A/N : Chapter Splendid arc. Ini adalah Flashback , menceritakan masa lalu kelam seorang charming-Blue-Splendid sebelum ia menjadi siswa di Happy tree Academy.

.

.

.

(Riez Natsumi Khafiza) wetts jangan panggil Fliqpy nanti kutelepon mondo media(lah ?) trus kusuruh biar Fliqpy ditiadakan(sadis *dimutilasi) xD

( ) mau kilat susah kalau udah masuk sekolah ahay sorry yak xD

.

.

.

Daily life of four Disorder In Happy tree Academy

Main Warning(?) :

-Disclaimer : Happy Tree FriendsMondo Media

-Genre :School-life ,romance,Friendship drama

-Rating : T (bisa berubah sesuai kondisi)

-Main Cast : Flippy , Lumpy , The Mole , and Splendid

-Caution : Human version of HTF

.

.

.

.

Sub-Warning(again):

Genre : angst , hurt/comfort

Bahasa ada yang baku ada juga yang tidak :p

Chapter 2 : Splendid Arc.

Part 1 :The Accident

Sebelumnya…

Tetapi siapa murid yang Pingsan itu? Apa yang membuat murid itu pingsan ? apa dia terjatuh? Terpleset? Atau…?

####

Kabar mulai menyebar ke seluruh akademi ,kabar tersebut berisi tentang murid yang Pingsan setelah jatuh dan tertimpa patung tiruan bapak kepala akademi hingga pingsan,murid tersebut memang tidak mati tapi ...hanya pingsan... ya pingsan yang cukup lama bahkan sudah 3 jam berlalu si murid tidak terbangun juga.

Tapi pertanyaannya siapa murid yang pingsan itu?

Flashback

"Hey…hey Cuddles…. Antar aku ke perpustakaan ya? Mau kan?" pinta seorang gadis berambut pink-Giggles dengan nada manja kepada lelaki yang sedang berjalan disampingnya,mereka berdua-giggles dan cuddles bukanlah sepasang kekasih,mereka terlihat akrab karena mereka adalah teman sejak kecil mereka sudah sering menghabiskan waktu bersama jadi sudah tidak aneh lagi kalau mereka selalu bersama seperti sekarang ini,meskipun seringkali kedekatan mereka selalu membuat iri para murid,mau bagaimana lagi , giggles itu termasuk gadis yang populer plus cantik , wajar kalau banyak yang naksir , sementara cuddles , meskipun penampilan lebih mirip berandalan , wajahnya gak kalah keren dibanding Flippy atau Splendid , udah pasti si cuddles ini banyak yang suka , nah kalau masalah penampilan gak usah ditanya lagi , siswa – siswi Happy tree Academy itu keren – keren semua kok.

"huh ? mau apa ke perpustakaan ? " Tanya cuddles agak malas , reaksi cuddles sih biasa , soalnya perpustakaan itu jauh adanya di lantai tiga sementara , giggles dan Cuddles ada di lantai dasar , lumayan juga kan kalau jalan , pasti capek , lagipula di akademi ini gak ada yang namanya Lift.

"ya baca buku lah… gak mungkin aku ke perpustakaan buat beli bunga" ketus Giggles , kesal atas sikap sobatnya yang satu ini.

"iya…iya aku antar deh , tapi pelan – pelan yak… kan jauh" Cuddles akhirnya mengalah , Cuddles paling tidak suka kalau melihat temannya – yang spesial – yang satu ini marah atau sedih.

x-x-x

ruang seni

"a-anu Splendid…" Tanya malu – malu seorang gadis berseragam ungu – toothy , kepada si blue Charming – Splendid.

"hum..? ada apa ?" merasa dirinya dipanggil , Splendid menoleh dan mendapati Toothy berdiri dibelakangnya.

"bi-bisa bantu aku … mengangkat ini" Toothy sangat pemalu , apalagi kalau berhadapan dengan siswa populer macam Splendid , toothy jadi malu – malu sendiri , yah tapi mau bagaimana lagi , di ruang seni hanya tinggal toothy seorang plus toothy disuruh oleh Pak Handy , mengangkut patung – patung hasil para murid dari Los Noctis (nama lain asrama seni). Sebenarnya kasihan juga , masa iya gadis seperti Toothy harus membawa patung – patung berat , gak kok Pak Handy tidak kejam , dia sudah memerintahkan(?) toothy agar mencari bantuan siapa saja , nah jadi tidak perlu ada yang disalahkan *ekhem mari lanjut.

"oh… patung ya?". Pertanyaan Splendid mendapat respon anggukan dari Toothy.

"kamu disuruh membawa ini…? Kasihan sekali , aku dengan senang hati akan membantu kok" kata Splendid disertai senyum cerah yang bisa membuat para siswi meleleh.

"i-iya" , wajah Toothy bersemu merah , dipastikan Toothy bisa kena serangan jantung kalau terus berlama – lama bersama Splendid (bah ! padahal masih kerenan auth. Cifer :P *ditimpukin piso dapur Dx)

"emm… patung - patung ini harus dibawa kemana ?" tanya Splendid yang sudah memanggul 2 patung dipundaknya (wusset... kuli bangunan kali yak *cifer dihajar sama reader gegara ganggu melulu). Splendid itu memang kuat kok , lagipula patungnya juga tidak terlalu besar hanya seukuran kepala manusia.

"ah-ah !... ke – ke galeri lantai dasar " jawab Toothy terbata , pandangan matanya diarahkan ke tempat lain , malu menatap Splendid.

"oke… ayo " ajak Splendid , Toothy hanya bisa mengangguk pelan sambil menundukkan kepalanya.

x-x-x

"giggles… capek nih…" keluh Cuddles seperti orang tua.

"hih ! kakek Cuddles , sedikit lagi sampai kok , Cuma beberapa anak tangga lagi" bujuk Giggles , padahal perpustakaan masih satu lantai lagi , tapi sepertinya Cuddles sudah tidak kuat(haha)

"iya…iya ibu giggles" balas Cuddels sarkastik."padahal masih satu lantai lagi" gumam Cuddles.

"sudah ah ! jangan banyak mengeluh nanti tidak sampai - sampai" ketus Giggles.

"aku akan cepat – cepat asalkan kamu tidak marah – marah lagi , bagaimana ? week …" tawar Cuddles, lalu menjulurkan lidahnya.

"ya ampun Cuddles" balas Giggles, melemparkan sapu tangan miliknya ke wajah Cuddles , meski Giggles agak jengkel tapi tingkah Cuddles membuatnya gemas.

"ah… ! jangan main lempar dong hehe " kata Cuddles sambil terkekeh pelan."kalau begitu aku duluan yak" lanjut Cuddles lalu berlari menaiki tangga , saat itu Cuddles berlari melewati ruang seni , karena tidak hati – hati Cuddles tidak sengaja menyenggol salah satu patung yang akan diangkut oleh Splendid nantinya.

Patung itu terjatuh , dibawah arah jatuhan patung terlihat Toothy yang hendak menaiki tangga.

"TOOTHY AWAS ! " Cuddles berteriak saat melihat ada Toothy dibawah.

"huh ?" toothy bingung , kemudian saat ia melihat ke atas "AAKH..!" toothy berteriak , bukannya menghindar ia justru menutup matanya , Splendid yang melihat itu segera berlari secepat kilat menghampiri toothy bermaksud untuk menhempaskan toothy sehingga patung yang jatuh tidak mengenainya ,

PRAANG !

namun naas , patung itu memang tidak mengenai toothy , tapi berhasil mengenai Splendid itu sendiri , patung itu jatuh tepat dikepalanya dan seketika Splendid kehilangan kesadaran , darah mengucur dari kepalanya.

"astaga ! Splendid !" teriak Cuddles juga Giggles bersamaan, segera mereka menuruni tangga dan menghampiri Splendid yang terbaring.

Tothy hanya terdiam karena kaget yang teramat , kejadian itu terjadi karena dirinya , karenanya Splendid terluka.

"hoy ! kau yang disana !" panggil Cuddles yang saat itu masih belum mengenal Toothy."cepat panggil Pak !" teriak Cuddles.

"a-ah iya " Toothy segera berlari menuju klinik , setelah sampai , ia sama sekali tidak bisa menemukan Pak dr. Lumpy , karena panic , ia langsung saja mencari guru lain yang terdekat dari jangkauannya.

Toothy menemukan Pak Handy , "Pak Handy !" panggil Toothy , ia segera berlari menuju Pak Handy.

"hey jangan berlarian di lorong !" Pak Handy masih sempat memberikan peringatan.

"maaf pak !, ta-tapi ini gawat...Splendid...dia terluka !" kata Giggles panik.

"hah ! , terluka bagaimana !? " balas Pak Handy tak kalah panik.

"sudah jangan banyak tanya , ini darurat !" desak Toothy yang sudah teramat panik , sudah tak sabar , Toothy segera menarik pak Handy menuju tempat Splendid berada.

x-x-x

"Cu-Cuddles , bagaimana ini... ? Splendid pingsan , terluka pula... haduh..." kata Giggles panik , ia takut kalau terjadi apa – apa terhadap Splendid , meski yang ia khawatirkan adalah Cuddles(karena Cuddles yang tidak sengaja menjatuhkan patung tersebut) , ia takut Cuddles disalahkan , dan ia tidak mau sesuatu yang buruk terjadi menimpa sobatnya ini-Cuddles.

"sudah jangan panik ! , sekarang ayo kita bawa dia ke klinik, daaripada hanya menunggu disini , bisa jadi keadaan Splendid akan semakin memburuk !" seru Cuddles , Cuddles memang pandai dalam mengatur keadaan apalagi dalam keadaan buruk seperti ini.

"ah.. ide bagus ! kau memang bisa diandalkan" kata Giggles girang.

"bukan saatnya girang Giggles , ayo cepat !" seru Cuddles , sambil menggendong Splendid di punggungnya(A/N :jangan mikir kalau Cuddles bakal gendong Splendid bridal style :P , mikirinnya aja bikin merinding)

"ah iya !" Giggles dan Cuddles langsung berlari menuju klinik di lantai 2

x-x-x

setelah 5 menit berlari , Toothy dan Pak Handy sampai di tempat Splendid pingsan tadi.

"loh kok !?" kata Toothy masih panik.

"mana , disini tidak ada siapa – siapa yang terluka !?" ucap Pak Handy , kesal sekaligus merasa dipermainkan.

"mungkin sudah ada di klinik , Bapak ! saya mohon cepat cari dr. Lumpy !" seru Toothy sambil menangis.

"dr. Lumpy sedang tidak disini , hari ini dia sedang ambil cuti" jelas Pak Handy , yang membuat tangisan Toothy semakin menjadi – jadi.

"ihh... bapak ! teleponlah dr. Lumpy sumpah ini gawat , lagipula rumah sakit juga cukup jauh dari sini !" teriak Toothy semakin panik.

"iya iya... bapak mengerti , kamu coba ke klinik , mungkin dia ada disana !" seru Pak Hnady ikut panik , Pak Handy segera pergi ke ruang guru , sementara Toothy ke klinik.

x-x-x

-Klinik lt.2

Giggles dan Cuddles berusaha merawat luka Splendid sebisa mereka , sambil menunggu kedatangan dr. Lumpy , kemudian datanglah Toothy dengan air mata membasahi wajahnya, Cuddles dan Giggles terkejut melihatnya.

"Toothy ada apa ?" tanya Giggles lembut.

"dr . Lumpy dalam tidak disini , dia ada di rumahnya dan sekarang sedang dihubungi oleh Pak Handy" ucap Toothy masih mengeluarkan air mata.

"sudah jangan menangis yakinlah Splendid akan baik – baik saja" kata Giggles berusaha menenangkan. "saat ini aku mencoba merawat luka Splendid sebisaku" lanjutnya seraya memeluk Toothy.

x-x-x

Ruang Guru

BRAAK ! (sfx: pingtu tebuka)

Didepan Pintu ada Pak Handy yang terlihat panik , didalam ruang guru hanya ada Bu Lammy dan seorang siswa berseragam hijau juga berambut hijau-Flippy , mereka saling bertatapan.

"Bu Lammy ! gawat Bu... ada anak yang pingsan...!" Teriak seorang guru berambut coklat-Pak Handy.

"Hah!?" Flippy dan Bu Lammy sama-sama kaget,tapi Flippy justru memanfaatkan sedikit kelengahan Bu Lammy untuk melaikan diri, si murid-Flippy nampaknya sudah tidak tahan dengan ocehan Bu Lammy yang mungkin tidak ada habisnya.

"Bu Lammy cepat hubungi ...! ada siswa yang pingsan !" teriak Pak Handy.

Sementara sang siswa kabur , Bu Lammy terkejut oleh teriakan Pak Handy.

"ah iya pak segera !" kata Bu Lammy.

Akankah datang ke akademi , bagaimana dengan kondisi Splendid nantinya , bagaimana reaksi Toothy ? tunggu di part berikutnya.

TBC

Yo ini chap. Baru silahkan dinikmati masih hangat kok. xDD

Bagaimana reaksi reader buat Splen ?

Cifer : Hoy Flip !

Flippy : Apa ?

Cifer: Tuh Splen terkapar , gimana menurut lo !?

Flippy : Kasihan cif , masa temen sekaligus rival gue terluka plus terbaring lemah di klinik.

Cifer : Beh , gue kira lu seneng ... :P

Flippy : bukan gue yang seneng , Fliqpy tuh baru ...

Cifer : mana ...? Fliqpy nya gak ada ...

Flippy : mau gue panggil ..

Cifer : wetts ... gak usah

Akhir kata...

Kritik dan saran yang membangun dipersilahkan :D

#ngacir sebelum Flippy jadi Fliqpy xD