A/N : Anyyeong yorobun^^~ Sebelumnya saya mau minta maap karena selama ini telah men-disable kan reviewer anonim... Sumpah lupa! Haha... Awalnya saya takut aja sama flame2 tak brtanggung jawab yg prnah dialami sama author2 favorit saya dan bkin mreka marah2 di fic mreka, tp stelah di pkir2 lagi, saya sndiri jg srg ngereview org tanpa ID cuma krna mles log in, hahaha... jadi skg, sudah saya enable kok... sbg gantinya review yg bnyak ya^^ *pinjem evil smirk kyu*
HEARTQUAKE CLUB
Main Cast : Beberapa member DBSK dan Super Junior
Other Cast : Song Joong Ki, Yo Ah In, Eli dan Kevin U-Kiss
Pairing : Yunjae, Kyumin, Eunhae, Sibum, Yewook (yg ini kyaknya cuma numpang nama deh :p), Minkey, Inki, Eljae (?), Yunchul (?), Elvin
Warning : Yaoi!
Genre : Hurt n Romance
Disclaimer : All cast is belong to GOD, themself, their family, n their fans
CHAPTER 4
"Changmin-ah... Apa yang sedang kau lihat?" tanya Yunho yang penasaran dengan kelakuan Changmin. Bagaimana tidak, magnae kesayangannya itu sekarang seperti patung batu yang tidak bergerak sama sekali. Hanya pandangan matanya yang tajam menusuk yang terus menatap ke arah lantai dansa sambil sesekali bergerak seperti mengamati sesuatu.
"Kalau kau sebegitu tidak relanya kenapa tidak kau susul saja? Sekali-kali turunlah ke dance floor, Min... Asik kok!" usul Donghae yang saat ini telah bergabung di meja Changmin bersama Kyuhyun dan Eunhyuk. Ia dan member Suju lainnya tentu sudah sangat hapal dengan kelakuan Minkey couple ini. Kadang terlihat sangat hot dan mesra, tapi kadang juga sama-sama keras kepala karena masalah dance floor ini.
"Ah, hyung! Sejak kapan kalian disini?" tanya Changmin kaget, membuat keempat hyungnya sweetdroop seketika =.= Jadi dari tadi kata-kata mereka tidak dianggap?
"Dasar tiang listrik pabbo! Baru ditinggal sebentar saja sudah sebegitunya..." ledek Kyuhyun yang duduk di pojokan, di sebelah Changmin. Changmin yang mendengarnya langsung memberikan death-glare terbaiknya kepada Kyuhyun. Saat ini ia benar-benar sedang dalam mood yang buruk. Bagaimana tidak, sudah hampir satu jam ini ia terus memandangi kekasihnya yang asik meliuk-liukkan tubuh sexynya di lantai dansa dengan dikelilingi pria-pria tukang cari kesempatan!
"Aaaah... Jadi dari tadi kau melototin Key ya?," akhirnya Yunho pun bisa menebak sendiri permasalahan dongsaengnya itu. Ia sendiri juga ikut melayangkan pandangannya ke arah lantai dansa dan mengamati orang-orang disana sambil ikut menggerak-gerakkan tubuhnya mengikuti irama hentakan musik. "Tapi Key itu memang sexy sekali, wajar kalau banyak yang mendekati. Kenapa kau malah diam saja disini?" tanya Yunho lagi dengan innocentnya. Changmin menjadi sangat bete mendengarnya.
"Yah hyung! Kenapa kau ngomong begitu? Key itu pacarku, jangan lihat-lihat!" seru Changmin sambil cemberut. Yunho hanya tertawa kecil mendengar hal itu.
"Appa dan anak sama-sama posesifnya ternyata..." Kyuhyun berkomentar.
"Ngaca sana, kau sendiri juga sangat posesif, Kyu..." ledek Eunhyuk.
"Memangnya kau ti-"
"Yah hyung! Itu beer terakhirku, kenapa kau habiskan?". Kalimat Kyuhyun tiba-tiba terpotong oleh seruan Changmin. Rupanya ia mendapati beernya yang tinggal satu botol itu dihabiskan oleh Yunho yang meminumnya secara langsung dari botol, membuat beberapa tetes beer itu terjatuh di leher seksinya. Sungguh pemandangan yang sangat hot... *author melayang*
"Aissshhh, pelit sekali kau jadi magnae... Kau pesan lagi saja, aku yang bayar semua," begitulah tanggapan sang leader. Changmin hanya mendengus.
"Aaaagghhh, sudah lama sekali aku tidak beraksi di dance floor..." Yunho berkata sambil meregangkan otot lengannya. Digerak-gerakannya tubuh kekarnya itu seolah sedang melakukan pemanasan. Seketika orang-orang di sekitarnya langsung mendapat sinyal-sinyal positif bahwa malam ini akan ada pertunjukkan yang sudah lama tak pernah muncul di Club. Sang Raja telah kembali rupanya...
"Hei, hyung... Kau tau kan maksud kami menyuruhmu kesini?" Changmin bertanya dengan hati-hati saat merasakan kelakuan aneh hyungnya itu. Kenapa hyungnya bisa bersikap setenang dan secuek ini sih? Changmin sendiri juga akhirnya baru sadar akan tujuan mereka malam ini. Gara-gara terlalu fokus pada Key ia jadi lupa untuk memata-matai ummanya. Karena penasaran, iapun menolehkan kepalanya ke arah ummanya berada dengan perlahan. Dalam hitungan detik, ia disuguhi pemandangan yang tidak diduganya. Disana, ia melihat ummanya a.k.a Kim Jaejoong sedang berciuman dengan Eli! Ia merasa emosi seketika. Ini, tidak bisa dibiarkan!
"Hyung! Cepat ambil umma kembali! Aku tidak mau bocah ingusan itu menjadi appa tiriku! Enak saja dia merebut Jae-hyung seenaknya!" Changmin langsung meledak marah dan menuntut Yunho seperti seorang anak kecil yang meminta mamanya segera pulang. Yunho yang juga melihat kejadian itu hanya memasang wajah datar dan tak lama kemudian sebuah evil smirk tersungging di bibirnya.
"Sabarlah Changminnie... Appamu ini sudah lama tidak kesini, tak ada salahnya kan bersenang-senang sedikit. Kau, cukup diam disini saja dan serahkan semuanya padaku. Arasseo?" kata Yunho enteng sambil bangkit berdiri dari duduknya. Dilepaskannya tas slempang yang dibawanya dan ia titipkan pada Kyuhyun. Tak lupa juga ia melepas jaket merahnya dan ia ikatkan di pinggang. Tubuh bagian atasnya kini hanya ditutupi sepotong singlet ketat berwarna putih yang menampakkan bentuk tubuhnya yang semakin sempurna itu.
"Eunhyukkie, Donghae-ah, come on! Saatnya bersenang-senang!" Yunho mengundang Eunhyuk dan Donghae bergabung bersamanya. Tanpa babibu lagi kedua orang itu segera berdiri mengikuti Yunho dengan bersemangat.
"Okay baby, we're gonna rock this town!" Eunhyuk berseru dengan intonasi inggris yang pas-pasan. Yang penting kelihatan keren, kan? Donghae meninju pelan bahu Eunhyuk sambil menertawakan kekasihnya itu.
Sebelum Yunho berjalan cukup jauh, tiba-tiba ia berbalik ke arah Changmin dan Kyuhyun yang masih setia duduk di tempat mereka. Sambil menatap Changmin, Yunho berkata, "Minnie-ah! Benar kata Donghae tadi, sekali-kali turunlah ke dance floor demi pacarmu yang sexy itu. Jangan salahkan aku ya kalau aku juga ingin berdansa dengannya?" Setelah berkata begitu Yunho segera berbalik sambil melambaikan tangannya pada Changmin.
Changmin semakin merasa emosi mendengar hal itu. "Yah hyung! Awas kalau kau berani menyentuh Key! Hyung jangan mmmmbbbb!" Changmin yang tengah berteriak-teriak itu langsung dibungkam oleh Kyuhyun.
"Ssssttt, jangan bikin keributan bodoh!" seru Kyuhyun sambil berusaha sekuat tenaga membungkam Changmin yang masih saja berontak. Namun, dari fisik saja sudah dapat kita lihat siapa yang lebih kuat, dalam hitungan menit Changmin berhasil melepaskan diri dan mengomel panjang lebar.
"Yah! Kau mau membunuhku? Kau pikir aku bisa diam saja pacarku mau didekati oleh hyungku sendiri? Masih belum cukup apa ia dikelilingi pria-pria genit di dance floor sialan itu?"
PLAKK
Itu adalah suara Kyuhyun yang menggeplak kepala Changmin dengan tangan kurusnya.
"Dasar bodoh! Tenanglah dulu, Yunho hyung hanya bercanda tau! Kau ini emosian sekali sih? Mau aku kasi tau rencana Yunho hyung tidak?" seru Kyuhyun memarahi Changmin.
"Mwo? Rencana Yunho-hyung? Rencana apa?" tanya Changmin penasaran.
"Makanya tenang dulu! Akan aku jelaskan pelan-pelan..." Kyuhyun berkata sambil menarik Changmin agar kembali duduk dengan posisi semula, bersandar pada sandaran sofa dan pandangan mengarah ke depan, ke arah lantai dansa yang mulai heboh karena kembalinya sang Raja Dance Floor a.k.a Jung Yunho dengan diikuti Eunhyuk dan Donghae yang notebene adalah penguasa Dance Floor selama absennya Yunho.
Sementara duo evil magnae itu mulai berdiskusi dengan serius, mari kita lihat ke arah Dance Floor yang dipenuhi sorak sorai itu. Yunho yang merasa kedatangannya disambut hangat itu terus tersenyum ke arah orang-orang di sekitarnya dan mulai berjalan ke tengah Dance Floor dengan gaya khasnya yang sexy. Sedikit demi sedikit digerakkan tubuhnya mengikuti irama musik yang menghentak itu. Namun, sepertinya ia belum berniat untuk memulai pertunjukannya. Ia hanya bergerak dengan pelan seolah pemanasan sambil mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru Dance Floor. Di belakangnya, Eunhyuk dan Donghae juga belum memulai gerakan-gerakan erotis mereka yang biasa. Sepertinya mereka memang berniat untuk main-main dulu.
Di tengah gerakannya, Yunho sempat berhenti saat melihat wajah familiar seorang pria cantik tak jauh darinya. Segera ia menghampiri sang pria dari belakang dan dengan gerakan seduktif ia mendekatkan tubuhnya ke bagian belakang tubuh pria cantik itu. Tangan kanannya ia letakkan di atas pinggang sang pria tersebut dan dengan pelan Yunho memanggil namanya tepat di telinga, "Chullie-ah~"
Heechul, sang pria cantik yang didekati Yunho segera berbalik dan didapatinya Yunho tengah berdiri di depannya persis sambil tersenyum menggoda. Heechul mendongakkan kepalanya untuk menatap Yunho dan membalas senyum Yunho dangan seringaian. "Datang juga kau akhirnya..." katanya sambil tetap membiarkan tangan Yunho yang masih betah bertengger di pinggangnya.
"Jadi, kau menungguku? Apakah kau begitu merindukanku?" tanya Yunho pura-pura terkejut. Bibirnya masih terus menyunggingkan senyum yang menggoda, tetapi Heechul tak menanggapinya. Pria cantik itu malah tertawa meremehkan.
"Waw-waw... Apa yang terjadi dengan seorang Jung Yunho, hah? Tiba-tiba membuat kehebohan dengan datang kemari dan sekarang kau berniat menggodaku? Apa kabarnya pacarmu yang disana? Yang kutunggu-tunggu dari tadi adalah adegan fenomenal dimana Yunjae-couple bertemu kembali. Aku sudah bertanya-tanya keributan apa yang bakal terjadi, tapi sekarang apa yang kudapat? Sang tokoh utama bukannya menghampiri pacarnya malah datang padaku?" komentar Heechul panjang lebar dan to the point.
"Heemmbb... Kau tidak sabaran sekali... Aku sedang tidak ingin ribut-ribut, saat ini dia sedang bersenang-senang dengan bocah itu. Masa aku tidak boleh bersenang-senang sedikit denganmu?" kali ini Yunho berbisik tepat di telinga Heechul dengan suara yang sangat seduktif, membuat Heechul mendesah pelan.
"Sepertinya aku mengerti maksudmu..." Heechul menatap Yunho dengan tajam. Seringaian tersungging di bibirnya.
"Kau..." Heechul membawa jari telunjuknya menelusuri tulang pipi Yunho...
"Mau membalas kelakuan pacarmu..." kali ini jarinya turun ke leher Yunho...
"Dengan memanfaatkan aku..." sekarang jari itu telah menjelajah ke dadang bidang Yunho yang cukup terekspos karena hanya ditutupi sepotong singlet putih ketat yang bisa dibilang cukup minimalis dan transparan.
"Hemb... Baguslah kalau kau bisa bekerja sama..." Yunho berkata demikian sambil memegang erat pinggang Heechul dan menariknya semakin merapat ke arah tubuhnya. Heechul agak tersentak dengan gerakan tiba-tiba ini. Namun, bukanlah Lady Hehe namanya kalau tidak bisa menguasai keadaan. Segera saja ia mengalungkan kedua lengannya ke leher Yunho.
"Jangan kira tubuhku ini bisa kau gunakan seenaknya untuk kepentinganmu ya..." Heechul kembali berkata sambil terus menatap lekat-lekat mata tajam Yunho.
"Kau yakin? Lalu kenapa aku sama sekali tidak merasakan penolakan ya? Hemb?" Yunho membalas kata-kata Heechul dengan seringai meremehkan. Persaingan yang cukup panas, heh?
"Sialan kau!" seru Heechul sebal. Ia hendak melepaskan tautan tubuh mereka, tetapi Yunho menahannya. Ia justru semakin mengeratkan pelukannya pada tubuh ramping Heechul dan dalam satu gerakan cepat ia mencuri ciuman dari sang Lady Hehe. Walau hanya sebentar, tetapi itu adalah ciuman yang cukup panas dan dapat membangkitkan gairah dalam sekejab. Heechul sama sekali tak habis pikir apa maksud Yunho sebenarnya, tapi bukan berarti ia tak menyukai ini. Sejak ia 'berpisah' dengan Hankyung, ia memang sudah sering menjalani one night stand dengan bermacam-macam pria. Baginya, sekedar ciuman panas seperti ini bukan hal yang perlu dipikirkan atau diributkan. Karena itu ia sama sekali tak keberatan dengan tindakan lancang Yunho ini. Apalagi mereka memang sudah kenal sangat dekat dan lama.
"Ini baru permulaan Chullie-ah~" selesai berkata demikian Yunho melepaskan tubuh Heechul dan memandang ke arah DJ yang memang sedari tadi memandangi adegan YunChul ini. Sambil tersenyum Yunho memberi suatu isyarat dengan tangannya kepada sang DJ yang hanya mengangguk-angguk sebagai balasan. Dalam hitungan detik, musik yang menghentak-hentak sedari tadi berhenti dan digantikan dengan musik yang... ehem... tidak terlalu menghentak-hentak tetapi jauh lebih sexy dan erotis. Intoxication, lagu solo dari seorang Xiah Junsu inilah yang dipilih Yunho. Lagu yang sangat tepat untuk merangsang siapa saja yang mendengarnya.
Dengan pergantian lagu ini pula, Yunho memulai aksinya. Segera saja ia mengikuti lagu ini dengan gerakan-gerakan yang sangat erotis dan liar. Lagu ini bisa dibilang slow karena tidak terlalu mengandung banyak bit, karena itulah gerakan Yunho pun juga lebih slow dan tidak terlalu powerfull. Gerakan yang sempurna untuk pemanasan. Tidak terlalu bertenaga tetapi sangat sexy karena hampir seluruh tubuhnya meliuk-liuk dengan seduktifnya.
Tak dilupakannya Heechul yang sedari tadi ia dekati. Entah untuk keberapa kalinya ia membawa tubuhnya dan Heechul semakin merapat dan saling menggesek satu sama lain, baik tubuh bagian atas maupun bawah, dari dada, pinggang, pinggul, hingga kaki jenjang mereka saling menempel dan bergerak berirama bersama-sama. Tangan-tangan mereka saling menjelajahi tubuh masing-masing. Menyentuh di semua titik yang dapat dijangkau dan saling meremas. Kedua raut muka mereka pun telah menyiratkan ekspresi seduktif yang benar-benar menggoda.
Hal ini mau tak mau membuat orang-orang di sekeliling mereka tak tahan untuk tidak bergabung. Beberapa tangan-tangan liar mulai ikut menjamah kedua tubuh itu dan mengelilingi kedua orang itu. Hingga pada akhirnya, Dance Floor malam itu benar-benar menjadi pemandangan paling erotis sepanjang sejarah Club itu berdiri.
Lama kelamaan kedua tubuh Yunho dan Heechul pun mulai terlepas dengan sendirinya dan berbaur bersama tubuh-tubuh lain. Namun, tak lama kemudian lagu itu berakhir dan pertunjukkan utama ternyata baru saja dimulai. Lagu kini berganti dengan lagu kebanggan Yunho sebagai member DBSK yaitu lagu Mirotic yang telah digubah sedemikian rupa oleh sang DJ menjadi lagu yang semakin erotis dan memabukkan.
Kali ini tarian Yunho berubah menjadi lebih energik dan powerfull dan bahkan juga semakin erotis dan liar. Tarian ini tentu bukan tarian yang sama dengan gerakan resmi lagu Mirotic. Gerakan Yunho lebih bebas dan mengalir begitu saja. Ia hanya mengikuti gairahnya sambil bergerak. Namun, sang raja tetaplah raja. Walaupun ia hanya asal bergerak, tetapi gerakannya sungguh menggoda siapa saja yang melihatnya. Terlihat dari kerumunan yang tak pernah lepas dari tubuh indahnya. Saat ini posisi Heechul berada di belakang Yunho dan di depan Yunho ada Key yang entah sejak kapan telah ditarik Yunho dari pria-pria genit yang mengelilinginya.
Tentu saja kehebohan yang ditimbulkan trio itu tak luput sedikitpun dari pandangan mata Jaejoong yang sedari tadi memperhatikan semua itu. Tangan indahnya sedari tadi menggenggam erat gelas beer yang dipegangnya tanpa sedikitpun ia minum. Joong Ki, Ah In, dan Eli sedari tadi memperhatikan Jaejoong dengan cemas. Terutama Eli, ia tak suka melihat hyung yang ia sayangi itu bereaksi seperti ini gara-gara seorang Jung Yunho. Tanpa disadarinya, rasa mabuk yang tadi menguasainya sedikit menghilang, begitu pula dengan Ah In.
"Hyung, sebaiknya kita pulang saja..." Eli berkata pada Jaejoong dengan tegas. Jaejoong menatap Eli lekat-lekat sebagai balasannya.
"Benar kau mau pulang sekarang?" tanya Jaejoong pada pria di sampingnya itu.
"Engghh, tidak jadi deh. Aku masih malas pulang ke dorm. Embbb... kalau begitu kita ke Mirotic Door saja! Ayo hyuung..." Eli pun memohon pada Jaejoong. Jaejoong tidak langsung mengiyakan, dialihkannya lagi tatapannya ke arah Dance Floor dengan ekspresi datar, menyembunyikan sakit di hatinya. Ia berpikir sebentar sebelum menjawab, "Tunggu aku menghabiskan botol terakhir ini dulu..." tawar Jaejoong sambil menunjuk ke arah botol beer keenamnya yang ada di atas meja.
"Aissh... Baiklah aku tunggu. Hyung ini benar-benar hebat deh, sudah hampir 6 botol tapi sama sekali tak terlihat mabuk..." komentar Eli sambil geleng-geleng kepala. Jaejoong hanya diam saja tak menanggapi. Diminumnya beer di dalam gelas yang sedari tadi ia pegang dalam sekali teguk. Kemudian diisi ulangnya gelas itu lagi dengan botol beer keenamnya. Begitu seterusnya hingga beberapa belas menit kemudian, botol beer itu telah habis. Selama menghabiskan beernya, lagi-lagi pandangan matanya tak bisa lepas dari lantai dansa yang tengah heboh itu.
"Hyung sudah selesai? Bagaimana kalau kita pergi sekarang?" tanya Eli dengan tidak sabar.
"Baiklah..." selesai berkata demikian Jaejoong bangkit dari duduknya bersamaan dengan Eli.
"Hyung-deul, kami duluan ya!" seru Eli pada Joong Ki dan Ah In yang sedari tadi hanya memperhatikan dalam diam.
"Yeah, bye!" jawab Joong Ki agak ragu, ia agak cemas dengan keadaan Jaejoong.
"Kalian yakin tidak pulang ke dorm lagi malam ini?" tanya Ah In sebelum Jaejoong dan Eli pergi. Keduanya terdiam sebentar mendengar pertanyaan itu.
"Waeyo? Memangnya tidak boleh? Sudah ya, bye!" akhirnya Eli berkata dengan cueknya dan segera membawa Jaejoong ke arah Mirotic Door. Jaejoong sendiri hanya diam saja, sepertinya ia mulai merasa sedikit mabuk karena sudah mencapai batas minumnya. Dibiarkannya Eli menggiring tubuhnya ke arah Mirotic Door.
Beberapa belas menit setelah Eljae couple itu pergi, Yunho yang masih asik beraksi di Dance Floor merasakan sesuatu bergetar di sakunya. Ia berhenti bergerak dan mengambil benda bergetar yang ternyata adalah hapenya itu. Dilihatnya ada sebuah sms masuk terpampang di layar hapenya. Tak lama setelah membaca isi sms itu, ekspresinya sedikit berubah. Evil smirk sekarang tersungging di bibirnya. Masih dengan seringaian itu tiba-tiba ia berjalan dengan cepat meninggalkan dance floor diikuti dengan sorakan kecewa orang-orang disekelilingnya. Namun, ia tak mempedulikan semua itu. Ia malah semakin mempercepat langkahnya sambil bergumam senang, "Dan acara puncak pun baru saja dimulai~" Entah apa maksudnya...
Sementara itu di tempat lain...
"Aisshhh... Kemana sih mereka? Lama banget deh... Aaaahhh bosaaaaan!" Kyuhyun yang berada di salah satu kamar di Mirotic Door berteriak-teriak tak jelas sambil guling-guling di tempat tidur. Ia merasa sangat bosan sekarang karena harus menunggu sesuatu yang tak pasti kapan datangnya.
"Andai saja Minnie-hyung ada disini... Pasti tidak akan sebosan ini dan justru malah akan seru sekali..." lagi-lagi Kyuhyun menggerutu, "Tapi kalau ada Minnie-hyung disini, bisa-bisa aku akan melupakan tugasku untuk membantu Yunho-hyung. Iya juga ya... Aaaah! Tapi aku bosan! Pokoknya kalau ini semua sudah selesai aku mau langsung pulang terus NC-an ama Minnie tercinta, hehehehehehehe..." *author bawa BunnyMin kabur dari dorm* *author dihadang kyu pake golok*
Tiba-tiba...
Cklek klek
Kyuhyun mendengar suara kunci diputar dari arah pintu kamarnya. Segera saja ia bangkit dari posisi guling-gulingnya dan menuju ke depan pintu. Bukan untuk membukakan tentu saja, tetapi untuk mengagetkan si pembuka pintu. Dan benar saja...
"Waaaa! Siapa kau? Kenapa bisa ada di kamar ini?" refleks Eli berseru kaget saat mendapati kamar yang seharusnya kosong itu kini dihuni oleh seekor (?) evil yang saat ini tengah berdiri di depan pintu dengan evil smirk-nya. Jaejoong, yang berdiri di samping Eli ikut terkejut saat mendapati magnae Super Junior itu berada di kamar yang Eli pesan.
"Kyu? Bagaimana kau bisa ada disini?" tanya Jaejoong tanpa bisa menyembunyikan keterkejutannya. "Dengan siapa kau disini? Sungmin ya?" tanyanya lagi.
"Ani hyung, aku sedang menunggu seseorang." Jawab Kyuhyun, masih dengan evil-smirk nya.
"Siapa yang kau tunggu disini? Ini kamar yang kami pesan tau..." Eli menanyai Kyuhyun dengan pandangan tak suka. Kyuhyun membalas pandangan itu dengan pandangan penuh permusuhan.
"Jelas-jelas aku ada disini duluan, itu artinya ini kamarku! Sudah sana pergi, kau itu salah kamar!" Kyuhyun berkata dengan sewot kepada Eli. Padahal dia tidak ada urusan pribadi dengan Eli, tapi entah kenapa ia ingin marah-marah.
"Ah sudahlah! Sepertinya pegawai itu memberi kita kunci yang salah hyung, ayo kita cari kamar lain saja!" Eli berkata pada Jaejoong yang hanya mengangguk.
"Eiittss! Tunggu dulu! Aku memang bilang kalau kau salah kamar, tapi Jae-hyung tidak..." Kyuhyun tiba-tiba berkata sambil menarik pergelangan tangan Jaejoong.
"Apa maksudmu, Kyu?" tanya Jaejoong kebingungan. Apalagi saat Kyu hanya diam dan semakin menariknya ke dalam kamar.
"Hei! Apa yang kau lakukan? Lepaskan Jaejoong-hyung!" Eli yang merasa hyungnya itu akan diambil segera menahan tubuh Jaejoong dan menariknya keluar. Tarik-menarik pun tak terelakkan. Namun, dilihat dari bentuk tubuh saja tentu kita sudah dapat menebak siapa pemenangnya. Kyuhyun yang bertubuh kurus itu mana mungkin menang dari Eli yang kekar? Karena itulah ia sudah punya plan B. Kekekekeke *author ketawa ala kyu*
Tiba-tiba, Eli menghentikan gerakannya saat merasakan sebuah tangan bertengger di bahunya. Dengan penasaran ia membalikkan tubuhnya ke belakang dan disana, ia mendapati seekor (?) evil lain tengah menatapnya dengan tatapan membunuh. Melihat tatapan itu membuat Eli sedikit merinding. Sialnya, Kyuhyun memakai kesempatan itu untuk memasukkan Jaejoong yang dari tadi hanya pasrah ke dalam kamar dan mengunci pintunya dari dalam. Eli yang menyadari kembali berbalik dan menggedor-gedor pintu.
"Yah! Apa yang kau lakukan? Buka pintunya! Hyung keluarlah! Buka pintunya!" begitulah teriakan Eli dari luar pintu.
"Cih, dasar lebai... Cepat pergi dari sini! Jae-hyung itu ummaku! Aku tidak rela kau dekat-dekat dengannya! Jangan pernah menemuinya lagi! Berani-beraninya kau tadi mencium ummaku di depan umum!" yap! Evil di belakang Eli tadi adalah Shim Changmin, sang magnae evil DBSK yang kini sedang sangat emosi. Eli yang mendengarnya hanya bisa melongo di tempat sambil memandangi Changmin dengan muka horror. Ia bingung harus menjawab apa.
"Yah! Sudah kubilang kan, sana pergi!" seru Changmin lagi.
"Waeyo? Aku ga mau pergi sebelum Jaejoong-hyung keluar!" Eli berkata dengan ngotot.
"Enak saja! Kau mau cari gara-gara, hah?" bentak Changmin yang emosinya semakin tersulut.
"Aku tidak mau cari gara-gara denganmu. Aku hanya ingin Jaejoong-hyung keluar. Pokoknya aku tidak mau pergi kalau bukan dengan Jaejoong-hyung..." kali ini Eli berkata dengan nada yang innocent. Membuat Changmin jadi bingung harus melakukan apa.
"Aisssh, kau ini! Untung aku sudah buat rencana cadangan..." gumam Changmin sedikit frustasi. Kemudian, ia melangkahkan kakinya ke arah kamar yang ada di samping kamar tempat mereka bersiteru tadi dan mengetuknya pelan. "Hei kau, keluarlah..." kata Changmin.
Kamar itupun terbuka, dan... dari dalamnya keluarlah sesosok namja cantik dan bertubuh ramping. Namja itu memandang Eli dengan tatapan terluka sekaligus sedih.
"Ke-kevin?" Eli berseru kaget saat melihat namja yang ternyata adalah Kevin itu.
"Eli-ah... Jadi, kau benar-benar ingin kita berpisah? Kau benar-benar sudah tidak mencintaiku lagi ya? Higz..." Kevin berkata dengan nada sedih sambil menangis. Butir-butir air mata mengalir di pipi mulusnya. Hal ini membuat Changmin sedikit tidak tega melihatnya. Apalagi namja itu begitu cantik, manis, dan rapuh. Jiwa seme Changmin pun ingin sekali memeluk namja yang menangis itu dan menenangkannya. Bukan karena ia gentle, tetapi lebih karena ia tidak tahan untuk tidak menyerang uke secantik dan serapuh itu. Kekekekeke *author nyolong ketawa evilnya Changmin* *Changminnya lagi digiles sama Key*
"Hei, jangan menangis disini... Lupakan saja laki-laki yang ingin merebut ummaku itu..." Changmin berkata kepada Kevin sambil membelai-belai rambut Kevin. Eli yang melihat hal ini langsung tersulut emosinya.
"Yah! Jangan sentuh-sentuh Kevin!" Eli pun berseru sambil menarik Kevin ke arahnya dan memeluknya dengan protektif. "Jangan menangis chagi, aku minta maaf... Ayo pergi dari sini, akan aku jelaskan semuanya..." kata Eli dengan lembut. Sepertinya ia sudah melupakan Jaejoong.
Setelah berkata demikian Eli pun membawa Kevin keluar dari sana sambil terus memeluknya. Kevin sendiri masih terus menangis dan diam saja. Changmin yang melihat pemandangan itu hanya bisa menghela napas panjang. Misi telah selesai sekarang, si pengganggu telah pergi. Tapi kenapa aku iri ya? Aku juga ingin cepat-cepat bertemu Key. Sial, kenapa namja itu mirip sekali dengan Key sih? benar-benar tipeku... begitulah yang Changmin pikirkan.
Sementara itu, di dalam kamar...
"Aah, sepertinya bocah itu sudah pergi hyung..." Kyuhyun berkata kepada Jaejoong dengan ekspresi senang. Saat ini keduanya tengah bersandar di pintu kamar sambil mendengarkan sedari tadi.
"Syukurlah, semoga dia bisa berbaikan dengan Kevin... Ngomong-ngomong, apa maksud dari tindakan kalian ini?" tanya Jaejoong pada Kyuhyun.
"Tidak apa-apa hyung. Kami hanya tidak suka melihatmu bermesraan dengan bocah tadi. Karena itu kami ingin memisahkan kalian berdua..." jawab Kyuhyun.
"Benarkah?" tanya Jaejoong.
"Ya, tentu saja! Apalagi Changmin, dia sangat tidak rela kalau bocah itu jadi appa tirinya, hahaha... Dasar kekanak-kanakkan..." Kyuhyun menjawab sambil tersenyum mengejek.
"Ah, aku jadi ingin bertemu dengannya. Aku sangat merindukan Changmin. Aku keluar ya?" kata Jaejoong sambil membalikkan tubuhnya, hendak membuka pintu. Tiba-tiba...
"Andwe! Hyung tidak boleh keluar dulu..." sahut Kyuhyun cepat.
"Waeyo?" tanya Jaejoong bingung.
"Tidak boleh ya tidak boleh! Sudah hyung disini saja bersamaku..." Kyuhyun berkata dengan ngotot.
"Kenapa tidak boleh Kyuhyunnie? Aku hanya ingin bertemu dengan Changminnie..." Jaejoong masih saja bertanya walau ia tahu magnae yang satu ini tidak bisa dibantah. Akhirnya, tarik-menarik dan dorong mendorong pun terjadi lagi. Namun, kali ini tidak bisa dipastikan siapa yang akan menang. Jaejoong yang sudah sedikit mabuk itu atau Kyuhyun yang kurus dan gampang sakit-sakitan itu. *author digiles sparkyu*
Cklek klek...
Tiba-tiba terdengarlah suara pintu dibuka dari luar. Jaejoong dan Kyuhyun langsung menghentikkan gerakannya dan sedikit mundur untuk memberi ruang bagi si pintu untuk membuka. Jaejoong yang awalnya mengira itu adalah Changmin hanya bisa terpaku di tempat saat menyadari dugaannya salah.
"Hai boo..." sang namja yang membuka pintu menyapa Jaejoong dengan seringaian di bibirnya. Changmin yang berdiri di belakang si namja tersenyum-senyum senang melihat appa dan ummanya telah bertemu. Kyuhyun yang berada di samping Jaejoong tersenyum lega karena misinya akhirnya selesai juga. Sedangkan Jaejoong sendiri...
"Yu-yunho?" kata-katanya terdengar gemetar. Mungkin karena kaget, atau juga karena emosi yang tiba-tiba ia rasakan meluap di dalam dirinya. Antara sedih, menyesal, rindu, dan masih banyak lagi perasaan yang sulit ia ungkapkan.
"Emmm... Jae-hyung, Yunho-hyung, aku pergi dulu ya... Cepatlah berbaikan! Byee!" Kyuhyun pun keluar dari kamar dan menarik pergi Changmin yang masih saja cengar-cengir.
"Appa! Umma! Selamat bersenang-senang ya!" seru Changmin sambil mengikuti seretan Kyuhyun keluar dari Mirotic Door. Yunho hanya melambaikan tangan sambil tersenyum kecil. Tidak terlalu lama karena ia langsung menatap boojaenya lagi sambil melangkah masuk ke kamar. Ditutupnya pintu di belakangnya dan dikuncinya dengan tangan di belakang tanpa melepaskan tatapannya sedikitpun dari Jaejoong yang masih terpaku di tempat.
"Baguslah kau masih mengingat namaku boo... Karena malam ini hanya namakulah yang perlu kau ingat dan kau teriakkan..." bisik Yunho di telinga Jaejoong persis. Jaejoong merasakan tubuhnya merinding gara-gara bisikan itu.
TBC
Cihuuuiiii! Akhirnya Yunjae ketemuuuu! Aseeekkkk! Entah kenapa saya merasa excited, padahal yg bikin kan saya sendiri yak. Hahaha... Saya ga sabar nih nunggu chapter depan.. *lhoh?* Ada yg mau kasi ide ga? Ada saran? Ada saran? Tp jangan yg masochist ya, saya ga kuaaaat klo bedarah-darah...
Chapter 4 ini ga terlalu hot ya? Saya si ngerasa gitu... Dance nya yunho kurang seksi kah? Kalo yg ini saya udh angkat tangan, itu saya udh semaksimal mungkin bikinnya.. abis ga ngerti dunia malam kyk gimana sih, asal ngarang aja dance floor it kyk gmana, hehe...
Untuk chapter depan... udah selesai siiihhh... Dan ternyata akan nambah satu chapter lagi, tp cuma epilog kok, jd total 5chapter + 1 epilog... tapi tapi tapi... akan saya edit2 lagi... kali aja dpet inspirasi lagi, krena itu, jgn lupa review buat ngasi masukan ya :D *pasang tampang aegyo*
Ternyata bikin NC susah banget ya? Apa emg saya aja yg otaknya yadong tingkat akut? Jadi selalu aja ngerasa krg hot, ckckck... saya ngetik chapter 5 sampe 3 tahap lhoh, habisnya selalu aja berenti di tengah jalan... kadang ngerasa kurang, kadang ngerasa kelebihan, susah lah pokoknya! Jadi maaf klo nanti kurang memuaskan T^T
Yaudahlah, lagi2 saya curcol... mohon review dan masukannya yaaaa... gomawo yorobun... *author lgsg ngibrit ke kamar yunjae*
Review's answer :
/ : Sipb... ini udah lanjut :D Hehehe... maaf ya saya gatau soal Petals, taunya Sparkyu ama Pumpkins doang sih ^^a... Iya kasian Heenim.. *bantuin nyeret Hankyung pake traktor (?)*... Emm ituu, Jaepa cuma asal jawab kok, biar Eli-nya seneng... hehe... jawaban ada di epilog ^^.. *author: hidup Yunjae!* makasi udah review^^~
jongwoonieswife-sj : ak juga ga bnyak tau kok soal kopel2 diluar suju ama dbsk ^^a BB ama GB jg taunya yg bkinan SM doang, ampe tmenku pda geregetan #gapenting.. oke, 'ehem-ehem' nya ada di chapter 5, maaf ya lama, higz... makasi eonnie udah review^^~
Pity MbumKyumin Elf4ever : maaf membuat lama menunggu m(_ _)m ... Cuma 5 chapter + 1 epilog kok, nnti chapter 5 sm epilog saya gabung publish nya.. skg masih ngedit2 lagi... klo inet kosan udah bisa pzt saya publish tiap hari deh T^T #curcol.. makasi udah review^^~ jgan bosen mereview ya :D #plakk
Cherry Elennayuki Hana : makasi banget chinggguuuu :D Iya saya usahakan apdet kilat... yg penting usaha kan, klo masih kurang cepet salahkan wifi kosan saya yg ga nyala2! #curcollagi... makasi uddah review^^~
noona961019 : annyeong~ iya skg udah tau kalo ini Yaoi! #banggamuludarikemaren.. maafkan saya yg gatau Petals ini m(_ _)m ... Minstal? aneh juga nama kopelnya, haha... ayo toss chingu ^o^)/ mreka cocok bgt deh di King Of Idol, udh kyk official pairing, gbisa dipisah! :D Chap ini jg ada Eljaenya dikit, pengen pundung rasanya -.- kalo dpikir-pikir lagi rada aneh juga ni pairing, haha.. oke ini udh apdet, makasi udah review^^~
HyukAimimi fishy : wow, Inki yg kmaren trmasuk rape yah? *author heboh sndiri* pdhal bkan maksud saya sperti itu, hehe... emang kok krg hot *ktauan bgt yadong tingkat akut* Hahaha, tau aja deh rencana author... oke, ini udah apdet, maap kalo krg kilat, makasi udah review^^~
Arisa Adachi YunJaeShipper : maap kalo kurang kilaaat... huwee... saya shock sama review eonnie, haha... sumpah saya KHILAF bkin Eljaaeeeee! *pundung di pinggir jurang lagi* Nih jwabannya : Eljae hanya sama2 mencari pelarian! Yunpa ngelirik doang karena udah pny rencana sndiri! Sungmin pulang karena tkut diajak NC-an lagi ama Kyu pdhal kmaren aja ampe 10 ronde! *author dibekep Kyu pake obat bius* *author dibangunin Yunpa* Oke, NC di chapter 5, maap bikin lama nunggu m(_ _)m hehe, makasi udah review^^~
chacha95 : umin masih capek, kn kmren hbz NC-an 10 ronde.. *author dibekep umin* *uminnya diseret Kyu, author bebas* Hahaha, tenang aja chingu, mana tega saya menistakan makhluk (?) sepolos dongho, dia masih dibawah umur, wkwkwkwk... oke ini udah apdet, makasi udahh review^^~
dfaFallenAngel : iya dia mikirin yunho kali, masag mikirin saya? #gubraakk.. hehe... makasi udahh review^^~
RizmaHuka-huka : karena author yg bikin fic... *dijambak masal sama readers* haha... iya nnti umma pasti kapok kok... yeiii, trnyata bkn cuma saya yg gatau :') #bangga.. Makasi bgt ya chingu buat masukannya, author bner2 lupa pernah nge-disable anonymous reviewer-nya... Pantes aja yg ngereview semuanya reviewer2 ber-akun... ampe bngung sendiri awalnya, hehe *ketauan pabbo-nya* makasi udahh review^^~ makasi juga ciumannya, sendal author balikin dong.. XDXDXDXDXD
