Chapter 4

Tittle : I'M WOLF

Author : Hanna

Genre : Romance,Drama,Family,etc

Cast : Exo and Others

Main Pair : HunHan (Sehun Luhan)

Rated : T++ (bisa jadi) M

Warning : Genderswitch,Gender bender Fiction.
[Don't like don't read, No bash No flame No siders... boleh?]

Disclaimer : FF ini terinspirasi dari Canon roocom,Komik garasu no kamen serta Film werewolf.
Cast bukan milik saya,saya hanya meminjam nama dan mereka dalam imajinasi absurd saya wkwkwkwkwk

Happy Readiinggg...

.
.

..::: SongCherry028 :::..

Ke esokan harinya, psikolog muda itu meminta izin untuk pulang ke kampung halamannya di Korea Selatan,seoul. Ini cukup mendadak bagi penghuni di kediaman Xi.
Sehun tak berani bilang alasan mengapa Ia pulang, Ia juga tak mengatakan hal kepulangannya ke Seoul pada Luhan karena tak sampai hati.

Nyonya Xi sebenarnya tak rela dengan perginya Sehun, Ia seperti akan melepas anak lelakinya ke medan perang. Dengan penuh kehangatan Nyonya serta Tuan Xi begitu memperhatikan Sehun, pakaian serta perbekalan Nyonya Xi lah yang menyiapkannya. Sungguh jika boleh Ia bersikap egois, Nyonya Xi bahkan Tuan Xi ingin menjodohkan Luhan dan Sehun, melihat betapa akrab keduanya.

Namun.. Apa daya jika Tuhan belum memudahkan jalannya rencana Tuan serta Nyonya Xi.

"Sehun! jika kau merindukan Luhan,pintu ini akan selalu terbuka untuk mu,"
Tuan Xi menepuk ringan pundak pemuda albino itu dengan senyuman ramah. Nyonya Xi ikut-ikutan mengusap lengan Sehun sayang.

Sehun hampir meneteskan air mata,betapa Ia begitu menyayangi keluarga ini. Satu kali pun, mereka tak pernah meninggalkan luka di hatinya. Di pikir Sehun 'bagaimana Luhan saat Ia pergi dan tak kembali?' Ia tak sanggup membayangkannya.

"Iya Mama, Baba.. Terima kasih,"
Tuan dan Nyonya Xi hanya mengangguk dengan senyum haru,karena Sehun mau memanggil mereka 'Mama' dan 'Baba' itu permohonan Nyonya Xi.

Nyonya Xi memeluk Sehun,mengusap punggung pria muda itu menggoyangkan sedikit layaknya menimang anak sendiri. Lalu melepaskannya.

"Mama, bisakah aku meminta tolong?" Gumam Sehun seraya menggenggam tangan Ibu yang telah melahirkan Luhan.

"Ya.. Sehun," sahut Ibu Luhan.

"Tolong jaga Luhan untukku.. Dan.. Dan setiap perkembangan yang Luhan alami,kabari aku.. Bolehkah?"

.

Sehun tiba di Seoul pada pukul 21.00 KST, Ia disambut para pria berpakaian hitam, itu bodyguard kakeknya.

Hanya acuh pada mereka, Sehun memasuki mobil mewah sang kakek ,karena setelah ini Sehun langsung dibawa ke Mansion utama Keluarga Oh.

Dalam perjalanan Sehun sempat mengetik pesan untuk Yifan juga Tao,mengucapkan salam perpisahan karena di saat Ia pamit untuk pulang Yifan masih bertugas dan Tao tak mampir kekediaman Xi.

Sehun memijit pelan pangkal hidungnya,Ia agak frustasi mengingat dalam hitungan hari,Ia dan Baekhyun bertunangan. Sehun berpikir Ia haruslah menemui Baekhyun,teman imutnya itu mungkin bisa mencari solusinya. Yah.. Ia akan menemui Baekhyun ke esokan hari. Kali ini Ia akan menghadap pada kakeknya.

.

Sehun duduk bersila dihadapan Tuan besar Oh, mereka membuat acara minum teh di ruangan pribadi Tuan besar Oh secara tradisional.

Tempat kediaman Tuan besar Oh sangat kental dengan hal-hal kuno,rumah bergaya Hanok ini pun warisan dari kakek buyut Oh Sehun, yang hingga sekarang Hanok giwajip itu dijaga begitu apik oleh pelayan-pelayan di kediaman utama tersebut.

Sehun menyeruput teh secara pelan seraya melirik kearah kakeknya yang memejamkan mata menghirup wangi teh untuk selanjutnya di sesap secara perlahan oleh beliau.

Keadaan tidaklah mencekam malah sebaliknya,terasa hangat juga damai terasa. Di sisi lain Sehun memang menikmati keadaan ini,tapi berhubung Ia ingin membujuk sang kakek untuk pembatalan pertunangannya dengan Baekhyun,maka Ia tak mau buang-buang waktu mengutarakan keinginannya.

"Kakek,"

"Aku menyuruh mu kemari bukan agar bisa kau bujuk, untuk pembatalan pertunangan mu dengan Baekhyun,"
Sahut Tuan besar Oh tegas,seakan tau apa yang ada di kepala cucu tampannya itu.

Kakek Sehun itu membuka matanya,memicing tajam kearah Sehun.

"Tapii.. Ka-"

"Tinggalkan gadis itu, atau kau kehilangan segalanya!"
Tegas Tuan besar Oh, beliau mulai kesal dengan cucunya selama ini Tuan besar Oh mengirimkan orang suruhannya ke beijing untuk melihat apa yang di lakukan cucu tampannya sehingga betah berada disana tanpa pulang ke Seoul. Dan betapa terkejutnya tuan besar Oh kala orang suruhannya itu membawa beberapa bukti berupa foto pemandangan seorang Oh Sehun yang tengah memeluk Luhan dari belakang. (Foto saat Sehun mengajari Luhan berjalan)

Sehun diam tak berkutik,Ia tak ingin menyulut kemarahan sang kakek. Apa lagi membuat keributan,yang akan berdampak buruk. Pundak Sehun yang tegap menurun,membuat Ia menunduk sedih.

.

Kling

Pintu cafe La'Mrs.D berbunyi tanda ada pelanggan memasuki cafe tersebut.

Gadis dengan dress baby blue itu melangkahkan kakinya pelan di iringi seorang pria di belakangnya. Ia menghampiri meja nomor tujuh di sudut ruangan dekat jendela yang sudah terisi seorang pria putih nyaris albino.

"Sehunaaaaa!" panggilnya antusias menubruk tubuh tegap itu.

Gadis bereyeliner itu tersenyum setelah melepas pelukannya dan duduk di seberang Sehun beserta Pria yang Ia bawa bersamanya tadi.

"Dia.. Siapa?"
Tanya Sehun, beberapa saat setelah mendudukkan diri pada sofa cafe.

Baekhyun gadis bereyeliner itu menggamit lengan pria tinggi di sebelahnya.

"Dia Park Chanyeol,Kekasihku!"
Ujar Baekhyun ceria,Ia sepertinya bangga akan kekasihnya.

Sehun menatap Baekhyun dengan pandangan yang sulit diartikan,Sehun tak sempat berucap ketika Baekhyun menyodorkan amplop besar berwarna coklat kehadapannya.

Mengerjit,Sehun agak ragu membuka pengait pada amplop. Namun setelah melihat isinya Sehun melotot horor pada kertas putih di genggamannya.

"Bisa kau jelaskan ini!"
Seru Sehun tak sabaran. Ia tengah dilanda kebingungan dengan pernyataan ini, bahwa Baekhyun mengandung saat ini.

"Yah.. Seperti yang kau tau,Baekkie tengah mengandung benih ku saat ini," Sahut Chanyeol tenang,tak menampakkan keraguan sedikit pun.

"Lalu bagaimana dengan pertunangan juga kakek yang.. Hah! Apa yang harus kita lakukan?"
Sehun tak dapat melanjutkan perkataannya,terlalu memusingkan baginya kini.

Baekhyun menggenggam tangan pria dengan gelar psikolog itu,Ia tersenyum begitu manis.

"Kita akan menghadapi ini bersama,Sehunaaa,"
Ucap Baekhyun menenangkan,Sehun hanya mampu mengangguk pasrah.

.

"AAPPPAAA? KAU HAMIL DENGAN PRIA BODOH INI!"
Pekik tuan Byun keras, suaranya naik beberapa oktaf, suara baritone ini menggema di seluruh ruangan kerja tuan Byun.

PLAK

Satu tamparan telak mengenai pipi putih Gadis bereyeliner itu meninggalkan bekas merah kala rasa pedas menghantam bagian tersebut.

Mata gadis muda Byun mulai memerah dan berair, menatap tak percaya akan yang diperbuat sang Ayah. Seumur-umur baru kali ini Tuan Byun menjadi seseorang yang ringan tangan terhadap anak semata wayangnya.

"Ayaah... Hiks.. Hiks.."
Lirih Baekhyun,tangisnya pecah sudah. Tuan Byun seakan tersadar,menatap terkejut pada telapak tangannya yang Ia gunakan menghantam keras wajah anak kesayangannya.

Apa yang barusan Ia lakukan menjadi pukulan telak di dadanya,Tuan Byun langsung memeluk anak gadisnya,Ia hanya memiliki Baekhyun sebagai keluarga. Istri,Ibu Baekhyun sendiri telah lama meninggal ketika melahirkan anak gadisnya yang imut dan ceria ini.

Sungguh,Tuan Byun tak bermaksud untuk melakukan itu. Seharusnya Ia bisa membicarakan ini dengan pelan dan berkepala dingin, bukan dengan emosi tinggi.

Tuan Byun mengusap puncak kepala Baekhyun. Chanyeol. Lelaki itu terdiam dengan wajah merasa bersalah yang begitu kentara,akibat ulahnya kini kekasih hatinya menangis tersedu dipelukan sang Ayah.

"Paman,"
Tuan Byun menatap Chanyeol tepat di bola mata besarnya. Chanyeol meneguk ludahnya kasar, Ia seperti menelan duri dan jarum sekaligus tanpa air menemani.

"Aku akan bertanggung jawab atas apa yang telah kami lakukan!" Tegas Chanyeol, Ia melawan segala ketakutannya, Ia menatap balik tuan Byun dengan keyakinan nan membara.

"Seharusnya aku membuat mu babak belur dulu,anak muda,"
Tuan Byun tersenyum,Ia menepuk pundak Baekhyun pelan. "Apa kau mencintai pria ini,sayang? Apa kau bahagia bersamanya? Jawab ayah sayang!"

Tuan Byun berujar lembut sesekali mengecup kening anaknya yang nakal ini. Kkk

Baekhyun menggangguk dengan senyuman yang mempesona,Ayahnya begitu menyayanginya,Baekhyun tau itu.

"Aku tau.. Aku telah membuat Ayah kecewa dengan tingkah ku,tetapi.. Bolehkah aku bersamanya Ayah?"
Lirih Baekhyun serak sisa tangis masih terlihat di wajah ayunya.

"Baiklah, Ayah akan mencoba berbicara dengan Tuan besar Oh,"
Ada sorot tersembunyi di balik mata tua sang pria paruh baya ini. Ia menepuk pelan pundak Chanyeol sebelum meninggalkan mereka berdua.

.

Ke esokan harinya. Tuan Byun menepati janjinya pada Baekhyun untuk membicarakan hal itu dengan tuan besar Oh. Kini Tuan Byun dan Tuan besar Oh tengah bercengkrama tentang masa lalu yang, bagaimana dulu tuan besar Oh menolong Tuan Byun dari kebangkrutan. Tuan besar Oh senang sekali mengungkit hal yang menjadi bumerang bagi Tuan Byun.

Biarlah jika Ia mesti hidup miskin, tak masalah. Asal putri imutnya itu selalu tersenyum ceria layaknya dewi yang memang di turunkan untuk menemaninya hingga kini, dan menyerahkan Baekhyun kepada pria bernama Chanyeol itu untuk Ia jaga.

Sampai pada inti pembicaraan,Tuan Byun memulai maksud kedatangannya. Tuan Byun berkata dengan tenang, Bahwa Ia akan menikahkan Baekhyun dengan Pria yang Baekhyun cintai. Baekhyun yang hamil jalan satu bulan dan segala alasan yang perlu ia lontarkan.

"Omong kosong apa yang kau rangkai,HEUH?"
Bantah tuan besar Oh, Ia mulai naik pitam. Secara tidak langsung harga dirinya serasa diinjak habis oleh kalangan bawah semacam tuan Byun. Oh.. Betapa sombongnya engkau tuan besar Oh?

"Aku akan tetap pada pendirian ku,Tuan!"
Sahut Tuan Byun masih dengan ekspresi wajah yang tenang,meski hatinya bergemuruh dengan rasa takut.

Hening.

Merasa tak ada yang perlu dibicarakan lagi. Tuan Byun berdiri dari duduknya,membungkuk sebagai salam hormat kepada tuan besar Oh, kemudian meninggalkan beliau dengan sejuta kemarahannya.

Tuan besar Oh memanggil orang suruhannya. Setibanya pria bengis itu,tuan besar Oh berbisik.

"Lakukan apa pun agar Baekhyun menikah dengan Sehun meski harus menikam tuan Byun dari belakang!"

.

TBC

Oke! Ini Chappie 4 nyaaaaa yey! Pendek? Iyah tau bget ini pendek dan jelek T.T ngecewain? Iya hanna tau ini chapter terabsurd (?) Hanna gak pede aaaaa help me #plak Dsini sempet mau berenti nulis yah semacam males ngetik agk kehilangan feel jga jdi lah ehem ambereugoul...!

Balasan review :

Karina : Iyah hebat yah Sehun,dia pan pawang(?) Luhan wkwkwkk nah bsa jdi Luhan demam gegara telanjang mulu hahahaha iyah Sehun kuatin iman #plak Gomawoo dah review...

Ohsehawnn : bukan Baek yg bertindak tpi bapaknya #nunjukkeatas kkk Gomawoo dah rev..

luwina : iyah ini HunHan saey... Happy ending gak yaaaa? #masangmukaimut Hhhaa gomawoo dah rev..

Witthme01 : Witt, It mnk ChanBaek Witt... awal mau pke Seulgi ma Kyuhyun tpi takut kena kroyok sayyah tpi di sini Baek kagak jahat kok... enelan witt eon gak nistain bias mu kok.. #ditendang Ngomong2 makasih saengi dah kritik gtu trus jga dah semangatin eonnni... gomawoo dah review :*

Guest : Iyah.. Sehun dihadepin pilihan yg sulit.. gak janji yah hehehee Gomawoo dah rev...

ani n : Oke! Akhirnya ad yg nanya juga #Hug Tao dan Luhan tuaan Luhan.. Tao di sini masih 17tahun saey dan Luhan 19tahun.. jdi dia manggil Jie,coz Hanna punya kakak ipar dia lebih muda dri hanna tetep manggil hanna kakak.. heee

Nah soal HunBaek udah terjawab pan yah di atas.. kkk Soal kayaan mana Tuan Xi ma Tuan Byun.. Tuan Xi lebih kaya.. hanna blum mikirin perusahaan yg Hanna gunain tpi di sini keluarga Xi adalah keluarga terpandang.. dan alasan Tuan Besar Oh bukan karena uang ato kerja sama bisnis unk menjodohkan HunBaek.. kkkk Gomawoo dah rev..

Jujujus : ini masih pendek ya?
Gomawoo dah rev..

ChagiLu : Iyah.. Tuan Byun dah turun tangan noh.. kkk Iyah Luhan ngegemesin yah kkk lucu gtuuu..
Gomawoo dah rev..

Syifa Nurqolbiah : siiippp.. Proses penyembuhan Luhan it gak mungkin secara langsung sembuh mesti ad latihan praktek dsb.. Kakek Sehunnn... ya gtu.. hahahaa Harus romantis doonkk it ChanBaek kkk Gomawoo dah rev..

meexofans : hmm... Gwaenchana dah mau mampir dan rev ff hanna az,hanna dah seneng.. kkk Kakek Sehun ad alasan ngelakuin itu..
Gomawoo dah rev..

nami : gak jdi? Hmmm ntar mikirin dlu wkwkwkk Gomawoo dah rev..

Sfa30 : pisahin bentar neee #nyengir Gomawoo dah rev..

amelia68hzt : ini udah lanjut looohh.. kkkk Gomawoo dah rev..

Siipp.. dah bales rev! Yg Login udah Hanna balas di PM nee..kkk

Thank's To :

niasw3ty| ruixi1 | farfaridah16| Babydeer940412 | Oh Juna93| ruriminhaha | niesha sha| eishaaLULU | .58| deerlububblehun | lisnana1| karina | ohsehawnn| luwinaa | Witthme01| Guest| ani n | jujujus| ChagiLu | Syifa Nurqolbiah| meexofans | nami | sfa30| NoonaLu| amelia68hzt | ChikiBubbleTea | ccdtksexoot12| BeibiEXOl |

Ad yg ketinggalan? Kkkk Kalian bener2 DAEBAKK! Gomawoo dah mau review..

Jadiii...
Review ge?