chapter 4

discleimer :gosho aoyama (maap kalau salah eja)

rated : T , enggak ada sadis-sadisnya

warning : EYD TIDAK DIPERHATIKAN OOC dan saudaranya

pair : sinichi K/conan E, heiji H , kogoro M

.

'Aku Rasa Bukan Shima Sama Pelakunya" kata ku melalui alat pengubah suara yang ada di leherku, yang membuat seolah-olah Mouri ji-san lah yang berbicara

"Apa Maksud mu Bukan Shima Sama Pelakunya, Bukan kah Semua Bukti Mengarah Padanya" Tanya Hondo-san

"Yayaya Itu Memang Benar,, Tapi Ada Beberapa Kejanggalan Pada Pembunuhan Ini" Kata ku melalui Mouri ji-san

"Jelaskan Pada Kami Mouri Sama" kata Inspektur Megure

"Pertama Di Lihat Dari Kondisi Kamarnya Yang Begitu Berantakan, Itu Berarti Terjadi Perlawanan Dari Kishimoto Kepada Sang Pelaku, Tapi Lihat Tubuh Nya Tidak Ada Luka Lain Selain Satu Luka Tusukan Di Jantung Nya, Bukan kah Itu Aneh? Seharusnya Tuan kishimoto Mengalami Luka Lain Bekas Pertarungan Nya Dengan Pelaku ?..." kataku melalui Mouri ji-san

"Itu Benar Juga" kata Opsiir Takagi

"Tapi Mouri Sama, Itu Tidak Menjelaskan Siapa Pelakunya" Kata inspektur Megure

"Sabar Dulu Megure Sama,, Akan Kujelaskan Secara Pelan-pelan" kataku melalui Mouri ji-san"Yang Kedua Dilihat Dari Letak Kamar,, Bukankah Kamar Aoi-san Dan Hondo-san Bersebelahan Dengan Kamar Kishimoto-sama, Tapi Tidak Ada Yang Mengatakan Mendengar Suara Gaduh Dari Kamar Kishimoto Sama, Padahal Kondisi Kamar Nya Sangat Berantakan, Pasti Menimbulkan Sura Yang Sangat Gaduh. Bisa Anda Jelaskan Itu Aoi-san, Hondo-san ?" tambahku

"i-itu, Seperti Kataku Aku Sedikit Mabuk Dan Langsung Tertidur" bela Hondo-san

"Bagaimana Dengan Anda Aoi-san ?..." tanyaku melalui Mouri ji-san

"Aku,… Setelah Dari Meja Makan Aku Langsung Tidur, Seperti Yang kukatakan Tadi Pagi. Aku Tidak Mendengar Suara Gaduh Apapun" jelas Aoi-san

"Kalau Begitu Benar Penilaian Ku, Tuan Kishimoto Telah Diracun Terlebih Dahulu Baru Di Bunuh, kemudian Pelaku Membuat kamar nya Berantakan Seolah-olah Telah Terjadi Penyerangan. Karena Dilakukan Secara Sengaja Keributan Yang Ditimbulkan Tidak Akan Terlalu Gaduh" kata ku

"Diracun ?, Itu Tidak Mungkin Mouri Sama, Kishimoto Sama Tidak Terlihat Seperti Keracunan" kata Opsir Takagi

"ia Benar, Aku Juga Sempat Berpikir Seperti Itu. Tapi Racun Yang Kumaksud Disini Bukan Racun Yang Bersifat Membunuh Tapi Yang bersifat Menenangkan." jelasku melalui Mouri ji-san

"Itu Berarti ?"

"Yya,, Obat Tidur Atau Obat penenang, Obat Tersebut Telah Diberikan Kepada Kishimoto Sama Secara Berlebihan, Hal Itu Luput dari Perhatian Kita Karena Kishimoto Sama Sering Mengonsumsi Obat Jenis Tersebut Untuk Penyakit nya. Di tambah Lagi Di kapal Ini Tidak Ada Alat Dan Petugas Khusus Yang Bisa Memeriksa Kadar Obat Tersebut .." jelasku lagi

"Itu Mungkin Saja, Tapi Kapan Si Pelaku MemberikanNya ?" Tanya Opsir Takagi terlihat berpikir

"Pada Saat Kishimoto-sama Meminum Obat Nya Semalam,, Pelaku Menukarkan Obatnya Dengan Obat Tidur" Kataku melalui Mouri ji-san

"i-itu Tidak Mungkin, Suami Saya Tidak Akan Meminum Obat Yang Aneh-aneh, Dia Sangat Berhati-hati Meminum Obatnya" kata shima-sama

"Itu Karena Dia Tidak Mengetahui nya, Hal Itu Didukung Dengan Kishimoto sama Yang Tidak Bisa Menelan Pil, Jadi Si Pelaku Dengan Mudah Dapat Menukar nya Dengan Obat Tidur, Karena Tidak Ada Yang Akan Tau Bedanya, Jadi Kesimpulanku Pelaku nya Hanya Orang-orang Yang Biasa Memberikan Obat Kepada kishimoto Shama" tambahku lagi…

"Jadi Benarkan,, Pelaku nya Adalah Shima ba-san?... Karena Semalam Beliaulah Yang Memberikan Obat Pada Ji-san" tuduh Hondo-san

"i-itu Tidak Benar, A-aku Tidak Mungkin Suamiku Sendiri" bela Shima-sama

"Hn, Awal nya Aku Juga Berpikir Seperti Itu, Tapi Aku Menemukan Sesuatu Yang Menarik, Membuat Aku Berubah Pikiran" Kataku melalui Mouri ji-san
"Apa Itu Mouri Sama ?" tanya inspektur Megure

"Sesuatu Yang Aku Suruh Simpan Pada Conan, Conaan Tunjukkan Pada Mereka Benda Itu" kataku melalui Mouri ji-san

Aku segera Kelur dari balik sofa, tempat ku bersembunyi dan berlari ke Dekat Mouri Ji-san Yang Tertidur…

"Baik, Ini Dia" seru ku smbil menunjuk kan Benda itu

"apa itu?," tanya Hondo-san dan inspektur Megure Bersamaan

"Ini Adalah Liontin Dari Kalung Hadiah Festival Air Tahun Lalu" kataku sendiri tidak berpura-pura menjadi Mouri ji-san

Aku menyerah kan Liontin itu pada Inspektur Megure,, dan Aku berbalik berniat untuk kembali ketempat persembunyian ku tadi,, tapi…..

"Hai Conan Kau Dari Mana Saja,, Aku Sangat Khawatir Padamu" kata Ran Nee-chan menahanku

"I-itu a-aku" *mind Conan:: sial, Bagai mna ini?

"Lalu Mouri Sama, Apa Hubungan Nya Pembunuhan Ini Dengan Liontin Konyol Ini?..." tanya inspektur Megure

"Itu Sangat Berhubungan, Karena Sang Pembunuhlah Pemilik Liontin Tersebut !..."

Tiba-tiba suara Mouri ji-san terdengar,, Padahal aku masih di tahan Ran nee-chan…

*mind Conan: siapa itu, mouri ji-san sudah sudah sadar?, ah belum, dia masih terlihat tertidur kalau dia bangun pasti semua akan kacau,, lalu siapa itu? apa jangan-jangan…?..

mind end*

"Lalu Siapa Pelakunya Mouri Sama?" tanya opsir Takagi

"pelakunya adalah…." Mouri ji-san Menggantungkan kata-kata nya

.

1 detik

.

2 detik

.

3 detik

"Pelaku nya Adalah Aoi-san" Mouri ji-san melanjutkan

"apa?"

semua yang ada diruangan itu tampak kaget tak terkecuali Shima sama dan Hondo-san

"Ya Itu Benar Sekali, Pelaku nya Adalah Aoi-san putrinya Kishimoto Sama" kata Mouri ji-san

"itu ti-tidak benar" kata Aoi san yang dari tadi diam saja

"hn,, Sebagai Putri Kishimoto Sama Tidak Akan Curiga Bila Ia Mendekati Obat Kishimoto, Apalagi Dia Semalam Pergi Lebih Cepat Dari Pada Yang Lain,, Kurasa Saat Itu lah Kau Menukarkan Obatnya Kishimoto Sama…. …Setelah Kishimoto Sama Meminum Obatnya Semalam, Dia Langsung masuk kekamar nya,, Aoi-san Juga Masuk Kekamar Kishimoto sama. Lalu Aoi-san Menurunkan Kishimoto-sama Dari Tempat Tidur Dan Menusuk Nya Tepat Dijantung . Karena Kishimoto Sama Sudah Terpengaruh Obat Tidur Tidak Ada Perlawanan Sama Sekali, Itu Menjelaskan mengapa Tidak Ada Tanda-tanda kekerasan di Tubuh Kishimoto sama" tambah Mouri Ji-san lagi

"Lalu Bagaimana Dengan kamarnya Yang Berantakan ?" tanya Hondo-san

"Itu Dilakukan Untuk Menghilangkan Jejak nya,, Tapi Aoi-san Tidak Berpengalaman dan Terlalu Terburu-buru Dalam Melakukan Hal Ini Sehingga Dia Melupakan Hal-hal Yang Kecil. Dia Takut kalau Shima Sama Tiba-tiba Masuk Kekamar, " Mouri Ji-san Menjelaskan

keadaan menjadi hening sejenak,, kemuan Mouri ji-san melanjutkan Analisa nya

"Tetapi Shima sama Malah Tertidur Diruang Perawatan, sehingga Seluruh Kecurigaan Padanya, Ini Menjadi Sebuah Keuntungan Untuk Aoi-san. Tapi Dia Melakukan Satu Kesalahan Besar,, Aoi-san Tidak Menyadari Kalau Liontin Nya terjatuh. Padahal Dia Dengan Jelas Mengatakan Kalau Dia Langsung Masuk Kamar Dan Tidak Keluar Lagi, Lalu Bagaimana Bisa Barang Pribadi Nya Bisa Sampai Dikamar Kishimoto Sama…..? , Jawaban nya Adalah… "aoi-san lah Pelakunya" kata mouri ji-san tegas

keadaan diruangan itu benar-benar menjadi hening,, tak ada satu orang pun yang berbicara,, Tangan Aoi-san tampak bergetar….

"Apa Ada Yang Salah Dengan Analisaku, Aoi-san..?" tanya mouri ji-san

Aoi-san terduduk tidak ada ekspresi yang di tunjukkan Aoi-san,, semua nya melihat kea rah Aoi san yang menangis dengan tatapan tidak percaya

"ke-kenapa Aoi, K-kenapa Kau Melakukan Itu" tanya Shima-sama tidak percaya

"karena Aku Membenci Nya" jawab Aoi-san dengan datar seolah-olah tidak mempunyai dosa

"T-tapi Dia Ayahmu, Kau Tidak Bisa Melakukan Hal Itu Padanya" Hondo-san setengah berteriak

"Kenapa Tidak" kata Aoi-san yg terlihat mulai menangis "Dia Ayahku Tapi Apa Yang Dia Lakukan Untukku,, Tidak Ada….. ! Yang Dia Lakukan Hanya Mengatur, Mengatur ku Harus berbuat Apa Berteman Dengan Siapa Semua Diatur Oleh Pria Itu, Aku Tidak Mempunyai Teman, Aku Merasa Kesepian, Satu-satu nya Hal Yang Bisa Membuatku Bahagia Adalah Berada Di Festival Air,, Itu Adalah Satu-satunya Tempat Kenanganku Bersama Ibu. Tapi Dia Melarangku Pergi Lagi Ke Acara Itu,, walau Aku Sangat Sedih Tapi Tetap Kuturuti Perintahnya , Karena Dia Adalah Ayahku."

Suasana diruangan itu yang tadinya terasa tegang berubah menjadi hening dan penuh kesedihan.

"Tapi,,…. Dia Memaksaku Untuk Menikahi Pria Kaya Untuk Memperluas Bisnisnya,, hn Aku Tidak Sanggup Melakukan Itu,, Karena Yang Membuatku Kuat selama Ini Adalah Harapan. Harapanku Dimana Suatu Saat Nanti Aku Cukup Dewasa Hingga Bisa Menentukan Jalan Hidupku Sendiri, Tapi Harapan Ku Hancur Saat Ku Tau Dia Telah Mengikat Perjanjian Dengan Seorang Pengusaha Untuk Memberikan Ayahku Modal, Tapi Sebagai Imbalan Nya Dia Memberikan Aku Pada Orang Itu, Apakah Itu Bisa Di Sebut Sikap Seorang Ayah." Aoi-san Menyelesaikan ceritanya

"Tapi Aoi-san Walau Seperti Itu, Kau Tetap Tidak Boleh Membunuh Ayahmu " kata Opsir Takagi

"hehe" Aoi-san Tertawa getir "Aku Tidak Merasa Menyesal Melakukan Itu, Setidaknya Aku Terbebas Dari Cengkraman Pria Menakutkan itu" kata Aoi-san sambil memeluk Lututnya

Aoi-san pun Di Tahan Oleh Opsir Takagi Dan beberapa Scurity kapal, dan di bawa ke ruang khusus untuk ditahan sampai kapal merapat ke dermaga.

Aku yang sudah terlepas dari genggaman Ran nee-chan buru-buru menuju ke belakang sofa tempat ku bersembunyi tadi untuk memeriksa keadaan,, sesampainya aku di sana ternyata tidak ada seorang pun disana

Mind Conan :" Aneh Sekali, Orang Itu Pergi Kemana Aku Yakin Orang Yang Berbicara Tadi Adalah Dia"

"eeeuuukkkk aaaaaaa,, hoooaaaaaamm… Apa Yang Terjadi" tanya Mouri Ji-san yang baru bangun dari tidurnya

"Oh Mouri Sama, Anda Memang Hebat Sekali, Kasus yang Sangat Membingungkan Ini Berhasil Anda Pecahkan" puji inspektur Megure

"Be-benarkah ?" tanya mouri ji-san bego

"Tentu Saja" tambah inspektur megure mantap

"Hahahahahaha, Tentu Saja Aku Adalah Kogoro Mouri Detektif Handal Mana Mungkin Kasus Seperti Ini Saja Tidak Bisa Ku Pecahkan Dan blabla blabla bla blabla" kata Mouri ji-san panjang lebar dengan bangga nya

"Hn, Dasar" kataku pada Diriku sendiri

skip

scene: bagian depan kapal

Aku sedang menikmati angin yang berhembus cukup kencang diatas kapal dan juga udara sore yang hangat, walau telah terjadi hal yang cukup mengerikan hari ini.

"Hai Kudo Apa Yang Kau Lakukan Di sini ?" tanya Hattori yang datang menhampiriku

"Tidak Ada, Hanya Sedang Menikmati Udara Sore" jawabku sekenanya

"kau Ini Seperti Orang Tua Saja, Padahal Kan Umurmu Baru 10 Tahun " canda Hattori

"hnn, Kau Ini Suka Sekali Membuat Ku Kesal" jawabku dengan Pura-pura emosi

"iia Maaf-maaf, Tapi Kau Kau Ini Memang Anak Berumur 10 Tahun…Conan" kata Hattori Sambil member penekanan Pada kata konan

"hn Terserahlah."

suasana menjadi hening sejenak

"Hei Heiji" kataku

"hum" gumannya

"Kenapa kau Juga Berpura-pura Menjadi Mouri Ji-san Tadi?, Bukankah Itu Kesempatan Bagus Untukmu Memperlihatkan Kemampuan AnalisisMu" kataku

"Kenapa" tanyanya singkat

"Untuk Menunjukkan Kemampuanmu Pada Semua Orang, Bahwa Kau Lebih Hebat Dari Kogoro Mouri Ji-san" terangku

"Aku Tidak Berniat Mengalahkan Kogoro Mouri Si Detektif Terkenal, Yang Ingin Kukalahkan Adalah Orang Yang Berada Dibaliknya" kata Hattori serius Tanpa melihat kearahku sama sekali

hembusan angin tiba-tiba menjadi kencang seolah-olah menunjukkan sebuah aroma persaingan yang ketat

"Dan Orang Itu Adalah Kau Kudo" kata hattori serius. "jadi Sebaiknya Kau Cepat lah Berubah Ketubuhmu Yang Asli Agar Bisa Kukalahkan, Tidak Ada Hebatnya nya jika Mengalahkan Anak 10 tahun" tambah Hattori sambil tersenyum

Aku hanya menunduk sambil tersenyum mendengar kata-kata Hattori,,

"Ya Itu Pasti, Suatu Saat Nanti Aku Akan Menemukan Obat Penawarnya. Aku Akan Bersaing Denganmu Tidak Sebagai Conan Atau Pun Kogoro Mori, Tapi Sebagai Sinichi Kudo" kataku mantab sambil tersenyum

"Itu Pasti Menyenangkan" balasnya sambil tersenyum juga

.

.

.

.

end

Alhamdulillah,, akhirnya ffc pertama aye kelar juga….

wkwkwkwkwkwk,, maap maap kalo ceritanya mengecewakan gaje dan kasusnya tidak menarik dan sebagainya^^

setelah aye bertapa selama 6 jam dikamar cuman begitulah yang masuk kekepala,, maaf jika mengecewakan.

untuk veykudo senpai terimakasih telah mereview setiap chapter nya*menunduk

tapi bisakah senpai dimna kesalahan nya,, karena senpai bilang di chap yg lalu banyak penggunaan huruf besar saiia yang tidak tepat,, saya sangat berharap senpai mau memberi sedikit contohnya,,