Pinrang, 25-04-2017
An : update 2 chap sekaligus, dan akan diusahakan update setiap minggu kalau sempat, dan kalau tidak sempat chap yang sudah selesai aku buat setiap minggu akan di update bersamaan jika ada kesempatan
Balasan review
Vieeny03: fast update...cerita seru . aku suka
Sj15f,jsm,a4 : terima kasih sudah review
espianoir : thanks buat updatenya. suka sm ceritanyaa, keep writing:)
Sj15f,jsm,a4 : terima kasih sudah review
SakiRika : ditunggu lanjutannya kak...
emnh dan masih ada yg typo tadi tapi nggak papa sih.. mungkin kakak lagi khilaf #digampar akhir kata(?) semangat kaka :3
Sj15f,jsm,a4 : ini sudah lanjut... Akan di usahakan typo nya berkurang, tapi kalau ada harap di maklumi, ini hanya di ketik dan di update lewat hp... Semangat juga review nya.
XiaoLulu : ceritanya bagus cuman aku ngerasa alirnya ke cepetan. keep writing!
Sj15f,jsm,a4 : akan diusahakan alurnya diperlambat, terima kasih sudah review
aiwataru1 : ceritanya bagus, tp masih banyak yang typo. terutama di nama tokoh. kesalahan kecil tetapi maknanya besar menurut saya. contohnya di paragraf terakhir tertulis "Fred dan Granger mencium..." padahal seharusnya "Fred dan George"
Sj15f,jsm,a4 : akan di usahakan untuk mengurangi typo dan terima kasih sudah di beritahu bagian yang sangat fatal... Terima kasih sudah review
Tara : Di tunggu lanjutannya...
Sj15f,jsm,a4 : ini sudah lanjut... Terima kasih sudah review
Dheafa10 : ceritanya bagus, kalo bisa panjangin wordnya,
ditunggu up nya. semangat
Sj15f,jsm,a4 : akan di usahakan, tapi saat ini segini dulu ya... Terima kasih sudah review
yuko : lanjjjuuutt
Sj15f,jsm,a4 : ini sudah dilanjut
dee aza : Woow... Sirius and severus.. bru kli ini q baca ff dng pasangan unik ini... Tp seru jg.. Bnyak pasangan yg unik... Dan di tunggu lanjutan ceritanya... Semangat nulis buat author
Sj15f,jsm,a4 : saat aku pikir siapa yang bagus untuk jadi pasangan Sirius, yang pertama terpikir oleh ku adalah Severus, karena mereka benar - benar musuh sejati... Ini sudah dilanjut... Semangat review juga
Dian Rizky226: Haii Author... *sokAkrab
baru nemu ff ini, btw.
Whoaa banyak crack-pair/crack couple ya disini. Padfoot-Sevee ? Wkwkwkwk ngakak so hard aku ngebayangin Sirius & Severus jdi couple.
Anyway, ff ni sukses ngebuat aku kepincut (trutama karna ada pair DraRy nya). Dan aku makin penasaran ama chapter selanjutnya. Kalau bisa update nya jgn kelamaan ya thor.
Keep writing Author. Fighting.!
Oiya thor, last words, kalau bisa tata penulisan utk chapter berikutnya diperbaikin/diedit ya, biar readers juga makin nyaman ngebaca nya. Sekedar saran aja sih. Keep fighting Author.!
Sj15f,jsm,a4 : aku juga suka sama DraRry, makanya ff pertama yang aku buat DraRry, mengenai update aku hanya bisa update jika ada kesempatan, dan masalah banyaknya typos akan diusahakan dikurangi, terima kasih sudah review
Disclaimer : Harry Poter milik J. K. Rowlings, tapi cerita ini milik saya
Pair: DMHP, BZNL, RWPP, TNHG, FWDG, GWAG, SBSS, FGRL
Rate: M
Genre: Romance
Warning: Bash Light, SLASH/YAOI, MPreg, Dark Harry, OOC, typos bertebaran
Summary: Oh... Tenang saja Luci, aku selalu memperlakukan Sevee dengan lembut/Sirius apa kau tuli, kami hanya menyampaikan kalau Harry adalah mate Draco bukannya melamar Harry sekarang untuk Draco/Apa kalian tidak memasang mantra kontrasepsi saat berhubungan ?/KAMI TIDAk BERKENCANG/
Chap 3
Malfoy Manor
Sehari sebulum kedatangan sahabat Draco
"Lucius... Aku sudah mengirim Anna untuk memberitahu Sirius kalau aku dan Draco mau ke Grimmauld Place, jadi sekarang kami akan berangkat, apa kau yakin tidak mau ikut ?"
"Apakah Severus ada di sana ?"
"Iya... Severus kebetulan ada di sana"
"Baiklah, aku ikut karena ada beberapa hal yang harus aku bicarakan dengan Severus"
Grimmauld Place No. 12
"Halo sepupu, lama tidak berjumpa" sambut Sirius
"Halo Sirius, aku rasa waktu seminggu bukanlah waktu yang lama" jawab. Narcissa
"Baiklah sepupu, apa ada sesuatu yang terjadi hingga kau datang kemari sekeluarga" kata Sirius sambil melirik Draco dan Lucius.
"Aku kemari bukan untuk menemui mu, aku kemari hanya untuk melihat keadaan Severus, apa dia baik - baik saja dan tidak kelelahan menghadapi sifat mesum mu itu" kata Lucius sinis
"Oh... Tenang saja Luci, aku selalu memperlakukan Sevee dengan lembut" kata Siriu menyeringai membuat Lucius hanya bisa mendengus.
Severus hanya bisa mengomel kesal dalam hatinya karena perkataan mesum Sirius, Severus bersyukur karena dia masih bisa mempertahankan poker face nya, sehingga tidak ada yang tahu betapa malunya dia saat ini.
"Aku kemari untuk membicarakan sesuatu mengenai Draco dan Harry" kata Narcissa mulai serius membuat mereka sadar tujuan kedatangan mereka ke sini.
"Apa terjadi sesuatu pada Harry" tanya Sirius takut
"Tidak ada yang terjadi pada Harry, ini hanya mengenai mate Draco setelah mendapat warisan darah Drakon Kolkhis" kata Narcissa membuat Sirius dan Severus terkejut tidak percaya akan warisan darah yang didapat Draco.
"Jadi Cissa... Maksudmu Harry adalah matenya Draco ?" tanya Severus.
"Apakah itu benar ?" Sambung Sirius dan Narcissa Malfoy hanya bisa mengangguk membenarkan "aku tidak mau, Harry ku yang manis harus jauh dari ku" lanjuytnya
"Sirius apa kau tuli, kami hanya menyampaikan kalau Harry adalah mate Draco bukannya melamar Harry sekarang untuk Draco" kata Lucius malas.
"Oh... syukurlah kalau begitu" lega Sirius
"Apa itu artinya paman tidak masalah kalau Harry jadi mate ku ?"Tanya Draco penuh harap.
"Tentu aku setuju Draco, aku tahu hukum Mate, lagi pula aku tahu kau orang yang bertanggung jawab -meskipun aku tidak mau mengakuinya- seperti ayahmu, yang menjadi masalah sekarang adalah bagaimana caranya memberitahu Harry agar tidak menolak Draco... Bagaimana dengan Voldemort ?"
"Mengenai ayahku kau tidak perlu khawtir, asalkan Harry bersedia menjadi mate Draco, ayah akan berhenti mengejar untuk membunuh Harry" kata Lucius.
"Dan untuk Harry, kau cukup melakukan seperti apa yang kami lakukan padamu dulu, yaitu memberi tahu kejadian yang sebenarnya dan tujuan kita" kata Narcissa
"Kalau begitu semua sudah beres, hanya tinggal menunggu reaksi Harry saat dia datang nanti" kata Sirius
"Apa kalian masih ada perlu, kalau sudah tidak ada sebaiknya kalian bergegas karena sebentar lagi Molly dan kedua anaknya akan kembali dari berbelanja" kata Severus
"Baiklah..." Perkataan Narcissa terpotong dengan masuknya Fenrir yang menggendong Remus bridal style.
"Severus tolong periksa Remus" kata Fenrir panik
Severus segera memeriksa seluruh tubuh Remus dengan tongkatnya, dan saat tongkatnya mencapai perut Remus dia mengernyit membuat semua yang ada di sana memperlihatkan wajah khawatir mereka kecuali Lucius dan Draco yang tetap memasang wajah kaku mereka, dan beberapa saat kemudian Remus akhirnya sadar
"Apa kalian tidak memasang mantra kontrasepsi saat berhubungan ?" tanya Severus
"Kami selalu mamasang nya, ada apa ?" Jawab dan tanya Fenrir
"Kalau kalian memang selalu memasang mantra kontrasepsi kenapa sekarang Remus hamil ?" tanya Severus
"Kalau tidak salah satu bulan yang lalu Fenrir lupa memasang mantranya" kata Remus
"Dan itu sesuai dengan usia kehamilanmu saat ini" kata Severus
"Jadi Remus benar - benar hamil" tanya Fenrir dan saat melihat Severus mengangguk Fenrir tersenyum senang dan berkata "aku akan menjadi ayah, aku akan menjadi AYAH... Ha...ha..." Teriak dan tawanya diakhir kalimatnya dan segera memberi pelukan yang sangat erat pada Remus "terimah kasih love karena telah memberiku kebahagiaan yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya" bisiknya
"Aku juga berterima kasih karena selalu ada disampingku" kata Remus membalas pelukan Fenrir
"Maaf menggangu kesenangan kalian, tapi Remus apa yang akan kau katakan pada orde saat mereka mengetahui kalau kau hamil" tanya Severus
"Bukankah orde tahunya aku yang menjadi matenya Moony, jadi merka akan berfikir jika bayi itu adalah anakku" kata Sirius
"Bukan itu yang aku maksud, jika orde mengetahui kalau Remus tengah hamil, Remus tidak akan bisa lagi pergi menemui Fenrir
"Kau benar, aku tidak akan bisa melihat dan mengetahui perkembangan anakku jika mereka tahu kalau Remus tengah hamil, mereka tidak akan mengirim Remus lagi untuk jadi mata - mata, karena mereka tidak mungkin membahayakan Remus dan bayi ini"kata Fenrir sambil mengusap perut Remus yang masih rata.
"Aku rasa itu tidak muungkin Fenrir , mereka akan tetap mengirim ku untuk memata - mataimu walaupun ada kemungkinan aku akan mengalami keguguran, meskipun mereka akan berpura - pura peduli dan menanyakan pendapatku nantinya" kata Remus
"Sebaiknya kalian rahasiakan saja soal kehamilan Remus dari orde, nanti saat perut Remus sudah mulai terlihat baru kalian mengatakannya" saran Narcissa
"Aku rasa itu lebih baik, dan sebaiknya kalian segera pergi dari sini sebelum mereka masuk" kata Severus sambil melihat layar intercom yang sudah diberi sentuhan sihir oleh Sirius, sehingga dapat memperlihatkan keadaan seluruh depan rumah walaupun tidak ada kameranya
"Kreacher" panggil Sirius
Saat itu pula Kreacher datang dan segera membawa keluarga Malfoy, Fenrir, dan Severus pergi dari Grimmauld Place.
Sj15f,jsm,a4
"Apa Harry sudah datang ?" Tanya Fred begitu mereka sampai.
"Kalian dari mana, bukan kah kalian tahu di luar sudah tidak aman" kata Mrs Weasley
"Kenapa kau tidak bilang kalau di luar sudah tidak aman ?" Tanya George pada Fred
"Aku tidak tahu, aku tidak pernah mendengar beritanya" jawab Fred
"Kalian... BERHENTI BERCANDA, apa kaliang tidak tahu betapa serius keadaan saat ini" kata Mrs Weasley marah "jadi sekarang jawab, kalian dari mana" kata Mrs Weasley setelah tenang
"Kami dari rumah pacar kami" jawab Fred dan George bersamaan
"Pacar ? Kalian punya pacar ? Kenapa kalian tidak mengenalkan mereka pada kita ?" Tanya Mrs Weasley.
"Tentu saja kami punya" kata Fred
"Memangnya kami Ron yang tidak pernah berkencang" lanjut George.
"Lagi pula apa Mom dan Dad akan menerima pacar kami" lanjut Fred lagi.
"Kenapa kalian fikir kami tidak akan menerima mereka ?"
"Karena pacar kami"
"Berasal dari keluarga"
"Greengrass" kata Fred dan George bersamaan dengan seringai jahil di wajah mereka, membuat semua orang di sana menatap mereka tidak percaya.
"Sudah ku katakan untuk berhenti bercanda" kata Mrs Weasley marah.
"Kami tidak bercanda Mom"
"Kalau kalian tidak percaya"
"Itu urusang kalian"
"Kami mau naik ke kamar kami"
"Kalau Harry sudah datang"
"Panggil kami" kata Fred dan George bersamaan
"Mereka sungguh keterlaluan, bercanda di saat sepertini" marah Mrs Weasley "dan kalian anak - anak di bawah umur segera ke atas, kalian baru boleh turun saat makan malam tiba" lanjutnya memberi perintah membuat Ron marah karena lagi - lagi tidak diikut sertakan dalam rapat.
"Sudahlah Ron... Kita memang belum cukup umur untuk ikut berperang, sebaiknya kita keatas saja dan kau mengerjakan tugas esai mu yang belum selesai sambil menunggu Harry datang" kata Hermione.
"Karena aku tidak ingin mengganggu kencan kalian, jadi sampai ketemu saat makan malam" kata Ginny sambil berjalan ke arah kamarnya.
"KAMI TIDAk BERKENCANG" teriak Ron dan Hermione bersamaan
Sj15f,jsm,a4
"Harry akhirnya kau sampai juga, aku begitu merindukanmu" kata Sirius memeluk Harry "kami sedang rapat apa kau mau ikut" lanjutnya
"SIRIUS" marah Mrs Weasley "Harry sebaiknya kau segera naik keatas, Ron dan Hermione sudah menunggumu dari tadi" lanjut Mrs Weasley.
"Aku juga merindukanmu Sirius, aku sebenarnya ingin ikut rapat, tapi sepertinya aku tidak diizinkan untuk ikut jadi lebih baik aku ke atas menemui Ron dan Mione" kata Harry dan segera berjalan keluar untuk segera ke lantai 2.
Sj15f,jsm,a4
Saat Harry melangkah masuk ke ruang perapian, hal pertama yang dilihatnya adalah Hermione yang memarahi Ron yang lagi - lagi membuat kesalahan saat mengerjakan esai nya.
"Malam" kata Harry membuat keduanya segerah mengalihkan tatapannya pada Harry.
"Malam Harry"
"Malam Mate"
"Mione apa kau menemukan apa yang aku minta?" Tanya Harry
"Ya... Aku menemukan beberapa hari yang lalu, aku sudah mencarinya di berbagai toko buku dan perpustakaan, dan aku baru menemukannya di perpustakaan Black itu pun setelah Walburga Black memberitahu kami di mana temapatnya" kata Hermione menjelaskan.
"Grandmother Burga membantu kalian ?" Tanya Harry tidak percaya.
"Ya... Dia membantu kami setelah Mione berpikir kalau Walburga Black mungkin tahu kau mendapat warisan darah apa, jadi kami berpura - pura baru mendapatkan surat dari mu dan membacanya di depan lukisan Walburga Black dan akhirnya dia membantu kami menemukan di mana kami bisa menemukan buku ini di perpustakaan Black" kata Ron menjelaskan dan memerlihatkan buku yang dia maksud dan menyerahkannya pada Harry.
"Harpy ?" Tanya Harry
"Ya, Harry... Kau mendapat warisan darah dari makhluk sihir Harpy dan semua makhluk sihir memiliki mate, Harpy selalu terlahir sebagai submissive, jadi apa pun genre mereka, mereka tetap bisa hamil setelah berhubungan dengan mate mereka, jadi Harry setelah kau menemukan mate mu sebaiknya kau menggunakan mantra kontrasepsi supaya kau tidak hamil sebelum lulus dari Hogwarts" kata Hermione menjelaskan dan menggoda Harry diakhir kalimatnya sehingga membuat wajah Harry memerah sampai telinganya dan membuat Ron menyeringai.
"Harpy memiliki 5 warna sayap, merah untuk api, biru untuk air, kuning untuk tanah, putih untuk angin, dan hijau untuk alam, diantara semua warna hijau yang palking kuat karena juga memiliki ke 5 kekuatan warna sayap lain" kata Hermione yang membuat Harry tertegung.
"Jadi Harry... Warna apa warna sayap mu ?" tanya Ron
"Hijau" jawab Harry
"Wow" kagum Ron "jadi kau adalah salah satu Harpy terkuat"
Tanpa mereka sadari ada telinga terjulur di dekat pintu yang ternyata milik si kembar Weasley yang saling menatap kemudian saling melempar senyum menyeringai.
"Hai Harry" kata si kembar bersamaan.
"Hai Fred, George" jawab Harry
"Apa kau tahu Harry, tadi mereka mengaku - ngaku kalau Greengrass bersaudara adalah pacar mereka" kata Ron mengejek.
"Kami benar - banar berpacaran dengan Greengrass bersaudara"
"Yeah... Dan aku berpacaran dengan Pansy Parkinson" kata Ron mengejek
"Sudahlah Ron, nanti kau benar - banar pacaran dengan Parkinson" kata Harry
Dan obrolan mereka melebar kemana - mana sampai tiba waktunya makan malam.
"Remus... Apa makanannya tidak enak, kenapa kamu hampir tidak menyentuh makananmu ?" tanya Mrs Weasley.
"Masakanmu selalu enak Molly, hanya saja aku sedikit mual" kata Remus
"Apa kau sakit Remus" tanya Mrs Weasley lagi.
"Moony tidak sakit, dia hanya sedang hamil makanya mual" kata Sirius enteng dan tetap menyantap makanannya, tanpa memperhatikan wajah terkejut semua orang kecuali Remus yang hanya bisa menghela nafas dan Severus yang bergumam "bodoh" sehingga hanya dia, Harry dan Hermione yang ada di samping kiri kanannya yang bisa mendengarny.
Setelah beberapa saat Sirius akhirnya menyadari apa yang dia katakan setelah hampir semua orang menatapnya dengan wajah kesal, membuatnya hanya bisa tersenyum canggung.
"Sirius... Bukankah kamu tahu kalau seorang penyihir sedang mengandung maka penyihir itu tidak dapat menggunakan sihirnya dengan optimal karena sihirnya akan otomatis langsung melindungi bayi yang di kandungnya, dan kau malah menghamili Remus" geram Moody membuat Harry, Ron dan Hermione lagi - lagi terkejut.
"Tunggu dulu... Jadi maksudnya Sirius berpacarang dengan Remus ?" Tanya Harry tidak percaya
"Jadi Sirius belum memberitahumu mengenai hal ini ?" geram dan tanya Mrs Weasley.
"Mengenai itu Harry nanti aku jelaskan padamu, dan mengenai kehamilan Remus sebenarnya itu di luar rencana karena saat itu aku lupa memasang mantra kontrasepsi" kata Sirius lagi - lagi dengan senyum canggung.
"Mau bagaimana lagi semua sudah terjadi, mulai sekarang misi untuk Remus harus dikurangi dan kalau perlu Remus tidak perlu menjalangkan misi" kata Mrs Weasley.
"Itu tidak mungkin Molly, kita membutuhkan kemampuan Remus sebagai manusia serigala" kata Arthur Weasley.
"Remus... Apa kau masih sanggup untuk menjalangkan beberapa misi, sebisa mungkin kami akan memberimu misi yang ringan" tanya Professor Dumbledore setelah terdiam cukup lama untuk mendengar pendapat yang lainnya.
"Tentu Albus, kalau hanya misi ringan aku masih bisa" jawab Remus.
"Kalau begitu mari kita lanjutkan makan malam kita ayang tertunda" kata Professor Dumbledore.
Dan makan malam pun berlansung meriah seperti biasanya, penuh dengan canda tawa
Sj15f,jsm,a4
"Harry... Yang mana ingin kau dengar terlebih dahulu, mengenai hubunganku dengan Severus atau mengenai kehamilan Remus" tanya Sirius saat mereka -Harry, Ron, Hermione, Severus, Remus dan Sirius- berkumpul di kamar tidur Harry.
"Sebaiknya hubunganmu dengan Professor Snape terlebih dahulu" kata Harry memutuskan.
"Baiklah... Sebenarnya aku dan Severus berhubungan tidak lama sejak aku mengetahui sifat asli Albus Dumbledore, saat itu aku dan Severus tidak sengaja mendengar rencana asli Albus Dumbledore saat dia berbicara dengan Moody," kata Sirius menuai tatapan bingung dari 3 penyihir bawah umur itu.
"Karena sebenarnya Albus Dumbledore ...
TBC
Sulawesi selatan
Pinrang, 17-04-2017
