura jatuh lagi. Ia memengangi kakinya yang terkilir saat jatuh tadi.

"Lo gak apa-apa? Kaki lo terkilir ya?" Tanya Naruto sambil memegang tangan Sakura.

"Gak kok, mungkin tadi sedikit sakit aja" Sakura mencoba berdiri lagi, tapi percuma, kakinya sakit lagi dan ia jatuh lagi.

"Tuh kan, apa gue bilang, kaki lo terkilir, Lo aja yang gak percaya sama gue" Ucap Naruto yang langsung memegang kaki Sakura.

"Eh, jangan dipegang, sakit tau" Sakura menepis tangan Naruto.

"Yeee, lo mau gue bantuin gak?" Naruto sedikit mengancam.

"Udah-udah, kalian jangan berantem. Mumpung kita jalannya belum gitu jauh, Naruto, kamu bawa Sakura ke tempat camping kita. Jangan lupa kamu nyusul juga nanti kesini lagi" Perintah pak Shikamaru.

"Baik pak" Jawab Naruto.

Karena tubuh Sakura yang mungil dan badan Naruto yang kekar dan besar, ia dapat dengan mudah menggendong Sakura dan membawanya ke tempat camping. Baru 5 menit berada di gendongan Naruto, Sakura jadi ngantuk dan akhirnya tertidur.


Di Tenda P3K, Naruto meletakkan tubuh Sakura di ranjang yang cukup empuk dan menyelimuti tubuh mungilnya. Naruto melihat wajah mungil Sakura, Cantik juga dia. Batin Naruto. Ia tidak tahan untuk tidak menyentuh wajah Sakura. Perlahan jemarinya mengelus-elus pipi lembut Sakura dan merapihkan rambutnya kebelakang telinga. Karena sadar ada yang menyentuh wajah dan rambutnya, tiba-tiba Sakura terbangun.

"Eh, sori, gue ngebangunin lo ya?" Tanya Naruto dengan muka bersalah pada Sakura.

"Enggak kok, gue sekarang dimana Nar? Bukannya tadi gue digendong sama lo?" Tanya Sakura yang baru terbangun langsung kaget melihat keadaan.

"Lo lagi di tenda P3K, Ra" Balasnya lembut.

"Tadi gue tidur ya? Sori ya, tadi gue ngantuk banget"

"Gak apa-apa kok"

"Oh iya, lo gak balik ke tempat temen-temen?"

"Males ah, lagian sekarang juga ujan gede, lo gak liat tuh, jendela tenda aja udah mulai basah gitu"

"Oh.. Aduh" Sakura yang ingin berdiri tiba-tiba kakinya sakit lagi.

"Kaki lo masih sakit? Mau gue urut gak? Gini-gini gue bisa ngurut loh" Kata Naruto pamer.

"Boleh lah"

Naruto pun mengurut kaki Sakura, emang sih, kaki Sakura jadi agak lebih enak digerakan dan gak gitu sakit lagi. Ternyata Naruto bakat juga ya jadi tukang urut. Batin Sakura. Tiba-tiba..

"Ha.. Hatsyiiii" Sakura tiba-tiba bersin.

"Lo kedinginan ya? Nih, pake jaket gue aja" Tawar Naruto sambil memakaikan jaketnya pada tubuh mungil Sakura. Baru saja selesai memakaikan jaketnya pada Sakura, ada bunyi geledek yang kencang sekali.

GELDARRRR...

Suara geledek yang begitu besar, membuat Sakura kaget dan berteriak, dan langsung memeluk tubuh Naruto. Naruto sampai kaget Sakura memeluk dirinya.

"Lo takut sama geledek ya Ra?" Tanya Naruto memastikan.

"Sebenernya sih enggak, cuma bunyinya itu loh, yang gue gak tahan. Gede banget, tadi gue cuma kaget doang kok" Elak Sakura, sambil menarik keluar tubuhnya dari pelukan Naruto. Pipinya merah. Aneh, kok gue jadi berdebar-debar gini sih? Apa gue suka sama Naruto? Enggak, hal itu gak boleh terjadi, Naruto itu temen gue, gue gak boleh nganggep dia lebih dari teman, gak boleh gue sampe suka sama dia. Batin Sakura.

"Sekarang udah jam berapa sih?" Tanya Naruto pada Sakura. Ia mencairkan suasana keheningan antara dia dan Sakura.

"Jam 3.45" Jawab Sakura.

"Berarti lo tidur lama juga ya. Tadi kita sampe disini tuh jam 12an"

"Yeee.. Namanya juga ngantuk, mau diapain lagi" Eh iya, kok didepan kayak ada suara anak-anak sih?" Tanya Sakura penasaran.

"Tadi pak Iruka bilang ke gue katanya hikingnya dipercepat, jadi jam 3 mereka jalan pulang kesini" Jawab Naruto.

"Eh iya, kita kapan pentas lagunya sih?"

"Entar, jam 7 malem, abis mandi sama makan malem"

Tanpa terasa, mereka ngobrol terus di tenda, sampe guru negur mereka buat cepet-cepet mandi dan makan malam. Takutnya gak keburu.


Jam 7 malam tepat, semua anak berkumpul di pen dopo atas untuk menyaksikan pertunjukan tiap kelompok. Sakura, Ino, Hinata, Sasuke, dan Naruto dapat giliran ke 8. berarti, masih ada waktu untuk pemanasan sebentar. Yang jadi MC ternyata Kiba Inuzuka, ketua kelas X-5, kelas Naruto dan Sasuke.

"Tes.. tes... 1... 2... 3..." Ujar Shino mengetes mike.

"Baiklah, anak-anak mohon tenang. Sebentar lagi, acara akan kita mulai. Setiap kelompok mohon bersiap-siap" Kata pak Shikamaru dari ujung panggung. Tiba-tiba Kiba naik ke atas panggung untuk mebuka acara malam ini.

"Malam teman-teman semua, sebentar lagi acara akan kita mulai. Baik, kelompok 1, silahkan maju ke atas panggung" Kata Kiba.

Kelompok 1 pun maju ke depan. 5 anak perempuan.

"Kami akan menyanyikan 1 lagu dari Kerispatih yang judulnya Demi Cinta" Kata salah satu orang dari kelompok 1 itu.

Kerispatih - Demi Cinta

Maaf Ku Telah Menyakitimu Ku Telah Kecewakanmu

Bahkan Kusia-siakan Hidupku Dan Kubawa Kau S'perti diriku

...

Jujur Aku Tak Kuasa Saat Terakhirku Genggam Tanganmu

Namun Yang Pasti Terjadi Kita Mungkin Tak Bersama lagi

Bila Nanti Esok Hari Ku Temukan Dirimu Bahagia

Izinkan Aku Titipkan Kisah Cinta Kita Selamanya

Demi Cinta

Kelompok 2 maju dengan menyanyikan lagu dari Bruno Mars - Just The Way You Are dan Project Pop - Ingatlah Hari Ini, Kelompok 3 dengan lagu Sheila On 7 - Hari Bersamanya dan lagu Ten 2 Five - I Will Fly, kelompok 4 dengan Black Eye Peas - I Gotta Feeling dan Peterpan - Semua Tentang Kita, kelompok 5 dengan Nidji - Arti Sahabat dan Drive - Akulah Dia, dan seterusnya. Dan tibalah giliran kelompok 8 dipanggil ke atas panggung oleh MC, Kiba.

"Baiklah, kelompok selanjutnya silahkan maju ke depan, kelompok 8. Tepuk tangan dong, buat kelompok 8" Ujar Kiba.

Seketika itu juga Naruto, Sasuke, Hinata, Sakura, dan Ino maju ke atas panggung untuk siap-siap. Naruto mengambil tempat duduk untuk main gitar bersama Sasuke. Sakura, Ino, dan Hinata berdiri untuk bernyanyi di depan mike dengan diiringi tepukan anak-anak kelas X.

"Malam ini, kita dari kelompok 8, akan membawakan 1 lagu dari Ungu, Cinta Dalam Hati dan Lyla Detik Terakhir. Lagu ini kita persembahkan buat semua orang yang rela ngorbanin apapun buat someone yang dia suka/cinta. Well, selamat mendengarkan ya" Ujar Sakura.

Terdengar intro lagu yang dimainkan oleh Naruto dan Sasuke dengan gitar yang mereka pakai. Sakura, Ino, dan Hinata pun mulai bernyanyi...

Ungu - Cinta Dalam hati

Mungkin Ini Memang Jalan Takdirku

Mengagumi Tanpa Dicintai

Tak Mengapa Bagiku

Asal Kau Pun Bahagia

Dalam Hidupmu.. Dalam Hidupmu..

Telah Lama Ku Pendam Perasaan Itu

Menunggu Hatimu Menyambut Diriku

Tak Mengapa Bagiku

Mencintaimu Pun Adalah

Bahagia untukku... Bahagia Untukku

Ku Ingin Kau Tau Diriku Disini Menanti Dirimu

Meski Ku Tunggu Hingga Ujung Waktukku

Dan Berharap Rasa Ini Kan Abadi Untuk Selamanya

Dan Izinkan Aku Memeluk Dirimu Kali Ini Saja

Dan Biarkan Rasa Ini Bahagia Untuk Sekejap Saja

Lyla - Detik Terakhir

Ku Usap Air Matamu Dekap Erat Tubuhku

Tatap Aku Sepuas Hatimu

Nikmati Detik Demi Detik

Yang Mungkin Kita Tak Bisa Rasakan Lagi

Hirup Aroma Tubuhku

Yang MUngkin Tak Bisa Lagi Tenangkan

Gundahmu... Gundahmu... u... u...

Nyanyikan Lagu Indah

Sebelum Ku Pergi Dan Mungkin Tak Kembali

Nyanyikan Lagu Indah

Sebelum Ku Pergi Dan Tak Kembali

Sakura, Ino, dan Hinata bernyanyi begitu menghayati. Ditambah dengan musik dari Naruto dan Sasuke, wihh... jadi makin bagus aja. Begitu mereka selesai bernyanyi, semua anak bertepuk tangan keras, bahkan guru-guru juga ikut bertepuk tangan. Mereka pun memberi hormat sebelum akhirnya meninggalkan panggung.

"Tepuk tangan sekali lagi buat kelompok 8!. Gila, lagunya tadi bagus banget. Ya gak temen-temen semua?" Ujar Kiba semangat.

"Bagus" Teriak anak-anak semua.

Acara pun terus berlanjut hingga semua kelompok maju. Ternyata kelompok mereka menjadi juara 1. Juara 2 direbut oleh kelompok 4 dan Juara 3 adalah kelompok 2. Lagu-lagu Favorit jatuh pada Ungu - Cinta Dalam Hati dan Ten 2 Five - I Will Fly Mereka sangat senang, artinya latihan mereka tidak sia-sia.

"Baik anak-anak, acara hari ini sudah selesai, silahkan tidur. Acara besok sama seperti hari ini, senam, mandi, dan makan pagi, lalu dilanjutkan ke Sessi III, yaitu Kerjasama Kelompok. Di Sessi III nanti, kekompakkan tim kalian akan diuji, tim yang gak kompak gak akan bisa menang lewatin tantangan besok. Baik, mari kita berdoa sebelum pergi tidur. Berdoa menurut agam masing-masing. Mulai ... Selesai. Selamat tidur, anak-anak" Tutup pak Shikamaru.


Huaaa... *banting'' badan ke pintu rumah sendiri.. Fic nya makin ngaco ajah... maaaaaapppp... Chapter 3 nya emang ga sebanyak chapter 1 & 2.. tapi disini uda mulai ada romance dikitt.. hehe... :) Disini emang banyak bget lagu INDONESIA, karna SAYA CINTA LAGU INDONESIA...! Sebenernya chapter ini lumayan full gara'' ada teks lagu indo .. hehe.. sekalian promosi lagu dari Kerispatih, Lyla, Ungu, Peterpan, Black Eye Peas, Sheila On 7, de el el.. Saia suka sama lagu'' dari band'' diatas.. =D Di Fic ini, gue sekalian cerita kejadian'' di camping gue kemaren d bogor 4 hr 3 malem boo, kebetulan gue jga kud ekstra pramuka, jadi Sakura juga gue buat ska sm pramuka, hiking, dll. tapi emg bener, di camping, temen gue ad yg kena lintah n pacett.. ** loh-loh-loh... kok gue malah curhatt sih? gak penting bangett... Gue tulis terinspirasi dari lagu ungu - cinta dalam hati, karena lagunya bagus and menyentuh bangett.. gue aja ampe nangis waktu denger lagu itu.. oke deh, maap nulis panjang''...

well... jgn lupa REVIEW!, saya butuh itu *bangett.. oke deh, jgn bosen buat bca lanjutannya ya...