erjodhanmu." ucap Tuan Byun.

"A-apa? P-perjodohan? Tapi dengan siapa?" tanya Luhan.

"Dengan salah satu kolega perusahaan appa dan appa tidak menerima penolakkan." ucap Tuan Byun.

"M-mwo? Baiklah."

.

.

.

Skip time.

.

.

Luhan sudah siap untuk acara malam ini. Dia melihat kekaca dengan pandangan sendu.

"Luhan apakah kau sudah siap nak?" tanya Nyonya Byun.

"Sudah eomma." jawab Luhan.

"Baiklah appa sudah menunggu mu dibawah. Sebaiknya kita cepat berangkat." kata Nyonya Byun.

.

.

.

Diperjalanan,Luhan berpikir kira kira siapakah orang yang akan dijodohkan untuknya. Setelah sampai di sebuah mansion. Luhan merasa tidak asing dengan ini. Luhan mengingatnya ini adalah mansion keluarga Oh.

"Luhan kita sudah sampai nak. Ayo nak." kata Tuan Byun.

Luhan mengganguk dan langsung turun dari mobil dan melihat sekitar.

"Masih sama seperti dulu." pikirnya.

.

.

.

Skip

.

.

Setelah keluarga Byun masuk,sang tuan rumah pun menyapanya dengan baik.

"Aigo Luhan-ah kau sudah sebesar ini. Aigo Kim LuHan kau cantik sekali." puji Nyonya Oh.

"Ki-kim Luhan?"

"Nde. Kau Kim LuHan putri dari Kim YunHo dan Kim Jaejoong. Apa kau lupa?" tanya Nyonya Oh-Oh Hee Chul-.

"Gwaenchana Luhan eomma dan appa sudah mengetauhi semuanya. Semuanya." ucap Tuan dan Nyonya Byun.

Air mata Luhan menetes. Dia merasa sedih karna sudah membohongi keluarga ini bertahun tahun lamanya.

.

.

.

TeBeCe

"