Keempat, Will it be alright? [SuLay Side]
.
Yixing dan Junmyeon sedang dalam perjalanan menuju luar kota karena kepentingan perusahaan mereka. Yixing terlihat kurang sehat, seperti ada sesuatu yang mengganggu pikirannya.
"Myeon.." panggil Yixing pada Junmyeon yang tengah menyupir dengan fokus.
"Hm?" Junmyeon membalas Yixing dengan gumaman lalu tersenyum ala malaikat.
"Apa tidak apa-apa ya?" tanya Yixing
"Hah? Apanya" dahi Junmyeon mengernyit bingung
Yixing terheningkan. Junmyeon dengan setia menunggu Yixing menjawabnya. Namun Yixing tak kunjung memberi jawaban. Junmyeon pun melihat kearah Yixing yang membuang pandangannya keluar jendela mobil ketika sedang berada di sebuah lampu merah, setelah memastikan waktu yang terpantang masih 105 detik.
Tangan Junmyeon terulur menyentuh tangan Yixing.
"Ada apa humm?" tanya Junmyeon lembut lalu mencium lembut pula tangan sang belahan hati.
"Itu.. si Dujun sama Yoseob. Aku merasa akan ada sesuatu diantara mereka," nada suara Yixing terdengar sangat khawatir begitu juga dengan tatapan Yixing.
Junmyeon paham, sangat paham maksud Yixing. Bohong kalau dia bilang dia tak pernah menyadari tingkah laku kedua anaknya yang terlalu obvious di matanya. Junmyeon adalah orang yang sangat cepat menyadari keadaan, ia itu orang pertama yang menyadari Minseok dan Jongdae-teman SMA nya dan Yixing, sekarang teman bisnisnya - berpacaran disaat semua orang tidak sama sekali mencurigai pasangan tersebut. Junmyeon dapat mengetahui segalanya lewat tatapan mata orang. Dan dia sudah menyadari tatapan Dujun terhadap Yoseob cukup lama, begitu juga sebaliknya.
Bukan tatapan wajar antara kakak dan adik, terlalu jelas untuknya. Untuk Yixing juga. Siapapun yang mengenal Dujun ataupun Yoseob dengan sangat dekat pasti akan mudah menyadarinya.
Junmyeon menghela nafas. Matanya kembali menatap jalan seiring lampu berubah menjadi hijau. Meski ia masih dapat merasakan Yixing masih menunggu balasan dari dirinya ia memutuskan untuk diam terlebih dahulu.
"Biarkanlah, Xing.." Junmyeon akhirnya membuka suara,
"asal mereka senang kita juga begitu bukan? Lagipula hubungan mereka tidak akan salah karena mereka bukan saudara sedarah. Keduanya bukan murni buah darah kit-"
"MYEON!" Junmyeon terkejut, sangat terkejut. Sudah sangat lama semenjak Yixing menaikkan nadanya seperti ini.
"Meski mereka kita adopsi, mereka tetap anak kita. Tetap buah darah kita," lanjut Yixing dengan nada melemah.
Sulitnya menjadi pasangan Gay, pikir Yixing.
Junmyeon lagi-lagi paham dengan maksud perkataan Yixing.
"Eum.. Maaf sayang.. Aku tak bermaksud menyakiti" ujar Junmyeon dengan melirik-lirik Yixing.
Yixing mengangguk mengerti, Junmyeon bersyukur memiliki orang seperti Yixing yang pengertian ini.
"Tapi, kalau mereka memang saling sayang, kita bisa apa? Bila hari dimana mereka menghadap kita dengan pernyataan yang kita tidak terlalu inginkan ini benar-benar datang, aku tetap merasa tak berhak memaksa mereka menghilangkan perasaan mereka" ujar Junmyeon
Yixing ingin sekali membantah Junmyeon, namun, ia tidak bisa membohongi dirinya sendiri yang menyetujui perkataan sang suami.
"Ketika hari itu datang, mari kita tersenyum pada mereka, beri mereka dukungan" ajak Junmyeon sambil tersenyum lebar.
Mata Yixing berkaca-kaca, namun dengan segera ia menganggukan kepalanya.
"Oke, aku akan mempersiapkan diri. Lagian Dujun dan Yoseob terlihat cocok bersama"
Junmyeon tertawa renyah mendengar Yixing.
"Betul, namun tetap tidak ada yang lebih cocok dibanding kita bukan?" ujar Junmyeon final.
Keduanya tersenyum.
Kenangan indah pada masa lalu mereka terlintas kembali di benak masing-masing.
Mereka terlalu indah ketika bersama.
Senyum mereka semakin melebar.
.
.
a/n
Duh, aku sempat bingung gimana cara masukkin SuLaynya lebih banyak kedalam fic ini. Karena takut ganggu feelnya masing2 couple. Akhirnya aku putusin, daripada dicampur-campur mending disendiriin gini aja kali ya. Untuk SuLay aku mau minta maaf dulu mungkin bakal sering flashback...
Soo... 4 chap pertama ini jelas sekali hanya perkenalan terus pendek-pendek pula, kelima juga bakal sedikit pendek.
But, im promised 6th chap will be a long ass chapter, the next chap as well. Panjang2 nya mulai chapter 6 okaiiii. -3-
Sekiann~3
