Chapter 4
Diclamer
Naruto © Masashi Kishimoto
High school dxd © Ichiei Shibumi
Assassination classroom © Yuuisei Matsui
Rated: M
Genre : adventure, friendship, humor(garing)
Pairing :entar bakalan ada dicerita.
Warning: typo, gagal serius, human!all, alur bagaikan cewek yang diajak kerestoran terus bilang seterah.
Summary
Manusia diambang kepunahan karena kemunculan spesies baru akan kah manusia akan bertahan atau musnah.
Chapter sebelumnya
Naruto, Sasuke, shikamaru, Nagisa, dan Karma hampir sampai di pos pengungsian dan melihat monster yang memakan seorang manusia yang masih hidup.
Dan mereka melawan monster tersebut dengan menggunakan katana yang mereka ambil dari toko senjata.
Setelah mereka melawan monster tersebut akhirnya mereka sampai dipos pengungsian yang membuat mereka terkejut adalah hanya sedikit dari sekian banyak penduduk yang tinggal dikota yang selamat.
Mereka disambut ramah dari semua orang dan berpencar dengan kelompok yang masing masing terdiri dari dua orang.
Dan Rias menanyakan perihal tentang ayahnya Akeno yang tak pernah ia temui kepada Akeno setelah itu mereka menemui Nagisa untuk menanyaka pesan terakhir koro sensei.
Dan dipinggir kota terlihat sepuluh orang yang berpakaian tentara dengan senapan laras panjang yang mereka bawa dan sebuah tas untuk menyimpan amunisi cadangan.
Dan mereka berjalan menuju kota
Dan apa yang terjadi selanjutnya tetap baca the world of end.
"Ayo berangkat akatsuki menyelamatkan penduduk yang terjebak dikota"kata orang yang merambut merah darah dengan mata violet sambil membawa AK 101.
"Ha'i"kata semua serempak.
Mereka berjalan menyusuri kota yang sudah hancur tersebut untuk mencari korban yang selamat yang berada dikota dan membawa nya kepos pengungsian.
Mereka menyusuri kota hingga sore hari dan mendapatkan korban selamat satu orang remaja yang mereka temukan disebuah rumah yang ditinggal kan saat mereka menemukan remaja tersebut sedang menangis karena orang tua nya dibunuh didepan matanya sendiri dan berlari menuju rumah.
Dan mereka sedang mencari tempat beristihrahat karena sudah mulai malam dan terlalu beresiko berjalan dimalam hari.
Setelah mereka menemukan tempat tempat yang dirasa cukup aman untuk beristirahat dan memutuskan giliran jaga setiap satu jam setelah itu mereka tidur kecuali yang bertugas jaga.
"Ne Itachi bagaimana yah kabar adik mu yang entah berada dimana"kata orang yang berkulit biru dan muka yang bisa dibilang sangar dengan senjata M4A1.
"Hn aku tak tahu yang penting adikku selamat karena dia pintar dan sudah belajar bela diri sejak kecil oleh ayah kami"kata orang yang dipanggil dengan nama Itachi.
"Ayo kita berkeliling sebentar diperumahan siapa tau ada yang selamat dari X predator"kata pria berkulit biru tersebut.
"Ya sudah dari pada kebosenan disini sekaligus mencari yang selamat"kata Itachi sambil bawa senjatanya yaitu FAMAS.
setelah itu mereka pergi menuju komplek perumahan yang sangat sepi hanya terdengar suara kelewawar dan burung hantu saja seakan tidak ada suara lain selain itu dengan bau darah yang sangat menusuk hidung bagi siapa saja yang menciumnya seakan akan ada pembantaian terjadi disitu.
"Diam sebentar Kisame sepertinya aku mendengar orang minta tolong"kata Itachi.
"Tolong aku siapa pun tolong aku!"
Mendengar itu Itachi dan Kisame menuju sumber suara tersebut dengan berlari dan yang benar saja ada seorang anak perempuan yang tengah berlari mencoba menghindar dari seekor monster dengan nama X predator tersebut dan teriak minta tolong .
Melihat Itachi dan patnernya menembaki monster tersebut tapi tidak ada satu pun peluru yang menembus kulitnya seakan kulitnya itu terbuat dari baja.
Itachi dan patnernya terus menembaki monster tersebut untuk memperlambat lari dari monster tersebut dan Kisame melempar granat ke arah monster tersebut dan membuat ledakan yang cukup besar.
Mereka terus berlari dan asap yang mengelilingi monster tersebut mulai menipis mereka mencoba bersembunyi di semak semak dan melihat keadaan monster tersebut alangkah terkejutnya mereka monster tersebut selamat dari ledakan tersebut dan Itachi, Kisame, dan gadis tersebut mencoba kembali ke tempat istirahat akatsuki secara perlahan karena tidak mau membuat monster tersebut mengejar mereka lagi.
Satu jam berlalu setelah kejadian itu sekarang yang berjaga adalah sasori dan deidara yang berjaga karena gak ada hal khusus yang terjadi setelah itu di skip aja.
Skip time
Esok pagi nya mereka menanyakan nama dari pemida dan gadis tersebut
"Hey kalian namanya kalian siapa kami gak bisa memanggil kalian "kata satu satunya tentara perempuan disitu yang biasa dipanggil Konan.
"Oh maaf nama ku Micheal yuisuke kalian bisa memanggil ku micheal mohon bantuannya yah"kata Micheal sambil membungkuk 90 derajat.
"Dan kau siapa gadis kecil ?"kata Konan
"A-aku Gabriel kirishina, nii san dan nee san bisa panggil aku Gabriel"kata Gabriel memperkenalkan diri.
"Micheal dan Gabriel kalian bisa panggil aku Nagato"kata Nagato sambil tersenyum
"Aku akasuna sasori dan disamping ku deidara shitori kalian bisa panggil kami Sasori dan Deidara"kata sasori sambil memperkenalkan dirinya dan deidara dengan tersenyum agar Micheal dan Gabriel tenang.
"Nama ku Hidan sang pemuja jashin nomor satu"kata Hidan sambil menyebarkan agama sesatnya itu.
"Itu karena kau satu satunya yang memuja dewa sesat yang kau buat sendiri."kata akatsuki minus Hidan kompak dan serempak.
Micheal dan Gabriel hanya bisa terkekeh melihat itu.
"Nama ku Yahiko minaharasih kalian bisa panggil aku Yahiko"kata Yahiko.
"Namaku Hoshigaki Kisame"kata Kisame sambil menunjukkan gigi nya yang runcing dan tajam yang membuat Micheal dan Gabriel bersembunyi dibelakang tubuh Konan.
"Tenang dia gak gigit kok"kata Nagato sambil menenangka Micheal dan Gabriel.
'Cih enak amat ya tuh anak yah dibelakang tubuh Konan gw aja kalo dibelakang langsung dibanting sama Konan 'batin nista Yahiko.
"Nama ku Konan shirama kalian bisa panggil aku Konan nee san "kata konan yang sambil tersenyum membuat shock karena jarang sekali Konan tersenyum begitu tulus.
"Ne kenapa kalian memandang aku begitu mau ditembak yah"kata Konan yang mengeluarkan pistol kaliber 9mm nya sambil tersenyum yandere.
"Gak kok kami hanya memandang gedung disini"kata Yahiko
"Namaku Uchiha Itachi dan yang disana namanya Kakuzu Al Jambrud kalian bisa panggil aku Itachi dan kalian bisa panggil dia rentenir"kata Itachi yang mendapay deathglare dari kakuzu.
"Itachi kalau mereka berdua memanggilku seperti itu maka kau akan membayar uang kas 2 kali lipat yah"ancam Kakuzu.
"Ralat yang tadi panggil saja dia Kakuzu"kata Itachi sambil keringat dingin mendengar ancaman Kakuzu.
"Dan nama ku Obito Uchiha atau kalian bisa memanggilku tobi"kata tobi yang memakai topeng spiral.
"Baiklah kita lanjutkan perjalanannya"kata Nagato memimpin barisan.
"Ha'i"kata semua serempak dan kompak.
Mereka berjalan menuju pos pengungsian terdekat sambil bernyanyi menghilangkan ketegangan dan jangan tanya sama Ts tuh orang nyanyi apa.
Setelah berjalan cukup lama akhirnya mereka sampai dipos pengungsian dengan tembok yang tinggi kurang lebih 10 meter, mereka masuk kedalam dan melihat hanya sedikit yang sampai dipos pengungsian.
Akatsuki yang melihat itu hanya tersenyum miris pasalnya hanya sedikit yang selamat dan sampai dipos pengungsian yang dibuat oleb pemerintah.
Dan mereka masuk kedalam hanya sedikit yang ada disitu, dan mereka melihat Naruto dan Sasuke sedang tertidur mereka hanya tersenyum melihat anak dari komandannya dan adik dari Itachi selamat.
:v TWOE :v
Akatsuki berkeliling mengitari pengungsian itu melihat Nagisa sedang mengobrol dan sesekali bercanda bersama Karma.
"Oy Nagisa "kata Yahiko memanggil Nagisa, Nagisa yang mendengar suara yang tak asing ditelinganya menengok ke asal suara tersebut.
"Oy Yahiko kau muka nya makin hari makin bokep aja !"ejek Nagisa yang membuat Yahiko tertawa hambar.
"Sialan kau Nagisa kau ini menghina apa menghibur hah teman sudah lama gak ketemi malah di ejek"kata Yahiko
"Yah maaf lagian kau ngagetin sih jadi yah kayak gitu deh"Kata Nagisa
"Oy Karma sudah lama gak ketemu apa kabar ?"kata yahiko
"Baik kau apa kabar ?"kata Karma.
"Baik juga kalian kenapa bisa disini dan muka kalian kenapa pucat coba ?"kata Yahiko.
"Kami bareng murid murid nya Nagisa dari pinggir kota yah mampir dulu ke toko senjata buat bertahan hidup kami mengambil senapan dan sebuah katana dan kenapa kami pucat karena pas hampir kesini kami mampir ke super market dan ternyata makanannya basi yah kami kena diare deh kecuali yang cewek"kata karma panjang lebar.
"Buahahahahahahaha kasihan sekali kalian makan makanan basi aduh sakit nih perut ketawa mulu nista amat dah"kata Yahiko dan tidak merasakan aura nereka tinggkat 7 dari Nagisa dan karma.
"Yo Nagisa lama gak ketemu"kata Nagato yang baru datang dan penyelamat Yahiko yang baru saja ingin ditembak Karma dan Nagisa.
"Oh Nagato apa kabar ?"kata Nagisa.
"Baik gimana kabar Kayano apa kalian melakukan itu Nagisa"kata Nagato sambil memasang muka mesum tingkat dewa nya.
"Kabar Kayano baik baik saja dan apa maksudmu melakukan itu N-A-G-A-T-O"kata Nagisa yang sudah mengeluarkan aura neraka terbaiknya.
"Gak jadi deh oh yah ngomong ngomong kalian kok udah sampe duluan sih apa kalian bertemu X predator"kata Nagato.
"X predator apaan coba ?"kata Nagisa yang memang gak tau apa itu X predator.
"Itu loh monster yang bentuknya kayak kelinci badannya kayak beruang masa gak ketemu sih kita aja ketemu yang gak Yahiko"kata Nagato.
"Betul aja dah"kata Yahiko singkat padat da gak jelas.
"Oh itu mah udah ke bunuh tapi cuma ketemu satu "kata Nagisa.
"Benar kah gimana cara ngebunuhnya ?"kata Nagato sambil ngeluarin buku catatan kecil dan sebuah pensil begitu pula Yahiko.
"Caranya gampang tinggak belah kepalanya pake pedang udah langsung gak bergerak"kata Nagisa.
"UDAH CUMA GITU DOANG"kata Yahiko yang kaget setengah hidup karena membunuh makhluk yang dipanggil X predator cuma begitu doang.
"Gak usah teriak teriak di depan kuping napa sakit nih kuping gak sama Konan sama pacar nya pun jadi"kata Nagato sambil marah marah.
Dan pertengkaran pun tak terhindarkan dan disuatu pangkalan militer terdapat tiga orang dalam satu ruangan.
"Apa kalian sudah menangkap orang yang menyebabkan semua ini ?"tanya seseorang yang rambutnya melawan gravitasi.
"Belum tuan "kata dua orang tersebut
"Baik lah kalian boleh pergi"kata orang tersebut.
"Baik kami permisi dulu"kata dua orang itu sambil menundukkan kepalanya dengan hormat dan pergi keluan.
"Dimana kau ?"gumam orang tersebut.
Bersambung
A/N : ahh ajaib bisa selesai dalam satu hari dan besok adalah hari yang paling menakutkan bagi siswa yang belom potong rambut, sama yang dasi topinya ilang cari sono yang belom ketemu.
Ini yang nulis pertama nya adalah sifat si tinta terlalu serius saking seriusnya sampai nyari nama senjata yang bagus di internet.
Udah sekian dulu dan terima kasih
Pencil dan tinta log out.
