Author jelaskan sedikit mengenai umur-umur para actor kita di fic ini.
Namikaze Ino (adik Naruto) usia 14 tahun
Hyuuga Hinata usia 14 tahun
Namikaze Naruto 24 tahun
Hi.. ketemu lagi dengan saya author paling cakep sedunia #dibantai. Sebelumnya saya minta maaf karna kelamaan update dikarenakan laptop rusak, pas diservis eh,, uangnya ga cukup hehehe jadinya lama baru bisa nebus laptopnya di bengkel(?).
Oke ga usah banyak bacot kita langsung ke TKP aja. Dan ini bukan chap terakhir demi memenuhi permintaan dari salah satu reader.
HINATA P.O.V
Setelah aku berhasil kabur dari polisi itu aku kembali berjalan menyusuri taman yang ada dipinggiran kota konoha sendirian taman ini sepi akan pengunjung jika dihari biasa, sangat berbeda saat dihari libur. Aku terus melangkah kedalam taman yang tak begitu luas ini dengan perasaan campur aduk, yah,, kalau boleh jujur aku memang butuh teman, teman yang mau mengerti keadaanku sekarang, teman yang bisa aku percaya dan menemaniku,, tapi bukankah teman adalah musuh yang belum sempat menyerang bukan? Aku masih ragu untuk percaya seseorang sebagai teman namun mata itu,, mata itu,, tatapan mata polisi itu membuatku merasa terlidungi, membuatku merasa ingin terus melihatku. Apa dia serius dengan perktaannya? Kenapa aku ini? Ada apa denganku?.
END P.O.V
Lamunan Hinata seketika buyar oleh sekelompok pemuda yang menghalangi jalannya, wajah mereka terlihat sangar motif awan merah terlihat di jaket masing-masing, apa lagi mereka membawa pipa besi sepanjang lengan orang dewasa. Hinata yang mengenali siapa mereka langsung memasang mode siap tempur dirinya tahu kalau saat ini dia dalam bahaya. Tangan kirinya dikepal kuat-kuat sedangkan tangan kanannya mengambil pisau dari dalam saku jaketnya.
Salah seorang diantara mereka maju selangkah dan berkata "Kau dan kelompokmu sudah menghajar anak buahku yah? Hari ini kami datang untuk balas dendam dan kurasa kau sudah tau siapa aku" kata pemuda bertindik tersebut sambil mengacungkan pipa besinya ke Hinata. Kini Hinata tak dapat mengelak lagi dan akhirnya dengan tegas Hinata menatang mereka untuk adu kekuatan.
"benar aku yang sudah menghajar anak buahmu, karena itu resiko kutanggung sendirian PAIN!" teriak Hinata, ia tak mau terlihat lemah walau Cuma sendirian "ayo maju kau!"
"Cih.. bagus, siapa yang menang akan jadi penguasa Konoha" tantang Pain.
"usul yang bagus"
"TUNDA DULU DUEL KALIAANN"
Hinata dan Pain yang baru saja akan memulai pertarungan tiba-tiba saja dikejutkan oleh teriakan cempreng dari balik pohon,dia cewek seumuran Hinata, rambutnya pirang panjang diikat ala ekor kuda dengan poni menutupi sebelah matanya, Hinata mendengus kesal begitu tau siapa cewek itu, sedagkan Pain bingung sendiri. Apalagi dia kini berada tepat ditengah-tengah mereka "mau apa anak ini?"
Dengan wajah tanpa dosa sedikitpun Ino berkata "Yang menang jadi penguasa Konoha katamu? Menarik, aku juga ikutan kalau begitu!" Hinata semakin mengeram kesal sementara Pain tertawa geli mendengarnya "Hoho.. nona kecil jangan bikin gue ngakak deh, anak baik cepat pulang, cuci kaki dan tidur sana!" ejek Pain pada Ino.
DUAGH…
WADDAAWWW…
Dengan sekali tendangan Pain langsung pingsan oleh kaki Ino, sekarang baru ketahuan kekuatan Namikaze Ino tak bisa dianggap remeh, ini berkat hasil didikan ibunya Namikaze Kushina yang ternyata mantan juara taekwondo tingkat nasional sebelum jadi polisi. "Kau saja yang pulang dan cuci kaki, biar aku yang bertarung lawan Hyuuga ini" seru Ino bertolak pinggang tak lupa tatapan matanya dibuat sekejam dan sesadis mungkin untuk menakut-nakuti anak buah Pain dan ternyata berhasil, anak buah Pain terintimidasi oleh deathglare mematikan milik Ino apa lagi dimata para anak buah Pain mereka bisa melihat background api neraka dipunggung Ino tak lupa sepasang tanduk dikepala yang menambah kesan 'kuburan' dimalam jum'at kliwon. Sadis memang,, dan mereka memilih kabur.
Setelah kelompok akatsuki itu pergi dengan menyeret pemimpin mereka yang pingsan, tinggallah Ino dan Hinata saling berhadapan "Sial, mau bertingkah konyol lagi yah?" Tanya Hinata meremehkan namun Ino hanya menyeringai "Sini kita buat perjanjian, jangan pakai pisau segala kita bertarung dengan tangan kosong, setuju?" sahut Ino menantang. Hinata yang mendengar tantangan itu langsung membuang pisaunya kesembarang tempat dan langsung melayangkan tinjunya kewajah Ino, namun secepat kilat Ino menyilangkan kedua lengannya diwajahnya sendiri untuk dijadikan tameng.
BUK,,! Pukulan Hinata pun mampu ditahan oleh Ino. Hinata semakin kesal karena gagal mendaratkan tinjunya diwajah Ino "Sial, belagu sekali kau!"
Wusshh,, duagh!
"Kau selalu menggangguku!"
DUAGH..
"Cerewett.. itu karena tampang loe ngeselin"
BUAGH..
"Sini gue tendang ampe nyurusuk loe"
PLAK..PLAK..
"Akh..tamparan anak TK gitu pedes tau"
Dan pertarungan pun berlanjut dengan agak konyol (pembaca ga usah terlalu serius ah,, #diseret reader)
"Cih.. terimalah pukulan terakhirku Namikaze Ino!" teriak Hinata berlari kehadapan Ino dengan tinjunya
"Kukabulkan keinginanmu Hyuuga Hinata!" Sahut Ino tak mau kalah, ia juga kini berlari dengan kencang menuju Hinata siap melayangkan tinjunya juga.
3 meter
2 meter
1 meter
DUAGH..DUAGHH..
Ternyata pukulan maut masing-masing tepat sasaran disaat bersamaan, Hinata sukses menghajar wajah Ino, demikian juga dengan Ino yang sukses menghajar wajah Hinata, cukup lama mereka dalam posisi itu hingga akhirnya Hinata tumbang duluan dan disusul oleh Ino.
"Hehe,, aku jatuh 1 detik setelah kamu, berarti aku pemenangnya" kata Ino dengan lemas
"Sial.. aku kalah, baiklah kau yang menang" sahut Hinata, beberapa menit kemudian keduanya pingsan ditengah taman sepi tersebut, mereka sangat lelah setelah terlibat pertarungan heboh.
~T B C~
Hoahh.. maaf terlalu pendek yah? Soalnya saya udah capek ngetik badanku lumayan pegal #deritamu
Oke seperti yang saya bilang diatas chap ini ga jadi yang terakhir soalnya ada reader yang bernama Hyuuzumaki Shadowink NHL memberikan saran yang cukup bagus menurutku,dan selamat berkat anda chap depan akan kubuat full NaruHina hehehe dan mungkin akan kubuat panjang tapi hanya 1 chap aja yah,, soalnya takutnya ga tamat-tamat #plak.
Buat Rui Dakota dan US… yap 100 buat kalian, fic ini aku angkat dari komik GALS dan jujur saja menurutku komik ini koplak tingkat dewa hahaha.
Buat : yap makasih sarannya,, semua udah author lakukan dan maaf kalo ga ada perubahan hehehe.
Terakhir dari Guest : hmm.. pertanyaan kamu oke juga. Tapi bukankah lebih bagus kalau pedofilnya naruto lebih kental dengan perbedaan umur yang jauh, dan soal kecil-kecil udah jadi pemimpin geng, oh,, ayolah,, ini ga seperti geng kapak di film KungFu hustle yang ekstrim, gengnya Cuma sebatas anak sekolahan kok.
Nah buat yang lain yang ga sempat kesebut TERIMA KASIH YANG SEEEEEDALAM DALAMNYA tleh sudi meluangkan waktunya untuk baca fic ini.
Akhir kata ARIGATOU MINNAAAAAAA…
