Author: Hirayuki hana68.

Cast: super junior official couple except shindong oppa.

Disclaimer: super junior milik SMent. Super junior member milik diri mereka masing-masing dan orang tua masing-masing..

Rated: T (bisa berubah sesuai jalannya cerita)

Warning: BL, BOY X BOY, alur lambat, DLDR.

A/N: seperti janji hira, hira bawa epep part EunHae…. Ada sedikit pair Eunhyuk x… hehehe baca sendiri ya…. Nanti juga tau.. xp

Hirayuki hana68 present~~~~~~~~~~~~.

Author POV.

"kyu…. Istirahat nanti datanglah ke gedung C, hankyung-hyung mengadakan rapat karena nanti kita akan kedatangan 7 murid pindahan" ucap Eunhyuk.

"hmmmm… kenapa osis yang harus turun tangan dan juga apa tidak salah 7 orang murid pindahan datang sekaligus?" Tanya kyuhyun dengan wajah heran

"ku juga tidak tahu, tadi pagi yesung-hyung yang memberitahu ku Dan yesung-hyung bilang semua murid baru akan masuk ke kelas A"

"baiklah nanti aku kesana…. Hyung aku duluan ya" pamit kyuhyun karena lift telah berhenti di lantai kelas kyuhyun berada.

"ne… sampai ketemu nanti" dan lift pun memutup membawa Eunhyuk menuju lantai dimana kelasnya berada.

Liftpun berhenti di laintai 4 eunhyuk berjalan sambil memainkan handphone touchnya, ia berhenti tepat di depan pintu yang bertuliskan 11-A di langkahkan kakinya memasuki kelas dan ia mulai berjalan menuju kursinya yang ada di barisan kedua dari belakang.

"eunhyuk, apa benar nanti aka nada murid baru?" Tanya seorang namja yang duduk tepat di depan kursi eunhyuk.

Eunhuk POV.

"eunhyuk, apa benar nanti aka nada murid baru?" aku alihkan pandanganku dari ponselku menatap namja yang kini tengah bertanya padaku.

"benar, yesung-hyung bilang kalau nanti sekolah ini bakal kedatangan 7 murid pindahan"

"mwo! 7 yang benar saja, kenapa mereka pindah di pertengahan semester seperti ini?"

"jangan Tanya aku, aku bukan peramal junsu. lebih baik kau urusi kekasihmu tercinta sana" ucapku sambil menunjuk pintu kelas, yang menampilkan yoochun-kekasih junsu- kini tengah di goda oleh beberapa namja.

"mwo ya! Hey! Yoochun itu milikku minggir kalian namja aneh" ku lihat junsu kini berteriak-teriak menolong kekasihnya.

Tteeetttt tteeettttt

Ah, bel sudah berbunyi rupanya. Aku simpan handphoneku di dalam saku kemejaku, aku lihat kim-seongsaenim guru matematika sekaligus wali kelasku sudah berada di depan kelas.

"hari ini kelas kita akan kedatangan 2 murid baru seongsaenim harap kalian bisa berteman baik dengan mereka, kalian yang di luar boleh masuk" aku lihat dua orang namja yang satu berwajah imut dan satu lagi berwajah polos berjalan memasuki kelas, tapi kenapa pandanganku tak lepas dari namja berwajah polos itu?.

"annyeonghaseyo choneun Lee sungmin imnida ku pindahan dari California salam kenal semuanya" namja itu imut sekali tingkahnya yang ageyo yang keluar secara alami menambah daya tarik dia, mungkin ia akan menjadi salah satu putri yang ada di sekolah ini.

"annyeonghaseyo choneun lee donghae imnida ku pindahan dari london salam kenal semuanya" senyumnya sungguh polos, ia seperti bayi yang baru lahir parasnya juga manis.

"baiklah, karena hari ini ada rapat maka hari ini kalian bebas. Seongsaenim harap kalian semua tidak membuat keributan, kalian berdua boleh duduk di bangku kosong yang ada di sana" kim-seongsaenim menunjuk dua bangku kosong yang ada di belakangku dan seongsaenim meninggalkan kelas.

Author POV

"annyeonghaeseyo choneun lee hyuk jae imnida tapi kalian bisa memanggilku eunhyuk, aku ketua klub dance dan anggota osis, apa kalian bisa ikut denganku keruaang osis karena ketua osis ingin bertemu dengan kalian berdua" jelas eunhyuk setelah ia membalikan tubuhnya menghadap sungmin dan donghae.

Sungmin dan donghae saling bertatapan sebentar lalu mereka berdua mengangguk ke arah eunhyuk sebagai tanda mereka setuju mengikuti eunhyuk dan mereka bertiga keluar meninggalkan kelas.

Sepanjang jalan menuju lift hanya di isi dengan keheningan. Eunhyuk berjalan di depan, sungmin dan donghae yang berjalan bersebelahan, mereka mulai memasuki lift dan eunhyuk menekan angka 1 liftpun mulai beranjak turun.

"mian eunhyuk-ssi boleh aku bertanya sesuatu?" Tanya donghae memecah kesunyian di antara mereka.

"tentu donghae-ssi kau ingin bertanya apa?" Tanya eunhyuk yang kini menatap donghae.

"kenapa di sekolah ini banyak sekali gedungnya?" Tanya donghae polos.

"hahahahahahaha" sungmin pun tak kuasa untuk menahan tawanya mendengar peertanyaan polos donghae.

"kenapa kau tertawa hyung?" Tanya donghae dengan wajah sebalnya yang imut.

"pertanyaan mu aneh hae-ya apa di sekolahmu dulu tidak memiliki gedung, hemm?" Tanya sungmin yang kini masih berusaha menahan tawanya.

"tentu ada hyung, tapi Cuma hanya 2 gedung utama dan gedung olahraga itu saja lagi pula gedung utama ku bertingkat 15 jadi semuanya di jadikan satu tidak seperti disini yang gedungnya terpisah-pisah" jelas donghae.

"nde..nde.. mianhae hae-ya"

"gedung-gedung disini memang di buat terpisah karena sekolah ini juga mempunyai lahan yang luas jika di buat hanya satu atau dua gedung akan banyak lahan kosong yang tersisa itu yang pernah seongsaenim jelaskan padaku" jelas eunhyuk.

"lalu gedung in gedung apa?"

"gedung ini gedung B donghae-ssi, gedung yang khusus di buat untuk menampung semua ruangan kelas, di lantai 1 dan 2 untuk kelas X, lantai 3 dan 4 untuk lantai XI dan lantai 5 dan 6 untuk kelas XII"

Liftpun terbuka menampilkan koridor langsung yang menuju gedung C, mereka pun berjalan menuju lift yang ada di gedung C saat pintu lift terbuka mereka pun masuk dan eunhyuk menekan angka 8 dan liftpun beranjak naik.

-skip time lantai 8 gedung C-

Sungmin dan donghe berjalan beriringan mengikuti eunhyuk yang ada di depannya, eunhyuk pun membuka pintu ruangan yang memiliki dua daun pintu dan mendorongnya.

"annyeong hyungdeul, dongsaengdeul" sapa eunhyuk pada semua orang yang ada disana.

"teuki-hyung!" donghae pun berlari menghampiri leeteuk yang duduk di salah satu sofa yang ada di ruangan tersebut.

" dasar ikan" ucap heechul yang kini tengah sibuk dengan ponsel yang ada di tangannya.

"annyeong teuki-hyung chullie-hyung" sapa sungmin pada leeteuk dan heechul.

"annyeong Minnie-ah" balas leeteuk, heechul? Heechul hanya membalas dengan gumaman kan sudah aku bilang ia kini sibuk dengan ponselnya.

"dimana siwon dan zhoumi, monyet?" Tanya kangin.

"molla yo, tadi mereka tidak ada di kelas, terlambat mungkin" jawab eunhyuk sambil menaggangkat bahunya.

Eunhyuk pun berjalan menuju kursi yang ada di samping yesung tapi pandandangannya tak lepas dari donghae yang kini tengah bermanja-manja pada leeteuk.

"mian hyungdeul kami terlambat" aku alihkan pandanganku dari donghae, siwon dan zhoumi baru datang rupanya.

"gwenchana lagipula kyuhyun belum datang" hankyung-hyung memang pengertian.

Drrrttt drrrtttt

Handphone ku bergetar di dalam saku kemejaku sepertinya ada e-mail masuk

From: Jessica jung.

Subject: oppa temui aku di atap gedung C.

Re:-

Oppa aku ingin bertemu bisahkah? Ku mohon oppa untuk yang terakhir kali. Ku janji tidak akan mengaggu oppa lagi untuk kali ini saja oppa, aku mohon.

"han-hyung, aku keluar sebentar ya nanti aku kembali lagi. Masalahnya tentang 'itu' bukan?" Tanya ku.

"nde, eunhyuk-ah jangan buat masalah" sepertinya han-hyung tahu masalah ku.

"nde hyung, aku pergi dulu yeorobun" pamit ku pada semuanya.

Author POV.

Eunhyuk pun keluar meninggalkan ruangan osis tersebut ia berjalan menuju tangga darurat yang ada di pojok lantai ini, eunhyuk membuka pintu itu dan mulai menaiki tangga menuju atap sekolah.

"dasar yeoja bodoh" gumam eunhyuk dengan kekehan serengaian terpasang di bibirnya.

Di bukanya pintu atap itu, eunhyuk mengedarkan pandangannya mengelilingi atap sampai manik mata coklatnya melihat siluet seorang yeoja yang kini tengah duduk di bangku yang di siapkan khusus di atap. Eunhyuk berjalan menghampiri yeoja tersebut.

"apa mau mu Jessica-ssi?" Tanya eunhyuk dengan nada datar.

"oppa…" yeoja yang di panggil Jessica hanya bisa menatap sedih ke arah eunhyuk.

"hentikan tatapan menjijikan itu" balas eunhyuk masih dengan suara datarnya.

"tak bisa…tak bisakah oppa memaafkan ku? Aku sangat mencintai oppa?" ucap Jessica dengan airmata yang mulai menggenang di matanya.

"benarkah kau mencintaiku? Lalu kenapa kau tidur dengan namja itu eoh?"

"itu hanya salah paham oppa" Jessica mulai membela dirinya.

"kau fikir aku tak tahu kau sering bermain di belakangku? Mengumbar tubuhmu ke hadapan para namja kau tak ada bedanya dengan pelacur, jangan ganggu hidupku lagi atau kau akan tahu akibatnya" eunhyuk pun berjalan meninggalkan Jessica yang kini tengah menangis.

"tangisan palsumu tak akan mempan dengan ku wanita jalang" gumam eunhyuk.

Eunhyuk berjalan kembali menuju ruang osis.

"han-hyung apa rapatnya sudah selesai?" Tanya eunhyuk saat melihat hyung dan dongsaengnya keluar dari ruang rapat.

"nde eunhyuk-ah kita sudah selesai, bisahkah kau satu ruangan dengan donghae-ssi? Kau sudah menggenalnya bukan?" Tanya hankyung.

"hmmm, begitu baiklah kajja donghae-ssi kita keruanganku sekarang, nanti aku akan mengajakmu berkeliling" ajak eunhyuk pada donghae.

"nde eunhyuk-ssi" donghae pun berjalan menggekori eunhyuk.

"aku pergi dulu yeorobun" pamit eunhyuk yang kini sudah mulai berjalan menuju ruang osis miliknya.

"hyungdeul, dongsaengdeul aku pergi dulu" pamit donghae pada hyung dan dongsaengnya dan donghae mulai berjalan mengikuti eunhyuk.

-skiptime ruang osis eunhyuk-

"silakang masuk donghae-ssi" eunhyuk mempersilakan donghae masuk ke ruanganya.

Raung osis milik eunhyuk di dominasi warana biru langit di pojok ruang terdapat dvd player beserta tv LCD 21inch-yang entah kenapa bisa ada di ruangan ini- di bawahnya terdapat rak kecil yang berisi DVD-DVD baik lagu maupun film. Terdapat juga sofa panjang yang berada tepat di depan tv. di belakang sofa tersebut ada meja yang biasa di gunakan eunhyuk untuk mengerjakan tugas osis. Di sana juga terdapat rak buku berisi bermacam-macam buku singkatnya ruang osis milik eunhyuk mirip seperti ruang direktur-direktur yang ada di perusahan-perusahan besar.

"nah donghae-ssi ini ruanganku, kau bisa kesini kapanpun kau mau" ucap eunhyuk sambil kini tengah berjalan menuju meja kerjanya dan mengambil sebuah kunci.

"ini" eunhyuk menyerahkan kunci itu ke donghae.

"ini…. Kunci apa?" Tanya donghae polos sambil memandangi kunci yang ada di tangannya.

"tentu saja kunci ruangan ini, kan sudah ku bilang kau bisa kesini kapanpun kau mau" jelas eunhyuk.

"uwah, gamshamida eunhyuk-ssi"

"kalau begitu bagaimana kalau kita berkeliling sekolah?" ajak eunhyuk.

"baiklah" donghae dan eunhyuk pun melangkah meninggalkan ruangan eunhyuk.

"eunhyuk-oppa" eunhyuk membalikan badannya begitupun dengan donghae saat mendengar sebuah suara yang memanggil nama eunhyuk dari belakang. Seorang yeoja tampak berjalan menghampiri eunhyuk dan donghae-lebih tepatnya menghampiri eunhyuk- dengan wajah penuh raut kesedihan, "mau apa lagi kau?" sebuah kalimat bernadakan datar menyambut yeoja itu, dongahe mengalihkan pandangannya dari yeoja yang menghampiri mereka, ia menatap wajah eunhyuk yang entah kenapa terlihat dingin, senyuman yang seharusnya berada di bibir eunhyuk telah menghilang yang ada hanya wajah datar yang menggantikan wajah penuh senyum tadi.

"oppa mianhae" yeoja tersebut hanya bisa menundukan kepala, ia tak berani menatap wajah eunhyuk. "bukankah tadi sudah aku peringatkan jangan ganggu aku lagi atau kau akan merasakan akibatnya, atau kau sudah tak mengerti bahasa manusia lagi Jessica-ssi?" sakit, itulah yang di rasakan hati Jessica ia tak pernah menyangka jika hal yang pernah di buatnya dulu berdampak begitu besar pada hubungannya dengan eunhyuk, menyesal? Tentu saja ia sangat menyesal, ia ingin kembali tapi… semuanya sudah terjadi dan ia sudah tak mungkin lagi mendapatkan hati eunhyuk seperti dulu, tapi ia akan berusaha untuk terus meminta maaf kepada eunhyuk-oppanya, ia NYA eunhyuk-oppa adalah miliknya dan ia tak akan pernah melepaskan eunhyuk-oppa.

Donghae menatap sinis yeoja yang ada di depannya, ia tahu apa yang sedang di fikirkan yeoja itu dan ia takkan pernah membiarkannya. Eunhyuk itu miliknya dari dulu sampai sekarang dan selamanya akan begitu. "eunhyuk-ssi apa kita bisa pergi sekarang?" Tanya donghae dengan raut wajah gelisah seakan menunjukan pada eunhyuk jika ia tak suka berada di sini. Eunhyuk mengalihkan pandangannya dari ke arah donghae menatap donghae dengan pandangan lembut menggantikan raut datarnya, pandangan yang membuat dongahe menyeringai dalam hati 'kau kalah yeoja bodah' batin donghae yang kini melirik Jessica yang tampak terpaku melihat perubahan raut wajah eunhyuk. "baiklah kajja kita pergi" eunhyuk mengenggam tangan donghae mengajak dongahe pergi dari tempat itu.

"oppa saranghae jeongmal saranghae….. mianhae… mianhae yo" sebaris kalimat yang di ucapakan Jessica mampu membuat eunhyuk terpaku, tapi hanya beberapa saat karena setelahnya ia terus berjalan seakan tak mendengar meninggalkan Jessica yang kini mulai menangis dan donghae yang tertawa penuh kemenangan di dalam hati. Eunhyuk terus berjalan sambil mengenggam tangan donghae, beberapa siswa yang tak sengaja berpapasan dengan donghae dan eunhyuk hanya bisa menautkan alils melihat pemandangan seperti itu, eunhyuk terus berjalan menuju taman yang berada di antara gedung A dan C.

"ehm…etho…eunkhyuk-ssi sebenarnya siapa yeoja tadi? Kenapa ada yeoja di sini, sedangkan ini sekolah namaja bukan" eunhyuk menyandarkan tubuhnya di batang pohon besar yang ada di taman itu dia menutup matanya saat merasakan angin berhembus menerpa wajahnya. "yeoja itu mantan yeojachinguku, dia keponakan dari pemilik yayasan jadi ia bebas keluar masuk disini" jelas eunhyuk masih menutup matanya. "mianhae eunhyuk-ssi tapi sepertinya kau sangat membenci yeoja tadi" Tanya dongahe penasaran.

"kau juga pasti akan membenci yeoja itu saat kau tahu kalau ternyata yeojachingumu tidur dengan pria lain bahkan tidak hanya satu sedangkan dirimu belum pernah meneyentuhnya" jelas eunhyuk dengan nada kebencian yang tersirat di setiap ucapanya. "mianhae eunhyuk-ssi" donghae merasa bersalah karena telah mengungkit masa lalu eunhyuk, eunhyuk membuka matanya ia manatap lembut donghae membuat pipi dongahe bersemu merah "gwenchana donghae-ssi, bolehkah aku panggil kau hae?" Tanya eunhyuk pada dongahe.

"tentu saja eunhyuk-ssi, emmm bolehkah aku memanggilmu hyukie?" Tanya dongahe dengan wajah malunya yang terlihat amat manis di mata eunhyuk. "tentu saja boleh hae-ah" balas eunhyuk dengan senyuman lembut.

"takkan aku biarkan, eunhyuk-oppa milikku! takkan aku biarkan seorangpun mengambilnya dariku" gumam lirih terdengar dari arah pepohonan eunhyuk tidak bisa mendengarnya tapi tidak dengan donghae ia mendengarnya dengan jelas seakan-akan gumaman itu berada tepat di samping telinganya.

"kau ingin 'bermain' denganku heh? Kita liat sebarapa kuat kau bisa 'bermain' denganku" gumam lirih donghae, donghae mengalihkan pandangannya menatap eunhyuk yang kini tengah memejamkan matanya. Dongahe mengambil handphone flip yang ada di saku celananya kini dia sibuk mengirimi pesan kepada seseorang.

To: B-five.

Subject: can you help me?.

Re:-

Sorry aku mengaggu kalian, apa kalian ada 'tugas' hari ini? Kalau tak ada bisakah kalian membantuku kali ini? Aku punya sedikit 'masalah' disini. Bisakah kalian membantuku membereskannya? Kalian juga bisa sedikit 'bemain' dan juga akan ada imbalaan yang setimpal jika kalian berhasil dengan bersih.

SEND…..

Dongahe hanya bisa menyeringai memandangi handphonenya. "hmmm" donghae memandang ke sekeliling saat kulitnya merasakan sensasi aneh yang terbawa oleh angin, "sedang apa kau hyung?" donghae mulai mengetik kembali di handphonenya.

To: Semiaza.

Subject: apa yang kau lakukan?

Re:-

Hyung, apa yang sebenarnya kau lakukan sekarang hem? Auramu bisa aku rasakan dengan jelas disini. Jangan buat kekacauan ya hyung karena aku takkakan membantumu! XP

SEND….

Donghae menyimpan handphonenya kembali di saku celananya memcoba merasakan sensasi semilir angin seperti eunhyuk dan tanpa sadar dongahe mulai tertidur di bahu eunhyuk…

T.B.C

Annyeong…..#dadah dadah ala miss univ# hira back! Mianhae hira lama ngilang, hira lupa kalau ternyata minggu kemarin hira ada UAS xp. Jadinya hira terpaksa nggak meggang miyu..

Miyu nama laptop hira#plak~ xp, sebagai permintaan maaf hira bakal publish beberapa fic hira… jangan lupa review yya….#puppy eyes# sekarang hira gx bisa bales review chingudeul~ mungkin chapter ke 5 hira balas sekalian di sana….\^o^/

Untuk couple selanjutnya biar chingudeul yang milih….

HanChul.

KangTeuk.

YeWook.

SiBum.

ZhouRy.

Ayo dipilih…dipilih…dipilih…#plak…

Sampai jumpa di chapter selanjutnya..pay..pay…^^