Tittle : Say Good Bye ( Sequel threeShoot )

Main Cast : Lee Hyukjae

Lee Donghae

Kim Kibum

Main Pair : Eng ing eng … eng … ( tebak di akhir chap ) :p

Sub Cast : All member Suju

Genre : Romance, sad, hurt , friendship

Sumarry : /Ku izinkan kau untuk menduakanku/ Hikks, hikks, mianheyo Hyukie, Jeongmal mianhaeyo/ Saranghaeyo Hae , mianhaeyo telah menyakitimu / Selamat tinggal Hae /

( info : ff terbaru dari Lee Suhae – Seongsaengnim Saranghaeyo ( SIHAE ONESHOOT) – sequel Dan pada akhirnya cinta chapter 9 rated M )

.

Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::

Sebelumnya,

Eunhyuk bersandar pada pintu kamarnya . Tak ada kata lain yang bisa di ungkapkan mengenai hatinya . Sakit .

Ia menyandarkan kepalanya di pintu, dapat dengan jelas ia mendnegar tangisan pilu dari Donghae . Ia menyentuh dadanya , lebih tepatnya kalung yang berada dilehernya .

" inikah hadiah yang akan kau berikan besok hm ?", tanyanya pada dirinya sendiri . Ia menutup matanya , mengingat kejadian yang merusak hati dan pikirannya .

"Sakit Hae, sakit", ucapnya dengan penuh penekanan .

Ia berdiri lalu membuka pintu kamarnya , dapat ia lihat Donghaenya tengah terduduk dan berada didalam pelukan Sungmin .

Ia menarik tangan Donghae kasar untuk berdiri lalu menyeretnya kedalam kamarnya . Tak lupa ia tutup dan ia kunci pintu kamarnya .

Donghae menghapus air matanya menggunakan punggung tangannya , " Hyukiie, ak"

"Ku izinkan kau untuk menduakanku "

"huh?"

Lee Suhae:::::::::::::::::::::::::;

Donghae menggelengkan kepalanya dan menatap heran ke arah Eunhyuk yang menatapnya dengan tatapan terlukanya .

"Hyuukii, aku mencintaimu , aku ,hhikkss, jeongmal saranghaeyo",Donghae memegang erat tangan Eunhyuk .

Eunhyuk tersenyum ditengah air matanya , "Gomawoyo telah mencintaiku Hae, karna akupun mencintaimu, tapi ", Eunhyuk seakan susah untuk melanjutkan apa yang ingin ia utarakan . Kejadian beberapa saat lalu seakan merusak kerja otaknya .

"Tapi, kejadian tadi membuatku percaya , bahwa cintamu hanyalah omong kosong belaka "

"Itu tak seperti yang kau lihat Hyukiii", Donghae menyeka air matanya , "Aku sudah berusaha mengelaknya namun dia leb-"

"Kau juga menikmatinya kan?",tanya Eunhyuk . Hati Donghae terasa tertusuk oleh pedang tajam . Pertanyaan Eunhyuk membuat air matanya semakin deras keluar .

Menikmatinya?

Donghae sudah susah payah melawannya !

Donghae menggelengkan kepalanya kuat , "Aniya , aku tak menginginkannya ", ujar Donghae dengan wajah yang penuh dengan keyakinan .

"Tapi kau merindukan sentuhan bibirnya kan? Benarkan ?Ahhh , aku sudah tahu Hae, mungkin inilah jalan takdirku, mencintaimu , hanya mencintaimu !"

"Aniya, aniya , hhiikkks, aku juga mencintaimu , aku mencintaimu sangat "

Eunhyuk menatap mata Donghae . Mata yang selalu bisa membuat hatinya terasa tenang . Eunhyuk tahu , bahwa tak ada kebohongan disana . Namun kemarahan telah menutup matanya , sehingga ia tak melihat kejujuran dari mata indah Donghae .

Eunhyuk memeluk tubuh Donghae . Donghae terasa senang akan perlakuan Eunhyuk kepada dirinya .

"Ini adalah pelukan terakhir dariku, sebaiknya kau kembali padanya, dan aku , aku hanya minta satu, biarkan aku tetap mencintaimu"

Eunhyuk melepaskan pelukan itu dan berlalu meninggalkan Donghae yang masih terpaku di dalam kamar . Menangis dan menangis . Itulah yang bisa dilakukannya saat ini.

"Hyuukii, tahukah kau aku sangat mencintaimu, hhiikks, ", tubuh Donghae terasa lemah hingga dirinya harus terjatuh ke bawah .

Dia terduduk lemah , ia menutup wajahnya . Menangis sekencang-kencangnya yang ia bisa .

Hatinya sakit . Sakit .

Haruskah jalan cintanya harus seperti ini .

Sungguh , ia sama sekali tak mencintai Kibum lagi . Di hatinya hanya ada nama Eunhyuk , Eunhyuk dan Eunhyuk .

Andai kau tahu hati kecil Donghae menjerit kesakitan Eunhyuk . Sakit akan ucapanmu !

"Hiiikkkss, Hyukiii, hhiikksss"

Lee Suhae::::::::::::::::::::::::::::

Eunhyuk berjalan keluar dormnya . Memilih mencari angin di alam terbuka . Air matanya terus saja mengalir .

Sakit ini sudah ia rasakan hingga beberapa tahun yang lalu ?

Namun , haruskah ia merasakan itu lagi saat ini ?

"Hae, aku mencintaimu", ucapnya . Ia sekarang sudah berada di sebuah taman yang tak jauh dari dorm tempat tinggalnya .

Hari sudah beranjak malam . Tak ada orang lain yang berada di taman kecuali Eunhyuk . Ia mendudukan dirinya disebuah kursi panjang .

Matanya menerawang jauh di atas langit . Menatap ribuan bintang yang terhampar begitu banyaknya .

Eunhyuk memejamkan matanya , menikmati angin semilir yang menyapa kulitnya .

' Hyukiie, aku mencintaimu , besok hari jadi kita kedua , aku ingin hubungan kita terus berlanjut , hanya ada aku dan kamu '

"Hanya ada aku dan kamu juga dirinya ", Eunhyuk membuka matanya . Hatinya sangat sakit saat ini .

Terluka dan kecewa .

"Ahh , kau disini Hyung!", Eunhyuk menoleh saat ia mendengar sebuah suara menyapa dirinya .

Sosok itu berjalan menghampiri Eunhyuk yang berdiri . Wajah Eunhyuk merah menahan amarah . Tangannya mengepal sangat kuat .

Sosok itu tersenyum , "Bagaimana hubunganmu ? sudah putus ?", Eunhyuk menatap tajam kea rah sosok itu . Ingin rasanya ia memukul wajah orang itu .

"Kau tidak pantas untuknya , yang pantas untuknya hanya aku Hyung", ujar namja itu santai . Mengabaikan tatapan tajam yang dilemparkan Eunhyuk untuknya .

"Apa mau Kibum?",tanya Eunhyuk . Kibum tersenyum , lalu mengusap pundak Eunhyuk .

"Tinggalkan dia , dan lupakan dia !"

"Memang kau siapa?", Eunhyuk balik bertanya . Ia dorong tubuh Kibum agar menjauh dari tubuhnya .

"Hahaha, kau bodoh ya Hyung ! Aku adalah kekasihnya , orang yang sangat dicintainya . dan juga ciuman mesra tadi adalah bukti dia menerima cintaku kembali, dan juga apa kau tak sadar , kau hanya pelampiasannya saja selama ini", ucap Kibum panjang lebar .

Eunhyuk merasa dadanya panas , terbakar . ' Teganya kau Hae '

Eunhyuk seakan tak bisa lagi berkata-kata . Ciuman ? Ciuman yang ia lihat tadi ?

Kibum tersenyum menang , " Dan aku rasa , tak ada second anniversary mu besok ", Kibumpun melenggangkan kakinya pergi berlalu meninggalkan Eunhyuk yang masih diam dengan air mata yang bercucuran .

"Hhikkkss, apa salah ku Hae? Apa salah ku ? ", Eunhyuk memukul-mukul kepalanya . Merasa ia telah dibodohi oleh orang yang sangat dicintainya hampir sepuluh tahun lamanya .

Pelampiasan?

Pelampiasan ?

Eunhyuk menangis , "Aku , aku , hhiikkss, aku bodoh , hhikkksss, AKUUUU BODOOOOHH ", teriak Eunhyuk pecah . Terdengar pilu dan menyakitkan teriakan itu .

Dari kejauhan , Kibum tersenyum lebar mendengar itu .

"Success ", gumamnya pelan .

Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::

Isak tangis Donghae belumlah reda . Ryewoook, Sungmin , bahkan Yesungpun tak sanggup untuk menenangkannya .

"Hhiikkkss, Hyukiii, Hhiikkksss ", Donghae menangis didalam pelukan hangat Sungmin . Bahunya juga ikut turun naik seiringan dengan isak pilu yang dikeluarkannya . Wajahnya ia tenggelamkan di dada Sungmin . Hingga Sungmin dapat merasakan air mata Donghae menyentuh kulit-kulitnya .

Sungmin mengusap lembut punggung Donghae dengan sayang . Seraya memberi ketenangan dan kekuatan . Yesung dan Ryeowook hanya menatap sedih kepada Hyung dan Dongsaengnya itu .

Setelah cukup lama , tak ada terdengar lagi isakan dari Donghae .Sungmin merenggangkan pelukannya . Ia tesenyum , "Ia tidur ", ucapnya pelan .

Yesungpun mengangkat tubuh Donghae ala bridal style . Lalu membawanya ke lantai atas .

.

.

Di dorm lantai 12,

Suara heboh terdengar cukup keras . Suasana riuh dan sorak tepuk tangan menggema diruangan itu .

Hingga saat Ryeowook masuk dan diikuti oleh Sungmin juga Yesung, barulah keadaaan di ruangan itu sunyi dan senyap .

"Ada apa dengannya ?",Heechul menghampiri tubuh Yesung , "Apa dia sakit ?", tanya Heechul khawatir .

Sungmin menggeleng , "Aniya Hyung", jawabnya , "Sebaiknya kau bawa masuk dia Hyung",perintahnya untuk Yesung .

Yesungpun mengangguk dan berjalan ke arah kamar Donghae .

Semua duduk diam . Menunggu penjelasan yang akan diucapkan oleh Sungmin .

Wajah gugup terlihat dari semuanya , Shindong yang tadi ayik makan , menyimpan sejenak makanannya disampingnya . Kangin dan Hangeng duduk diam bersebelahan , padahal tadi mereka berdua lah biang keributan yang terjadi . Kyuhyun menaruh psp nya di atas pahanya .

Sungmin menarik nafas lalu menghembuskannya . Ia lirik Yesung yang sudah duduk disamping Ryeowook , " Sebenarnya Donghae dan Eunhyuk -"

.

.

" Aiiisshh , berarti ini hanya kesalah pahaman saja ! tapi kenapa Donghae sampai menangis seperti itu?", tanya Heechul setelah selesai mendengarkan penjelasan Sungmin .

Sungmin mengendikkan bahunya , "Aku juga tak tahu pasti Hyung , tapi aku rasa Eunhyuk tak mau mendengarkan penjelasan Donghae ", jawab Sungmin .

" Aneh , ini aneh , aneh !", semua mata tertuju pada Kyuhyun yang menatap pspnya dengan terus mengucapkan kata ' aneh ' beruntun .

"Aneh apa Kyu?",tanya Hangeng heran .

Kyuhyun menatap Hangeng , lalu beralih menatap ke semuanya , " Yah , sepertinya ada yang mengganjal hatiku Hyung ", jawabnya .

"Maksudmu?",tanya Sungmin ,

"Ahh, aku juga bingung mengatakannya ", Semua memutar bola matanya malas mendengar pernyataan Kyuhyun yang semakin membuat hati mereka kesal .

"Yah, sudah , hari sudah malam , sebaiknya kalian pulang ke alam kalian ", titah Heechul . Karena Leeteuk sedang syuting sampai pagi, jadi dirinyalah yang akan memegang tanggung jawab sebagai yang tertua disini .

Semuanya pun masuk ke dalam kamar masing-masing .

.

.

.

Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Keadaan sepi , karna semua penghuni dorm tengah menikmati mimpi indah mereka .

"Huuaaaahhh", Kyuhyun mengucek matanya perlahan . Ia merasa ada yang kurang dari dirinya . Ia mendudukan dirinya , lalu menoleh kea rah samping tempat tidurnya .

Dia tersenyum melihat namjachingunya, Sungmin tengah terlelap sambil memeluk boneka kelinci .

"Ahhh, psp ku ", Kyuhyun bangkit dari tempat tidurnya dan mulai berlari kea rah pintu luar . Dia sempat melirik sekilas ke kamar milik Eunhyuk .

"kosong", gumamnya .

.

.

Kyuhyun sudah sampi di ruang tamu dorm lantai 12 , ia berjalan menuju sofa .

"Ahhh , itu dia", uajrnya saat melihat benda kesayangannya tergeletak di atas meja .

Ia pun membalikkan tubuhnya , namun sedetik kemudian langkahnya terhenti . Ia mendengar ada bunyi langkah sepatu . Perlahan ia mencoba mencari tahu, bunyi apakah itu!

Hingga kini, ia berada didepan pintu kamar Donghae , dari celah pintu yang terbuka sedikit dia dapat melihat Donghae tengah tertidur pulas . Namun yang membuatnya kaget adalah , ada Kibum yang tengah tersenyum .

Lalu dapat ia lihat Kibum meletakkan sebuah ponsel yang Kyuhyun tahu itu milik Donghae . Yang membuatnya bingung adalah , bukankah tadi Sungmin bilang bahwa ponsel Donghae hilang , tapi kenapa ponsel itu ada ditangan Kibum saat ini ?

Kyuhyun bersembunyi saat melihat kibum melakukan pergerakkan .

Kyuhyun menatap tajam punggung Kibum yang berjalan kea rah pintu . Hatinya mengatakan ada yang tidak beres , belum sempat ia melangkahkan masuk ke dalam kamar sebuah tepukan di pundaknya membuatnya kaget .

"Ahh, Kangin hyung, kau mengagetkanku ! ", Kyuhyun mengusap dadanya .

Kangin tersenyum , "Tidurlah , biarkan dirinya beristirahat ", Kyuhyunpun mengangguk menjawabnya Padahal dia sangat penasarang dengan ponsel Donghae itu . Ada sesuatu katanya .

.

.

.

Donghae menggerakkan kepalanya , air keringat membasahi wajah manisnya . Sepertinya ia tengah mimpi buruk saat ini .

"Hyukii, jangan tinggalkan aku, Hyukii, Hyukii", Donghae langsung terduduk . Wajahnya pucat pasi , air mata perlahan turun dari mata indahnya .

Donghae menarik nafas dalam , lalu memejamkan matanya .

Ia membuka matanya , berharap mimpi itu tak jadi kenyataan pahit untuknya . Mimpi dimana Eunhyuk meninggalkannya , mencampakkannya begitu saja .

Ia mengarahkan matanya pada jam dinding di kamarnya , "Jam 4 ", ucapnya pelan .

Lalu pandangannya jatuh pada benda berbentuk segi empat di atas mejanya , " Bagaimana bisa?",tanyanya sambil mengambil ponsel miliknya .

"Bukankah ini hilang?",tanyanya pada dirinya sendiri . Perlahan ia tekan tombol lock ponselnya .

Ada sebuah pesan masuk .

Matanya membulat , air mata yang sudah hilang kini kembali turun . Lidahnya terasa kelu untuk mengucapkan kata-kata . Hatinya sakit , jantungnya berdegup sangat kencang .

"Hyuukii, hhhiikksss , Hyukiiiee, hhikkksss"

Donghae beranjak dari atas kasur , lalu berjalan kea rah dapur . Dia mengambil sebuah pisau dan membawanya ke dalam kamarnya .

Ia kunci kamarnya , hatinya terasa sakit hingga tak ada isakan yang terdengar .

Hatinya memburu , ia dekatkan pisau itu ke arah pergelangan tangannya . Ia tekan pisau itu , " Aakkkhhhhh ", jeritnya tertahan . Ia gigit bibir bawahnya , menahan rasa pedih dan sakit yang luar biasa .

Tapi rasa sakit di tubuhnya , tak sebanding dengan apa yang ada dihatinya saat ini .

" Hyuukiii, mianhaeyo Hyukiiie, jeongmal mianhaeyo, saranghaeyo".

' KU TURUTI KEMAUANMU , Sebaiknya kita akhiri cinta kita sampai disini saja , aku sudah tak sanggup lagi menahannya , biarkan cinta ku yang aku lukiskan dihatimu bertahun – tahun , akan ku buang jauh-jauh , hingga tak terlihat lagi , pasti kau senangkan ?'

Lee Suhae ::::::::::::::::::::

Kyuhyun yang masih penasaranpun tak bisa tidur , sudah hampir tiga jam ia seperti ini . Ia turun dari tempat tidurnya , berniat ingin ke lantai atas kembali .

Namun saat berada di depan pintu kamarnya , ia melihat Eunhyuk dengan wajah sedih berdiri di depan pintu .

"Hyung?", panggil Kyuhyun . Ia tepuk pundak Eunhyuk , menyadarkan Eunhyuk dari lamunannya .

"Oh Kyu ", jawab Eunhyuk .

"Sebenarnya ada apa Hyung?",tanya Kyuhyun iba . Air mata Eunhyuk jatuh , "Aku bodoh Kyu, aku bodoh , aku telah tertipu selama ini olehnya , aku tahu dia tak sungguh mencintaiku ", ujar Eunhyuk .

"Maksudmu?"

"Awalnya aku percaya dengannya , saat dia mengatakan itu semuanya , namun pesan yang ia kirimkan beberapa jam yang lalu membuatku yakin , bahwa dia hanya menjadikanku pelampiasannya "

Kyuhyun berpikir , lalu menepuk dahinya , "Aiggoo, asal kau tahu Hyung , Donghae hyung sedang tidur dari beberapa jam yang lalu , dan tak mungkin mengirimkan pesan untukmu , dan lagi pula , tadi aku melihat Kibum Hyung mengambil ponsel Donghae hyung dari saku kemejanya "

Eunhyuk menghapus air matanya , "Jadi ini ulahnya ? ", teriak Eunhyuk tak percaya .

Kyuhyun mengangguk , "Ne, kesalah pahaman yang sengaja ia buat , agar Hyung putus dengan Donghae Hyung "

Eunhyuk langsung berlari menuju lift disusul oleh Kyuhyun dibelakangnya . Perasaan bersalah tengah menyelimutinya saat ini .

Kenapa ia tak berpikir bahwa ini ulah Kibum ?

Kenapa ia juga tak menyadari tentang ponsel itu ?

Hatinya tak karuan saat ini, jauh dilubuk hatinya ia tengah berdo'a , agar Donghaenya belum sempat membaca pesannya .

.

.

.

"Ada apa hyung?",tanya Eunhyuk heran saat melihat Kangin , Heechul , Hangeng dan juga Shindong berdiri didepan pintu kamar Dongahe .

"Ada apa?",tanyanya gemetar . Jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya .

"H-hyuk , Hae, Hae ", jawab Heechul gemetaran .

Ia mendekat kearah pintu . Wajahnya terlihat panic saat melihat sesuatu cairan merah keluar dari celah-celah pintu dibawah .

"Daaraah, ITU DARAH !", Teriak Kyuhyun .

Eunhyuk memukul-mukul pintu kamar Donghae , "BUKA HAE, BUKA, APA YANG KAU LAKUKAN ! BUKA !", Eunhyuk di bantu dengan Kangin juga Hangang berusaha mendobrak pintu kamar Donghae yang terkunci sangat rapat .

"HHHAEE !"

Braaakkk

Pintu kamar terbuka , menampakkan sesosok namja manis tengah tergeletak , dengan baju yang berlumuran darah .

"HAEEEEEEEE ", Eunhyuk langsung menghampiri Donghae dan membawanya keluar dari kamar tersebut .

Air mata Eunhyuk terus saja berjatuhan . Menyesali apa yang sudah diperbuatnya .

"Tuhan , tolong selamatkanlah dia , hhiikksss", Eunhyuk terus saja berlari . Dipikirannya Cuma satu , membawa Donghae cepat ke rumah sakit .

" Kangin Hyung, Hangeng Hyung , ikut aku", ujar Kyuhyun , "Heechul tolong bangunkan semuanya dan hubungi Teuki Hyung dan Siwon Hyung ", lanjutnya lagi .

"Kibum?"

"Maka dari itu kau ikut aku ", jawabnya sambil memandang tajam Hangeng .

.

.

Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::

Eunhyuk duduk dikursi tepat disamping kasur Donghae . Ia genggam erat tangan Donghae yang terpasang infuse .

"Hae, mianhaeyo, jeongmal mianhaeyo telah menyakitimu ", tangis Eunhyuk , " Saranghaeyo, jeongmal saranghaeyo", lanjutnya lagi .

Leeteuk masuk diiringi oleh Siwon , " Tenanglah Hyuk, dia baik-baik saja",ujar Leeteuk menenangkan .

"Ini salahku Hyung, aku yang menyebabkannya begini", jawab Eunhyuk .

Leeteuk mengangguk maklum , diapun menyeret tangan Siwon untuk keluar .

"Hae, mianhaeyo Hae "

"Eeeeuunngghhh", Eunhyuk menghapus air matanya saat mendengar suara lenguhan kecil .

Donghae membuka matanya perlahan , terasa sakit di bagian pergelangan tangannya . Ia menolehkan wajahnya kesamping , mendapati Eunhyuk tengah tersenyum hangat ke arahnya .

Donghae tersenyum , air matanya jatuh , "aku tahu kau mencintaiku, gomawoyo", Eunhyuk memeluk tubuh Donghae yang terbaring lemah , mendaratkan ciuman bertubi-tubi di kening Donghae , lalu beralih ke bibir Donghae .

"Mianhaeyo telah membuatmu seperti ini ", Eunhyuk mengecup punggung tangan Donghae .

Donghae menggeleng, "ini bukan salahmu , ini hanya sebuah kesalah pahaman , tak ada yang salah Hyukii", Eunhyuk tersenyum mendengarnya .

"Hari jadi kita harus seperti ini hm? Dan aku juga tak bisa mengabulkan permintaanmu ke Nami Island", Eunhyuk mengusap lembut pipi Donghae .

"Tak apa, cukup kau berada disisiku dan mencintaiku, itu lebih dari cukup , itu hadiah yang terindah yang pernah aku terima sepanjang hidupku ", Eunhyuk mengecup bibir Donghae .

"Gomawoyo Hae, aku berjanji akan terus mencintaimu , kejadian ini membuat aku , kita , harus lebih bisa saling mempercayai , saranghaeyo"

"Nado Hyukii", Donghae memejamkan matanya , menikmati lumatan lembut dibibirnya .

"Happy 2nd Anniversarry", ucap Eunhyuk disela-sela ciumannya .

Lee Suhae :::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Kibum menjatuhkan air matanya , saat melihat pemandangan yang terjadi di depan matanya . Wajah tampannya dipenuhi lebam , akibat pukulan Kangin dan juga Hangeng .

"Lihatkan , cinta mereka tulus Kibum , kau tak seharusnya menghancurkan itu", nasehat Heechul .

Kibum memejamkan matanya , lalu memandang sayu kea rah Heechul dan ke lainya yang tengah menatapnya kesal , "Mianhaeyo , jeongmal mianheyo", sesal Kibum tulus .

Heechul tersenyum , "itu baru anakku", ujar Heechul .

"Aku akan memilih vacuum beberapa tahun untuk memulihkan hatiku ini, dan titip salam buat Hyuk Hyung dan juga Hae ", Leeteuk mengangguk menjawabnya .

Ini adalah keputusan yang di ambil Kibum . Berhenti sejenak dari Super Junior .

' Selamat tinggal Hae , semoga kau bahagia dengannya '

.

.

Lee Suhae ::::::::::::::::::::::::::::::::; FIN :::::::::::::::::::::::::::::::::::::::;

Thks buat para readers yang sudah menyempatkan membaca ff ini .

Mian kalau ada typo (S) , author buru-buru , mau berangkat kerja …

Kitt : nih sudah lanjut , gomawo

Kim Haemi : tentu, kan saya EUNHAE SHIPPER !

NaHaZa : Kibum: puas lo, puas?

Dew : nih sudah lanjut …

BornFreeHae : kkkk~ otak yadong eoh ? lima ronde ?

Nnaglow : Cup cup … kkk~

Anonymouss : Lho kok buat Kyu? Mnding buat author !#dirajam

Tiara : mmng Kibum jahat#dipelototiBum , V

Cho Kyura : hhm, bhagia kok …

Shetea : ayo Chingu aku juga pngn hjar Kibum ~!

Petalsclouds : hhhe, mian salah publish ….

Gamsahamnida ….