Forever Love

Author : Kurama no Kitsune

Cast: All of Naruto Chara

Pairing : SasuNaru, ShikaNaru, NejiGaa, ItaDei, OC

Genre : Romance, Supranatural and Hurt/Comfort

Rated : T-M

Warning : Boys Love, Shounen-ai, OOC, Typos,Modification from Movie Twilight.

"Quileutes and The Cold One"

Author POV

Mereka pulang saat matahari mulai tinggi dan bersinar terik, namun hawa dingin tetap tidak hilang. Shikamaru sudah pulang bersama temannya tadi, Naruto masih memikirkan cerita yang diberitahukan Shikamaru saat di pantai tadi.
#Flashback
"Baiklah aku tidak ingin kau menyamakan aku dengan si pucat itu. Aku tak seharusnya menceritakan tentang".
"Aku hanya ingin tahu". "Oke, apakah kau tau bahwa banga Quileutes menurut dugaan adalah keturunan Serigala?". "Apa? Serigala sungguhan?"
"Yeah, itu adalah legenda bangsa kita".
"Dan bagaimana tentang Uchiha itu?"
"Baiklah, menurut dugaan mereka merupakan musuh bangsa Quileutes. Kakek buyutku menemukan mereka berburu di tanah kita, tapi mereka menuntut menjadi sesuatu yang berbeda. Jadi kita membuat sebuah perjanjian dengan mereka. Jika mereka berjanji menjauh dari tanah Quileutes, kami tak akan membongkar rahasia mereka.
"Aku kira mereka hanya pindah kesini", "Atau kembali kesini".
#End Flashback

Cerita mengenai bangsa Quileutes membuatnya penasaran, ia mengambil laptop di meja, mulai mencari semua hal tentang Quileutes dan akhirnya ia menemukan tempat di Kota seberang yang menjual sesuatu yang berhubungan dengan bangsa Quileutes.

Naruto POV

SKIP TIME

Aku telah sampai di Sekolah, dan tiba-tiba Sakura dan Gaara menghampiriku. "Narutoooo, Aku berhasil mengajak Lee pergi ke Pesta Dansa, saranmu untuk mengajaknya duluan sangat berhasil". Ya sebenarnya Sakura dulu tak menyukai Lee si anak penggila Olahraga itu, namun tak tahu apa yang merubah Sakura menjadi menyukai si Lee itu. Tidak ada yang tahu alasannya. Dan untuk Gaara aku dapat menebaknya pasti karena si Neji Hyuuga mengajaknya pergi ke Pesta Dansa, itu terlihat jelas di wajah gembiranya.

Dan selanjutnya mereka mengobrol berdua mengenai mencari Gaun dan Jas yang akan mereka kenakan nanti, tak sengaja aku mencuri dengar bahwa mereka akan mencari di Kota sebelah, dan aku mengajukan diri untuk ikut. "Bolehkah aku ikut? Aku ingin mencari sesuatu di sana" tanya ku. "Tentu saja, kami memerlukan pendapatmu nanti".

Sepulang sekolah, kami berangkat menuju Kota sebelah. Mereka terlihat sangat antusias sekali. Aku sudah meminta izin pada Ayah untuk mampir ke Kota sebelah dan beliau mengijinkannya.
kami tiba disebuah butik, aku mengikuti mereka dibelakang dan menunggu mereka mencoba beberapa potong Gaun dan Jas, dan seperti yang mereka minta aku memberikan pendapatku mengenai pakaian yang akan mereka pakai. Selesai saat menjelang malam, kami berpisah. Aku ijin pergi sebentar untuk membeli sesuatu dan mereka akan makan di Restoran yang dekat dengan butik itu. Mereka bilang akan menungguku untuk makan bersama dan aku hanya meng 'iya' kan saja.

Toko Quileutes (Author POV)

Saat sampai di tempat , kesan pertama melihat toko ini adalah 'Suram'. Naruto bergidik, daerah ini sangat sepi dan sepertinya Toko ini juga jarang pengunjungnya. Naruto masuk ke dalam Toko itu, hanya satu orang yang ada di dalam Toko itu. Naruto mulai mencari sesuatu yang ia cari dan dia menemukannya, sebuah buku berjudul 'History of Quileutes and The Cold One' dia mengambil buku itu dan segera membayarnya.

Naruto keluar dari Toko itu. Dia mengambil ponselnya untuk menghubungi Sakura dan Gaara, namun belum sempat Naruto mendial nomor Gaara, tiba-tiba beberapa orang preman mencoba mendekati dan menyentuh Naruto.

Preman itu semakin gencar mendekati Naruto, dan salah satu dari mereka berhasil memegang tangan Naruto.

CKIIIIITT!

Tiba-tiba saja sebuah Mobil berhenti tepat di sebelah Naruto, membuat preman dan Naruto terdiam. Sang pengemudi keluar dari Mobil itu dan dengan cepat menarik Naruto dari preman yang memegang tangan Naruto tadi. Wajah pengemudi itu terlihat dan Naruto tak menyangka bahwa orang itu adalah Sasuke, Naruto membeku melihat tatapan bengis Sasuke yang memandang preman-preman itu. Baru kali ini dia melihat tatapan Sasuke seperti itu, terlihat Sasuke maju dan memberikan tatapan yang lebih bengis seperti hendak menerkam preman-preman itu. Mereka mundur namun tak mengurangi atensi mereka dari Sasuke dan Naruto, Sasuke menarik Naruto untuk masuk ke dalam Mobilnya dan segera pergi dari tempat itu, dapat mereka dengar preman-preman itu berlari mencoba mengejar mereka.

Wajah Naruto pias akan pucat karna kejadian itu, mencoba menenangkan diri di dalam Mobil yang dikendarai dia dan Sasuke. Melihat ke pantulan spion, sepertinya preman itu tak bisa mengejar mereka. Naruto menghela napas lega, Naruto melihat ke arah Sasuke yang juga sama lega nya. Sasuke memelankan laju Mobilnya.

'Dingin sekali di sini' batin Naruto bergidik kedinginan, dia melihat AC Mobil ini menyala padahal hawa dingin masih menusuk tulang. 'apa dia tidak kedinginan?' Naruto berinisiatif untuk mematikan AC Mobil itu, namun sebuah tangan juga mencoba mematikan. Serta merta Naruto dikejutkan dengan sesuatu yang sangat dingin bagai Es bersentuhan dengan jarinya. "it's cold.." lirih Naruto, terlihat Sasuke juga sama terkejutnya dengan Naruto. Selama sisa perjalanan mereka terdiam dengan pemikiran masing-masing, hingga mereka sampai di sebuah Restoran dimana kedua temannya berada.

Mereka berdua keluar dari dalam mobil, saat berada di depan pintu Restoran Naruto dan Sasuke bertemu dengan Sakura dan Gaara. Mereka memandang takjub dan penasaran pada Naruto dan Sasuke yang datang bersama.

"Naruto kami telah menunggumu lama, tapi kau tak kunjung datang jadi kami makan duluan saja tanpa menunggumu" ucap Gaara pada Naruto dengan masih menatap mereka berdua penasaran.

"Hahahaha... Gomen tadi dijalan ada sedikit masalah dan kami tak sengaja bertemu" Naruto tertawa canggung, "Lalu, bagaimana denganku kalau kalian sudah akan pulang?" lanjut Naruto. 'Masa iya aku makan sendiri' batinnya.

"Bagaimana kalau kau mengajak Sasuke-san makan malam bersamamu, selagi dia ada disini" saran Sakura dengan menaik turunkan alisnya menggoda Naruto. Naruto yang digoda seperti itu hanya merona. Sebenarnya Naruto ragu untuk mengajak Sasuke, ia takut ajakannya akan ditolak.

Naruto POV

"Baiklah, kalau gitu kami pulang dulu Naruto daah" pamit Gaara, saat dia berjalan disampingku, Gaara mengerlingkan matanya padaku. 'ck sial, baiklah aku tidak akan tahu sebelum mencoba.'

"Sasuke, apa kau mau ikut makan malam bersamaku?" aku sangat gugup saat bertanya padanya. Dia melihat ke arahku seperti sedang menimbang sesuatu.

"Baiklah, sekalian aku ingin membahas sesuatu dengan mu" putusnya, dan kami beriringan masuk ke dalam restoran itu.

TBC!

Chapter 5 dalam proses pengetikan, dimohon bersabar..
Preview Chapter 5

'Cold one?'

"Aku tau apa sebenarnya kau ini!"

"Katakan dengan keras!"

"Apa kau takut?"

"Kau tak akan menyakitiku!"

"I'ts Beautiful"

Oke sampai disini aja, kalian pasti bakal tau jalan cerita selanjutnya bagi yang sudah nonton Movie Twilight. Tapi, aku usahain untuk bikin agak berbeda dari cerita aslinya walau gak menutup kemungkinan ceritanya masih sejalan aslinya.

Dann untuk M-preg masih belum yakin, karna ini masih di awal cerita kan... jadi di tunggu aja ya.. maklumin klo author ngaret updatenya,bnyak tugas! (tunggu!kok gue curhat..)

Thankyou juga buat yang bersedia baca dan review ff aku ini.. terima kasih banget!

Kira-kira kalo ngepost diwattpad bakal laku gk ni ff ya?
reader please review nee,, perlu kata-kata motivasi dari kalian.
Sankyuu...