First Meeting Guard's Kim and Caread's Kim

Kim Seok Jin POV

Hari ini adalah hari pertamaku berkuliah di kampus ini. Kampus imipianku. Aku berharap bisa menyelesaikan kuliahku dengan cepat. Baiklah mari kita masuk.

Author POV

Kim SeokJin pemuda berumur 24 tahun tersebut baru saja memasuki kampus yang akan menjadi tempat belajarnya. Jin-nama panggilannya memang terlambat untuk memasuki kampus di usianya yang hampir mencapai umur 30 tahun. Tetapi terdapat masalah 4 tahun yang lalu,Jin mengalami sebuah kecelakaan yang mengharuskan dia untuk istirahat total selama 1 tahun bukan hanya itu saja di dalam kecelakaan itu orang tua beserta adiknya meninggal maka dari itu selama 4 tersebut Jin mengalami trauma berat. Dan sekarang perusahaan yang di rintis oleh ayahnya telah mengalami bangkrut,ya sekarang Jin telah sebatang kara dan tidak memiliki kekayaan lagi. Apakah kalian bertanya dimana semua saudara dari ayah dan ibunya? Jawabannya adalah mereka semua tidak ada yang ingin menerima Jin dirumah mereka. Kejam memang tetapi itulah kenyataan yang harus di hadapi oleh Jin. Diremehkan oleh saudara saudaranya,diejek oleh orang lain, dianggap pembawa sial. Jin sudah terbiasa dengan semua itu. Yang diinginkan Jin saat ini adalah hanya ingin membuat bangga Ayah,ibu dan adiknya saja. Tetapi tanpa dia ketahui tepat di hari itu seseorang yang akan menjaga dia telah berada di dekatnya.

JungSoo POV

haahhh aku hirup udara segar di Korea,ya aku baru saja kembali ke Korea setelah lama tinggal di Jepang. Jangan kira aku disana berlibur ataupun scholarship tetapi aku memang dari kecil tinggal disana. Dan satu hal yang aku benci dari Korea adalah...

'Ugh liat perempuan itu seperti tidak pernah ke Korea saja' fikir perempuan berbaju merah tersebut yang tanpa sengaja aku melihat ke matanya yang sedang menatapku saat ini.

'Ahjussi hati hati saat berjalan jangan hanya fokus ke handphone saja karena disana ada lubang dan ahjussi bisa terjatuh kemudian ahjussi bisa masuk rumah sakit apakah ahjussi tidak kasihan terhadap eomma ahjussi yang terbaring sakit dirumah sakit saat ini' ujarku kepada seorang ahjussi yang tanpa sengaja aku menghentikan perjalanan ahjussi tersebut.

'Terimakasih nona tetapi nona tahu dari mana bahwa di depan ada lubang setauku nona barusan datang di Korea dan apakah nona bercanda eomma ahjussi tidak sakit jadi untuk apa harus masuk rumah sakit' ujar ahjussi tersebut. Setelah ahjussi tersebut sempat memarahiku tiba tiba telepon ahjussi tersebut berdering dan ternyata telefon dari istrinya yang mengatakan bahwa eomma ahjussi tersebut masuk rumah sakit,ahjussi tersebut sangat kaget dan ahjussi itu langsung melihat kearahku dan bertanya lagi 'Apakah kita pernah bertemu sebelumnya nona?' Tanya ahjussi tersebut. Yak! Kim jungsoo babo tidak seharusnya kamu menggunakan'nya' sekarang bagaimana aku harus menjawab pertanyaan ahjussi ini.

'Ahh maaf ahjussi saya hanya menebak saja. Saya permisi'ujarku

Inilah yang aku benci! Aku bisa membaca fikiran orang lain dan dapat melihat masa depan orang lain dengan hanya melihat matanya saja. Maka dari itu aku selalu memakai kacamata dimanapun aku berada atau disaat aku tidak memakai kaca mata aku akan berusaha tidak melihat orang yang mengajakku berbicara karena bila aku melihat yang ada kepala terasa pusing mendengar ocehan mereka di kepalaku. Alasanku kembali ke Korea pun ada hubungannya dengan kekuatanku ini. Kekuatan yang harus aku jaga dari kekuatan jahat yang akan mengambil kekuatanku bila aku tidak menjaganya. Karena 'orang itu' tinggal di Korea maka dari itu aku harus kembali ke Korea. Dan aku harus bisa menemukan guardian yang lain agar aku dapat menemukan Caread sesegera mungkin. Sekarang aku harus segera ke Apartemen kemudian aku harus masuk kekampus mudah-mudahan disana aku bisa menemukan salah satu caread atau bahkan semua caread. Tetapi kata aboji ada dua guardian dan dua caread yang masih berada di SMA terus bagaimana aku menemukan mereka kalau aku saja berada di kampus. Aboji kenapa memberi tanggung jawab yang besar kepadaku sih.

Author POV

Saat Jungsoo sedang berfikir atau mungkin bisa dibilang menggerutu tiba tiba dari arah depan ada seseorang yang menabrak Jungsoo

Brukk

'aduh' ujar Jungsoo dan seseorang didepannya.

'ah mianhae nona saya tidak sengaja' ujar laki laki tersebut.

'mari saya bantu nona' ujar laki laki tersebut.

'gwenchana saya tidak apa-apa terimakasih bantuannya' ujar Jungsoo.

Tanpa sengaja Jungsoo melihat kearah mata laki laki tersebut

'kenapa aku tidak bisa membaca fikiran namja didepanku ini?apa mungkin dia salah satu caread yang aku cari?'fikir Jungsoo.

'mianhae nona saya terburu-buru karena saya harus masuk kelas' ujar laki laki tersebut

'tunggu kita belum berkenalan namaku Kim Jungsoo kamu bisa memanggilku Jungsoo aku berasal dari Jepang salam kenal' ujar Jungsoo sembari mengulurkan tangan kepada laki laki tersebut,tanpa diketahui oleh laki laki tersebut hal tersebut adalah rencana Jungsoo bila dia tidak bisa membaca fikiran laki laki ini berarti dia bisa dibilang adalah caread tapi Jungsoo tidak bisa menyimpulkan hal itu terlebih dahulu.

'nama saya Kim Seok Jin nona bisa memanggil saya Jin saya asli Korea salam kenal juga nona' ujar Jin sembari mengulurkan tangannya ke Jungsoo.

Disaat mereka berkenalan Jungsoo akhirnya tau bahwa laki laki didepannya adalah seorang Caread karena dia bisa membaca masa depannya.

Masa depan Jin 3 tahun kemudian

'yak namjoonie jangan ganggu aku masak' ujar Jin

'aniya chagia masak saja aku tidak akan mengganggu kok' ujar laki laki yang dipanggil namjoonie tersebut.

'ini sih namanya udah mengganggu chagia' ujar Jin dengan pout imutnya itu.

'keke mianhae aku hanya ingin morning kiss saja' ujar namjoonie

CUP

'yak! Namjoonie' teriak Jin karena disaat namjoon mencium Jin,namjoon sudah berlari kearah kamar mandi.

'Jungsoo-ssi'

'Jungsoo-ssi' ujar Jin kepada Jungsoo saat diliatnya Jungsoo melamun tetapi kenapa tangannya tidak dilepas oleh Jungsoo.

'ah mianhae Jin-ssi' ujar Jungsoo

'eh Jungsoo-ssi menangis?' tanya Jin. Tanpa diketahui Jungsoo menangis selama melihat masa depan Jin yang sangat bahagia itu.

'aniya gwenchana. Eum Jin-ssi umur berapa ya? Aku berumur 23 tahun' ujar Jungsoo.

'jinjjayo? Ah umurku 24 tahun Jungsoo-ssi' ujar Jin.

'bolehkah aku memanggil Jin-ssi dengan sebutan oppa? Dan Jin-ssi jangan memanggilku dengan Jungsoo-ssi tapi Jungsoo saja sudah cukup' tanya Jungsoo.

'boleh Jungsoo-ah. Kalau begitu oppa masuk dulu ne? Oppa hari ini ada kelas annyeong' ujar Jin.

'annyeong oppa' ujar Jungsoo. Tanpa diketahui oleh Kim Jungsoo ternyata caread yang dicarinya berada di satu kampus yang sama dengannya. Memang takdir telah mempertemukan mereka tanpa mereka ketahui. Begitupun oleh Jungsoo walaupun dia memiliki kekuatan pembaca masa depan dia tidak pernah bisa membaca masa depan dia sendiri. Dan Jungsoo sangat bersemangat untuk mencari Guardian dan Caread yang lain karena dia tahu bahwa takdir memang menyuruhnya untuk mencari mereka semua

~TBC~

Per chap bakalan dibuka rahasia para guardian dan alasan dia untuk menjaga Caread. Dan bagaimana cara Guardian ini untuk saling menemukan bakalan di ungkap di chap 2 karena ini baru saja diungkap alasan Kim JungSoo selalu memakai kacamata dan kenapa dia harus kembali ke Korea tempat orang tua mereka dulu tinggal juga disini para Guardian tidak akan pernah bisa menggunakan kekuatan mereka kepada para Caread karena para Caread sendiri sudah terlebih dahulu diberi oleh ketua Guardian perisai. Dan yang bisa menembus perisai itu adalah hanya para Guardian saja

.

.

.

Kritik dan Saran juseyo~~