Pilot and Composer

.

.

.

.

Are they our Twins?

.

.

.

.

Yoongi duduk bersama Minho dan Minah di rumahnya, disana juga ada Jin dan juga Jinseok. Kali ini Minah sedang ngambek dengan Yoongi karena Yoongi akan pergi lagi dan kali ini Amerika. Yoongi juga pergi selama dua minggu kali ini.

"Minah-ya~~"panggil Yoongi

"Minah benci eomma" kata Minah. Yoongi memandang Minah sedih.

"Minah yaaaa~ maafkan eomma ne?" Kata Yoongi

"Shireo~"kata Minah. Yoongi menatap Minho. Minho hanya memandang Yoongi dan Minah.

"Bagaimana kalau Minah dan Minho menyusul saja?" Tanya Jin. Yoongi memandang Jin bingung.

"Yoongi eomma dan Namjoon samchon kan pergi selama 2 minggu, sementara Minah dan Minho kan hanya menunggu pengambilan rapor, jadi setelah mengambil rapor, kita bisa menyusul Yoongi eomma dan Namjoon samchon, bagaimana?" tanya Jin. Minho, Minah dan Jinseok bersorak senang. Yoongi dan Jin tersenyum senang melihat Twins dan Jinseok besorak karena akan liburan. Ya mereka memang sudah merencanakannya karena Yoongi sudah mempunyaifeeling jika salah satu anaknya pasti akan ada yang tidak setuju.

"Maaf ya hyung aku jadi merepotkan" Kata Yoongi. Jin menggeleng mendengar Yoongi

"Tidak apa apa Yoongi, anak anak juga pasti butuh liburan, belakangan ini juga Namjoo sibuk, Jinseok juga pasti rindu dengan Namjoon, dan kebetulan ada kesempatan untuk liburan bersama, lagipula ada Twins kan kita bisa liburan sekeluarga" kata Jin. Yoongi tersenyum lalu melihat Twins yang sedang bermain dengan Jinseok.

"Yoongi, kamu bilang waktu itu kamu bertemu dengan Jungkook bersamaan dengan Jihoon kan? apa Jungkook masih menanyakan kamu pada Jihoon?" tanya Jin. Yoongi memandang Twins sedih sebelum menjawab pertanyaan Jin

"iya Hyung dan Jihoon bilang dia tidak mau cerita karena itu bukan urusan dia jadi dia menyuruh Jungkook bertanya padaku, tapi Jungkook juga belum menghubungiku. aku bersyukur sebenarnya hyung. Tapi beberapa hari ini aku bermimpi Jimin mengambil Twins dariku. Entahlah hyung. Jimin bahkan tidak tahu jika aku hamil saat itu kan, jadi aku harusnya tidak khawathir, tapi mimpi itu membuatku jadi khawathir hyung. bagaimana jika nanti aku dan Twins bertemu dengan Jimin? Lalu Jimin curiga lalu dia mencaritahu. apalagi Umur twins kan sesuai dengan lama kami berpisah hyung, 6 tahun." kata Yoongi. Jin memandang Yoongi sedih.

"Yoongi, tapi Minho dan Minah juga pasti akan penasaran siapa ayahnya, disaat semua orang di jemput oleh ayahnya, belum lagi jika kita berkumpul bersama, Jinseok juga suka menempel pada Namjoon" kata Jin

"Sudah hyung mereka sudah pernah bertanya" kata Yoongi

FLASHBACK

Hari ini Yoongi telat menjemput Twins, maka dari itu Yoongi menelepon ke sekolah dan meminta tolong pada Shin Seongsaenim, guru Twins untuk menjaga Twins sebentar. Tapi saat di jalan pulang setelah menjemput Twins, Minah bertanya

"Eomma, mengapa Minah dan Minho tidak pernah bertemu dengan Appa?" tanya Minah. Yoongi hanya diam memikirkan perkatan Minah

"iya eomma, masa Sungjae di jemput appa nya tadi, Jiho juga, lalu Kyunmin saja bercerita kalau dia di belikan rumah rumahan yang besar oleh appanya" kata Minah lagi.

"eumm... appa, hmm.. appa sedang sibuk bekerja" kata Yoongi

"kenapa sibuknya lama sekali? namjoon Samchon saja kalau sibuk tidak lama" kata Minah

"Aahh, itu karena apa sibuknya bukan di Korea sayang" kata Yoongi

"Kalau begitu dimana?" tanya Minah lagi

"hmm, appa kan sibuknya sambil pergi ke negara lain" kata Yoongi

"Jadi appa itu pilot ya eomma?" kali ini Minho yang bertanya. Yoongi mengangguk. ya Yoongi tidak sepenuhnya berbohong, kan Jimin itu ayah twins dan Jimin juga seorang pilot

"Eomma apa yeoja bisa jadi pilot? Minah juga mau jadi pilot seperti appa, kan bisa jalan jalan" Kata Minah

"ah, jangan Minah" kata Minho

"kenapa?" tanya Minah

"nanti Minah tidak pulang pulang seperti appa, nanti kalau Minho dan eomma kangen bagaimana?" kata Minho lagi

"ah iya juga ya. berarti appa jahat ya. eomma kita tidak bisa menelepon appa ya? minah kan juga mau lihat appa" kata Minah

"Bukan begitu sayang kan appa mengendarai pesawat jadi kita tidak tahu kan kapan appa tidak mengendarai pesawat, lalu kan setap negara kan punya waktu yang berbeda sayang makanya kita susah menghubungi appa" kata Yoongi berharap anaknya akan mengerti

"Tapi eomma" kata kata Minah terpotong oleh Minho

"Sudah ih Minah biarin saja appa pergi" kata Minho kesal sementara Minah mempoutkan bibirnya kesal. sementara yoongi melihat dari spion tengah dimana anaknya merajuk. yoongi menghela nafas lega karena anaknya berhenti bertanya

END Flashback

"Tapi Yoongi, jangan menumbuhkan kebencian pada Minho. Mungkin Minho iri dengan anak anak yang punya ayah, dan juga dia menutupi ke iriannya dengan membangun dinding kebenciannya pada ayahnya" kata Jin.

"entahlah hyung. semua karenma pertemuanku dengan Jungkook satat itu hyung. aku merasa takut setiap saat. aku lelah sebenarnya hyung" kata yoongi. Jin hanya mengelus lengan Yoongi dan menguatkan Yoongi.

.

.

.

.

Jin, Hoseok, Minho, Minah dan Jinseok mengantar Yoongi juga Namjoon ke bandara.

"nah, Minho dan Minah tidak boleh nakal ya. Harus menurut apa kata Jin Imo dan Hoseok Samchon, jangan lupa harus menurut apa kata Halmeoni. mengerti?" kata Yoongi

"Iya eomma tenang saja" kata Minah, sementara Minho mengangguk.

"Minho kenapa?" tanya Yoongi. belakangan ini Minho jarang sekali berbicara, Minho lebih sering menempel pada Yoongi, Yoongi pikir Minho sakit tapi badan Minho tidak panas.

"Minho mau ikut eomma" kata Minho. yoongi tersenyum

"kan beberapa hari lagi kita bertemu lagi sayang" kata Yoongi.

"tapi Minho tidak mau jauh dari eomma" kata Minho. Yoongi memeluk Minho.

"Minho sayang, jangan begitu eomma jadi sedih." Kata Yoongi. Mata Yoongi sudah berkaca kaca. Jin, Namjoon dan Hoseok melihatnya hanya tersenyum kecil. Yoongi melepaskan pelukannya pada Minho

"nah, kita bertemu lagi nanti ya sayang, nanti kita jalan jalan. ok?" kata Yoongi pada Minho dan Minah. Minho dan Minah mengangguk.

"Jangan bertengkar ya, Minah, Minho" kata yoongi. Minho dan Minah mengangguk lagi. Yoongi mencium kening dan bibir Minho juga Minah lalu berdiri dan dan mengambil kopernya. lalu Yoongi berjalan masuk bersama Namjoon

"EOMMA SARANGHAE" kata Minho dan Minah. Yoongi berbalik dan memberikan love sign pada Minho dan Minah. Minho dan Minah tersenyum. Tanpa mereka semua sadari, seorang pria lengkap dengan seragam pilotnya memandang mereka dengan tatapan yang sulit di artikan, terlebih pada Minho dan Minah yang kini ada di gendongan Hoseok.

.

.

.

.

JIMIN POV

Aku berjalan memasuki bandara setelah merapihkan seragam yang aku kenakan. Hari ini aku mendapat penerbangan ke Amerika. Dan hari ini partnerku adalah si alien idiot Taehyung, setelah itu aku baru berangkat 2 hari lagi setelah itu baru ke Dubai dan kembali ke Korea.

Aku melihat jam tanganku, masih ada waktu kurang lebih satu jam sebelum take-of, sebenarnya hari ini aku sengaja datang lebih telat. Lagipula mumpung TAehyungkanyang jadi ass hari ini.

Baru saja aku menaruh handphoneku, aku melihat orang yang selama ini aku cari cari.

MIN YOONGI

dia disana bersama kakanya dan juga kakak iparnya, Namjoon hyung dan Jin hyung, juga seorang anak perempuan di gendongan Jin hyung, dua anak perempuan dan laki laki yang di peluk Yoongi dan juga seorang pria di belakang anak yang di peluk Yoongi itu. aku terdia menatap mereka. aku tidak tahu apa yang mereka bicarakan, jadi yang aku bisa adalah menatap Yoongi selagi aku bisa menatapnya saat ini.

Sekarang Yoongi melepas pelukannya pada salah satu dari anak yang dia peluk tadi, lalu mencium pipi dan juga bibir kedua anak itu. Siapa mereka? apa mereka anak Yoongi? apa Yoongi sudah menikah? apa pria di belakang anak itu suami Yoongi? Setelah Yoongi memasuki check centre, dua anak itu berteriak. dan aku tidak salah lagi. dugaanku benar. mereka berteriak,

"EOMMA SARANGHAE"

mereka? anak Yoongi? dan pria yang tadi itu, yang sekarang menggedong dua anak itu suami Yoongi? Jadi Yoongiku sudah menikah? dan bahkan sudah mempunyai anak? aku memegang dadaku, rasanya nyeri sekali, padahal sebelumnya aku yakin aku tidak punya riwayat penyakit jantung. tapi rasanya dadaku sakit sekali. aku menunduk dan rasanya mataku panas sekali. Sialan memang. Min Yoongi selalu bisa membuatku seperti ini.

"Jimin?" aku mendongak melihat siapa yang memanggilku. Jin Hyung ada disana bersama anak perempuan di gendongannya yang aku yakini kalau itu anaknya karena dilihat disana anak perempuan itu manis dan cantik sekali dan persis dengan Jin hyung yang memang di juluki Princess, dan aku melihat dua anak yang di gendong pria di samping Jin hyung. anak Yoongi.

"ah hyung, mau jalan jalan? atau mengantar seseorang?" Tanyaku. Jin tersenyum sebentar.

"Mengantar Namjoon dan Yoongi, mereka ada urusan ke Amerika" kata Jin hyung. aku tersenyum lalu menatap dua anak yang di gendong pria di samping Jin hyung.

"ah kenalkan, ini Hoseok dan dua anak yang di gendong ini Minho dan Minah, dan ini anakku, Jinseok" kata Jin hyung. aku tersenyum kepada mereka semua dan membungkukkan badan sedikt tanda sopan kepada Hoseok.

"wahhh apa ahjusshi seorang pilot?" tanya anak perempuan di gendongan Hoseok, ah itu yang namanya Minah, aku tersenyum dan mengangguk

"Iya, ahjusshi seorang pilot" kata Minah

"wahhh keren sekali jadi begini ya seragam appa, hehe appa minah dan Minho juga seorang pilot loh Ahjusshi" kata Minah dan aku hanya bisa terdiam memandang Minah dan Minho. dilihat lihat mereka berdua tidak ada kemiripan dengan Hoseok. Bibir Minah tebal dan penuh dan bibir Hoseok biasa saja, sedangkan bibir Minho pasti menurun dari Yoongi, bibir tipis dan kecil. aku sempat melirik Jin hyung yang kelihatan panik saat Minah bilang tentang ayahnya.

eh?

Tunggu

tadi Minah bilang ayahnya seorang pilot? jadi Hoseok bukan ayah Minah dan Minho? jadi Hoseok bukan suami Yoongi? Kalau begitu siapa ayah Minah dan Minho?

Atau

Jangan jangan saat itu Yoongi...

END JIMIN POV

A/N: Halloooo,, ini update cepet karena ide berkeliaran malam malam gini hehehe, akhirnya JImin ketemu sama Twins, hehe dan di saat seperti ini JImin jadi pinter narik kesimpulan ya haha,

Maaf ya karena pendek, ternyata idenya mentok disini hehe..

Aku udah berusaha mengurangi ke typoan disinii kalau masih mengganggu tolong dimaafkan ya *bow*

Reviewnya jangan lupa yaa ^^