~~~ Love and War in Training Camp ~~~
Main Pair : AoKuro / KagaKuro
Genre : Humor/Romance
Rate : M (buat jaga2)
Warning : TYPO and OOC (dikit2 banyak) | GAJE | Author nya newbie dikit (?), abal dan sarap | jika ada kesamaan alur cerita,setting,tokoh,penokohan,dan ke 9 unsur instrinsik suatu cerita didalam fic ini,maka itu adalah suatu ketidaksengajaan /ditabok | Shounen-ai menjurus ke yaoi (?) | DON'T LIKE,DON'T READ YAW
Disclaimer : Kuroko dkk punyanya Tadatoshi Fujimaki.
Written by : Terong Desu
Summary : "Training camp ini bisa memunculkan cinta diantara kalian loh" cinta seperti apa yang dimaksud Riko dan Momoi ?
Another Pair : MidoTaka / MitoKoga
.
yoru knight: Ha'i ! Arigatou nee~ sip-sip, udh Terong sempilin MitoKoga~ Terima kasih atas review nya ! /bow ..ano, gomen karena chap 4 nya lama update QwQ
majiko harada: Kyaaa Arigatou harada-san QwQ /gelindingan. Gomen karena chap 4 nya lama update yaa.
Shirou: Ha'i ! ini dia OwO ..gomen nee, lama update ^^a
Kurogane: ini dia chap 4 nya~~~ gomen ya kalo lama update nya QwQ
…
Chapter 3 ( Flashback )
Para anggota training camp pun menjadi "doki-doki" karena pembagian kamar akan dimulai. Begitu juga dengan Aomine dan Kagami yang saling bersaing, apakah salah satu diantara mereka akan satu kamar dengan Kuroko ?
Chapter 4
Pembagian kamar pun sudah selesai setengah jalan. Mereka yang sudah dibagi kamarnya, bergegas mengambil barang dan langsung tancap gas menuju kamar masing – masing.
"hmmm, baiklah… Takao-kun dengan Midorima-kun yaa."
"woaah ! kita sekamar shin-chan !" seru Takao
"ini kunci kalian~ pastikan kalian bisa beristirahat dengan cukup yaa" sahut Momoi
"YOSH ! kalau begitu tinggal kalian berempat !" tunjuk Riko kearah grup 3K1A (Kuroko,Kise,Kagami, dan Aomine)
Kagami dan Aomine yang daritadi jantungnya dag-dig-dug tidak karuan seperti sedang menunggu hasil kelulusan, hanya berdiri tegak membeku dengan wajah tegang yang dihiasi mata merah dan urat yang berkelok-kelok di wajah mereka.
"jadi…. Hmm, Kuroko-kun dengan…"
.
.
.
Krik Krik Krik
"AHO !"
"BAKA !"
"AHO !"
"BAKA !"
BRAAAAAAAK
Terdengar benturan keras yang dihasilkan pintu kamar kedua pemuda tersebut.
"Aomine-kun…. Kagami-kun… apa kalian tidak bisa diam ha ?" sahut sesosok wanita berambut pendek yang tengah memasuki ruangan dimana mereka berada.
"TIDAK BISA !" seru mereka berdua.
"mattaku.. terima sajalah apa keputusanku"
"cih, bagaimana bisa aku menerima keputusanmu yang tidak masuk akal ini !" ujar Aomine
"lagipula Riko-san, bagaimana bisa kau membiarkan Kuroko sekamar dengan Kise !"
"sudahlah ! keputusanku tidak bisa diganggu gugat ! kalau kalian mencoba menentangku, awas saja !"
"ck, wanita memang menyebalkan." Gumam Kagami.
"sifatnya seperti Akashi…" Gumam Aomine miris.
"jadi.. aku tidak mau lagi mendengar protes dari kalian !" ujar Riko menjauh.
BRAAAAAAAK
Sekali lagi, pintu kamar Aomine dan Kagami merasakan rasa sakit yang luar biasa akibat ulah Riko.
Krik Krik Krik
.
.
.
Krik Krik Krik
"aku bersumpah akan kebal terhadap perintah Riko !" bisik Kagami miris dalam tidurnya.
"ck, lebih baik aku tidur bersama 10 wanita berdada besar daripada sekamar dengan si baka ini !" rutuk Aomine | (Author: WHAT ! DASAR PENGGILA OPPAI ! /NO)
Akhirnya setelah sekian lama menyesuaikan diri, mereka berdua pun bisa tertidur dengan pulas
.
Sementara itu….
Kamar Kise dan Kuroko
"Kurokocchi~ nggh mmmnn mnnn"
"Ki-kise-kun, mohon hentikan"
"Kurokocchi, mnnn nggg aaah ngggh."
"huh." Dengus Kuroko pelan.
Grusak Grusak Grusak Grusak
"nggh, Kurokocchi~ buka mulutmu ngggh."
"Kise-kun…"
Twitch Twitch
"Kurokocchi….."
"Kise-kun, bisa kah kau berhenti memelukku seperti itu, aku tidak bisa bernafas." Ujar Kuroko kesal.
Kise tidak merespon apapun. Ia hanya melontarkan nama Kuroko setiap saat, seperti sedang komat-kamit. Kise sudah tertidur sangat lelap, sampai-sampai ia mengigau yang tidak-tidak. Kuroko tidak bisa melakukan apa-apa kecuali pasrah untuk malam ini.
"Kurokocchi….nggh"
…..
Kuroko sempat berpikir, sebenarnya apa yang sedang dimimpikan Kise mengenai dirinya, sampai mengeluarkan suara seperti itu. Tapi, ia tidak ingin terlalu memikirkan itu terlalu jauh, yang paling utama sekarang baginya adalah mendapatkan tidur yang cukup.
"huh, selamat tidur Kise-kun."
.
Kamar Mitobe dan Koganei
"err, Mitobe…"
Mitobe mengeratkan pelukannya sebagai respon dari panggilan Koganei, sang kekasih.
"ano, kenapa kau tidak tidur di ranjangmu sendiri ?! aku merasa tidak nyaman dengan keadaan seperti ini."
Koganei tersipu akan kalimatnya sendiri.
…
Fuuuh
Mitobe meniup pelan tengkuk Koganei, dan itu sukses membuat bulu kuduk Koganei berdiri, tubuhnya membeku seketika dan wajahnya memerah sempurna.
Ternyata nafas Mitobe yang berdesir di tengkuknya dapat meruntuhkan pertahanan diri Koganei untuk tidak mendesah.
"nggggh"
Mitobe tersenyum kecil, akhirnya sang uke mengeluarkan desahan, yang menandakan ia menikmati apa yang dilakukan sang pelaku.
"nggh, eh ah ! na-nani kore ! GYAA ! MITOBE ! perhatikan tanganmu itu mengarah kemana hah !"
Jeritan-Desahan pun kini memenuhi kamar pasangan baru 'Mitobe-Koganei'. Smoga diakhir 'kegiatan' mereka, Koganei dapat berjalan dengan normal keesokan harinya.
.
Kamar Midorima dan Takao
"shin-chan~"
BRUK
"apa yang kau lakukan ditempat tidurku?"
"hehe, bolehkan aku tidur denganmu malam ini shin-chan~~ boleh yaa" mohonnya manja.
PEEESH
"tidak ! nanodayo"
"hee? Ck, kau ini"
"kalau kau mau tidur ditempatku, berarti aku tidur tempatmu." Ucapnya
"mattaku, jaa oyasumi-" ujar Takao memulai ritual tidurnya.
"hn, oyasumi.."
…
"nee shin-chan~ kau tak perlu membuat wajah merah seperti itu saat aku meminta hal seperti itu kepadamu..nanodayo~"
"aku.. tidak nanodayo" bisiknya.
Kesunyian mengisi setiap ruang ditempat Midorima dan Takao tidur. Takao sudah terlelap, namun tidak halnya dengan Midorima.
"nanodayo ! aku tidak- aku tidak- wajahku tidak memerah saat ia meminta itu ! ck nanodayo !" ternyata ia masih berkutat dengan pikirannya. Ia mencoba menutup matanya, namun ia masih terganggu oleh pikirannya kini.
"ini bukan aku yang seperti biasanya…. Ck, nanodayo."
.
Kur Kur Kur
Kamar Momoi dan Riko
"nee Riko-san, apakah akan baik-baik saja jika Aomine dan Kagami-kun dalam satu kamar ?"
"hmm.." angguk Riko meng-iyakan.
"aku khawatir.."
"daijoubu~" ujarnya singkat.
"ah, ano saaah.. bagaimana dengan Mitobe-kun dan Koganei-kun ?"
"ah, yah sepertinya mereka akan tertidur sangat lelap karena terlalu lelah tersesat.."
"hoo, souka.."
"ehe, mungkin juga tidak~ Ganbatte nee Koganei-kun aha-aha..la la la la" riang Riko.
"etto- aku sekarang benar-benar khawatir dengan semuanya." Ujar Momoi sembari menatap langit malam yang dipenuhi bintik terang sekilas.
.
.
.
PRIIIT
PRIIIT
PRIIIT
PRIIIT
"YOSH MINNA ! OHAYOU~ "
"o-ohayou…."
"nah baiklah ! apakah semuanya sudah berkumpul ?"
"ngg, hanya Mitobe, Koganei, Kise, Kuroko, Kagami, dan Aomine yang tidak ada sepertinya." Ujar Momoi.
"ara…"
.
BRAAAAK
"Aomine-kun, Kagami-kun ! OHAYOU !" teriak Riko.
"ck, berisik !" omel Aomine.
"eeh ?! ayo bangun ! ini bukan liburan tau !"
PRIIIT
"AYO BANGUUUN !" teriak Riko sekali lagi.
"OI WANITA BERISIK, KAU BIS-"
KYAAAAAAAA
"ara… ada apa dengan Momoi ?!"
"ha, satsuki ? dimana dia?"
"ia dikamar Kuroko dan Kise… nande?"
JGEEEEEEER
"NANI ?!" Teriak Aomine dan Kagami bersamaan.
"kalian lupa ? mattaku, sasuga Aomine-kun, Kagami-kun."
"kau mengejek?!" seru Aomine
"ck ! Kuroko, matte !" Kagami berlari kearah kamar Kuroko dan Kise
"oi BaKagami !" Aomine menyusul.
"Kamisama~ doushiyou ?" ujar Riko dengan wajah pasrah.
.
BRAAAAK
Dan ! mereka berdua berhasil menerobos sekalian merusak pintu kamar Kuroko yang tidak bersalah.
"OI DAI-CHAN ! pintunya tidak dikunci ! kenapa kau dobrak ?!" bentak Momoi
"ck, itu tidak penting ! dimana Kuroko sekarang !" tanyanya
"eh, Kuroko… ano Dai-chan, Kagamin, lebih baik kalian keluar saja ahaha, tidak ada yang perlu kalian khawatirkan.. itu tadi, aku berteriak karena ada tikus yang lewat~ bukan karena shock melihat Kuroko tidur satu ranjang dengan dipeluk Kise-kun seperti sedang malam pertama~ ahaha-"
JGEEEEEEER
Dan sekarang aura-aura gelap tidak jelas membalut tubuh kedua pemuda yang tadi menghancurkan pintu tak berdaya.
"SHIMATAA !" Momoi kini mengutuk mulutnya yang ember ini.
…
"ngggh, Kurokocchi~ sejak kapan tangganmu sebesar dan sehitam ini ?...nggh."
"ohayou Kise-kun…"
"aah, ohayou Aominecchi, Kagamicchi~"
1
2
3
"GYAAAAA !"
Teriakan tak jelas mengisi penuh ruang kamar tidur Kuroko.
"nggh, Kise-kun ?"
Sekarang pun Kise sudah terbaring tak berdaya sama halnya dengan nasib pintu yang di dobrak sang duo seme.
…
"ahahaha ha ha.. a-ano, Tetsu-kun~ lebih baik kita berkumpul diruang tengah saja ya" Momoi segera menyeret Kuroko keluar dari permasalahan ini.
"ah Kuroko, oha-"
DOOOONG
"HILANG !" seru mereka berdua.
.
.
.
"ano Riko-san, semuanya sudah berkumpul kecuali Mitobe dan Koganei. Aku akan memanggil mereka."
"cotto matte Momoi-san !"
"eh, nani ?"
"lebih baik, kita tak perlu membangunkan mereka. Aku yakin sekali, sepertinya tadi malam mereka bekerja sangat keras…." Ujar Riko mantap.
"maksudmu?" heran Momoi.
"ahaha, lupakan saja.. NAH AYO SEGERA BERSIAP-SIAP ! KITA AKAN MENUNJU PANTAI UNTUK TRAINING KALI INI !" teriak Riko memerintahkan semua anak buahnya.
"HA'I !"
.
.
.
Kamar Mitobe dan Koganei
"ngggh… akh" pekik Koganei.
CUP
Ciuman hangat mendarat tepat di keningnya.
"eeeeh ! Mi-mitobe"
Mitobe hanya tersenyum senang melihat sang kekasih menge-blush ria.
Koganei mencoba berdiri dari ranjangnya yang sekarang sudah berantakan seperti kapal pecah.
"akh, kenapa bokongku sakit sekali sih, memangnya tadi malam aku melakukan apa?"
…
"oi Mitobe ! tadi malam kita- eh?! Tadi malam ? Kita ?"
Mitobe hanya terlihat sangat senang
1
2
3
"GYAAAAAAAA ! HENTAI !"
Teriakan Koganei menggema diseluruh penjuru hotel dan nyaris membuat tuli orang-orang disekitar.
.
Diperjalanan menuju pantai….
"eh suara apa itu ?" tanya Momoi panik.
"oi Satsuki !"
"ha'i !"
Momoi pun segera berlari dan bergabung kembali dengan anggota yang lain.
"apa ada yang salah Momoi-san ?" tanya Kuroko.
"aah Tetsu-kun tidak ada, hanya saja sepertinya tadi aku mendengar suara teriakan dari arah hotel.. hihi kau perhatian sekali~~" peluk Momoi gemas.
"ck" decak kesal Kagami dan Aomine.
.
Cit Cit Cit
Syuuuuuuuu
"WOAH ! SUGEEE !" teriak Takao.
"anginnya sejuk" tambah Izuki.
"BAIKLAH !" seru Aomine yang segera mengambil ancang-ancang untuk berlari dan bergelut dengan sang ombak.
"ini bukannya untuk bermain-main Dai-chan !" Momoi menyeret Aomine menjauh dari tepi pantai.
"keh, tidak asik !" kesal Aomine.
"jangan protes.."
"nah baiklah, karena ini masih pagi, jadi banyak orang yang belum kemari~ ini akan kita jadikan peluang untuk berlatih disini dengan leluasa !" seru Riko.
"kalau begitu aku akan memperlihatkan kehebatanku ! KUROKO LIHATLAH NANTI" seru Kagami.
"BAKA ! kau kira aku akan kalah denganmu di latihan pertama ini HA ! LIHATLAH" balas Aomine sambil melemparkan tampangnya yang mempesona kearah Kuroko.
CLING CLING
"semenjak kapan dia menjadi begitu bersinar ?" bisik Momoi tidak yakin.
Sementara Kuroko hanya menatap datar kedua pemuda yang kini saling berlomba-lomba menunjukkan ketampanan dan kebolehan mereka masing-masing
"apa-apaan mereka itu" bisik Riko
"keh mereka ini…..oh iya Riko, jadi latihan pertama akan seperti apa ?" tanya sang kapten Seirin.
"Ah iya.. ehem ehem, BAIKLAH ! LATIHAN PERTAMA KALI INI ADALAH…"
.
.
.
Kur Kur Kur… Kur Cit Cuit Cit
"jadi mereka kemari juga ?" tanya sosok itu
"hmm, mereka kemari dengan tujuan yang sama dengan kita.. hanya saja, mereka melakukan latihan bersama dengan tim lain." Jawab sosok yang lain.
"ah souka. Tidak kusangka ini jadi semacam reunian ya….. sepertinya akan menarik." Senyuman tipis milik pemuda misterius itu terbingkai sempurna di wajahnya.
"nee~ minna-san?"
.
Latihan pertama seperti apakah yang akan dilakukan para anggota Training Camp ? Dapatkah Aomine dan Kagami merebut perhatian dan juga hati Kuroko ? Lalu, siapakah sosok pemuda misterius itu ? …
.
.
.
YEY SELESE ! akhirnya selese juga bikin chap 4 nya~
Yang penasaran, silahkan temukan jawabannya di chap 5 ya~~ stay on~ (?)
Maaf lama QwQ soalnya banyak makalah yang harus diselesekan /curhat.
Ceritanya gaje, aneh, ga asik ? WAHAHAHAHA… banget yak ._.
Kurang panjang ? -w-v ya begitulah
Tapi ane lega sudah nyelesein ini chap 4 QwQ /terharu /taboked
Nah seperti biasa minna-san~~~
Review yak~ terong kaga maksa tapi ._. kalo ada masukan2 gitu, jadinya fic ini bisa berkualitas seperti fic author-kamisama yang lain *A* /NOOOO
Terong gak butuh flame yang menggunakan majas ironi, sinisme, ataupun sarkasme. Cuma butuh kritik dan saran~~
Nah, jangan lupa juga baca yang Kuroko no Kokoro yak~~ /promosi /plak
Arigatou nee minna-san karena telah membaca dan menghargai karya saya yang memiliki banyak kekurangan ini QwQ /ngelap ingus
HA'I ! matta nee~~~
