Haii minna... gomen update lama,.UC ku lagi eror semuanya lagi eror. Maklum habis pulang kampung 23 jam di jalan :3 # curhat #.Baiklah semoga chap ini tidak membosankanmaaf wordnya duh susah rasanya kalo mesti nulis panjang tapi tenang sedikit demi sedikit akan saya panjangkan
Special Thanks :Shizuka Rein, Allen491, uzumakinamikazehaki, Raven Myta12, Nira Namikaze, juga buat Guest
This Game
Pair :SasuNaru, SasuSaku
Genre:Romance
Rate :T
Warn :Typo, BoyLove, word pendek,dll.
Pagi ini Naruto benar-benar dalam keadaan mood yang sangat buruk di karenakan kekasihnya Uchiha Sasuketak menepati janjinya. Yang harusnyatadi malam Sasuke datang karna dia sudah berjanji malah Sasuke sendiri yang membantalkannya, rasanya ingin sekali Naruto memukul wajah datar milik Sasuke
"Naru" panggil Gaara. Bosan juga kanmelihat tingkah absurd dari sahabat kuningnya yang sedari tadi mengoceh tidak jelas, misal kubunuh kau Uchiha, mati saja kau tersedak tomat . Dan masih banyak lagi umpatan-umpatan yang Naruto lontarkan
"Hn"
"Dari pada kau bicara tidak jelas, bagaimana kalau kita ke Restoran kesukaanmu" tawar Gaara. Naruto menatap Gaara berbinar membuat Gaara memutar bola matanya
"Mauuuuu" katanya semangat
Lima belas menit perjalanan yang di tempuh oleh Gaara untuk menuju Restoran favorit Naruto. Karna memang masih pagi Restoran tersebut belum banyak pengunjung, ada namun hanya beberapa saja
"Kita duduk di luar saja ok" saran Gaara. Belum terlalu panas juga jadi Gaara lebih memilih berada di luar hangat matahari kan juga bagus untuk tubuh apalagi untuk Naruto yang sedang ha-
"Gaara, jangan melamun kau mau pesan apa" tegur Naruto saat pandangan mata sahabatnya tertuju pada bagian perut Naruto
"Apa saja yang penting bisa di makan" kata Gaara cuek
"Ck kau ini menyebalkan sekali" gerutu Naruto. Kopi untuk Gaara, susu hangat untuk Naruto tentunya untuk makanan mereka memilih yangringan-ringan saja toh jika mereka makan banyak salah satu dari merekaakan memuntahkannya
Mereka menikmati makanannya dengan saling bercerita masa saat mereka masih duduk di bangku SMA. Dulu Gaara memang satu sekolah dengan Naruto namun Gaara pindah karna ayahnya harus kembali ke kota asalnya yaitu Suna
Lama mereka berbincang, entah sengaja atau tidak mata biru Naruto menangkap pemandangan yang begitu menyakitkan mata. Apa mereka tidak punya malu? Berciuman di depan umum, jika bukan orang yang Naruto kenal sih tidak masalah tapi di depan sana Uchiha Sasuke yang masih ber status sebagai kekasihnya sedang berciuman dengan wanita jalang Haruno Sakura
Naruto bangkit, tangannya mengepal kuat. Ini lah batasnya Naruto akan menyelesaikan hubungan ini dengan si brengsek Sasuke
"Naru" panggil Gaara bingung saat Naruto tiba-tiba saja pergi kedalm Restoran "Naru, kau mau kemana"
Naruto tak mengindahkan panggilan Gaara dia terus saja berjalan dengan wajah memerah menahan amarah
Buakkkk, Brakkkkk
"Ahkk.. Ittai" ringis Sakura saat dia terjungkal dari kursinya. Sedangkan Sasuke tersungkur ke lantai dengan tangan memegang pipinya yang barusaja di pukul
"Ah jadi ini yang kau sebut meeting tuan Uchiha" ucap Naruto sarkastik. Lalu mata Naruto melirik ke arah Sakura "Aku baru tau kau meeting dengan wanita jalang"
"Na-naruto"Gaara yang melihat drama tersebut hanya tersenyum senang, ini lah yang di nantikannya dimana Naruto murka dan menghajar musuhnya, Uchiha Sasuke
"INI YANG KAU SEBUT MEETING, UCHIHA" Naruto berteriak murka"Berselingkuh di belakangku itu bukan tindakan yang baik Uchiha" bahkan Naruto enggan menyebut nama Sasuke seperti biasa
"Hentikan,.Sasuke-kun adalah milikku"ucap Sakura lalu memeluk lengan Sasuke erat "Kau tidak apa kan sayang"
"Hn"
"Menjijikan" desis Naruto
"Karna kau sudah melihat semuanya jadi tidak ada alasan lagi untuk ku menyembunyikannya" ucap Sasuke datar
"Kau dengar, Sasuke-kun jelas memilihku bukan kau" kata Sakura dengan telunjuk di pundak Naruto
"Jangan sentuh aku jalang" Naruto menepis tangan Sakura. Lalu menatap Sasuke sengit "Baik jika ini yang kau mau" Naruto berbalik hendak pergi namun kata-kata Sasuke menghentikannya
"Lagi pula jika bersamamu aku tidak akan mendapat keturunan"
Gaara menyeringai, bahu Naruto bergetar hebat
"Pfttt... ahahahahaha" Naruto tertawa keras lalu berbalik menatap Sasuke. Naruto merogoh kantung celananya dan mengambil subuah kertas yang masih di dalam amplop"Kau membuang berlian dan kau memungut sampah. Ternyata otak Uchiha benar-benar bodoh"
dan Naruto melempar tes hasil kehamilannya kemarin beserta surat-suratnya tepat di wajah Sasuke
"Bersenang-senanglah kau dengan wanita mandul itu" dan Naruto pun pergi dengan Gaara dengan tawa kemenangan
Bersambung...
