Naruto : bukan punya saya

Rate : M

Warning : Gaje, Typo, Occ, Mainstream, Humor, Romance, Oc, cerita abal-abal. dll.

.

.

.

.

Enjoy

.

.

.

Chapter 03

Tubuh Naruto saat ini melayang entah dimana, sejauh mata memandang hanya ada warna putih, Naruto bingung dia dimana atau lebih tepatnya tempat apa ini? kenapa dia bisa berada di tempat yang semuanya serba putih.

Sebuah lubang vortex tercipta dihadapan Naruto dan menghisap nya, Naruto memejamkan matanya karena terlalu silau di dalam lubang itu. sesaat kemudian Naruto membuka matanya perlahan setelah sinar itu menghilang.

Mata Naruto melebar melihat apa yang ada di hadapanya saat ini. di hadapan Naruto terlihat kota Konoha yang hancur dan gedung2 yang terbakar, tidak ada tanda2 kehidupan di kota ini, dia berdiri sendirian di tengah jalanan yang retak dengan banyak nya gedung yang terbakar di hadapanya.

Konohamaru apa yang terjadi dengan Konohamaru dan Kyuubi? Naruto memikirkan nasib kedua orang yang dia sayanginya itu, dan apa yang terjadi sebenarnya disini? sejauh mata memandang hanya ada gedung2 yang terbakar. Naruto merasa seperti di neraka tidak ada tanda2 kehidupan di sekitarnya yang ada hanya api.

Naruto berlarian menyusuri jalanan kota neraka itu berharap masih ada kehidupan di sekitarnya. setelah lama berlari akhirnya Naruto sampai di pusat kota Konoha atau sekarang kota neraka.

Terlihat dihadapan Naruto ada tumpukan tengkorak kepala manusia yang mengunung tinggi dengan di puncak nya ada sebuah singasanah yang terbuat dari tulang belulang manusia.

Naruto melihat sesosok mahluk yang duduk di singasanah itu. tapi tidak jelas itu apa? karena asap padangan Naruto jadi minim. mahluk itu merentangkan sayap nya yang seperti gagak dan melompat turun tepat di hadapan Naruto.

Kini Naruto bisa melihat dengan jelas wujud mahluk itu sebenarnya. dan mahluk itu terlihat seperti dirinya! Naruto sunguh tidak percaya itu memang dirinya.. kenapa dia berwujud iblis?

" Manusia.."

Devil Naruto berpenampilan mengerikan! bermata merah dan bersayap hitam dengan rantai yang melilit di kedua lenganya. tidak lupa dua buah tanduk di kepalanya dan bertelanjang dada hanya mengenakan celana hitam bermotif jilatan api di bawahnya. kulit dari Devil Naruto berwarna hitam dengan aura gelap yang menyelimuti tubuhnya. Devil Naruto menyeringai mengerikan malihat Naruto yang terkejut di hadapan nya.

" Si-siapa kau? "

" lemah.. "

" apa maksudmu? .."

Terlihat dilangit langit tercipta layar besar yang menampilkan gambar Naruto dan Devil Naruto. Naruto terkejut apakah Takken akan dimulai? dan lawanya adalah...

[Dead Takken Begins]

[Devil Naruto vs Naruto]

[Ronde one]

Naruto dengan cepat berlari mencoba memukul Devil Naruto, Devil Naruto menghindari pukulan Naruto, Naruto tidak kehabisan akal ia memutar tubuhnya dan menendang tubuh Devil Naruto.

Duak!

Devil Naruto terseret kebelakang karena kuatnya tendangan Naruto. Naruto melompat menukikan kakinya mengincar kepala Devil Naruto, tapi tendangan nya berhasil di halau Devil Naruto dengan menyilangkan kedua tanganya di atas kepalanya, Devil Naruto mengengam kaki Naruto dan membantingnya.

Brak!

Brak!

Devil Naruto dengan brutal membanting tubuh Naruto kekiri kekanan kedepan dan kebelakangnya, terus menerus sampai tanah ikut retak seiring dengan benturan tubuh Naruto, Naruto merasakan seluruh tulang di tubuhnya seperti hancur lebur.

Setelah puas Devil Naruto melemparkan tubuh Naruto, tubuh Naruto terlempar dan membentur tanah beberapa kali, Devil Naruto melompat dan bersalto kebelakang dengan indah.

Duak!

" uhgg! "

Naruto merasakan tulang rusuk nya bertambah remuk saat kaki devil Naruto mendarat dengan indah menghantam tubuhnya, Devil Naruto menginjak injak tubuh Naruto dengan brutal, setelah itu Devil Naruto menendang tubuh Naruto dengan sangat kuat! tubuh Naruto terseret dan berguling di tanah.

Naruto memuntahkan darah segar dari mulutnya, rasanya seluruh tubuhnya sangat sakit, Naruto bangun dan memandang Devil Naruto yang mengeluarkan rantai nya.

Rantai dari Devil Naruto berusaha memengal tubuh Naruto dari arah samping nya. Naruto melompat menghindari tebasan rantai itu. tapi rentai itu seakan hidup dan mengejar Naruto.

Naruto berlari menghindari ratai itu yang semakin lama semakin dekat dengan nya. Devil Naruto menyeringai dia mengendalikan rantainya dan menambah kecepatanya,

Bruk!

Tubuh Naruto terjatuh karena rantai itu berhasil melilit kaki kanan nya. Devil Naruto menarik rantainya dengan kuat, tubuh Naruto terseret seret di tanah! melayang dan menghantam gedung!

Brak!

Devil Naruto dengan kejam nya terus menghantamkan tubuh Naruto kesetiap bangunan hingga meruntuhkan puluhan gedung pencakar langit. Devil Naruto membuat tubuh Naruto melayang dan menariknya dengan kuat mejatuhkanya dari ketingian.

Blaar!

Terjadi ledakan dan guncangan kuat saat tubuh Naruto menghantam tanah dengan sangat keras. Devil Naruto menarik rantainya kembali ketangan nya, kepulan debu bekas hantaman tubuh Naruto menghilang dan terlihatlah kawah kecil dengan tubuh Naruto yang bermandikan darahnya terbaring sekarat di tengah kawah.

Untuk kedua kalinya Naruto memuntahkan darah segar dari mulutnya, terlihat tubuhnya yang penuh luka dan tusukan pecahan kaca yang hampir di sekujur tubuh Naruto.

Naruto perlahan lahan bangkit walaupun tubuhnya terasa sangat sakit tapi dia harus melawan nya. Naruto berhasil bangkit dan memandang Devil Naruto yang berada tidak jauh darinya dengan padangan yang sulit di artikan, seolah olah mengatakan ...apa dirinya monster?

" (uhuk)..sebelum kau menghabisiku... (uhuk).. t-tolong beritau aku ..siapa kau sebenarnya? (uhuk).. kenapa kau mirip sekali dengan ku?..(uhuk) (uhuk) "

" aku adalah perwujudan kehancuran dunia.. yang sebenarnya! dan aku juga anak dari raja iblis Lucifer.. dengan kata lain aku adalah kau Naruto! "

Naruto terdiam mendengar jawaban Devil Naruto. apa benar itu adalah wujudnya yang sesunguh nya? apa benar dia anak dari raja iblis? apakah dia yang akan menghancurkan dunia ini? saat Naruto masih bergulat dengan fikiranya, Devil Naruto membuat sebuah bola sihir merah sebesar ban mobil dan langsung menembakanya kearah Naruto.

Duuuumm!

" Arrrrggggg! "

-Real world-

" Arrrrggggg! ...huf huf huf.."

Naruto berteriak dan terbangun dari tidurnya. mimpi tadi benar2 terasa nyata untuknya. Naruto memandang sekelilingnya, teryata dia di kamar hotel lebih tepatnya di kamar VIP milik Kyuubi.

Naruto melihat Kyuubi yang tertidur pulas di samping nya, setelah menjenguk Konohamaru, Naruto mengajak kencan Kyuubi dan berakhir di hotel ini tapi mereka hanya tidur saja dan belum melakukan hubungan itu.

Naruto sunguh lega ternyata tadi hanya mimpi, tapi bagaimana kalau itu menjadi kenyataan? Naruto mengeleng cepat. tidak itu tidak akan menjadi kenyataan.

Tapi kalau benar yang di katakan Devil dirinya tadi bahwa dia adalah anak iblis. Naruto juga tidak tau siapa orang tuanya dia di besarkan di panti asuhan dan saat umur tujuh tahun kakek dari Konohamaru merawatnya jadi ia tidak tau siapa orang tua kandung nya.

Naruto bangun dan berjalan memasuki kamarmandi, Naruto membasuh wajahnya dengan air, Naruto berkaca melihat pantulan wajahnya sendiri.

" tidak.. aku tidaklah sejahat itu! "

Naruto menundundukan wajahnya, Naruto tidak sadar tato di lengan kirinya mengeluarkan aura hitam sesaat.

Naruto berjalan keluar dari kamar mandi. Naruto mendekati Kyuubi dan mencium kening nya, setelah itu Naruto berjalan keluar dari ruang kamar Kyuubi

.

.

Skip time.

Setelah menjenguk adiknya Naruto pergi ketempat kerjanya, dia sudah izin seharian.. bolos kerja kemarin untuk merawat adiknya. dan Jiraiya tentu saja memperbolehkan Naruto cuti sehari. karena Jiraiya tau Naruto sangat menyayangi adik nya melebihi dirinya sendiri.

Naruto saat ini sedang membersihkan kaca di depan resto Pizza prize. walaupun terlihat santai tapi fikiran Naruto entah kemana sejak mimpi yang di alami nya kemarin.

" sebenarnya ..aku ini apa? "

Ucap Naruto lirih. wajah Naruto terlihat tidak bersemangat, dia masih memikirkan perkataan dirinya yang lain di alam mimpinya kemarin.

Kringg! Kringg!

" Pizza prize ..ada yang bisa kami bantu? "

' ya aku pesan dua pizza original dengan potongan sosis.. dan minuman bersoda nya empat..ingat harus di antar ke alamat ini 3*0* sebelum jam satu siang! '

" ahh part time.. baik terimakasih sudah order di Pizza prize.."

' um '

tut! tut!

" Naruto ada pesanan! "

Naruto tersadar saat kakek nya memangil namanya. Naruto secepat mungkin membersihkan kaca itu dan kembali masuk kedalam resto untuk menemui kakek nya.

Seperti biasa Naruto menaiki motornya untuk mengantarkan orderan pelangan, kata kakek nya ini termasuk part time jadi dia harus cepat sampai di tujuan nya.

Di jalanan raya Naruto memacu motornya dengan kecepatan sedang, Naruto melamun sambil berkendara tapi ia segera sadar saat mobil di belakangnya membunyikan klakson, yang artinya menyuruhnya menyingkir dari depan mobil itu.

Naruto menyingkir kesamping membiarkan mobil itu lewat, tapi mobil itu tidak melewatinya malahan besejejer dengan Naruto. kaca belakang mobil itu terbuka dan terlihatlah seseorang yang memegang pistol dan di arahakan pada Naruto.

Dor!

Dor!

Dua tembakan tempat mengenai tubuh Naruto dan membuatnya lepas kendali hingga menabrak pembatas jembatan dan terjun kesungai.

Jleb!

Sebuah rantai keluar dari lengan kiri Naruto dan menusuk dari bawah jembatan hinga tembus, terlihat Naruto tergantung di bawah jembatan dengan berpegangan rantainya. mata kiri Naruto berubah menjadi merah!

" manusia.."

Sayap hitam milik Naruto perlahan keluar dari pungung nya dan merobek bajunya, terlihat luka bekas tembakan tadi perlahan sembuh dengan sendirinya, Naruto melebarkan sayap nya dan melesat terbang mengejar mobil tadi, sontak kemunculan Naruto di langit mengejutkan beberapa orang yang melihatnya, dari langit Naruto mengeluarkan rantainya dan mencabuk mobil tadi!

Duar!

Mobil itu seketika meledak dan lenyap oleh cambukan rantai Naruto, Naruto melesat terbang kelangit dan menghilang di telan awan.

.

.

Skip time.

Saat ini Naruto berdiri di depan sebuah kamar hotel. manurut yang di bilang kakek nya itu bukan alamat rumah tapi alamat hotel bintang lima. tentunya Naruto membawa pesanan pelangan nya. kalian bingung kenapa Naruto bisa mendapatkan pizza nya lagi? begini yang sebenarnya terjadi.

Mini Flasback on

Naruto merintih kesakitan saat dua peluru bersarang tepat di perutnya, ia pun kehilangan kendali motor nya hingga menabrak pembatas jembatan.

' motor jii-san! dan pesananya! '

Batin Naruto, entah bagaimana muncul lubang vortex dan menelan motornya. itu adalah kehendak dari kekuatan iblis Naruto yang secara otomatis merespon apa yang dia mau. tanpa sadar Naruto mengeluarkan rantai dari lengan kirinya dan menusuk tepat di bawah jembatan. hingga ia tergantung dengan berpengangan pada rantai nya. setelah itu kesadaran Naruto menghilang dan ia tidak ingat apa yang selanjutnya terjadi.

Mini flasback off.

Tok! tok!

" Pizza prize.. "

Naruto mengetuk pintu kamar itu, tapi tidak ada jawaban, setelah beberapa menit menungu akhirnya pintu kamar itu terbuka,

" pesanan an-.. Sakura! "

Naruto terkejut melihat siapa pemilik kamar hotel ini, ternyata Sakura Haruno atau mantan kekasih nya dulu.

" hai ..Kitsune-kun.. kau terlambat ..tapi tidak apa.. asal kau sebagai gantinya.. darling "

Ucap Sakura mengoda Naruto, Sakura dengan cepat memegang kerah baju Naruto dan menariknya masuk kedalam kamar hotel nya..

.

-Change scane-

.

Kota Konoha salah satu kota terbesar dari lima kota di negara jepang ini, banyak gedung pencakar langit yang berdiri kokoh, tapi ada satu yang paling tinggi dan simbol dari Kota Konoha itu sendiri yaitu menara Takken. tempat dimana seluruh orang didunia ini adu kekuatan dengan bertarung diarena bebas dan disaksikan puluhan juta penonton diseluruh dunia.

Terlihat di depan salah satu gedung bertuliskan Bank Konoha, terdapat seorang tua renta yang meminta minta pada setiap orang yang lewat dengan berbekal gelas plastik di tangan nya.

" Kasihan pak ..kasihan Bu ..saya belum makan.. "

Seorang pemuda berhenti di depan tua renta itu, dengan rokok dimulutnya. pemuda itu berpenampilan ala anak rocker sambil memandang datar tua renata itu.

" Jii-san maaf ..aku lagi bokek tau! dan kau.. berani sekali minta uang padaku.. memangnya didunia ini ada hujan uang hah! "

Bukanya ngasih pemuda itu malah menyemprot tua renta itu dengan perkataan nya yang bisa di bilang mengiha dan tidak sopan. tepat setelah pemuda itu berkata seperti itu lembaran uang jatuh di depan mereka, bukan hanya selebar saja tapi dua lembar! tiga lembar! dan akhirnya seperti hujan uang. sontak hal itu mengejutkan semua orang yang melintas dan berada di depan bank.

Terlihat seorang pemuda bersurai kuning sebahu dan bertopeng Kitsune menuruni gedung dengan bantuan sebuah tali. pemuda itu turun dengan di sertai hujan uang atau lebih tepatnya uang hasil rampokan, pemuda itu juga membawa ransel di pingung nya yang berisikan uang tentunya.

Kitsune turun tepat di samping tua renta tadi. sontak pemuda berpenampilan rocker itu menjatuhkan puntung rokoknya melihat Kitsune tepat di hadapanya.

" bersikap baiklah ..pada orang yang lebih tua darimu ..mengerti! "

Ucap Kitsune dan di balas angukan pemuda itu, dia bahkan tidak sadar kecing di celana saking takutnya dengan Kitsune. sedangkan tua renta itu ingin memberikan uang yang berjatuhan tadi pada Kitsune tapi Kitsune menolaknya.

" tidak perlu Jii-san ambil saja.. "

" Itu dia jangan sampai lolos! "

Kitsune yang melihat dua orang polisi menuju kearanya langsung berlari menyebrangi jalan dan masuk kedalam mobil van putih.

Puluhan mobil polisi berdatangan mengepung van putih itu. beberapa menit kemudian terdengar suara deru mesin motor.

Bremm!

Bremm!

Motor berjenis kawasaki ninja berwarna hitam keluar dari belakang Van, melewati di atas beberapa mobil polisi yang mengepung Van itu.

Setelah melewatinya Kitsune memacu motornya dengan kecepatan tinggi, unit polisi juga segera memasuki mobil mereka dan mengejar Kitsune.

Aksi kejar kejaran terlihat di jalan raya, Kitsune menambah kecepatanya, unit mobil polisi juga tidak mau kehilangan Kitsune, mereka menambah kecepatan laju mobilnya.

" disini perlu bantuan ..target menjauh tolong kirimkan bantuan ..copy kami butuh bantuan..di jalan stret 32 "

Seorang polisi mengunakan radionya yang terdapat di mobil nya untuk meminta bantuan, karena target mereka sedikit demi sedikit semakin majauh.

Tidak lama kemudian muncul helikopter bergambar lambang kepolisian Konoha di pintu nya, pintu helikopter terbuka dan terlihatlah seorang gadis yang memegang senapan nya.

' sial sial.. kenapa harus ada helikopter! '

Batin Kitsune uring uringan melihat sebuah helikopter tepat di atasnya, Kitsune memacu motornya lagi menambah kecepatanya hingga mencapai 200mph. Kitsune berusaha menjauh sejauh mungkin jaraknya dengan helikopter itu.

" target semakin menjauh- "

" diam! dan biar kutangani dia "

Ucapan pilot itu di potong oleh seorang gadis berpakaian polisi dan bersurai kuning di ikat ponitail. gadis itu mengarahkan senapanya. dia masih membidik Kitsune. setelah dirasa tepat gadis itu melepaskan tembakan nya.

Dor!

" uhhgg! "

Kitsune merintih kesakitan saat peluru itu tepat mengenai bahu kirinya, dia sempat lepas kendali tapi Kitsune masih bisa mengendalikan motor nya.

" Ara-ara.. dia kuat juga.. ufufu ini semakin menarik.."

Ucap gadis itu dengan senyuman sadis nya, dia kembali mengarahkan senapanya dan kali ini dia mengincar kepala Kitsune, setelah dirasa tepat gadis itu akan melepaskan tembakan nya.

Tapi mungkin ini hari keberuntungan Kitsune, ketika gadis itu ingin melepaskan tembakanya ada sebuah terowongan, gadis itu medecih kesal padahal sedikit lagi kepala Kitsune akan pecah oleh pelurunya.

Helikopter itu terbang dengan cepat melintas di atas terowongan, gadis itu tersenyum mungkin Kitsune akan keluar dari ujung terowongan dan saat itu tiba ia pastikan kepala Kitsune pecah.

Puluhan unit mobil polisi juga memasuki terowongan mengejar Kitsune. Tapi setelah menungu beberapa menit yang keluar dari ujung terowongan hanya puluhan mobil polisi saja tidak ada tanda2 Kitsune.

" target menghilang.. copy target menghilang.. "

Gadis itu mendecih kesal saat mendengar suara radio itu. buruanya hilang padahal tadi sedikit lagi dia bisa memecahkan kelapa Kitsune.

.

-Change scane-

.

Sore harinya terlihat Naruto berjalan dengan santai menyusuri jalanan Konoha, hari ini cukup mengejutkan Naruto. pertama dia tidak ingat apapun setelah insiden tembakan itu, kedua adalah pertemuanya dengan mantan kekasihnya, apa nanti ada kejutan lagi untuknya? semoga saja tidak.

Tidak terasa Naruto sampai di depan rumahnya. tapi kenapa ada sepasang sepatu di depan pintunya? Naruto rasa itu bukanlah punya Konohamaru atau dirinya karena ukuranya lebih besar. dan lagian Konohamaru juga masih dirawat di rumah sakit. Naruto melihat pintunya juga terbuka sedikit yang artinya tidak terkunci. perasaan Naruto tidak enak ia perlahan membuka pintunya dan masuk.

" aku pulang.."

" selamat datang.. "

Naruto terkejut saat ada yang menjawab nya. Naruto tau adiknya masih dirawat di rumah sakit lalu siapa itu? orang itu berdiri dari sofa dan berbalik memandang Naruto.

Sungguh Naruto terkejut melihat siapa yang ada di hadapanya ini, dia adalah Iruka atau menejernya dulu saat dia masih mengikuti Tournamen Takken sebagai Kitsune.

" Iruka Nii-san .."

" lama tak bertemu Naruto.."

" kenapa Nii-san bisa tau ..tempatku? dan ada urusan apa sampai Nii-san kesini? "

" ohh hanya kebetulan sekalian berkunjung ..dan ada beberapa hal yang ingin kutanyakan padamu Naruto "

" baiklah silahkan duduk ..Nii-san ..aku mau menganti pakaian ku dulu "

Ucap Naruto. Iruka menganguk dan kembali duduk di sofa, Naruto berjalan melewati Iruka dan memasuki kamarnya. setelah beberapa menit kemudian Naruto keluar dengan pakaian seperti biasa.

Naruto berjalan kearah dapur dan membuat dua gelas menuman bersoda, setalah itu ia kembali keruang depan dengan membawa nampan yang terdapat minuman tadi, Naruto menaruh nampanya di meja. ia membagi satu minuman untuk Iruka dan satunya lagi untuknya.

" silahkan di minum Nii-san "

" ah iya terimakasih Naruto "

Naruto ikut duduk di sofa tepat dihadapan Iruka. Naruto meminum minuman bersodanya yang ia buat tadi, begitu juga dengan Iruka. keduanya terdiam selama beberapa menit tidak ada yang memulai percakapan.

" jadi.. sebenarnya ada apa Nii-san? "

" umm bagaimana ya mengatakanya.. langsung ke intinya saja ..Naruto apa kau merampok bank? "

Naruto yang sedang minum hapir tersedak mendengar ucapan Iruka. merampok? apa kakaknya itu sedang mabuk atau semacamnya? dia seharian ini di hotel Sakura lebih tepatnya ia di ikat Sakura,

Sakura mentrasfer uang dengan jumplah banyak ke rekening Jiraiya. hingga Jiraiya dengan matre nya membiarkan Naruto libur sepuasnya dan itu membuat Naruto menghela nafas lelah dan sekarang kakak nya menuduhnya merampok bank! coba an apa lagi yang menimpanya.

" tidak.. sungguh aku tidak merampok Nii-san.. dan Nii-san juga tau bukan aku tidak mungkin melakukan hal semacam itu.."

" Nii-san tau Naruto.. kau tidak akan melakukan itu.. tapi bisa kau jelaskan tentang ini? "

Iruka menyerahkan sebuah dokumen pada Naruto. Naruto menerima dokumen itu dan membacanya di situ juga tertera gambar Kitsune! sungguh Naruto sangat terkejut setelah membaca isi dari dokumen itu.

" itu..bukan aku Nii-san sunguh.. Nii-san juga tau bukan ..baju dan perlengkapan Kitsune di simpan Nii-san sendiri ..jadi mana mungkin itu aku! "

Iruka menganguk ia juga berfikiran sama dengan Naruto, perlengkan Kitsune masih ada di dalam sebuah kotak digudangnya. tapi yang membuat Iruka berfikiran itu Naruto adalah rambutnya yang sama, tingginya dan pakaian Kitsune nya juga sama seperti Naruto. itulah yang membuat Iruka bingung tapi dia yakin itu bukanlah Naruto.

" Nii-san percaya ..itu bukanlah dirimu Naruto.. maka dari itu Nii-san ingin membicarakan ini padamu.. "

Ucap Iruka sambil kembali meminum minuman soda nya, Naruto menganguk mengerti, Naruto merasa lega kakak nya percaya pada nya.

" Naruto apa kau mau membantu.. kepolisian Konoha untuk menangkap Kitsune palsu ini? "

Ucap Iruka berharap Naruto mau membantunya. Naruto berfikir apa dia akan membantu kakaknya? setelah lama terdiam Naruto sudah memutuskan apa yang akan dia lakukan.

" baiklah aku akan membantu Nii-san ..lagian dia juga sudah mencemarkan namabaiku sebagai Kitsune.. "

Ucap Naruto. Iruka merasa senang Naruto mau membantunya menangkap Kitsune palsu itu. setelah itu kedua nya berbincang bincang dengan topik lain. kerna sudah lebih dari empat tahun Naruto tidak bertemu Iruka begitupula sebaliknya.

.

-Change scane-

.

Terlihat seorang pemuda bersurai kuning sebahu dan memakai topeng Kitsune. berjalan di sebuah hutan dengan memegangi lengan kirinya yang terkena tembakan tadi.

Pemuda itu bersandar di bawah pohon besar. ia sudah tidak kuat berjalan. pemuda itu melepaskan topeng Kitsune nya dan terlihatlah wajah yang sama dengan Naruto! bahkan dilihat dari manapun dia sama persis seperti Naruto. yang membedakan keduanya adalah warna matanya. kalau Naruto bersafir biru laut. sedangkan pemuda itu bersafir hitam kelam.

" Udon.. Moegi.. maaf sepertinya Nii-san tidak akan pulang.. sekarang uhgg! "

Ucap pemuda itu pelan. ia teringat kedua adiknya di rumah pasti mereka sudah menungu dirinya. ia tidak boleh menyerah disini ya kedua adiknya sudah menungu nya. pemuda itu kembali bangkit dan melanjutkan jalanya.

To Be Continue..