Title : IMYSB

Author : KimDeegita88

Main Cast :

Kim Jongin x Do Kyungsoo

Support Cas:

All Member EXO

Rated : T

Genre : Romance, Hurt/Comfort, Drama, Friendship, GS!

Disclaimed : Story is My mine, kalau ada kesamaan nama,tempat, situasi, alur, dan lejadian percayalahhanya kebetulan hehe. Ini bener asli pemikiran author sendiri kok.

Warning! Rawan Typo! No EYD! GS!

.

.

.

Don't Like? Don't Read!

NO BASH!

.

.

.

R n R

.

.

.

Chapter 4

Bel pulang sekolah sudah berbunyi 10 menit yang lalu, beberapa siswa ada yang masih berada pada kelas mereka, beberapa nya lagi telah berbondong bondong menyelusuri lorong sekolahan mereka untuk meninggalkan tempat menuntut ilmu itu.

Tetapi tidak dengan Kyungsoo, gadis bermata bulat itu masih terduduk sendirian di bangkunya, dengan pandangan matanya yang menatap kea rah depan dengan tatapan kosong.

"Kyung" sebuah tangan mmungil berhasil membuyarkan lamunan Kyungsoo. Mata Kyungsoo mengerjap sambil mencari sumber suara, dan menemukan seorang Byun Baekhyun yang tengah meletakan tangan mungilnya di pundak Kyungsoo.

"Gwaenchana?" Kyungsoo hanya mengangguk

"Mau pulang bersamaku" ucap Baekhyun, Kyungsoo hanya tersenyum dengan senyuman yang ia paksakan sambil kepalanya yang ia gelengkan

"Benar kau tak apa?" tanya Baekhyun lagi

"Aku tidak apa" kali ini Kyungsoo mengambil tas nya dan malah meninggalkan Baekhyun di ruang kelas itu tanpa sepatah kata yang ia ucapkan pada gadis mungil bermata sipit itu.

Kyungsoo berjalan melewati koridor sekolah yang sudah lumayan sepi, tatapan matanya kosong, ia berjalan sambil melamun, entah apa yang sedang gadis mata bulat itu fikirkan.

Kyungsoo menghentikan langkahnya mendadak, mata tajamnya kembali ia keluarkan dari aura arogan gadis itu.

Gadis mungil itu lalu membalikan badannya, mata tajamnya kini berjalan perlahan memandang satu persatu apa yang ada di depannya.

Setelah di rasa tidak ada sesuatu yang aneh, gadis bermata bulat itu membalikan badannya kembali dan ingin melanjutkan langkah kakinya yang sempat terhenti.

Sewaktu membalikan tubuh mungilnyya, ia sadar bahwa sedang menabrak tubuh yang lebih besar dari tubuh mungil Kyungsoo.

Bughhh!

Gadis bermata bulat itu menatap sayu pria yang tingginya melebihi tinggi Kyungsoo.

"Kenapa terburu – buru Kyung?" ucap namja tampan yang menyeret Kyungsoo kea tap gedung sekolah barunya. Kyungsoo memalingkan wajahnya kearah mana saja, asal tidak mentapa mata tajam namja tampan yang di panggilnya Kris itu

Kyungsoo menarik nafas panjangnya, kedua tangannya ia lipat pada dada yang lumayan berisi itu, dengan sedikit keberaniannya ia menatap wajah tampan Kris dengan tatapan mata tajamnya.

"Ada apa?" tanya Kyungsoo.

Kris lalu menggandeng kasar tangan mungil Kyungsoo, dan menyeretnya secara kasar membawa gadis mungil itu memasuki ruang music.

"Arghh.." rintih Kyungsoo sambil memegangi pergelangan tangannya yang baru saja Kris lepaskan, cengkraman yang cukup kuat bagi Kyungsoo, dan menyakitkan tentunya.

Namja tampan itu mendekati Kyungsoo, hingga gadis mungil itu tersudut pada dinding.

"Mau apa kau?" tangan Kyungsoo yang masih menggenggam pergelangan tangannya yang tadi di cengkram kuat oleh namja itu.

Kris semakin mendekatkan wajahnya pada Kyungsoo, gadis mungil itu hanya memejamkan matanya rapat, entah apa yang akan di lakukan namja yang ia kenal itu.

"Kris cukup!" Ucap Kyungsoo. Kris terdiam mendengar perkataan Kyungsoo. Namja tampan itu perlahan menjauh dari tubuh mungil Kyungsoo.

"Apa kau belum puas ?" gadis itu sedikit mendorong tubuh Kris dan pergi meninggalkan Kris yang masih mematung di ruang music sendirian. Sudut bibir namja tampan itu sedikit terangkat menampakan seringai dari wajah tampannya.

Kyungsoo berjalan terburu meninggalkan ruang music, ruangan yang membuatnya harus terkurung bersama seorang Kris.

Gadis itu berjalan sambil sesekali menoleh ke belakang. Tanpa Kyungsoo sadari Kriss menyusul berjalan di belakang gadis mungil bermata bulat itu.

Samar – samar Kyungsoo melihat sosok namja tinggi di depannya.

Fikirannya sudah mendesak dan ia harus menghindari Kriss siang itu, tanpa berfikir panjang, Kyungsoo semakin melangkahkan kakinya dengan cepat sehingga ia semakin dekat dengan namja tinggi yang ia lihat dari kejauhan itu, dan dengan cepat juga Kyungsoo meraih tangan namja yang ia lihat tadi.

Kyungsoo mendahului langkah namja itu, sehingga kini Kyungsoo berada di depan namja itu.

Gadis itu menundukan wajah cantiknya.

"Maaf?" ucap namja yang Kyungsoo genggam tanganya

Tanpa menjawab, Kyungsoo masih mencari ke arah Kriss, ia melihat namja tinggi itu semakin mendekat.

Gadis bermata bulat itu semakin mengkerutkan alis tebalnya.

"Tolong aku!" ucap Kyungsoo

Tangan Kyungsoo meraih tengkuk namja tampan yang ada di depannya itu, ia mendekatkan bibir berbentuk hatinya dan menempelkannya dengan bibir namja di depannya.

Sang namja hanya terdiam kaku, bola matanya seakan ingin keluar dari tempatnya.

Tidak lama kemudian, dan tidak butuh waktu yang lama, Kyungsoo menghentikan aksi gilanya dengan namja yang tidak ia kenal.

Namja didepannya hanya mematung tidak mengerti apa yang telah terjadi barusan. Kris? Tentu saja Kriss juga terdiam di tempatnya.

"Berhenti mencariku, menggangguku atau menemuiku" ucap Kyungsoo. Tangan mungilnya masih menggenggam pergelangan tangan namja didepannya.

Seakan tak percaya dan masih bingung dengan berjuta pertanyaan di otaknya, namja yang masih mematung di sebelah Kyungsoo hanya terdiam dengan mulutnya yang sedikit terbuka, seakan masih tidak percaya dengan apa yang barusan saja terjadi.

Mata kebencian Kriss memandang namja sebelah Kyungsoo dengan pandangan yang tidak sukanya. Tangan kekarnya mengepal.

Namja itu berjalan meninggalkan Kyungsoo dan namja itu.

.

"Mau pulang bersamaku?" ucap namja tinggi bertelinga peri

"Hai yeol" sapa gadis bermata sipit yang bernama Byun Baekhyun

"Hai cantik, kau tidak ingin menjawab pertanyaanku?"

"Oh, pulang bersama? Apa tidak merepotkanmu?" ucap gadis itu

"Tentu saja tidak" Chanyeol merogoh kedua saku celananya, seperti sedang mencari sesuatu, merogoh tas slempangnya.

"Ada apa yeol?" tanya Baekhyun

"Sepertinya aku meninggalkan kunci mobilku di kelas, kau tunggu disini sebentar yaa, sebentar saja, jangan pergi kemana kemana" ucap Chanyeol sambil sedikit berlari meninggalkan Baekhyun.

Namja berpostur tubuh tinggi itu berjalan melewati koridor sekolah yang sudah sangat sepi, Chanyeol berjalan dengan santai.

Langkahnya terhenti ketika melihat sesuatu yang aneh didepannya.

Namja bertelinga peri itu terdiam dan menyaksikan apa yang ada di depannya, memang tidak terlihat jelas, tapi Chanyeol tau bahwa ia mengenali sosok yang ada didepannya.

Tidak lama kemudian Chanyeol melihat sosok namja tampan yang ia lihat di atap sekolah sedang berjalan dengan raut wajah murkanya.

"Bukankah itu namja yang di atap sekolah?" ucap Chanyeol.

Tanpa memikirkan namja yang barusan ia lihat, Chanyeol melanjutkan langkah kakinya dan mendekati sosok yang ia lihat dari jauh tadi.

"Jongin!" ucap Chanyeol terkejut.

Gadis mungil yang berada di depan Jongin menundukan wajahnya dan meninggalkan kedua namja yang masih terdiam di tempatnya masing-masing.

"Kau gila? Ternyata dia pacarmu?" Jongin terdiam sambil masih menatap gadis yang ia kenali sebagai Kyungsoo itu meninggalkannya.

"Hyaaa! Kamjong! Apa kau tidak mendengar temanmu yang paling tampan ini sedang berbicara? Eohh? Aku tadi melihatmu dan dia sedang berciu.." ucap Chanyeol terputus karena Jongin teah menyumpal mulut namja tampan itu dengan tangannya.

"Apa kau tidak bisa diam?" ucap Jongin lalu melepaskan tangannya dari mulut Chanyeol.

"Baiklah aku diam" Jongin lalu meninggalkan Chanyeol.

.

Kyungsoo keluar dari mobil sport warna putih kesayangannya, lalu memasuki rumah mewah yang di dalamnya sudah ada kedua orangtuanya sedang menunggu.

"Aku pulang" ucap Kyungsoo tapi tak mendapat respon satupun dari orang rumah.

Kyungsoo mencari ke setiap sudut ruangan, tapi tidak menemukan kedua orang tuanya.

"Bi, dimana appa dan eomma?" tanya Kyungsoo dengan salah satu maid dirumahnya.

"Mereka ada di kamarnya tuan putri"

Kyungsoo lalu berlalu dan segera meninggalkan mermaid itu, ia berjalan menuju kamar kedua orang tuanya.

Kyungsoo membuka pintu kamar dengan perlahan, namun tetap. Tidak menemukan kedua orangtuanya berada. Ia mendengus kesal dengan tangan yang ia lipat didepan dada berisinya sambil berdecih sebal.

Samar samar ia mendengar suara yang ia kenali dari balkon luar kamar kedua orangtuanya, gadis itu tau bahwa itu suara mereka, suara kedua orangtua Kyungsoo.

Kyungsoo berjalan perlahan, sambil menahan sedikit tawanya, ia berniat mengejutkan appa dan eommanya.

Hana ..

Dul ..

Set ..

Ucapnya dalam hati, namun sayang kedua orang tuanya sudah terlebih tau akan kedatangan Kyungsoo, dan malah mengejutkan Kyungsoo dari depan. Kkkkk

Seketika muka tawa yang di tahannya berubah menjadi datar, sangat datar.

Kedua orangtuanya langsung memeluk Kyungsoo dan membawanya di tengah tengah mereka.

"Bagaimana hari pertamamu nak?" ucap Hoo Ieyo, Ibu Kyungsoo.

"Kau menyukainya?" tanya nya lagi. Kyungsoo tersenyum.

"Ya begitulah tidak terlalu membosankan" ucap Kyungsoo.

Ayah Kyungsoo tersenyum, lalu mengusap surai panjang milik anaknya.

"Appa itu akan merusak posisi rambut cantikku" ucap Kyungsoo. Ayahnya hanya tersenyum dan semakin membuat berantakan surai cantik Kyungsoo.

"Apa kau merindukannya?" ucap Ahn, ayah Kyungsoo. Kyungsoo hanya terdiam sambil sedikit menanggukan kepalanya.

"Bersabarlah sayang"

.

Suara alarm berbunyi sangat nyaring dan membuat telinga yang mendengarnya akan segera bergegas untuk terbangun dari tidur nyenyaknya.

Kyungsoo, gadis bermata besar yang merasa tidurnya terganggu itu merasa geram terhadap alarm yang tidak bisa diam itu, ia mengambil alarm berwarna putih itu lalu melemparnya kearah pintu yang kebetulan terbuka, dan yang membukannya adalah eommanya.

"Astaga Kyungi, kenapa belum bangun" ucap sang eomma sambil memeungut jam beker yang tergeletak di lantai itu.

Wanita paruh baya yang masih terlihat cantik itu menyalakan lampu utama kamar tersebut, lalu berjalan dengan perlahan menuju kasur king size milik anaknya. Sungguh, kamar Kyungsoo adalah kamar yang luamayan lebar di banding kamar kedua orangtuanya, kamar yang di dominasi dengan warna putih, lalu terdapat walpapaer gambar dirinya yang terlihat begitu cantik di atas kasurnya.

"Bangunlah putri eomma, appa sudah menunggu di bawah" Kyungsoo terbangun dengan mengejutkan eommanya, rambut indahnya yang berantakan dan wajahnya yang terlihat seperti orang menakutkan.

"Tapi eomma aku masih mengantuk" ucap Kyungsoo lalu ia kembali merebahkan tubuhnya pada kasur empuk super nyamannya.

"30 menit eomma tunggu di bawah dan kau harus sudah siap berangkat ke sekolah, tidak ada penolakan Do Kyungsoo!" ucap Eomma nya final. Lalu wanita paruh baya itu meninggalkan Kyungsoo yang masih menutupi wajah cantiknya.

"Baiklah baiklah aku akan bersiap siap eomma" monolognya. Ia lalu segera mandi dan bersiap-siap untuk pergi ke sekolah.

Tidak lama kemudia Kyungsoo berjalan menuruni anak tangga nya dengan earphone berwarna putih yang bertengger di telinganya, rambutnya kini ia biarkan terurai dengan bagian ujung rambut yang sedikit bergelombang, poni atas mata yang menutupi dahi Kyungsoo.

"Selamat pagi eomma, Selamat pagi appa" ucapnya sambil mencium pipi keuda orangtuanya satu persatu, lalu gadis itu mengambil sepotong roti yang belum selesai eomma nya olesi selai lalu Kyungsoo pergi belalu meninggalkan kedua orangtuanya yang sedang asyik sarapn di ruang tengah.

"Itu belum selese nak" ucap eommanya

"Kau tidak mau makan terlebih dahulu?" ucap Do Ahn ayahnya

"Tidak appa, aku kesiangan" ucapnya.

.

Kyungsoo melajukan kecepatan mobilnya dengan kecepatan sedang, earphone putih miliknya masih setia di telinga gadis mungil bermata lebar itu, ia menikmati pagi ini.

Tidak lama kemudia, mobil mewah yang ia kendarai, memasuki halaman sekolah milik ayahnya sendiri itu.

Kyungsoo menepikan mobil sport putih miliknya, lalu ia keluar dari mobil miliknya.

Ia menutup pintu mobilnya perlahan sambil tangan sebelahnya yang sedang asyik dengan smartphonya, rambutnya sedikit menutupi wajah cantiknya, karena Kyungsoo sdikit menunduk.

Tanpa ia sadari sedari tadi ada dua orang yang memperhatikan Kyungsoo.

Tngannya mungilnya yang sedang asyik itu di genggam oleh tangan kekar entah milik siapa, Kyungsoo terkejut dan menatap ke arah pemilik sang tangan.

"Hay" sapa namja tampan bertelinga peri dan bertubuh tinggi.

Kyungsoo menatap tak suka pada namja itu, sebab sudah seenaknya menyentuhnya.

"Ada apa" ucanya

"Aku Chanyeol, apa kau yang kemarin mencium temanku?" ucapnya

"Mwo?" ucap Kyungsoo terkejut sambil alisnya yang berkerut, sesaat sewaktu gadis itu terkejut, seorang namja tampan berkulit tan berjalan dari arah belakang namja yang mengaku bernama Chanyeol itu.

Kyungsoo gelagapan, dan buru-buru menyembunyikan wajahnya. Ia harus kabur, iya harus kabur!.

Kyungsoo berbalik sambil menundukan wajah malunya, sungguh ini sangat memalukan baginya, namun ketika ia berbalik badan ia menabrak sebuah dada bidang milik seorang pria.

Kyungsoo menatap wajah yang tingginya melebihi tinggi badan gadis itu, ia harus mendongak.

"Kriss?" ucap Kyungsoo

'Sial, kenapa orang ini muncul di waktu yang tidak tepat' umpatnya

"Hai" Ucap Kriss, sambil senyum seringai yang ia tunjukan. Kyungsoo berusaha tenang dengan wajah datar yang ia ekspresikan kembali.

Kriss perlahan ingin meraih tangan Kyungsoo, namun sayang, tangan Kyungsoo sudah terlebih dahulu di raih oleh orang yang berada di belakang Kyungsoo, dan membawa gadis itu ke suatu tempat.

.

TBC

Yaampun, nulis apa akuhhh :D

Dikit banget ya Chap ini...

Sungguh ini berat banget, lama nggak nulis terus sekalinya nulis kata katanya jadi agak kaku gini. Sebenernya imajinasi jalan terus tapi ya gtuu dehh mungkin kelamaan nggak nulis :D tapi nggak apalah ^_^

Maaf baru bisa update sekarang _-

Lagi di repotin sama tugas kuliah yang nggak ada abis-abisnya ^_^ wwkwkkwkw..

Thanks yang udah mau nunggu FF ini, maaf kalau sedikit bahkan banyak absurdnya.

Ff ini pasti aku terusin kok, tapi ya gitu, Update nya bakalan lama, karena harus ngutamain tugas kuliah duluu. _

Okee, di tunggu reviuw nyaa :*

BigThaks*

Kim Reon|Kyungsooxeveryone |Lovesoo |Kyung1225 |dinadokyungsoo1 |tarifebrianti |Kyungi Love | misslah |Kyungoonia | DJ 100 | babyta | Dosarang12 | Aulalili | Erikaalni | Misslah

| Mocca | Shiomichi | Kim Gongju | Kaisoomin | Kaisooship | .1 | Kyungsoonia.