Title : INFINITY

Rated : M

Genre : Adventure,Romance,and Supernatural

Pairing : (Naruto x Rias) Sasuke

Disclaimed : Naruto & High School DxD

bukan punya saya.

Sumary : Dia adalah reinkarnasi Ashura bersama dengan reinkarnasi Indra mereka mengemban missi baru di dimensi keduanya mejalani kehidupan barunya. Cerita dimulai saat kalah melawan momoshiki dan kinshiki.

SharinganNaruSasu,RinneganNaruSasu,ShaRinneganSasu,StrongNaruSasu,GodLikeNaruSasu,SmartNaru

Warning : Abal, Gaje, OC (Maybe), OOC,

Typo (Maybe), and Etc

Sesuai dengan keinginan senpai-senpai saya akan menambah pair untuk Naruto kemungkinan mini Harem dan pair untuk Sasuke ada yang bisa kasih saran.

~Rossweiss

~Sona

~Akeno

~OC

Pilih salah satu karna sasuke single pair.

Spesial thank for yang telah bersedia memberi arahan pada saya bahkan sampai review tengah malam. Dan juga terima kasih buat reder yang nyempatin mapir meluangkan waktunya membaca fic gaje ini. Saya bingung mau kasih lemon atau enggak,kalau banyak reader yang minta lemon saya juga akan usahakan lemonnya

Chapter 4

_-Selamatkan Asia-_

Next Day

Normal POV

Tak seperti biasanya kini Naruto berangkat ke sekolah sendirian karna Sasuke yang saat ini sedang berlatih dengan Chaos di dimensinya untuk 3 hari kedepan. Waktu di perjalanan ia bertemu dengan seseorang.

"Yo Issei"Sapa Naruto.

"Ah Uzumaki-senpai tumben berangkat sendiri...dimana Uchiha-senpai?"Tanya Issei.

"Hah si teme itu sedang sakit hoam..."jawab Naruto yang masih ngantuk.

"Ano..Uzumaki-senpai terima kasih pertolongannya tadi malam..aksimu benar-benar hebat kalau kau tak datang mungkin aku tak bisa menghirup udara lagi"kata Issei sambil cengengesan.

"Hm biasa saja sudah sepantasnya sesama teman saling membantu dan panggil saja Naruto "jawab Naruto."Tapi rahasia tentang identitasku amankan" lanjut Naruto dengan nada serius.

"Aman-aman saja kok Naruto-senpai"jawab Issei

-Flashback On-

Issei POV

'Hah hari ini terasa aneh sekali..Matsuda,Motohama sama sekali tak ingat tentang Yuma-chan... Apa kemarin aku hanya mimpi ya?. Dan juga aku tiba-tiba bisa melihat di kegelapan dan pendengaranku semakin tajam? Ini aneh ?'Pikir Issei. Aku pun segera pulang entah kenapa aku melewati taman ini."Yuma-chan"gumam tiba ada sesosok pria dengan sayap hitam melekat di punggungnya yang terbang di atasku dan mencegatku.

Issei POV END

Normal POV

"Ternyata kau masih hidup setelah dibunuh Reynare"Ucap pria itu.

Setelah mengetahui bahaya dahadapannya Issei pun sontak meloncat ke belakang.

'Apa yang terjadi dengan tubuhku kenapa bisa ringan sekali'batin Issei.

"Tampaknya dia belum berhasil membunuhmu,tapi tak apalah biar aku yang membunuhmu"ucap Pria itu sambil melemparkan lightspear yang dibuatnya tadi ke arah

"[Doton : Doryuheki]"

Tiba tiba muncul dinding tanah di depan Issei dan menjadi tameng dari lightspear yang di lempar pria tadi.

"Kau tak apa"tanya Pemuda blonde yg tiba tiba datang di samping Issei.

"Daijobu"jawab Isse.

"Cih...bantuan tapi tak apa kau terlihat lemah"Ejek pria tadi.

"Siapa kau dan apa maumu menyerang orang tak bersalah"tanya Pemuda blonde itu.

"Namaku Dohnasek sang malaikat jatuh aku ingin membunuhnya saja lagipula siapa kau"kata Pria tadi yg bernana Dohnasek.

"Kau tak perlu tau siapa aku gagak sialan,aku takkan memberitahu pada seorang yang akan mati sepertimu"Ucap Pemuda itu datar.

"Kurangajar...akan kubunuh kau terima ini"ucap Dohnasek sambil melempar lighsper ke arah pemuda blonde itu.

"Baka"ucap pemuda blonde itu lalu dengan mudahnya dia menangkap lightspear dan melemparnya kembali ke pemiliknya.

"A-apa kuso"ucap Dohnasek sambil melesat ke arah pemuda blonde itu.

"Baka"ucap pemuda itu sambil mengangkat tangan kanannya dan sesaat muncul pusaran chakra berbentuk bundar berwarna biru dan tiba tiba dia sudah berada di depan Dohnasek dan...

[Rasengan]

Ucap pemuda itu saat bola chakra mengenai perut dari Dohnasek dan membuat pria itu terlempar ke belakang menubruk beberapa pohon sambai tumbang.

"Aaagggghhhkkk"ucap Dohnasek dan seketika tubuhnya terurai menjadu bulu hitam yang bertebaran.

"T-terima kasih"ucap Issei yang sedang ketakutan.

"Hm sama-sama"ucap pemuda itu datar.

"S-siapa Namamu sepetinya kau murid Kuoh Academy"tanya Issei yang tergagap.

"Hm Ore wa Uzumaki Naruto"ucap pemuda itu "hei tolong rahasiakan tentang identitasku"

"H-hai...sekalilagi terima kasih atas pertolongan mu Uzumaki-san"ucap Issei sambil membungkuk.

"Kalau begitu aku pulang dulu lagipula aku ada urusan dirumah"kata Naruto lalu Shunsin ke rumah.

-Flasback End-

-Kuoh Academy-

Normal POV

Naruto terus melangkahkan kakinya menuju kelasnya dan menghiraukan teriakan gaje dari fansgirlnya. Bagaimana tidak perbandingan siswa perempuan dan laki-laki adalah 8:2 dan Naruto adalah siswa tertampan dan populer di Kuoh Academy di ikuti Uchiha Sasuke dan Prince of Kuoh Academy sebelumnya yakni Yuuto Kiba.

-INFINITY-

Normal POV

'Akhirnya sampai juga di kelas ternyata fansgirl itu memang menyeramkan,jika disuruh memilih menghadapi fansgirl atau melawan madara,aku lebih memilih melawan Madara'batin Naruto.

"Ohayo Naru-kun"ucap Rias sambil tersenyum.

"Hm Ohayo Rias-chan"jawab Naruto dengan senyum hangatnya yang sontak membuat rias memerah.

Srekkk

Pintu terbuka oleh sang sensei yang mengajar hari ini.

"Ohayo Mina"ucap guru itu.

"Ohayo Sensei"jawab semua murid dengan malas.

"Kita mulai pejalaran pertama hari ini buka buku kalian halaman 75"ucapa sensei diikuti anggukan malas oleh semua murid karna ini adalah salah satu pelajaran yang membosankan yakni sastra (sama saya juga).

-Time Skip-

"Aku merasakan ada yang aneh dengan Issei dia seperti memiliki kekuatan yang besar dan setara denganmu Flame" ucap naruto pada Flame yg tersegel di sebuah sacret gears yg terletak di tangan kanannya.

"Hm tak salah lagi dia adalah inang dari Ddraig yang sering di sebut Sekiryuutei salah satu dari 3 heavenly Dragon selain diriku"jelas Flame.

"Kau bilang 3... Siapa satunya lagi ?" Tanya Naruto.

"Albion atau Hakuryuuko. Ddraig dan Albion selalu saja bermusuhan dan merekalah yang membuat Great War menjadi semakin panas bahkan semua fraksi pun bekerja sama untuk mengalahkan mereka tapi sia-sia. Pada akhirnya Kami-sama pun mengustusku untuk menghentikan mereka dengan menghilangkan kekuatan mereka, sementara kekuatan mereka hilang Kami-sama Lalu menyegel mereka ke dalam suatu benda yang disebut sacret gears"jelas Flame.

"Hm Arigatou Flame"ucap Naruto.

"Douita partner"balas Flame.

Cklek

"Ne seperti biasa kau selalu berada di sini Naru-kun dan dengan alasan yang sama 'fansgirl' kan ucap Rias santai tapi menekan kan kata pun menghampiri dan duduk di sebelah Naruto.

"Ya begitulah"ucap Naruto asal.

"Ne Naru-kun apa kau percaya ada makhluk lain selain manusia"Tanya Rias dengan Serius.

"Hm aku percaya ada Akuma, Tenshi, Da-tenshi bahkan mereka dulu berperang belum lagi kedatangan tak terduga dari Red Dragon Emperor dan White Dragon Emperor yang seenaknya mengamuk di medan perang. Peperangan yang sangat hebat yang disebut "Great War" dan akhirnya perang berhenti karna kedatangan Black Dragon Emperor yang menghilangkan kekuatan dari kedua naga surgawi itu dan kami-sama memanfaatkan itu untuk menyegel mereka. Dan juga tewasnya ke empat Maou,gubernur jendral Da-tenshi pertama Bellial,dan Kami-sama sendiri dia tewas akibat panah dari maou Beelzebub dan maou Beelzebub sendiri tewas dibunuh Gabriel" Jelas Naruto panjang lebar.

"Kkenapa kau bisa tau sebanyak ini Naru-kun dan apa Kami-sama telah tewas" Ucap Rias yang terkejut.

"Hm begitulah karna Black Dragon Emperor adalah Sacret Gears ku tepatnya partnerku aku juga tau kau itu adalah akuma bahkan kau adik dari Maou Lucifer yang sekarang kan"kata Naruto.

"Sulit di percaya siapa kau sebenarnya Naru-kun"tanya Rias

"Sebenarnya aku hanya manusia tapi aku bukan berasal dari sini tapi berasal dari dunia shinobi"Ucap Naruto

"Aku sudah tahu kau yang sejak dua hari lalu selalu mengikutiku?dan kenapa kau selalu gugup saat bicara denganku? Dan kenapa kau selalu kesal saat aku digoda Akeno ?ucap Naruto sambil memajukan wajahnya ke Rias dansontak ini adalah checkmate bagi Rias.

"Aaa...Aanno...Akhmp"ucap Rias antara Malu dan gugup serta wajah yang memerah total dan belum selesai bicara dia sudah bibungkam oleh Naruto.

"Kau tak perlu menjawabnya. Aku sudah tau kau diam diam menyukaiku,tapi berikanlah aku waktu untuk melupakan masa laluku dimana aku gagal melindungi orang yang aku cintai hik... Aku lemah aku tak berguna karna kegagalanku dunia ku hancur "ucap Naruto lemah dan menahan

Grebb

"Hiks...Hiks...Naru-kun kau tidaklah lemah kau itu kuat jika aku jadi kau aku mungkin tak akan sanggup dan lari dari kenyataan...Kumohon sekali ini saja keluarkan emosimu tangismu..dan bagilah kesedihanmu denganku"ucap Rias dengan terisak sambil memeluk pun sempat terkejut saat itu iya mencoba melepasnya karna risih namun lama kelamaan entah kenapa dia malah membiarkannya. Dan tak lama kemudian Rias melepas pelukannya.

"Ne Naru-kun sudah agak baikan"tanya Rias.

"Hm udah baikan kok arigatou Rias-chan"kata Naruto sambil mengelus peuncak kepala Rias.

"Hm Douita. Ne Naru-kun bisa ke ruang clubku sebentar"ucap Rias.

"Tentu Rias-chan dan tolong rahasiakan identitasku dan orang lain yang tahu hanya kau dan Issei"balas Naruto

"Tentu kalau begitu pegang tangan ku Naru-kun aku akan teleportke ruang babibu Naruto langsung memegang tangan Rias.

-INFINITY-

-in ORC-

"Selamat datang di klub penelitian hal ghaib Naru-kun"ucap Rias sambil tersenyum dan di balas anggukan oleh naruto.

"Duduk dulu Naru-kun"lanjut Rias.

"Araara Naruto-kun ufufu"ucap Akeno yang datang dari belakang.

"Akeno tolong buatkan teh untuk Naru-kun"pinta Rias Akeno pun lagsung menuju ke dapur.

"Ah tidak usah Rias-chan jadi ngrepotin"ucap Naruto.

"Tak apa kok Naru-kun agap saja balasan terima kasih"Kata Rias.

"Memang apa yang aku lakukan"Tanya Naruto.

"Arigatou karna selama ini kau memahamiku,aku akan menunggu sampai kau benar-benar siap untuk membuka hatimu"jawab Rias sedangkan Naruto hanya diam.

"Silakan diminum tehnya Naruto-kun"ucap Akeno.

"Terima kasih Akeno-san"balas Naruto.

Sementara itu

Issei yang seperti orang terburu-buru memasuki ruang Occult Reseach Club dengan menggebrak pintu hingga membuat penghuni di dalamnnya kaget terutama Naruto yang sedang menikmati tehnya

BRAAAAAAK...

"kenapa Issei seperti terburu-buru sekali"Tanya Kiba kepada Issei.

"A... si... a... sedang di culik oleh Malaikat jatuh" Ujar Issei dengan tersenggal-senggal.

"sudah kubilang untuk tidak mendekatinya lagi, dan itu bukan urusan kita" Ujar Rias tegas kepada sang Pawn.

"jika begitu aku akan menyelamatkan Asia sendiri" ucap tegas Issei kepada Rias.

"tetap tidak kau adalah anggota keluargaku"ucap Rias tak mau kalah dengan Issei.

"Jika begitu keluarkan aku dari anggota keluargamu, hanya kehilangan Pawn tidak akan berpengaruh" pinta Issei dengan merunduk dan mendapat tatapan tak percaya dari semua iblis di dalam kecuali Naruto.

PLAAK

Rias menampar pipi kanan Issei

"itu permintaan yang tidak mungkin, apalagi yang kau serang itu adalah gereja kau tidak akan menyelamatkannya malah kau akan membunuh dirimu sendiri, dan jangan pernah menganggap bidak pawn itu lemah" Tegas Rias.

"Bidak pawn bisa melakukan Promotion di daerah lawan, dan jika itu terjadi kau bisa mengambil kemampuan bidak lain" lanjut Rias dan membuat mata Issei melotot tak percaya.

"Tapi Buchou dia adalah temanku dan aku tidak bisa meninggalkan teman" Ujar Issei yakin dan membuat hati Naruto terbangun dan berniat untuk menolong Naruto hanya diam saja.

"Baiklah kalau begitu aku akan pergi sendiri dan jangan halangi aku"ucap Issei dingin lalu melangkah keluar ruangan.

"Tunggu..."Ucap Kiba.

"Ada apa kau ingin menghalangiku" ucap Issei.

"Aku akan ikut denganmu"Ucap Kiba.

"Aku juga Issei-senpai"ucap koneko.

"Baiklah ayo"ucap Issei sambil keluar ruangan diikuti kiba dan koneko.

-INFINITY-

"Apa kau tidak membantunya Rias-chan"ucap Naruto.

"Aku hanya menguji dia seberapa besar keinginannya untuk meyelamatkan seseorang walaupun aku menetangnya"jawab Rias.

"Jadi"Tanya Naruto.

"Ya walaupun aku berkata tidak sebenarnya aku memperbolehkannya dan aku pun akan membantunya dari belakang"jawab Rias.

"Hm sebaiknya kau segera pergi aku akan menunggu disini"ucap -tiba rias menghampirinya dan

CUP

Dia mencium pipi kanan sontak membuat si Blonde memerah.

"Baiklah aku berangkat dulu Naru-kun"ucap berangkat dengan sihir teleportasinya bersama dengan Akeno.

-INFINITY-

-Gereja-

"Asiaaa"Teriak Issei.

"Khukhukhu ternyata hanya 3 iblis lemah"ucap Freed.

"Dimana Asia"teriak Issei yang tengah emosi.

"Oh gadis itu berada di ruang bawah tanah gereja ini jalannya ada di balik mimbar itu"ucap Freed yang seperti orang orang eh iblis nampak sweetdrop atas ulah Freed.

"Tapi kalian takkan semudah itu untuk datang kau harus mengalahkanku dulu"ucap Freed sambil menghempaska lightswordnya ke arah ke tiga iblis.

Trank

Pedang itu di berhasil ditahan oleh pedang kiba.

[Holy Eraser]

Ucap kiba seketika pedang kiba mengeluarkan kegelapan dan melenyapkan light sword milik Freed.

"Kuso..sudah saatnya aku mengeluarkan itu"ucap Freed.

"Issei pergi dan selamatkan dia,biar aku yang menghadapi dia karna aku punya urusan dengan dia"ucap kiba sambil beradu pedang dengan Freed.

"Tapi kalian"ucap Issei.

"Serahkan dia pada kami Issei senpai"ucap koneko.

"Kiba,Koneko-chan Arigatou ganbate"ucap pun segera menuruni tangga yg ada di balik mimbar.

-INFINITY-

"Aku harus membantu mereka" ucap Naruto sambil memasang topeng kitsune dan membuat bunshin.

'Tunggu aku minna' batin pun shunsin ke gereja.

"Kau bantu Rias dan aku akan membantu Issei"ucap Naruto pada bunshinnya.

"Hai' bos"ucap si Bunshin.

-Time Skip-

"Asiaaaa"ucap Issei dengan nada tinggi di sertai emosi.

"Oh Issei-kun kita bertemu tak menyangka kau sudah menjadi iblis"ucap Reynare dengan melanjutkan ritual pengambilan sacret gears Asia.

"Aaaaa..."Teriak Asia dengan penuh kesakitan saat sacret gears nya diambil.

"Reynare...kembalikan Asia"ucap Issei.

"Akhirnya aku mendapatkannya dengan begini aku akan setara dengan Azazel-sama ambil saja gadismu itu"ucap Reynare kemudian melempar tubuh Asia pada Issei

"Isse-san tak apa mungkin ini sudah takdirku aku senang sekali bertemu denganmu namun ini perpisahan aku akan kembali pada Tuhan" ucap Asia lemah dan dia pun kembali menutup matanya.

"Asia"ucap Issei lemah.

"Tuhan kenapa kau mengambilnya dariku kenapa kau memberi penderitaan pada gadis ini,tolong jawab aku apa karna aku iblis kau menutup telinga begitu aku memohon kepadamu Raja Iblis"ucap Issei emosi sambil terisak.

"Hahaha ini pemandangan yang langka. Seorang iblis berdoa di gerja"ucap Reynare sambil tiba

Brakkk

"Maaf aku terlambat"ucap seorang yg memakai pakaian khas Anbu dengan topeng kitsune dan katana dipunggungnya.

"Siapa kkau?"Tanya Issei.

"Panggil Aku kitsune,jangan khawatir aku di pihakmu"ucap pemuda bernama kitsune itu.

"Cih Bantuan tapi tak apa kau terlihat lemah"ucap Reynare.

"Baka" ucap ia shunsin ke depan Reynare dan meberi pukulan yang dialiri senjutsu.

Bruakkk

Reynare terpental dengan luka lebar di perutnya namun lukanya dengan cepat tertutup kembali.

"Hanya ini saja kekuatanmu sungguh mengecewakan"ucap Reynare yang saat ini mengeluarkan sayapnya dan melayang di udara.

"Sekarang giliranku"lanjut Reynare. Ia pun mebuat Lighspear di kedua tangannya dan melemparnya pada kitsune.

[Kamui]

Seketika dua lightspear hilang akibat sesuatu seperti distorsi udara yang melenyapkan kedua lightspear itu.

"Sialan terima ini" ucap Reynare yang sambil terus melempar lightspear ke arah semua lightspear hanya menembus tubuh kitsune seolah dia itu seperti hantu.

"Baka aku sudah mulai bosan akan ku akhiri dengan satu serangan"ucap kitsune dan dia mulai mempuat jutsu di tangan kanannya.

[Senpo Futon : Rasenshuriken]

Ucap Kitsune sambil melemparnya ke arah Reynare dan

Bllaarrrr...

Tubuh Reynare kemudian hancur dan terurai menjadi bulu seperti gagak yang berterbangan dan muncul 2 buah cincin yang melayang di udara dan kitsune mengambil itu dan menyerahkanya pada Issei.

"Jika kau ingin menghidupkannya pasangkan ini pada nya"ucap kitsune sambil menyerahkan cincin itu.

"A-arigatou Kitsune-san"ucap Issei sambil bersujud.

"Bangulah..aku tak telalu suka hal seperti itu..aku pergi dulu urusanku sudah selesai"ucap kitsune lalu dia menghilang begitu saja.

With Naruto

"Bagaimana tugasmu"tanya Naruto pada bunshinnya.

"Lancar bos"jawab si bunshin.

"Hm aku akan pergi menemui Azazel dan kau cepat pergi ke ruang club"ucap Naruto.

"Hai' bos"ucap bunshin. Dan mereka berdua menghilang.

With Issei

"Asia kumohon bangunlah"ucap Issei lama kemudian datang Kiba dan juga Koneko.

"Bagaimana keadaannya Issei"tanya Kiba.

"Aku gagal aku tak becus,sekarang dia sudah pergi meninggalkan aku"jawab Issei dengan mata yg sudah tiba muncul lingkaran sihir di samping Kiba dan muncul Rias dan Akeno.

"Apa yang terjadi disini"tanya Rias.

"Kenapa kau kemari"tanya balik Issei melihat seorang gadis di sebelah Isses,diapun megeluarkan evil piecenya dan sontak bidak bishop bersinar.

"Issei baringkan Asia dihadapanku,aku akan mereinkarnasikan dia agar dia bisa hidup kembali tapai bukan sebagai manusia melainkan iblis"kata Rias.

"Terserah kau Buchou"ucap Issei dan segera meletakkan Asia di hadapan Rias. Tak lama kemudian setelah Rias meletakkan bidak Bishop di dada Asia. Kemudian bidak itu masuk ke tubuh Asia dan tubuhnya bersinar sesaat setelah itu Asia pum membuka matanya perlahan. Issei sempat terkejut melihat Asia yang sudah mati bisa dihidupkan kembali oleh Rias.

"Umm..eh Issei-san"ucap Asia yang terkejut tiba-tiba dipeluk Issei.

"Ano bukannya tadi aku sudah.."Kata Asia.

"Gomen ne Asia kamu memang sudah mati tapi direinkarnasikan kembali bukan sebagai manusia melainkan Iblis"ucap Issei yg tertuntuk.

"Tak apa Issei-san aku bahkan bersyukur bisa bertemu kembali denganmu tak peduli walau aku sekarang iblis"ucap Asia sambil tersenyum.

"Sukurlah kalau begitu"ucap Issei.

Mereka pun akirnya kembali ke club kembali.

-INFINITY-

"Hoy Ero Da-tenshi"ucap Kitsune.

"Ada apa kitsune"tanya Azazel

"Anak buahmu membangkang lagi"ucap Kitsune.

"Hah memang apalagi yg dia perbuat"tanya Azazel.

"Mereka melakukan ritual pengambilan Sacret Gears yg dilakukan oleh Reynare terhadap temanku gadis biarawati pengguna sacret gears twilligh healing(bener ngak)"Ucap Kitsune.

"Hm maafkan aku atas tingkah laku bawahanku"ucap Azazel.

"Hn"ucap Kitsune yg mulai ketularan si Teme.

"Ne Kitsune-san aku minta tolong padamu"ucap Azazel.

"Apa yang kau inginkan"jawab Kitsune.

"Tolong kau tangkap salah satu Jendralku yang bernama Kokabiel. Karna dialah otak dari para pembangkang di Fraksiku"pinta Azazel dengan nada serius.

"Asal kau membayarku dengan uang yg kuinginkan aku akan membawakan kepalanya untukmu"kata Kitsune.

"Oi Ero Da-tenshi"Ucap seorang pemuda berambut silver.

"Oh ternyata kau"balas Azazel.

"Kitsune aku menantangmu bertarung denganku"Ucap pemuda itu sambil menunjuk ke arah Kitsune.

"Hoi kau bisa terbunuh dengan mudah dia bukan lawanmu bahkan dia lebih kuat dariku"Ucap Azazel.

"Itulah yang kuharapkan"ucap pemuda itu.

"Ah maafkan muridku ini Kitsune-san"ucap Azazel.

"Tak apa aku juga ingin mengetahui kekuatan dari Hakuryuuko"ucap Kitsune.

"Hah mulai lagi terserah kau sajalah Vali"ucap Azazel pada pemuda Silver itu.

Maju...Vali/Kitsune

-To Be Continued-

Uzumaki Bolt Out