Tittle:
Dynamic Lova
Main Cast:
Do Kyungsoo
Kim Jongin
Other:
EXO and SM Family
Genre:
AU! School-life;Drama;Romantic;etc
RATE: T-M
Summary:
Bibir itu sangat menggemaskan dengan bentuk hati, mata polos mengerjap lucu seperti boneka, tingkah anggunnya membuatku terpesona. Lekukan itu sama persis dengan apa yang kuinginkan. Namun dengan bodohnya Siapa aku? Kim Jongin, pria ideal menurut yang lain. Apakah aku ideal dimatanya?
Disclaimer:
This story belong to me/? But the cast belong to God, their parent and their fans. This story is original from my brain, if this story is mainstream or bad. I'm so sorry babe~
WARNING! TYPO(s) EVERYWHERE! GENDERSWITCH (I'm so sorry for uke) MULTYCHAPTER! IF YOU HATE CAST, GENRE etc. CLOSE THE TAB!
Attention! Alasan saya memberi rate M pada Fanfiction ini adalah untuk mewanti-wanti siapa tau ada lemon, rape scene, kiss scene, bed scene dan yang lainnya dan tidak sesuai EYD. Oh ya saya minta maaf atas salah nama dari SOPA, saya juga manusia yang terlalu banyak salah dan saya juga masih newbie untuk mengenal tentang kehidupan Korea karena baru satu setengah tahun mengerti tentang Korea. Mohon bantuannya!
.
.
.
Kyungsoo telah sampai didepan tempatnya bersekolah, rambutnya di ikat satu dengan poni sebatas mata dan seragam sekolah tersebut dengan tas sekolah berwarna hitam dibalik punggungnya dengan blazer khas Seoul Of Performing School dengan rok pendek dan sepatu tanpa kaos kaki yang panjang, rambutnya dibiarkan tergerai. Banyak sekali teman-teman yang menyapanya dan Kyungsoo membalanya dengan senyuman dan bow dia juga berjalan bersama beberapa temannya sambil mengobrolkan apapun dan terkadang Kyungsoo ikut menimpalinya.
"Eoh, Kyungsoo.. Apa kau dekat dengan Kim Jongin?"tanya Suzy tiba-tiba, Kyungsoo berhenti sejenak dia menatap Suzy bingung.
"Aku tidak tau Suzy-ah. Aku hanya sebatas mengenalnya saja, mengapa?"tanya Kyungsoo, mereka mulai memasuki lift pada sekolah tersebut. Suzy terkekeh, ternyata temannya ini sangat polos dan begitu tidak mengerti.
"Aku semalam melihat account instagram Jongin, dan dia mem-follow accountmu dan kau juga sebaliknya. Padahal setahuku kau tidak pernah bersapa dengan Jongin." Kyungsoo hanya menghembuskan nafasnya berat.
"Ah, aku kemarin baru mengenalnya Suzy. Ternyata kami berpartner untuk dua majalah, ya sebatas itu saja...mungkin."lirihnya diakhir, Suzy hanya menganggukkan kepalanya saja tanda mengerti.
"Apa semalam kau pergi dengannya, Kyungie?"tanya Suzy ketika mereka melangkah keluar, Kyungsoo menganggukkan kepalanya saja. Dari kejahuan nampak Jongin yang sedang tersenyum kearah Kyungsoo, Suzy menyikut temannya agar membalas senyuman Jongin, dan Kyungsoo membalasnya dengan menunjukkan heart shaped lipsnya.
"Suzy, darimana kau tahu bahwa aku dan Jongin pergi bersama?"tanya Kyungsoo heran, Suzy tertawa ringan dia menatap class-matenya yang cantik ini dengan tertawa.
"Aku melihat foto posting mu di Instagram, dan dari dashboard saja terlihat jika itu mobil Jongin. Aku mengetahuinya karena aku pernah pulang bersama karena dia neighborhood ku. Tapi tenanglah kau bisa mempercayaiku agar tidak ada desas-desus kebersamaan kalian."Suzy mengusap pundak Kyungsoo dan dia pamit untuk menuju kelasnya, ya memang mereka berbeda kelas tetapi Kyungsoo mudah akrab dengan temannya, Suzy salah satunya.
Kyungsoo memasuki kelasnya dan melihat disebelah bangkunya terdapat Baekhyun yang tengah membaca buku, Gadis sipit itu serius sekali dan Kyungsoo menatap ponsel Baekhun yang tergeletak dimeja itu menyala dan menampilkan screen locknya dengan tampilan seorang namja dan yeoja tengah berselca bersama, Kyungsoo mengenal yeoja pada foto tersebut yang tak lain adalah Baekhyun dan namja itu seingatnya itu manager Jongin. Kyungsoo tersenyum jahil dan otaknya mencari cara untuk menggoda Baekhyun.
"Baekie~ Siapa nama namja itu? Mengapa kau tak mengenalkannya padaku, kau lupa ya? Dan namanya siapa itu...kau memanggilnya bidobbidobbidoobiyodapark apa namanya sepanjang itu?" sontak wajah Baekhyun merona dan Kyungsoo mengerling jahil, Baekhyun berusaha mengambil ponselnya. Baekhyun berhasil mendapatkannya, Kyungsoo tertawa sambil menunjukkan eye smile yang diturunkan dari Tiffany tersebut. Baekhyun hanya memasang wajah kesalnya, dan dia mulai menjelaskan siapa bidobbidobbidoobiyodapark yang ternyata bernama asli Park Chanyeol dan ternyata memang benar jika namja itu adalah manager dari Kim Jongin. Baekhyun menatap Kyungsoo dalam sehingga Kyungsoo mengerjapkan matanya bingung.
"Kyungie-ya, kau semalam kemana saja dengan Jongin?"bisik Baekhyun hati-hati. Kyungsoo terlihat bingung menjawab pertanyaan sahabatnya itu, dia hanya menundukkan kepalanya sambil membuka bukunya.
"Eum... aku- aku sama Jongin hanya pergi ke tempat pemutaran film bersama dan pulang.. Eh-em Ya.. ya.. ya hanya itu saja."Suara Kyungsoo terdengar gugup, dia bingung harus menjawab apa. Tidak mungkin dia menceritakan Jongin menggenggam tangannya dan merapikan rambutnya kepada Baekhyun, bisa jadi sahabatnya itu histeris apalagi ia takut temannya yang bernama Naeun tak sadarkan diri karena mendengar Kyungsoo berjalan dengan Jongin.
"Tidak perlu gugup baby~ Aku hanya bertanya saja. Hahaha.."Baekhyun terkekeh, tanpa bertanya pada Kyungsoo pun dia sudah mengetahui jika kemarin Jongin dan Kyungsoo berjalan bersama dan salahkan Jongin yang cerita dengan mata berbinar kepada Chanyeol. Konyol.
Kyungsoo hanya menatap Baekhyun sebal, bagaimana bisa dia hari ini tertindas lagi-lagi dan lagi. Baekhyun terlihat mengetikkan sesuatu pada ponsel canggih tersebut, Kyungsoo hanya menatapnya sebal. Dia mengambil ponsel dari sakunya dan memainkannya. Dia iseng membuka aplikasi kamera dan melakukan yang sering orang sebut selca atau selfie , Kyungsoo berpose tanpa ekspresi tapi itu sangat menggemaskan apalagi dengan rambut tergerai dengan poni yang dijepit kebelakang, sangat seperti apel yang manis... Lalu dengan isengnya dia memposting foto tersebut di account Me2Daynya, dengan caption "Hari ini aku sekolah, semangatlah Kyungsoo! Seperti biasanya inilah aku yang habis di goda oleh ByunBaek! KKKKK~"
Kyungsoo tersenyum ketika postingannya dikomentari oleh penggemarnya, antaralain: "Kya! Kyungsoo eonnie sangat cantik dengan seragam SOPA! Semangatlah, aku akan ikut membantu eonnie membully Baekhyun eonnie." "Dimana Byun eonnieku? Aku merindukan kalian ber-selfie! Kajja!" "Eonnie! Aku kemarin melihatmu dicinema sedang bersama Jongin Oppa dan kalian sangat cocok!" "Aish! Mengapa Kyungie eonnie selalu menggemaskan!" "Noona! Kau sangat imut, cantik dan sempurna! I like You but Jongin Hyung merebutmu dariku T-T." "Hei kenapa kalian membahas Jongin hyung dengan Kyungie noona? Mereka tidak berfoto bersama!" "Eonnie! Aku menunggu terbitan High Cut dan Vogue Girl minggu ini! Menunggu Jongin-Kyungsoo momment dan aku akan menjadi shipper pertama kalian!" "Kemarin aku melihat Kyungie noona bersama Tiffany eomma dan Jongin hyung makan bersama dengan bahagia!" "HEI! BERHENTI MENYEBARKAN YANG BUKAN FAKTA! KYUNGIE NOONA IS MINE!"
Kyungsoo terkejut membaca komentar tentang Jongin dalam fotonya, dia merutuk bagaimana bisa penggemarnya membahas Jongin. Padahal dalam foto tersebut hanya ada dirinya, tidak ada Jongin sama sekali. Kyungsoo membuka aplikasi Instagramnya, dan Jongin me likes semua postingannya. Sial sekali wajahnya memanas, berarti Jongin melihat dan menyukai bagaimana posenya dan yang paling memalukan adalah fotonya dengan Baekhyun dengan foto yang digabung menjadi empat dengan efek sepia, difoto bagian pertama Kyungsoo dan Baekhyun berpose dengan tangan lambang metal dan wajah dibuat se aneh mungkin dan tetap saja Kyungsoo dan Baekhyun terlihat mempesona. Pada bagian kedua mata mereka menatap pada arah pojok atas dengan lidah dijulurkan, pada foto ketiga mereka berpose seperti menembak dengan mata yang terlihat wink dan pose terakhir Kyungsoo dan Baekhyun terlihat menutup mulut dengan tangannya dan menatap kamera dengan ekspresi terkejut, dan itu adalah foto yang sangat memalukan dan Jongin dia melihat notifikasi pada accountnya tersebut dan matanya menatap layar ponsel itu tak percaya, kjongin said`"LOL! I'm overdose! dorekyungsoo" dan itu memang benar account milik Jongin, pantas saja fansnya membicarakan Jongin.
Guru pun memasuki kelas Kyungsoo dan memulai pembelajaran, kelas hening karena mereka sibuk memahami materi dan akan bertanya kepada guru didepan jika ada yang tidak paham. Baekhyun sedikit menyenandungkan lagu yang liriknya digunakan untuk mengumpat guru yang tengah memberi tugas tersebut, Kyungsoo terkikik geli mendengar suara sahabatnya itu, bukannya Kyungsoo tak ingin menegur Baekhyun hanya saja dia takut jika guru tersebut melihatnya tengah menceramahi Baekhyun dan berakhir keluar kelas.
.
.
.
.
.
.
Kyungsoo mendengus kesal, mata bulatnya terus menatap kearah jalan. Sudah tigapuluh menit dia diam disini, Tiffany baru memberinya pesan singkat yang membuatnya ingin marah dan parahnya Tiffany mommy nya menyuruh Kyungsoo menelpon Jongin, pria yang tengah gencar-gencarkan oleh fansnya bahwa mereka sepasang kekasih, Hell yeah. Kyungsoo mulai menelpon Jongin, tapi pria itu tidak mengangkatnya sama sekali dan ingin rasanya Kyungsoo berbicara kasar untuk meluapkan emosinya. Kyungsoo masih mencoba menelpon Jongin dan ini sudah yang ketiga kalinya dan masih sama, ini kali keempatnya dan jika tidak diangkat dia nekat naik bus yang ada saja.
"Yeoboseyo..."
Mata Kyungsoo masih menatap sekitarnya, ternyata sudah sepi. Sehingga dia tidak menyadari apapun.
"Hallo! Anybody there?"
"Ah! Jongin, kau darimana saja tidak menjawab panggilanku?" Nada suara Kyungsoo sangat terdengar tengah kesal, ternyata suara Jongin terdengar serak ditelepon, mukanya merona tipis.
"Mianhae, Soo. Aku habis mandi, ada apa menelponku?"
"Cha! Kau bisa menjemputku ke sekolah dan mengantarku kedaerah Gangnam?"Kyungsoo menatap kukunya yang bercat warna soft yellow.
"Baiklah, tunggu sepuluh menit lagi. See you!"
"See you.." Kyungsoo memutuskan sambungan telponnya dan mengirim pesan kepada managernya Sunyoung Park, managernya dari tadi sudah mengiriminya pesan agar Kyungsoo segera hadir disana. Kyungsoo merasakan kakinya sudah lelah, apakah Jongin masih lama? Pikirnya. Dia pun kembali membuka aplikasi Me2daynya dan matanya terkejut ketika menatap fotonya dan Jongin kemarin malam tersebar dan menjadi perbincangan hangat, banyak yang bilang serasi dan lainnya. Kyungsoo hanya menatap kesal, ini sebenarnya ulah siapa yang sangat menjengkelkan hatinya. Padahal kemarin cinema sudah sepi dan dia ingat jika bertemu dengan Yoona ahjumma. Tapi, tidak mungkin itu ulah kejahilan Yoona.
Mobil Audy A6 berwarna putih berhenti didepannya, Kyungsoo mengetahui bahwa itu adalah Jongin dan segera membuka pintu mobil tersebut. Dia mendudukkan diri di kursi penumpang dengan mata yang terpejam, Jongin hanya menatap gadis itu sambil tersenyum manis.
"Kyungsoo, berikan alamatnya dan kau tidurlah. Lima belas menit lagi kita sampai,"Jongin mulai menginjak pedal gasnya dan melajukan mobilnya secepat yang ia bisa, Kyungsoo memberikan alamatnya pada Jongin yang tertera dilayar ponselnya. Dan Kyungsoo memejamkan matanya, untuk melepas lelah.
Jalanan sedikit sepi dan Jongin sesekali menatapwajah cantik gadis itu, dan jantungnya berdegub kencang rambut panjang gadis itu sedikit berantakkan juga rok sekolahnya tersingkap menampilkan pahanya yang mulus dan panjang, Jongin hanya menahan ekstra besar tentang hasrat lelakinya. Bukan saatnya...pikirnya.
Kyungsoo menggeliat dan mengerjapkan matanya, bias cahaya yang memasuki retinanya sedikit membuat kepalanya pusing. Dia pun segera membenarkan posisi duduknya, dilihatnya Jongin tengah bertelefon, dan dia menatap sekelilingnya ini sudah memasuki daerah Gangnam,tebaknya. Saat dia menoleh kearah Jongin lagi dan Jongin pun menoleh kearahnya sambil tersenyum tipis.
"Sudah bangun?"tanya Jongin sedikit basa-basi. Kyungsoo hanya menjawabnya dengan deheman, dia juga mengingat percakapan Jongin tadi yang tentang menanyakan keadaan dan berkata semoga anak-anakku baik-baik saja. Jujur saja itu membuatnya penasaran.
"Eum.. Jongin-ah apakah kau sudah memiliki... anak?"tanya Kyungsoo dengan nada yang terdengar sungkan, Sialnya Jongin tertawa renyah dan memarkirkan mobilnya di parking area gedung tersebut.
"Ah~ tentu saja, namanya Monggu, Jjanggu dan JjangAh. Apa kau ingin berkenalan dengannya?"jawab Jongin dengan menaikkan alisnya dan membuka pintu mobilnya begitu pun dengan Kyungsoo. Entahlah mengapa rasanya dirongga dadanya terasa nyeri.
"Kenalkan kepadaku setelah pemotretan ini eotte?"tawar Kyungsoo dengan sinar mata meredup, Jongin juga bukan pria yang tidak paham dengan tatapan wanita. Dia senang Kyungsoo terlihat seperti... cemburu.
'Grep'
Jongin memeluk tubuh Kyungsoo dari belakang dan membisikan kata.
"Mereka bukan anakku, mereka memang puppy tapi aku tidak suka jika memanggilnya hewan peliharaan. Jangan marah."Bisikkan Jongin membuat Kyungsoo tercengang, dia menerka darimana Jongin tau jika dia marah dan kesal, Kyungsoo segera melapas pelukan Jongin dan menarik tangan Jongin untuk memasuki gedung, wajah Kyungsoo terlihat merona dan Jongin juga sangat salah tingkah.
Mereka menaiki lift menuju lantai 12 gedung itu, suasana canggung dan hening. Kyungsoo memberanikan diri menatap Jongin.
"Eum... Aku tidak marah, sungguh. Aku hanya terkejut saja mendengar kau memiliki anak. Jeoseonghamnida," Kyungsoo menyelipkan anak rambutnya kebelakang telinganya.
"Tak perlu kau berbohong kepadaku, Soo. Aku sudah memahamimu dengan baik."Jongin mengusap puncak kepala Kyungsoo, pintu lift terbuka dan mereka melangkahkan kakinya untuk leuar dari lift. Seorang wanita berambut sebahu dengan warna hitam dengan tinggu sekitar 159 cm itu melambaikan tangannya kearah Kyungsoo. Kyungsoo berlari kearah wanita itu dan Jongin hanya berjalan santai dengan wajah ditundukkannya.
"Jeosonghamnida, Eonnie. Aku tahu aku terlambat, ini karena supirku tidak bisa menjemputku dan aku harus menunggu Jongin dahulu. Eonnie ini teman baruku, namanya Kim Jongin. Jongin perkenalkan ini Luna Park, manager tersayangku."Ujar Kyungsoo sambil menarik tangan Jongin dan dia melihat manager dan Jongin saling bow.
"Senang mengenalmu Jongin."Luna tersenyum menatap pemuda tinggi dengan kulit tan.
"Senang mengenalmu juga, noona." Jongin tersenyum ramah dan Kyungsoo tersenyum manis kearah Luna, dia dipanggil oleh crew dan disuruh mengganti pakaiannya.
Jongin dan Luna masih asyik berbincang, Kyungsoo keluar dari ruang gantinya dengan rambut yang dikuncir dua dan polesan tipis make-up serta dress sebatas lutut tanpa lengan berwarna pink pastel dengan motif bunga yang sangat menawan. Wajahnya sangat cantik dan imut, Kyungsoo yang merasa diperhatikan oleh Jongin pun mulai bertanya. Untungnya dia sudah merasa nyaman dengan Jongin.
"Jongin, apa aku aneh dengan pakaian seperti ini?"tanya Kyungsoo dengan raut sedih, Jongin hanya terkekeh saja dan membuat Kyungsoo bingung. Luna pun segera meninggalkan mereka berdua, ia sangat tau jika Jongin tertarik pada Kyungsoo.
" Aniyo, Soo. You're such as princess. Pretty as usual. Masuklah keruangan pemotretan, mereka menunggumu. Fighting!" Jongin menyemangati Kyungsoo sambil menunjukkan eye-smile yang dia miliki dan itu membuat Kyungsoo menundukkan kepalanya malu dan berlari menuju ruangan yang dimaksud Jongin.
Etude House, catalog ternama di Asia. Gadis itu tengah berpose dengan imut sambil menggenggam parfume keluaran terbaru dan menatap kamera seakan-akan menarik untuk membeli parfume yang di pegangnya. Para crew kembali sibuk ketika pemotretan sesi pertama selesai dan kini Kyungsoo sudah di bawa menuju ruang ganti, Jongin hanya menatap siatuasi ramai itu sedikit terkekeh, ternyata memang sibuk, Luna pun tampak ikut dengan kesibukan crew dia menuntun Kyungsoo yang kini dengan rambut diikat satu tanpa poni dan anak rambutnya dibiarkan lolos tak terikat dengan dress yang hanya menutupi kaki jenjangnya, dan tanpa lengan dengan potongan dada sedikit rendah. Sang pengarah gaya menjelaskan seperti apa Kyungsoo berpose dan Kyungsoo memahaminya dengan baik dan tersenyum. Pada foto pertama dia membelakangi kamera dan menolehkan kepalanya ke bahu kirinya ekspresinya seperti menghirup wanginya parfum itu dan pada pose kedua dia menempelkan botol parfum pada pipinya dan tertawa bahagia sehingga menunjukkan heart shaped lips dan mata yang hampir membentuk bulan sabit. Sangat cantik dan sukses membuat Jongin semakin menginginkan gadis itu.
Para crew bertepuk tangan meriah, Kyungsoo melakukan bow dengan wajah malu-malunya. Tuan Jin –photograper– itu menatap Kyungsoo bangga dan Kyungsoo hanya mengucapkan terima kasih, Kyungsoo memeluk Luna erat, karena dia berhasil melakukan yang terbaik pada hari ini, Luna membalas pelukan Kyungsoo dan mengucapkan banyak pujian untuk gadis cantik itu. Jongin hanta menatap Kyungsoo dalam dan Kyungsoo membalas tatapan Jongin dengan tatapan bingung.
"Eonnie, temani aku keruang ganti. Apakah eonnie membawa pakaian gantiku?"tanya Kyungsoo kepada Luna, kini mereka berjalan menuju ruang ganti. Luna menganggukkan kepalanya dan membantu Kyungsoo melepaskan dress tersebut. Dress berwarna putih susu itu pun lepas dari tubuh proposional Kyungsoo dan Luna hanya menatap punggung putih Kyungsoo sambil berdecak kagum. Luna menyerahkan pakaian Kyungsoo yang berupa kaos putih dengan galur hitam putih pada bagian bawahnya dan hotpans berwarna hitam dan sepatu kets berwarna merah muda, Luna hanya duduk didepan kaca rias sambil menunggu Kyungsoo keluar, beberapa menit kemudian keluarlah Kyungsoo dengan pakaian yang melekat pas di tubuhnya apalagi dia memamerkan kaki jenjang dan mulus miliknya.
.
.
.
"Eonnie, apa kau mau pulang bersama?"tanya Kyungsoo menegur Luna,Luna hanya menggeleng pelan sambil tersenyum.
"Aku akan pulang dijemput Jinki, kau pulanglah duluan." Luna membereskan apapun yang berserakkan diruangan itu dan Kyungsoo juga ikut membantu, maklumi saja gadis cantik itu penyuka kebersihan. Setelah rapi dia pamit kepada Luna dan segera beranjak dari sana.
Kyungsoo berjalan sambil tersenyum kearah staf di gedung ini yang menyapanya, dia melihat Jongin yang menyandarkan tubuhnya pada dinding. Kyungsoo tersenyum dan menepuk pundak pria itu.
"Sudah selesai?"tanya Jongin sambil berdiri tegak dan menatap ponselnya, dilayar ponselnya tertera pukul 06.15 PM KST. Kyungsoo tersenyum dan mengangguk.
"Kajja, aku ingin melihat anak-anakmu Jongin." Gadis itu berjalan mendahului Jongin dengan antusias, Jongin menggenggam jemari gadis itu dan mengajak gadis itu berlari menuju lift.
Setelah memasuki lift binar bahagia Kyungsoo tak lepas dari wajah cantiknya. Sedangkan Jongin hanya memainkan ponselnya dan terlihat menelpon seseorang, pintu lift terbuka dan mereka keluar dari lift tergesa-gesa karena melihat banyak kerumunan manusia didepan sana, beruntungnya Kyungsoo membawa kacamata hitam dan topi hitamnya sehingga bisa menutupi penyamarannya. Sedangkan Jongin hanya menundukkan kepalanya dan berjalan disela-sela kerumunan orang itu yang tak lain adalah fans dari gadis cantik dibelakangnya, terdengar bisikan yang bertanya mengapa ada Jongin dan mereka tidak melihat Kyungsoo. Jongin hanya sedikit terkekeh geli, apa benar fans Kyungsoo tidak mengenali penyamaran gadis itu, ada fans perempuan yang bertanya pada Jongin tentang keberadaan Kyungsoo, namun pria itu enggan menjawab dan fans itu pun mengabaikan keberadaan gadis dengan topi hitam dan rambut yang hampir menutupi wajahnya dari samping juga dengan kacamata hitam.
.
.
.
"Akhirnya kita terbebas dari mereka,"ucap Kyungsoo lega, dia menyandarkan tubuhnya pada kursi penumpang, sedangkan Jongin hanya menggumam dan mengendarai dengan cepat menuju keapartement noona kandungnya yang bernama Kim Taemin .
Suasana hening menyelimuti mobil mewah ini, baik Jongin atau Kyungsoo mereka tidak ada yang ingin membuka percakapan.
.
.
.
.
"Annyeong, Noona! " Jongin memeluk Taemin erat begitupula dengan Taemin, Kyungsoo hanya menatap kakak beradik itu dengan senyuman manisnya. Dia juga melihat ketiga anak anjing yang lucu mengitari kaki jenjangnya, Kyungsoo menundukkan badannya dan mengelus lembut bulu-bulu anjing tersebut, terlihat binar bahagia diwajahnya. Taemin hanya menatap adiknya dengan tatapan menggoda.
"Monggu, Jjanggu dan JjangAh. Come here.."teriak Taemin, sontak saja ketiga anjing lucu itu menghampiri Taemin dan meloncat-loncat dengan lucunya.
"Anak-anak, say 'Annyeong' kepada eomma kalian!" Perintah Taemin, Kyungsoo hanya membulatkan matanya kaget, dia menatap Jongin bingung dan pria itu hanya menggedikkan bahunya. Ketiga anak anjing itu duduk dihadapan Kyungsoo sambil menggonggong bersamaan yang terdengar lucu, sehingga Kyungsoo duduk dengan tumpuan kakinya dan mengusap lembut bulu ketiga anak itu.
"Kalian tidak merindukkan appa?"tanya Jongin kepada tiga anak itu sehingga ketiga anak anjing itu melompat kedalam pelukan Jongin. Kyungsoo dan Taemin hanya tersenyum geli melihat Jongin yang layaknya seorang Appa yang baru pulang dari pergi jauhnya.
.
.
"Ehm.. Apakah kau kekasih dari Jongin?"tanya Taemin kepada Kyungsoo yang tengah memangku JjangAh, Kyungsoo hanya menggelengkan kepalanya kepada Taemin. Dia menatap Taemin bertanya.
"Bukan, Eonnie. Kami baru berteman, bagaimana bisa Taemin eonnie menyimpulkan bahwa kami sepasang kekasih?"tanya Kyungsoo sambil mengerutkan alisnya, Taemin hanya tertawa mendengar perkataan gadis polos disampingnya. Ternyata Jongin membohonginya, dia akan membalaskan dendamnya saja pada adiknya itu.
"Ah, tidak. Aku hanya asal menebak, saja."Taemin beranjak dari sofa, dia menghampiri Jongin yang tengah tengkurap di kamar tamu sambil bermain dengan Monggu, Taemin menatap Jongin dengan tatapan membunuh.
"Jelaskan-siapa-Kyungsoo-itu?"tanya Taemin dengan muka kesal, dan hanya dibalas dengan cengiran khasnya.
"Dia temanku, noona!"jawab Jongin santai membuat Taemin melemparkan bantal ke wajah Jongin, dan Jongin hanya tertawa bahagia.
"Beraninya kau membohongi noonamu. YA!"jerit Taemin yang untungnya tidak terdengar oleh Kyungsoo, Jongin berdiri dan berlari menuju sofa diruang tengah sambil menggendong Monggu.
Taemin hanya menghela nafas kasar, Kyungsoo yang melihat itu hanya menatap bingung kearah Jongin-Taemin lalu dia memainkan bulu halus milik Jjangah. Taemin pun meraih jaketnya, dia pamit kepada Jongin dan Kyungsoo bahwa ia akan ke minimarket dekat apartementnya.
Tinggal lah Jongin, Kyungsoo beserta ketiga anak. Jongin memainkan Monggu sambil tertawa bahagia, Kyungsoo menatap Jongin polos dan mengecup pipi pemuda disampingnya, sontak saja Jongin mematung dan menatap Kyungsoo tak percaya. Gadis itu hanya berkedip polos saja dengan mulut yang setengah membuka, Jongin memukul kepalanya karena otaknya mulai membayangkan yang tidak-tidak tentang gadis itu.
"Jongin, are you okay?"tanya Kyungsoo khawatir, Jongin hanya menggeleng saja sambil mengelus lembut tubuh Monggu.
"Kau baru saja menciumku.."Lirih Jongin sambil membelai pipinya sendiri, Kyungsoo yang mendengar langsung mengangguk antusias.
"Itu tanda ternima kasihku untuk hari ini, Jongin. Apa aku salah?"tanya Kyungsoo dengan polosnya, Jongin kembali memukul kepalanya yang mulai membayangkan sesuatu yang berunsur 21+ Kyungsoo menarik tangan Jongin yang akan memukul kepalanya kembali.
"Jongin, jangan memukul kepalamu sendiri. Nanti otakmu bisa tergeser.."Ucapan Kyungsoo sukses membuat Jongin ingin menenggelamkan dirinya ke laut terdalam.
Gadis itu masih dengan tatapan polos, bibir merah muda alami itu setengah membuka dan membuat Jongin segera mengecupnya. Kyungsoo nampak terkejut dengan perlakuan Jongin, namun ketika Jongin melepaskan kecupannya itu dia mendesah lega.
Jongin kembali mencup bibir milik gadis cantik dihadapannya, dia merasa tidak bisa menahan hasratnya dan ini adalah ciuman pertama mereka. Jongin mulai menjilati kedua belah bibir gadis itu , setelah dia puas merasakan bibir gadis itu yang ternyata semanis lollypop itu dia mulai menghisap bibir bawah dan atas Kyungsoo, gadis cantik itu yang tidak mengerti apa-apa berusaha memberontak namun dia terlalu lemah, entah kemana hilangnya Monggu dan JjangAh tadi.
Kini lidah Jongin mengabsen seluruh deretan gigi rapih milik model cantik itu, kepalanya pun dimiringkan ke kiri, tangan kirinya menekan tengkuk gadis itu agar semakin mendekat kepada Jongin. Lidah Jongin mulai menggelitik langit-langit milik Kyungsoo dan membelai lembut lidah milik Kyungsoo, entah bagai mana caranya kedua lidah itu tengan saling membelilit dan tangan Kyungsoo sudah mengalungkan di leher Jongin.
Jongin menarik pinggang ramping Kyungsoo dan mendudukkannya di pangkuannya. Gadis polos itu hanya mengikuti apa yang Jongin lakukan padanya, dia merasakan sensasi yang aneh dan manis sehingga ia pasrah.
Kini Jongin menyesap kuat lidah Kyungsoo dan itu membuat Kyungsoo mengeluarkan suara aneh. Kyungsoo mendorong dada bidang pria di depannya karena dadanya terasa sesak, Jongin pun melepaskan tautan mereka, entah saliva milik siapa yang mengalir di dagu mereka.
Wajah Kyungsoo memerah malu dan menundukkan kepalanya sambil memainkan jari-jari lentiknya pada perut Jongin yang sukses membuat pria itu tertawa geli, posisi mereka masih sama dengan kejadian tadi. Jongin menyibakkan rambut halus milik Kyungsoo, pria itu menjilat lembut daun telinga gadis cantik itu.
"Uh~ gelih...eungh" desahan Kyungsoo terdengar keras di telinga Jongin membuat pemuda itu gencar memainkan telinga gadis itu, Jongin menghisap dan menggigit lembut cuping telinga Kyungsoo.
"Akh~ Jongh...iin..hhh" Kyungsoo menggeliatkan tubuhnya tak nyaman, membuat Jongin melepaskan bibirnya dari telinga gadis itu dan kali ini dia mencium seluruh bagian wajah cantik itu dari kening menuju kedua kelopak mata gadis itu kemudian ujung hidung gadis itu sambil menggesekkan hidungnya dengan hidung gadis itu membuat Kyungsoo tertawa dan yang terakhir Jongin hanya mengecup bibir merah itu. Kyungsoo menatap Jongin dengan malu-malu, dia tidak mengerti apa yang baru saja dilakukannya dengan Jongin.
"Jangan menundukkan kepala seperti itu, Soo. Kau membuatku bersalah, apakah kau tak suka dengan yang tadi?"tanya Jongin kepada Kyungsoo yang kembali memainkan perut milik Jongin.
"Aku...sangat...suka. Rasanya.. manis."Kyungsoo menatap Jongin dengan wajah yang merona cantik itu, Jongin mengelap ujung dagu Kyungsoo untuk menghilangkan jejak saliva mereka yang tercampur. Kyungsoo mengeluarkan sapu tangannya dan mengusap lelehan saliva di dagu Jongin, pria itu hanya tersenyum dengan kelakuan polos gadis itu.
Pintu apartement terbuka, Taemin tercengang melihat pemandangan didepannya. Bagaimana Kyungsoo duduk dipangkuan Jongin dengan erat dan kepalanya menyandarkan didada bidang adiknya itu.
"A-A-Anyeong, maaf mengganggu kalian." Taemin berujar gugup, dia tidak berani menatap kearah sofa. Padahal Kyungsoo dan Jongin hanya duduk bersama tak melakukan apapun, apalagi Kyungsoo tengah tertidur.
.
.
.
Taemin kembali dari dapurnya menatap Jongin dan Kyungsoo yang kini telah duduk dengan normal. Menurutnya. Dia juga melihat Jongin dan Kyungsoo yang menggoda Monggu bersama.
"Apakah kalian tidak ingin pulang?"Taemin menghentikan aktifitas mereka.
"Eonnie kapan pulang?"tanya Kyungsoo polos, dia tak menyadari aura gugup dari Taemin.
"Ah~ Aku baru pulang."jawab Taemin sesantai mungkin.
"Kyungsoo, ayo pulang. Noonaku akan tidur, kajja."Jongin menarik tangan Kyungsoo, gadis cantik itu segera berdiri dan menatap Taemin dengan tatapan memelasnya.
"Eonnie, kami pulang dahulu ya. See you next time~"Kyungsoo pamit dan mengecup pipi Taemin, kakak Jonging itu hanya tersenyum menatap Kyungsoo.
"Hati-hati~"Taemin melambaikan tangannya. Jongin hanya pamit kepada ketiga anaknya yang tengah tertidur dan melambaikan tangan kearah noonanya. Jongin berjalan mendahului Kyungsoo, gadis itu hanya menatap punggung Jongin dengan malu-malu.
.
.
.
.
Mobil Jongin berhenti di pelataran rumah Kyungsoo, Jongin membantu Kyungsoo membuka seatbeltnya dan gadis itu tersenyum kepada Jongin, mereka telah keluar dari mobil.
"Eum~ Jongin, terimakasih telah mengantarkanku pulang."Ujar Kyungsoo dengan rasa canggungnya, Jongin menggenggam tangan halus Kyungsoo.
"Soo, apakah kejadian di apartement noonaku itu yang pertama untukmu?"tanya Jongin dengan matanya menatap lurus pas dengan manik mata gadis itu. Kyungsoo dengan gugup menganggukkan kepalanya.
"Yes, you're right."Jongin segera membawa Kyungsoo kedalam pelukannya, dia menghirup wangi mawar yang elegant ditubuh mungil gadis itu.
"Thankyou, Soo. You gave me your first kiss."Kyungsoo hanya menganggukkan kepalanya dan menghirup wangi tubuh pria itu. Kyungsoo melepaskan pelukannya dan menyuruh Jongin agar segera pulang ke rumahnya.
"Annyeonggaseyo~" Jongin sambil melambaikan tangannya dari jendela mobilnya, Kyungsoo pun membalas lambaian dari pria tampan itu.
Pikirannya mendadak bingung, mengapa dia merasa ingin berlama-lama dengan Jongin. Perasaannya nyaman, senang, dan aman. Ditambah jantungnya yang berdetak cepat. Kyungsoo, are you falling in love with him? Batinnya bertanya.
.
.
.
.
To be continued...
A/N: KYAAAA AKHIRNYA AKU APDET~ MAAF TELAT~ DAN YA SOAL UN NYA BIKIN SAKIT HATI HIX! ABANG YEHET PUNYA INSTA YEEEES!
YOYOYO MAKASIH UDAH BACA~
REVIEW JUSEYO...
BBCnindy: Iya kaisoo mah bikin ati seneng /?
3K121418: makasih ya kamu udah nyempetin waktu untuk membaca ff ancur ini. aah~ untungnya UNku lancar~
Rly. : jangan ditembak ntar dokyungku mati ;(
put: rame kaya nanonano ya xD
Leelys Chie Cassiopeia: aku ga berani kasih konflik berat chagi, ntar aku ga bisa kasih penyelesaiannya ;
pororoeu iyaaa makasih, ini aku updet~
Guest: salahin dia kalo di stage suka pasang wajah mesum /.\
rahayuuni: ntar kalo kebanyakan overdose loh~
yamanaka aya: aduh kamu pororo bertransformasi jadi upin ipin/? maap aku suka nistain Jongin T_T
Alkey PCY : iya apalagi pas di backstage overdose uuuh~ Kaisoo is back!
CallmeAlma: iya, punya si ital, abisnya gue buntu pans googling nemunya ital mele yawdah deeh~
SiWonnie407mine : sesuai permintaan kamu ada chanbaeknya~ tapi lewat doang~
Hany Kwan: masih rumor sih yang dorekyungsoo ada yang bilang itu real ada yang bilang fake. sakit hati lola/?
kyungie22: nih kadonya~~~
NS Yoonji: emang biasanya kai gimana ? xD
EXOTICARMYsasha: ini kisah nya si kyungkyung~
Shallow Lin: aah makasih kaak udah mau review ff yang ancur hahaha. iya makasih yaaa :D
ArraHyeri2 : aseeek iya.. ini aku lanjut Kyungsoo udah jatuh cinta kayanya~
dorekyungsoo93 :ah iya makasih ya~ aku juga baru inget hehehe :D
yixingcom: hihi maaf yaaa~ /ketjup
younlaycious88 :alhamdulillah ini aku update yanq~ dan UNnya kemarin bikin sakit hati~
sehunpou: apaan? Elly tran ha? serem amat sih lu kak hahaha. ini aku update hahaha..
Benivella: ini udah masuk chapter lovey dovey belum sih? xD
exindira: makasih sayang :) ini aku update yaa. review lagi ya
