The Power of Elemental
Disclaimer : Naruto Mashashi Kishimoto & Highschool DxD Ichie Shibumi
Author : Namikaze Fansboy
Rated : T
Genre: Adventure/ Supernatural/ Scy-fi/ Other
Pair : [Naruto X Rias × Akeno × Lucy x ...]
DONT LIKE DONT READ
.
.
.
Summary : Karena sebuah kesalahan ia harus dibuang naqmun itu bukan akhir melainkan awal perjalanan barunya dengan hidup dan ingatan baru ia akan memulai kehidupan yang berbeda dari yang sebelumnya. NaruRias Strong!Naru Supernatural/ Romance/ Scy-fi.
~XXX~ CHAPTER 4 ~XXX~
Satu minggu sudah terlewat sejak vonis dokter pada Naruto anggota ORC dan Osis nampak masih turut prihatin terutama Rias yang terlihat sangat depresi.
"Buchou" Panggil Akeno membuat Rias mengalihkan padangannya.
"Besok akan ada kunjungan dari Grayfia-neesama apa Buchou akan memasang wajah seperti ini terus?" Ucap Akeno pelan pada Rias.
Rias tersenyum lirih. "Aku tahu Akeno, kunjungan besok pasti akan membahas tentang perjodohanku dan itu membuat beban pikiranku bertambah"
Akeno menatap Rias iba ia tahu kalau Rias tidak menginginkan perjodohan itu ditambah kondisi Naruto sekarang pasti itu membuat Rias tertekan.
"Buchou harus yakin bahwa Naruto akan bangun dan berkumpul dengan kita lagi" Akeno mencoba menghibur Rias walau dirinya sendiri ragu.
"Aku berharap seperti itu Akeno"
~XXX~ The Power of Elemental ~XXX~
Kelompok Gremory kini sudah berkumpul seperti perintah dari Rias, kemudian sebuah lingkaran sihir berwarna putih yang munculkan sosok perempuan cantik berambut putih.
" Selamat malam semuanya" Ucap wanita tadi.
"Buchou, siapa dia?" tanya Issei sambil menunjuk wanita tadi.
Perenpuan itu menundukkan badan "Saya adalah kepala pelayan dari keluarga Gremory Lucifuge sekaligus Queen dari Maou Lucifer, apakah mereka perlu saya beritahu?"
Grayfia yang ingin memberitahu langsung mengurungkan niatnya kareba muncul lingkaran sijit disertai kobaran api.
"Hah.. sebelumnya aku belum pernah ke dunia manusia. Aku datang untukmu Rias sayangku…" ucap Pria yang tadi muncul dari kobaran api.
Isseo menunjuk pemuda pirang dengan wajah berkerut. "Siapa dia?"
"Dia adalah Raiser Phoenix-sama, keturunan murni dari iblis kelas atas. Dan anak ketiga dari keluarga Phoenix"
"Dia juga tunangan dari pewaris keluarga Gremory, dengan kata lain dia adalah tunangan dari Rias-Ojousama." Lanjut Grayfia.
"Tunangan?" Ucap Peeeage Rias minus Akeno yang sudah tahu.
"Aku adalah tunangan dari sayangku Rias" Ucap Raiser sambil berjalan ke arah Rias dan membelai dagu serta rambut dari Rias dan kemudian menuju pahanya.
"Sudah hentikan itu Raiser. Aku sudah mengatakan kepadamu bahwa aku menolak menikah denganmu." , ucap Rias.
"Sebagai Heiress keluarga Gremory, kau tidak boleh mengecewakan keluargamu dengan menolak pernikahan ini." Ucap Raiser mulai geram.
Rias balik menatap tajam Raiser. "Aku tak peduli dengan itu Raiser"
Raiser yanh mendengar itu semakin geram kemudian semakin mendekatkan diri kearah Rias.
"Aku akan tetap membawamu Rias, bahkan jika aku harus membakar seluruh pelayannyanmu"
Raiser mulai menaikkan kekuatannya hingga membuat seluruh ruangan itu terasa seperti perapian.
"Tolong hentikan itu Raiser Phoenix-sama", ucap Grayfia mencoba menghentikan tindakan yang akan dilakukan Raiser.
"Ojou-sama, Raiser-sama, Sirzech-sama telah memperkirakan bahwa hal ini akan terjadi. Untuk itu ia membuat keputusan, Jika Rias-Ojousama masih bersikeras dengan penolakannya, maka akan diadakan rating game untuk menyelesaikan masalah ini." Ucap Grayfia.
Rias membola mendengarnya. "Tapi Grayfia-neesama saat ini aku belum memiliki set lenngkap bahkan satu anggota kelompokku sedang kritis"
Raiser menyeringai mendengar itu. "Aku telah memainkan game ini berulang kali dan menang berturut-turut. Sementara kau bahkan belum pernah memainkannya dan tidak punya pengalaman. Selain itu Rias, apa mereka semua adalah pelayannyamu, sepertinya selain Queenmu, mereka semua tampak lemah"
Tep!
Raiser memegang dagu Rias sebentar. "Aku akan menunggu satu minggu dari sekarang dan jika saat itu tiba mau tak mau, suka tak suka maka kau harus menikah denganku tanpa ada pertunangan"
Setelah itu Raiser menghilang dalam kobaran api meninggalkan Rias yang kinj tengah menunduk dalam.
Tep!
Grayfia memegang pundak Rias seraya tersenyum lembut. "Percayalah Rias Ojou-sama bahwa kalian akan memenangkan Rating Game ini"
"Tapi Grafia-nee sendiri tahu kemampuan Raiser lagipula keadaan kelompokku sedang tertatih"
Grayfia tersenyum mendengarnya. "Raiser-sama adalah pribadi yang sombong maka dari itu gunakan celah itu untuk mengalahkannya"
Rias mengangguk ia berharap bisa memenangkan Rating Game ini walau tanpa bantuan Naruto.
~XXX~ The Power of Elemental ~XXX~
Naruto menatap sekitar dengan pandaangan bingung karena ia sekarang berada ditanah gersang dengan banyak kawah tak lupa langit berbintang yang terasa dekat.
"Diamana ini? seingatku didunia atas tak ada tempat yang seperti ini" Ucap Naruto bingung.
"Lama tak bertemu Naruto"
Naruto langsung menoleh kesumber suara kemudian mendapati seseorang berambut coklat dengan iris karamel.
"Siapa kau? dan dimana ini?"
Sosok itu tersenyum. "Aku memahami kalau kau tak mengenalku Letnan, tapi aku sangat berterimakasih padamu"
"Berterimakasih? dan kenapa kau memanggilku Letnan?"
Sosok itu mengangguk. "Namaku Leon Heartfilia ayah dari Lucy, aku berterimakasih padamu karena kau menolong Istri dan Anakku walau kau tak mengingatnya"
"Dan maaf karena aku baru bisa membalas kebaikanmu saat ini Letnan" Lanjutnya.
"Tunggu! Tunggu! Kalau begitu kau pasti tahu jati diriku bukan?"
Leon mengangguk. "Kau adalah Letnan dari pasukan Penakhluk Galaksi untuk mencari sumber energi dari suatu planet"
Mata Naruto membulat. "Penakhluk? Berarti aku dulu memiliki sifat jahat?"
"Bukan seperti itu Letnan, kau memang salah satu dari mereka tapi kau tak pernah melawan orang yang tak bisa melawanmu"
Leon mengacungkan tangannya kemudian muncul Vision dimana Naruto sedang menghadapi musuh -musuh dengan tangguh.
"Itu aku? Kenapa sekuat itu?"
"Ya Letnan"
"Tapi kenapa aku bisa memecah menjadi tu' Ugh.."
Tiba -tiba Naruto memgang kepalanya merasakan sakit seolah dipaksa menerima sebuah bayangan persis seperti saat dirinya memecah diri.
"Apa ini ingatanku?" Gumam Naruto
Leon tersenyum. "Itu bukan ingatan karena sebenarnya itu adalah gambaran tentang kekuatan terkuat dari Sfera Power yang ditunjukan Bola Sfera"
"Bola sfera?"
"Itu adalah bola yang dapat memberikan kekuatan bisa dibilang itu seperti Sacred Gear, dan kekuatanmu itu salah satu dari 7 terkuat karena Sfera Power dapat dilepas saat penggunanya mati"
"Kenapa kau tahu banyak tentang Sfera Power?"
"Karena aku pengguna salah satu dari 7 Sfera terkuat"
Naruto membola. "Kalau alasan seperti itu kenapa kau tak bisa melindungi keluargamu?"
"Itu karena aku tak mampu melawan pimpinan kalian yang memiliki Sfera terkuat"
"Lalu apa maksudmu membawaku kemari?"
"Aku ingin memberimu hadiah"
Naruto memiringkan kepanya. "Hadiah?"
Tiba -tiba Leon memegang tangan kiri Naruto dan sontak jam tangan dikiri Naruto bercahay merah jambu.
"Aku sudah memberikan Sfera Powerku padamu karena aku percaya padamu lagipula ini bisa membantumu selagi kau kehilangan sebagian kekuatan Sfera Elemental"
'Dan aku yakin cepat atau lambat Pasukan Penakhluk Galaksi akan datang ke ke sini ke planet yang dihuni manusia ini' Lanjut Leon dalam hati.
Naruto mengangguk. "Lalu apa kekauatan dari Sfera ini?" Tanya Naruto sembari mengangkat tangan kirinya.
"Dengan kekuatan itu kau dapat memanipulasi Gravitasi sesukamu tapi kau tak akan bisa menggunakannya saat memasuki Elemental Mode"
Naruto mengangguk kemudian mencoba dan tiba -tiba saja tubuhnya melayang, Leon yang melihat itu tersenyum sepertinya Naruto akan mudah menguasainya.
"Wuowww aaku terbang"
Leon tertawa melihat tingkah Naruto. "Kau bukan terbang melainkan meringankan tubuh tanpa kau sadari"
"Hmmm... seperti itu"
"Baiklah untuk itu aku akan mengajarkan 2 Hal yaitu meringankan dan memberatkan tubuhmu yang kedua meringankan atau memberatkan apa yang ada disekitarmu"
Naruto mengangguk semangat membuat Leon menggelengkan kepala karena berbeda sifat dengan Letnan yang terkuat itu.
"Kalau begitu aku ingin memberitahu bahwa hal yang terpenting disini adalah Konsentrasi"
Leon mengajarkan Naruto bagaimana dasar menuju kekuatan terkuat itu tinggal bagaimana mengembangkannya.
"Terimakasih karena mau membantuku"
Leon mengangguk. "Aku tak akan berlama -lama karena rentang waktu disini dan duniamu sangat berbeda jauh yang 1 bulan disini serasa 1 minggu disana"
Naruto sungguh terkejut. "Apa? kalau begitu aku sudah tak sadarkan diri selama satu bulan?"
Leon mengangguk. "Saat ini Kingmu dalam masalah yang cukup rumit kurasa kau harus membantunya kau tak perlu khawatir karena aku telah menghilangkan Zat Korosif yang ada didalam tubuhmu, dan aku ingin kau mengatakan pada Selena dan Lucy bahwa aku mencintai dan menyayangi mereka"
Naruto mengangguk. "Itu pasti"
"Kalau mereka tak percaya gunakan kekuatan yang aku beri"
Setelah itu tempat dimana mereka berbincang berubah menjadi sorotan cahaya terang.
~XXX~ The Power of Elemental ~XXX~
Naruto membuka matanya dan yang pertama kali ia lihat sekarang ia berada ditempat yang serba putih kemudian melihat sekitar mendapati seorang gadis bersurai Dark Blue sedang menungguinya disampinh ranjang.
"Dasar Akeno-senpai, tidur disini tidak akan membuat tubuhmu terasa pegal"
Dengan tersenyum Naruto membelai surai Dark Blue Akeno untuk membangunkannya.
"Ehmmm..." Akeno menggeliat kemudian kepalanya.
Sontak setelah mengangkat kepala Akeno mendapati Naruto yang kini tengah tersenyum kearahnya dengan iris Saphire yang berbinar.
Greph!
Akeno memeluk Naruto erat sambil tersenyum tulus tak seperti biasa.
"Yokatta kau sudah sadar Naruto-kun"
Naruto mengangguk kemudian mereka melepas pelukannya.
"Oh ya dimana yang lainnya?"
Akeno menunduk. "Mereka sedang mendatangi pernikahan Buchou"
Naruto terkejut bukan main.
"Menikah? Bagaimana bisa?" Tanya Naruto tak mengerti.
"Buchou tak menginginkan hal ini, dan diadakan Rating Game dua minggu yang lalu tapi kami kalah hingga setelah itu dilangsungkan pertunangan dan sekarang... kau sudah tahu sendiri" Jawab Akeno lirih karena Sahabatnya akan menjadi istri dari Raiser, dan itu artinya secara tidak langsung ia juga menjadi budak Raiser.
Naruto menggeram marah kemudian bangun dari ranjang rumah sakit membuat Akeno terkejut.
Blazt!
Soaok Naruto kini sudaah berganti Style dengan jaket Hitam merah dengan Hodie dengan iris merah cerah dengan raut muka datar membuatnya terlihat cool dimata Akeno.
"Akeno-senpai bisa kau bawa aku ke pesta pernikahan Buchou karena aku ingin memberikan hadiah pada mempelai pria?" Tanya Naruto yang kini menyeringai tipis Psikopat.
'Ara Ara ternyata dibalik wajah polosnya terdapat sifat yang sadis fufufu' Batin Akeno psikopat juga karena ia merasakan hawa tak menyenangkan dari Naruto.
"Tentu"
Kemudian keduanya menghilang dalam lingkaran sihir berwarna merah berlambang Gremory.
~XXX~ The Power of Elemental ~XXX~
Saat ini Rias dan Raiser sudah berada diatar untuk mengucapkan sumpah janji pernikahan.
"Lihat Rias dalam beberapa menit lagi kau akan menjadi istriku dan tenang kau akan menjadi Alpha nanti dan juga aku juga menginginkan Queen dan Rookmu itu haahaha"
Rias menunduk pasrah dengan takdir. 'Maafkan aku Minna, maafkan Aku Naruto-kun tak bisa berbuat banyak' Batin Rias.
"Baiklah kalian bisa ucapkan janji kalia"
Raiser menyeringai. "Aku Raiser Phenex menerima Rias Gremory sebagai istriku dalam keadaan senang maupun susah, sehat maupun sakit"
Pendeta mengangguk kemudian mengalihkan pandangannyya kearah Rias.
"A-Aku Rias Gremory Men-..."
Belum Rias menyelsaikan sumpahnya muncul lingkaran sihir yang Rias kenal betul siapa itu, dan memunculkan sosok Akeno dengan orang menggunakan jaket bertudung.
"Jadi kau akan menikah dengan orang seperti ini... eh Buchou?" Naruto dengan kilat kini sudah berada didepan Raiser.
Raiser geram. "Jaga ucapanmu rendahan"
Raiser mengarahkan pukulannya kearah Naruto namun dengan mudah menahannya.
"Kau lihat sendiri Buchou?"
Naruto membalikkan kepala menatap Rias menyelami iris Blue Greeen milik Rias.
"Na-Naruto-kun?"
Naruto mengangguk kemudian kembali menatap kedepan, sedangkan Rias berusaha mungkin menahan rasa bahagianya karena saat ini situasi sedang tidak tepat.
"Lebih baik kau menyingkir dari altar selagi aku memberimu kesempatan" Ucap Raiser.
Naruto menyeringai. "Kau berucap seperti mampu saja mengalahkanku"
"Kita lihat saja rendahan" Raiser semakin geram.
Bruaak!
Keduanya meluncur kearah berlawanan karena sosok pria bersurai Crimson menendang keduanya.
"Apa yang kau lakukan Lucifer-sama?"
Sirzech menatap keduanya bergantian. "Aku tidak ingin ada kekacauan disini, dan pernikahan antara Raiser dan Rias tetap berlangsung kau tidak boleh seenaknya seperti itu"
Sring!
Naruto kini sudah berdiri didepan Sirzech denga mata merah menyala menggambarkan kemarahan disana namun Sirzech tak merasa gentar.
"Apa aku harus melumpuhkanmu terlebih dahulu untuk membawa Buchou kembali?"
Sontak semuanya terkejut mendegar ucapan Pawn Rias ini bahkan Rias sendiri terkejut.
Sirzech tidak marah bahkan tersenyum tipis namun tulus. "Kau berniat melawanku?"
"Jika untuk membawa Buchou aku akan melawanmu Lucifer-sama"
"Naruto-kun!" Seru Rias.
Naruto berbalik menuju Rias. "Tenang saja aku akan membawamu kembali dan terbebas dari penikahan tak berimbang ini"
"Baiklah jika aku kalah kau akan menggantikan Raiser tapi jika kau kalah kau akan mendapat hukuman atas apa yang kau langgar tentang mengacaukan acara dua keluarga besar" Ucap Sirzech kemudian.
Naruto mengangguk. "Aku terima"
'Dia memiliki tekad yang kuat dan kurasa kau cocok menjadi adik iparku tapi aku harus mengujimu dulu'
Rias tiba -tiba menyela diantara mereka kemudian menatap Naruto dalam -dalam.
"Kumohon jangan, aku lebih baik menikah dengaan Raiser daripada kehilanganmu lagi" Seru Rias yang kini sudah menangis.
Naruto menangkup pipi Rias. "Aku janji akan membawamu kembali"
Akhirnya mau tak mau Rias mengangguk merelakan Naruto melawan kakaknya sembari berharap tak terjadi apa -apa pada Naruto.
"Kekuatan Sfera Elemental bersumber pada emosi perasaan, semakin besar emosi perasaannya maka kekuatannya akan semakin besar yang artinya tak terbatas"
Naruto teringat ucapan Leon jadi ia merasa yakin dapat mengalahkan Maou Lucifer ini.
'Karena aku harus yakin dari dan percaya pada naluriku"
~XXX~ To Be Continued ~XXX~
Hay Minna, ketemu lagi sama saya kemarin rajin garao yang non croscover kini Update yang Crosscover, yah walau sebenarnya porsi biasanya 3K tapi Chapter ini 2K saja karena aku potong.
Chapter depan adalah Chapter terakhir di Season pertama jadi besok kemungkinan full fight atau selipan Romance NaruRiasAkeno hehehe... Coba Chapter depan ada apa? Chapter besok akan ada pihak luar karakter OC hehe... dan karena sahabat saya minta fict ini jadi Harem maka okelah... tapi cuma soft aja... selain tiga diatas saya mau tambah 2... Bisa Serafall, Sonna, Tsubaki, Rosseweises, Kuroka, Koneko, Karin, Tayuya, Konan, dll... saran juga boleh
Oke saya lagi garao Legend Of Shinobi tapi entah kapan mau Up... disana juga akan ada kejutan kok bahkan kejutan itu setara dengan Kekuatan penuh 9 Bijuu... Coba deh tebak kalau ada yang bener nanti aku kasih Fict Drable Khusus kalian hehe... jaa ne Dont Forget For Review
