Sequel Sweet Tormented
"This Feel"
Chapter 4
Cast : Cho Kyuhyun, Lee Sungmin, and others
Warning : Genderswitch, OOC, Typos, dll
Disclaimer : All cast belongs to God and Their Self
enJOY!
"Eomma, siapa gadis yang tadi itu?" Sungmin kini sedang duduk santai di sofa depan tv bersama Ibunya. Kyuhyun sudah pergi sekitar 30 menit yang lalu mengantarkan Seohyun ke kampusnya.
"dari yang Eomma dengar dia itu temannya Kyuhyunnie saat SMA"
"ohh begitu yaa.. mereka terlihat dekat sekali" gumam Sungmin tapi masih cukup terdengar Ibunya yang duduk di sampingnya.
"ne mereka terlihat dekat.." sahut Ibu Sungmin. Tidak sadar jika raut wajah putrinya terlihat sendu, mungkin.
'jika mereka memang dekat dari SMA kenapa aku tidak tau tentang itu?'
-KyuMin-
Sungmin baru saja selesai mandi, melangkahkan kakinya ke lemari pakaian untuk mengambil baju dan mengganti bathrobe yang dipakainya. Baru saja Sungmin mengambil bajunya dan akan memakainya jika tidak ada yang membuka pintu kamarnya.
Cklek
"Minnie? Kau— ahh baru selesai mandi ya? Oppa tunggu diluar saja kalau begitu"
"Kyunnie Oppa? Ada apa?" Tanya Sungmin kepada Kyuhyun yang masih berdiri di pintu kamarnya. Sungmin mengurungkan niatnya untuk mengganti pakaian.
"ahh tidak.. Oppa hanya merindukan adik kesayangan Oppa" ucap Kyuhyun salah tingkah sambil menggaruk rambutnya yang tidak gatal.
'kenapa sesakit ini ya saat aku mengatakan Sungmin adikku?' ucap batin Kyuhyun lirih. Yah, kenyataan bahwa Sungmin hanyalah seorang adik baginya membuat hatinya menjerit perih. Tapi Kyuhyun berusaha menutupi itu dengan Senyum yang terkembang di bibirnya.
'kenapa aku tidak rela ya, jika Kyunnie Oppa mengatakan aku hanya adiknya saja?' Sungmin sungguh bingung dengan perasaannya, apalagi setelah kedatangan Seohyun temannya Kyuhyun tadi.
"Aigoo.. kita bahkan baru bertemu beberapa saat yang lalu, Oppa ini ada-ada saja.."
".. Oppa tunggu disana saja, aku akan berganti pakaian di kamar mandi" lanjut Sungmin sambil mengarahkan telunjuknya ke arah kasur, menyuruh Kyuhyun untuk duduk di kasurnya saja.
Sambil menunggu Sungmin yang berganti pakaian, Kyuhyun memandangi kamar yang masih tampak manis dari beberapa tahun yang lalu. Tidak ada yang berubah, hanya saja ada beberapa tambahan barang yang memenuhi kamar itu.
"hhh.." Kyuhyun hanya menghela nafasnya kasar. Sungguh dia sangat merindukan saat-saat dimana dia dan Sungmin tidur bersama.
"apa masih bisa melakukan hal itu?" Tanya Kyuhyun lirih. Dia sadar kini Sungmin sudah mulai dewasa, jadi tidak mungkin mereka bisa tidur bersama lagi. Mungkin saja Sungmin kini merasa risih jika harus berbagi tempat tidur dengan seorang namja walaupun namja itu kakaknya. Tapi Kyuhyun ingin melakukan hal itu sebelum dia harus kembali lagi ke Amerika untuk kuliah, mengingat lusa adalah keberangkatannya. Tapi sepertinya harapannya itu harus dia pendam dalam-dalam.
Cklek
Pintu kamar mandi terbuka memunculkan sosok Sungmin dengan pakaian piyama pinknya. Sungmin yang melihat Kyuhyun duduk di kasurnya segera menghampiri dan ikut duduk di samping Kyuhyun.
Kyuhyun yang melihat Sungmin sudah duduk di sampingnya hanya memandanginya intens. Sedangkan Sungmin yang malu dipandangangi seperti itu hanya menundukan kepalanya, menutupi rona merah di pipinya.
"hey.. kenapa menundukkan kepalamu? Oppa kan ingin melihat wajah manismu.."
Blush
ucapan Kyuhyun malah membuat rona merah di pipi Sungmin semakin terlihat. Entah kenapa padahal Kyuhyun sering sekali mengatakan hal itu pada Sungmin dulu tapi Sungmin tidak pernah seperti ini. Manis sekali menurut Kyuhyun. Kyuhyun mengangkat dagu Sungmin membuat kepala Sungmin menghadapnya, tidak menunduk lagi.
"kenapa? malu eoh?" Tanya Kyuhyun sambil terkekeh geli melihat wajah merah Sungmin.
"habisnya Kyunnie Oppa melihatku seperti itu sih" dumel Sungmin kesal sambil mengerucutkan bibirnya imut.
"kau ini lucu sekali sih.." ucap Kyuhyun gemas tak lupa kedua tangannya yang mncubit kedua pipin tembam Sungmin.
"ish Oppa appo~" Sungmin hanya bisa mengusap kedua pipinya yang Kyuhyun cubit tadi, sakit sekali sepertinya melihat bekasnya yang memerah.
"mian ne.." ucap Kyuhyun sambil ikut mengusap-usap pipi Sungmin.
"Oppa.. Minnie mau bertanya sesuatu boleh?" tanya Sungmin ragu-ragu pada Kyuhyun
"mau tanya apa eoh?" Tanya balik Kyuhyun
"i-itu—"
Cklek
"Kyu! Minnie! Ayo turun, makan malam sudah siap.." ucap Ibu mereka di depan pintu kamar Sungmin.
"ne Eomma, kami akan menyusul. Eomma duluan saja temani Appa" ucap Kyuhyun mengingat Sungmin tadi ingin menanyakan sesuatu.
"baiklah Eomma tunggu di bawah ya.."
"apa yang mau kau tanyakan?" ucap Kyuhyun saat Ibunya sudah pergi.
"ahh bukan hal yang penting kok. Ayo kita susul Eomma ke bawah!" Sungmin menarik tangan Kyuhyun untuk beranjak dari kasur.
"baiklah.. ayo adikku yang manis~" ucap Kyuhyun sambil mengelus lembut kepala Sungmin.
-KyuMin-
Sungmin akan beranjak untuk membaringkan tubuhnya di kasur setelah makan malam tadi sebelum suara pintu kamarnya terbuak. Dia menolehkan kepalanya ke arah pintu. Bias dia lihat Kyuhyun yang menyembulkan kepalanya.
"ada apa Oppa?" Tanya Sungmin heran.
"ahh ituu.. bolehkah Oppa tidur bersamamu malam ini?" Kyuhyun sebenarnya ragu tadi, tapi dia benar-benar ingin tidur berdua dengan Sungmin, sebelum benar-benar pergi nanti.
"aku kira ada apa.. kemarilah.." ujar Sungmin sambil menepuk-nepukan tangannya pada kasurnya.
Kyuhyun yang melihat itu segera berjalan menghampiri Sungmin dan ikut membaringkan tubuhnya di samping Sungmin.
"sudah lama sekali kita berdua tidak tidur bersama seperti ini ya kan Oppa" ucap Sungmin lagi. Senang sekali rasanya bisa tidur berdua dengan Oppa lagi, pikir Sungmin.
"ne .. sudah lama sekali.." ucap Kyuhyun menanggapi ucapan Sungmin.
Kini posisi mereka berhadap-hadapan. Entah kenapa Sungmin malah teringat pengakuan Kyuhyun waktu itu di taman padanya. Sebenarnya kejadian di taman waktu itu masih selalu teringat beberapa hari ini, tapi dia berusaha untuk bersikap biasa saja melihat Kyuhyun juga melakukan hal yang sama.
"bukankah tadi kau mau menanyakan sesuatu? Apa itu?" Tanya Kyuhyun setelah hening beberapa menit.
"ohh itu.. ehm, perempuan yang Oppa ajak kemari tadi siang itu teman Kyunnie Oppa?" Tanya Sungmin gugup.
"ne.. dia teman Oppa saat SMA, Minnie juga pasti pernah melihatnya bukan?"
"entahlah, Minnie tidak ingat.. tapi sepertinya Oppa dekat sekali dengannya.."
"seperti itukah? Oppa rasa biasa saja.."
"emm.. ani, aku melihatnya seperti itu kok.."
"baiklah.. dia sempat pacaran dengan Oppa. Tapi tid—"
"MWO? Pa-pacaran dengan Oppa?" Tanya Sungmin kaget, Kyuhyun hanya menganggukan kepalanya.
DEG
Hati Sungmin rasanya perih sekali mendengar kenyataan yang terucap dari bibir Kyuhyun tadi. Sungmin bingung. Tidak mungkinkan kalau aku menyukai Oppa?, Tanya Sungmin dalam hati saat kesimpulan yang keluar dari otaknya itu.
"ohh begitu ya.. baiklah aku mau tidur. Jaljayo Oppa.." Sungmin pun membalikan badannya membelakangi Kyuhyun dan membenarkan selimutnya sambil berusaha tidur dengan menutup matanya.
Kyuhyun yang melihat sikap Sungmin yang menurutnya tidak biasa hanya bisa menghela napasnya. Kyuhyun mengerti Sungmin sepertinya marah. Dia tidak pernah menceritakan hal ini pada Sungmin sebelumnya, jadi wajar jika Sungmin kaget dan marah padanya.
Tapi sebenarnya alasannya bukan itu, Kyuhyun.
"jaljayo Ming.." Kyuhyun akhirnya memutuskan untuk tidur mengikuti Sungmin. Tapi Kyuhyun tidak mengetahui jika Sungmin belum tidur. Sungmin berusaha menahan isakannya, air mata sudah menganak sungai di pipinya. Sungmin mengigit bibir bawahnya kuat sampai terlihat putih.
"hiks.."
-KyuMin-
Padahal matahari belum menampakan wujudnya secara utuh, tapi itu tak menyurutkan niat seorang Kyuhyun untuk bangun dari tidurnya. Setelah membuka matanya secara sempurna, hal yang dilihat pertama kali olehnya adalah punggung Sungmin.
"hhh.." Kyuhyun menghela napasnya berat. Sungmin benar-benar marah, pikirnya.
"mianhae.." ucap Kyuhyun sembari tangannya membenarkan selimut Sungmin yang tersingkap jatuh ke pinggang adiknya itu.
Lalu Kyuhyun bangkit dari tempat tidur dan berjalan keluar kamar Sungmin untuk masuk ke dalam kamarnya yang berada di sebelah kamar Sungmin. Kyuhyun berniat untuk mengajak Sungmin jalan-jalan sebagai permintaan maaf dan hitung-hitung menghabiskan waktunya sebelum besok harus kembali lagi ke Amerika.
Setelah sampai kamarnya Kyuhyun langsung bergegas untuk membersihkan dirinya, baru setelah itu dia akan membangunkan Sungmin.
-KyuMin-
Kyuhyun sudah berpakaian rapi dan kini akan membangunkan Sungmin. Dia benar-benar semangat pagi ini. Di kepalanya kini sudah ada banyak rencana yang akan dia lakukan dengan Sungmin nanti. Semoga Sungmin akan menyukai hal itu dan berharap setelahnya Sungmin tidak akan marah lagi padanya.
Kyuhyun bersimpuh di depan Sungmin, dia sedikit mengurungkan niatnya untuk membangunkan Sungmin. Tidak tega rasanya membangunkan Sungmin, nyenyak sekali tidurnya. Wajahnya akan berlipat-lipat lebih manis saat dia tertidur. Polos dan sangat imut.
Selain karena tidurnya yang nyenyak, Kyuhyuh yang juga ingin memandangi wajah Sungmin sebelum nanti harus berpisah membuatnya tidak jadi membangunkan Sungmin.
"eung.." erang Sungmin saat tangan Kyuhyun mengusap lembut pipinya.
Tak lama kemudian, Sungmin menggeliatkan tubuhnya khas orang bangun tidur. Lalu mengerjapkan matanya menyesuaikan dengan cahaya matahari yang muncul di celah-celah tirai jendelanya.
"baru bangun eoh?" Tanya Kyuhyun terkekeh. Sungmin yang mendengar kekehan itu langsung menolehkan kepalanya ke sumber suara. Bisa dilihat Kyuhyun yang kini duduk bersila di karpet di dekat sisi kasurnya.
"eoh? Kyunnie Oppa? Sejak kapan duduk di situ?" Tanya Sungmin bingung dengan kemunculan Kyuhyun di kamarnya.
"mm.. satu jam yang lalu mungkin?" jawab Kyuhyun tak yakin.
"MWO? Satu jam? Duduk seperti itu?"
"ne.." cengir Kyuhyun.
"lalu apa yang Oppa lakukan saat duduk di situ? Apalagi selama itu.." Tanya Sungmin lagi.
"memandangi wajahmu yang sedang tidur.." jawab Kyuhyun santai.
"mme-memandangi wajah k-kuu?" Tanya Sungmin tergagap. Jelas saja, Kyuhyun memandangi wajahnya selama satu jam saat dia sedang tertidur. Wajahku pasti sangat berantakan, pikir Sungmin.
Rona merah kini mulai muncul di pipi Sungmin. Dia juga merasa panas mulai menyerang pipinya. Malu.
Refleks Sungmin menangkupkan kedua tangan pada pipinya sambil menutup matanya rapat-rapat. Kyuhyun yang melihat itupun tertawa.
"kau ini lucu sekali sih.."
".. tenang saja, kau tetap manis kok. Malah semakin manis saat tertidur" lanjut Kyuhyun jujur. Tapi sayangnya kejujuran Kyuhyun membuat Sungmin tidak baik-baik saja.
"Oppa jangan meledekku.." ucap Sungmin sebal sambil mempoutkan bibirnya imut.
"Oppa tidak meledekmu kok, itu memang kenyataan. Dari pada seperti itu terus lebih baik kau mandi sana!" ucap Kyuhyun yang melihat Sungmin masih menangkupkan pipinya.
"baiklah.." Sungmin langsung beranjak dari kasurnya dan sedikit berlari untuk mencampai kamar mandi di kamarnya.
"jangan lupa pakai baju yang bagus. Oppa tunggu di ruang makan!" teriak Kyuhyun pada Sungmin yang masih di dalam kamar mandi. Lalu melangkahkan kakinya keluar dan segera turun ke bawah. Menunggu Sungmin lebih baik di meja makan saja, pikirnya.
-KyuMin-
Mereka siang ini berada di sebuah restoran cepat saji yang masih berada di kawasan taman bermain untuk makan siang.
Tadi setelah selesai sarapan pagi. Kyuhyun langsung menarik Sungmin untuk ikut dengannya. Dan Kyuhyun mengajak Sungmin untuk pergi main ke taman bermain. Walaupun mereka belum puas bermain tapi perut mereka sudah merengek meminta makan. Jadilah mereka terpaksa untuk mengisi perut dlu sebelum melanjutkan bermain permainan lain.
Sungmin benar-benar menuruti keinginannya. Sungmin sekarang memakai pakaian yang sangat manis. Ikut menambah nilai plus pada dirinya.
-KyuMin-
Kini mereka berdua sudah di perjalanan untuk pulang. Hari sudah semakin sore, mau tak mau mereka harus pulang. Suasana hati mereka saat ini sedang baik.
"eoh? Oppa.." panggil sungmin pada Kyuhyun di sebelahnya yang masih focus menyetir.
"ne? ada apa"
"bisakah kita berhenti dulu di sana? Aku ingin ice cream itu" ucap Sungmin sambil menunjuk penjual ice cream yang berada di area taman komplek perumahan mereka.
"kau mau itu? Baiklah kita berhenti dulu, lagian ada yang ingin Oppa sampaikan.." Kyuhyun memarkirkan mobilnya di sekitaran taman lalu turun dari mobilnya diikuti Sungmin yang juga turun.
Sungmin mendudukan tubuhnya di bangku yang terdapat di taman itu. Dia menunggu Kyuhyun yang sedang membeli ice cream.
Dia kembali memikirkan ucapan Kyuhyun kemarin malam. Kenapa dia tidak pernah tahu kalau Kyuhyun pacaran saat SMA. Bukankah dirinya selalu berada di dekat Kyuhyun? Lalu kenapa Kyuhyun tidak pernah cerita padanya jika dia dulu pernah berpacaran? Atau kah dia menjadi pengganggu bagi Kyuhyun selama ini?
Sungmin sadar bahwa selama ini dirinya tidak pernah membiarkan Kyuhyun sendiri, selalu menempelinya kemana saja. Tidak pernah membuat Kyuhyun merasa bebas. Juga tidak pernah menyukai jika ada perempuan-perempuan yang dekat dengan Kyuhyun.
Sungmin tau dia sangat egois, tapi dia hanya ingin Kyuhyun berada di dekatnya, hanya ingin memperhatikannya. Tapi dia tidak tahu, kalau ternyata selama ini Kyuhyun itu menderita di dekatnya. Itu pemikirannya..
"hei.. kenapa melamun begitu? Apa ada yang kau pikirkan?"
"eh? A-aniyo tidak ada apa-apa.."
"ini ice cream-mu, rasa vanilla.." ujar Kyuhyun memberikan ice cream itu pada Sungmin dan ikut mendudukan dirinya di samping Sungmin.
"Kyunnie Oppa masih mengingatnya?" ucap Sungmin tersadar jika Kyuhyun membelikan ice cream rasa vanilla kesukaannya
"tentu saja.. aku tidak mungkin lupa.."
Kini keduanya terdiam hanya memakan ice cream itu sampai habis. Walaupun begitu suasana di antara mereka tidak canggung sama sekali.
"oh iya bukankah tadi juga Oppa mengatakan ingin menyampaikan sesuatu?" Tanya Sungmin tanpa menolehkan kepalanya menghadap Kyuhyun, fokus memakan ice cream-nya.
"habiskan dulu ice cream-mu.."
"eng.. baiklah"
Keduanya telah menghabiskan ice cream masing-masing. Dan kini duduk terdiam menikmati suasana sore yang tenang.
"Min.."
"n-ne?"
"besok pagi Oppa akan kembali lagi ke Amerika.." Kyuhyun mengucapkannya dengan sangat pelan. Tapi Sungmin masih dapat mendengarnya. Dia langsung menolehkan wajahnya ke arah Kyuhyun di sampingnya.
"Mwo?! Oppa bercandakan?" Tanya Sungmin memastikan.
"Oppa tidak bercanda. Maaf baru memberitahumu sekarang.."
"apa tidak bisa lebih lama lagi di sini?"
"inginnya seperti itu, tapi tidak bisa.."
"ke-kenapa? Aku masih ingin Oppa di sini.. hiks" lirihan itu kini menjadi isakan. Kyuhyun yang mendengar itu langsung mendekap Sungmin, memeluknya agar tidak menangis lagi.
"Oppa tentu akan kembali lagi, jangan menangis nanti wajahmu jadi jelek.." gurau Kyuhyun.
"hiks.. Oppa~"
Kyuhyun menjauhkan tubuh Sungmin dari rengkuhannya lalu menangkupkan telapak tangannya pada pipi chubby Sungmin lalu menghapus air mata yang mengalir di pipi Sungmin.
"jangan menangis saat Oppa tidak di sini arra? Jadilah Minnie yang tetap manis. Jangan jadi anak yang nakal, oke?"
"tapi Oppa.. bisakah aku ikut bersamamu? Aku sebentar lagi lulus, aku bisa kuliah di sana bersamamu.."
"ani.. tidak boleh, kasihan Eomma sendirian di sini jika Appa pergi. Jadi anak yang baik arraseo?"
"eum!"
Mereka saling menyelami manik mata masing-masing. Tangan Kyuhyun turun ke bahu Sungmin. Kyuhyun menghapus jarak sedikit demi sedikit hingga helaan napas Sungmin bisa dia rasakan di wajahnya.
"saranghae.." ucap Kyuhyun pelan sebelum Kyuhyun mencium Sungmin.
Chu~
Bibir Kyuhyun menempel pada bibir manis Sungmin. Kyuhyun sedikit melumatnya lembut, tapi tetap tidak ada balasan dari Sungmin. Sungmin mungkin masih shock.
Setelah beberapa lama, Kyuhyun melepas tautan bibir mereka. Lalu mengusap lembut bibir merah Sungmin.
"ayo! Kajja kita pulang.." ucap Kyuhyun yang langsung menarik tangan Sungmin untuk bangkit dari bangku taman itu. Sungmin hanya bisa menuruti Kyuhyun, dia masih belum bisa mencerna kejadian barusan. Kyuhyun mencium bibirnya?
Di tempat yang sama saat Kyuhyun menyatakan perasaannya waktu itu dan kini menciumnya..
Kenangan di taman ini tidak akan pernah dia lupakan..
Namun sayangnya mereka tidak menyadari seseorang yang berada tidak jauh dari mereka. Sosok itu meneteskan air mata melihat adegan di depannya.
TBC
Balik lagi bawa chapter 4!
Siapa hayo yang liat adegan KyuMin ciuman?
Makasih banyak buat
deviyanti137 | paprikapumpkin |ParkHyoRi KMS-YJS | hyuknie | kyunnieminnie | Choleerann | PaboGirl | KobayashiAde | abilhikmah | Kim Yun Ah | cloudswan | wuhan | prfvckgyu | Heldamagnae | .1
karena udah review sampai chap sebelumnya. Review lagi ya.. yang belum review aku tunggu loh..
sekali lagi makasih buat reader sama reviewer fanfic ini.. tetep tungguin ff ini yak.. #maksa
terakhir, review ne?
