Tiba-tiba...

.

"Cyee... Kalian berdua mesra sekali. Membuat aku juga iri. Hehee"

.

Muncul 3 orang di depan boruto dan sarada. Boruto dan sarada pun kaget.

.

"K-kalian b-bertiga. Bagaimana bisa kalian ada disini" tanya boruto.

.

.

"Memangnya kenapa... Tidak boleh. Haaa..."ucap chochou.

.

3 teman boruto dan sarada yg tiba tiba muncul di hadapan mereka. Chochou, inojin, dan shikadai.

.

"Boleh saja. Ada apa" tanya boruto.

"Begini. Kami ingin mengajak kalian berkemah" jawab inojin.

"Dengan siapa saja" giliran sarada bertanya.

"Bersama aku, chochou, shikadai, dan mitsuki" jawab inojin.

"Kapan" tanya boruto

"Jam 7 malam nanti di atas patung nanadaime" gantian shikadai yg berbicara.

"Aku ikut sarada saja. Jika dia mau, aku juga mau. Aku tidak mau meninggalkan dia sendiruan di rumah" jawab boruto.

"Kan ada papa dan mama sarada yg menjaganya" ucap chochou.

"Orang tuaku dan orang tua sarada sedang pergi ke desa seberang selama 3 hari. Jadi aku menginap di rumah sarada" jawab boruto.

.

Tiba tiba, muncul seorang laki laki yg mengejutkan mereka berdua

.

"Wahh.. Boruto. Jangan jangan kau ingin macam macam dengan sarada" ucap sosok itu.

"M-mitsuki.. Tidak kok. Aku tidak macam macam" jawab boruto.

"Ya sudah. Sarada, kau mau tidak berkemah" ajak chochou.

"Boruto, kau tidak keberatan kan" tanya sarada.

"Apapun yg kau mau, sarada..." jawab boruto dengan lembut.

"Baiklah aku mau. Aku pulang dulu ya, dari tadi aku kedinginan dan kakiku kesakitan" jawab sarada.

"Kami pulang dulu ya. Sampai jumpa nanti. Chochou, inojin, shikadai, mitsuki" ucap boruto.

"Baiklah. Sampai jumpa..." jawab mereka ber empat serentak.

"Sarada ayo aku gendong" tawar boruto.

"T-tidak usah boruto. Kakiku tidak terlalu sakit kok" tolak sarada perlahan.

"Aku tidak terima penolakan" ucap boruto sambil mengangkat sarada dan kemudian menggendongnya.

"KYAAA..." jerit sarada karena dibawa lari terlalu cepat oleh boruto.

.

.

.

Sesampainya dirumah, mereka bersiap siap untuk persiapan kemah.

"Sarada, bawalah pakaian tebal. Aku ingin pulang sebentar mengambil beberapa pasang pakaian" ucap boruto.

"Hn"

.

Skip time 30 menit

.

"Sarada, kau ada di rumah" panggil boruto sambil mengetuk pintu rumahnya.

.

Boruto bingung melihat pintu rumah sarada yg tidak dikunci namun terlihat sunyi. "Atau mungkin sarada sudah berangkat lebih dahulu ya... Ahh tidak mungkin. Dia pasti menungguku. Lebih baik aku periksa ke dalam" batin boruto.

.

"Cklekk... Rrrttttt..." pintu terbuka dan diapun kaget melihat sarada sedang keluar dari kamarnya. Diapun bersembunyi dibalik tembok.

.

"Siapa yg masuk ke rumahku" gumam sarada.

.

Tiba tiba boruto bergerak dari belakang sarada dan menutup mata sarada dengan kedua tangannya pelan dan lembut.

"Sudahlah, boruto. Aku tau itu kau" ucap sarada melepaskan kedua tangan boruto dari matanya.

"Sarada, ayo berangkat. Lebih baik kita datang lebih awal" ajak boruto.

"Yosh, boruto" ucap sarada mencuri kata kata boruto.

"Cihh.." ucao boruto juga mencuri kata kata sarada.

.

.

5 menit sudah mereka berlari. Mereka pun sampai. Di sana masih sepi. Tidak seorangpun dari temannya telah datang.

.

"Sarada, lebih baik kita gelar futon dulu"

.

Mereka pun menggelar futon tepat diatas patung nanadaime dan dibawah sinar bulan. (Ahh.. Mesranya)

.

"Sarada, ayo duduk disampingku" ajak boruto.

"Cihh.. Kenapa harus disampingmu" lagi lagi sisi dingin sarada keluar.

"Aku tidak mau jauh darimu" kata boruto.

"Cihh.. Hn" jawab sarada.

.

.

Merekapun duduk berdekatan. Semakin lama boruto semakin mendekati sarada. Sarada menyadarinya, namun dia membiarkannya. Mungkin karena dia juga menginginkannya.

.

"Sarada, aku sangat bahagia jika bisa seperti ini terus setiap malam. Mengamati bintang bintang dan bulan yg indah, berdua bersamamu" ucap boruto dengan nada yg lembut.

"Kenapa bersamaku. Haa..." tanya sarada dengan nista, padahal dia hanya ingin memastikan perasaan boruto padanya.

"Karena aku menc-" kata kata boruto di potong oleh sarada.

"Maaf, boruto. Aku mau membenarkan futon ini yg sedikit terlipat" ucap sarada dengan wajah memerah. Mungkin karena dia tahu apa yg akan dikatakan boruto pada akhir katanya yg terpotong.

"Baiklahh"

.

.

"Sudah selesai" ucap sarada dengan lega.

Boruto kembali duduk di futon. Setelah duduk, dia memanggil sarada.

.

"Kemarilah. Ayo kita duduk lagi" ajak boruto.

.

Dengan senang hati sarada kembali duduk di dekat boruto. Tapi setelah sarada duduk didekat boruto, tibatiba dia didekap tangan kiri boruto dengan lembut dan menarik sarada ke dalam peluk sebelah tangannya.

.

"Ini adalah hal terindah dalam hidupku sarada" ucap boruto menghangatkan suasana.

.

Kemudia sarada menyenderkan kepalanya di bahu boruto. Boruto juga menerimanya dengan senang sekali. "Ini adalah langkah awalku untuk mendapatkanmu, sarada..." batin boruto. Merekapun bersenang senang. Mereka bertatap tatapan dengan wajah wajah mereka yg sudah merona sekali. Tapi mereka berdua tidak mempedulikannya. Wajah mereka semakin lama semakin dekat.. Mungkin mereka akan melakukan ciuman.. Semakin dekat.. Namun mereka di kagetkan dengan suara aneh.

.

"Krrrsssskkk"

.

Tiba tiba muncul ke empat teman mereka.

"Tadi itu gambar yg bagus, inojin" ucap gadis gemuk berkulit coklat.

"Terima kasih, chochou" jawab inojin.

.

Boruto dan sarada pun malu karena kepergok hampir berciuman. Tapi batin mereka juga sedikit marah, jengkel, dan sebal. Karena ciuman pertama mereka terganggu. Tapi, walau hampir berciuman mereka berdua tetaplah tidak tahu isi hati satu sama lain (gk peka).

.

"Kalian ini. Kami mengajak kalian kesini bukan untuk bermesra mesraan. Kami mengajak kalian kesini itu untuk menghabiskan malam bersama sama. Dan juga bukan untuk berciuman" ucap chochou dengan wajah kesal dan menggoda.

"T-t-tidak kokk. K-kami tidak b-b-berciuman" elak mereka berdua.

"Ya memang tidak. Karena kami telah menggagalkan ciuman kalian. Ahh.. Sudahlah. Kita buat api unggun" ajak inojin.

"Ahh.. Aku malas mencari kayu bakar" ucap boruto.

"Tenang saja. Biar aku yg cari" ucap mitsuki.

.

Skip time 20 menit

.

"Horee. Kayu bakar sudah terkumpul. Kita nyalakan. Kalian semua minggirlah sebentar" ucap boruto.

.

Merekapun minggir dari tumpukan kayu tersebut

"Yoshh.. Sarada, giliranmu" ucap boruto

"Hn. Katon: gokakyu no jutsu.."

.

Api pun menyala dan menghangatkan udara malam. Suasanapun bertambah hangat ketika mereka ber enam menyanyi bersama sama. Dari ke enam orang ter sebut, yg terlihat paling senang adalah boruto dan sarada.

.

Pukul 9 malam. Mereka ber empat sudah tidur di tenda mereka masing masing. Tinggal boruto dan sarada yg belum tidur.

.

"Kau belum tidur, sarada" tanya boruto.

"Aku belum bisa tidur boruto. Jadi lebih baik aku di luar dulu sambil mengamati indahnya bulan" jawab sarada.

"Dari dulu aku bertanya tanya pada diriku. Tapi akhirnya aku menemukan jawabannya. Aku tahu apa perbedaan bulan dengan dirimu, sarada.."

"Haa... Memangnya apa" tanya sarada heran

"Bulan itu besar. Tapi terlihat kecil dari sini. Dan bulan hanya bisa dilihat pada malam hari. Tapi, sekecil apapun cahaya darimu, itu akan terus dan tidak bisa berhenti kubayangkan. Kau gadis yg baik, sarada.. Memang terkadang kau bersifat dingin dan menyeramkan. Tapi hatimu bagai penghangat bagiku dan juga selembut dan seputih salju".. Ucap boruto dengan nada merayu.

.

Pipi sarada memerah total karena merona hebat. Ditambah lagi boruto memeluknya dari belakang dengan kedua tangannya. Saat suasana sedang hangat hangatnya, tiba tiba...

.

"Sringgg.. Crepp" ada kunai peledak dilempar seseorang di dekat mereka. Karena mereka tidak siap, kunai itu meledak di dekat mereka. Tapi anehnya, ledakan kunai itu tidak menimbulkan kerusakan, tapi malah mengeluarkan butir butir cahaya kuning yg indah menambah keromantisan suasana. Yapi mereka bingung siapa yg melempar kunai peledak itu, dan tiba tiba sosok itu turun dari pohon tempat sebelumnya dia bersembunyi. Mereka berdua pun kaget melihat siapa yg datang dan memergoki mereka sedang bermesra mesraan.

.

.

"H-h-hima-w-wari..." ucap boruto tersendat sendat.

.

.

To Be Continued...

.

.

Hahaa. Gmana critanya. Bagus apa gk? Jgn dikira cerita ini udh selesai ya... Belom gan. Borusara aja masih kurang 2 hari tinggal bersamanya. Jadi tunggu aja ya... Dah malem. Tidur ahh.. Moga , aku mimpi update chapter per chapter setiap hari. Hahaa.. Selamat malam... :D