Exo In Kindergarten
Chapter Four
Promise
Main Cast : SuLay
Warning : Typho(s)
Lay dipanggil Yixing, dalam pengucapan anak EXO dipanggil 'Yicing' atau 'Cingie'
"Cuhooo hyyuunnggg~"
Seorang bocah lelaki manis berseru dengan keras saat kedua matanya menatap seseorang yang familiar. Seseorang yang dia tunggu kehadiran sejak tadi bersama eommanya di Exonia Kindergarten. Genggaman tangannya pada sang eomma dia lepaskan untuk berlari menerjang namja kecil lain yang tengah tersenyum bak malaikat itu padanya. Senyum lebar dan raut wajah cerah tidak lepas dari wajah seorang bocah kecil bernama Zhang Yixing.
"Ciinnnggiiieee~" balas Suho tak kalah cerianya melihat sahabat baiknya berlari menuju kearahnya. Senyum angelic Suho tidak pudar saat Yixing masih berlari menuju kearahnya.
GREP
Yixing langsung menerjang memeluk Suho, membuat Suho hampir terjatuh karena terjangan dari Yixing. Namun Suho sudah sudah terbiasa mendapat pelukan seperti ini dari Yixing, maka dari itu Suho tidak sampai terjerembab jatuh seperti saat dia pertama kali menerima pelukan tersebut dari Yixing. Suho membalas pelukan Yixing dengan menepuk-nepuk punggungnya pelan.
Yixing melepaskan pelukannya dan kemudian mereka berdua tertawa kecil dengan suara yang sangat menggemaskan.
"Celamat pagi Cingiieee~" sapa Suho sambil memberikan angelic smilenya pada Yixing, membuat wajah Yixing merona melihatnya.
Yixing sangat menyukai angelic smile Suho, bahkan saat pertama kali mereka bertemu. Karena menurut Yixing senyuman Suho itu sangat indah, lucu, menggemaskan, dan masih banyak lainnya. Maka dari itu, Suho adalah temannya yang paling dekat dengan Yixing dan Yixing sangat suka pada Suho (suka dalam pengertian seorang anak kecil).
"Pagi jugaaa Cuho hyyuungg~" balas Yixing dengan nada ceria, lalu Yixing dengan sengaja menggembungkan kedua pipinya. Hal itu membuat Suho tertawa pelan dan mengecup kedua pipi Yixing yang menggembung lucu tersebut.
"Cingie lucu cekali hehehe," puji Suho yang membuat Yixing tersenyum lebar dan kembali memeluk bocah yang ada didepannya dengan manja. Mereka kembali tertawa bersama-sama tanpa menghiraukan dua eomma mereka yang terkekeh pelan melihat tingkah laku mereka.
"Mesranya~" ucap eomma Yixing yang membuat dua bocah kecil itu melepas pelukan mereka dan menatap pada eomma Yixing yang kini berjongkok dihadapan mereka. Suho membungkuk sopan pada eomma Yixing.
"Celamat pagi ahjumma," sapa Suho yang seperti biasa sembari memberikan senyum angelic andalannya. Eomma Yixing untuk sedetik tersipu malu melihat senyum angelic Suho.
"Selamat pagi juga Suho," balas eomma Yixing sambil mengelus pelan rambut hitam Suho. Yixing yang melihatnya langsung cemberut dan menarik tangan sang eomma. Hal itu membuat eomma Yixing terkejut.
"Eomma jangan centuh-centuh Cuho hyung. Cuho hyung itu kan calon cuaminya Cingie~" kata Yixing yang berdiri didepan Suho. Suho memiringkan kepalanya innocent, tidak mengerti ucapan Yixing. Eomma Yixing dan eomma Suho yang baru datang tertawa pelan mendengar ucapan polos dari Yixing.
"Baiklah, eomma tidak bakal mau menggangu suami anak eomma lagi ahahaha," eomma Yixing tertawa mendengar ucapannya sendiri. Yixing tersenyum dan kembali memeluk Suho dengan posesif.
"Suho dan Yixing cepat kalian masuk ke kelas, soensaengnim sudah memanggil-manggil kalian," kata eomma Suho yang melihat semua murid mulai berjalan menuju ke kelas mereka masing-masing. Suho dan Yixing mengangguk dan pergi menuju kelas mereka setelah sebelumnya memberikan pelukan sayang pada eomma mereka masing-masing.
"Apa kita akan jadi besan nanti yah?" tanya eomma Yixing pada eomma Suho.
"Aku harap begitu," balas eomma Suho dan mereka pun tertawa bersama.
-oOo-
Suho dan Yixing berjalan dengan pelan menuju kelas mereka dengan satu tangan mereka yang saling bertautan. Yixing tidak henti-hentinya berbicara pada Suho tentang segala yang berbau kuda bertanduk yang bisa terbang atau biasa disebut unicorn.
Mulai dari boneka unicorn yang Yixing punya dirumah, film yang bercerita tentang unicorn dan juga lainnya yang ada unicornnya. Dan Yixing menceritakannya dengan nada semangat pada Suho, dimana Suho hanya menjadi pendengar yang baik bagi Yixing dengan mendengarkan perkataan Yixing dengan antusias.
Yixing bahkan terkadang suka menggembungkan pipinya atau mempoutkan bibirnya pada Suho. Dan Suho yang merasa gemas melihatnya akan mengecup pipi Yixing, dan Yixing sangat suka saat Suho mengecup kedua pipinya. Hal itu sama seperti apa yang appa dan eomma Yixing sering lakukan didepannya. Jika Suho suka mencium pipi Yixing berarti Yixing adalah istri Suho dan Suho itu calon suaminya jadi tidak apa-apa, betul tidak?
Saat Yixing mulai kembali berceloteh, mata Suho tidak sengaja melihat seorang temannya yang memiliki bentuk mata O_O yang merupakan Kyungsoo, tengah ditarik oleh Kai menuju kelas. Suho tersenyum dan kemudian berlari menuju kearah mereka dengan menarik pergelangan tangan Yixing, membuat Yixing sedikit kaget karenanya.
"Kyungcoo celamat pagiiii~," sapa Suho yang sudah ada disamping Kyungsoo dan Kai yang masih kekeuh menarik tangan Kyungsoo.
"Eh Cuho hyung, celamat pagi juga," balas Kyungsoo dengan nada girang. Membuat dua bocah lainnya yaitu Yixing dan Kai mendengus sebal mendengarnya. Yixing melihat Kai yang langsung berdiri dihadapan Kyungsoo dan menatap tajam Suho.
"Kyungcoo hyung itu punyaku, jangan dekat-dekat dengannya loh," ancam Kai pada Suho. Suho hanya bisa mengerjap-ngerjapkan matanya lucu mendengar ucapan Kai. Disisi lain Kyungsoo menggembungkan pipinya kesal mendengar ucapan Kai.
"Tapi kan Kyungcoo juga teman Cuho. Jadi Kyungcoo juga punya Cuho," balas Suho tidak mau kalah. Membuat Kyungsoo tersenyum, Yixing cemberut dan Kai menatap tidak suka pada Suho.
"Gak boleh, pokoknya Kyungcoo itu cuman punya Jongin aja," Dan Kai pun kembali membawa masuk Kyungsoo kedalam kelas mereka secara paksa, membuat dua bocah lainnya hanya bisa diam menatap kepergian mereka berdua.
'Ckckck~ masih kecil saja sudah ada cinta segi empat' batin Vict yang melihat dan mendengar ucapan mereka bereempat.
"Kita juga macuk caja yuk Cingie," dan kini Suholah yang membawa atau mungkin menarik Yixing yang terlihat lesu masuk kedalam kelas mereka berdua.
-oOo-
Sejak masuk kedalam kelas dan memulai pembelajaran mereka, Yixing tetap terlihat murung dan tidak bersemangat. Yixing masih kesal dan sedih pada Suho entah karena apa? Bisa dibilang juga karena Suho yang Yixing rasa sangat terlalu dekat dengan Kyungsoo. Jika orang dewasa menyebutnya cemburu maka entah dalam kamus anak kecil disebut apa.
Suho yang sejak tadi memperhatikan Yixing (dan juga Kyungsoo) mulai mendekati Yixing.
"Cingiee kamu kenapa?" tanya Suho sambil mencubit pelan pipi menggemaskan milik Yixing.
"Gak apa-apa kok," balas Yixing tanpa mau memandang Suho dan kemudian menggambar sesuatu dengan asal dikertas yang ada dihadapannya. Suho makin mendekatkan dirinya pada Yixing dan kemudian memeluknya dari samping.
"Cingie~~ lagi malah yah cama Cuho?" tanya Suho dengan memasang wajah sedihnya pada Yixing, hal itu juga membuat Yixing juga sedih melihat raut wajah Suho. Yixing menggelengkan kepalanya dengan pelan.
"Telus kenapa? Cingie keliatannya kaya lagi cedih cih," tanya Suho lagi.
Yixing langsung memainkan jari-jari kecilnya, gugup apa akan memberi tahu Suho alasannya atau tidak.
"Cuho hyung lebih cuka cama aku atau Kyungcoo?" tanya Yixing balik. Suho mengerjapkan-ngerjapkan matanya lucu sebelum memberikan jawaban pada Yixing.
"Cuho cuka dua-duanya~" jawab Suho dengan nada riang yang malah membuat Yixing rasanya ingin pulang dan menangis dipangkuan eommanya.
"Tapi... Cuho lebih cuka sama Cingie, coalnya Cingie lucu apalagi kalau lagi nali~" ucapan Suho barusan membuat wajah Yixing yang tadinya muram menjadi cerah. Terlebih saat Suho memberinya beberapa kecupan kecil dipipinya.
"Makacih Cuho hyung~," dan kali inilah Yixing yang memeluk Suho dan mencium pipi Suho. Suho hanya tertawa kecil melihat Yixing yang kini sudah ceria lagi.
-oOo-
Para murid kelas Star Exonia Kindergarten kini tengah asyik bermain di Playground, mengingat waktu belajar sudah selesai beberapa menit yang lalu. Suho dan Lay kini tengah asyik bermain petak umpet dengan Suholah sebagai orang yang berjaga atau yang harus menemukan dimana Yixing bersembunyi. Mereka berdua terlihat sangat asyik bermain dan bersenang-senang, terlihat dari raut wajah mereka berdua yang begitu ceria.
"KENA!" seru Suho sambil memeluk Yixing yang bersembunyi dibelakang rumah-rumahan. Yixing yang tertangkap pun mempoutkan bibirnya kesal dan kemudian terkikik geli saat Suho menciumi pipinya.
"Cekalang Cingie yang jaga~" ucap Suho yang diangguki oleh Yixing. Yixing langsung menutup kedua matanya dengan kedua tangannya dan langsung membelakangi Suho.
"Cingie itung campai cepuluh yah~" kata Yixing dan Suho langsung bergegas sembunyi, namun langkah Suho terhenti saat Kyungsoo tengah berjalan menuju dirinya dengan senyum lebar.
"Cuho hyuuunnggg Kyungcoo ikut main donk~" pinta Kyungsoo dengan suara manisnya. Yixing langsung menghentikan hitungannya lalu kembali berbalik menatap Suho dan Kyungsoo yang ada dihadapannya.
"Kyungie boleh ikut maen kok," balas Suho yang membuat Yixing cemberut. Suho kembali menyuruh Yixing untuk berjaga dan menghitung kembali. Namun kini bukan hanya Suho yang harus dia temukan tetapi juga Kyungsoo. Yixing mengangguk lemas dan mulai kembali berhitung.
Dan mereka bertiga pun kembali bermain petak umpet. Kyungsoo dan Suho menikmati permainannya sedangkan Yixing tidak. Yixing sangat kesal dan marah pada Suho juga Kyungsoo, terlebih saat Suho yang berjaga selalu saja yang pertama Suho temukan Kyungsoo dan bukan dirinya. Terlebih Suho terlihat senang saat menemukan Kyungsoo dan memeluknya.
Dan hal itu membuat Yixing semakin marah pada mereka berdua. Yixing yang sudah tidak bisa menahan emosinya langsung keluar dari tempat persembunyiannya dan berjalan pelan menuju Suho dan Kyungsoo yang tengah berpelukan. Tanpa aba-aba Yixing langsung mendorong tubuh Kyungsoo hingga bocah bermata bulat itu terjatuh dan Kyungsoo pun mulai menangis.
Suho yang terkejut langsung menatap Yixing dan bersiap memarahinya, namun niatnya tidak jadi karena sekarang pun Yixing tengah terisak. Yixing langsung berlari dari sana tanpa memandang atau mengatakan apapun pada Suho. Suho yang bingung langsung menyusul Yixing dan membiarkan Kyungsoo yang masih menangis yang kini tengah dipeluk oleh Kai.
Yixing kini tengah duduk menangis didalam rumah-rumahan, hatinya sedang sedih karena tidak sengaja mendorong Kyungsoo hingga menangis. Dan pasti sekarang Suho tidak suka dan tidak mau bermain dengan Yixing lagi.
Yixing terkejut saat dia melihat Suho yang kini masuk kedalam rumah-rumahan, sepertinya tadi dia sedang mencarinya dan baru menemukannya disini. Suho langsung mensejajarkan tubuhnya dengan berjongkok dihadapan Yixing dan menatap dengan wajah sedih.
"Cingie kenapa menangic? Dan kenapa Cingie ngedolong Kyungie tadi?" tanya Suho.
Dengan masih sesegukkan, Yixing menatap Suho yang ada dihadapannya.
"Maafin Cingieee Cuho hyung, Cingie gak cengaja ngedolong Kyungcoo hiks. Cingie cuman kecel aja," balas Yixing yang sampai sekarang pun masih menangis.
"Cingie kecel kenapa?" tanya Suho tidak mengerti.
"Cingie gak cuka Cuho hyung peluk-peluk Kyungcoo dan juga deket cama Kyungcoo," jawab Yixing polos.
"Cuho hyung kan calon cuami Cingie, jadi Cuho hyung gak boleh deket-deket cama yang lain kecuali cama Cingie~" lanjut Yixing sambil menggembungkan pipinya kesal.
Suho tertawa kecil dan mengambil sebuah sapu tangan dari kantung celananya.
"Alacooo Cuho gak bakal deket-deket cama yang lain kecuali cama Cingie," timpal Suho sambil mengusap air mata disekitar wajah Yixing dengan sapu tangannya. Yixing tersenyum cerah pada Suho dan kemudian memberikan jari kelingkingnya pada Suho.
"Janji yah Cuho hyung?" Suho mengangguk dan kemudian menautkan jari kelingkingnya dengan jari kelingking Yixing.
"Janji, tapi Cingie halus minta maaf dulu cama Kyungcoo yah?" ucap Suho. Yixing mengangguk antusias dan tersenyum makin lebar sebelum akhirnya dia menerjang memeluk Suho hingga keduanya terjerembab ke lantai. Dan karena terjangan Yixing, membuat Yixing kini menindih Suho dibawahnya dan terlebih bibir mereka tidak sengaja bersentuhan alias menempel.
Mereka berdua pun hanya bisa mengerjap-ngerjapkan kedua mata mereka dengan lucu saat merasakan bibir Yixing yang menempel pada Suho dan bibir Suho yang menempel pada Yixing.
'Bibir Cuho hyung/Cingie racanya manis~' batin keduanya bersamaan sebelum akhirnya mereka berdua tertawa pelan.
TBC
Next : KaiSoo
Judul : Jealous (bisa berubah-ubah)
Kamsahamnida buat reviewers dan readers *deep bow*
Special thanks to :
Guest, Jin Ki Tao, SooBaby1213, is0live89, BBCnindy, christina, Tania3424, diitactorlove, needtexotic, Nada ChocoNut P, officialambtypho, Atha Raska, junny louis, Shin Min Hwa, evilkyung, tiikaaa, Nam Ji Ruu, NicKyun, Oh Myuna, ami, Ryu Chanhyun, Brigitta Bukan Brigittiw, Time to argha, awlia, ruka17, hera3424, ICE14, siscaMinstalove, anaknyahunhan, Kim Haerin-ah, BabySuLayDo, Cho Eun-Ji, mizu aleynn, cho kyuminyeol, nauranadiva, hensemhyung, Dianaanisti1, Arvita kim, Zhii, nandamahjatia97, BaekRen, springyeol, golden13, Kim MinHyun, Rany Panda Bbuing-bbuing, River21, KecoaLaut, , Just Call Me Guest, Hisayuchi.
Thank you so Much#hug & kiss
Mind to Review
