Damn it!
Summary :
"Ini bukan kisah tragis selayaknya Romeo & Juliet, bukan juga kisah romantis selayaknya Putri salju dan Pangerannya. Ini hanyalah kisah Tom & Jerry versi romansa." It's Daejae fanfictian/Yoo Youngjae/Jung Daehyun/Daejae/BAP/YAOI/SAM/RnR Juseyooo;).
Cast:
Yoo Youngjae
Jung Daehyun
Others :
Kim Himchan ( as Youngjae's Brother), Im Jaebum
Chaptered
T
/Romance/Humor/little angst/
Author :
Anni Jung
-Jika ada kesamaan jalannya cerita, mungkin itu hanyalah kebetulan semata(?)-
Typo mungkin bertebaran,,,
You Happy, I'm Happy too(?)
.
Daejae
.
Happy Reading….
Chapter 4
Last Chapter
BRAK
Kali ini pintu kamar Daehyun yang jadi sasaran Youngjae. Ternyata pemuda kelahiran Busan itu masih setia tertawa,.
" awas sajau kau! Berani tertawa diatas penderitaanku." Batin Youngjae.
"Apa lagi?" tanya Daehyun sembari menatap miris pintunya, sepertinya pintunya harus diganti setelah ini.
"Antarkan Aku pulang."
"Antarkan aku pulang." ujar Youngjae dengan wajah tampannya yang merengut lucu. Ya Tuhan kuatkanlah iman Jung Daehyun. Daehyun meraih sebuah hoddie hitam dan menyodorkannya pada Youngjae yang masih setia merengut sebal.
"Apa?"
"Kau mau keluar seperti itu?" Daehyun menujuk piyama yang melekat pada tubuh Youngjae dengan melihat pemuda manis itu dari ujung kepala hingga ujung kaki.
"Ishhh" Tanpa babibu Youngjae langsung meraih Hoddie itu dan memakainya. Menurut kalian penampilan Youngjae menjadi lebih baik? Big NO! Justru Hoddie pemberian Daehyun hampir menenggelamkan sebagian badannya bahkan kedua tangannya ikut tenggelam.
"Hey. bukankah ini jauh lebih bu-"
"Shusssttt" Daehyun menutup kepala Youngjae menggunakan tudung Hoddie, sebelum pemuda manis itu melayangkan kalimat protesnya lebih jauh.
Daehyun sudah berdiri diambang pintu tapi Yougjae masih asik berdiam diri sembari menggerutu. Satu lagi keahlian seorang Yoo Youngjae yaitu menggerutu dan mengumpat.
"Kau mau kuantar pulang atau tidak Huh?" Seru Daehyun, Makhluk manis itu benar-benar minta dipelihara oleh Daehyun.
"Damn on You!" gumam Youngjae sepelan mungkin tapi naasnya, telinga Daehyun bukan telinga kakeknya yang butuh nada tinggi hanya untuk menyampaikan satu kata.
"Sekali lagi kau mengumpat aku akan dengan senang hati menyeretmu keluar." Ancam Daehyun. membuat seorang Youngjae yang terkenal dengan nyali anti ancaman itu sedikit menciut. Hey! yang benar saja calon dokter tampan seperti dirinya diseret keluar menggunakan baju dan sendal laknat seperti seorang bocah. TIDAK terimakasih Youngjae masih sayang dengan reputasinya.
Youngjae terus mengekor langkah Daehyun yang berjalan tepat di depannya, apa sekarang Daehyun bisa mengklaim kalau Youngjae itu peliharaannya? Salahkan pemuda manis itu yang berjalan dibelakangnya sembari mengenggam ujung kaos yang Daehyun kenakan.
"Aku tidak akan lari Yoo Youngjae." Batin Daehyun , bibir penuh merah mudanya terus tersenyum manis menambah kadar ketampanan yang bisa meluluhkan siapapun.
"Kau tidak bertanya arah rumahku?" Tanya Youngjae yang mulai bosan akan suasana hening yang melanda beberapa menit yang lalu.
"Untuk?" tanya Daehyun tanpa menatap lawan bicaranya, kedua manik elang itu sibuk terfokus pada jalanan yang tampak sepi akan kendaraan yang berlalu lalang.
"Kau kan tidak tahu rumahku?" tanya Youngjae lagi.
"ternyata kau cerewet juga ya." Cibir Daehyun dan langsung menghentikan mobil Audi putih yang ia kemudikan.
"Kenapa berhenti?"
"Sudah sampai, cepatlah turun. Aku sangatttttttt sibuk." Ujar Daehyun penuh penakanan. Youngjae mendengus sebal dan mencoba melepaskan seatbelt secara brutal. Daehyun meringis melihat cara Youngjae melepaskan seatbelt, selain pintu sepertinya dia harus menservice mobilnya setelah ini.
BLAM
Bahkan menutup pintu mobil seperti mendobrak pintu ruang kerjanya beberapa jam yang lalu, lebih parahnya pemuda manis itu lupa mengucapkan terimakasih.
"Kau kenapa?" tanya Jaebum sembari sibuk menghabiskan makan siangnya, Youngaje yang sedari tadi hanya mengaduk-ngaduk makanannya medongakkan kepalanya menatap sang sahabat yang berpipi penuh makanan itu.
"Video game?" tanya Jaebum lagi yang seakan paham apa yang akan Youngjae adukan padanya.
"Sudahlah. Kau bukan anak-anak lagi Yoo Youngjae... Umurmu sudah 24 tahun. Ku ingatkan kalau kau lupa."
"Ya. Hyungku menghapus semuanya tanpa sisa dan sialnya dia seakan hilang di telan bumi."
"Himchan hyung? Memangnya dia tidak memberi tahumu?" Jaebum menatap Youngjae miris, entah karena dia memang prihatin atau malah mengejek?
"Memangnya kau tahu? Dia dimana?" tanya Youngjae antussias. Dia sudah membuat rencana paling ampuh untuk balas dendam.
"Dia di Jepang." Kallimat singkat dari Jaebum sukses membuat Youngjae harus menelan mentah-mentah rencana pembalasannya pada sang kakak, rupanya Himchan sangat paham harus melarikan diri kemana? Jika sudah di Jepang apa yang bisa Youngjae lakukan dari pada dia harus di tarik paksa untuk pulang, lebih baik mengalah untuk sementara.
Youngjae menghela nafasnya kasar sembari melirik arloji yang melingkar di pergelangan tangannya pukul 08.00pm manik mata hazelnya memandang keseluruh ruangan utama rumahnya yang cukup besar, ternyata sepi juga tidak ada hyungnya yang cerewet seperti neneknya. Jemari Youngjae sibuk mengetik sesuatu di layar ponsel pintarnya belum selesai mengetik dia sudah mendapat pesan baru.
From: Himchan
"Hai adik manis.. hyungmu yang tampan ini pulang ke Jepang mungkin untuk waktu yang lama. Jadi... cari lah teman atau kekasih mungkin! Oh ya Video Game laknat itu aku yang memusnahkannya."
"Dasar hyung Durhaka!" umpat Youngjae. Pemuda berpipi Chubby itu melempar benda kesangannya kesembarang arah.
"Aishhhh yang benar saja. Aku bisa mati bosan."
Ting Tong!
Suara bel pintu menginterupsi kegiatan Youngjae yang tengah sibuk mengacak-ngacak surai cokelat madunya itu.
"Aishhhh sipa lagi?"
Ting Tong! Ting Tong! Ting Tong!
"Sabar Sialan!"
CLEK
"Oh kau si bibir tebal yang menyusup di rungan Hyungku kan?" Tanya Youngjae dengan ekspresi polosnya. Membuat orang yang dipanggil bibir tebal memasanng ekspresi datarnya.
"Etikanya suruh aku masuk terlebih dulu."
"Untuk apa? Hoddiemu belum aku cuci kau bisa mengambilnya besok."
"Bukan itu."
"Lalu apa?" tanya Youngaje dengan memutar bola matanya malas.
"Aku diutus Hyungmu untuk menemanimu." Jelas Daehyun yang sempat di panggil si bibir tebal oleh Youngjae. Enak saja bibirnya kan sexy dan langka.
"Huh?! Aku bukan anak kecil lagi. Aku bisa mengurus diri sendiri lebih baik kau pulang saja sebelum aku panggilkan petugas keamanan."
"Kau yakin?" Daehyun tersenyum menyeringai. Oh ayolahh jangan tersenyum seperti itu... senyum laknat itu berdampak tidak baik bagi jantung Youngjae.
"Y-Ya Ten-Tentu saja!" Sialan kenapa harus tergagap lagi?
"Ku dengar..." Daehyun menggantung kalimatnya, masih dengan senyum laknat itu yang menghiasi bibir penuh itu. tanpa ragu Daehyun mencondongkan tubuhnya membuat jarak diantara mereka hanya beberapa cm.
"Ku dengar lingkungan disini banyak hantunya." Ujar Daehyun dengan berbisik tepat di telinga Youngjae yang sudah memerah seperti tomat. Daehyun menarik dirinya ke posisi semula.
"Selamat malam tuan Yoo." Daehyun tersenyum tipis dan mulai beranjak meninggal Youngjae yang sibuk melirik sekitarnya. "Shit! kenapa sepi sekali?"
Youngjae menoleh kebelakang mengedarkan pandangannya mengamati setiap sudut rumahnya, jendala yang lupa ia tutup membuat horden putih itu berterbangan. Oh Ayolahhhhhhh suasananya kenapa tiba-tiba mencekam seperti ini?
Youngjae mengigit bibir bawahnya, manik matanya menatap was-was sekitarnya.
"Bibir tebal Kurang ajar!" rutuk Youngjae. Kaki pendeknya berlari kecil mencoba mencari sosok Daehyun semoga belum jauh. Manik mata Youngjae bergerak lincah mencari sosok kurang ajar yang sudah membuatnya paranoid seperti ini. Ahh itu dia!
"Kau mau lari dari tanggung jawab huh?!" seru Youngjae, Daehyun tersenyum penuh kemenangan, dan membalikan tubuh tegapnya.
"Hey. aku kan tidak menghamilimu." Kata Daehyun final. Membuat seorang Yoo Youngjae merasa ditelanjangi di depan umum.
"Sialan kau!"
"Jadi apa maumu hm?" tanya Daehyun dengan senyum jahil yang terus terpantri jelas di bibir tebalnya itu.
"Temani aku!"
.
.
.
.
.
.
TBC
SAM tadi bawa FF Remake-an baruuu, soalnya yang ini udah beres, tinggal diup doang, jadi SAM bawa penggantinya, semoga kalian sukaaaa, judul nya "TWILIGHT" kalian pasti pada tauuu~~ hehe RnR juga yahhh;))))
Oke deh A-yo! Kita bales Review ajja~~
Guest : Sooya :
Hahahaha ,,,ini lucu ,himchan ma uda kabur ,di tunggu lanjutannya sam dan selamat idul adha juga
:
Hahaha iya yahh Himchan disini lucuuuu banget hehe, makasih udah mau nunggu, ini udah dilanjut nihh^^ iyahh~~. Makasih udah Review^^;*.
Jung Rae Gun :
ciee dehyun udh tau kan skrg yjae adeknya hime kkkkk
ngebayangin yjae kek gitu kok lucu ya wkwkwk padahal hati ini sedang gundah gulana grgr bangg:"") *nahkan curhat:(((*
:
hahahaha iyah Daehyun emang udah tau kokk hehehe
yjae emang lucuuu ihhhhhhh kan jadi teringat lagiiiii sama babehhhhh T-T, tapi biarin, bagus babehh out dari TS ;P, gak papa curhat ajja:")). Makasih udah Review^^;*.
Makasih sama yang udah berkunjung ke nih FF^^
RnR again Juseyoooo~~ pliss jangan jadi Siders_-, masa bisa nyempetin baca, tapi gak bisa nyempetin buat Review? Hahahahaha:D ;P, itu salah satu penyemangat SAM biar terus nulissss….. hehe
Senang Anda menikmatinya^^
© SAM or Daejae24 2018
See You Next Time^^ pai pai~~~
