Naruto Love Story.

By : Monkey D. Abrar

Rate : M 17+

Genre : Romance,Drama

Pairiing : Naruto x Harem.

Warning : Typo,17+, NTR/MILF/Three SomeOne Shot /Two Shot,Semi Covers.

Summary : Hanya kumpulan cerita Love Story Naruto pada beberapa heroine-Heroine Anime.

Bab 2 : Naruto

Cast :

Namikaze Naruto : 35 Th.

Hyuga Hinata : 29 Th.

Inuzuka Kiba 35 Th.

Chapter 2 : Akhirnya.

Kini Naruto Kiba sseta Hinata sedang acara makan malam setelah mereka makan malam, Hinata membereskan piring piring kotor yang ada di meja lain dengan Naruto Kiba mereka pindah ke ruang tamu, duduk dilantai dan di hadapanya ada meja berbentuk kotak di barengi Tv yang menyala dan merek sering kali menbgobrol obrolan kecil.

"Hinata bawa Sake "Teriak Kiba.

"Persediaan minumnya habis aku akan ke toko sebentar untuk membeli minuman yang lain"Ujar Hinata.

"Kalau begitu beli beberapa Bir serta makanan ringan"Ujar Kiba.

"Baiklah, Narut-San mau dibelikan apa?".

Naruto hanya menggelengkan kepala. "Sama seperti Kiba"Ujarnya.

"Baiklah aku tinggal dulu.

"Ya".

Hinata pun meninggalkan Naruto dan Kiba yang sedang mengobrol, Hinata berjalan di trotoar jalan seltelah beberapa menit ia sampai di Mini market tak ambil pusing Hinata pun masuk kedalam dan disambut oleh petugas kasir dan Hinata pun mencari tempat persediaan minuman dan setelah mengambil beberapa minuman ia berjalan menuju tempat kasir untuk membayarnya, Setelah selesai Hinata membayar dan melangkah keluar mini market dan melangkah pulang.

SKIP...

Hinata kini telah sa,pai di rumahnya. "Tadaima"Ujar Hinata. "Okaeri sahut dua pria dari dalam Hinata pun melangkah masuk. "Kau beli banyak sekali Hinata"Ujar Kiba. Hinata hanya tersenyum.

"Ya agar kalian tak berisik kalau habis"Ujar Hinata dan di hadiahi tawa dari Kiba Naruto hanya tersenyum. "Aku siapkan dulu"Lanjutnnya.

"Ya cepatlah"Ujar Kiba. Hinata pun melangkah ke arah dapur. Setelah Hinata berada di dapur, ia mengeluarka semua yang ia beli di mini market tadi lalu ia mengambil beberapa piring dan dua gelas. Lalu Hinata membuka dua kaleng Bir dan membukanya.

Setelah itu Hinata menaruh makanan yang ia beli di taruhnya ke atas piring, setelah selesai Hinata mengambil napan dan semuanya ia taruh keatas napan dan membawanya ke depan. "Semua sudah siap"Ujar Hinata dengan senyuman.

Hinata menaruh napanya di pinggiran meja dan mengambil yang di atas napanya ke meja dan satu kaleng bir yang di kasih bubuk di taruh di depan Kiba, Kiba menerimanya dan ia tuangkan ke dalam gelas lalu meminumnya, Naruto juga melakukan hal sama yang dilakukan oleh Kiba.

"Sial kenapa boss kita galak sekali "Gerutu Kiba sembari meminum kaleng Bir yang ketiga.

"Ya bagaimana lagi jika kau tidak mau kena marah kau harus jadi boss dulu"Ujar Naruto dengan santainya sembari menggoyang pelan kaleng Bir yang ia pegang.

"Haha kau benar dan aku akan memarahi semua bawaaanku nanti".

"Teruslah bermimpi walaupun itu tak akan terjadi".

"Sialan kau Naruto"Ujar kesal Kiba. "Ohya bagaimana kau apa Kasanmu masih memintamu menikah.

"Masih dan meminta setiap hari".

"Hahahaha"Naruto tak mengubris tawa Kiba ya

"Hinata ambil bir lagi"Pinta Kiba.

"Sudah jangan minum lagi kau sudah mabuk"UJar Hinata.

"Sudahlah sepat ambil"Ujar Kiba. Hinata hanya mendengus pelan lalu meranjak berdiri.

"Hai hai Naruto-San apa mau nambah Birnya".

"Hm Tidak"Ujar Naruto sembari menggelengkan kepala "Ini masih ada kok"Lanjutnya.

Hinata pun melangkah dan mengambil kaleng Birr yang tersisa lalu membukanya dan Hinata membuka laci untuk mengambil sesuatu setelah apa yang ia cari ia pun mengambilnya dan menutup laci yang ia buka, dan melihat benda yang ia pegang, benda palstik yang didalamya sebuah kertas, Hinata mnendongkak kepalanya kearah ruang tamu yang disana ada Naruto dan Kiba, setelah memastikan mereka tak melihat dirinya ia segera membuka plastik dan mengeluarkan kertas yang ada didalamnya.

Lalu Hinata membuka kertas itu ternyata ada didalamnya ada sebuah bubuk dan Hinata memasukkan ke dalam kaleng Birr yang ia buka tadi setelah memasukkan bubuk Hinata menggoyangkan pelan kaleng Birr agar bubuk yang dimasukkan tadi larut dengan air yang didalam kaleng tersebut. Lalu Hinata berjalan kearah Ruang tamu.

Setelah Hinata tiba ruang tamu Hinata menyerahkan kaleng Birr pada Kiba "Ini yang terakhir dan tak boleh meminum lagi kau sudah mabuk"Ujar Hinata. sembari berjalan pergi.
"Hai hai"Ujar malas Kiba.

"Kau mau kemana Hinata?"Tanya Kiba.

"Mandi"Jawab Hinata.

Kiba meminum kaleng Birr yang di beri oleh Hinata, dan Naruto memperhatikan Kiba meminum Birr dengan diam, sebenarnya Naruto tahu jika Hinata memasukkan sesuatu kedalam Kaleng yang di pegang oleh Kiba dan Naruto tidak tahu apa itu.

Beberapa menit Naruto dan Kiba mengobrol dan Kiba terus mengoceh dan Naruto hanya diam mendengarkan sebenarnya Naruto telah bosan mendengarkan Kiba mengoceh sampai Kiba ambruk di atas meja. Naruto menggoyangkan tubuh Kiba serta memanggilnya tapi tak respons gumanan. "Sepertinya minuman ini di kasih obat mabuk"Ujarnya lalu meranjak berdiri dan melangkah untuk menyusul Hinata.

Sementara itu Hinata kini telah berendam sembari mengusap kedua lenganya secara bergantian dengan busa yang ada bathub dan Hinata telah puas berendam dan Hinata meranjak berdiri dan membasuh seluruh tubuhnya dengan air bersih, Setelah membersihkan tubuhnya Hinata mengambil baju mandi yang berupa Kimono lalu Hinata berjalan kearah pintu.

'Srek'.

Suara decittan pintu yang Hinata buka dengan itu Hinata keluar dari kamar mandi tapi Hinata hanya beberapa langkah ia kejutkan oleh ada yang mendorong tubuhnya lalu orang yang mendorong tubuhnya menyambar ranum bibir.

Hinata yang awalnya terkejut tapi setelah tahu siapa yang menerjang tubuhnya serta menciumi bibirnya hanya diam dan memejamkan matanya serta membalas pelukkan orang yang ada di hadapanya ini, Naruto menggit bibir bawah Hinata dengan pelan, dan itu membuat Hinata membuka mulutnya tentu Naruto tak tanggung-tanggung langsung memasukkan lidahnya kedalam rongga mulut Hinata.

Hinata pun membalas aksi Naruto juga menggerakkan lidahnya, dan ciuman mereka menjadi ganas dengan pegulatan lidah masing masing, Naruto dengan cepat melepas ikatan Kimono yang di pakai oleh Hinata, dan membiarkan tubuh depan Hinata terlihat.

Tangan Hinata mengalungkan ke tenguk Naruto dan mendorong kepala nya untuk memperdalam ciuman, Naruto menggerakkan tanganya ke segala punggung Hinata dari atas sampai bawah.

"Emphhh!"Erang Hinata.

Naruto menarik kepalanya dan beralih ke leleher Hinata,Sementara Hinata hanya mengerang dan menikmati apa yang di lalukan oleh Naruto. Tagan Hinata bergerak ke arah pinggang Naruto dan mencoba melepas celana panjang Naruto.

Naruto mengangkat kepalanya dan membuka kancing kemejanya dan melihat Hinata membuka celananya setelah celana Naruto mulai lepas Hinata menurunkan celana Naruto serta cd nya dan terlihat penis besar Naruto dan tak lama-lama lagi Hinata berjongkok dan tak lupa melepas handuk kimononya, segera mengulum penis Naruto dengan seperti orang yang lapar, Naruto melepas kemejanya dan ia meenjatuhkanya kelantai

Naruto hanya mnggeram. "Ssshhh"Desah Naruto. Naruto melihat Hinata kesusahan bergerak karena helai-helai rambutnya. Naruto menyisihkan rambut Hinata dan membuat Hinata leluasa bergerak. "Ssshhh"Erang Naruto.

Beberapa menit Hinata mengulum penis Naruto, dan Naruto merasakan ada yang akan keluar. :Enggh! Aku akan"Ujar Naruto sembari memegang kepala Hinata tanda untuk Hinata mempercepat gerakkannya.

"Ugh! Akukhhh! Keluarkhhh"Erang Naruto.

'Crot'.

'Crot''.

'Crot'.

Sperma keluar dari penis Naruto di dalam mulut Hinata,Hinata menarik kepalanya dengan perlahan, setelah penis Naruto keluar Hinata mencoba menelan sperma yang Naruto keluarkan, Naruto menarik tubuh Hinata dan membalik badanya serta membuat Hinata membungkuk.

Naruto menempelkan penisnya ke dinding vagina Hinata lalu menggerakkan dengan perlahan. "Enghh! Sshhh! Cephhat! Masukkhhan"Pinta Hinata sembari mendesah.

"Apa? aku tak mendengarnya"Ujar Naruto yang masih menggerakkan pingggulnya.

"Onegai Ughh! Masukhh! Akhhhh"Pinta Hinata di akhiri terlonjak kager karena penis Naruto masuk dengan sekali hentakkan. Dan Naruto mulai menggerakkan pinggulnya.

"Sshhh! Kaukhh! Semphiithh"Erang Naruto pergerakkannya mulai di percepat.

"Akhhh! Penishh! Besarsshhhhmuuukhh! Masukhhh! Dalam Tubuhkhuu"Ujar desah Hinata. "Onegaikhhh! Motto~Hayakukhhh"Lanjut pinta Hinata.

"Kau sangat mesum padahal suamimu ada tak jauh dari sini dan Vaginamu sangat nikmat"Ujar Naruto dan mengabulkan permintaan Hinata.

"Akhu mesumhhh! Karenakhh Peniskhh Besarmukkhhh! Masukhh kedalam vagina khuuukh".

"Heh dasar".

"Sshhhshh! Su-Sugoikshhh! Inikhh Sunguhkh! Hebatkhh! Sangatkhh! Akhhh! Berbeda dengan punya Kibakhhh-Kun"Ujar Hinata. "Peniskhh muu! Lebikhhh! Besarkh"Lanjutnya. Naruto hanya tersenyum.

"Sshhhh Akukhhh! Keluarkhhh! Akankhhh! Lebikh! Cpatkhh"Ujar Hinata.

"Keluarkan saja jangan di tahan"ujar Naruto dan mempercepat gerakanya sembari meremas kedua payudara Hinata yang menggantung dan bergerak maju mundur akibat gerakkan Naaruto, Hinata merasakan yang akan klimaks..Tap...

'Tap'.

'Brukh'

Sebuah suara terdengar telinga Naruto dan Hinata dengan serempak mereka melihat kearah sumbersuara dan terbelak apa yang mereka lihat, sosok Kiba yang menabrak dinding karena mabuk lalu Kiba mencoba berjalan menuju ke kamar mandi, dengan cepat Hinata mengambil handuk kimononya dan memakai asal untuk menutup tubuhnya Sedangkan Naruto hanya berjalan mundur tapi terjatuh kelantai karena celana panjangnya masih bertender di kedua kakinya.

Hinata mnuntun Kiba untuk berjalan ke kamar mandi dan ternyata Kiba mual karena terlalu mabuk Hinata mengelus pudak Kiba, Naruto melihat itu menghela nafasnya, lalu melepas celana yang bertender di kedua kakinya dan mengambil kemaja yang tak jauh darinya, setelah itu Naruto meranjak berdiri dan berjalan meninggalkan Hinata dan Kiba yang mual-mual.

NLS

Kiba yang telah selesai mual dan mulai berjalan tentu Hinata menuntunya agar Kiba tak menabrak sesuatulagi dan Hinata menuntun keluar dari kamar mandi lalu menuntun ke kamarnya, setelah sampai kekamar Hinata menuntun Kiba ke ranjang dan membaringkan tubuh Kiba setelah membaringkanya dan membenarkan posisi tidur Kiba lalu menyelimutinya.

Seteah itu Hinata berjalan keluar kamar setelah keluar dari kamar, Hinata mulai mencari keberadaan Naruto, setelah mencari ternyata Naruto berada di ruang tamu dengan duduk di sofa dengan mata tertutup lalu Naruto menutupi selangkapanya dengan kemejanya.

Hinata pun menghampiri Naruto Naruto hanya diam walaupun ia merasakan ada yang berjalan menghampirinya, Hinata yang telah mendekat ke Naruto yang masih berdiri, Naruto membuka matanya dan melirik kearah Hinata yang masih berdiri.

Mereka saling berpandangan dan Hinata dengan agresifnya ia mendekatkan wajahnya dan menyambar bibir Naruto dengan ganas, Naruto membalas ciuman panas dari Hinata. Tak hanya itu saja Hinata meraih kemeja Naruto yang untuk menutup selangkapanya lalu membuangnya di segala arah, lalu Hinata menggerakkan tubuhnya naik keatas sofa dan tangan Hinata memegang pipi Naruto.

"Engghh'"Desah Hinata. sembari memperdalam ciumanya dan menambah keganasanya.

Naruto meraihpinggul Hinata untuk membantu Hinata untuk naik k atas sofa di iringi suara desahan erangan Hinata, Hinata menarik wajahnya dan tangan kanannya meraih penis besar Naruto.

"Ssshhh! jadi agresif dari yang pertama hm?"Tanya Naruto sembari mendesah karena penisnya hampir masuk kedalam vagina wanita yang ada di hadapanya ini.

Hinata tak menjawab pertanyaan dari Naruto karena Hinata sedang marah karena kegiatanya tadi sempat terganggu padahal ia akan merasakan puncak, dan sekali gerakkan turun Hinata membuat penis Naruto masuk.

"Akkhhh!"Erang Hinata.

"Ugh"Desah Naruto dan mengangkat pinggulnya "Kau marah?"Tanya Naruto.

Hinata masih diam dan mulai menggerakkan pinggaulnya naik turun. "Aku anggap iya"Ujar Naruto. sembari mendorong tubuh Hinata dari punggungnya, lalu mengemut payudara Hinata.

"Akhsssshhhh! Hisapshhh! Terushhhh"Desah dan pinta Hinata. Naruto tentu mengabulkanya dan mencoba melepaskan handuk Kimono Hinata dan membuangnya ke samping.

Setelah puas bermain dengan payudara Hinata, Naruto mendorong pelan lalu meraih kepala Hinata dan Hinata mengerti itu mendekat wajahnya yang masih menggerakkan pinggulnya. Sementara pergulatan lidah antara Naruto dan Hinata. Tangan Naruto menampar pantat Hinata.

'Plak'.

"Emphhh"Desah Hinata serrta meringis tapi ia menikmatinya.

'Plak'.Naruto kembali menampar pantat Hinata.

"Emmpphhh".

Hinata mengangkat kepalanya karena kehabisan pasokkan udara. "Sshhh! Inikhss! Sunggukhhhh! NIkmatjhhh"Ujar desah Hinata. "Peniskhhhh! besarkhhmuu menyentukhhh! Dinding rahimkhu".

Setelah melewati beberapa menit tepatnya 15 menit. Pergerakkan Hinata mulai semakin cepat. "Narukhhh! Akhuuu! Keluarkkhhh! Akhhhhh"Erang Hinata. pergerakkan hinata terhenti karena Hinata mencapa klimaks dan nafas tersengal-sengal.

Naruto melihat Hinata kelelahan. mengggerakkan tubuh Hinata ke arah samping dan kini giliran Hinata berada bawah. dan Naruto mulai menggerakkan pinggulnya. lama lama menjadi cepat.

"Sshhh! Jadi licin"Ujar Naruto.

"Akh! Akh! Narukh! Akhh!"Ujar desah Hinata.

10 menit kemudian keduanya telah mencapai klmaks. "Akhhh! Narukh ! Akhuu keluar Laghiii"Ujar Hinata.

"Keluarkan bersama Ugh"Dibalas anggukkan Hinata.

Pergerakkan pinggul Naruto di percepat.

"Ini dia Hinata"Ujar Naruto.

"Keluarkhaan! Didalamkhhh! Aaakkkkhhhhhh"Klimaks Hinata.

"Ughjhhhh"Klimaks Naruto.

Naruto dan Hinata mencapai puncak kenikmatan dan Naruto mencium pelan bibir Hinata dan menjadi pegulatan serta diringi suara desahan dari keduanya.

END

OMAKE

Pagi yang cerah untuk beraktifitas, Naruto dan Kiba telah bangun dan Hinata selesai membuat sarapan dan di sambut Naruto dan Kiba, dan kini Naruto dan Kiba akan berangkat kerja tapi...

"Wari Kiba kau duluan aku ke toliet duulu"Ujar Naruto.

"Hah baiklah terserah kau tapi jangan salahkan aku kau akan di marahi".

"Ya ya"Ujar Naruto sembari berjalan meninggalkan Kiba dan Hinata

"Baiklah aku berangkat dulu Hinata Ja"Ujar Kiba

"Ya hati hati dijalan"Ujar Hinata dengan melambaikan tanganya dan Kiba membuka pintu rumahnya dan meranjak pergi lalu pintu yang di buka Kiba menutup dengan sendirinya dan Hinata melihat itu hanya menghela nafas lalu terkejut karena ada memeluk dirinya serta meremas kedua payudaranya, Hinata hanya tersenyum karena ia tahu siapa yang memeluk dirinya dengan mendesah lalu Hinata nendongkakan kepalanya kearah wajah Naruto, Naruto langsung menyambar bibiri Hinata dan melumatnya, tangan kanan Hinata meranjak dan menempelkan kepala Naruto.

END...

Oke Bab 2 selesai berakhir dengan indah menurut Author sih tapi entah pendapat para reader,,,,,,,Dan Lanjut ke Bab 3

Hm tentang cerita Bab 3 ada yang minta Milf oke Bab 3 adalah Milf dengan Bintang kita adalah Uchiha Mikoto

Setuju tentang bintangnya atau ada yang mau yang lain jika yang mau yang lain kita tentukan Poling dari terbanyak, dan bintangnya adalah

Uzumaki Kushina (Insect ibu dan anak atau Insect kakak adik)

Uchiha Mikoto

Hasilnya akan sampai Update terima atau tidak itulah hasilnya