Halohalo *digeplak karena lama update* maaf...maaf kami lama update karena kami banyak kegiatan di sekolah,apalagi Yoval sebagai ketua ekstra voli *Wuiihh...autis autis bisa juga main voli...* hehe maaf partnerku...hem Gomen semuanya dan saya cuma bisa bilang very very Thanks untuk:
Yorina-Chan Lope DeiDei
Niiraga Genta
Hasegawa Michiyo Gled
Kisasa Kaguya
Namikaze Mikaru
Vraria nish
dll...karena masih mau baca fanfic gaje kami...dan terakhir happy read minna...
RATE : T
GENRE : ADVENTURE AND FRIENDSHIP
DISCLAMER : NARUTO MILIK MASASHI KISHIMOTO
WARNING : OOC,GAJE,TYPO(S),OC,HUMOR GARING,DLL
THE AKATSUKI
DONT LIKE DONT READ DONT FLAME DONT ANGRY DONT SAD,,,
HAPPY AJA
CHAPTER 3 : IDEAS TO FORM AKATSUKI
"Uuuugh…Peiin…" Konan bangkit,lalu memperhatikan sekelilingnya.
Tidak ada yang berbeda,tapi…ingatan Konan berputar,dia menaikkan alisnya.
"Sigh,tadi sinar apa ?"
"Woi Konan,tolongin aku ! 5 mahluk gaje ni dari tadi meluk meluk aku…..dia kira aku ni maho…?" tiba tiba terdengar suara serak serak basah Pein *mustahil*.
Konan menoleh ke sumber suara dan dia melihat 5 mahluk gaje lagi meluk-meluk seorang mahluk bokep.
"Pein !" Konan terkejut melihat ada juga yang mau meluk Pein.
"Hei…..hei,minggir kalian…..aduh,jangan peluk peluk aku,aku kan jadi malu…."
GUBRAK ! Konan pingsan sejenak mendengar suara Pein jadi imut bin menjijikkan.
"Tendou…Tendou…"kata ke 5 mahluk super gaje tersebut.
.oo0oo.
"Siapa kalian berlima !" Konan membentak 5 mahluk yang mempunyai rambut oranye (ada 1 yang botak) seperti Pein dan ada ,namun dengan model yang berbeda dan wajah yang jauh lebih ancur dari wajah Pein.5 mahluk tadi ditabokin Konan lalu diikat pakai tali kertas hasil origami Konan.
"Nona biru yang cantik nan imut….bagaimana kami bisa memperkenalkan diri kami kalau nona mengikat kami seperti ini ?" kata salah satu dari mereka yang satu satunya tidak berambut (karena botak).
"Ya udah aku lepas kalian "kata Konan.
Setelah mereka ber 5 lepas,si botak pun memberi komando
1….
2….
3….
"Kami Rikudo Pain yang berasal dari Pierchingan di wajah mesum tu UYAAA !…" kata si rambut oranye dengan model jabrik hampir sama dengan Pein.
1 MENIT...
2 MENIT...
5 MENIT...
"APA ?! lo bilang muka gantengku berpierching,APA KATA DUNIA BOKEP ?!" Pein teriak teriak lebay sambil pegang pegang mukanya dan terasa tindik tindik aneh itu menempel di wajahnya.
"UWAAAA...KONAN,BAGAIMANA INI...? AKU JADI GAK GANTENG LAGI..." Pein pun nangis guling guling.
"Emang lo ndak ganteng tao !"kata Konan dengan kejam sekejamnya bikin Pein shock kejang kejang.
"Eh lo berlima,kenalin diri lo satu satu !" kata Konan macam ibu guru TK *Emang ada guru TK judes macam Konan ?*
"Ehem ehem" yang botak mengenalkan dirinya,dia mengusap kepala botaknya lalu pasang gala ala Ade Rai
"Kenalkan nama gue Shuradou,kemampuan gue macam robot transformers*gak mirip...* dan gue suka MAJALAH BOKEP !" JRENG...JRENG...
Konan menghela napas,'satu lagi otak mesum dan jelek yang ditemuinya'
"Lalu lo yang macam perempuan !" Konan menunjuk seorang pria atau wanita (?) yang berponi macam ino dan berwarna oranye *tentu saja* yang lagi ngupil.
"Eh gue toh..." kata orang itu.
"Ya lah,mau gue ledakin pake jurus origami nih !" bentak Konan kesal.
"Emm...kenalkan,saya emang perempuan..."katanya lalu diam.
"Lalu ?" Konan bertanya.
"Udahan..." kata si 'perempuan'.
"Kampreet ! gue tu mau tahu nama lo dan kemampuan lo...bukan hanya gender loooo...! Konan sudah mencak mencak gaje.
"Oh bilangin dong,hm...ok lah nama saya Chikushoudou,kemampuan saya dapat memanggil hewan apa saja dan dimana saja,umur saya 16 tahun *bohoooong !* hmm,hobi saya ngupil,lalu cita cita..." belum sempat si Chikushoudou melanjutkan acara perkenalannya dia sudah tepar tepar di lantai terkena tabokan Konan.
"Dan...gue suka MAJALAH BO...KEP" katanya sebelum benar benar pingsan.
Konan cuma geleng geleng,lalu dia melihat ke arah seorang pria gendut bertubuh besar dengan model rambut disisir kebelakang.
"GILIRAN LO ! awas kalau lo aneh aneh !" ancam Konan dengan pisau kertas (?).
GLEK ! si gendut menelan ludahnya,dia menjilat bibirnya gugup melihat Konan seperti emak emak cerewet.
"Na...nama gue Gakidou...ke...kemampuan gue..."
"STOP !" teriak Konan memotong kata kata Gakidou. "Bau apa ini ?"
"So...sori...gu...gue punya kebiasaan kentut seenak jidat." kata Gakidou dengan ketakutan tingkat akut.
Konan cuma menepuk jidatnya,kalau begini semua dia bisa gila.
"Dah...lo katakan kemampuan lo gendut tukang kentut..." ejek Konan seenak bulu ketek.
"Ke...kemampuan gue..." BRUT !
"...Adalah..." BRUT !
"...Menyerap..." BRUT !
"...Chakra..." POOOT !
"GAAAAHH ! SUDAH SUDAH,KALAU LO NGEMENG SAMBIL KENTUT,TELINGA GUE JADI CLOSET TAO !" Konan marah marah sambil nyekek badan Gakidou,tapi tiba tiba dia menjadi lemas.
"Kok,kok gue lemah begini ?" Konan pun terjatuh dengan tidak elit,kepala jatuh duluan.
BRUT ! "Kan dah kubilang..." BRUT ! "...Kalau aku penyerap chakra tak terbatas..." POOOOT !
-_-''' ...Konan pun jatuh pingsan plus kejang kejang.
"Gue lupa bilang..." BROOOT ! "...Gue juga suka majalah bokep..." BROTBROTOTOTOTOTBRTOTOT...(BEROTOT ?)*bunyi kentut kok seperti itu ?*
.oo0oo.
Setelah sadar dari pingsan nistanya,Konan terbangun dengan terhuyung huyung.
"Konan,kau tak apa apa..." kata Pein sok perhatian.
GEPLAK ! *WKWKWKWKWK* Konan menampar muka 'jejadian' Pein dengan gerakan indah,Pein cuma ternganga tak percaya *all Readers :Rasaiiiin lo...kabur...*
"Apa salah gue..." Pein langsung nangis nangis lebay.
"LO LIHAT SEMUA DUPLIKAT ANEH KAMPRETO LU TU ! " kepala Konan sudah muncul asap air mendidih (?)
Pein cuma bisa nangis salto depan salto belakang,sementara 5 Pein lainnya cuma tertawa nista.
Konan pun mendeathglare ke 5 Pein,semua pun langsung menelan ludah ketakutan.
"GRRRR...dah ! hei lo lagi,kenalin diri... yang rambutnya panjang..."
Yang dipanggil pun maju,lalu menghormat kepada hormat Konan,gerakan hormat itu membuat Konan sweatdrop.
"Kenalin,gue Ningendou,gue suka majalah 'gitu gituan'...kemampuan gue adalah mengambil roh dengan mudah,jadi kalau lo berani macam...macam..." kata Ningendou sambil menunjuk Konan dengan aura horror.
Konan yang ditunjuk cuma cengengesan gak jelas sambil menelan ludah. GLEK 'mampus gue kalau berani marah marah ke dia...'
Konan dengan ketakutan menunjuk seorang pria bertampang seram dengan rambut jabrik oranye seperti Pein.
"Gi-giliran lo.." Katanya gugup.
"UYAAA ! kenalin nama gue Jigokudou...kemampuan gue UYAAA ! adalah UYAAA ! memanggil raksasa kepala aja UYAAA ! yang gunanya UYAAA ! pertama UYAAA ! ada hmmm..." mulut Jigokudou dibekap sama Pein.
"Hei Jigo...lu ngomong bisa ndak teriak teriak 'UYAAAA' apa ?!" tanya Pein sambil masih membekap mulut Jigokudou.
"Jangan bilang teriak 'UYAAA' itu adalah kebiasaan lo !" bentak Konan yang udah kembali garang mode :ON.
Si Jigokudou cuma menggangguk angguk,membuat Konan dan Pein cuma menarik napas lalu menghembuskan sebanyak banyaknya.*bukan napas terakhir loh*
.oo0oo.
Setelah dengan perjuangan berat menutup kedua lubang telinga yang penuh kotoran*Author dirinnegan sama diremas* Pein dan Konan pun mendesah lega karena Jigokudou sudah selesai memperkenalkan jati diri super gajenya. Kemampuan Jigokudou adalah memanggil raksasa tanpa kepala yang dapat menelan jiwa jiwa dan dapat menghidupkan Pein Pein gaje *Author :kabuuuurrr...* yang telah mati, dan satu lagi,si Jigo ternyata suka sekali majalah 'gitu gituan' *dasar,yang asli dan duplikat sama aja*
"Lalu,kalian kembali bagaimana ?" tanya Pein khawatir dia harus berteman dengan 5 duplikat super gajenya *padahal dia gaje juga...bokep lagi,hihi*
"Tenang saja" kata Shuradou,"kalau kau memanggil kami,kau katakan 'MAMA, AKU INGIN SUSU',kalau kau ingin kami kembali ke pierching itu katakan 'PACARKU, AKU INGIN SUSU'...gitu... "
Pein yang mendengar kata kata susu,mesin otak nista dan bokepnya bekerja "Khukhukhukhu...aku mengerti..."
Pein pun berbalik ke arah Konan,membuat Konan agak ketakutan melihat Pein senyum senyum licik.
Pein menggerakkan tangannya dan CLEP...
"Kalian kembali ya...PACARKU...AKU INGIN SUSU...!" Pein pun berteriak dengan semangat sambil salah satu tangannya memegang susu Konan.
Konan yang terkejut cuma bisa ternganga.
1 detik...
2 detik...
5 detik...
Konan pun tersadar.
BUAKH ! BUKKH ! DAKKH ! PLETAK ! MEONG !
Adegan pukul memukul dengan sadis itu diikuti oleh hilangnya 5 Pein dengan senyum geli melihat Tendou mereka dihajar seorang cewek yang nampaknya benar benar ngamuk.
.oo0oo.
"Benar benar hebat...mata itu dapat membangkitkan para Rikudou...luar biasa..." kata seorang 'aneh' sambil bersandar di batang pohon,dia menoleh ke atas,ke arah temannya yang bersandar dan duduk di atas dahan pohon.
"Saatnya giliranku..." kata 'orang' yang di atas pohon tersebut.
.oo0oo.
"Kau tidak mau tinggal di rumahku kah Pein?" kata Konan sambil memperban muka Pein yang bonyok dengan kertas (?)
"Ti...tidak,terima kasih..aduh..." tolak Pein sambil meringis kesakitan.
"Sori ya...habisnya kau cari masalah sih...kalau aku marah,aku bisa lupa apa aja..." kata Konan,kegiatan memperban muka Pein pun selesai kini yang tersisa dari wajah Pein *wkwkwkwk* adalah hanya kedua mata rinnegannya.
"Jadi beneran nih ndak mau nginap?" ajak Konan sekali lagi.
"Be...beneran" kata Pein sambil tersenyum lemah,padahal di hati dia mengumpat umpat,merutuki nasib,menjelek jelekkan rumah Konan...namum sayang itu di hati...karena dia takut bonyok readers *author geleng geleng kasian*
"Udah ya...aku pergi dulu hati hati..."kata Konan sambil melambaikan tangan,dan Konan pun melompat ke atas pohon ala ninja lalu melompat ke dahan dahan pohon dengan cepat.
Pein pun menghembuskan napas dengan super lega, 'akhirnya...' katanya dalam hati.
Pein pun menatap rumah keluarganya yang kini 'Tinggal Kenangan'*PLAK,digampar Samsons "Lu plagiat judul lagu gue"*.
Pein pun menghembuskan napasnya lalu berteriak "KONAN BERENGSEEK ! PEREMPUAN JOROK,KASAR,MENYEBALKAN...LO TAU NDAK,BETAPA SAKITNYA MUKA GANTENGKU *HUEEK* DI GAMPAR GAMPAR OLEHMU,CIYUSS ATUH..." Teriak Pein dengan penuh emosi.
-haah...haahh- Pein pun kecapekan karena berteriak gaje.
"Pein..."
"WAAAAA,AMPUN KONAN...BUKAN MAKSUD GUE MARAH MARAH,GUE CUMAN NGETES SUARA GUE BAGUS ATAU NDAK !" Pein pun memegang kepalanya lalu bersembunyi di sebuah pohon, perbanyang dipasang Konan tadi pun berguguran.
"Geblek ! aku bukan Konan aku adalah..."
Belum selesai Pein mendengar kata kata orang misterius yang memanggil namanya tadi,tiba tiba dia merasa pusing dan akhirnya tidur selama lamanya...Pein mati,TAMAT .
.
.
.
.
.
.
.
GEPLAK ! hehe belum atuh...maksudnya Pein pun pingsan dan dia merasa dikendalikan.
.oo0oo.
"Kau harus membentuk sebuah organisasi kriminal untuk membalaskan dendam keluargamu...pertama tama kau harus mencari 10 orang dengan masing masing dibagi 5 kelompok, 1 kelompok adalah 2 orang".
"Aku mengerti..."
"Setelah itu,kelompok yang telah kau bentuk segera lakukan agresi terhadap desa desa kecil...setelah berhasil menguasai desa desa yang tidak terlalu kuat,kau harus menyerang desa terkuat saat ini,dan desa itu juga yang membunuh keluargamu serta menghancurkan desamu..."
"Apa nama desa itu..."
"Konohagakure..." sfx : lagu kuburan band...biar seram...(readers :Author geblek,lagu kuburan band itu gak seram)
"Boleh tanya ?"
"Silahkan..."
"Kalau boleh minta saran...apa nama yang cocok untuk organisasi ku..."
"Hm..." sfx :Iwak peyek (?) "Akatsuki..."
.oo0oo.
Pein membuka mata rinnegannya dengan malas,kepalanya terasa berat.
"Rumahku...2 orang aneh yang...AH TUNGGU !" Pein pun pasang kuda kuda.
"Dimana 2 orang itu...dan dimana aku ?" Pein menggaruk rambut duren busuknya *PLAK !* maksudnya rambut duren basinya *Pein :Author sama aja...* dengan barbar.
"Ndak salah aku tadikan dirumah..." Kata Pein bingung ngomomg sendiri.
"Tapi...kenapa sekarang aku di siniiiiii !" Pein berteriak di atas dahan pohon
KREEEK..KREEEK...
"Woy..woy..." dan akhirnya Pein berteriak minta tolong karena jatuh dari dahan pohon yang patah dan nimpa preman ninja yang lagi pakai make up (?)
.oo0oo.
Muka Pein kembali nista kena tamparan bohay preman yang lagi make up.
"Uuuuhh...bukan Konan bukan banci setan sama aja...lagi lagi muka gantengku (ganteng :Gaje Tengik) yang jadi sasaran,apeslah nasibku." kata Pein sambil memegang pipinya yang bengkak sebesar perut Beny Dolo (pelatih timnas dulu *dimakan bendol*).
Saat Pein lagi menggosok pipinya yang lebam, tiba tiba dia sebuah suara terngiang ngiang di otaknya
'Kau harus membentuk sebuah organisasi kriminal untuk membalaskan dendam keluargamu...pertama tama kau harus mencari 10 orang dengan masing masing dibagi 5 kelompok, 1 kelompok adalah 2 orang'.
'Setelah itu,kelompok yang telah kau bentuk segera lakukan agresi terhadap desa desa kecil...setelah berhasil menguasai desa desa yang tidak terlalu kuat,kau harus menyerang desa terkuat saat ini,dan desa itu juga yang membunuh keluargamu serta menghancurkan desamu...'
'Konohagakure...'
'Akatsuki...'
Suara suara itu terus berulang,membuat batin Pein membara dan terasa sebuah perasaan amarah bergejolak di dada Pein
Mata rinnegan itu terbuka lebar 'keluarga,bahagia,balas dendam,akatsuki...' Pein tersenyum imut *PLAK* maksudnya tersenyum licik 'HANCURKAN KONOHA...'
.oo0oo.
"Kau lihat itu...dari tatapan matanya, tampaknya kata katamu sudah meracuni otaknya...jurus apa yang kau lakukan kemarin..."
Yang ditanya cuma menutup sebelah matanya "Mata ini...begitu hebat...yang aku gunakan jurus hipnotis,dengan begitu dia dapat dipengaruhi dengan mudah dan satu keuntungan lagi..."
"Apa itu...?" tanya yang satunya sambil melihat Pein dari kejauhan.
"Kata kataku akan selalu diingatnya...ya selalu,dengan sangat JELAS..." sfx :Misterius backsound.
Pein pun berjalan ke arah pasar Amegakure dengan dendam yang benar benar tumbuh,dia membuka majalah yang selalu dilipat dan dibawanya,dia membuka majalah 'dewasa' tersebut,dia tersenyum melihat foto bikini bikini banci eh...*AUTHOOOR* foto bikini bikini wanita normal,kemudian dia memandang ke depan
"DEMI KELUARGAKU,AKU AKAN MENGHANCURKAN KONOHA..."
Sementara dua orang yang dari sebuah pohon yang agak jauh dari Pein cuma tersenyum.
"Rencana tahap 3 ku berhasil..."
TBC
Haah...bagaiman ? aneh ? tolong ya minta saran saran terbaik untuk kami senpai...kami cuma bisa bilang "MOGA MOGA SENPAI TERHIBUR DENGAN FANFIC GAJE KAMI" teriak pake toa Terima...kasih...dan last...REVIEWS PLEASE..."
