4. Kido menjaga Mary

Mary terbangun dari tidurnya, Dia berada di atas kasur *ya iya, lah! Masa di kolong kasur? :v* suhu di sini dingin sekali, Dia merasa di kepalanya di taruh kompresan. Walaupun sudah memakai selimut, tetap saja dia merasa kedinginan. Di seluruh tubuhnya di balut oleh perban. Di sampingnya ada meja kecil yang di atasnya ada bunga, jam, dan ember berisi air untuk kompresan. Dia melihat ada jendela di sana. Ada burung kecil yang hinggap di jendela itu. Mary tak bisa berbicara, dia hanya tersenyum kepada burung kecil itu. Mary juga melihat ada air yang menetes di sebuah kantong plastik dan ada pipa yang menghubungkannya dengan tangannya, itu hanyalah infusan. Mary sadar kalo dia berada di rumah sakit. Suhu di sini benar-benar dingin karena AC-nya di nyalakan dengan suhu 19 derajat selsius. Di sekitarnya, dia melihat yang lainnya tidur di bawah dengan beralaskan kain dan bantal. Dan... Di dekatnya, Seto sedang tertidur di kursi kecil dengan tangan dan kepala berada di kasur Mary.

Dalam hati Mary: "Seto-kun? Semalaman kau yang menjagaku, ya? Maaf Aku sudah terlalu banyak merepotkanmu dan yang lain..."

Mary pun ingin turun dari kasurnya, dia bergerak secara perlahan, baru saja dia menggerakkan kakinya, dia langsung merintih kesakitan

Mary : "A...AWWW! D'X"

Seto pun terbangun karena rintihan Mary tadi

Seto : "*Nguap* Selamat pagi, Mary-chan! Kau sudah bangun, ya?"

Mary Cuma ngangguk-ngangguk aja

Seto : "Kamu jangan banyak gerak dulu... Nanti tambah sakit... Kamu mau makan apa, Mary-chan?"

Mary : "a...Aku belum la...lapar, kok..."

Seto : "Ya sudah, kamu tidur aja lagi dulu"

Mary pun kembali tidur, beberapa menit kemudian... Semua anggota meka sudah mulai bangun.

Kano : "*nguap* Akhirnya~ pagi juga =w="

Momo : "Hibiya! Bangun! Jangan tidur terus, ah!"

Hibiya: "menyingkirlah kau, MONSTER OBAA-SAN! ngigau"

Ene : "Master! Master! Mandi sama aku, yuk! Pasti seru! XD"

Shintaro: "NO! Kamu perempuan dan aku laki-laki! Dasar Ene 'PIKTOR!' –_- lagian kalo kamu mandi, yang rusak juga hape gue! =_="

Konoha: "Aku lapar... +_+"

Kido : "Semua udah bangun? Kalo udah, kalian menuju ke markas buat beres-beres!"

Momo : "lho, danchou ga ikut?"

Kido : "hari ini aku yang bertugas jagain Mary-chan, jadi kalian pergilah sekalian mandi dan makan di markas... Habis itu beresin markasnya!"

Minna : "OKE! XD"

Semuanya sudah di luar, hanya Seto yang masih di sini.

Kido : "Kenapa?"

Seto : "Aku hanya khawatir sama Mary-chan kalo ada apa-apa yang terjadi padanya!"

Kido : "Aku ketuamu, percayalah padaku! Aku berjanji tak kan ada apa pun yang terjadi kepada Mary-chan! Sekarang pergilah!"

Seto : "Terimakasih banyak, Kido! XD"

Semuanya menuju ke markas

Sekarang hanya tinggal Mary dan Kido di situ

Setengah jam kemudian...

Mary : "*Nguap* asdfghjkl =w="

Kido : "Ngomong opo to iki?"

Mary : "Err... D...Danchou, S... sejak kapan ng...ngomong pake ba...bahasa jawa? O_O"

Kido : "Sejak tadi... =_="

Mary : "E...EH? yang la-in pa~da k...kemana?"

Kido : "Ke markas buat bersih-bersih"

Mary : "O...Oh... ( O_O ) D...Danchou..."

Kido : "Ngg?"

Mary : "A...Apa aku ter-la-lu me...merepotkan kalian se...semua? QoQ"

Kido : "Aku tidak menyalahkanmu, Ini semua bukan salahmu selama kami masih bisa menanganinya"

Mary : "A... Aku benar-benar mi...minta maaf, ya?"

Kido : "Tidak apa-apa, jangan khawatirkan masalah itu"

Mary : "..."

Kido : "Aku punya pertanyaan, nih..."

Mary : "*DEG!*P...Pertanyaan apa i...itu?"

Kido : "Kau merusak hapenya Seto, tapi kenapa markas kita jadi kayak kapal pecah? ._."

Mary : "M...Masalah itu... ( A )"

Kido : "Gimana?"

Mary : "A...Anu... Ene-san m... menceritakan...ku se-bu-ah ce~rita..., tapi d...dia mengagetkanku, d...d...dan men...njatuhkan h..hapenya Seto-kun, l...lalu aku ber-di-ri i...i...ingin me...ngambil hapenya, dan a..akk-ku ter...peleset buku di de~kat r...r...rak piring dan g...gelas, ssss-aat aku terpele-set, a...aku tak sengaja m...m...memecahkan se-mu-anya... Dan... a...aku terpeleset la~gi, t... terjatuh me...mengenai sss-semua pe~cahan p...piring dan g...g...gelas... Se...Setelah itu... a~ku tak me...ngingat a...apa-apa lagi... ( TTATT )"

Kido : "Jadi begitu..."

Mary : "A...Aku minta ma-maaf~"

Kido : "Tidak apa..."

Mary berpikir jika bersama Kido itu membosankan... -_- Soalnya tuh anak ngga banyak bicara.

Sudah 2 jam berlalu dan Kido hanya membaca buku

Mary merasa bosan~

Jadi dia turun dari kasurnya,

Menuju keluar dari kamar

Kido pun menatap Mary

Kido : "Kau mau kemana?"

Mary : "A... Aku mau keluar, b...Bosan~ =3="

Kido : "Tidak boleh! Lukamu masih belum sembuh, tuh!"

Mary : "T...Tapi... aku udah ng-ga ke...sakitan lagi! =3= Ng...Ngga percaya?"

Kido : "Ya ngga, lah!"

Mary pun membuka semua perbannya, dan pas di lihat...

Kido : "Kok kamu sudah sembuh? Perasaan baru kemaren kamu make perban itu O_O"

Mary : "Lho? D... Danchou lupa, ya? A...A...aku ini se-pe-rem-pat me~dusa... M... M...Medusa kalo kena lu-ka b...bbisa cepet sembuh... ._. (Authornya ngasal :P)"

Kido : "Tapi tetap ngga boleh keluar!"

Mary : "Lho!? TA...TAPI!"

Kido : "Ngga ada tapi-tapian, Mary-chan!"

Mary : "K...KENAPA!? QAQ"

Kido : "Karena... Seseorang telah menyuruhku untuk menjagamu!"

Mary terdiam setelah mendengar kata-kata Kido tadi, Dia tau yang di maksud itu Seto, dalam hati Mary dia berfikir "Seto-kun memperlakukanku seperti anak kecil... Aku tak suka ini! o" tapi...

Mary : "DANCHOU! DI BELAKANGMU ADA H...HA...HAN...!"

Kido : "APA!? HANTU!? QAQ *Seketika langsung pingsan :v*"

Mary : "M...Maafkan aku, d-danchou..."

Mary pun menuju pintu sambil membawa infusannya secara diam-diam seperti maling mau kabur :v *Author di injek Mary*

Saat Mary membuka pitu,

Dia langsung lari,

Tapi...

*GEDEBRUKK!*

Mary menabrak sesuatu yang besar

Dan terjatuh

Saat Mary terjatuh, adegan ini di 'SLOW'kan... :v

Mary : "uuuuuuuuuuoooooooohhhhhhhhh! *Teriak secara lambat*"

Seto : "eeeeeeeeeeehhhh!? *Terkejut secara lambat*"

-1 abad kemudian-

Mary : "uuuuuuuuuuuuuuuu! SSSSSSSSSSSSSSS...SEEEEEEEEEEEEEETOOOOOOOO-KUUUUUU UUNNNN!? *Adegan masih di lambatkan*"

Seto : "Maaaaaaaaaaaarrryyyyyyyyyyyyy-chaaaaaaaaaaaaann!? "

Author yang melihatnya pun sudah bosan -_-

Author: "Woy, sampe kapan kalian mau begini? -_- nanti ceritanya ngga selesai-selesai, lho! -_-"

Seto : "AUUUUUUUUTHOOOOOOORRR YYAAAAAAAAAAAANGG BIIIIIIIIIIIIKIIIIIIIIIN CEEEEEEEEEEEERIIIIIIIIIIIITAAAAAAAAAAAAANYAAAAAAAA AA, KAAAAAAAAN!?"

Mary : "A...AUUUUUUUUTHOOOOOOORRR! T... TOOOOOOOLOOOOOONG HEEEN-TIII-KAAAN IIINIII! QAQ"

Author: "Oke, Oke! '3'"

*GUBRAKKK!*

Mary pun akhirnya terjatuh

Mary : "A...Aduhh... S... Sakiiiiittt! xAx"

Seto : "M...Mary-chan!? Kamu ngga papa!? *Bantuin Mary berdiri*"

Mary : "A...Aku ngga pa...papa, kok, Seto-kun~ A T... Tapi... Kenapa cu-ma k...k...kau yang ada di sini?"

Seto : "Aku membawakanmu makanan dan buku YAOI untuk kau baca biar ngga bosen. Betewe, Mary-chan. Kamu mau kemana? Kamu harusnya lebih banyak istirahat! Bagaimana bisa Kido membiarkanmu keluar? *Seto langsung mencari Kido* Kido! Kenapa kau membiarkan Ma-

~Hening...~ O_O

*Seto melihat Kido pingsan di lantai*

Baiklah, Mary... Kau harusnya lebih banyak istira- Mary? (Mary udah ngilang)

*Seto pun terkejut*

MARY-CHAN! KAU DI MANA!?"

Seto langsung lari keluar kamar mencari Mary-chan.

-DI TEMPAT MARY-

Mary : "u...uwaaaaaaa! Lari! Te-rus lari! J...jangan berhenti! o lari-lari masih pake infusan ._."

Suster: "Loh, Mbak mau kemana? OAO"

Mary : "S...SAYA MA-U... KA-BUUUUUU~UUURRRR! OAO frontal amat ._."

Suster: "WELEH, MBAKK! OAO *Langsung mencet tombol darurat*"

*TENG... TONG... TENG... TENG...*

Suster: "Pengumuman, pengumuman! Ada pasien yang kabur! Sekali lagi, ada pasien yang kabur! Di harapkan bagi seluruh pegawai yang sedang nganggur di rumah sakit ini, harap untuk mencari pasien yang kabur tersebut!"

-DI TEMPAT SETO-

Seto yang mendengar itu langsung kaget, dia tau kalau itu Mary. Dia langsung melihat ke jendela. Dia melihat...

Mary sedang berlari di halaman RS

Seto menuju keluar

Dan ke halaman RS.

Tapi...

Dia tak melihat ada Mary di sana

-DI SISI LAIN HALAMAN RS-

Mary : "A...AMPUN, DEHH! INFUS-AN INI M...M...MEMBUATKU GI~LA! OAO"

Mary langsung nge-lepas infusan tadi secara paksa, dan darahnya banyak yang keluar.

Mary : "UWAA~AAHH! D...DARAHKU JA...JADI MU-BAD-ZIR! QAQ *SEJAK KAPAN ADA DARAH MUBADZR! OAO* *Mary langsung ngisap darah yang ada di tangannya biar ngga kebuang sia-sia :v* *Author langsung kabur sebelum di injek Mary* PUSSSH! PUSSSH! TEMPAT PER...SEMBU...BUNYIAN! DI...DIMANA KAU! QAQ (WOY, TEMPAT PERSEMBUNYIAN BUKAN KUCING! OAO) #Caps mu, nak ._.

AK...AKHIRNYA KE-TE-MU J...J...JUGA! *Loncat ke semak-semak :v*"

Seto mengitari halaman RS, dan akhirnya...

Dia menemuka infusan Mary!

Sementara pegawai-pegawai yang lain masih sibuk mencari Mary,simaling yang kabur :v *Di gampar*

Seto : "Pak! Saya menemukan infusan pasien yang kabur!"

Pegawai RS (1): "Pasti dia ada di sekitar sini!"

Pegawai RS (2): "Ayo cari dia!"

Semuanya pun ikut mencari maling yang kabur *ENAK AJA LO, AUTHORRR!*. Sampai akhirnya...

Pegawai RS (3): "Hei! Aku melihat sesuatu yang bergerak di balik semak-semak itu!"

Pegawai RS (1): "APA ITU WARNANYA PUTIH-PUTIH DENGAN MATA MERAH!?"

Pegawai RS (4): "ITU PASTI POCONG! #Ngasal lu ._.

Pegawai RS (5): "TERNYATA CERITA POCONG DI RS INI MEMANG BENAR ADAA! OAO"

Pegawai RS (1,2,3,4,5): "WAAAAAAAAAAAAHHHHH! *Ceritanya kalang kabut, teriak-teriak, lari kesana-kesini, sibuk sendiri :'v"

Seto : "Ampun, deh... Pegawai RS yang liat mayat aja ngga takut masa ngeliat pocong aja takut? :'v"

Pegawai RS (5): "ITU BUKAN POCONG BIASA! ITU! ITU...!"

Author: "Itu adalah kelinci albino ._." *Ngasal jawab*

Pegawai RS (2): "NGGA MUNGKIN ITU KELINCI ALBINO!"

Author: "Gue sengaja jawab kelinci albino karena loe loe pada udah sarap semua! Pocong ngga ada di siang bolong kayak gini! :v"

Pegawai RS (4): "Oh, iya! Betul juga, ya... ._."

Pegawai RS (3): "Jadi! ITU APA!?

*JRENG! JRENG!* Sengaja di dramatiskan :v

Sesuatu keluar dari semak-semak itu...

Semua pegawai tadi bersembunyi di belakang Seto karena ketakutan...

TERNYATA ITU ADALAH...!

*JDERRR! JDERRR!*

Minna : "K... KELINCI ALBINO!? OAO"

Author: "Tuh kan, gue bener ._."

~Hening~

*Debu dan sarang burung lewat terhempas angin di depan mereka semua #Lebay amat :v*

Kelinci itu menatap mereka semua dengan sinis

Matanya merah #Ya iya lah, 'kan kelinci albino! :'v

Sepertinya ada yang salah dengan kelinci manis itu,

Memang ngga terlalu keliatan, Cuma bayang-bayangnya doang

Seto mencoba bicara sama kelinci itu dengan kekuatan matanya,

Tapi...

Mereka semua merasa seperti jadi patung

Kelinci Albino: "Aku membencimu~ *WOOOOOYYY! GUE BUKAN KELINCI ALBINO! GUE MARY KOZAKURA! AUTHOR JAHAT! QAQ*

Seto baru sadar kalo itu bukan kelinci albino! Tapi Mary! OAO

Mary pun lari dari situ,

Menuju ke jalanan

Karena jarak dari RS ke markas sekitar 1 meter #Ngasal lu, thor! :v. Aliar 10 km, Mary pun mengambil roket jet dari sakunya Hibiya (?)

Author: "Weh, Mary-chan! Darimana kau dapet Hibiya-kun!? QAQ"

Mary : "Entahlah, aku tadi melihatnya di pinggir jalan mau nyelamatin Hiyori yang di tabrak truck-san, tapi keburu gue tarik dia dan gue acak-acak sakunya! \ :v /"

Author: "Mary... Kasihan Hibiya! ;_; Ah sudahlah, lanjutkan jet roketnya! ._. /"

Hibiya: "Bolehkah aku pergi sekarang? -_-""

Mary pun memasang jet roket dari saku Hibiya tadi di atas punggungnya... Dan...

*ZWOOOOOOSHHH!*

MARY PUN TERBANGG! XD

#AMPUNN! CERITA INI JADI OOC! QAQ#

Akhirnya Mary sampai ke markar dalam waktu 10 detik :v

Saat Mary masuk ke dalam markas, ngga ada siapa-siapa di dalam sana,

Tapi markasnya udah bersih kinclong! *CLINGG! :P

Mary melihat jam

Sekarang jam 12.30 siang 15 Agustus *Ini bukan Heat-Haze day, woyy! :'v*

Dia mengambil buku YAOI-nya di lemari,

Tapi...

Dia baru inget kalo Seto membawa semua buku YAOI-nya ke RS

Mary Cuma bisa muter-muter di lantai karena bosan... ._.

Tiba-tiba...

*KRIEEEEETT...*

Pintu terbuka,

Mary melihat di situ ada...

KIDO!

Mary : "D... Danchou! B...Ba...Bagaiman Danchou Bi-sa dateng Ke...Sini cepa~at banget!? OAO"

Kido : "Gue ngendarain Motor Gede tadi... ._." #Sejak kapan Kido punya MOGE!? :'v

Mary : "T... Tapi... Untuk ap-pa kau ke...sini!? OAO

Kido : "Chapter ini kan, tentang gue jagain kamu! Ngga adil kalo Seto terus yang jagain kamu! :'v"

Mary : "Be... Betul juga, y...ya... ._."

-DI TEMPAT TIM MEKAKUSHI-DAN BERADA-

Karena ngga ada Kido yang nyuruh-nyuruh di sana...

SELURUH ANGGOTA MEKAKUSHI-DAN BERSENANG-SENANG DI MALL! XD

Kano : "Baju ini cocok buat Kido, nih! Khukhukhu... =w= baju pembantu :v"

Momo : "Wahh! Baju ini bagus! Eh, yang ini juga bagus! Mana yang bagus, ya?! w Kena labilisasi :v"

Ene : "Master! Sudah ku bilang beli baju yang itu aja! CUCOK banget sama master! XD Nunjuk baju pembantu yang tadi di pegang Kano :v"

Shintaro: "Bisa ngga, SEHARIII AJA kamu ngga gangguin gue!? -_-"

Hibiya : "HEI OBAA-SAN! BAJU INI COCOK UNTUKMU! :P kostum sapi :v"

Konoha: "Apa di sini ngga ada negima? Gigiti baju yang ada gambar negimanya :'v"

-DI TEMPAT SETO BERADA-

Mereka semua udah ngga mematung lagi, para pegawai RS pun kembali ke RS untuk melakukan pekerjaannya masing-masing, tapi...

Seto : "Kenapa Mary membenciku?"

Dia masih memikirkan kata-kata Mary yang tadi. Seperti di 'REPLY' lagi #ampun, dah... ._.

AKU MEMBENCIMU

AKU MEMBENCIMU

AKU MEMBENCIMU

AKU MEMBENCIMU

AKU MEMBEBENCIMU

Author: "Seto, hentikan itu. Kau membuatku pusing! _ "

Seto : "Nee, Author! Kenapa lu nulis cerita kalo Mary benci gue, sih? *Mojok*

Author: "Kenapa? Kamu ngga suka yang begini, ya? ._."

Seto : "YA IYA, LAHHH! =3="

Author: "Ya udah, gue ganti naskahnya mulai dari sini... ._."

-GANTI NASKAH-

DAN! SETO-SERIGALA PUN MENYELAMATKAN GADIS SI TUDUNG MERAH, MARY! XD

Author: "SALAH NASKAH! SALAH NASKAH! OAO INI NASKAH BUAT CERITA SELANJUTNYA! ASISTEN! CARIKAN NASKAH YANG LAIN! CEPAT! CEPAT! OAO"

Asisten pun memberikan naskahnya kepada Author...

Author: "Ganti naskah lagi! =3="

-GANTI NASKAH-

Akhirnya, Seto sampai di markas... Dia kecapekan lari 10 km dari RS ke markas

Seto : "Apa di dalam ada orang?"

Kido : "Aku ada di sini..."

Seto : "Mary-chan ada di mana?"

Kido : "Dia ada di belakangku..."

Mary : "D...Danchouu! Su...Sudah ku-bi-lang j...j...j...jangan kasih tau S...Seto-kun! o"

Kido : "Gue keceplosan... frontal -_-"

Seto langsung mendekati Mary

Seto : "Mary-chan... Kenapa kau membenciku?" *LHA? INI MAH, MASIH SAMA AJA KAYAK YANG TADI! OAO*

Mary : "*gembungin pipi* A... Aku ngga membenci~imu, kok! =3="

Seto : "Jangan bo'ong, aku tau, kok... Kau membenciku, kan? Kenapa kau membenciku, Mary-chan?"

Mary : "I... Itu karena..."

Kido langsung menatap Mary.

Mary : "U... Umurku ini su-dah 140 tahun, ta...tapi...

Kau...

Terlalu...

Memperlakukanku...

.

.

.

SEPERTI ANAK KECIL YANG BERUMUR 14 TAHUN! HWEEEEEE! TTATT *Seketika Mary nangis, kaca pecah semua, telinga pun sampe conge', Yang ada di situ pasti ngga bisa ngebayangin kalo Mary nangis :'v"

Seto : "AUTHOOOORRR! BISA GANTI NASKAHNYA, GA!? GUE NGGA PUNYA KATA-KATA BUAT NENANGI MARY-CHAN, NIH!? TELINGA GUE JUGA UDAH CONGE'AN! OAO *OOC* Capsmu, nak :'v"

Author: "Ngga bisa, kamu kan, 'PAIR'nya Mary! Jadi kamu ngomong sambil jungkir balik juga ngga papa... *Author di gaplek Seto*"

Seto : "Tapi chapter ini giliran Kido yang bersama Mary-chan! Kamu boleh aja nulis yang romantis aku sama dia, tapi di simpen aja buat chapter gue! :'v"

Author: "Kau benar juga, Seto... ._.

ASISTENN! NASKAHNYA KIDO!"

Dan... Ganti naskah lagi... ._.

-GANTI NASKAH (LAGI)-

Seto duduk terdiam di sofa dan melihati Mary yang nangis di lantai,

Kido mendekati Mary,

Seto : "Aku sudah tak bisa bicara lagi dengannya, tolong, ya, Kido!"

Kido : "Terserahmu saja...

Mary...

Kenapa kau menagis?"

~Hening~

Seto : "Bicaralah, Mary! :'v"

Mary : "Hiks... A... Aku..."

Kido & Seto: "Kamuuu!?"

Mary : "AKU... AKU...!"

Kido & Seto: "KAMUUU!? *JDEEEERRR!*

Mary : "AKU M...MAU BACA BU-KU Y-A-O-I KUUU! QAQ HUWEEEEEEE!"

Kido & Seto: *GUBRAKKK!*

Author: "Kok ceritanya jadi ancur gini, sih? :'v"

Kido : "Ngga papa! Yang penting chapter ini sudah selesai! Dan aku bisa bersantai sekarang! =_="

Seto : "Tapi Kido... Yang lain pada kemana, ya? ._."

Author: "pada di mall bersenang-senang tanpa kalian bertiga! :v"

Kido, Seto, Mary: "A...APAAA!? OAO"

-DI RS DI KAMAR MARY-

Suster: "Mary... Ini oba- loh? Kok pasien dan penunggunya ngilang? ._.

Eh? Apa ini?

BU-KU YA-O-I...

Apa ini?"

Suster itu kebingungan dan membaca buku itu, setelah beberapa menit...

Suster: "BU...BUKU INI! BENAR-BENAR MENAKJUBKAN! YEAH! \ q / *Langsung ada sinar dari langit* Suster pun jadi ikutan fujoshi :'v".