Kai pov.
"Krystal-ah, sampai kapan kita akan melakukan akting ini ?"
"Sampai Kyungsoo eonni menyukaimu."
"Yak ! Kalau Kyungsoo tidak pernah menyukai ku bagaimana ?" tanyaku
Dengan santai Krystal malah mengacuhkanku. Huh, dasar iblis berhati malaikat sama saja seperti Key hyung. Aku pun berjalan keluar balkon untuk menghirup udara segar. Aku selalu mengkhayal suatu saat nanti Kyungsoo adalah ibu dari anakku kelak meskipun aku sangat yakin hal itu tidak akan pernah terjadi.
"Oppa ! Key oppa datang !" suara Krystal memanggilku.
"Hey hyung kau ingin membawa pergi sepupuku ini ?"
"Hey Kai, tentu saja ini malam Minggu kau ingin ikut ?" tawar Key hyung kepadaku.
Aku hanya menggeleng karena tidak ingin menjadi nyamuk saat mereka berkencan. Lagipula, aku sudah kenyang dengan omongan orang tentang mukaku yang setengah hancur ini.
"Arraseo, nanti aku belikan kau ayam goreng Kai,"ucap Key hyung sembari menutup pintu.
Sepi. Itulah yang sering kurasakan saat malam Minggu dimana banyak orang berkencan untuk menunjukkan rasa kasih sayang satu sama lain sedangkan aku hanya menari di ruang tengah. Ya, aku memang suka menari sejak kecil namun, banyak orang yang tidak tau bakatku ini. Mereka terlanjur mengataiku sebagai 'Orang Muka Aneh nan Berengsek' entah mengapa padahal aku tak pernah menjadi orang berengsek.
Pagi menyingsing dengan sangat cepat. Aku pun terbangun dari tidurku. Aku pun segera bersiap menuju sekolah. Terlihat di meja makan sudah ada ayam goreng yang mungkin sudah dipanaskan. Terlihat memo di atas meja
"Makan ayammu Kai – Key Krys "
Aku hanya menghela nafas dan memulai memakan ayam goreng itu.
Di sekolah, tak seperti biasanya mereka diam saja saat aku datang ke sekolah. Biasanya, mereka terus menghinaku apa mungkin ini efek Krystal ada di sampingku ? "Sungguh aku berterima kasih kepadamu sepupuku" batinku. Aku ingin sekali mencari malaikat hatiku/? Kyungsoo yang akhir-akhir ini tidak terlihat membullyku hhh.. entah kenapa aku rela dibully oleh dia demi melihat paras sempurnanya. Aku memilih untuk ke kelas dan memandang ke arah taman sekolah yang luas nan indah.
"Hoi Kai-ssi kau di panggil Hong seonsaengnim ke ruangannya,"panggil Ha Yeolchul salah satu murid kelasku.
Aku pun segera pergi ke ruangan kepala sekolah karena Hong seonsaeng merupakan kepala sekolah sekaligus guru yang mengajar Fisika.
Tok..tok..
"Silahkan masuk,"sahut Hong seonsaengnim dari dalam.
"Ah.. Kai-ssi silahkan duduk dulu."
"Ne seonsaengnim, ada apa ?" tanyaku.
"Ah begini 3 bulan lagi ada pagelaran yang biasa kita adakan setahun sekali. Ekhm, saya ingin kau menari di pagelaran tersebut dan ah kau akan menari bersama Kyungsoo yang akan menyanyi," jelas Hong seonsaengnim.
Aku ? Dengan Kyungsoo ?
"Ah, seonsaengnim apa tidak sebaiknya Kyungsoo dengan yang lain ?"tanyaku.
"Ani, kau itu bisa menari dengan sempurna jadi kau saja ya, kalian mulai berlatih sore ini. Nah silahkan kembali ke kelasmu."
"Ne seonsaengnim."
Aku pun segera kembali ke kelas. Aku ? Kyungsoo ?Ahh.. nanti aku bilang Krystal dulu saja. Aku pun masuk ke dalam kelas dan segera duduk karena aku melihat Kim seonsaengnim berada di belakangku. Sekilas aku melihat Kyungsoo yang mukanya sedikit kesal? Mungkin dia sudah tau akan menyanyi dengan aku sebagai penarinya.
skip time
"Krystal-ah eotteokhae ? Aku akan menari saat Kyungsoo menyanyi bagaimana ini ?"
"Ah jinjja oppa ? Hemm baiklah bagaimana kalau kita coba kau berlatih menari dengan aku duduk di dalam siapa tau Kyungsoo akan cemburu saat melihat kita berdua dan ahh bisakah kau menjadi dingin kepadanya ?" usul Krystal.
Aku hanya mengiyakan saja dan berdoa mungkin saja rencana itu akan membuat Kyungsoo jatuh ke pelukanku meskipun butuh waktu yang lama.
End Kai pov.
Author pov.
Kai dan Sulli pun kembali ke kelas masing-masing untuk mengambil tas mereka dan pergi menuju Dance room tempat Kai dan Kyungsoo akan berlatih selama 2 bulan ke depan. Kai sebelumnya telah berganti baju memakai baju hitam ketat yang mencetak jelasotot perut dan tangannya yang terbentuk sempurna.
Gulp…
Astaga bagaimana mungkin monster ini punya otot perut dan tangan yang begitu- Astaga apa yang kau pikirkan Kyungsoo dia hanyalah bahan bullyan mu batin Kyungsoo.
"Ekhm, Kyungsoo-ssi mari latihan."ajak Kai.
Kyungsoo pun tersadar dan tersenyum kecut.
"Kau, Mons- ani Kai-ssi berdirilah jauh-jauh dari ku kau begitu menjiji- ah hemm.." Kyungoo tidak melanjutkan kata-katanya karena ada Krystal bersama mereka.
"Cih, baiklah aku juga tidak peduli apabila aku jauh darimu,"sembur Kai dengan dingin.
Kyungsoo hanya diam karena dia cukup kaget Kai yang dingin kepadanya.
Mereka akan membawakan lagu Sam Smith- Writing on the wall dan EXO- Sing for you. Mereka pun mulai latihan namun, Kyungsoo tidak peduli dengan Kai menari dengan bagus atau tidak yang dia inginkan hanyalah segera keluar dari ruangan itu karena ia tidak tahan seruangan dengan seorang monster.
"Cih, sempat-sempatnya kalian beromantis keluar saja sana," usik Kyungsoo saat Krystal dan Kai tertawa bersama saat istirahat.
"Memangnya kau siapa Kyungsoo-ssi ? Mengurusi hidup orang saja cih apa kau tidak punya kehidupan eoh ?" balas Kai.
Kyungsoo merasa marah sekali mendengar itu. Mata nya terasa panas. Ia pun pamit untuk pergi ke toilet.
Krystal pun tersenyum kepada Kai dan Kai pun tersenyum balik.
"Mungkin Kyungsoo mulai merasakan getaran pada hatinya Kai oppa meskipun kita harus berpura-pura menjadi sepasang kekasih dan membuat Kyungsoo merakan getar-getar kecemburuan. Mungkin ia ke toilet untuk mulai membuka hatinya"
"Kau benar Krystal-ah."
Tanpa mereka sadari di depan pintu, Kyungsoo mendengar semua percakapan mereka. Mereka membohongi ku ? Dan apa itu ? Sengaja membuatku cemburu ?Membuka hati untuk monster itu ?Cih, ia tak sadar muka rupanya batin Kyungsoo.
Kyungsoo pun masuk kembali untuk mengambil hp nya dan berjalan melewati Kai dan Krystal begitu saja.
"Apakah ia mendengar pembicaraan kita ?" bisik Krystal.
"Aku harap tidak Krys."
Di luar Kyungsoo melihat ke arah hpnya untuk mematikan aplikasi perekam pada hpnya. Kalian membohongi satu sekolah. Hah liat saja apa yang akan aku lakukan kepada kalian batin Kyungsoo.
Keesokan harinya, Seoul High School terlihat heboh dengan pengumuman lewat pengeras suara sekolah yang berisi semua percakapan Kai dengan Krystal.
"Seperti yang kalian dengar, Kai telah membohongi kita semua ! Sekian dari saya," akhir kata dari Kyungsoo. Semua murid Seoul High School terutama Keystal shipper dan fansnya Krystal merasa marah dan berbondong-bondong pergi menemui Kai yang tengah duduk bersama Krystal.
"Dasar brengsek !"ucap Daehyun sembari menonjok tulang pipi Kai.
"Kau membohongi kita semua ! Dasar anak tidak tahu diri !"ucap Jonghyun dari belakang Daehyun .
Kai hanya bisa terdiam dan menunduk sedangkan Krystal dan Key hanya menatap miris kepada Kai sembari mengajak Kai segera pergi dari situ.
Di atap sekolah, Key hanya menghela nafas dengan kasar karena rencana mereka malah menjadi tidak mulus."Sial….Sial..Sial !"maki Key sembari berteriak.
"Sudahlah aku tau dari awal pasti tidak akan berhasil, biarkan saja Kyungsoo menyakitiku,"pasrah Kai dan segera berlalu pergi menuju kelasnya tanpa peduli resiko yang akan ia dapat. Key ingin mengejar Kai namun, Krystal mencegah Key dan menggelengkan kepalanya. Key yang mengerti hanya bisa menghela nafas kasar karena ia merasa bersalah tidak bisa membantu Kai mendapatkan Kyungsoo.
Di lain sisi, Kyungsoo yang melihat siswa-siswi Seoul High School memaki-maki Kai, merasa senang dan puas namun ia merasa janggal karena ada rasa sesak yang tiba-tiba hinggap di dadanya. 'Mwoya mengapa aku sesak ?Ahh mungkin karena aku kelelahan,'batin Kyungsoo sembari pergi menuju kelas.
Di kelas, Kyungsoo merasa ia sendiri namun, ia melihat Kai sedang menatap keluar jendela. Kyungsoo duduk di depan Kai sembari tersenyum meremehkan.
"Ha ! Kau tau kan akibatnya kalau mencari masalah dengan ku Monster ?"
"Iya..Aku tau Kyungsoo-ssi. Aku hanya menjalankan janjiku dengan Ibuku."
Kyungsoo hanya diam karena ia ingin tau kelanjutan dari omongan Kai.
"cintailah hanya satu yeoja dengan sepenuh hati. Bila ia menyakitimu, anggap saja angin, biarkan ia melihat perjuanganmu untuk mendapatkannya. Kau harus menjaga rasa cinta itu selalu."
"Apa maksudmu Monster ?"
"Kau boleh menyakitiku dan mencaci-maki ku asal kau tau, aku mencintaimu selalu meskipun kesannya aku tidak tahu diri. Maaf mengganggumu Kyungsoo-ssi," pamit Kai pergi menuju atap sekolah untuk menenangkan diri lagi.
Kyungsoo terdiam karena ia merasa dadanya bergumuruh. Apakah ia mencintai Kai ?
tbc
Haha Author kembali setelah hiatus alright author bakal fast upadate seminggu sekali untuk menebus kelamaan author
Kalau ada saran author bikin FF genre apa, follow IG author yak : makasih :*
