Cast:

Cho Kyuhyun

Lee Sungmin

Other Cast: Lee Hyukjae, Lee Donghae, Kim Kibum, otc

Rate: T

Disclaim: KyuMin is not MINE! but this story is MINE!

Don't Bash! Don't Plagiat! Don't Flame!

enJOY!

~My Live In Your Hands~

.

.

.

.

"Kyu ! Dengarkan eomma dulu ! kau tidak boleh begitu kepada Appamu Kyu !" Nyonya kim terus mengikuti langkah kyuhyun yang semakin cepat menuju ke arah kamarnya.

Kyuhyun pun menghentikkan langkahnya dan berbalik ke arah nyonya kim "Mwo? Appaku? Kau bercanda Nyonya kim?" Kyuhyun sengaja menekan kata Nyonya kim lalu mendesis tidak suka dengan apa yang diucapkan oleh Kim Heechul itu.

"Yaa! Kim Hangeng memang appamu !" Balas Nyonya Kim.

"Mwo? Appaku hanya Cho Siwon bukan Kim Hangeng !" Kyuhyun pun memutar tubuhnya memunggungi Nyonya Kim lalu berjalan ke arah kamarnya tanpa mendengar berbagai penjelasan dari Nyonya Kim.

"Yaakk! Manusia bejat dan kejam itu bukan ayahmu Kyu! Kyuu!"

Braaakk

Suara gebrakan pintu terdengar jelas di telinga Nyonya Kim. Dan lagi – lagi Nyonya Kim hanya membuang nafas beratnya. 'Kau harus tau apa yang terjadi sebenarnya kyu' Nyonya Kim pun meninggalkan tempatnya kini berpijak.

"Arrrggghhh ..." Sebuah erangan keluar dari bibir kissable seorang Cho Kyuhyun.

Kyuhyun mengacak gusar rambutnya sendiri. Beberapa kali terdengar erangan – erangan dari Kyuhyun. Kyuhyun pun menidurkan dirinya diatas tempat tidur king sizenya. Memandang langit – langit kamar tidurnya, teringat dengan kata – kata dari eommanya.

"Kau bukan anak dari manusia bejat dan kejam itu kyu!"

.

"Kyu berhenti membenci Appamu !"

.

"Appamu itu Kim Hangeng bukan Cho Siwon !"

"Arrgghhtt .. Kenapa ini begitu sulit? Sebenarnya siapa Kim Hangeng? Tidak mungkin bukan kalau Appaku Kim Hangeng itu? Lagipula Eomma menikah dengan Appa sebelum menikah dengan Kim Hangeng bukan? Dan juga Appa kejam? Bukankah Appa adalah orang baik – baik ? lagipula dia tidak pernah berbuat kejam terhadapku.. " Kyuhyun pun mengingat – ingat perbuatan kejam apa saja yang Appanya perbuat. Namun nihil, yang dia temukan hanya kebaikan – kebaikan dari seorang Cho Siwon. "Arrrrgghh.. Kyuhyun pabboo ! Jelas saja Eomma hanya menjelek – jelekkan Appa agar aku membencinya dan mulai menerima kehadiran Kim Hangeng bukan? Ckk Dasar Yeoja murahan !" Kyuhyun pun berdecak saat menganalisa mengenai eommanya tersebut.

Ketika Kyuhyun akan beranjak menuju ke kamar mandinya, sebuah nada berdering dari Handphone Kyuhyun.

'Appa' sebuah nama tertera dari layar handphone Kyuhyun. Kyuhyun pun langsung mengangat telepon tersebut. 'Tumben sekali appa menelfon' Batin Sungmin.

"Yeoboseyo?"

"Yeoboseyo .. Hai my boy .. How are you?" Sebuah suara dari seberang terdengar sangat bersemangat.

"I'm oke, daddy .." Kyuhyun hanya membalas dengan nada malas.

"But your voice is not good .. What happend?"

Kyuhyun pun menarik nafas berat, sebelum akhirnya dia menjawab "Hanya sedang ada masalah dengan eomma .."

"Masalah?" Tanya Cho siwon mengulang pernyataan dari Cho Kyuhyun.

"eumm.." Kyuhyun pun menganggukkan kepalanya, meski dia tahu kalau appanya tidak akan melihatnya.

"Apa kau yakin kau masih ingin tinggal bersama eommamu?" Tanya siwon.

Mendengar pertanyaan dari sang Appa Kyuhyun pun menautkan alisnya. "Maksud Appa?" Tanya Kyuhyun balik.

"Yaah .. Kau pasti tahu bukan? Appa butuh penerus perusahaan Appa.. Dan hanya kau satu – satunya anak appa .. Kau tidak ingin ikut dengan Appa? Apapun yang kau mau akan Appa kabulkan .. Lagipula Eommamu pun tidak punya pekerjaan apapun .. bagaimana kau bisa hidup layak ?" Kyuhyun pun mencerna kata demi kata yang terucap dari sang Appa.

Benarkah ? Apapun keinginanya akan tercapai ? Tapi bagaimana dengan eommanya? Eommanya pasti akan melarang jika dia tinggal dengan Appanya. "Tentang eommamu kau tenang saja .. semua akan ku urus" Belum Kyuhyun menjawab, namun sang Appa sudah tau kekhawatiranya. Sebuah senyuman terkembang dari bibir kissable Cho Kyuhyun.

"Sekarang kau bersiap – siaplah .. Appa akan menjemputmu satu jam lagi .." Siwon pun menutup teleponya sebelum Kyuhyun akan mengatakan sesuatu.

"yaaak Appa .. Padahal aku belum memutuskan apapu n .. satu jam lagi? Aigoo aku harus membawa apa?" Kyuhyun pun membuka lemarinya memilah baju apa yang akan dibawanya.

Mendengar suara kegaduhan dari kamar Kyuhyun, akhirnya Nyonya Kim pun melangkahkan kakinya ke arah kamar kyuhyun.

Ceklek ..

Mendengar ada seseorang membuka pintu kamarnya, kyuhyun pun membalikkan tubuhnya melihat siapa yang akan masuk ke kamarnya.

"K-kyu kau akan kemana?" Nyonya Kim memincingkan matanya melihat apa yang sedang kyuhyun lakukan.

"Aku ingin tinggal bersama dengan Appa" Wajah stoic kyuhyun pun terpampang jelas. Kyuhyun pun melanjutkan pekerjaanya memasukkan baju – bajunya kedalam tas ransel besar miliknya.

"Mwo? Maksudmu kau akan tinggal dirumah Cho Siwon?" Nyonya kim pun membelalakkan matanya, terlalu shock dengan apa yang diucapkan oleh Cho Kyuhyun.

"eumm.." Kyuhyun pun masih sibuk memasukkan barang – barang apa saja yang harus dia bawa. "Dengan ini eomma tidak akan kerepotan bukan dan juga tidak usah mencari uang lebih untuk mencukupi hidupku karena aku tahu eomma sudah tidak bekerja lagi bukan? " Nyonya kim makin membelalakkan matanya lagi. Apa maksud Kyuhyun? Tidak bekerja lagi? Oh ayolah memang benar dia sudah tidak bekerja lagi karena dia memang dilarang bekerja oleh suaminya Kim Hangeng, tapi bukan karena tidak bekerja Nyonya kim tidak memiliki uang bukan? Dia masih memiliki Kim Hangeng yang masih bekerja sebagai direktur di sebuah perusahaan tersukses se Asia. Mana mungkin dia tidak memiliki uang bukan? Ah kenapa Kyuhyun tahu kalau dia sudah tidak bekerja lagi? Apa jangan – jangan ...

Tin..Tin..

Satu jam sudah berlalu, sebuah mobil terparkir tepat dihalaman rumah Kyuhyun. Kyuhyun pun melihatnya dari jendela siapa yang datang kerumahnya. Dan terlihat seorang yang sangat berwibara keluar dari sebuah mobil mewah McLaren P1, ya dia sudah tau kalau ayahnya sudah datang untuk menjemputnya. Bibir kyuhyun tersenyum tipis ketika dilihat ayahnya melambaikan tanganya. Kyuhyun pun mengangguk dan dia pun melangkahkan kakinya ke ranjang berukuran King size lalu mengambil tas ranselnya dan 1 tas sekolahnya. Ketika dia sudah melangkahkan kakinya ke arah luar, sebuah suara tiba – tiba menginterupsinya agar menghentikan langkahnya tersebut.

"K-kyu kau tidak akan benar – benar pergi kan? Kau bercanda?" Tatap Nyonya kim tak percaya bahwa anaknya benar – benar akan meninggalkanya.

"Bukankah aku sudah mengatakanya tadi?" Balas kyuhyun, merubah raut wajahnya dengan wajah stoic.

"Kyu! Bukankah aku sudah katakan kalau dia bukan Appamu !" Bentak Nyonya kim, terlalu jengah dengan perilaku anaknya ini.

Kyuhyun pun membalikkan badanya masih dengan wajah stoic memandang Nyonya Kim. obsidianya tak henti – henti memandang Nyonya Kim dengan penuh amarah. "Kalau bukan Cho Siwon Appaku lalu siapa Appaku eoh? Kim Hangeng? Bahkan margaku tak sama denganya ! Lagipula sebelum kau menikah dengan Kim Hangeng kau sudah menikah dengan Appa! Jadi jangan mengatakan omong kosong !" Geram Kyuhyun , lalu kyuhyun pun meninggalkan eommanya itu.

Tubuh Nyonya kim pun menegang mendengar apa yang baru saja Kyuhyun katakan. Tanpa sadar sebuah air mata jatuh mengalir ke pipi. Terlalu sakit mendengar perkataan kyuhyun untuknya.

Mendengar keributan yang terjadi dilantai atas membuat Kim Hangeng pun langsung mempercepat langkahnya menaiki setiap anak tangga. Dan benar saja apa yang dia khawatirkan dia melihat Heechul dengan ekspressi berantakan dan juga kyuhyun. Kyuhyun membawa tas? 'Mau kemana anak itu?' Tanya Hangeng didalam hatinya.

"K-kyu kau mau kemana kau?" Hangeng berusaha berkata pelan dengan Kyuhyun. Dan dia juga sudah menyiapkan batinya menerima cacian dari Kyuhyun. Namun dia salah, Kyuhyun hanya melewatinya dan sedikit menyenggol bahunya. Beruntung tidak terlalu keras hingga dia pun tidak terjatuh. Lagi – lagi dia harus bisa bersabar menghadapi Kyuhyun. Karena dia tahu jika kyuhyun masih terlalu labil dengan kenyataan yang ada. Buru – buru Hangeng pun menemui istrinya, Nyonya Kim pun berhambur memeluk suaminya menangis terisak – isak. Menumpahkan semua kesakitan yang dia hadapi. Hangeng pun mengelus lembut punggung istrinya tersebut mencoba untuk menenangkan.

"Suatu saat dia pasti akan sadar .. kita hanya tinggal menuggu waktu dan kebenaran akan terbukti .." Hangeng pun membawa istrinya tersebut masuk kedalam kamarnya. Tanpa ada niat untuk memperhentikan Kyuhyun.

Sementara Kyuhyun sudah sampai didepan rumahnya. Dia pun tersenyum ketika melihat Appa yang dia rindukan dengan cepat dia pun menghambur kepelukan Cho Siwon Appanya.

"Hy Boy .. Are you ready? Kita akan berangkat sekarang .." Kyuhyun pun hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan ucapan sang Appa.

Kyuhyun pun masuk kedalam mobil disusul dengan Appanya. Namun tiba – tiba dia terpikir dengan mobilnya itu. "Appa bagaimana dengan mobilku?" Ucap Kyuhyun sedikit ragu.

"Hmm .. Biarkanlah mobilmu, lagipula kau tidak akan membutuhkanya lagi karena Appa akan memberikanmu mobil yang lebih bagus daripada mobilmu sekarang .." Siwon masih fokus menyetir namun sekali – kali dia melirik anaknya tersebut. Sebuah smirk terpampang dari bibir siwon tanpa Kyuhyun ketahui. Kyuhyun terlalu terlena dengan pernyataan Appanya tentang mobil baru tanpa mengetahui apa yang Appanya lakukan.

Mata Kyuhyun berbinar ketika mendengar kata mobil baru, dia juga masih teringat tentang tantangan Sungmin. "Benarkah Appa?" Kyuhyun memikirkan mobil apa yang ingin dia beli. "Appa bagaimana dengan mobil sport?" Lanjut Kyuhyun.

"Apapun keinginanmu boy .." Balas Siwon.

.

.

.

.

Satu minggu berlalu, dan inilah pertarungan awal antara Kyuhyun dan Sungmin yaitu balap mobil. Teman – teman sekolah dari Kyuhyun dan Sungmin pun ikut berpartisipasi namun hanya mendukung bukan untuk ikut berlomba. Sungmin yang datang terlebih dahulu membawa mobil kesayanganya Lamborghini Aventador , disusul dengan Kyuhyun yang membawa mobil barunya McLaren MP4 12C.

Sungmin pun keluar dari mobilnya ketika tampak terlihat mobil Kyuhyun mendekat.

"Mobilmu boleh juga" Ucap Sungmin ketika Kyuhyun keluar dari dalam mobilnya.

"Kau juga .." Balas Kyuhyun ketika dilihatnya sebuah mobil Lamborghini Aventador yang dia tahu harganya tidak murah sama seperti mobilnya.

"Hai Sungmin oppa.." belum sempat Sungmin membalas perkataan Kyuhyun, terdengar suara yang menyapa gendang telinganya. seketika Kyuhyun dan Sungmin pun membalikkan tubuhnya. Terlihat seorang yeoja seksi melangkah ke arah Sungmin. Lantas terdengar suara riuh dari penonton, karena apa? ya karena dengan lantangnya datang menemui Sungmin dengan pakaian yang err kalian tau sangat seksi.

'Seperti pelacur' Gumam Sungmin dalam hati. Sungmin pun membalas sapaan yeoja itu dengan sangat manis, membuat penonton semakin riuh dengan jeritan – jeritanya.

Merasa Sungmin merespon dirinya, yeoja itu pun tak segan – segan mendekat dan mendaratkan sebuah kecupan di bibir Shape M. Bukan hanya Sungmin yang terkejut namun Kyuhyun dan para penonton pun ikut terkejut dengan aksi frontal dari yeoja tersebut. Yeoja itu pun melingkarkan tanganya ke dada Sungmin dengan manjanya dan tanpa mempunyai rasa malu. Sepertinya memang urat malunya sudah putus.

"Oppa masih mengenalku bukan?" Tanya yeoja itu sambil mengerlingkan matanya nakal.

"Bagaimana aku tidak mengenalmu.. kau bahkan setiap hari menggangguku Kim Yura .." Balas Sungmin jengah.

"Yaah Oppa .. tapi kau menyukaiku bukan ? bahkan kita pernah melakukan sex oppa.." tanpa rasa malu Yura menekankan kata sex diperkataanya.

Suara riuh pun menjadi sunyi ketika mendengar ucapan dari Yura. Sex ? bagaimana mungkin seorang Lee Sungmin yang memang disekolah terkenal Playboy namun anti Sex itu melakukan sex ? apakah itu hanyalah bulshit Sungmin agar terlihat terpandang? Kyuhyun pun mendengar itu hanya terdiam. Iya juga tahu kalau Sungmin anti sex maka dari itu dia menerima tantangan dari Sungmin. Namun mendengar perkataanYura membuatnya ragu dengan tantangan dari Sungmin.

"K-kau ini! Jaga perkataanmu !" Sungmin yang mendengar perkataan Yura pun akhirnya geram . satu tanganya pun sudah mengantung diatas kepalanya sudah bersiap untuk dihempaskan. Namun gagal saat sebuah tangan mengenggam pergelangan tanganya. Melihat tanganya tersebut sungmin pun memutar kepalanya melihat siapa yang menghalanginya. Dia sudah terlalu jengah dengan yeoja itu. "k-kau! Lepaskan!" Bentak Sungmin. Namun sayang tanganya tidak terlepaskan. "L-lepaskan aku Kyu! Biar dia mendapatkan pelajaran!" Lanjut Sungmin.

Namun sayang sebuah gelengan mengisyaratkan kalau Kyuhyun tidak akan melepaskan tangan Sungmin sebelum Sungmin melepaskan Yura untuk pergi. "B-baiklah .." Tangan Sungmin pun terlepas setelah perkataan Sungmin. Terlihat luka Sungmin yang sedikit memar karena ulah Kyuhyun itu. "Masuklah dan kita mulai pertandingan ini .." Ucap Kyuhyun lalu meninggalkan Sungmin yang masih membatu, mengontrol emosinya lebih tepatnya.

"Lee Sungmin !" Ketika Sungmin akan masuk kedalam mobilnya lagi – lagi sebuah panggilan terdengar, kali ini bukan dari suara yeoja namun suara namja yang terdengar. Sungmin pun membalikkan badanya untuk melihat siapa yang memanggilnya.

Sebuah senyuman sinis terpampang di bibir Shape M milik Sungmin. "Aku pikir kalian tidak akan datang .." Sungmin pun hendak masuk kedalam mobil namun sayang sebuah tangan menghentikkanya. Sungmin pun menengok dan menarik nafasnya panjang.

"Hyung marah padaku?" Sungmin hanya menaikkan bahunya terlalu jengah.

"Hyung.. mianhae .. " Ucap namja yang lebih tinggi sedikit, Lee Eunhyuk.

"Heum.. Aku memang tidak bisa marah kepada kalian .. Sudahlah lebih baik kalian minggir dan dukung aku .. agar aku menang diperlombaan ini.. kau tau lawanku ini sangat berat .." Ujar Sungmin.

"McLaren MP4 12C?" Tanya Kibum.

"Ya, Ini salah satu mobil tercepat didunia .. kau tau itu?" Balas Sungmin bertanya.

"Yaah .. Tapi aku tau kau pembalap yang baik, secepat apapun mobil sport ketika dia tidak bersama dengan pembalap yang handal itu tidak ada apa – apanya Hyung .." Eunhyuk mencoba untuk menyemangati Sungmin dengan perkataanya.

Perlombaan akan segera dimulai. Mobil Sungmin maupun Kyuhyun sudah berada digaris start, seorang yeoja seksi pun sudah berada di tengah – tengah di antara mobil, melambaikan bendera. Mereka sama – sama menginjak kopling lalu memasukan gigi 1 'Klek'

1

2

3

Brumm.. Brumm ..

Kedua mobil itu pun melesat saling mengejar tanpa ada yang saling mengalah. Kalau ditanya berapa kecepatan kedua mobil tersebut, jangan bertanya lagi karena kedua mobil tersebut merupakan mobil – mobil tercepat didunia.

Melihat Kyuhyun akan menyalip mobilnya, Sungmin pun menambahkan kecepatanya. Ini bukan kecepatan tertinggi karena baik Sungmin maupun Kyuhyun masih dalam bermain – main menguji seberapa cepat mobil lawanya itu.

"Sial!" Umpat Sungmin saat melihat Kyuhyun yang lagi – lagi hampir menyalip mobil dirinya, dan dengan santai Kyuhyun membuka kaca mobil miliknya memperlihatkan wajah angkuhnya mengendarai mobil terbarunya tersebut.

"Ada apa denganmu min? Hanya segini kepandaianmu dalam mengendarai mobil sport?" Ejek Kyuhyun diselingi dengan tatapan sinisnya.

"Aku tidak akan kalah darimu tuan Cho!" Balas Sungmin, lalu menambahkan kecepatanya dan meninggalkan Kyuhyun dibelakangnya.

"Sial!" Ya Kyuhyun sempat lengah tadi, namun beberapa detik kemudian Kyuhyun pun ikut menambahkan kecepatanya menyusul Sungmin. Tidak butuh waktu yang lama untuk seorang Kyuhyun menyeimbangi kecepatan Sungmin, karena Kyuhyun juga adalah pembalap yang handal.

Pembalap yang handal ..

Sekelebat memorinya hampir saja membuat Kyuhyun tak dapat mengendalikan lajunya, namun beruntung Kyuhyun masih dapat mengendalikan mobilnya.

"Ada apa denganku? Aisshh.. mengapa aku teringat dengan masa – masa jayaku dulu?" monolog Kyuhyun. Lalu Kyuhyun pun melajukan mobilnya dengan cepat, dia tau dia hampir saja tertinggal jauh oleh Sungmin. Tanpa membuang waktu yang lama mobil Kyuhyun sudah berada disisi Sungmin.

"Bagaimana Kyuhyun bisa secepat ini? Sial.." Monolog Sungmin, Apakah Sungmin lupa kalau Cho Kyuhyun atau Rivalnya itu adalah seorang master racer yang tercepat dikorea? Tapi jangan lupakan juga Sungmin adalah master racer yang ditakuti dijepang bahkan sejak dia masih duduk dibangku SMP.

Melihat Sungmin menambah kecepatan Kyuhyun pun ikut menambahkan kecepatanya. "Sepertinya dia tidak bermain – main dengan balapan ini.." Kyuhyun pun menampilkan smirk indah sekaligus menakutkan bagi yang melihatnya, mata obsidianya tak terhenti menatap jalanan yang sangat sunyi. Sudah jelas alasanya kenapa jalanan disini sangat sunyi, karena jam sudah menunjukkan pukul dua dini hari, lagipula ini bukan diseoul. Mereka sekarang berada dipinggiran kota seoul yang memang jarang digunakan oleh pengendara baik mobil maupun motor.

Mobil Sungmin masih berada didepan sekarang, Tikungan demi tikungan telah mereka lewati tanpa cacat sedikitpun. Waktu berjalan semakin cepat seiring dengan cepatnya laju Sungmin dan kyuhyun.

Dua lap lagi ..

Sungmin melihat mobil Kyuhyun akan menyalip mobilnya, Sungmin pun menambah kecepatanya lagi. Namun sayang kali ini mobil Kyuhyun sudah menyalip mobilnya.

"Sial! Bagaimana bisa? Bukankah mobilnya sudah sedikit tertinggal olehku" geram Sungmin.

Melihat mobil Sungmin sudah berada dibelakangnya kyuhyun pun memperlihatkan sebuah smirknya dari bibir kissable miliknya lalu menambahkan kecepatan mobilnya lagi, dia tidak mau tertinggal seperti di lap lap awal tadi. Hah.. dia tidak ingin mobil barunya ini jatuh ditangan Sungmin. Sebenarnya bukan masalah mobil yang dia takutkan namun ke arah gengsi, yah Kyuhyun gengsi ketika dia harus dikalahkan oleh seorang namja imut seperti Sungmin. Imut? Ah apa yang Kyuhyun pikirkan?

Sungmin benar – benar geram sekarang. Menambah kecepatanya lagi, dia tidak memperdulikan apakah dia menghadapi tingkungan yang tajam atau tidak. Dipikiranya hanyalah dia harus menyusul kyuhyun dan meninggalkan Kyuhyun untuk menjadi seorang pemenang. Dia tidak akan rela jika dia harus menempati juara kedua, karena menurutnya pelombaan adalah pemenang atau pecundang. Dan Sungmin jelas – jelas tidak akan mau menjadi seorang pecundang. Reputasinya sebagai seorang pembalap terkenal di jepang akan hancur.

Kyuhyun dan Sungmin masih saling mengejar terkadang Sungmin yang berada di peringkat namun terkadang Kyuhyun masih dapat mengimbangi kecepatan mobil Sungmin.

"Sungmin-ssi.. Kau pasti menang!" Ucap Sungmin masih mencoba menyemangati diri sendiri.

Saat ini mobil Kyuhyun dan mobil masih bersebelahan. Para penonton yang hanya bisa melihat dari layar monitor masih berteriak dan bahkan sampai ada yang terkesima dengan adegan balapan ini.

Donghae, Eunhyuk dan Kibum sahabat Sungmin pun ikut menyemangati dan ikut berdoa jika balapan kali ini Sungmin yang akan menang. Karena ini juga mengenai reputasi Sungmin.

"Hyung! Kau pasti bisa!" Teriak Hyukjae yang masih setia menyemangati Sungmin walaupun Sungmin jelas tidak akan mendengar perkataanya.

"Sungmin berusahalah.." Teriak Donghae tidak kalah keras untuk menyemangati Sungmin tentunya.

Pletaak..

Mendengar Perkataan Donghae, Hyukjae pun menjitak kepala Donghae geram.

"Yaak apa – apaan kau ini?" Donghae tidak terima dengan perlakuan Hyukjae kepadanya.

"Yaakk, apa – apaan kau! Sungmin Hyung itu Hyung kita, jangan sembarangan memanggil hanya dengan namanya!" Geram Hyukjae.

Donghae hanya menyengir mendengar ucapan Hyuk, Donghae tahu dia salah sekarang. Tapi! Sejak kapan Hyukjae memanggil Sungmin dengan sebutan Hyung? "Yaakk, Sejak kapan kau memanggilnya Hyung?" Tanya Donghae Shock. "Apa kau menginginkan sesuatu dari Sungmin tanpa aku tahu Lee HyukJae?" Lanjut Donghae. Matanya sedikit mengintimidasi Hyukjae.

"Yaak! Berhentilah menatapku seperti itu! Aku tidak meminta apa – apa kepada Sungmin Hyung! Aku hanya ingin memanggilnya Hyung, bukankah seosangnim pernah mengatakan tidak sopan memanggil seseorang yang lebih tua dengan kita tanpa memberi embel2 menandakan tanda hormat.." Ucap Hyukjae.

"Tumben sekali otakmu berjalan Hyukjae? Sejak kapan?" Donghae agak sedikit geli ketika Hyukjae mengucapkan perkataan gurunya itu, seperti anak kecil saja.

"Yaak! Kau bergurau?" Geram Hyukjae.

"Sudahlah.. Sudahlah.. Sekarang kita fokuskan pandangan kita kepada mobil Sungmin Hyung.. Ini sudah mendekati lap akhir.." Akhirnya Kibum angkat suara, dia tidak mau kehilangan fokusnya hanya karena keributan yang terjadi dengan kedua teman – temanya ini.

Akhirnya mobil Sungmin dapat kembali mendahului mobil Sungmin. Sedikit meninggalkan Kyuhyun yang semakin menambah kecepatan hingga hampir mendekati kecepatan maksimal.

Satu lap lagi ..

Sungmin sudah melewati garis zebra cross bertanda dia sudah melewati lap selanjutnya. Dan yah sekarang tinggal melewati satu lap lagi dan Sungmin akan menjadi pemenang untuk perlombaan balap ini. Senyumanya tidak berhenti berkembang ketika dirinya akan melihat seorang kyuhyun akan tersiksa dengan hukumanya nanti.

"Bagaimana dengan tawaranku?" tanya sungmin kepada kyuhyun.

"itu baik, bagaimana kalau kau kalah ..?" Kyuhyun balik bertanya.

"Aku akan menuruti semua permintaanmu.. bagaimana?"Sungmin mencoba untuk bernegosiasi dengan Kyuhyun.

"Itu menarik .." Ucap Kyuhyun, lalu menunjukkan sebuah smirk yang tidak diketahui oleh Sungmin.

"Dan bagaimana kalau kau yang kalah?".

"Eumm.. itu terserah kamu.."

"hmm, bagaimana kalau kau harus memberikan aku mobil barumu itu?"

"baiklah.."

Sungmin segera menambah kecepatan ketika garis finish sudah berada di depan, melirik sekilas ke kaca spion ternyata Kyuhyun masih berada dibelakangnya. Namun jaraknya sudah sangat dekat. Sedikit takut – takut namun sungmin terus menambah kecepatanya menjadi maksimal.

"Sedikit lagi Lee Sungmin.. Kau pasti bisa.." Sungmin terus menyemangati dirinya sendiri. Tidak peduli apapun yang terjadi. Yang jelas hari ini dia harus menang dan yah.. sebuah mobil baru menanti dirinya. Sungmin juga tidak ingin menyia – nyiakan kesempatan ini.

Kini jarak mobil dengan garis finish hanya tinggal beberapa meter. Mata Sungmin berbinar tak sabar untuk segera menyelesaikan perlombaan ini. Sungmin melirik lagi kearah kaca spion memastikan kyuhyun masih berada dibelakangnya. Dan yah, Kyuhyun masih dibelakangnya. Sebuah senyuman terbingkai dari bibir shape m sungmin. Dengan tidak kehilangan fokus dia tetap menyetir mobilnya. Sebentar lagi Lee Sungmin.. Sebentar lagi kau akan berada digaris finish.

Sraaakk...

TBC

Annyeong ..

Akhirnya bisa bertemu lagi, hehehehe ^^

maaf kalau FF ini updatenya lama, karena saya juga habis UKK ^^

Sebagai kata maaf saya membawa 2 FF satu FF baru dan FF My Live In Your Hands pastinya ^^

Maaf Kalau masih banyak Typos, Pendek dan garing story'a

Saya juga mau berterima kasih sama sepupu saya yang sudah mau membantu saya membuat scene balap2 an XD karena memang saya tidak terlalu tahu tentang sport XD

Terima kasih juga yang sudah mau mereview FF ini, maaf saya tidak bisa membalasnya satu2. tapi saya sudah baca kok^^ sekali lagi Terimaa kasiih... Gomawoo .. semuanyaa ... Saranghae ...

Jangan lupa buat Review lagi yaah ^^ Thankyu ^^