"Aku minta maaf telah membentakmu tadi" jawab Heechul singkat.

"Tidak masalah, cantik. Aku juga minta maaf"

"Aku memaafkanmu"

Tanpa persetujuan dari Heechul, Hangeng meraih tangan halus Heechul dan mengecupnya singkat. Heechul hanya diam namun sedetik kemudian ia tersipu, wajahnya yang putih kini terlihat semburat kemerahan di pipinya. Ia tak peduli jika ada paparazzi yang melihat dan mengabadikan momentnya ini. Entahlah, rasanya ia ingin sedikit egois.

"Hangeng! Chullie-ah!" teriak Changmin membuyarkan kejadian romantis yang tengah terjadi pada kedua manusia tersebut.

oOoOoOo

Disclaimer: This story is mine!

Kissing You © Girls' Generation, In My Dream © Super Junior

Warning: Genderswitch, OOC maybe

Super Junior official couple

oOoOoOo

Complete MV & New Schedule

oOoOoOo

Sontak Heechul dan Hangeng yang tengah asyik menyelami dunia mereka telonjak kaget mendengar suara Changmin yang meneriaki mereka. Refleks, Heechul melepaskan tangannya dari genggaman tangan Hangeng. Terlihat sedikit kekecewaan dari raut wajah Hangeng saat Heechul menepis tangannya sedikit kasar.

Dengan langkah cepat Changmin melangkah ke arah mereka. Raut wajah Changmin terlihat merengut marah. Heechul tahu artinya ini.

"Chullie-ah, kau tidak takut jika ada paparazzi yang melihat kalian sedang bermesraan begini? Jika nanti ada gosip tentang dirimu dan Hangeng bermesraan di lokasi syuting MV kalian yang beredar di media, urusannya akan rumit" kata Changmin dengan nada sepelan mungkin namun terdengar kesal.

"Maaf, Changmin-ah, dia mencium tanganku karena sebagai permintaan maaf dan terima kasih, tidak lebih" bela Heechul.

"Maaf dan terima kasih untuk apa?" tanya Changmin bingung.

Heechul memutar kedua bola matanya. "Ceritanya panjang, Changmin-ah" jawab Heechul singkat. "Ya sudah, lebih baik kita mulai lagi untuk scene kedua" ucap Heechul mendorong tubuh jangkung Changmin menjauh dari Hangeng.

"Oh, iya, waktu istirahat sedikit lagi selesai. Lanjutkan pengambilan scene kedua untuk mempersingkat waktu!" perintah Changmin pada sang sutradara. Sutradara itu pun hanya mengangguk menanggapi ucapan Changmin yang memang suka sekali memerintah.

Sepuluh menit pun berlalu tanpa terasa. Para kru telah kembali menjalankan tugas mereka masing-masing. Keenam anggota Sapphire Girls yang sudah kembali mendapat riasan telah bersiap di depan kamera untuk pengambilan scene kedua dimana mereka harus bergaya bebas sendiri dan bersama-sama.

"Oke. One… two… three… action!"

Lagu Kissing You pun kembali terdengar di ruangan tersebut. Keenam yeoja yang menjadi objek dalam pembuatan MV tersebut kembali menggerakkan tubuhnya namun kali ini bebas dan tetap mengikuti nada serta lirik lagu yang terdengar. Kamera yang menyoroti mereka bergerak maju dan memutari mereka untuk mengambil sisi terbaik.

Empat menit lebih dan lagi-lagi tidak ada kesalahan yang berarti saat pengambilan scene. Sutradara dan semua orang di dalam ruangan tersebut kembali dibuat kagum oleh keenam yeoja cantik itu.

"Cut!" teriak sutradara saat lagu selesai.

"Kalian hebat, ladies!" ujar Changmin senang saat mendekati enam yeoja itu.

Sementara Hangeng tetap di tempatnya sedari tadi tanpa berniat beranjak dari sana. Ia tahu setelah ini akan muncul gilirannya menjadi bagian dalam MV ini. Hangeng sudah mendapat arahan dari sutradara dan Changmin sebelumnya untuk mengetahui apa saja yang harus ia lakukan.

"Hangeng, cepat kau bersiap! Pengambilan scene ketiga akan dimulai" ujar Changmin dari kejauhan.

"Oh, oke" balas Hangeng yang segera berdiri dari duduknya dan melangkah menuju tempat pengambilan video.

Setelah mendapat arahan, Leeteuk dan Kibum kembali ke ruang rias untuk berganti pakaian yang akan mereka kenakan untuk pengambilan video ketiga. Kali ini hanya terlihat empat yeoja anggota Sapphire Girls tengah mendapat arahan dari beberapa kru mengenai apa saja yang harus mereka lakukan saat ada Hangeng di antara mereka, ekspresi yang harus mereka keluarkan, dan juga posisi yang pas.

Sedangkan Hangeng hanya terdiam di antara enpat yeoja itu karena sebelumnya ia sudah mendapat arahan juga. Namun sesekali matanya menatap yeoja-yeoja itu dari ujung rambut sampai ujung kaki. 'Mereka sangat cantik' gumamnya.

Tak sampai sepuluh menit sang leader dan maknae Sapphire Girls telah kembali ke lokasi syuting dengan kostum yang sama hanya berbeda warna. Leeteuk dan Kibum mengenakan dress selutut dan berlengan panjang bermotif polkadot pada bagian roknya. Leeteuk mengenakan dress berwarna pink, sedangkan Kibum berwarna merah.

"Oke, pengambilan video ketiga scene pertama dimulai. Teukkie-ah, Bummie-ah, Hangeng, cepat bersiap di posisi masing-masing" ujar Changmin lagi memerintah.

Dengan langkah cepat Leeteuk dan Kibum segera berdiri di posisi mereka masing-masing. Sedangkan Hangeng mengikuti mereka berdua di belakangnya.

"Oke. One… two… three… action!"

Lagu kembali terdengar. Dimulai dengan Leeteuk dan Kibum yang duduk di kursi tengah ruangan dan Hangeng tepat di tengah mereka lalu mulai merangkul bahu Leeteuk di sebelah kirinya. Ekspresi kaget sekaligus senang dipancarkan Leeteuk saat Hangeng memainkan poninya. Sementara Kibum mulai mengeluarkan ekspresi cemburu yang imut melihat Hangeng dan Leeteuk yang berduaan tanpa mempedulikan kehadirannya. Namun Hangeng kali ini gantian merangkul Kibum, membuat si maknae itu tersenyum senang dan menyisakan si leader yang balik cemburu.

Changmin yang melihat ketiga artis itu hanya terkekeh pelan namun juga terselip rasa kagum karena ketiganya berhasil memainkan ekspresi mereka sesuai arahannya.

"Cut!"

Ketiga artis itu segera menghentikan aksi mereka dan beranjak dari sana karena arahan sutradara yang menandakan selesai.

"Chullie-ah, Wookie-ah, giliran kalian!" ujar Changmin kepada Heechul dan Ryeowook yang sudah mengganti pakaian mereka dengan kostum yang terlihat serupa dengan dress maid pendek berbeda warna. Heechul mengenakan dress berwarna ungu pastel-putih, sedangkan Ryeowook berwarna biru muda-putih.

Deg~

Tanpa sengaja mata Heechul bertemu dengan mata Hangeng yang tengah menerima riasan tipis di wajahnya. Hangeng tersenyum membalas tatapan Heechul padanya. Sedangkan Heechul hanya diam dan mencoba mengalihkan pandangannya ke arah Ryeowook yang sedang merapikan rok maidnya.

Heechul dan Ryeowook mengambil posisi mereka di atas properti yang terlihat seperti kuda mainan. Hangeng berdiri di tengah keduanya. Mereka pun memulai aksinya saat sutradara memberikan komando. Dimulai dari Hangeng yang memerhatikan Ryeowook di atas kuda mainan lalu meraih tangan yeoja mungil tersebut namun Heechul mulai beraksi dengan ekspresi kesalnya lalu melempar flat shoesnya ke arah Hangeng.

"Ekspresinya lucu sekali" gumam Changmin menahan tawa saat melihat Heechul.

Kemudian Hangeng mengambil flat shoes itu dan memakaikannya kembali pada Heechul, membuat Heechul tersipu dan Ryeowook mulai turun dari kuda mainan itu dan menarik-narik jas putih Hangeng.

"Cut!"

Heechul dan Ryeowook pun beranjak dari tempat itu, menyisakan Hangeng yang masih menunggu scene terakhir bersama Sungmin dan Eunhyuk.

oOoOoOo

Geudaewa bareul matchumyeo geotgo neoye du soneul jabgo~

Ni eokkaeye gidaeyeo malhago shipeo~

Eunhyuk yang mengenakan dress pendek berwarna putih mengejar Hangeng yang berlari kecil memutari lollipop besar yang berdiri di tengah mereka. Sementara Sungmin diam dan merengut kesal tanpa meninggalkan kesan imutnya melihat Eunhyuk dan Hangeng.

"Gomawo saranghae haengbongman julgeyo"~

Kissing you oh my love~

Tiba-tiba Hangeng menghampiri Sungmin yang mengenakan dress pendek serba pink dan mengajaknya berlari, membuat Eunhyuk yang gantian merengut kesal.

"Cut! Oke, pengambilan video selesai"

Prook~ prook~ prook~

Terdengar suara riuh tepuk tangan memenuhi ruangan tersebut menandakan syuting telah selesai tanpa kesalahan dan bahkan bisa dikatakan nyaris sempurna. Changmin yang paling heboh memberikan applause kepada enam yeoja tersebut.

oOoOoOo

"Terima kasih atas kerja samanya, Hangeng-ssi" ucap Changmin pada Hangeng yang bersiap untuk pergi dari gedung YJ pada malam hari setelah syuting MV terbaru Sapphire Girls dan kembali ke negara asalnya untuk menjalani berbagai job yang telah menunggunya disana.

"Sama-sama, Changmin-ssi. Aku senang dapat menjadi bagian dari MV Sapphire Girls ini. Aku tidak sabar untuk melihat hasilnya" balas Hangeng tersenyum.

"Jika ada tawaran lagi, kau tidak keberatan, kan?" tanya Changmin.

"Tentu saja. Aku pasti sangat senang menerimanya" jawab Hangeng. "Oh, ya, tolong sampaikan salamku pada keenam yeoja cantik itu, ya. Maaf aku tidak bisa menemui mereka langsung setelah syuting MV itu karena aku terburu-buru untuk kembali pulang"

"Baiklah. Aku akan menyampaikannya"

"Oh, ya, satu lagi" ujar Hangeng merogoh tas punggungnya dan memberikan sesuatu ke tangan Changmin. "Tolong berikan ini pada Heechul sebagai ucapan terima kasihku karena ia telah memaafkanku"

Sebuah syal berwarna putih dari Hangeng yang diyakini Changmin berharga mahal. Hangeng pun melangkahkan kakinya keluar gedung YJ, meninggalkan Changmin yang masih terpaku melihat pemberian Hangeng untuk Heechul.

oOoOoOo

"… kenapa kau tega meninggalkanku? Padahal aku sangat setia padamu. Komohon jangan menuduhku sebagai pelaku dari semua masalah ini…"

Terdengar suara dari televisi flat yang menampilkan sebuah drama. Di ruang televisi yang merupakan tempat favorit para member Sapphire Girls tersebut kini terdapat dua yeoja yang tengah menatap serius ke layar televisi. Drama yang sudah merupakan acara wajib bagi kedua yeoja itu tengah menampilkan scene dramatis di tengah hujan, membuat kedua yeoja itu tak kuasa menahan air matanya.

"Teukkie-eonni, kasihan sekali yeoja itu. Hiks~" ujar Eunhyuk menghapus air matanya yang tak berhenti mengalir di kedua pipinya dengan tisu.

"Kumohon jangan putus, jangan putus. Aku ingin drama ini happy ending" timpal Leeteuk yang seakan ucapannya akan didengar para pemain drama itu.

"Ya ampun" Heechul bergumam pelan melihat sekilas eonni dan dongsaengnya yang menangis haru saat menonton drama.

Ckleek~

"Changmin-ah?" ucap Heechul ketika melihat namja jangkung memasuki dorm mereka.

"Chullie-ah, tolong panggil semua anggota yang lain. Ada yang ingin kusampaikan pada kalian" kata Changmin dengan wajah yang terlihat kelelahan.

Heechul terdiam namun tak segera menjalankan perintah Changmin melainkan matanya tertuju pada sebuah syal putih yang terkalung di leher manager Sapphire Girls itu.

"Hmm… kau baru beli syal?" tanya Heechul penasaran.

Changmin pun menatap syal yang melingkar di lehernya. Ia baru ingat. "Oh, ya, ini syal untukmu, Chullie-ah" jawab Changmin melepaskan syal itu dari lehernya dan menyerahkannya pada Heechul.

"Hah? Ini darimu?" tanya Heechul menerima syal lembut tersebut.

"Tidak" jawab Changmin. "Itu dari Hangeng untukmu"

Entah kenapa tiba-tiba Heechul tersenyum dan segera mengelus syal itu di wajahnya. Sekilas terlihat pipinya yang putih merona merah. Changmin menyadari itu.

"Sepertinya kau senang sekali menerima syal dari Hangeng itu" duga Changmin mulai curiga.

Heechul sejenak terkejut mendengar nada suara Changmin yang menaruh curiga padanya. "Ya tentu saja aku senang karena syal ini termasuk mahal, Changmin-ah. Aku pernah melihatnya di pusat perbelanjaan daerah Gangnam" lanjut Heechul seadanya.

"Oh" balas Changmin percaya. "Ya sudah, panggilkan yang lainnya, Chullie-ah" perintah Changmin. Tanpa banyak kata, Heechul pun segera naik ke lantai dua dorm mereka untuk memanggil Sungmin, Ryeowook dan Kibum yang sedang tidur. Sedangkan Leeteuk dan Eunhyuk tentu saja sudah di ruang televisi sedari tadi.

"Ada apa memanggil kami?" tanya Sungmin mengusap matanya dan memeluk boneka kelinci pink yang selalu menjadi temannya tidur. Sedangkan Ryeowook dan Kibum hanya menguap tanda mereka masih mengantuk.

"Aku ada schedule baru untuk kalian" jawab Changmin mulai duduk di sofa dalam ruangan tersebut. Diikuti keenam yeoja yang mengelilinginya. "Bulan ini kalian mendapat banyak tawaran dari berbagai pihak setelah comeback kalian nanti"

Leeteuk dan Eunhyuk hanya mengangguk, mereka sudah tahu pasti bulan ini mereka akan kembali disibukkan dengan berbagai aktivitas sebagai penyanyi setelah baru beberapa hari mereka kembali menjejakkan kaki di negeri sendiri.

"Apa saja tawaran itu?" tanya Ryeowook dengan mata yang masih terpejam.

"Dengar baik-baik" Changmin mulai memasang wajah serius. "Pertama, comeback kalian dimajukan karena hasil syuting MV kalian tadi pagi hanya tinggal menjalani proses editing dan siap di publikasikan lusa"

"Kemarin diundur, sekarang dimajukan. Kau bagaimana, Changmin-ah?" Tanya Kibum semakin heran dengan managernya.

"Sebuah acara musik sudah menyetujui comeback stage kalian minggu depan. Kuharap kalian bersiap" kata Changmin datar.

Sementara keenam yeoja itu hanya mengangguk paham.

"Setelah comeback stage kalian, ada tawaran di sebuah acara musik outdoor sehari setelah comeback kalian" lanjut Changmin. "Lalu ada tawaran untuk Eunhyuk"

Eunhyuk yang masih mengusap pipinya yang basah karena air mata akibat menonton drama tadi segera menatap kaget Changmin. "Tawaran apa?" tanya Eunhyuk penasaran.

"Aku mendapat tawaran dari manager seorang penyanyi yang menginginkanmu berduet dengan artisnya" jawab Changmin.

"Duet apa? Dengan siapa?" tanya Eunhyuk lagi. Maklum saja, ini adalah tawaran pertamanya untuk duet dengan penyanyi lain selama satu tahun ia memulai debutnya bersama Sapphire Girls. Jadi tentu saja yeoja berambut blonde itu belum terlalu mengerti dan banyak bertanya.

"Donghae. Ia memilihmu untuk menjadi teman duetnya dalam single barunya" jawab Changmin.

"Donghae oppa? Wah, kau sangat beruntung, Hyukkie eonni" ucap Kibum senang karena ia mengenal baik si penyanyi bernama Donghae yang disebutkan Changmin. Dan Kibum rasa eonni-nya itu cocok untuk berduet dengan Donghae.

"Oh, Donghae, ya?" sementara Heechul yang juga mengenal penyanyi solo itu hanya bergumam pelan.

"Bagaimana? Kau mau, Hyukkie-ah?" tanya Changmin meyakinkan.

Eunhyuk tampak berpikir sejenak. "Aku mau, tapi besok aku ingin tahu lagu dan konsepnya seperti apa" jawab Eunhyuk mantap.

Changmin mengangguk. "Oke, lebih baik sebelumnya aku memberitahu beberapa tawaran untuk kalian" lanjutnya.

"Ya sudah, beri tahu kami" ujar Heechul santai seraya merapikan poni rambutnya dengan cermin kecil yang dipegangnya.

Changmin menghela nafas sejenak. "Ada tawaran untuk Kibum untuk menjadi pemeran utama drama terbaru karya Dong Wook"

Kibum tersentak. Matanya menatap Changmin heran. Baru kali ini ia mendapat tawaran menjadi pemain drama. "Aku seorang penyanyi, bukan aktris, Changmin-ah" ucap Kibum.

"Tapi setidaknya kau pasti pernah dilatih untuk memainkan peran saat kau masih menjadi trainee, bukan? Ayolah, Bummie-ah, mana hasil kerja kerasmu setelah menjadi seorang trainee sebuah management artis terkenal selama tiga tahun?" ujar Changmin. Kibum yang mendengarnya sedikit merasa Changmin sedang menyindirnya. "Dan dari yang kudengar dari Rain pelatih akting YJ, aktingmu cukup bagus"

Kibum tampak berpikir, mencoba menimbang-nimbang apa jawaban yang ia putuskan. "Baiklah, tapi memang drama apa?" tanya Kibum sekaligus menyetujui.

"Drama itu berjudul Marry You. Dan Choi Siwon adalah lawan mainmu"

Heeeekkk~

Heechul tampak memandang Kibum yang terlihat kaget. Bukan hanya Heechul, keempat yeoja lainnya pun ikut memandang Kibum bersamaan setelah mendengar jawab Changmin yang begitu enteng tanpa beban.

"A-a-a…"

"Aku tahu kau sudah menyetujuinya, Bummie-ah. Jadi, besok aku akan menemui Dong Wook untuk mengkonfirmasi bahwa kau setuju untuk menjadi aktrisnya untuk drama barunya itu" timpal Changmin tenang.

"Aku…"

"Sudahlah, Bummie-ah, kalau kau ingin bertanya banyak tentang drama itu, besok aku akan menjelaskannya panjang lebar setelah bertemu Dong Wook, okay?"

"Tapi aku…"

"Aku tahu kau juga menyukai namja tampan nyaris sempurna yang akan menjadi lawan mainmu itu. Jadi tak usah gugup untuk memulai debutmu sebagai aktris"

Kibum mengurungkan niatnya untuk kembali bersuara. Sedari tadi apa yang keluar dari mulutnya hanya dijadikan angin lalu bagi Changmin yang selalu memotong perkataannya. Kali ini ia lebih memilih diam dan menyembunyikan wajahnya dibalik bantal sofa yang sedari tadi dipeluknya. Heechul yang berada di samping Kibum mengusap punggung Kibum perlahan. "Sabarlah, Bummie-ah" tenangnya. "Mungkin ini adalah langkah awal untukmu mendapatkan Siwon"

"Ah, Chullie eonni, mengapa kau jadi ikut-ikutan Changmin dan mempercayai gosip murahan itu?" Kibum mendengus sebal dan kembali menyembunyikan wajahnya.

"Hehehe… aku hanya bercanda"

Changmin kembali membacakan semua kalimat yang sudah tercantum di dalam agendanya, memberitahu keenam yeoja itu untuk bersiap dengan segala kegiatan menyibukkan yang akan kembali mereka jalani di negeri mereka sendiri. Termasuk Eunhyuk dan Kibum yang untuk pertama kalinya mendapatkan tawaran tampil sendiri tanpa ditemani girlband yang telah membesarkan nama mereka sejak satu tahun lalu. Bukan mereka egois ingin mengabaikan girlband mereka untuk tampil solo, tapi ini demi ke-profesionalitas-an yang dijunjung tinggi management mereka.

"Baiklah. Lebih baik kalian sekarang beristirahat cukup untuk mengumpulkan energi kalian setelah syuting MV tadi. Selamat beristirahat, ladies" ucap Changmin yang meninggalkan keenam yeoja itu di ruang televisi.

"Aku ingin kembali tidur saja" ucap Sungmin yang berjalan malas menuju lantai atas, lebih tepatnya kamarnya bersama Ryeowook.

Sedangkan Ryeowook mengikuti Sungmin yang juga berniat untuk kembali tidur. Heechul dan Kibum pun juga berniat untuk mengistirahatkan tubuh mereka di kamar mereka di lantai atas. Bagaimana dengan Leeteuk dan Eunhyuk?

"Aaaahhh~ kumohon happy ending" isak Leeteuk menghapus air mata di pipinya yang kembali keluar setelah melihat scene menyedihkan di layar televisi itu.

"Hiks… kau kejam!" Eunhyuk ikut menimpali ucapan Leeteuk yang juga ikut menangis.

oOoOoOo

Malam telah berganti pagi. Matahari telah siap untuk kembali menjalankan tugasnya menyinari dunia. Begitu juga kota Seoul yang juga dapat merasakan sejuknya matahari pagi dari udara di jam tujuh waktu setempat ini.

Di tengah kota Seoul, berdiri sebuah bangunan cukup tinggi dan megah yang di depannya terdapat banyak kerumunan manusia, sama seperti hari kemarin dimana gedung itu sudah dipadati dengan berbagai manusia sejak pukul lima pagi. Dari manusia yang dipastikan merupakan warga sekitar Seoul dan sekitarnya, hingga manusia dengan ras berambut pirang dan berkulit putih yang dipastikan datang jauh-jauh dari berbagai belahan dunia hanya untuk mengikuti sebuah ajang bergengsi tahunan ini.

"A-annyeong haseyo" sapa ramah seorang gadis manis dengan pipi chubby dan berwajah oriental kepada empat orang yang diketahui sebagai juri terhormat di hadapannya. Dengan langkah yang terlihat agak gugup, gadis yang diketahui masih berumur belasan tahun itu tetap tersenyum manis.

"Annyeong haseyo" empat orang juri yang langsung terpukau dengan pesona gadis manis sekaligus polos tersebut balas menyapa. "Langsung saja, tunjukkan bakatmu" ujar salah satu juri disana.

"Umm… se-sebelumnya, maafkan aku ka-karena bahasa korea-ku yang buruk. A-aku harap kalian maklum" ungkap gadis itu terbata-bata setelah berusaha merangkai kata-kata dalam bahasa korea yang akan keluar dari mulutnya, lalu ia membungkukkan badannya yang mungil, memohon kemakluman empat juri dihadapannya.

"Tidak masalah. Bahasa korea-mu tidak terlalu buruk. Kami masih bisa memahaminya" ucap salah satu juri dengan tubuh yang lumayan tambun. "Memangnya kau berasal dari mana?" tanyanya.

"A-aku dari Kanada, tapi aku be-berasal dari keluarga yang memiliki darah Cina. Jadi maafkan aku jika bahasa korea-ku masih sangat buruk" jawab gadis itu.

"Oh, tidak apa-apa. Silahkan langsung saja. Tunjukkan bakatmu" ujar juri lainnya.

"Aku akan menyanyikan lagu In My Dream dari duo vokal K&Y ditemani dengan biolaku ini" ucap si gadis manis tersebut seraya mengeluarkan biola dari tas khusus yang dibawanya sejak masuk ruangan audisi tersebut.

"Wah, aku tidak sabar ingin mendengarnya. Silahkan, nak" ujar salah satu juri yang makin terpesona dengan gadis dihadapannya.

Geunyeoga dolaoneyo mianhadago haneyo~

Iksukhaetdeon geuriun geu songilro eorumanjyeoyo~

Gadis itu mulai mengeluarkan suaranya yang cukup merdu. Seraya tangan kirinya dan pundaknya menopang sebuah biola.

Nal boneun ansseuron nungil deutgo sipdeon geu moksori~

Dajeonghage ijen ulji malraneyo~

Kali ini gadis itu mulai memainkan biolanya. Keempat juri dihadapannya tersentak seketika mendengar lantunan halus dari permainan biolanya.

Neol nae pume aneumyeon sarajyeo beorigo~

Nunmuli heulreo begaereul jeoksimyeon~

Nan geujeya jameseo ggaeeoyo~

Achimeun neul ireohge My Love~

Gadis itu tak berhenti dengan lagu yang ia nyanyikan dan juga permainan biolanya yang membuat juri-juri dihadapannya berdecak kagum. Suara merdu dan lantunan biola halus mengiringinya tanpa cacat, bahkan sangat serasi dengan lagu ballad yang dibawakannya.

Yeongwonhi idaero jamdeulgil baraedo ~

Yeojeonhi geunyeoro ggaeeonado~

Dasineun ggumguji angireul baraedo~

Oneuldo geunyeoro naneun jami deulsuga isseo~

Gadis itu menghela nafasnya sejenak setelah berhenti menyanyikan lagu yang dibawakannya, namun kedua tangannya masih tetap fokus menggesek biolanya untuk musik penutup. Hingga beberapa detik kemudian ia menghentikan permainannya dan menunduk hormat sebagai ungkapan terima kasihnya.

Prook prook prook

Keempat juri disana bertepuk tangan, kagum dengan bakat gadis manis itu.

"Selamat, kau diterima. Dan besok kau harus kembali kesini untuk menandatangani kontrak sebagai trainee dalam YJ entertainment" ucap seorang namja bertubuh tinggi. "Perkenalkan, namaku Jung Yunho, aku sebagai pemilik YJ entertainment ini sangat bangga dengan bakatmu. Dan tentu saja management kami sangat senang memiliki gadis manis berbakat sepertimu" lanjutnya seraya menyalami gadis itu yang terpaku di tempatnya.

"A-aku diterima?" tanya gadis itu tidak percaya. Rasa bahagia, terharu dan sebagainya tengah dirasakannya sekarang. Apa lagi ditambah sang pemilik management sendiri lah yang memilihnya.

"Ya, kau diterima, nak" jawab Yunho yang juga ikut senang. "Oh, ya, sejak kau masuk ruangan ini kau belum menyebutkan namamu dan kami juga lupa menanyakannya. Hmm… siapa namamu?" tanya Yunho langsung.

"Namaku Liu Xian Hua, namun semua temanku memanggilku Henry, sajangnim" jawab gadis itu tersenyum bahagia.

oOoOoOo

TBC

oOoOoOo

Kissing You © Girls' Generation, In My Dream © Super Junior

Kembali update telat. -_-

Maaf beribu maaf karena keterlambatan saya lagi dalam mengupdate ff ini. Sebenarnya saya sudah berencana untuk update hari minggu kemarin, namun karena ada urusan penting dalam OSIS (karena saya anggota OSIS di sekolah saya) dan beberapa faktor lain yang mendadak, jadi saya harus mengundur waktu lagi untuk meng-update ff ini. Maaf sekali lagi. *bow*

Oya, saya sudah membaca review di chapter sebelumnya tentang lagu yang reviewers request. Saya sudah menampung semua saran para reviewers sekalian, jadi tunggu aja ya kapan lagu itu akan saya tampilkan meskipun nggak semuanya bisa saya tampilkan sebagai lagu dalam ff ini. Hehe.

Saya minta maaf tidak bisa membalas review satu-persatu, tapi saya sudah membaca semuanya. Terima kasih banyak untuk para reviewers sekalian, juga para siders juga. Hehe.

Mind to review?