chapter 4:Hari apa ini?

terimakasih sarannya Nakamura Aihara dan Terima kasih kaien-Aerknard

SELAMAT MEMBACA (~^o^~)


POV ANITA

Saat aku bangun dari pingsanku aku merasakan kehangatan dan seseorang sedang memelukku dengan erat dan kepalaku bukan disebuah bantal tapi di...dada seseorang yaitu dada Lu xun, saat aku membuka mata aku melihat Lu xun sedang melihataku."An kau sudah bangun?"

"iya"balasku, tiba-tiba Lu xun mengatakan kata-kata yang tidak ingin ku dengar." An, maafkan aku ya, aku tidak bisa melindungimu dari panah beracun itu"katanya sambil menundukkan kepalanya, amarahku menjadi ganas aku menampar Lu xun dengan tenagaku"ka...kau jangan bilang begitu aku melindungimu karena...aku sayang padamu!"jawapku sambil menangis"kau marah padaku ya?"tanyanya dengan lembut"iya,aku sangat marah padamu kau bukan Lu xun yang kukenal Lu xun itu kalau ditolong pasti mengucapkan terima kasih dan...dan...daan"tiba-tiba ucapanku terpotong oleh pelukan Lu xun yang erat.

"Lu xun,maafkan aku ya aku tadi menamparmu."kataku pelan"sudah jangan dipikirkan aku yang salah."katanya pelan sambil tersenyum tipis"Lu xun,bolehkah aku pergi ke taman."pintaku"boleh,saja,tapi kau ku temani.""baiklah."kataku,tapi dugaanku salah, kukira Lu xun akan menggandeng tanganku, ternyata dia menggendongku, tangan kirinya memegang kakiku dan tangan kanannya memegang tubuhku.

"Lu xun, apa yang kau lakukan?"tanyaku tidak percaya "lho,bukannya kamu yang minta pergi ke taman"katanya "tapi, ka..."perkataanku dipotong olehnya"sudah jangan banyak cing cong, ayo sekarang kita berangkat!"katanya bersemangat.

DI TAMAN

Saat kami sampai di taman kami bukan duduk di kursi taman tapi,di tengah-tengah kumpulan bunga sesampai disana aku membuatkan Lu xun mahkota bunga dan dia juga membuatkanku mahkota bunga, selesai memangsakan mahkota bunga,kami berdua bermain kejarjaran.

"Hahahaha,ayo Lu xun tangkap aku"tantangku padanya "kemari,aku akan menangkapmu"katanya sambil berlari,saat aku berlari"wooooww,aduh"aku terjatuh karena batu yang cukup besar dan Lu xun juga jatuh karena kakiku,dia jatuh bukan di permukaan tanah tapi,dia atasku."Aaaaa...Lu xun jangan seperti ini"kataku malu,dia hanya tersenyum saat diatasku"tidak apa-apakan"katanya santai "Tapi,dengan posisi ini kan kita nanti dituduh melakukan hal-hal yang jelek"kataku padanya"Haaaaaa,aku ngantuk, aku mau tidur dulu!"katanya sambil menutup mata,tiba-tiba Sun shang xiang datang"Anita,YA TIAN APA YANG KAU LAKUKAN?"katanya kaget tingkat kaisar"Mmmmm,maafkan aku mengganggu, sampai jumpa"katanya sambil berjalan ke aula"shang xi..."ucapanku terpotong karena tangan Lu xun yang masuk dalam mulutku,tapi aku punya ide untuk masalah ini yaitu gigit"aaaaaa,Na apa yang kau lakukan?, sakik tau"kata Lu xun diatasku"itu, salahmu,ayo cepat minggir"kataku membentak"kalau aku tidak mau?""aku akan melakukannya dengan paksa"kataku,sambil mendorongnya dengan kedua kakiku,akhirnya dia terjatuh juga,sekarang dia berada disebelahku"Na,apa kamu gak lapar"tanyanya"iya,aku lapar!"balasku"ayo,kita ke ruang makan!"katanya,sambil menggandeng tanganku.

DI RUANG MAKAN

"Mmmmm,ada baozi"kataku sambil mengambil baozi"An,jangan dimakan kita belum ijin"kata Lu xun sambil memaraiku.

"baiklah."kataku"permisi,ada yang bisa saya bantu?"tanya seseorang, yang keliatannya seorang koki"bolehkah kami meminta makanan?"tanya Lu xun"baiklah,akan saya siapkan"balasnya.

13 menit kemudian

"ini,makanannya"kata koki itu sambil pergi"An,aku suapinya""Mmmm,baiklah"balasku,Lu xun mengambil sumpit sambil menyuapiku"enak?"tanyanya"enak,kok"balasku,dia hanya tersenyum saat melihatku,tiba-tiba Ling tong dan Gan ning datang"boyan,ayo kita keruang utama seluluh orang istana sudah berkumpul"kata Ling tong"memangnya ada apa?"tanyaku"aku, tidak tau yang penting ayo cepat!"kata Ling tong,aku dan Lu xun hanya bisa menurut sambil mengikuti mereka.

Di ruang utama

Saat aku dan Lu xun berada diruang utama Sun shang xiang sedang menangis"ada apa ini?"tanyaku,saat aku melihat sekeliling yang ikut perang sudah pulang semua tapi mereka semua bersedi"Tuan Sun jian,telah pergi"kata Master Lu meng,aku langsung menutup mulut"ayo,sekarang kita harus mengubur ayah"kata pangeran Sun ce.

SELESAI PEMAKAMAN

Selesai pemakan,terlintas pikiran takut kehilangan"Lu xun apa kau akan ikut perang seperti yang lain?"tanyaku kuatir,Lu xun langsung memanglingkan badannya kepadaku"iya,memangnya kenapa?"tanya Lu xun"aku takut kalau kau akan...mati!"balasku,senyum Lu xun langsung memudar"Tidak,aku tidak akan mati"kata Lu xun tapi, aku masih ragu.

"janji?"tanyaku"janji!"balasnya"Na,ayo cepat kamu kekamar ini sudah larut malam!"katanya"iya"balasku,aku langsun pergi kekamar untuk tidur.

Bangun tidur

Saat aku bangun dari tidurku yang nyenyak,aku segara mandi dan memakai bajuku pagi dan keluar kamar untuk menemui Lu xun.

"Tok..tok..tok Xun kau sdah bangun"tanyaku"sudah"balasnya,dia membukakan pintu untukku"baru saja aku ingin menjemputmu"katanya"tidak apa-apakan"balasku"Mmmm,Na mau kah kau ikut, aku nanti malam pergi ke perayaan musim gugur?"pintanya"baiklah"kataku"ayo,Na kita sarapan"katanya sambil menggandeng tanganku.

Di perjalanan

Saat kami hendak pergi, kami menemukan 2 orang laki-laki dan 1 perempuan, yaitu Ling tong,Gan ning dan shang xiang.

"Boyan,kamu sudah menemukan pasangan di perayaan nanti malam?"tanya Ling tong"eh,Gongji boyan itu pasti sama Anitakan"kata Gan ning"Mmmm,Gongji kamu sama siapa nanti malam?"tanya Lu xun"kalau aku sih sama shang xiang"balasnya"kalau kamu xingba?"tanya Lu xun "aku,juga tidak tau"balasnya"eh,kalian ayo kita ke ruang makan,aku sudah lapar nih"ajak Shang hanya bisa menurut kepadanya untuk mengikutinya ke ruang makan makan.

Di ruang makan

Saat diruang makan semua orang membicarakan untuk nanti malam,tapi jga ada yang masih bersedih atas meninggalnya Yang mulia Sun jian.

"Lu xun apa boleh aku bertanya sesuatu?"

"boleh"

"mmmm,Lu xun kapanya ulang tahunmu?"

"ulang tahunku, hari pertama musim panas"

"oh'

"memangnya kenapa?"

"tidak apa-apa."

SELESAI MAKAN

Selesai makan aku pergi ke perpustkaan untuk mencari reseb membuat kue.

"Akhirnya,aku menemukannya"kataku girang,aku mempelajarinya dengan teliti memang sih aku membuat kue untuk Lu xun walaupun ulang tahunnya masih lama,tapi aku harus belajar dengan baik untuk membuat kue yang terasah sudah mau malam, aku pergi kekamarku untuk mandi dan dandan sencantik -tiba pintuku kamarku diketuk seseorang.

"tok...tok An. kamu ada didalam"

"ada!"balasku sambil membuka pintu

"sudah,siap?"tanya Lu xun"siap!"balasku dengan semangat,kami berjalan sambil berjalan Lu xun hari ini memakai baju bewarna merah seperti apai sama denganku tapi bedanya merahku seperti mawar.

DI KOTA

Saat dikota aku melihat permen aku meminta Lu xun untuk membelikannya"Lu xun belikan permennya untukku"pintaku.

"iya,akan kubelikan"katanya sambil mendekati penjual permen itu,akhirnya aku mendapatkan permen yang keliatannya sangat enak,kujilat permenku dengan semangat.

"enak?"tanya Lu xun

"iya,enak sekali" balasku

"bagi dong"kata Lu xun

"ini"kataku sambil memberi Lu xun permen yang kujilat tadi.

"ayo,Na kita duduk disana"ajak Lu xun"iya"

"Lu xun bintangnya indah ya"kataku

"iya,indah tapi ada yang lebih indah nanti"kata Lu xun"apa itu?"tanyaku"kembang api"balasnya.

Tiba-tiba dari belakang terdengar sapaan"hai,kalian berdua romantis sekali"kata Ling tong"iya,betul"kata Shang xiang.

"eh,kalian mau duduk?"tanyaku"iya"kata mereka berdua serempak"Gongji kamu juga romantis sama putri"ejek Lu xun yang membuat orang diejak itu pipinya merah"tidak,kok"kata mereka berdua"kalian semua diam, keliatannya pesta kembang apinya sudah dimulai"kataku sambil memandangi langit yang penuh bintang dan kembang api.


HEM LEBAY YA MAAF KALAU LEBAY.

UPDATE MINGGU DEPAN (_ _)