Kalau ada kesalahan dalam penulisan mohon maaf ^_^
DISCLAIMER : Jelas bukan milikku tapi milik Koge Donbo
Author : Anjani (Zui-chan)
Little : Perjuangan Himeka ,Kiro dan Suzune
Character : Himeka,Kiro,Karin,Kazune, Suzune,Kuga,Michi,Kazusa,Kirio dan Kirika
Summary : (di cerita ini Himeka,Kiro dan Suzune adalah anak Kazune dan Karin) "Kiro kenapa menangis?" tanya Himeka pelan
"Kiro,,….Kiro,….hiks" Ucap Kiro berbata bata dan langsung memeluk Himeka "Kiro takut"
"tidak perlu takut" jawab Himeka tenang
"huntung saja tidak ada orang jadi Onee-chan aman" ucap Suzune sedikit mengejek
"ayah pernah bilang,kita harus berjuang bersama,meskipun menguras tenaga,asalkan bersama pasti ada jalan keluarnya" ucap Himeka mengingatkan,ia memegang tangan Kiro,setetes demi setetes air mata Himeka dan Kiro jatuh secara bergantian
DOoOORR Dooor
"awas!" teriak Himeka seraya melindungi kedua adiknya dan SRrRrEEtt peluru pistol Kirio mengenai pipi Himeka yang semula putih bersih menjadi merah darah
"Onee-chan!" teriak Kiro dan Suzune bersamaan sedangkan Himeka tidak bernafas sedikit pun,ia merasa seakan waktu telah berhenti dengan sendirinya
"Liftnya terbuka" ucap Suzune "bawa masuk Himeka Nee-chan ke lift,Onee-chan"pinta Suzune yang sudah berada di dalam Lift
"baik" ucap Kiro yang membantu Himeka berjalan
"sial mereka masuk lift lagi" ucap Kirio yang berjalan menuju lift satunya
"lama sekali liftnya terbuka" ucap Kirika "akhirnya"
Didalam lift Himeka,Kiro dan Suzune,terlihat takut,Kaki Kiro dan Himeka terlihat biru ditambah lagi luka yang bisa mengakibatkan infeksi di wajah Himeka
"Kiro coba telepon ayah" ucap Himeka yang wajahnya berlumuran darah dan tangannya dingin seperti ingin beku
"baik" jawab Kiro seraya mencari handphone nya
"one-chan ini" ucap Suzune menyodorkan sapu tangan hadiah dari Himeka saat Suzune ulang tahun,disarung tangan tersebut tertulis nama sang pemilik yaitu Suzune,Himeka hanya tersenyum manis dan mengelap darah yang mengotori wajahnya
"halo ayah,ayah tolong kami" pinta Kiro "One,,,,,…Onee…Onee-chan terluka"
"apa!" teriak Kazune dari seberang sana "Kiro,kau ada dimana?"
"kami ada di dalam lift" jawab Kiro "ayah"
"kan sudah ayah bilang,jika mereka mengancam serahkan saja flashdisknya!" teriak Kazune marah
"apa" ucap Kiro yang mulai menangis "ayah"panggil Kiro lalu mematikan teleponnya
"kiro,Kiro!…."panggil Kazune
"ada apa?" tanya Karin yang melangkah dari escalator
"aku tidak sengaja membentak Kiro" jawab Kazune,wajahnya tertunduk dalam
"Kiro kenapa menangis?" tanya Himeka pelan
"Kiro,,….Kiro,….hiks" Ucap Kiro berbata bata dan langsung memeluk Himeka "Kiro takut"
"tidak perlu takut" jawab Himeka tenang
"huntung saja tidak ada orang jadi Onee-chan aman" ucap Suzune sedikit mengejek
"ayah pernah bilang,kita harus berjuang bersama,meskipun menguras tenaga,asalkan bersama pasti ada jalan keluarnya" ucap Himeka mengingatkan,ia melepaskan pelukan kiro dan memegang tangan Kiro,setetes demi setetes air mata jatuh dari mata Himeka dan Kiro secara bergantian
"suasana tidak enak" ucap Suzune yang tengah duduk bosan sambil memainkan topi telinga kelincinya "aku punya ide"
Suzune mendekat kekedua kakaknya,dan berteriak "GANBARE!GANBARE!GANBARE!"
"uhh" dengus Kiro "kamu kenapa Suzune?"
"suasananya sendu bikin bosan" jelas Suzune
"kalau begitu kita buat menjadi ramai" ajak Himeka,lalu ketiga malaikat kecil Kazune berteriak
"GANBARE!GANBARE!GANBARE!" teriak mereka secara bersamaan dan mengangkat lengan mereka
Ting (pintu lift terbuka) terlihat ada dua orang yang menunggu di lift
"ahh" ucap Himeka terkejut "gomen"
"kukira,itu si anak kembar" ucap Suzune yang berjalan menggunakan sepatu rodanya sendiri
"tampaknya Suzune sudah bisa" ucap Kiro seraya tersenyum manis
"kita harus cepat" ucap Himeka seraya menggerakan kakinya,kini wajahnya telihat berwarna pink (hihihi)
Ting (pintu lift Kirika dan Kirio terbuka)
"tampaknya mereka lebih cepat sampai" ucap Kirio seraya menoleh kekanan-kekiri
"coba kita cari ke inti pusat perbelanjaan ini,nii-san" ajak Kirika
"kau benar ayo" ucap Kirio
Ditempat Kazune,Karin,Kuga dan Michi
"kita kesana" ajak Kazune seraya masuk ke inti pusat perbelanjaan
"dimana mereka?" tanya Karin khawatir
"aku akan bertanya ke satpam disana" ucap Kuga sambil berjalan menuju satpam pemeriksa "maaf apa anda melihat 3 oarang anak, dua kembar dan satu masih kecil"
"itu disana" ucap satpam itu seraya menunjuk Himeka,Kiro dan Suzune yang tengah berlari
"Kazune!" panggil Kuga
"ada apa?" tanya Kazune sambil berjalan menuju Kuga
"itu" jawab Kuga seraya menunjuk 3 buah hati Kazune
"Himeka,Kiro,Suzune!" teriak Karin dan Suzune bersamaan
"ayah,ibu" panggil Suzune "Onee-chan mite"
Kiro segera menoleh kebelakang "itu ayah dan ibu" ucap Kiro "kita kesana"
"jika kita kesana kita harus putar balik,dan kita akan tertangkap" jelas Himeka
"lalu?" tanya Suzune
"merunduk!" teriak Himeka seraya merunduk dan melewati pagar yang dibawahnya bolong
"aku tidak perlu" ucap Suzune sambil tertawa geli
"kesana" ucap Himeka memberitahu "saat kita ada di bilik sana,Suzune jatuhkan semua kaleng susu,Kiro cari tali nilon putih bening,kencangkan dengan Suzune agar mereka terjatuh dan cari juga wajan tebal dan berat,tapi jangan terlalu berat setelah itu berikan pada Onee-chan"
"hai" jawab Kiro
"mereka benar-benar membuatku kesal" cetus Kirio
"kalian berdua berhenti!" teriak Michi seraya mengarahkan pistol ke arah kirio dan kirika
"apa!,ada yang mengejar kita" ucap Kirika
"jangan pedulikan mereka Kirika,tetap kejar anak bodoh itu" perintah Kirio
"iya" jawab Kirika
Setelah Himeka,Kiro dan Suzune sampai dibilik tersebut,3 bersaudara itu siap di tempat masing-masing,saat Kirio dan Kirika sampai di bilik tersebut secepatnya Suzune menjatuhkan kaleng susu
Brukk
"kalian berdua memang bodoh" ejek Suzune
"awas kau ya!" teriak Kirio yang berusaha melewati puluhan kaleng susu bersama dengan Kirika
"Suzune kemari" panggil Kiro pelan "bawa tali ini kesana,kencangkan dan buat mereka terjatuh,jangan lupa ejek mereka"
"baik" ucap Suzune seraya berjalan menggunakan sepatu rodanya ke tengah bilik dan mengejeknya "kemari,lelaki bodoh,jelek,hihihi" ucap Kazune dan berlari kepinggir Bilik lalu mengencangkan tali nilon tesebut
"siap" ucap Kiro pelan,Suzune hanya mengangguk bertanda siap "Tahan!" teriak Kiro meminta Suzune menahan nilon
Bruk kirika dan Kirio tejatuh bersamaan
"auuhh,,das…" belum sempat Kirio menyelesaikan ucapannya Himeka sudah memukulnya dengan wajan tebal
Bruukkkk
"makanya jangan anggap remeh anak kecil" ucap Himeka lalu memukul Kirika
BRrruuKKKK
"kau lumayan keren" puji Himeka
"wahhh kita berhasil one-chan!" teriak Suzune
"yeah" teriak ketiganya dan berpelukan bersama
Tiba-tiba
"Himeka,Kiro,Suzune!" panggil Karin yang membukakan tangannya bertanda ingin memeluk ketiga malaikat kecilnya
"ayah!,ibu!" teriak ketiganya bersamaan
Brukk Himeka,Kiro dan Suzune memeluk erat kedua orang tua nya
"kalian hebat" puji Kazune kepada ketiga anaknya,tapi mereka tak menjawab "Suzune!"panggil Kazune seraya melepaskan pelukannya dari Suzune,dan terlihat matanya tertutup wajahnya yang mungil terlihat lelah "kau tidur rupanya"
"Kiro dan Himeka juga" ucap Karin
"pipi Himeka berdarah ya?" tanya Kazune dengan nada khawatir
"ahh,,iya" jawab Karin "kita harus cepat pulang,lalu panggil Kazusa"
"iya kau benar" ucap Kazune setuju "woyy,,Kuga Michi,kalian urus yang itu" pinta Kazune
"ya serahkan saja pada kami" jawab Kuga dan Michi bersamaan"
"ayo Karin"
"ya"
TBC
Zui : cape badan ngetik terus
Himeka : iya nih Zui chan,Hime juga cape lari terus biar pakai sepatu roda tetap cape
Suzune : hus diam Suzune lagi tidur zZzZzZzZzZZZZz
Kiro : masih lanjut kan ,chapternya zui chan
Zui : iya,Review ya
