Miki: Hai minna-san-tachi! XD Kembali ke H-S-C-D~! XD
Kemiko: Kayaknya udah banyak yang tau.. -,-"
Rani: Soalnya dia pikir sedikit yang suka SC, karena di kelas Miki dibilang aneh karena seorang otaku...
Miki: Nasib kan.. *pundung*
Kemiko: *sweatdrop* Hai, minna, watashi wa Saitou Kemiko. Yoroshiku!
Miki: Siapa yang nyuruh ke sini?
Kemiko: Suka-suka ane lah! *angkat pensil raksasanya*
Miki: *angkat kuas Amulet Spade*
Rani: Ok, minna, langsung saja yaa.. *sweatdrop*
"Ternyata mereka sudah mulai mencari para shugo.. Kita harus menghalangi mereka."
"Benar, ojou-sama!"
"Ojou-sama! Putri sanderaan kita kabur!"
"Apa?! Ayo, cepat cari!"
.
.
.
Disclaimer:
Vocaloid by: Yamaha Coorporation
Hatsune Miku, Shion Kaito, Kagamine Rin, Kagamine Len by: Crypton Yamaha Future Media
Shugo by: Peach-Pit
Heart, Spade, Clover, and Diamond! by: Shiyoko Miki-chan
.
.
Dont Like, Dont Read!
.
.
Miku, Kaito, Rin, dan Len hampir sampai ke air mancur tersebut. Ternyata air mancurnya lebih besar daripada yang mereka duga.
"AIIIIIR!" seru Kaito (kayak musafir aja.. -,-"), tapi syalnya ditarik sama Miku.
"Hk.. Hk.. Miku-chan jahat!" seru Kaito layaknya anak kecil.
"Seharusnya OUJO sama dulu yang minum!" seru Miku, yang sedang himedere mode.
"Emang bisa diminum ya?" gumam Kagamine Twin sambil sweatdrop.
"Ohya..." Rin menoleh ke arah lambang hati yang ada di tengah-tengah air mancur, "sebenarnya lambang hati ini untuk apaan ya?" tanyanya sambil berusaha menggapai hati tersebut. Sayangnya, tangannya terlalu pendek.
"Nggak nyampe!"
"Makanya, tangannya jangan kependekan..." ledek Len yang dibalas dengan death glare dari Rin.
"Kau sendiri, SHOTA?!" balas Rin sambil memberikan penekanan pada kata 'shota'.
"HAH?" Muka Len langsung membiru.
"Bukannya kau juga pendek ya?" cibir Rin.
"Tapi masih lebih pendek kau, bukan?" tanya Len kesal.
"Sudah.. Sudah.." lerai Miku sambil sweatdrop.
"Aku akan buktikan, kalau aku tidak pendek, Banana Shota!" seru Rin sambil berusaha menyentuh hati tersebut. Kali ini, dia berhasil.
"Kok.. dia berhasil?"
Grek.. Grek..
Tiba-tiba muncullah lubang besar di tengah-tengah air mancur tersebut.
"Apa yang ada di dalamnya?" gumam Rin.
"Coba saja kita masuk!" seru Kaito sambil melompat ke dalam lubang tersebut.
"M.. Masuk?"
Syuut!
.
.
.
Kaito langsung menghilang (iyalah!).
"Ok, sekarang kita ikuti Kaito-senpai! Ayo, berpegangan tangan!" ajak Miku sambil memegang tangan Rin, lalu Rin memegang tangan Len.
"Hup!"
Syuuut!
.
.
Rupanya, di dalam lubang tersebut, terdapat sebuah lorong. Lorong tersebut menghisap Miku, Rin, dan Len dengan sangat cepat.
"WAAAAAAAAAAAA!"
.
.
.
.
.
.
.
(Rani: KELAMAAN!)
.
.
BRUKK!
Akhirnya, Miku, Rin, dan Len jatuh di suatu tempat yang bernuansa pink. Di sana, tampak Kaito yang menunggu mereka.
"Kok ama banget sih?" tanya Kaito kesal.
"Gomen.. Kan lorongnya panjang banget! (walaupun terhisap dengan cepat!)"
.
.
"Ohya, ini di mana ya?" tanya Miku.
"Mungkin... Ini tempat rahasianya si Haato?" tebak Kaito.
Betul. Tak lama kemudian, tampaklah seorang cheerleader pink dari balik pintu (Miki: Kurasa di situ ga ada pintu.. -,-")
"Ah! Bagaimana caranya kalian bisa menemukan tempat ini?" tanya Haato kaget.
"Dari lubang di air mancur." jawab Len.
"Oh iya! Aku lupa menghilangkan tombol rahasianya!"
"Hah?"
"Tunggu ya!" ujar Haato sambil menghilang. Tak lama kemudian, dia muncul lagi.
"Sekarang udah agak aman.."
"Kami ada banyak pertanyaan untukmu." ujar Kaito.
"Apa?" tanya Haato.
"Ke.."
"Ah! Kenapa kamu bilang "sementara kalian bisa memanggilku Haato"? Apa kau punya nama lain?" serobot Len dan mendapat death glare dari Rin (lagi) yang ingin bertanya.
"Ooh.. Memang. Namaku.." ucap Haato sambil menunjuk bunga anggrek yang ada di sudut ruangan.
"Namamu bunga anggrek?" tanya Len lagi.
"Bukan! Bahasa Jepangnya bunga anggrek!"
.
.
.
.
.
(Miki: *buka google translate | Rani: Ga perlu!)
.
.
(Miki: *buka kamus Jepang | Rani: =,=")
.
.
(Miki: *buka wikia Shug... | Rani: CEPAT LANJUTKAAAN! *nyolong kapak Himeka*)
(Miki: Iya, gomen, gomen.. =,=)
.
.
"ANATA NO NAMAE WA RAN, DESUKA?" tanya Miku, Kaito, Rin, dan Len bersamaan.
"Yaps! Seratus!" seru Ran sambil mengeluarkan pom-pomnya.
"GO SHUGO, GO SHUGOO~!" #bletakk!
"Ooh.. Ini maksud si author 'little crossover'? Ternyata dia memang dari Shugo Chara.." pikir para Voca Chara sambil sweatdrop.
.
.
"Lalu, kenapa kamu bersembunyi di sini?" tanya Rin.
Sepertinya, Ran tiba-tiba kehilangan semangat. Dia pun duduk lagi (Miki: Sejak kapan dia duduk? -,-").
"Hhh... Kami.. Kalau kami keluar, kami akan ditangkap oleh seorang penyihir.." ujar Ran.
"Hah?"
"Penyihir itu.. akan menangkap kami jika kami menampakkan diri dan memberi identitas asli kami di luar sana.."
"Maka, kami para shugo sepakat untuk bersembunyi sampai para kontrak kami datang.."
"Kontrak.." tiba-tiba Miku dkk. tersentak.
"Iya, kami membuat kontrak secara acak. Jadi kami tidak tau. Mungkin ada salah satu dari kalian yang merupakan kontrakku.."
"Siapa penyihir itu?"
"Entahlah.. Ingatan kami dihapus tentang penyihir itu.. Yang kuingat.. Dia dendam kepada Loid Land.."
Miku, Kaito, Rin, dan Len menghela napas panjang.
"Terus, kami kok dikasih tantangan lagi?"
"Ga pa pa! Biar seru aja! \ ^ o ^ /" ucap Ran yang kembali ceria.
GUBRAKK!
Ok, keadaan sudah kembali.
"Kan memang seru kan? Apa lagi kalau tantangannya olahraga! \ ^ w ^ /"
Miku dkk. sweatdrop.
"Kamu tau ga, siapa yang ngilangin mobil kami?"
"Tentu! Kan aku yang ngilangin! XD"
GUBRAKKK!
"Kenapa..." tanya Miku yang baru bangkit dari kubur #plak!
"Kan ga seru berpetualang naik mobil! Bagusnya jalan kaki! XD" jawab Ran tanpa rasa berdosa.
Miku dkk. sweatdrop level 999 ngelihat shugo satu ini yang ga betul *digampar pake Heart Rod*.
"Ohya, kami boleh tinggal di sini?" tanya Rin.
"Boleh, boleh. Tapi jangan diapa-apain ya! Aku mau pergi sebentar ya! Daah!" ujar Ran, lalu dia menghilang lagi.
"Hobi banget sih menghilang..." pikir Miku dkk. sambil sweatdrop.
Bersambung~.
Rani: Kok PENDEK lagi siihhhh?
Miki: Hhh.. Biarin.. Yang penting update asap! XD
Kemiko: Baka.. -,-"
Miki: Ayo, bales ripiu! XD
Michi nichi-chi:
Yaa! Betul sekaliii! XD Tapi, si kucing garong *dicakar Yoru* ga ada XD. Miki? Tunggu saja ya~. XD
Arigatou sudah review.. XD
nijihanaoichi:
Sudah dijawab di atas~. (Rani: Untung Oichi-san ngingetin, kalo nggak, lupa ditulis tuh.. -,-" | Miki: Jangan buka aib dong... QAQ Rani jahat... | Rani: *sweatdrop*)
Enaknya punya kakak kelas yang sama-sama fans berat SC.. QAQ Jangankan fans berat SC, dikelasku aja jarang yang otaku QAQ.
Ran: Udah ketauan kan identitasku.. XD
Arigatou sudah review.. XD
Karen White:
Nggak pa pa kok.. Nanti ane (?) cari sendiri.. XD (rupanya candaan ane ditanggapi XD)
Bagian yang itu memang lucu dibayangkan XD Coba kalo aku bikin bagian itu lebih rinci XD
Arigatou sudah review.. XD
akanemori:
Yang pasti, mereka ga imut-imut lagi X3 *digampar para Shugo Chara*
Tebakan anda betul sekali! XD
Arigatou sudah review.. XD
CoreFiraga:
Betul, nanti kembaran ane.. *digampar* Ralat, shugo yang spade bakal muncul! XD *Ketauan dari judulnya, ya XD*
Arigatou sudah review.. XD
Yuzumi Suzu'o:
Penyakit dari dulu.. QAQ Memang, ngetiknya satu hari, terus was-was waktu, nanti tau-taunya wi-finya tiba-tiba mati XD Terus kena WB XD (Rani: Kok curcol nih? -,-")
Kin: Gergaji listrik ane hilang, rupanya dicolong sama Yuzumi Twin XD *digampar*
Arigatou sudah review.. XD
Chalice07:
Memang, Thia.. Ups.. Chalice-chan! XD *kebiasaan*
Hah? Terimakasih... *nangis gaje* *digampar Rani*. Apa kepala orangnya rada-rada kotak, terus matanya besar? XD (Author: Kau membocorkan gaya komikku, Miki... TTATT) (Rani: ga mungkin..) (Rako: Jangan pernah jadi OC dia.. -_-")
Arigatou sudah review.. XD
Rani: INGET JANJI SEMALAM... *dark aura*
Miki: *Bergidik ngeri*
Rako: *nyolong persediaan es Rani*
Rani: UWAA! Rako-nii! Jangan colong es ayeee!
Miki: *kesempatan untuk kabur*
.
.
.
Mind to Review?
