CIC FANFIC SHARE
.
.
.
-oOo-
.
.
"My Stupid Girl"
A fanfic by pcybubblebunny59
.
.
-oOo-
.
.
Main Cast : Chanyeol x Baekhyun
Category : Genderswitch
Genre : School life
Length : Chaptered
Rate : T
.
.
.
Hope you like this and enjoy!
.
.
.
"Byun Baekhyun! " di saat Baekhyun merasakan nikmatnya tidur saat itu pula suara baritone membangunkannya dari tidur siapa lagi kalau bukan sang guru
"Sstthh...sssthh..."
"Ck! Baek! Tegakan kepalamu, guru killer itu menuju kemari " teman sebangku Baekhyun -Kyungsoo berbisik panik.
Sang empu yang menjadi pusat kekesalan sang guru hanya mengulat malas.
Tak!
Penggaris kayu kecil menyapa Baekhyun di saat dirinya baru membuka kedua kelopak mata cantiknya.
"Ouch! Appo" Baekhyun meringis sembari mwngusap kasar kepalanya.
"Tidur nyenyak Byun Baekhyun " suara pelan namun penuh penekanan itu membuat Baekhyun berjengit merinding.
"Ehehehe ada apa songsaenim?"Baekhyun bertanya sok polos.
"Ada apa ada apa, kau masih menanyakan ada apa?!" sang guru menjawab gemas.
" a-nu emm.. i-tu aku- " Baekhyun berucap berantakan.
"Anu itu anu itu , mengapa kau tertidur di kelasku?!"
"Kau merasa pintar?!" sang guru bertanya marah.
"Tidak songsaenim" Baekhyun menjawab menunduk, dalam hati dia ingin sekali memaki pak tua ini yang cerewetnya melebihi sang ibu.
Kyungsoo yang tepat di samping Baekhyun, duduk dalam keadaan yang sangat gusar, dia waswas mendengar hukuman apa lagi yang akan di jalani Baekhyun ini.
"Pergi ke kelas unggulan dan panggil siswa yang bernama Park Chanyeol kemari!" semua menghela nafas lega mendengar bukan hukuman yang bukan di berikan kepada Baekhyun tetapi hanya sebuah perintah untuk memanggil salah satu siswa yang berada di kelas unggulan atau kelas yang berisi siswa dengan otak di atas rata-rata.
Sedangkan kelas yang di tempati Baekhyun adalah kelas dimana si biang onar sekolah berada.
Sebenarnya Kyungsoo teman Baekhyun bukan tipe siswa yang bengal atau bodoh , tapi dengan bodohnya dia mau saja di ajak satu kelas dan merelakan kelas unggulan di tinggalkan hanya karena Byun Baekhyun yang memintanya.
"Aku tidak ada teman lagi selain dirimu Kyungsoo-ya" dulu Baekhyun merengek seperti itu kepada Kyungsoo.
DasarKkyungsoo yang sangat meyayangi sahabatnya ini diapun melakukan apa yang menjadi keinginan Byun Baekhyun ini.
"Kenapa masih diam? Cepat pergi! " sang guru memperingati lagi.
"N-ne songsaenim" dengan tergesa-gesa Baekhyun berjalan keluar menuju kelas unggulan yang berada di lantai tiga dari gedung sekolahanya ini.
"Hhh aku ngantuk sekali" sudah empat kali dia menguap dan mengusap kedua matanya yang berair akibat rasa kantuk yang menyerangnya itu.
"Hhng! Bukankah itu Jungkook?" Baekhyun menyipitkan kedua matanya guna memastikan seseorang yang berada di ujung koridor itu jungkook adik kelasnya.
"Waah berani sekali dia merokok di jam pelajaran seperti ini" berdecak gemas Baekhyun mempercepat langkahnya menuju unjung koridor yang kedapatan adanya benerapa siswa junior entah sedang apa.
"Yak! Kalian semua!" teriaknya setelah sampai di tempat sang junior berada.
"Kalian cari mati, eoh?" Baekhyun dengan kedua tangan di pinggang bertanya marah.
"Dan kau Kooki! Sudah bosan hidup, hah? Sudah aku katakan jangan merokok di waktu jam pelajaran!" dengan paksa Baekhyun mencabut batang rokok yang masih panjang itu dia buang dan dia injak dengan kaki kanannya.
"Yak noona apa-apaan?" Jungkook bertanya tidak terima.
"Kau yang apa-apaan?" jawab Baekhyun keras.
"Ini jam pelajaran dan kalian asik di sini dengan kegiatan kalian? Kalian itu masih kelas tingkat awal!" sambung Baekhyun
Jungkook memutar kedua matanya malas bosan mendengar serentetan kata yang dianggap angin lalu olehnya.
"Yak! Dengarkan aku setan kecil!"
"Noona juga sedang apa di jam pelajaran bukanya di kelas malah berada di luar seperti ini?" tanya salah satu siswa junior yang ada disitu.
"Aku jelas karna dapat perintah dari songsaenim untuk memanggil seseorang" jawab Baekhyun
"Alasan, bilang saja mau tidur di atap sekolah" Jungkook bergumam pelan, namun masih terdengar di telinga Baekhyun.
"Aiisshh anak ini..." Baekhyun segera menjepit kepala Jungkook dengan lenganya dan mengusak gEmas kepala anak itu.
"Ya ya ya noona lepaskan!" Jungkook meronta heboh.
"Bilang apa kau, hah!" Baekhyun masih belum mau melepaskan.
"Jebal noona aaargghht ... kepalaku pusing astaga!" Jungkook berkata memelas masih berusa melepaskan kepitan lengan Baekhyun di kepalanya.
Baekhyun melepaskan Jungkook yang wajahnya kini sudah memerah entah karena kehabisan nafas atau marah.
"Makanya kalau di beritahu jangan melawan" Baekhyun merapikan rambut panjangnya yang sedikit kusut.
"Sudah... kalian masuk dan jangan coba-coba untuk melakukan hal seperti ini lagi mengerti?" Baekhyun memberi peringatan.
"Ck! Berlaku seperti dia benar saja" itu Jungkook yang lagi-lagi mendengus kecil mendengar Baekhyun memberi petuah.
"Yak astaga, bocah ini!" Baekhyun kembali meradang dan mencoba untuk menggapai tubuh Jungkook yang berada tidak jauh darinya sebelum Jungkook dan kawan-kawan buru-buru berlari menuju kelas mereka.
"Aisshhhh...bisa cepat tua aku jika terus menghadapi mereka" Baekhyun mendumal kesal.
.
.
.
Ah! Ini dia kelas nya.
Setelah baekhyun berputar-putar mencari kelas yang di maksud sang guru akhirnya baekhyun menemukan kelas itu , bukanya baekhyun tidak tahu adanya kelas unggulan , dia hanya tidak mempermasalahkan kelas yang akan dia tempati jadi ketika dia di tempatkan pada kelas yang mayoritas muridnya berada di standart bawah maka ia tidak akan susah payah seperti teman perempuan satu kelasnya yang dengan getol mencari tahu seperti apa kelas unggulan itu , yang katanya gudangnya para lelaki tampan dan pintar dan baekhyun tidak memperdulikan itu.
Tok tok tok
Baekhyun mengetuk pintu kelas itu. Dari dalam terdengar sahutan yang dia yakini seorang guru wanita.
Ceklek
" ya ? Ada apa ? " guru itu memperhatikan baekhyun dari bawah sampai atas bingung dengan kedatangannya.
" em- selamat pagi songsaenim " sapa baekhyun mencoba terdengar sopan.
" ya selamat pagi err..- Baekhyun-ssi " balas guru tersebut setelah membaca nametag dari baekhyun.
" eerr .. saya di tugaskan oleh yunho songsaenim untuk memanggil salah satu siswa di kelas ini " baekhyun menjawab sedikit ragu.
" siapa yang kau maksud baekhyun-ssi " tanya guru itu.
" park chanyeol saem " jawa baekhyun lagi kini dengan gerakan kepala menjukur ke dalam kelas itu.
Sejujurnya baekhyun pun tidak tahu dan tidak kenal dengan seseorang yang di maksud oleh guru killer nya itu.
" tunggu sebentar " guru itu menyuruh baekhyun untuk menunggu sebentar selagi guru itu memanggil anak murid yang di maksud baekhyun.
Sambil menunggu sesekali baekhyun mengedarkan pandangannya ke arah kelas itu yang pintunya sedikit lebih lebar terbuka menampakan suasana kelas itu yang seratus delapan puluh derajat berbanding dari suasana kelasnya.
Nyaman , tenang dan bersih tiga kalimat yang spontan baekhyun gumamkan tatkala melihat suasana kelas itu.
" ee-rr kau yang mencariku ? " suara berat laki-laki membuyarkan fokus baekhyun.
" ah i-ya " baekhyun tergagap karena terkejut.
" ada apa ? " laki-laki itu bertanya ramah kepada baekhyun , sedang yang ditanya hanya menampilkan raut kagum dengan adanya sosok laki-laki di hadapanya ini.
Park chanyeol , siswa dengan kacamata sedang yang membingkai kedua mata besarnya , dengan tatana rambut yang di tata ke atas , sedikit cupu tetapi menawan itu gambaran dari baekhyun untuk sosok di hadapnya ini.
" agasshi ? " chanyeol melambaikan tanganya di depan wajah baekhyun.
" ah -ya ? I-ya aku yang mencarimu "
" a-ah maksudku aku di suruh oleh yunho saem untu memanggil siswa yang bernama Park Chanyeol " baekhyun cepat-cepat meralat jawabanya ketika di lihatnya chanyeol menaikan sebelas alisnya tanda tidak mwngerti.
" apakah kau yang bernama park chanyeol ? " tanya baekhyun.
" ya benar aku park chanyeol , emm kalau boleh tau ada apa yunho saem memanggilku ? " chanyeol bertanya sesekali matanya memperhatikan sosok baekhyun yang tingginya tidak melebihi batas dagunya -itu yang di perkirakanya.
" a-aku juga tidak tahu , sebaiknya kau tanya langsung dan mari ikut saya "
Dalam diam mereka berjalan menuju kelas baekhyun , baekhyun berjalan di depan sedang chanyeol satu langkah di belakang baekhyun.
Hal ini membuat baekhyun grogi setengah mati , apakah rambutnya berantakan ? Apakah terdapat hewan kecil-kutu di rambut kepalanya ?
Apakah pakaianya rapi atau kusut , baekhyun gelisah dalam langkahnya.
"Errr.. Agasshi " suara ragu dari chanyeol memaksa baekhyun menghentikan langkahnya, dengan gerakan slowmotion dia memutar tubuhnya ke arah chanyeol.
" y-ya chanyeol-ssi ?" Jawabnya berusaha biasa saja padahal dalam hatinya dia sudah menjerit gila.
" err- itu maaf tapi risleting rok mu terbuka " chanyeol memberitahu kentara sekali raut wajahnya menunjukan rasa tidak enak hati.
" a-p-apa ?! "
.
.
.
To Be Continue
.
.
.
