Little : Pratioum Chapter 4

.

.

.

Summary : Di dalam dunia jauh dari jangkauan manusia, yang berpenghuni makhluk-makhluk aneh dan tak lazim. Sang pangeran di kerajaan terbesar didunia itu harus mencari 'pengantin' sebelum diangkat menjadi raja.

.

.

.

Main Cast : HaeUke (wajib), Same? (tebak siapa?), lainya cari aja didalamnya.

.

.

.

Ratted : M! 20+ (untuk bahasa kasar dan vulgar)

.

.

.

Genre : Sho-Ai, BL, Yaoi, Aneh dan maksa. Pokoknya butuh penghayalan tingkat tinggi.

.

.

.

Lenght : (...)

.

.

.

Ispirasi : Saat liat foto sulur-sulur yang ah pasti tau kalau dah baca.

.

.

.

WARNING! Kata-kata yang Eunna gunakan sangat kasar dan vulgar. Anak dibawah umur dilarang baca, jika masih ngotot Eunna tak mau tanggung jawab dalam bentuk apapun.

.

.

.

PERINGATAN! Jangan panggil aku AUTHOR ok!, panggil Na/Eunna! Aku bukan orang yang pantas dipanggil panggilan seperti itu karena tulisanku yang jauh dari kata LAYAK!

Tidak untuk di jual-belikan dan hal-hal berbau komersial! Hanya untuk hiburan dan tempat menumpahkan hayalan serta hobi menulisku saja.

Chapter 3

.

.

Donghae melongo dadakan. Sepuluh tahun untuk satu sulur, kalau sepuluh sulur-

"jangan heran hae, walau kami butuh waktu yang cukup lama hanya untuk menumbuhkan satu sulur, secara fisik pertumbuhan kami bisa dikatakan cepat"

"..." Donghae bingung.

"pagi nanti kau akan mengerti maksudku"

Memang kadang kata-kata saja tak akan di terima tanpa adanya bukti.

"aak~ oek~" sebuah suara khas tertangkap di pendengaran Donghae. Tapi-

Kemana perginya bayi manis yang baru lahir? Kenapa sekarang di dekapannya ada bayi yang sudah berumur tiga bulanan?

"si-sia-?"

"dia Kyuhyun hae, anak kita"

.

.

.

New Chapter 4

.

.

.

"inilah maksudku hae, dan oh uri Kyunie butuh susu?" Donghae sungguh tak mengerti dan susu?

Susu?

Susu?

Astaga ia bukan yeoja mana mungkin ia punya su-

Pemikiran Donghae buyar karna Yesung kini berusaha membuka kancing bajunya. Dan sebelum Donghae dapat berbuat apapun benda hangat kenyal terasa memainkan nippelnya.

Satu benda lagi melakukan hal yang sama.

"hyung aku tak punya asi, percuma kalau dia menyusu padaku" ada rasa kecewa yang Donghae rasakan. Ia tak bisa memberikan kebutuhan terpenting untuk anaknya. ASI.

"siapa bilang kau tak punya. Liahatlah betapa anak kita menyukai susu darimu hae" Yesung mengelus sayang rambut blonde Donghae. Dan Donghae melihat dengan jelas betapa rakus anaknya, seakan tak ada hari esok.

"uhg~" Donghae melengkuh nikmat bercampur geli saat mulut kecil juga sebuah sulur menyedot cairan yang berada di putingnya.

"bagaimana ugkhhbisa, aku bukan ahh yeoja ahh~"

"kau memang bukan yeoja hae, tapi kau adalah pengantin dari pangeran Pratioum. Dan setiap makhluk yang menjadi pengantin diduniaku akan memiliki cairan yang manusia sebut itu susu, tanpa kenal gender. Karna diPratioum hanya ada kata pencari dan dicari. Tanpa peduli gender atau pun bentuk" jelas Yesung.

"dan oh aku lupa. Kyunie tak akan berhenti menyusu padamu sebelum ia benar-benar puas hae" sambung Yesung yang kini mengecup sayang kening Kyuhyun. Yang mana dengan rakusnya mulut mungil itu menyedot nippel Donghae tanpa jeda sedetik pun. Tak cuma mulut sulur miliknya pun turut ikut menyusu.

"bera ah~ lamaa~"

"dua puluh empat jam jika dalam waktu duniamu"

Donghae tak bisa berbuat apa-apa. Mau marah? Makhluk kecil itu bagaimana pun juga adalah anaknya. Kalau pun marah ia sudah tak punya tenaga. Karna itu Donghae memilih tidur tanpa perduli rasa geli didadanya juga sebuah benda yang mencoba menerobos bagian bawahnya.

.

.

Rasa asing terasa mengganggu tidur Donghae membuat mimpi indahnya terusik. Hangat mentari menerpa wajah manis yg melebihi yeoja.

"ughh~..." lengkuh Donghae kala
membuka kedua matanya. Hal pertama yang ia rasakan adalah berat didadanya. Saat kedua mata sayunya dapat jelas melihat ada surai ikal yang menghalangi pandang pandangannya.

"AKKK...!" jeritan bak habis melihat setan menggema dalam rumah keluarga Lee.

Donghae menjerit takut dan tanpa kata mendorong sosok berambut ikal itu sekuat tenaga. Sosok yang dengan kurang ajarnya tidur diatas dada sambil menyusu nippelnya. Astaga ia akan membunuh sosok itu.

BRAKK!

"weo hae?" Yesung datang terburu-buru dengan nampan berisi makanan diatasnya. Tanpa minuman! Ingat ia terburu-buru.

"umma mendorongku appa!" sosok yang ternyata berjenis kelamin namja itu mengadu pada Yesung yang kini menaruh makanan buatannya itu di atas nakas terdekat.

Yesung menghampiri namja yang dengan tak elitnya terjatuh karna ulah Donghae.

"ummamu tak tahu siapa kau sebenarnya Kyuniie. Jangan marah nde," Yesung mengelus sayang rambut hitam legam namja yang tadi Donghae dorong.

Ada rasa
asing yang Donghae rasakan saat melihat namja yang terjatuh itu sedih dan- Kyuniie? Astaga bukankah itu nama anaknya dengan Yesung. Panggilan umma bukankah cukup kuat menyatakan kalau namja surai ikal itu anaknya.

"Kyuhyun?"

Kedip.

Kedip.

Donghae menunggu reaksi dari namja surai ikal itu. Keduanya saling pandang dan tanpa banyak kata namja surai ikal itu memeluk erat tubuh Donghae.

"umma tak marah pada kyuniie?" anak berusia dua belas tahun itu memeluk erat tubuh Donghae. Membenamkan kepalanya pada dada Donghae.

"a-anio,.." Donghae terbata menjawab. Ia tak tahu harus bersikap seperti apa sekarang ini.

"kyuniie sayang umma..." ungkapan polos khas anak-anak yang membuat desiran aneh didada Donghae.

"umma juga menyayangimu..." pelukan keduanya mengerat. Donghae memeluk erat tubuh kecil yang memanggilnya umma. Tapi tunggu?

Tik

tik

tik

"yakkkk...! Kenapa kau tak memakai baju?" jerit heboh Donghae "omuna! Kau bisa masuk angin kyu!" lihatlah bukankah Donghae sudah seperti ibu-ibu rumah tangga.
Yesung tersenyum menyaksikan aksi kedua makhluk terkasihnya "percuma ia memakai baju karna beberapa jam lagi Kyuhyun akan sebesar tubuh kita hae" Donghae tak perduli penjelasan Yesung, bahkan kini ia berniat menyelimuti tubuh Kyuhyun dengan selimutnya. Walau tak jadi karna ia baru sadar kalau tubuh bawahnya tak memakai apapun.

"kyuniie mandi dulu ya. Kyuniie bisa mandi sendiri kan?"

"tentu saja. Kyuhyun kan pintar" satu kecupan mendarat dipipi Donghae sebelum tubuh Kyuhyun melesak pergi.

"kau berhutang banyak penjelasan padaku MAKHLUK ALIEN" Donghae mengalihkan pandangannya pada Yesung sebelum memastikan Kyuhyun tak akan mendengar pembicaraanya.

"apa yang ingin kau tanyakan hae" Yesung berlagak lembut didepan Donghae.

"dari mana asalmu? Siapa kau sebenarnya? Kenapa kau memilihku untuk mengandung anakmu? Dan bagaimana kau bi-"

"sayang, bertanya satu-satu. Aku tak akan pergi kemanapun tanpa ijinmu" bual Yesung.

"Pratioum, adalah nama duniaku. Dunia yang bahkan tak akan pernah diketahui
manusia maupun makhluk lainnya"

"..." Donghae diam menunggu kelanjutan cerita Yesung.

"diduniaku ada sejenis pelindung yang membuat Pratioum tak terlihat dan penjaga portal itu adalah Raja di atas Raja. Makhluk terkuat dan hebat. Beliau adalah ayahku" bangga Yesung.

"kenapa kau ada disini? Apa makhluk diduniamu sudah tak ada sampai kau-cup" satu kecupan membungkam bibir Donghae.

"karna hanya kau satu-satunya makhluk terindah yang pernah ku lihat" Yesung mendekat dan berbaring disebelah Donghae.

"dari mana kau tahu? Dan dengan apa kau datang kebumi?" Donghae agak-agak takut Yesung didekatnya.

"dengan cermin warisan leluhurku aku bisa kesini, dan semua yang ingin ku lihat dapat terlihat jelas dicermin itu" Yesung makin merapat pada Donghae "bahkan saat kau mandi pun aku dapat melihat ini..." bisik Yesung ditelinga Donghae, dengan tangannya yang kini sudah berada diatas kejantanan Donghae yang tak terhalang apapun dibalik selimut.

Tubuh Donghae
menegang menerima sentuhan dari Yesung.

"kau makhluk paling sempurna hae," Yesung makin merangsang Donghae dengan cara meremas-remas junior Donghae.

Donghae terhanyut dalam perlakuan Yesung. Tapi ada sesuatu yang mengganjal dihatinya.

"ah~"

"ah~"

"jang-an ituah~"

"ah~"

"astaga Kyuhyun!" heboh Donghae saat ingat kalau anaknya mandi sendiri.

"weo umma?" sahut Kyuhyun yang ternyata sudah selsai mandi dengan sehelai handuk yang melingkar di pinggangnya.

"kyuniie tak terluka?"

"astaga Donghae Kyuhyun itu sangat pintar. Tak mungkin ia memakan sabun!" cerotos Yesung yang mulai jengah melihat aksi Donghae.

"kyuniie baik-baik saja umma," Kyuhyun tidur di sisi kosong sebelah Donghae. Yesung cemberut karna aksi mesumnya harus berhenti karna adanya Kyuhyun.

Donghae mengelus surai ikal Kyuhyun di dekapannya. Pikirannya masih belum menerima jika ia mengalami hal koyol seperti ini. Memiliki anak dari alien? Dalam mimpi pun tak pernah!

"umma, susu..." suara didekapan Donghae barusan membuyarkan lamunannya.

"weo kyuniie?"

"susu umma, susu" Kyuhyun melesakkan kepalanya didada Donghae. Mencari benda yang amat dicarinya.

"Kyu, kau sudah besar Kyu..." Donghae mencoba mencegah aksi Kyuhyun tapi niatnya dicegah oleh Yesung.

"ia masih butuh cairanmu sampai ia benar-benar puas hae"

"tapi ia sudah besar!"

"walau Kyuhyun terlihat sebesar anak dua belas tahun tapi ia tetap saja bayi yang baru lahir hae, lihat betapa rakusnya ia menyusu padamu?"

Yesung benar, Kyuhyun terlihat begitu kehausan. Sulur milik Kyuhyun pun juga melakukan hal yang sama.

"apa susuku tak habis di sedot seperti itu?"

"tak akan hae sayang, walau ke sepuluh sulurku ikutpun susumu tak akan habis" Yesung mengeluarkan ke sepuluh sulur miliknya untuk membuktikan perkataanya pada Donghae.

Plakkk!

Kesepuluh sulur itu beradu dengan sulur milik Kyuhyun.

"susu umma hanya milik kyuniie!" ucap Kyuhyun.

"appa juga ingin mencoba seperti apa rasa susu ummamu kyu?.."

"tak boleh!, hanya Kyuhyun saja yang boleh! Benarkan umma?" Kyuhyun
mencari pembenaran dari Donghae.

"tentu saja sayang..." Donghae melirik tajam kearah Yesung yang sudah hampir memukul tubuh Kyuhyun dengan sulur miliknya. Mau tak mau Yesung menghentikan aksinya.

"ya sudahlah, sebaiknya kau makan ini sudah siang dan perutmu belum terisi apapun" Yesung mengambil nampan berisi makanan yang tadi ia taruh dinakas dekat pintu menggunakan sulur miliknya.

Yesung menyuapi Donghae. Tak mungkin Yesung membiarkan Donghae makan dengan Kyuhyun yang menyusu pada Donghae.

,
"changi tadi hyungmu memberi pesan kalau urusan di Makpol akan sedikit lebih lama. Kira-kira satu minggu"

"aksi mengunyah Donghae terhenti karna ucapan Yesung barusan.

"satu minggu aku di tinggal sendiri? Apa mereka tak perduli denganku lagi" melow Donghae.

"kami perduli denganmu hae" Yesung mengecup kening Donghae.

Jika dipikir-pikir bukankah ada untungnya keluarganya berada di Makpol selama satu minggu! Bayangkan saja kalau mereka melihat Yesung dan anak
yang memanggilmu umma. Bagaimana kau enjelaskan hal itu pada keluargamu? Apa mereka percaya kalau ada alien gila yang menjadi fansmu!, memperkosamu! dan sekarang anakmu bersama alien gila itu sudah sebesar dirimu hanya dalam kurun waktu semalam? Jangankan keluargamu, seluruh orang waras didunia pasti tertawa mendengar kisahnya ini.

"apa yang kau lamunkan sayang?"

"Kyuhyun, status Kyuhyun diduniaku"

"tak mungkin ada yang percaya kalau Kyuhyun adalah anakku, tapi Kyuhyun butuh status untuk kehidupannya"

"jangan pikirkan hal itu umma, umma dan appa bisa menikah secepatnya dan setelahnya kalian bisa mengadopsiku..."

"yak...anakku benar-benar jenius" puji Donghae.

"siapa dulu appanya" bangga Yesung.

.

Tiga hari sudah usia Kyuhyun dan kini ia sudah tumbuh menjadi namja dua puluh tahun yang tampan juga cerdas. Tak beda dengan sang appa, Kyuhyun juga menjadi daftar incaran yeoja maupun namja berstatus uke. Dan oh ngomong-ngomong Kyuhyun kini telah menjadi teman sekelas Donghae.

Duduk bersebelahan dengan sang umma dengan sebelumnya mengusir Eunhyuk dari sisi ummanya.

Deg

Deg

Deg

Ja
Dada Donghae terasa sesak saat sesuatu terasa merayap dari kakinya.

"Kyuniie jangan lagi" Kyuhyun hanya mengguma untuk menjawab perkataan Donghae. Hal itu menjelaskan kalau Kyuhyun bukan pelakunya. Dan benar saja, orang yang menjadi tersangka kedua setelah Kyuhyun menyeringai kearah Donghae.

"dasar alien gila. Semalam ia sudah membobolku dan pagi tadi dia juga sudah keluar dua kali. Dan itu masih belum cukup" pikir Donghae pada tingkah laku Yesung. Sesuatu melintas diotaknya. Dan kini Donghae tertawa keji dalam hati.

"Kyuniie sayang, bisa bantu umma?" bisik Donghae pelan, tak tega juga membangunkan anak yang terlelap tidur. Tapi kalau tidak Yesung akan membobolnya di dalam kelas.

"weo umma?..." Kyuhyun dengan enggan menyahut.

"bisa hajar appamu untuk umma?"

Tak lama setelahnya.

BUAKKK...!

Sebuah gebrakan terdengar tak jauh dari Donghae.

"gwechanayo Yesung-ssi?" tanya pengajar
Jung saat melihat Yesung terjatuh dengan tak elitnya dari bangku miliknya. Yesung melirik tajam kearah Kyuhyun juga Donghae. Seakan berkata 'kalian kejam padaku'.

'rasakan itu alien mesum' arti tatapan Donghae.

"anakku memang yang terbaik!" Donghae mengecup sayang kening Kyuhyun.

"Donghae-ssi jangan pacaran dalam kelasku!"

Bluss

Wajah Donghae memerah karna perkataan dosen barusan. Memang kalau orang lain yang melihat kedekatannya dengan Kyuhyun si anak baru, akan mengira kalau mereka itu kekasih yang baru ketemu setelah sekian lama.

"mianhae pengajar Jung" kata Kyuhyun untuk mewakili ummanya.

"jangan ulangi lagi, dan semua lihat kembali kedepan!" semua tatapan yang mengarah pada KyuHae kini kembali kedepan.

"umma~" panggil Kyuhyun pelan. Bisa dihajar kalau ia memanggil Donghae umma dalam kelas.

"weo.?"

"haus~" rengek Kyuhyun.

"tadi pagi kan sudah..." Kyuhyun menekuk wajahnya mendengar penolakan Donghae.

Donghae tak tega milihat wajah anaknya cemberut.

Tapi mau apa dikata. Dia tak mungkin kan membuka baju dan setelahnya Kyuhyun menyusu padanya.

"boleh saja, tapi gunakan sulurmu nde" Kyuhyun mengangguk paham dan benar saja sebuah sulur terasa menjalar dari kaki Donghae. Bergerak naik sampai berhenti dinippel Donghae. Dan hal yang terjadi kini Donghae rasakan. Ah~ rasanya seperti yeoja yang sedang menyusui anak bayinya. Poor~ si dongdong.

.

Langit sudah berganti malam. Bulan beranjak terang mengganti tugas mentari yang sudah berada dipelabuhan.

Dirumah keluarga Lee pasangan keluarga baru berkumpul.

"yak! jangan gunakan sulur-sulur menjijikkan itu!" itu suara cempreng Donghae yang akhir-akhir ini sering terdengar.

"appa yang mulai umma" Kyuhyun berkelit.

"kau yang menggangu appa duluan kyu" Donghae lelah akan aksi anak ayah ini. Satu-satunya cara agar mereka tak bertengkar lagi adalah...

.
."umma/hae SAKITTT!" jerit Yesung dan Kyuhyun bersamaan saat Donghae menarik kuping mereka.

"rasakan! ini akibatnya jika sudah membuatku kesal!"

"changia/umma mianhae" koor Yesung dan Kyuhyun.

"hah~" Donghae mendudukkan tubuhnya disofa terdekat setelah melepaskan jewerannya. Mukanya terlihat suram. Seperti ada ribuan masalah yang mengganggu.

"umma marah pada kyuniie?" Kyuhyun mendekat kearah Donghae. Melihat ummanya terdiam lebih sakit dari pada mendapat jeweran.

Yesung mengelus sayang surai blonde Dnnghae. "kau memikirkan apa hae?".

"umma dan Donghwa hyung sebentar lagi akan pulang, dimana kalian tinggal? Dan soal pernikahan-? Apa yang harus ku lakukan?" Donghae mengusap kasar wajahnya. Pikirannya semrawut.

"kau tenang saja hae, kami bisa tinggal diapartemenku. Dan jika kau merasa siap kapanpun kita dapat menikah"

"appa benar umma" Kyuhyu menyetujui pendapat appanya.

Sriek

Kaos milik Donghae disingkap oleh Kyuhyun sebatas dada. Dan selanjutnya sudah bisa Donghae tebak. Dua buah benda kenyal mulai menghisap nippelnya. Donghae harus terbiasa dengan tingkah anaknya ini. Dan melihat wajah damai Kyuhyun yang
tertidur didekapannya adalah sebuah hal yang paling Donghae sukai sekarang ini. Yesung juga tak diam, ia menaruh beberapa bantal dipaha Donghae agar posisi keduanya lebih enak.

Tik

Tik

Tik

Tik

Hanya suara detikan jam saja yang terdengar kala Kyuhyun mulai berbalut mimpi.

"Kyuhyun sudah tidur hae?" Yesung lebih mendekatkan Donghae kearah dada bidangnya.

"kurasa ia" Donghae menjawab tanpa melihat kearah Yesung karna fokusnya hanya pada Kyuhyun.

"kyu ap-?" Donghae bingung saat tubuh anaknya tiba-tiba melayang pergi darinya. Tapi tak berlangsung lama saat tahu penyebabnya apa. Sulur sialan milik alien gila yang membuatnya tergila-gila. #abaikan kata terakhir.

"apa yang kau mau?,.." Donghae tahu apa yang di inginkan pemilik sulur itu, tapi ia hanya ingin memastikan kalau prasangkanya itu benar.

"apa yang ku mau kau pasti tahu kan?" bisik Yesung mesra dan sedikit mendesah ditelinga Donghae. Jangan tanya apa yang akan Donghae lakukan, karna selain mendesah tak ada yang
dapat ia lakukan.

"eoh~ hyung~" lihatlah Donghae begitu mudah mendesah hanya karna sentuhan Yesung.

"kau slalu membuatku terangsang hae, walau itu hanya dengan suaramu" Yesung meremas nippel Donghae yang tadi disingkap oleh Kyuhyun, cairan putih keluar dari nippel Donghae karna Yesung yang meremas benda itu.

"ahhh...lagi ah~..." Donghae tak bisa menolak setiap sentuhan Yesung. Saat celana pendeknya dibuka dan dibuang oleh sulur milik Yesung pun Donghae tak mengidahkannya.

"akkh~" pekik Donghae nikmat saat titik-titik sensitifnya dimanjakan oleh Yesung dan sulurnya. Dari paha terdalam juga kejantannya yang dielus dengan begitu menggoda oleh sulur Yesung. Kedua nippelnya yang diperas oleh tangan-tangan ahli Yesung sedang sulur meraup cairan yang keluar dari nippel itu. Sedang mulut Yesung tak henti-hentinya membuat tanda kemerahan di sekitar tengkuk juga bahu Donghae, menambah tanda yang sudah tercipta sebelumnya.

"hyungg~"

Panggilan Donghae barusan menghentikan aksi Yesung "weo hae?"

Donghae memutar
tubuhnya. Hingga kini Donghae dapat bertatap muka langsung dengan Yesung.

"jebal, jangan gunakan sulurmu untuk kali ini" pinta Donghae.

"weo? Apa sulurku begitu menjijikkan? Atau karna- cup!" ucapan Yesung terhenti karna bibir Donghae yang melumat bibirnya. Suara kecipak terdengar jelas. Yesung menghisap bibir bawah Donghae, sedang Donghae menghisap bibir atas Yesung. Donghae membuka mulutnya saat Yesung mulai menjulurkan lidahnya.

"ahh.,.." desah Donghae yang berhasil lolos saat lidah Yesung mengobrak-abrik mulutnya.

Lidah Yesung mengapsen setiap deretan gigi Donghae, dengan sebelumnya harus bertarung lidah terlebih dahulu.

"hah hahh hah..." kebutuhan oksigen membuat keduanya terpaksa mengakhiri ciuman mereka.

Yesung mengadu keningnya dengan kening Donghae. Nafas keduanya saling beradu.

"kau tak ingin aku menggunakan sulurku kan?"

Donghae mengangguk untuk mengiakan pertanyaan Yesung.

"boleh saja" jawaban Yesung melegakan hati Donghae. "tapi aku tak menjamin untuk dapat berhenti hae..."

Gluups

Donghae bersusah payah menelan ludahnya.

Setelah dirasa cukup untuk mengambil nafas, Yesung langsung meraup bibir tipis Donghae dengan liar. Kedua tangannya yang bebas, meremas butt montok Donghae.

Posisi Donghae yang duduk dipahannya memudahkan Yesung untuk melebarkan paha Donghae.

Satu tangan Yesung julurkan kebibir Donghae.

"hisap, atau kau ingin benda ini masuk tanpa pelicin" tak menunggu lama Donghae menghisap jari-jari Yesung. Melumuri setiap jari itu dengan air liurnya.

"kurasa cukup!," Yesung menghentikan aksi sexy Donghae yang mengemut jarinya.

"ihgk..." rasa sakit Donghae terasa saat dua jari Yesung langsung menerobos liang anusnya.

Yesung mendiamkan jaqinya untuk beberapa saat didalam anus Donghae. Saat dirasa cukup, kedua jari itu mulai bergerak secara pelan.

Kedua jari Yesung bergerah seperti gunting guna melebarkan gua berurat itu agar benda yang lebih besar bisa muat nantinya.

"AKK!..." Donghae memekik keras saat
jari Yesung mengenai titik dternikmatnya.

"cep pat ah~, disana! Oh~" Yesung tak tahan, mendengar desahan Donghae membuatnya gila.

Yesung membuang semua pakaian yang melekat ditubuhnya hingga memperlihatkan tubuh sexynya dihadapan Donghae.

GLUPP...

Donghae memang selalu tak bisa berpaling saat melihat benda pusaka Yesung. Benda yang besar, panjang dan berurat walau hanya setengah berdiri.

"tadi pagi benda ini sudah membobol lubangmu, kenapa kau masih saja melihatnya seperti itu?" goda Yesung.

Donghae tak mengidahkan perkataan Yesung. Tangannya terjulur untuk menyentuh benda mengagumkan itu.

CUP...

Donghae mengecup ujung junior Yesung dan beberapa tempat disekitarnya sebelum mulutnya melebar dan mengemut benda itu seperti permen.

"ugh~ " desah Yesung saat lidah Donghae menyentuh kejantanannya. Tak cuma sampai disitu, gigi rapi Donghae juga menggigit pelan benda tak bertulang milik Yesung. Donghae memaju-mundurkan kepalanya, walau tak masuk semua tapi Donghae tetap memanjakannya dengan baik,
memainkan buah zakar Yesung yang besarnya tiga kali lipat dari miliknya.

"pu-ahh!~..." Yesung melepaskan kejantanannya dari dalam mulut Donghae. Ia tak mau keluar duluan sebelum berhasil membobol goa berkerut Donghae.

Yesung memposisikan bagian atas tubuh cDonghae untuk tengkurap disofa, sedang bagian bawahnya Yesung atur lebih tinggi. Dengan hanya melebarkan perpotongan butt itu saja Yesung dapat langsung melihat goa berurat itu menggodanya, seakan goa hangat itu kelaparan.

Ujung junior Yesung perlahan menerobos masuk.

"AAAGGGKKK..." jerit Donghae. Walau bukan untuk yang pertama tapi entah kenapa rasanya slalu sakit saat ujung junior itu. Tapi-

BUAKK!

BUAKK!

"JANGAN SAKITI UMMAKU!

.

.
.t.B.C

.

.

.

.

Hahahahh dah mo mikir yang ia ia eh lihat kata tbc. Hahaha gue jamin dibelakang low pada keluar latar api berkobar. Sorry sorry #alaSUJU emang disengaja hahhaa. Nah respon yang baik nanti tak kasih nc.x! Full! hahahh.

Karna d part ini kagk bisa jelasin, jd tak
bisa jelasin, jd tak jwab d sini saja.

Kenapa waktu lahir Kyuhyun meminum cairan si Ikan? Pan makhluk PRATIOUM tu pertumbhannya cepet, jd setelah lahir mereka harus menghisap sperma iduknya untuk memperoleh informasi dan pengetahuan.

Eh ! Menurut kalian peran Kyuhyun disini cocok kagak buat ngerecokin aksi mesum Yesung? Sebenarnya gue mau pakek Haru tp males kalau disuruh nyeritain wajah tingkah ama sifatnya. Nah kalau si epil kan semua dah pada tahu. Ok! Kotak REVIEW mohon di isi untuk menampung pendapat anda.

jd tak jwab d sini saja.

Kenapa waktu lahir Kyuhyun meminum cairan si Ikan? Pan makhluk PRATIOUM tu pertumbhannya cepet, jd setelah lahir mereka harus menghisap sperma iduknya untuk memperoleh informasi dan pengetahuan.

Eh ! Menurut kalian peran Kyuhyun disini cocok kagak buat ngerecokin aksi mesum Yesung? Sebenarnya gue mau pakek Haru tp males kalau disuruh nyeritain wajah tingkah ama sifatnya. Nah kalau si epil kan semua dah pada tahu. Ok! Kotak REVIEW mohon di isi untuk menampung pendapat anda.

maaf untuk ketelatan waktu publiknya