Title : Born in Winter {GyeoEul-e Taeeonan}

Author : Cho Kyomin

Cast : Super Junior , and other?

Genre : Romance , Fluff(?) , family , friendship , OOC ,

Length : Chaptered ( Chaptered 4 of ?)

Disclaimer : Cast milik diri mereka sendiri , tapi cerita milik saya sendiri yang terinspirasi setelah menonton salah satu k-drama yaitu Dream High , tepatnya pada episode 5 yang berkaitan tentang lagu saengil cukhanmnida dan sedikit karakter dari Go Hye Mi (pendiam , tidak memiliki ekspresi yang berarti pada wajahnya). Don't like , Don't Read , Don't Bashing

Summary : Seorang pemuda yang tertarik pada seorang gadis yang diberikan julukan 'gyeo-eul' disekolahnya. Seorang gadis yang tertutup dan bersikap dingin pada siapa saja. "gyeoeul-e taeeonan , arremdaum dangshineun…." *hahaa….summary macam apa ini? =_=a*

Warning : Judul gak nyambung , gaje , abal , typo(s) , delel

Pair : Kyubum (bukan Kyuhyun kibum loh!) , EunHae , Kyumin

≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈ «Born in Winter {GyeoEul-e Taeeonan}» ≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

"Terima kasih atas pujiannya , dan sebenarnya ini tidak lepas dari peranan temanku yang tadi kalian sebut pelayan! Ahh…dan kalian perlu tau sahabatku ini punya nama , dia Kim Ryeowook , mengerti!" Kata Sungmin dengan penuh penekanan dan segera meninggalkan kedua yeoja itu ,

"Minnie-yah , kau berlebihan" Kata Ryeowook malu-malu karena tadi sudah dibela Sungmin

"Tidak mereka itu yang tidak sopan!" Jawab Sungmin sambil kembali meneguk minumannya

PLUKKK

"YA!..." Teriak Sungmin lagi saat merasakan kepalanya basah oleh sesuatu yang lengket

-Chap 4-

"Ups….." Gumam seseorang yang berada di belakang Sungmin ,

"….." Sungmin langsung memutar tubuhnya sambil melihat orang yang kini berdiri mematung di belakangnya

"Mi…mianHae….hehe" Ucap orang itu sambil nyengir gak jelas

"Ck…sshhh~" Sungmin mendesah kecil karena menahan amarahnya walaupun wajahnya hanya memancarkan tatapan dingin menusuk

"Ah….ini pakai saputanganku saja!" Ucap orang itu lagi sambil menyerahkan sebuah saputangan berwarna coklat dengan gambar stroberi kecil di salah satu sudutnya.

Namun Sungmin hanya melirik saputangan itu sekilas dengan ujung matanya dan kembali menatap orang yang berada didepannya. Kini orang itu hanya menatap Sungmin dengan ramah walaupun tersirat sedikit ketakutan , dan matanya seolah mengatakan ambilah-dan-jangan-apa-apakan-aku!

"Hhh~…" Sungmin kembali menghela nafasnya lalu hendak mengambil saputangan itu dengan malas , tapi belum sempat Sungmin mengambilnya orang itu sudah menyela kegiatan Sungmin

"Ah…aku saja! Maafkan aku…" Kata orang itu lagi yang ternyata berinisiatif membersihkan sendiri sisa-sisa jus yang tumpah di kepala Sungmin

"Sudahlah , aku saja! Lebih baik kau membeli jusmu yang baru!" Ucap Sungmin sambil menghentikan tangan orang itu yang hampir meraih pucuk kepalanya

"Ta…tapi!" Orang itu menyela lagi

"Akan aku kembalikan saputanganmu ini! Tenang saja! Sana…." Suruh Sungmin , lalu dengan patuh orang itu segera berlalu untuk kembali mengambil minumannya di kantin sekolah

"Menyusahkan!" Gumam Sungmin yang pastinya bisa di dengar Ryeowook dengan sangat jelas , karena Ryeowook masih berada tepat disamping Sungmin

"Gwenchana….hah~ sepertinya kita harus ke toilet untuk membersihkannya!" Ucap Ryeowook cemas

"Gwenchana…sudahlah Wookie…" Kata Sungmin sambil melepas genggaman ryowook dari tangannya dengan halus , dan kembali duduk di kursi panjang yang tadi ia duduki

"Aish…lengket sekali!" Ucap Sungmin kesal gara-gara jus stroberi yang tadi tumpah dikepalanya

"Makanya pakai ini!" Tiba-tiba seseorang menaruh sebuah handuk kecil yang sudah basah

"YA! Apa-apaan ini?" Teriak Sungmin agak kesal

"Aku membantumu….! Kenapa sih?" Kata orang itu sambil ikut duduk disamping Sungmin

Sungmin menoleh kearah orang itu

"Kau…." Kata Sungmin sambil menatap orang itu intens , sambil meliriknya dari ujung kaki sampai ujung rambutnya dengan tatapan menilai

"Annyeong….^^" Kata orang itu sambil tersenyum kearah Sungmin

"….." Sungmin masih diam

"Ya…bersihkan kepalamu! Nanti kalau dibiarkan kering pasti akan susah membersihkannya!" Kata orang itu sambil meraih pucuk kepala Sungmin dengan lembut dan mengacak-acaknya. Sungmin hanya mengerjap-ngerjapkan matanya , menikmatai sentuhan lembut dari tangan itu serta menikmati rasa dingin dari handuk basah yang sekarang sedang sibuk di gosokan ke kepalanya.

"Kyuhyun….!" Panggil seseorang dari ruang koreo yang memang bersebelahan dengan ruang vokal

"Ne….." Sahut orang yang kini sedang memegang kepala Sungmin

"Annyeong , kau bersihkan sendiri ya…." Ucap orang yang tadi dipanggil Kyuhyun lalu segera meninggalkan Sungmin dan Ryeowook

Lalu kegiatan(?) Kyuhyun tadi dilanjutkan oleh seseorang yang lagi-lagi dengan tiba-tiba sudah berada dibelakang Sungmin

"Ckckckck….hati-hati sedikit nona!" Ucap orang itu yang sekarang sibuk mengusapkan handuk kecil basah itu dikepala Sungmin

…~O~…

"Huhhh~~~" Desah Kyuhyun sambil mengatur nafasnya saat berjalan memasuki ruang koreo

"Woey…pabooo!" Panggil seorang yeoja yang duduk sambil menyenderkan punggungnya pada sebuah tiang yang di pasang horisontal sebagai pemisah antara kaca dengan ruangan

"Eh?" Kyuhyun tersadar dari lamunannya sambil mengamati kesekelilingnya

"Disini maknae!" Teriaknya lagi

"Eh…..mianHae , gak liat!" Kata Kyuhyun ngeles

"Gak liat…gak liat! Mikirin apaan sih?" Tanya yeoja itu

"Gak ada…" Jawab Kyuhyun singkat lalu ikut bersandar di damping yeoja itu

"Hyukie chagiii…aku datang , yuhhuu…" Teriak DongHae yang mungkin agak lebay menurut ukuran author

"Lama banget sih!" Ucap orang yang tadi dipanggil Hyukie oleh sahabat Kyuhyun yaitu DongHae

"MianHae , tadi ada kecelakaan sedikit " Kata DongHae lalu ikut duduk namun ia duduk tepat dihadapan Hyukie

"Owh…iya kenapa memanggilku?" Tanya Kyuhyun

"Ahniyo…..hanya ingin saja " Kata Eunhyuk cuek lalu kembali tenggelam di samudra cinta bersama sang ikan DongHae

…~O~…

*Kyuhyun pov*

'Omona~…kenapa jadi terus begini?' Batinku sambil terus mengatur nafasku dan memukul-mukul dadaku perlahan

"Aish…." Desahku lalu bangkit dari tempat tidurku menuju jendela , kubuka jendela kamarku dengan lebar berharap sesak didadaku segera menghilang

"Masak Cuma gara-gara megang kepalanya aja udah bisa deg-degan begini sih?" Gumam ku frustasi sambil memegang dadaku lagi

Aku kembali mengatur nafasku yang rasanya sekarang sudah mulai teratur. Menghirup sebanyak-banyaknya udara bebas , walaupun terasa dingin entah kenapa aku merasakan ini begitu nyaman. Perlahan kupejamkan mataku , menikmati setiap sentuhan lembut udara dingin yang menerpa wajahku.

Mata bulat coklat seperti kelinci , bulu mata lentik , pipi putih mulus dan bibir mungil plum , dan keseluruhan bisa dibilang wajah imut yang sangat cantik.

Bayangan wajah Sungmin langsung terekam dengan jelas di ingatanku saat aku memejamkan mata. Membutaku enggan untuk membuka mata , seakan tidak ada lelahnya membayangkan wajah itu.

Tok

Tok

Tok

'Aish….siapa sih yang ganggu?' Batinku , lalu dengan terpaksa aku membuka mataku dan menghentikan kegiatan ku tadi

"Apa sih?" Teriakku geram sambil membuka pintu kamar. Tapi seketika itu aku langsung bungkam saat melihat aura iblis yang sangat kuat menguar begitu saja dari tubuh orang yang kini berada di hadapanku.

Reflek aku langsung mendorong daun pintu kamarku agar tertutup kembali. Tapi sialnya sesuatu mengganjalnya sehingga aku gagal menutup pintu yang seharusnya sekarang sudah ku tutup dan ku kunci dengan sepuluh lapis gembok berukuran lumayan besar.

Aku takut-takut melirik ke arah wajah yang kini terlihat sedang menyeringai iblis , dengan benda merah menyala yang berada di pangkuannya.

GLEKKK

"Hehe…noona , annyeong…." Kataku begitu saja seakan pasrah dengan takdir yang akan menimpaku

"Ya…bocah , buka pintunya atau ku suruh Heebum mencakar mukanya itu , biar tambah mirip setan!" Bentaknya dengan penuh amarah. Tapi aku hanya diam sambil menatapnya dengan tatapan memelas

"Kau mau PSP-mu di remukan Heebum seperti saat dia mengunyah seekor ikan hah?" Ancam dia lagi

"Andwee…." Tiba-tiba aku berteriak begitu saja , seakan mendapat kekuatan untuk melawan makhluk yang berada didepanku , berani-beraninya dia membawa nama PSP-ku dalam masalah ini? Tidak akan ku maafkan!

"Buka!" Teriaknya sambil berusaha masuk

"Gak!" Teriakku balik tak kalah kerasnya

"YA! Cepat buka dongsaeng kurang ajar!" Teriaknya lagi , kurasakan tubuhku hampir terhempas kebelakang

"Andweee noona!" Teriakku lagi sambil mempertahankan posisiku ,

"Meeeooww…." Aku mendengar suara makhluk yang paling kubenci itu , lalu samar-samar aku melihat benda merah menyala masuk merayap menuju tempat tidurku. Lalu melompat dan….

"YAA! Kucing sialan menjauh dari istri-ku!" Teriakku lalu segera berlari menyelamatkan harta berhargaku dari serangan makhluk meyeramkan bernama Heebum milik Heechull noona yang yah…sama menyeramkannya

Aku segera mengambilnya lalu memeriksa ada kerusakan atau bagaimana.

"Fiuhhh~,…" Desahku lega saat mengetahui hartaku selamat sentosa

"Gomawo Heebum-ah" Namun kini kudengar seseorang menggumam dengan kucingnya sambil duduk diatas tempat tidurku

"Kyu…..seharusnya aku apakan dulu ya? Hmmm…..hukuman fisik atau pisikis?" Katanya dengan sangat tajam

"Noona salahkan saja kucingmu Itu!" Ucapku sambil menatapnya dengan tatapan memelas lagi(?)

"Mwo? Kau lihat….warna abu-abu bulu Heebum yang indah sekarang berganti dengan warna merah menyala begini kau kira ini salah siapa?" Kata Heechull noona

"Tapi salahnya sudah merusak salah satu kaset game ku noona , kau tau kan kalau kaset it…."

"Aku tidak peduli , salahmu sendiri meninggalkannya di ruang tamu! Kau kira Heebum bisa membedakan apa yang mana kaset game-mu yang mana bukan?" ceramah Heechul noona

'Dasarnya aja tuh kucing goblok!' Batinku memaki kucing sialan yang sudah membuat beberapa nyawa kaset game kesayanganku melayang

"Sudah….jadi pilih mana?" Tanya Heechull noona sambil menyeringai iblis lagi

'Huh~ aku pasti kalah dengannya , dia kan ratu iblis , mana mungkin pangeran iblis bisa menang darinya! Ikuti sajalah…' Batinku lagi - pasrah saja!

'Tapi…' Pikirku sambil menyunggingkan seringaian iblis yang memang ku akui tidak sekuat milik Heechul noona

"Terserah noona mau apa , yang pasti aku tidak memilih keduanya " Jawabku menantang , mengingat aku sudah mengamankan seluruh barang berhargaku ketempat yang aman setelah aku melakukan kejahatan pada kucing milik noona-ku

"Kau yakin?" Kata noona sambil memperlihatkan sebuah kaset game terfavoritku

'Bagaimana bisa?' Batinku berteriak

"Baiklah…hukuman fisik" Jawabku pasrah lagi , kalau aku tidak memilih pastinya dia akan mematahkan kaset game ku itu dengan satu gerakan. Apalagi kalau aku memilih hukuman psikis? Aku yakin noona dengan sangat-sangat tega akan menghancurkan kaset game ku itu dengan perlahan tepat dihadapanku sampai hancur tak berbentuk.

'Andwe…itu sangat mengerikan!' Batinku

"Dongsaeng pintar! Tapi hukumannya tidak sekarang , mungkin lain kali aku minta! Soalnya sekarang aku sedang tidak mood menyuruhmu yang aneh-aneh….aku mau main dulu sama Heebum!" Ucap noona sambil melenggang keluar dari kamarku dengan parasaan berbunga-bunga

Ku lirik kucing itu lalu kami saling bertatapan. Aku bisa melihat matanya seolah mengejekku , -rasakan-sekarang-kau-dapat-ganjarannya-

Hah…di ejek peliharan noona? Sudahlah , jangan pikirkan dia! Aish….

…~O~…

*author pov*

"Kucing sialan!…kucing sialan!" Gumam Kyuhyun sambil meringkuk di mejanya

"Wahh…kenapa Kyu! Masak pagi-pagi udah khusuk berdoa gitu!" Kata DongHae sambil menghampiri Kyuhyun yang sekarang mendongakan kepalanya menatap DongHae dengan tatapan tersiksa

"Hah~…jangan semakin merusak mood ku ikan!" Hardik Kyuhyun kesal

"Eh? Kau kenapa?" Tanya Eunhyuk yang berada di belakang DongHae

"Ah…aku tau , punya masalah lagi ya dengan Heebum kan? Sudahlah ….sabar ya " Sahut DongHae menyadari keadaan Kyuhyun

"Heebum? Pacarmu Kyu? Aku tidak tau kau sudah punya pacar " Kata Eunhyuk dengan polosnya

"Mwo? Pacar? Hanya ada satu kucing pun di dunia ini aku tidak akan pernah memacarainya!" Teriak Kyuhyun dengan bodohnya

"Hah? Pacarmu kucing Kyu? Omona~ ternyata ini alasanmu menolak semua yeoja yang menembakmu! Hah~ aku sangat prihatin " JawaB Eunhyuk sambil menggelengkan kepalanya

"Hah~…..ka.."

"Sudah…sudah….." Lerai DongHae yang menyadari aura setan Kyuhyun yang semakin kuat

"Kenapa?" Tanya Eunhyuk tidak sadar akan bahaya yang mengancamnya

"Ahniyo chagi…." Jawab DongHae dan menatap Kyuhyun mengisyaratkan dia untuk tidak menghiraukan pacarnya

"Memang sekarang kau disuruh apa lagi sama chulie noona?" Tanya DongHae lagi

"Dia mau study tour!" Jawab Kyuhyun lemas

"Terus? Apa hubungannya?" Tanya DongHae tidak mengerti

"Aku disuruh menjaga kucing nista itu selama 4 hari Hae , aku tidak bisa membayangkannya!" Kata Kyuhyun sambil menelungkupkan wajahnya di atas tas sekolahnya.

"Sabar , toh Cuma 4 hari! Paling nanti saat noonamu pulang kau hanya dapat luka-luka sedikit gara-gara di cakar Heebum , kaset gamemu berkurang karena di rusak Heebum , waktumu berkurang karena harus menjaga Heebum , tidurmu tidak nye…."

"Cukup Hae , kau malah semakin menyusahkan ku!" Hardik Kyuhyun lagi

…~O~…

"Kyu…jaga Heebum baik-baik ya! Awas kau berniat mengecat bulu Heebum lagi! Tak segan-segan nanti saat aku kembali kaset game mu yang masih aku sita ku hancurkan tak bersisa" Ucapnya

"Iya noona , cepat pergilah!" Usir Kyuhyun

"Heh….yasudah , annyeong Heebum!" Ucap Heechul sambil melambaikan tangannya kearah Heebum dan Kyuhyun sama sekali tak ia hiraukan

Setelah Heechul menghilang Kyuhyun langsung melirik Heebum dengan tatapan penuh dendam , diarahkannya tangannya ke leher Heebum lalu mencekik kucing itu sampai mati *plakkk #ditabok Chullie

*ralat

Setelah Heechul menghilang Kyuhyun langsung melirik Heebum dengan tatapan penuh dendam , diarahkannya tangannya ke leher Heebum lalu mengikatkan sebuah rantai kecil di leher Heebum

"Miaawww!" Jerit(?) Heebum lalu mencakar tangan Kyuhyun dengan brutal

"YA! Aish…sudahlah , yang pasti kau tidak bisa kabur sekarang. Diam dan duduk manis disini! Tenang hanya 4 hari , dan aku akan memberimu makan " Ucap Kyuhyun sambil mengikat rantai Heebum di teras belakang rumahnya. Lalu Kyuhyun dengan senang hati melenggang masuk ke dalam rumahnya

"Hahahaha…aku memang pintar " Gumam Kyuhyun lalu melanjutkan gamenya yang tadi sempat tertunda

Tanpa disadari Kyuhyun diteras belakang Heebum sedang asik mencakar , menggigit dan mengoyak dengan napsu pegangan rantai yang memang terbuat dari kain.

'Kau tidak lebih pintar dariku tuan , aku pasti bebas' Pasti itu yang sekarang dikatakan Heebum jika ia bisa bicara

…~O~…

"Oh….kucing?" Gumam Sungmin saat ia sedang berjalan menuju rumahnya

"Miawww…" Kucing itu mengeong(?) berharap orang yang ia temui mau memungutnya

"Tidak buruk , mungkin aku bisa memeliharanya " Ucap Sungmin sambil menatap kucing itu dengan tatapn menilai tapi tetap dengan ekspresi datar, lalu Sungmin segera mengambil kucing itu dan membawanya pulang

-TBC-

o0o0o0o0o0o0o0o0o0o0

#balesan review :

noona961019 : itu minuman ? atau jus stroberi deh kayaknya,
hehehehehehe
ne , ini udah update chingu...^^
gomawo udah mau review...^^
jgn bosen2 bwt review yah...

cho yeong gi : ne , anyyeondo key-shi...
kyomin imnida,,,:)

ne , gak pa2 chingu...
gamsahamnida bwt sarannya , saran chingu sungguh membantu saya...:)
n gomawoyo udah mau review...

YuyaLoveSungmin : hehee...iya , tapi kyo juga gak selesai sih nonton'a...*males dwnld maksudnya
wah...chingu kok tau yang tumpah itu minuman?
heheheheheehe *terserah reader dong kyo!
iya , saya juga ngerasa kayak gitu , soalnya mau nampilin friendship'a minwook dulu...^^
gomawo udah nyempetin waktu buat review...:)

Yugana Ran : Yesungieppa belum keliatan , tapi entar pasti nongol kok...:)
owh...ne Ran-chan ,
wah...gomawo udah di ingetin chingu...
gomawo udah mau review...:)

af13knight : gomawo...:)
hehehe
iya pengen buat min yang beda gitu chingu...
udah update chingu...
gomawo review'a...:)

o0o0o0o0o0o0o0o0o0

saya gak banyak ngomong lagi , tapi cuma mau minta...
REVIEW please...
gamsahamnida...:)