Fuyu:balik lagi dengan fic gaje ini, maaf ya kalo ada typo dan fuyu ngerasa alurnya malah melnceng ya?

Three queen

Chap 4

Warning: abal,gaje ,aneh, typoan, tidak sesuai dg EYD, dll dah

Disclamer: vocaloid hanya milik penciptanya yaitu yamaha dkk

Gendre: romace,fantasy dan humor (meski radar garing dan ngak terlalu banyak)

Pairing: Miku x Kaito

Luka x Gakupo

Rin x Len

Kaito berjalan menuju kamarnya yang baru di beritahu oleh kamarnya berada di dekat ruangan musik dan sebelah kamarnya tidak tau apa ini ulah saudaranya dan saudari Miku karen semenjak mereka melawan bawahan Gumo mereka nampak dekat. Ngomong-ngomong soal Gumo dia di jatuhi hukuman sebagai tukang berusaha untuk tidak tertawa mendengar kata-kata Gumo tadi.

Flasback

"Gumo Megpoid. Sesuai kesepakatan 3 ratu, kami memutuskan untuk menjatuhi kamu hukuman menjadi tukang kebun kami, karena tukang kebun kami yang lama sudah pergi"kata Miku kelewatan tenang

"MOH GUE JADI TUKANG KEBUN" protes Gumo dengan nada alay

Sret

"Jadi kau menolak?"tanya Miku dengan tatapan pembunuh andalanya di tambah Luka dan Rin yang mengeluarkan pedangnya membuat Gumo semakin merinding gaje

"S-saya mau kok Ratu"kata Gumo ke takutan

"Baiklah, Karena senjatamu sudah kami tahan...Kau boleh ke kamarmu"kata Miku lagi

"A-Ano di mana kamarku?"tanya Gumo

"Kau akan di antarkan Gumi"kata Miku "Hm...Nama kalian hampir mirip ya?" lanjutnya

"R-ratu...Tolong jangan di bahas lagi"kata seorang wanita berambut hijau yang mirip Gumo. Semanjak kedatangan Gumo, Gumi sering di bilang mirip dengan Gumo

"Baik..Baik"kata Miku mengalah

Tak lama Gumi membawa Gumo keluar dari ruangan kembali membahas nama mereka yang agak mirip cuman marga aja yang beda, Yang satu Nakamiya dan yang satu lagi Megpoid

"Tapi nama mereka benar-benar hampir miripkan beda marga dan akhirnya saja kok"kata Miku membuat Luka dan Rin menghela napas

"Ngak usah di bahas lagi deh. Mending kita makan aja yuk? Aku lapar"kata Luka memegang perutnya

"Aku juga nih. Cacing di perut aku udah konser duluan"kata Rin ikut-ikutan Luka

"Apa kalian lapar?"tanya Miku pada tiga pangeran yang di balas anggukan dari ketiganya

"Baiklah, YUUMA"panggil Miku pada bulternya

"Ada apa Ratu?"tanya Yuuma

"Siapkan makanan"kata Miku

"Sudah di laksanakan ratu"kata Yuuma

"Kapan?"tanya Luka

"Bukannya sebelum kalian berangkat? Saat Ratu Rin meminta untuk membuat makanan?"kata Yuuma mengingatkan –baca chap2-

"...Oh iya"kata mereka baru ingat –lola-

"Baiklah ayo ke meja makan"kata Miku yang di balas anggukan

Mereka berjalan dalam yang aneh di mana semua pelayannya?.Sesampainya di ruang makan Miku dan yang lain mendapat kejutan oleh para mereka memulai pesta yang kelelahan Kaito memilih untuk istirahat di bertanya pada luka

"Ano...Luka-san, kamarku di mana?"tanya Kaito pada Luka

"Kau ingat ruang musik tadikan?"tanya Luka dan di balas anggukan

"Nah terus aja lurus lalu saat ada pintu bertulisan Miku di sebelahnya ada kamar kosong,Disana barang-barangmu dibawa"kata Luka lagi

"Baiklah kalo begitu, saya permisi"kata Kaito berjalan menuju kamarnya

Flasback off

Saat sampai di dekat ruang musik kaito memilih masuk kedalam dan berjalan menuju piano milik mulai duduk di kursi Miku dan mulai memainkan sebuah lagu yang cocok untuk miku yang misterius dan penuh dengan kegelapan.

Di waktu yang bersamaan Miku berjalan di lorong menuju kamarnya

"Pesta tadi benar-benar meriah"katanya sambil tersenyum mengingat ke jadian lucu di di ruang musik dia berniat memainkan piano namun dia mendengar suara piano dan alunan lagu yang indah dari ruang mengintip dari celah pintu dan menemukan Kaito di dalam sana sedang menyanyi

(yang penasaran ini dia penyanyi dan judul lagunya : CHiCO with HoneyWorks - Ai no Scenario)

Sekai azamuku yuruginai seigi

(Keadilan tak tergoyahkan yang menipu dunia)

Hodoite shinjitsu kono te no naka

(Akan kubongkar kebenarannya dengan tangan ini)

Daitan futeki na kage ga karei ni odoru

(Bayangan berani yang menari dengan indah)

Kimi ga kakushiteru himitsu itsuka kikasete yo

(Beritahu padaku suatu hari nanti tentang rahasia yang kau sembunyikan)

Nobashita te de fureru koto wa dare mo dekinai

(Hal itu tak dapat disentuh oleh tangan siapa pun yang terulur)

Kimi ga kakushiteru sekai boku ni misasete yo

(Jadi biarkan aku melihat duniamu yang kau sembunyikan)

Yureru nankai na kokoro

(Dengan jantung yang berdebar)

Tokiakashite ubau sono hitomi

(Akan kupecahkan teka-teki dan mencuri bayangmu)

Fuangatte naitetatte mitsukerannai yo

(Setelah kekhawatiran dan tangisan, aku tetap tak menemukanmu)

Nerau shinjitsu wa doko e kieta

(Lalu ke mana jawaban yang kutuju menghilang?)

Tatoe sekai azamuku kotae dato shitemo

(Bahkan jika itu adalah jawaban yang menipu dunia)

"Shinjite" sashidasu tenohira

("Percayalah", genggamlah tanganku dan bertahanlah)

Kesshite nigenai kowaku wa nai kara

(Aku takkan pernah melarikan diri karena aku tak takut)

Me o ake yowasa o kakikesunda

(Aku membuka mataku dan meredam kelemahanku)

Miku tidak tau Kaito bisa dia memutuskan untuk masuk

Grek

Suara pintu yang terbuka membuat Kaito tekejut terutama saat tau Miku yang membukanya

"Mi-Miku, Ma-maaf sudah lancang memain-"kata-kata Kaito terputus dengan gelengan Miku

"Tidak kok, Bisa kau lanjutkan lagu tadi? Lagunya bagus"kata Miku sambil berjalan menuju Kaito dan duduk di sebelahnya membuat Kaito Deg Deg-an

"Ba-baiklah"kata Kaito sambil melanjutkan lagu tadi yang sempat tertunda

Tanpa di sadari empat pasang mengintai mereka sambil tersenyum jahil

Kurikaesareru unmei ni kimi wa kidzuiteru?

(Sadarkah kau bahwa takdirmu terus berulang?)

Boku ga kakushiteru himitsu itsuka kikaseru yo

(Aku akan memberitahumu suatu hari nanti tentang rahasia yang kusembunyikan)

Ayumiyoru itsuwari no kage kimi wa shiranai

(Ada bayangan palsu di dekatmu, namun kau tak tahu)

Mebaeta kioku wa karamu hitsuzen no toge de

(Semua tersimpan bersama kenangan dalam duri yang mengikat)

Mamoritai omoi de

(Dengan keinginan untuk melindungi)

Tada tachimukatte hodoku sono kizuna

(Aku mengambil posisi dan mengungkap hubungan ini)

Nando datte tasukeru tte yurugi wa shinai yo

(Aku akan terus menyelamatkanmu dan takkan ragu dengan keputusanku)

Kakusu shinjitsu wa doko e kieta

(Lalu ke mana kebenaran yang disembunyikan menghilang?)

Tatoe sekai o teki ni mawashita to shite mo

(Bahkan jika dunia menjadi musuhmu)

Shinjite boku dake mirai mo

(Percayalah padaku dan pada masa depan)

Kesshite nigenai mayoi wa nai kara

(Aku takkan pernah melarikan diri dan aku takkan ragu)

SHINARIO kowashite aragaunda

(Akan kuhancurkan skenario ini dan melawan balik)

Sekai o teki ni mawashita to shite mo

(Bahkan jika dunia menjadi musuhmu)

"Shinjite" sashidasu tenohira

("Percayalah", genggamlah tanganku dan bertahanlah)

Kesshite hanasanai kotae wa todoita

(Aku takkan melepaskan jawaban yang telah kutemukan)

Musunda unmei kono te no naka

(Aku akan menghubungkan masa depan dengan tangan ini)

Kurikaesareta kotae dato shitemo

(Bahkan jika jawaban itu terus berulang)

Kesshite nigenai kowaku wa nai kara

(Aku takkan pernah melarikan diri karena aku tak takut)

Aragaunda

(Aku akan melawan balik)

Kaito mengakhiri lagu diam menatap mata Miku

"Wah, Aku tidak tau kau bisa bernyanyi dan Apa ada orang khusus sehingga kau menyanyikan lagu ini? Siapa dia?" tanya Miku bertubu-tubi dia sekarang dalam keadaan ooc

"Aku sudah biasa bernyanyi dan aku memang memiliki orang khusus di hatiku, Orang itu kau Miku"kata Kaito sambil menatap Miku

"Eh?"Miku terkejut atas apa yang dia dengar

"Aku jatuh cinta pada pandangan pertama padamu, memang kau dingin dan terkesan menutup diri, tapi aku tau jauh di lubuk hatimu... Kau wanita yang baik dan penyayang"kata Kaito

"T-tapi Kaito aku-"kata Miku

"Miku" panggil Kaito pada Miku membuat Miku menatap matanya

"Suki dayo"kata Kaito sambil menghapus jarak antara dirinya dan Miku. Sementara Miku hanya terkejut

Cup~

Di bawah sinar bulan Kaito mengungkapkan perasaannya pada Ratu yang di takuti oleh banyak Kerajaan. Tapi dia tidak menyesal menyukai Miku

Miku yang hanya diam mulai menutup mata dan menangis. Menangis karena dia tidak boleh menerima perasaan ini

Empat pasang mata hanya dua pasang mata mulai mengeluarkan bening karena mengerti dengan Perasaan Miku

"Miku/Miku-nee"lirih Luka dan Rin membuat dua pangeran bingung kenapa tiga Ratu malah menangis

Ditengah cahaya bulan misteri akan alasan mengapa semua kerajaan ketakutan mendengar 3 ratu mulai membuat para pangeran penasaran. Roda takdir sudah di putar, mereka hanya bisa menunggu datangnya takdir yang harus memisahkan mereka

Di tempt lain

Terlihat seorang 4 orang sedang berdiri di tengah gelapnya hutan sambil memandangi istana Melody

"Apa sudah saatnya?"tanya seorang wanita yang memakai tudung dan topeng berwarna merah

"Sepertinya begitu ya"kata seorang lelaki yang juga memakai tudung dan topeng berwarna hitam

"Belum...Belum saatnya"kata seorang lelaki yang hya memakai topeng berwarna biru dan memakai pakaian kerajaan

"Apa maksutmu belum? Bukankah ini saatnya"tanya seorang wanita memakai pakaian ninja berwarna hitam dan penutup mulut

"Hm~...Kita tunggu hingga takdir yang membuat tiga pangeran itu merasakan kehilangan...sekali lagi"lelaki berpakaian kerajaan tersebut dengan seringai yang terukir sementara 3 orang yang di belakangnya hanya diam

"Nah tunjukan padaku kisah perjuangan kalian melawan skenario yang kubuat khusus untuk kalian...apakah kalian akan menyukai akhir yang kubuat untuk kalian? Atau kalian yang akan menentukan akhirnya"katanya lagi sambil tersenyum senang memandangi 6 orang yang tanpa sadar telah menjad boneka mereka

.

.

.

.

TBC

Fuyu:akhirnya sengaja di buat misteri, fufufu~

Kaito:memang kenapa mereka bertiga sedih?

Len:iya ada yang aneh ni

Gakupo:kau menyimpan banyak misteri ya

Fuyu:ada alasannya dan akan di ungkap di chap lain deh, udah sana bals riview aja

Kaito: dari ressica31 : emang Fuyu udah buat Gumi di chap ini karena dari awal Gumi ingin fuyu munculin dan hukuman Gumo ngak boleh kejam banget nanti dia malah ngak bisa PDKT dengan Guminya –di lempar golok sama gumo—author tepar-

Gumo: lebih baik kau diam dasar author sedeng. Baiklah karena uathor sedang pingsan aku akan melanjutkan balasanny. Dari Hideko Izanami : tentu saja akan saya balas. Gumo eang baka tinggkat tinggi-lempar fuyu dengan sandal- Dan ayah mereka ngak playboy melainkan di suruh untuk kepentingan istana. Thank's untuk riviewnya

Fuyuki: akhir kata kami ucapkan

All: terima kasih dan di tunggu komennya

Miku: -mendadak muncul- kalo ngak juga ngak papa ^^