"Tunjukkan padaku, jika kau memang serius denganku, Park Luhan"
"Dengan senang hati.."
Tittle: Dark Owl
Genre: Romance, Action, Smooth Criminal, Fantasy.
Rate: M
Main Cast:
Xi Luhan
Do Kyungsoo (Dio)
Oh Sehun – Zhang Sehun
Kim Jongin
Wu Yi Fan – Park Yi Fan (Kris)
Byun Baekhyun
Park Chanyeol
Other Cast :
All of member EXO, BTS, and the other artist
Pairing: LuSoo, Hunkai, etc.
Disclaimer: Chara hanya milik SME dan Big Hit Ent, saya hanya meminjam nama, NO PLAGIARISM, try to improve is allowed with permission.
Story:
©Mr_ KHC Michaelis
.
.
.
Dark Owl
.
.
BLARR!
DUAR!
"Komandan, kota A mendapat serangan! Sepertinya dari para pengendali spirit gelap!"
"Tunggu, bukankah itu, si legenda?!" ujar Baekhyun saat melihat kearah monitor yang sedang menampilkan serangan di kota A.
"Bagaimana bisa ada Dark Owl disana?! Bukankah pengendali itu hanya- shit! Namjoon ikut aku" Kris, sang ketua komandan Squad pertama segera berlari keluar disusul Namjoon, sang ketua komandan devisi kedua, pengendali 'Thanatos' sang dewa iblis.
"Wow, serangannya luar biasa, tapi sayang spiritnya tidak sempurna" gumam Luhan melihat kearah penyerangan melalui kaca yang menghubungkan kantor pusat dengan area kejadian, karena pada kenyataannya markas utama Guardian Force dan Griffin Force berada di kota A.
Kris menghentikan langkahnya saat ia berpapasan dengan Luhan yang masih asik menatap serangan langsung dari spirit yang tak sempurna –katanya.
"Kenapa kau masih ada di sini?" tanya Kris saat berada tak jauh dari Luhan berdiri.
"Aku hanya sedang memperhatikan penyerangan itu, tentu saja" jawabnya tanpa memalingkan pandangannya.
"Bagaimana bisa kau hanya melihat dari balik kaca, tanpa melakukan penyegelan atau menyelesaikan serangan dadakan dari spirit ilegal itu?!" omel Kris yang d akhiri dengan nada tinggi, membuat Luhan mau tak mau menoleh malas kearah Kris berada.
"Sudah lupa, atau pura-pura lupa? Aku mengundurkan diri dari Griffin Force, malah kau yang menandatanginya, oke, Hyung?" jawabnya santai
"Lagipula, bukankah disana ada sang legenda, Dark Owl?" lanjutnya.
"Tapi-"
"Masih ingat tentang sang legenda itu bukan, coba kau perhatikan" potong Luhan dengan telunjuknya yang mengarah ke sang legenda yang menyedot spririt pembuat kekacauan itu lalu menghilang seperti kepulan asap hitam, membuat Kris dan Namjoon yang melihatnya terkejut dengan perubahan yang terjadi, kekacauan menghilang begitupun dengan wujud sang legenda, Dark Owl
"Bukankah, hanya ada satu controller yang mampu mengendalikannya?" tanya Namjoon, melirik kearah Luhan, begitupun Kris yang sedari tadi menatap tajam kearahnya.
"Pada dasarnya begitu, tapi jika diperhatikan, ada tiga controller yang mampu menguasainya, Samael, Phoenix, dan Dragon, jadi jangan buru-buru mencurigaiku sebagai pembuat onar itu lalu menghilangkannya, seperti tidak ada kerjaan saja, lagipula pengendali burung api dan kadal terbang bertanduk masih ada, benarkan?" jawab Luhan menunjukkan smirk andalannya dengan kedua alis yang ia naik turunkan kearah Kris, dan membuat sang empunya spirit dragon mengeluarkan perempatan imajiner.
PLETAK!
"Awawaw, kenapa kau malah menjitak kepalaku, Hyung" gerutu Luhan berjongkok, sembari mendekap kepalanya yang terasa sakit, sangat, setelah mendapat jitakan sayang yang kelebihan tenaga dari sang kakak angkatnya.
"APANYA YANG KADAL TERBANG BERTANDUK, SIALAN! Lagipula, kau yang terlihat mencurigakan disini, dasar setan cilik! Tiba-tiba memutuskan keluar dari tim, dan dengan santainya menyaksikan serangan besar itu, sembari menyuarakan 'wow, itu Dark Owl' dengan kekaguman yang terlihat seperti orang bodoh!" teriak Kris emosi dengan sebelah kakinya yang akan menginjak sang adik angkat -yang sedikit kurang ajar padanya, namun di halangi oleh Namjoon.
"Tapi, bukankah memang tak usah cemas, jika ada sang legenda itu semuanya akan teratasi?" ujar Luhan tak terima
"Tapi tetap saja, bagaimana jika ada pemilik Dark Owl itu yang berniat jahat?!"
"Tenanglah, Kris. Dark Owl memiliki kehendaknya sendiri, berbeda dengan spirit lainnya, ia tak bisa di kendalikan oleh pemilik spirit, namun ia akan sangat loyal jika cocok dengan pemiliknya. Dan benar kata Luhan, kau tak perlu khawatir. Dark Owl adalah si bijaksana, adil, dan jujur. Dengan kemampuannya yang tak terbatas, dialah spirit tertua sebelum samael, phoenix dan dragon serta yang lainnya." Jelas Namjoon menenangkan sang ketua komandan squad pertama.
"Baiklah, tuan-tuan, aku harus segera membereskan barang-barangku di kantor, permisi" Luhan berpamitan lalu berjalan kearah kantornya sembari membasukkan kedua tangannya di saku celana.
"Heeh.. menyenangkan, kau akan segera menjadi milikku, Do Kyungsoo" gumam Luhan mengeluarkan smirk andalannya lalu menundukkan kepalanya, menikmati euforia di kepala dan jantungnya yang berdetak kencang, seperti ia mendapatkan jackpot besar.
Dan kota kembali aman tanpa ada perintah langsung dari pimpinan untuk mengatasi kekacauan yang terjadi di kota A.
.
Dark Owl
.
.
Dan disinilah Sehun berada, di perusahaan game milik sepupu calon istrinya, Suho alias Kim Joonmyun sang pengendali Mermaid Guard, kekasih dari kakak sahabatnya yang dikenal menyeramkan itu -katanya.
"Permisi, apa aku bisa bertemu dengan presdir Kim?" tanya Sehun, setelah ia sampai di meja resepsionis.
"Apa anda memiliki janji dengan presdir Kim?" tanyanya
"Tolong sampaikan padanya, bahwa Zhang Sehun ingin menemuinya" jawab Sehun
"Baik, tunggu sebentar" sang resepsionis segera menelepon sang presdir. Ia mengangguk paham lalu menutup teleponnya.
"Anda telah di tunggu presdir di ruangannya, di lantai sepuluh"
"Baiklah, terima kasih" ujar Sehun, lalu berjalan kearah lift yang akan menghubungkannya ke lantai dimana Suho berada.
.
"Apa yang bisa kubantu untukmu, Oh Sehun?" tanya Suho saat melihat sosok Sehun yang baru saja memasuki ruangannya.
"Kenapa memanggilku dengan marga lamaku?"
"Bukankah kau memang putra tunggal dari tuan Oh?" jawabnya santai dan mulai memperhatikan Sehun. "Duduklah" lanjutnya, mempersilahkan Sehun duduk.
"Jadi, ada perlu apa kau kemari?"
"Ahm, begini.., aku ingin meminta ijinmu" mulai Sehun sedikit ragu-ragu meminta ijin kepada Suho, yang banyak mengatakan bahwa dia sangat sadis
"Ijinku? Perihal apa?"
"Untuk, menikahi Kim Jongin"
"Kenapa kau malah meminta ijinku?" Suho mengerutkan keningnya dalam melihat keanehan dari ucapan Sehun.
"Ta-tapi, Tuan dan Nyonya Kim menyuruhku meminta ijin kepadamu, begitu juga Chanyeol, mengatakan hal seperti itu padaku, jika kau masih belum bisa menerimaku untuk menikahi Jongin." Ujarnya, meremas kedua tangannya yang mulai berkeringat dingin
"Haha, mereka benar-benar menakutimu rupanya," jelas Suho yang mengerti maksud Sehun.
"Apa maksudnya?"
"Oh Sehun, dengarkan aku. Seberapa tegas dan kejamnya diriku, aku tak akan pernah mengujimu, itu yang harus kulakukan. Dan aku sengaja melakukan itu, agar kau berani datang kemari menemuiku langsung"
"Atas alasan apa, Hyung?"
"Oh Sehun, mendiang ayahmu adalah sahabat baik dari ayahku, kami menyimpan seluruh warisan dari ayahmu, khusus untukmu dan keturunanmu selanjutnya, tak ada seorang pun yang tahu siapa sebenarnya ayahmu bahkan ibumu sekalipun tak tahu siapa ayahmu, kecuali ayahku yang sahabat baiknya, karena pada kenyataannya, ayahmu adalah Oracle Cotroller yang di hormati di negara ini, namun dia menyembunyikan dirinya dengan baik, tak mengetahui dimana sang Oracle ini berada hingga ia meninggal. Dan kami berjanji kepadanya, untuk menikahkan putra kesayangannya dengan salah satu keluarga kami. Tapi, saat pertama kali ayahmu melihat sosok Kim Jongin," gantung Suho berjalan tenang kearah tirai jendela kantornya, dan melihat pemandangan orang-orang yang sedang berjalan.
"Dia, ingin Jongin yang menjadi pendampingmu kelak, dan melanjutkan keturunan 'Oh' yang sekarang hanya dirimu seorang" lanjut Suho tersenyum kearah Sehun yang masih diam mendengarkan.
"Jadi, intinya adalah, semua sudah diatur sebelumnya?" tanya Sehun, yang dibalas anggukan kepala oleh Suho.
"Ya, semua sudah di rencanakan, oleh ayahmu sendiri, bahkan cincin pernikahan kalian sudah di siapkan, dua puluh tahun yang lalu"
Sehun tersenyum kagum "Tak kusangka, ayahku segila ini ternyata, bahkan sebelum aku lahir"
"Tapi kenyataannya, kau memang benar-benar mencintai Jongin, bukan?"
"Ya.. , aku sangat mencintainya"
"Ikut aku, akan kutunjukkan dimana cincin kalian" ujar Suho, mulai berjalan mendahului Sehun kearah sebuah pintu berukiran rumit dengan berbagai macam pengaman. Suho mulai memencet tombol yang berada di sisi pintu tersebut, melalui pemindai retina mata hingga sidik jari.
"Giliranmu" ujar Suho menoleh kearah Sehun.
"Ini tak akan terbuka tanpa pemindai dari retina dan sidik jarimu" lanjutnya menjelaskan, membuat Sehun sedikit terkejut, dan mulai berpikir, bagaimana bisa dirinya menjadi poin penting untuk membuka pintu itu, sedangkan dirinya tak pernah merasa memberikan sidik jarinya kepada siapapun. Entah, mungkin ada yang mengambilnya secara sembunyi-sembunyi tanpa diketahui olehnya.
Sehun menurut dan mulai mendekatkan wajahnya kearah monitor yang bertugas memindai retina dan sidik jari.
"Selamat datang, Tuan Oh Sehun, kami telah menunggu kedatangan anda"
.
BRUK
"Hei, kenapa kau membawa box sebesar ini kemari?" tanya Chanyeol saat sedikit terkejut dengan suara debaman di mejanya, ketika menunggu Sehun yang mengajaknya berbincang di cafe langganan mereka.
"Aku mengundurkan diri" jawabnya santai, lalu duduk di seberang Chanyeol
"Apa?! Bagaimana kau bisa-"
"Ya, aku juga tak tahu kenapa, tapi rasanya aku ingin mengikuti jejakmu saja..keluar dari tempat itu"
"Apa alasannya, kau mengikuti jejakku?" tanya Chanyeol penasaran sembari menyeruput cappuchino nya
"Kudengar, kalian akan membuat organisasi baru, benar?"
"Bagaimana kau-" Chanyeol menghentikan ucapannya saat melihat Sehun mengeluarkan sesuatu dari saku jasnya.
"Aku mendapatkan bon pembayaran atas nama samael" Sehun menyodorkan bukti pembayaran yang ia dapatkan beberapa saat yang lalu.
"Sekarang aku mengerti, siapa orang dibalik penyerangan serta hadirnya Dark Owl di kota A beberapa hari yang lalu" seketika wajah Chanyeol memucat karena rahasianya dan juga Luhan telah diketahui oleh Sehun.
"Tapi tenang saja, aku tak ingin membahas perihal ini, yang ingin kutunjukkan padamu adalah, ini.." Sehun mengeluarkan sebuah cek yang berisi angka dengan jumlah milyaran.
"Apa-?!" seru Chanyeol melihat cek bercetak tinta emas yang hanya dimiliki orang dari kalangan atas.
"Ijinkan aku bergabung di organisasi kalian, serta, berikan padaku salah satu dari ketiga dark owl yang kalian miliki, maka aku akan memberikan sebagian uang yang kupunya, untuk berdirinya organisasi kalian, dan yang paling menguntungkan, aku memiliki banyak anak buah yang bisa kalian gunakan"
"Apa maskudmu mengatakan hal gila ini, Zhang?!"
"Aku harap kau mengerti maksudku, Chanyeol. Kita berteman sedari kecil, tapi kau benar-benar tak memahamiku sama sekali."
"Bagaimana jika,-" ujar Sehun menggantung ucapannya. Membuat Chanyeol mengerutkan dahinya, antara penasaran dan juga jengkel kepada Sehun yang sedari tadi benar-benar menggoda imannya.
"Aku akan membantumu mendapatkan Baekhyun kembali, dan juga Luhan yang akan mendapatkan cinta Kyungsoo, bukankah ini penawaran yang luar biasa? Selain mendapat uang, sepuluh Controller profesional, dan juga cinta kalian, jika kalian menyetujui hal ini, maka dengan otomatis kalian akan mendapatkannya" terang Sehun mencoba bernegosiasi dengan Chanyeol
"Aku tak pernah menyangka jika kau selama ini adalah orang yang benar-benar licik, Zhang Sehun"
"Aku bukan orang licik seperti yang kau pikirkan, Park. Disini aku hanya mencoba membantumu dan juga Luhan dengan melakukan pertukaran yang pantas, lagipula spirit yang kalian beli secara ilegal itu, bisa menjadi senjata yang kuat untuk sebuah organisasi, jika kau bisa mendapatkan mate spirit itu" ujar Sehun melipat kedua tangannya di dada, dan menyandarkan punggungnya di kursi. Dengan tatapan mata elangnya yang tak lepas dari wajah Chanyeol.
"Apa maksudmu dengan mate spirit?"
"Kau lupa? Jika beberapa spirit memiliki mate mereka masing-masing, jika mereka dipertemukan kemungkinan untuk kenaikan levelnya bisa berkisar antara dua hingga tiga kali lipat, dan jika kau beruntung mendapatkan sang anak dari spirit itu, maka kekuatannya adalah sepuluh kali lipat." Jelasnya
"Itu tidak mungkin!" elak Chanyeol mengerutkan keningnya, tak terima dengan penuturan Sehun, yang ia rasa tak masuk akal.
"Dan asal kau tahu, pasangan dari sang kuro atau dark owl itu sendiri, adalah Gloria, Butterfly Wind Syiph milikku"
"Apa?!"
.
"Sial!, memang benar apa yang di ucapkan Sehun, Gloria adalah mate dari Kuro" aku Luhan setelah membaca buku sejarah Dark Owl di perpustakaan keluarga. Ia menyandarkan punggungnya di kursi dan memijit pangkal hidungnya
"Jadi, apa kau menerima tawaran menggiurkan dari Sehun, eh Luhan?" tanya Chanyeol yang duduk di samping Luhan
"Tapi, bagaimana ia memiliki uang sebanyak itu, dan juga itu cek yang hanya dimiliki oleh orang kalangan atas, siapa dia sebenarnya?" tegas Luhan yang tangan kanannya mengepal lalu menggebrak meja, pikirannya benar-benar kacau perihal siapa sebenarnya Sehun itu
"Aku tak begitu tahu mengenai Sehun sebelum kami berada di satu sekolah saat sekolah dasar dulu. Tapi yang kuingat ia sangat menghormati ayah kandungnya yang telah meninggal, kalau tidak salah namanya edward young Oh, dia menyebutnya begitu"
"Jadi marga asli nya bukan Zhang?" Chanyeol menggelengkan kepalanya dan membenarkan duduknya "marganya dulu adalah Oh"
"Apa? Tunggu, kau yakin marganya Oh?" tanya Luhan yang di angguki oleh Chanyeol.
"Gila..ini gila, berarti Sehun adalah keturunan para 'Oracle' dan kemungkinan besar dia juga seorang Oracle"
"Apa maksudmu?" Luhan berdiri dan segera berjalan menyusuri rak buku yang berada di belakang dimana ia duduk sebelumnya, mencari buku tentang marga Oh yang menjadi legenda oracle. Lalu memberikannya kepada Chanyeol saat ia telah menemukan bukunya.
"Lihat, Edward Young Oh, atau Oh Jongseok, seorang legenda Oracle Controller seorang putra mahkota yang akan menjadi raja, ia satu-satunya yang tersisa, sebelum ia menghilang dan meninggalkan kerajaan dibawah pemerintah sang adik yang memang bukan seorang oracle. Dulu rumor mengatakan bahwa sang legenda oracle telah menikah dan memiliki seorang keturunan, yang ia sembunyikan identitasnya, dan kabar mengejutkan selanjutnya, ia ditemukan tewas karena serangan jantung di kediaman keluarga Kim" jelas Luhan sembari memberikan beberapa berkas berupa artikel dari koran yang diselipkan diantara buku kepada Chanyeol.
"Dan kau merasa yakin, bahwa Sehun adalah seorang Oracle terakhir?" tanya Chanyeol dengan wajah penasaran sembari membaca artikel yang di tunjukkan Luhan padanya
"Bukan, tapi anak yang dikandung Jonginlah yang akan menjadi penerus generasi Oracle, aku yakin itu"
"Bagaimana kau bisa se-yakin itu?"
"Entahlah, aku hanya yakin seperti itu, segera hubungi dia"
"Jadi, kita menyetujuinya?"
"Menurutmu?"
.
Dark Owl
.
Drrt
Drrt
Jongin yang sedang membaca sebuah majalah kesehatan gizi kehamilan, menghentikan aktivitasnya saat mendengar suara handphone yang berdering, tanda sebuah panggilan masuk dari benda persegi berwarna hitam metalik dengan layar sentuhnya. Ia segera mengambil handphone tersebut dan berjalan kearah kamar mandi yang berada di dalam kamar, tak jauh dari ia yang sedang membaca di tempat tidur "Sehun-ah, Chanyeol menghubungimu" serunya setelah ia sampai di depan pintu kaca buram, dimana Sehun sedang menikmati waktu bersantainya, dengan lantunan musik klasik kesukaannya.
"Angkat saja, mungkin dia menelepon karena perjanjian tadi. Katakan jika kita akan sampai disana dalam waktu empat puluh lima menit" Jawab Sehun yang masih berendam dalam bathup dengan sabun beraroma campuran lavender, kayu garjum, cedarwood, tonka peanut, vanilla, amber dan white musk, yang menjadi favoritnya sejak dulu. Menurutnya, setelah berendam seperti ini, membuatnya seperti mengeluarkan aroma feromon dalam tubuhnya, jadi ia tak perlu lagi menggunakan parfum. Dan ia tak khawatir dengan itu, toh buktinya Jongin kepincut dengannya.
"Baiklah" balas Jongin, lalu mengangkat teleponnya dan berlalu meninggalkan Sehun dengan ritualnya.
.
"Jadi, apa yang ia katakan?" tanya Sehun saat ia keluar dari kamar mandi dengan hanya balutan handuk yang menutupi pinggang hingga atas lututnya. Mengekspos otot dada dan perutnya yang membentuk abs sempurna. Membuat Jongin berdehem sejenak sebelum Sehun menggodanya dengan duduk di sisi Jongin dan memeluk pinggangnya "Chanyeol dan Luhan menyetujuinya, mereka akan menunggu kedatanganmu, dan tolong jangan keluarkan hormon feromon mu yang menyebalkan itu sekarang, Sehun" kesal Jongin mendorong dada bidang Sehun yang mencoba untuk mencium lehernya.
"Baiklah-baiklah, berikan aku satu ciuman dan aku akan berhenti" tawar Sehun yang wajahnya telah ia dekatkan di wajah Jongin.
"Kau, selalu seperti itu, aku yang hamil tapi kau yang menuntut" Jongin menangkup kedua pipi Sehun, membuat Sehun tersenyum lalu memejamkan kedua matanya, Jongin mengecup bibir tipis Sehun sedikit lama tanpa ada lumatan atau nafsu disana, begitupun Sehun yang tak menuntut, lalu melepasnya. "Cepat pakai bajumu, aku sudah menyiapkannya" titah Jongin, yang memang di lakukan oleh Sehun, ia segera mengenakan kemeja merah maroon dengan beberapa garis hitam di area kerah kemejanya, serta celana jeans hitamnya, dan terakhir mengenakan blazer biru donker yang sengaja tak ia kancingkan.
Jongin berjalan kearah Sehun, dan berhenti tepat di depan Sehun, "Boleh aku bertanya sesuatu?" tanyanya
"Hm? Apa itu? Katakan saja" balas Sehun sembari menatap kearah Jongin. sebelah tangan Jongin meraih surai hitam kelam Sehun, dan menyisirnya, berniat merapikannya "Apa benar dulu kau mencintai Luhan?"
"Menurutmu?" balas Sehun lagi, dan tersenyum lalu menutup kedua matanya, menikmati perlakuan Jongin.
"Aku tak bisa membaca pikiran sepertimu, Sehun bodoh" kesal Jongin menarik helaian rambut Sehun membuat Sehun sedikit meringis, lalu memeluk pinggang Jongin.
"Hmm..bagaimana aku menjelaskannya, aku menyatakan perasaanku kepada Luhan, hanya untuk menguji diriku sendiri, apa benar ramalan yang kulakukan itu benar adanya, dan ya, aku mendapatkan jawabannya." Terang Sehun memeluk erat Jongin dan menyandarkan dagunya di pundak Jongin, menyesap aroma citrus Jongin yang memabukkannya.
"Kau beralasan jika kau sedari dulu menyukainya, tapi dia menolakmu mentah-mentah, itu hanya sebuah kebohongan kalau kau menyukainya?" Sehun mengangguk, masih menyesap aroma tubuh Jongin
"Dan berakhir-"
"Dan berakhir aku menemukanmu, saat pertama kalinya aku berkunjung ke markas squad pertama untuk presentasi perihal perlengkapan perang kalian, kau tahu, aku seperti seorang maniak yang menginginkanmu, aku menjadi gila dan frustasi ketika tak bertemu denganmu" jelas Sehun lalu melepaskan pelukannya.
"Ayo kita berangkat, aku tak mau Chanyeol dan Luhan menunggumu" ujar Jongin membenarkan pakaian Sehun yang sedikit berantakan karena memeluknya tadi.
"Nun, meine liebe" balas Sehun, mengacak surai kelamnya agar sedikit berantakan, berbeda dengan saat ia masih berada di organisasi atau sekedar bertemu dengan kolega dalam acara tak resmi, terkesan rapi dan sopan.
Dan beginilah Sehun jika sudah terlepas dari pekerjaannya, itulah yang membuat Jongin kagum, bagaimana ia bisa merubah kepribadian yang sebenarnya terkesan badboy menjadi goodboy saat berada di organisasi.
"Tak ingin terkesan rapi saat bertemu teman-temanmu?" tanya Jongin
"Aku akan menjadi diriku sendiri mulai sekarang" jawab Sehun, yang dibalas kekehan ringan dari Jongin, yang hanya mengenakan pakaian kasual yang terkesan longgar dengan cardigan hitam serta celana jeans biru, tak terlalu memperlihatkan perutnya yang memang sedang membuncit, serta rambut coklatnya yang ia belah kanan di bagian poninya.
"Kau akan membuat mereka shock melihat wujudmu yang seperti ini" aku Jongin.
.
.
.
.
.
.
TBC-
.
Nun, meine liebe = baiklah, cintaku
Gimana? /slap
Kelamaan saya gk update..semoga gk lupa dengan cerita sebelumnya, klo lupa, baca lagi.. xD /slap
Maapkeun saya yang kurang ajar ini, yang apdet molor pake banget, karena kesibukan di dunia nyata.
Dan terima kasih untuk para readers sekalian yang sangat-sangat-sangat sabar buat nunggu ni ff nista update.
Saya akan memberi keterangan dulu, tentang apa itu Oracle Contoller, nah disini oracle adalah seorang peramal yang bisa meramal masa depan dan kejadian di sekitarnya dengan cepat, jadi mereka sangat dihormati, karena memang hanya keturunan khusus yang bisa kuasain oracle ini, kebanyakan dulunya oracle controller ini memang bekerja buat militer, dan kerajaan. Dan beruntungnya sehun adalah keturunan dari oracle ayahnya, yang memang sebelumnya dia gk sadar dengan kemampuannya, alhasil di uji coba ke luhan, haha /slap.
Dan dia juga sebenarnya udah tau alasan keluarnya chanyeol dan luhan dari organisasi, karena pengen bentuk organisasi baru.
Disini juga saya udah keluarin sifat aslinya sehun, yang ternyata emg badboy sih dan juga masih ada keturunan kerajaan, untuk kekayaan yang ia punya, memang hasil dari kerja kerasnya selama di griffin force dan juga warisan dari mendiang ayahnya. Haha. Jangan komplain klo sehun saya bkin perfect. /slap
Disini saya banyakin hunkai nya nih..siapa hunkai shipper? /angkat bendera hunkai
Dan yang pengen Baekhyun keluar, udah saya keluarin jadi kameo dulu.. Juga joonmyeon saya keluarin, next chap semoga Baek lebih banyak nongolnya. Juga akan ada anggota baru yang akan menggantikan Luhan.
Tadi saya juga udah sebutin ketua dari squad kedua griffin force. Dan anggotanya akan di dominasi oleh member BTS /hoho /kibar bendera army, karena saya merasa kyaknya mereka cocok deh klo masuk k dunia action..haha /slap.
Untuk sepuluh anggota controller profesional yang disebutin sehun, nanti akan saya ungkap siapa aja yang masuk. Untuk chap depan kyaknya masih rahasia.
So akhir kata, saya ucapkan terima kasih untuk para readers, dan reviewers yang sudah mendukung dan membaca ff ancur saya di chap pertama dan kedua, jujur, saya kurang puas sama cerita chap sebelumnya, semoga saya ada waktu buat edit lagi cerita di chap sebelumnya dan repost, dan semoga kedepan ff yang saya buat semakin matang dan lebih baik. /bow
Sankyuu...
Mr KHC Michaelis
