Chapter 3

Luna Pov

Senang sekali rasanya, walaupun sempat dikejar oleh kelompok jahat itu, tetapi aku dapat bertemu dengan Ise ku lagi.

Sudah 8 tahun sejak aku bertemu Ise lagi. Jika bukan karena kekuatan yang aku miliki, mungkin aku masih bersama dengan Ise.

Aku pun melihat wajahnya, sangat berbeda, rambut hitamnya menjadi putih, dan matanya menjadi hitam pekat. Aku tau ini karena kecelakaan yang dia alami

Saat aku tau, Ise mengalami kecelakaan, aku hampir saja kehilangan kekuatn ku dan menghancurkan dunia.

Bagiku Ise adalah segala nya bagiku

Hanya dia yang selalu berada di sisiku

Itulah kenapa aku sangat senang dapat bertemu dengannya lagi

Orang orang di sekitarku tidak tahan denganku karena aura ku yang kuat, jadi semuanya hanya menjahui ku. Dan selalu segan terhadapku

Hanya Ise kun yang tak memperdulikannya, dan selalu disisiku memperlakukanku seperti biasanya.

" Energi ini !" sepertinya mereka sudah datang menjeputku begitu pikirku.

"Terima kasih Ise kun, mari bertemu lagi nanti" aku pun mencium bibir Ise

Setelah itu aku keluar dari rumah Ise

"Tapi, sepertinya ada suati yang membuatku nostalgia di dalam diri Ise, apa hanya perasaanku" begitu pikirku saat aku dielimuti oleh cahaya

Luna Pov End

Luna pun pergi dari rumah Ise, setelah Luna pergi Ise pun membuka matanya.

Ise Pov

" Ise, apa kau merasakannya ?"

"energi yang memancar dari Luna "

" energi itu berasal dari kebalikanku"

"maksudmu Hikari, yang pernah kau ceritakan ?"

" iya, setiap energi memiliki kebalikannya sendiri, cahaya dan kegelapan, api dan air, kematian dan kehidupan, sejak kami ada, pasti kami akan mempunyai kebalikan energi kami masing masing agar menjaga keseimbangan"

"Dan Luna, merupakan penerus Hikari"

"Betul"

"Ise, apa kau masih ingat teori tentang cahaya dan kegelapan yang pernah kuberi tau padamu ?"

" kegelapan seperti 'wadah'. Wadah yang terus menyerap tanpa habis, sedangkan cahaya seperi 'isi. Isi yang terus mengalir tanpa henti, dan tak pernah habis"

" Hikari sebetulnya tak punya wujud, karena dia tak punya wadah yang bisa menampung kekuatannya "

"Dan kamu Nyx membuat, wadah untuknya kan"

"Betul sekali Ise, Karena aku kasihan melihat Hikari yang tak memiliki wujud, aku pun membuat wadah yang bisa menampung kekuatannya"

Ise pun mendengar penjelasan Nyx tentang kebalikannya itu

"Apa hubungan mu baik dengannya ?"

"Tidak begitu baik, dia tak tahan dengan energiku, dan hanya bisa berbicara sebentar denganku"

"Mungkin walaupun dia kebalikanku dia tak bisa menahan aura yang dikeluarkan dariku, aura yang hikari keluarkan berbanding terbalik dengan diriku, aura nya hangat, nyaman, dan membuat kita senang."

"Tidak juga kok Nyx, aura mu itu walaupun dingin, dan gelap tapi ada rasa tenang dan rasa aman datang darimu" kata Ise

"Terima kasih, Ise" jawab Nyx sambil memeluk Ise

"karena ada dirimu, diriku tak akan pernah kesepian lagi" kata Nyx

"Hmmm" kata Ise sambil balas memeluk Nyx

Nyx pun lalu mencium Ise tepat di mulut

"ini balasanku, karena dia menciummu" jawab Nyx

Nyx pun lalu memeluk Ise dan tidur sambil berpelukan dengan Ise.

Ise POV End

GENERAL POV

Ise pun berangkat ke sekolahnya, di sekolahnya dia melihat Takeru jalan bareng dengan Rias Gremory ke Sma Kuoh.

( Takeru sudah menjadi Iblis ) pikir Ise.

Ise pun tak memperdulikannya dan kembali melanjutkan perjalanannya.

Pulang sekolah Ise sempat bermain dengan Yoshino dan Kotaro di Game Center.

Setelah itu Ise pun pulang, setelah hari sudah malam dia merasakan di sekitar nya dipasang pelindung, dia pun melihat Takeru tertusuk tombak cahaya di perutnya, dan di depannya ada fallen angel yang mau menghabisinya.

"Jika aku biarkan, masalah tambah buruk, haaa..., dasar kau Takeru apa Keberuntunganmu itu ditingkat E."

Tiba tiba Ise diselimuti oleh energi hitam.

Setelah Energi hitam itu memudar Ise pun tampak berbeda.

Ise memakai kaos lengan pendek bewarna hitam, jubah dan celana bahan bewarna hitam lalu ada garis belis emas di seluruh pinggir jubahnya itu. Ise juga memakai sarung tangan tanpa jari, dan sepatu bot berlapis baja bewarna hitam. Muka Ise situtupi oleh jubah hitamnya.

Ise pun segera pergi menolong Takeru

" hahahaha, mati kau Iblis "

{ Restrict Lock }

Tiba tiba ada roda bewarnya ungu hitam meluncur menuju Fallen angel itu, dan menghentikan gerakannya denngan mengunci kedua pergelangan tangan dan kakinya.

" Apa !" teriak fallen angel itu

Takeru Pov

Sial...sial...sial hanya itu yang ada di kepalaku, bahkan setelah aku menjadi Iblis aku tetap lemah.

Kupikir dengan menjadi Iblis aku dapat menjadi Harem king dan terlebih lagi menjadi kuat. Tetapi aku masih lemah.

Saat aku melihat Fallen angel itu, diriku langsung ketakutan dan ingin lari.

Aku pun tak bisa melawan Fallen angel itu, lari pun tak bisa.

Aku benar benar menyedihkan.

"Selamat tinggal Iblis, ingatlah namaku Dohnasek, fallen angel yang membunuhmu"

"mati kau Iblis"

Aku pun melihat tombak cahaya ke arah diriku

Mati...

Apa aku akan mati disini

Mati tanpa bisa membuat impian ku terwujud

Sial...

Siallllllll...

SIALLLLLLL...

Saat sebelum fallen angel itu menusuk tombak cahaya nya terhadap ku, aku pun mendengar suara

{ Restrict Lock }

Dan aku pun selamat.

Takeru Pov End

Dohnasek Pov

"Siapa kau, apa maumu ?" tanya fallen angel terhadap pemuda di depannya.

Dohnasek, benar benar waspada terhadap pemuda di depannya

Walau dia tak merasakan apa apa dari pemuda tersebut, tapi sihirnya mampu menahannya dan membuat dia tak bergerak.

Tapi yang lebih penting insting nya yang sudah dia asah beratus ratus tahun mengatakan padanya

Lari...

Lari, berbahaya

Mati, mati, mati

Jika berhadapannya aku akan mati.

Dohnasek pun hanya bisa berkeringat dingin menunggu respon pemuda itu

Sial hari apa ini, kenapa aku sial sekali itu adalah kalimat yang dipikirkan Dohnasek.

Dohnasek Pov End

General Pov

" Iblis itu adalah bagian dari Keluarga Gremory, jika kau membunuh nya maka masalah besar akan timbul"

" apa ?, Iblis ini milik keluarga Gremory !" kata dohnasek yang kaget

" aku hanya perlu informasi, jika kau mengatakan informasi kenapa kelompok mu datang, maka kau akan kulepaskan"

"ha..., tak sudi aku membeberkan informasi kelompokku, walaupun kamu berbahaya, aku tak akan mengatakan apapun terhadapmu"

" ok jika itu maumu, jangan menyesal nanti"

Ise pun segera ke depan Dohnasek dan menempelkan jari telunjuknya di dahi Dohnasek

"fallen angel, kau sudah pernah menonton film porno yang bertema penyihir wanita kan ?" tanya Ise

" ha?"

"biasanya film porno bertema penyihir wanita indentik dengan tentakel" kata Ise

"Apa maksudmu, ?" tanya Dohnasek

"nah coba kau pikirkan ganti penyihir wanita tersebut dengan fallen angel, apakah yang terjadi ?" kata Ise

"jangan jangan, kau mau !" jawab Dohnasek yang gemetaran dan mukanya pucat

"Tenang saja, ini hanya ilusi, tetapi kau merasakannya 100% nyata"

"Tidakkkkkkkk, kumohon jangan, akan kuberitahu..." jawab Dohnasek sambil menangis.

"Terlambat"

{ Dream of the Book of Darkness }

Jari Ise pun bersinar, dan Dohnasek tiba tiba pingsan.

Ise pun lalu ke arah Takeru

"Sia...pa, dirimu..?" tanya Takeru

"Orang yang kebetulan lewat" jawab Ise

"ha ?..."

"..."

" sepertinya kau sudah dijemput, bye.."

Ise pun langsung menghilang dalam kegelapan malam bersama dengan Dohnasek

Tak lama kemudian datang lah Rias Gremory dengan anggota peerage nya.

" Takeru, apa kamu tak apa apa ? " tanya Rias

"Aku tak apa apa, Buchou, ada yang menyelamatkanku" jawab Takeru

" Siapa yang menyelamatkan mu ?"

" aku tak tau, wajahnya tak kelihatan"

"Koneko, bisa kau rasakan energi yang tersisa" tanya Rias terhadap salah satu anggotanya yang pendek dan memiliki rambut bewarna putih.

"Tidak Buchou, aku sama sekali tak merasakan apa apa " jawab Koneko

Rias pun memerintah kan Kiba membawa Takeru ke ruangan klub nya

" yang menyelamatkan Takeru, benar benar berhati hati untuk tak meletakan jejak apapun, siapa sebernya dia" pikir Gremory

Ise pun tiba tiba muncul di sebuah villa.

Di sana dia keluar dan melihat seorang pria sedang menonton anime 90 – an.

"benarkah, film anime 90 – an, yang benar saja " kata Ise

Orang yang mendengar suara Ise langsung kaget, dan menoleh ke arah Ise.

"a...aa...apa... yang kau lakukan disini " tanya pria tersebut sambil gemetaran

( wahh, dia masih troma terhadap Ise ) pikir Nyx

" nih anak buah mu ber ulah" jawab Ise melempar Dohnasek ke arah pria tersebut

"ha ?, ini mah bukan anak buah ku, ini anak buahnya Azazel, dia diperintahkan untuk mengawasi calon sacred gear kan, memang apa masalah nya"

"Dia membunuh calon yang diawasinya, dan dia hambir mengabitkan perang dengan piha Iblis karena hampir membunuh Iblis keluarga Gremory" jawab Ise

"Apa, tak mungkin si Azazel penggila sacred gear tersebut, memberi perintah untuk membunuh calon sacred gearnya"

" ohh, kalau begitu kalau fallne angel tersebut bangun tolong interogasi dia ?"

"ok, haa..., boleh aku bertanya ?"

"apa ?"

" kenapa wajahnya kelihatan pucat dan mau muntah, kau kasih ilusi apa dia"

Ise hanya mengucapkan 1 kata

"Tentakel"

Pria tersebut langsung menggigil saat Ise mengucapkan kata tersebut

( Malang sekali dirimu ) iba pria tersebut ke fallen angel.

"Kuserahkan padamu, salah satu petinggi Grigori, fallen angel Kokabiel"

Ise pun langsung menghilang dari hadapan Kokabiel

" kau tau satu satu nya penyesalan dalam diriku ini hanya 1, yaitu membuat bocah itu kesal terhadapku" Kokabiel pun merinding mengingat pertemuannya dengan Ise.

Selesai

Sampai disinu dulu ceritanya.