Tittle : Zero.
Rate : T+.
Genre : Romance, Family, Drama.
Pair : DaeLo (Dan masih banyak lagi)
Cast : B.A.P's Member, N / Cha Hakyeon (Vixx's Member), Park Jimin (BTS's Member).
Author : Skinner Park.
Disclaimer : TS, BigHit, JellyFish Entertainment.
Warning : BL, OOC, Miss Typo(s), DLDR, RnR, No Flamers, Lumayan Drama, AU, Insyaallah ada Crack Pair, ada OC.
Chapter 4 : I Hate The Reality.
" Dia akan menikah dengan tunangannya disana, mungkin dia akan kembali ke Mokpo setelah melahirkan putra. Pernikahannya akan dilaksanakan besok pagi, jadi setelah ini aku dan Yongguk akan ke Busan untuk datang ke pernikahannya." Kata Himchan hyung.
Aku langsung terdiam, Daehyun hyung akan menikah? Dan dia sudah mempunyai tunangan? Kenapa aku tidak tau?
" Memangnya ada apa Junhongie?." Tanya Himchan hyung.
" Oh.. eh.. Tidak apa-apa, aku hanya ingin berterimakasih dia menolongku tempo hari, ternyata dia sudah tidak disini." Kataku.
" Oh jadi begitu, yasudah, kalau kau sudah selesai segeralah pulang, tidak baik jika kau terus keluar malam seperti ini, nanti hyungmu khawatir." Kata Himchan hyung.
" Araseo hyung."
Aku segera berjalan menjauh dari keramaian itu, mataku sudah tidak bisa menahan airmata yang sudah mengalir deras ini. Aku memang bodoh! Kenapa aku begitu mencintai orang yang belum kukenal dengan baik? Harusnya aku tidak jatuh cinta pada Daehyun hyung. Aku memang bodoh!
Kami bahkan hanya bertemu beberapakali, dia tidak akan mengingatku jika kami bertemu lagi. Tapi kenapa aku merasa aku tidak akan bisa melupakannya? Kenapa aku masih terus merasakan suka pada Daehyun hyung? Ini tidak adil! Benar-benar tidak adil!.
" Junhongie?."
Aku tersentak saat mendengar Jongup hyung memanggilku. Aku segera menghapus air mataku dengan cepat.
" Kenapa kau menangis? Apa yang terjadi? Apa anak-anak itu mengganggumu?." Tanay Jongup hyung khawatir.
" Ti…tidak kok, siapa yang menangis? Ada sesuatu masuk ke mata-ku tadi, jadi sedikit berair, aku tidak apa-apa kok." Kataku.
" Geojitmal! Kau menangis kan? Aku tau Junhongie, siapa yang membuatmu menangis? Akan kupukul orangnya." Kata Jongup hyung.
" Tidak hyung, sungguh aku tidak apa-apa." Kataku.
" Jangan bohong Junhongie, apa yang terjadi padamu atau kuadukan pada Jimin hyung." Kata Jongup hyung.
Aku terdiam sejenak, mengalihkan pandanganku ke arah sepatuku yang terlihat lebih menarik saat ini. Aku tidak ingin menceritakan hal ini pada Jongup hyung sebenarnya. Tapi dia selalu menjagaku dan bersamaku selama ini.
" Daehyun hyung…" kataku pelan dan serak. " Pulang ke Busan untuk menikah dengan tunangannya…" lanjutku lirih. Jongup hyung terdiam aku tau dia terkejut. Hanya dia yang tau jika aku sangat menyukai Daehyun hyung.
Jongup hyung hanya diam lalu memelukku perlahan, aku memeluknya dengan erat dan menangis keras, aku hanya membutuhkan hal ini untuk sedikit meringankan rasa kesalku. Ada rasa menyesal aku pernah jatuh cinta pada Daehyun hyung.
Setelah kejadian malam itu, Jongup hyung selalu berusaha menghiburku dan menjagaku dengan baik. Dia membuatku mulai melupakan sosok Daehyun hyung walaupun tidak bisa kupungkiri aku masih menaruh hati pada pria itu. Dan setelah itu aku mulai menerima Jongup hyung sebagai seorang kekasih setelah aku beranjak dewasa. Dia melakukan banyak hal untukku, dia bilang dia mencintaiku, dan akan terus bersamaku. Setelah ratusan kali kutolak, akhirnya aku menerimanya. Dia laki-laki yang gigih dan konsisten dengan apa yang dikatakannya.
Karena itu aku mulai belajar untuk mencintai Jongup hyung dengan baik hingga saat ini.
# Falshback Off
Aku merasa amat bersalah pada Jongup hyung saat ini. Diamana dia mencintaiku dengan tulus, aku kembali bertemu dengan orang yang amat kucintai. Kuakui aku memang sangat mencintai Daehyun hyung hingga sekarang, tapi aku juga tidak boleh mengecewakan Jongup hyung, mengingat perjuangannya mendapatkanku dulu.
" Hyung, apa kau sangat mencintaiku?." Tanyaku pada Jongup hyung.
" Kenapa kau bertanya seperti itu? Tentu saja aku masih sangat sayang padamu Choi Junhong." Kata Jongup hyung sambil mengacak rambutku pelan.
Aku tertawa kecil. " Aku hanya bertanya hyung." Kataku.
" Hyung, kalau misalnya aku pergi bagaimana?."
" Yah! Apa yang kau katakan Junhongie? Jangan mengatakan hal-hal aneh seperti itu, dasar kau ini." Kata Jongup hyung sewot.
" Ani… ani… Aku tidak akan kemana-mana hyung, kau jangan khawatir seperti itu." Kataku.
" Membuat orang lain khawatir itu tidak baik, ingat itu." Kata Jongup hyung lembut.
Aku tau tidak selamanya aku bisa menyembunyikan hal ini dari Jongup hyung, akan ada waktunya dia mengetahui hal ini, cepat atau lambat aku juga harus menghadapi keadaan yang sangat kutakutkan akan terjadi.
Maafkan aku Jongup hyung, aku masih belum bisa melupakan Daehyun hyung…
.
.
.
.
" Zelo? Kau tidak kuliah?." Tanya Daehyun hyung padaku.
" Ani, hari ini libur, aku juga sudah pulang kerja, jadi aku ingin menemani Daejun saja dirumah." Jawabku.
Daehyun hyung tersenyum padaku. " Terimakasih mau menjaga putraku." Katanya lembut. Aku menangguk senang, walaupun ada sedikit rasa iri karena Daejun adalah putra mereka, putra Daehyun hyung dan istrinya.
" Nanti malam apa kau keluar?." Tanya Daehyun hyung.
" Nde, aku akan keluar dengan Jimin hyung." Jawabku.
" Sudah lama sekali aku tidak ketempat para dancer keren itu." Kata Daehyun hyung.
" Kenapa hyung tidak kesana?." Tanyaku.
" Aku sedang tidak ingin, selain itu disana pasti ada Himchan dan Yongguk teman lamaku." Kata Daehyun hyung kalem. Benar juga Daehyun hyung adalah teman dari Himchan dan Yongguk hyung.
" Bukannya sebaiknya hyung menyapa teman lama?." Tanyaku heran.
" Memang sangat ingin, tapi tidak sekarang, Himchan adalah orang yang sangat mengkhawatirkan orang lain lebih dari dirinya, dan Yongguk adalah orang yang amat peduli, jika aku bertemu mereka, sudah pasti akan menanyakan apa aku baik-baik saja setelah kematian yeobo-ku, aku masih tidak ingin ada orang yang memabahasnya, atau ada yang bersedih lagi karena kematian istriku." Kata Daehyun hyung.
Aku terdiam sejenak, Daehyun hyung benar-benar orang yang sangat sensitive, dan selalu memahami karakter teman-temannya.
Tapi, Daehyun hyung pasti tidak tau jika aku bekerja pada Himchan hyung, dan akrab dengan Yongguk hyung. Untunglah Daehyun hyung masih tidak ingin bertemu dengan Himchan hyung, tapi aku juga harus hati-hati agar mereka tidak bertemu.
" Papa! Ternyata papa pulang lebih awal yah." Kata Daejun yang baru saja keluar dari kamarnya, lalu berlari memeluk Daehyun hyung untuk minta digendong.
" Nde, papa ingin menemani Daejun bermain seharian ini." Kata Daehyun hyung.
" Mainnya dengan mama juga dooong." Sahut Daejun.
" Tentu saja mama akan bermain dengan Daejun." Sahutku sambil mengelus surai lembut Daejun.
" Hahahaha, Daejun senang sekali bisa kembali bermain bersama mama dan papa seperti ini." Kata Daejun.
" Daejun ingin kemana bermain kemana?." Tanyaku.
" Sebenarnya Daejunnie ingin pergi ke taman lagi, Daejunnie ingin menemui Jongup hyung! Dia teman Daejun lhoo, yang pernah menolong Daejun waktu itu." Kata Daejun.
DEGG!
Jongup hyung mengenal Daejun? Bahkan merkea mulai berteman? Jika Daejun kelepasan bicara, bisa saja Jongup hyung tau apa yang kulakukan disini.
" Jongup hyung? Papa juga ingin bertemu dengannya, papa ingin mengucapkan terimakasih karena dia sudah menolong Daejun pulang waktu itu." Kata Daehyun hyung.
DEGG!
Tidak! Tidak boleh! Daehyun hyung tidak boleh bertemu dengan Jongup hyung! Akan sangat gawat sekali jika itu terjadi! Apapun yang terjadi mereka tidak boleh bertemu satu sama lain!.
" Bagaimana menurutmu yeobo? Apakah kau inign bertemu dengannya juga?." Tanya Daehyun hyung padaku.
" Emmm… kurasa tidak hari ini yeobo… aku sedang tidak ingin keluar, aku sedikit tidak enak badan." Kataku bohong.
" Jinjja? Jika tidak enak badan, nanti malam jangan keluar nee." Kata Daehyun hyung khawatir.
" Araseo yeobo…"
.
.
.
.
.
" Chagiya, aku ingin mengenalkanmu dengan seseorang." Kata Jongup hyung.
" Nuga?."
" Sebenarnya teman baruku, aku pernah menolongnya, namanya Daejun, anak kecil sih, hehehehe… Dia selalu bercerita banyak padaku jika aku bertemu dengannya pulang sekolah di taman." Kata Jongup hyung.
Aku begitu terkejut, apa yang pernah diceritakan Daejun pada Jongup hyung? Bagaimana kalau Jongup hyung tau?
" Eh.. Jin.. Jinjja? Dia cerita apa saja padamu hyung?." Tanyaku mencoba untuk tidak terkejut.
" Banyak hal, yang tak pernah ia lewatkan adalah mama dan papa-nya, dia bilang mempunyai mama yang amat cantik dan papa yang tampan, dia juga pernah mengajakku untuk bermain kerumahnya, tapi kurasa aku akan merepotkan saja. Tapi dia sangat menggemaskan Junhongie, kau pasti senang jika bicara dengannya." Cerita Jongup hyung.
Apa yang harus kulakukan pada Daejun agar tidak menemui Jongup hyung lagi? Aku belum siap jika Jongup hyung tau aku menjadi mama Daejun. Aku terlalu menyimpan banyak rahasia pada semua orang terdekatku sekarang. Kenapa Jongup hyung harus mengenal Daejun?.
" Pasti akan sangat menyenangkan jika aku bertemu dengannya." Kataku sambil tertawa kecil, walaupun sebenarnya aku sangat ketakutan.
" Chagy, malam ini kau pergi untuk melihat battle lagi bersama Jimin hyung tidak?." Tanya Jongup hyung.
" Nde, aku dan Jimin hyung akan datang malam ini." Jawabku.
" Aku ingin hanya berdua denganmu malam ini." Kata Jongup hyung sambil mengelus poniku pelan.
" Sepertinya kau sangat merindukanku hyung." Kataku sambil tertawa.
" Tentu saja, kau kan satu-satunya orang yang kucintai." Katanya sambil tersenyum tulus. Entah kenapa baru kali ini aku merasa tidak senang, aku merasa aku benar-benar mengkhianati perasaan Jongup hyung.
Rasa cintaku pada Daehyun hyung kembali tumbuh…
.:: To Be Continued ::.
A/N: mian yah saya telat apdet, sebenernya pingin publish lebih cepet, tapi nggak keturutan terus… mian juga kalo masih kurang bagus ato masih typo(s).
Thanks buat support-nya, aku pasti bakal do'ain kalian yang bagus-bagus xD
Oh ya readers ada yang baca FF-ku yang Never Give Up g? sekarang aku jadi rada nggak suka ama FF itu, karena sekarang saya sedang mengalami hal yang sama seperti yang ada dicerita itu. Entah kenapa kadang kalau misalnya aku menyiksa idola-ku di FF romance, biasanya ceritanya kejadian beneran. Entah itu karma atau kutukan, tapi emang sering kejadian beneran. Tapi karena saya jadi ngeri sendiri, aku nggak mau meng-angst-kan diri sendiri, jadi lebih baik saya mengganti alur cerita kejadian yang sedang aku alami sekarang, dan kadang ini bikin aku marah nggak jelas.. udah gitu ajah *curhat gak jelas*
Balesan review :
Nurfadillah
Ini nama FB-ku : Leffy Lagoon
Si Zelo udah pasti suka ama Daehyun lagi, pesona Daehyun tidak bisa ditolak xD
Kyaaaa makasih buat riviewmu yaaah xD
Angel
Hmmmm… tebakan angel hampir tepat, tapi belum bener… hohohoho..
Sekarang saya sudah move on kok *gak nanya*
Aku udah capek aja ama si "Dia" dan sekarang udah move on…
Di udah punya yeojachingu yang baru kok… ^^
Aku sempet marah ama dia juga soalnya, tapi ya udah sih move on ajyaah.. xD
Makasih banget udah review dan dengerin dan bantuin waktu aku curhat *chivoks*
Daeke Mato
Sabar yah anakku, ntar mak tambahin moment DaeLo, yang sabar ajah, aku juga minta maaf karena telat apdet… mak sibuk banget soalnya…
Kalo mau ngobrol lewat FB juga gpp kok, sekarang aku jarang maen RP, jadi sering buka FB-ku ^^
Makasih lho nak udah review dan nunggu FF-ku *chivok anak*
Kwondami
Daejun imut kayak Junhong ditambah gantengnya Daehyun kyaaaaa
Anak DaeLo itu unyu benjut kalo misal beneran ada xD
Thanks buat riviewnya
Jellies98
Thanks buat riviewnya yaaaa, semoga masih inget ama FF ini dan masih mau nunggu chapter selanjutnya xD
Minjae94
Gak papa kok kalo telat review yang penting udah baca FF-ku, mian juga aku telat apdet, dan lama nggak muncul, semoga minjae-ssi suka dan lebih kepo lagi ama FF-ku x3
Thanks buat semua readers yang baca dan review, aku cinta kalian semua *tebar kolor Zelo*
Mind to review again?
.:: Skinner ::.
