Chapter 4

Beberapa hari setelah kejadian tersebut Naruko kembali masuk sekolah bersama Karin. Itupun karena permintaan Karin ke Minato dan Kushina. Tapi, seperti biasa Naruko tidak diberi bekal berupa uang dan makanan kesekolahnya

"Naruko kau sudah kembali?" tegur Shisui

Naruko yang ditegur oleh Gaara hanya membalsnya dengan senyuman dan segera masuk kekelasnya yang sebentar lagi akan dimulai. Selama pelajaran Naruko dan Karin mengikuti pelajaran itu dengan serius sampai akhirnya bel istirahat.

Selama jam istirahat Naruto sedang berada dibalkon sekolah di karenakan berharap hari ini dapat bertemu dengan Naruko dan bisa mengasih boneka rubahnya sebagai tanda terima kasih. Disaat Naruto masih dalam dunianya Kiba terburu-buru berlari kebalkon tempat Naruto berada.

"Naruto hah…Naru…hah….Naruko telah kembali." Kata Kiba dengan nafasnya yang kelelahan.

Naruto yang mendengar hal itu langsung berlari melewati Kiba dan berlari mencarinya, Kiba pun jadi ikut berlari lagi.

"Dimana Kiba?" tanya Naruto

"Di hah… kantin." Jawab Kiba.

Kiba yang sudah tidak kuat akhirnya berhenti untuk mengistirahatkan dirinya. Sedangkan naruto terus berlari melewati para siswa menuju kantin. Walau sudah ada larangan jangan berlari di lorong sekolah. Tapi, Naruto tidak peduli dengan hal tersebut karena dia takut tidak dapat bertemu Naruko lagi. Bahkan guru Iruka sampai teriak-teriak untuk melarang Naruto berlari dilorong sekolah.

Sesampainya dikantin Naruto mencari Naruko. Dikantin tersebut lebih ramai dari biasanya, dengan fokus Naruto akhirnya menemui Naruko bersama dengan Karin, sakura dan Hinata. Naruto pun langsung berlari kearah Naruko.

"Naruko-senpai.. hah… nanti pulang sekolah..hah… hah…. Bisa ketemu di taman yang biasa tidak hah…hah…?" Kata naruto yang kelelahan.

Mendengar hal itu keempat siswi tersebut langsung menyemburkan minumannya kearah Naruto. Naruto pun hanya bisa menerima semburan tersebut dengan pasrah.

"Tadi Naruto-kun bilang apa? Ketemu ditaman." Tanya Naruko bingung

"Iya senpai kalau tidak bisa. Ya tidak apa-apa kok." Jawab Naruto sambil mengelap mukanya yang telah disembur.

"Baiklah nanti sepulang sekolah ya ditaman." Kata Naruko senang.

Naruto pun hanya membalasnya dengan senyuman khasnya dan membuat semua yang disitu langsung blushing, kecuali Karin. Karena memang dia tidak dekat dengan Naruto. Naruto pun langsung kembali menuju kelasnya.

"Cie yang diajak ketemu pahlawannya ditamannya." Goda Karin

"Pahlawan?" kata Sakura dan Hinata heran.

"Oh iya kalian belum tau ya, waktu masih kecil-." Sebelum Karin selesai mulut Karin langsung ditutup oleh Naruko.

"Karin-chan nyebelin kan udah janji gak cerita ke siapa-siapa." Kata Naruko yang tangnnya masih menutup mulut Karin.

Karin pun membalasnya dengan mengangguk. Naruko pun langsung nelepaskan tangannya dari mulut Karin.

"Oh ayolah senpai kami berdua penasaran dengan itu." Kata Sakura. Sedangkan Hinata mengangguk dikarenakan ikut penasaran.

Naruko pun langsung mendeathglare Karin. Tapi mau apa dikata nasi udah terlanjur jadi bubur. Naruko pun menceritakan masa kecilnya saat ditolong dengan Naruto.

"Hei gimana pangeran sudah ketemu tuan putri." Goda Kiba kepada Naruto.

"Berisik ah." Jawab Naruto.

"Terus tuan putrimu setuju gak ketemu kamu." Kali ini Shikamaru yang berbicara

"Menurutmu." Balas Naruto

Shikamaru dan yang lainnya sebeutulnya sudah malas kalau Naruto sudah begitu, tak kecuali Sasuke.

"Hei Uzumaki." Teriak seseorang dari luar.

Naruto cs langsung melihat keluar jendela, rupanya itu Kabuto dan beberapa orang dari Oto High school.

"Ku tantang kau sepulang sekolah." Kata kabuto sambil mengacungkan jari tengahnya.

Sebetulnya Naruto cs sudah malas dengan hal itu, dikarenakan tidak terima kalah dalam kompetisi basket yang di adakan di Suna high school. Kabuto cs menantang Naruto cs berkelahi.

Naruto cs yang jumlahnya lebih banyak dan banyak siswa yang kuat disana seperti Naruto, sasuke, Neji dan masih banyak lagi. Apalagi ditim basket tersebut ada Itachi dan Obito. Setelah itu Kabuto cs langsung pergi dari depan Konoha high school.

"Sudah naruto, mending kau temui tuan putri mu. Masalah mereka biar kami tangani." Kata Shikamaru.

"Benar Naruto masalah mereka biar kami yang atasi." Kali ini Lee dengan semangat 45nya. Bahkan semua siswa laki-laki dikelas tersebut setuju.

"Aku juga sudah meminta aniki dan Obito-nii untuk membantu." Kata Sasuke sambil menutup ponsel hpnya.

Naruto tidak menyangka kalau teman-teman sekelasnya mendukung penuh Naruto buat ketemu Naruko. Padahal saat diawal masuk Naruto tidak dianggap sama sekali diskolahnya. Tapi, berkat Naruko. Sekarang Naruto menjadi mendapat banyak teman.

"Bukan Cuma itu. Kami juga meminta Suna high school untuk membantu." Kali ini Ino dan Tenten juga ikut bergabung.

"Terima kasih semua." Kata naruto sambil membungkuk dikarenakan masih tidak percaya.

"Kita semua ini kan teman, jadi sudah seharusnya saling menolong." Kata Kiba dan diikuti oleh anggukan semua teman sekelasnya.

Naruto pun masih tidak percaya akan hal itu hanya bisa memberikan senyuman khasnya.

Sepulang sekolah Naruto segera menuju taman, sedangkan yang lainnya menuju tempat Kabuto cs berada. Diperjalanan Konoha High School bertemu dengan bebrapa murid dari Suna dan mereka bergabung untuk mengalahkan Kabuto cs.

Naruto yang sudah sampai ditaman langsung melihat Naruko bersama Karin ditempat ayunan. Naruto pun segera menuju kesana.

"Maaf membuat senpai menunggu." Kata Naruto yang mengelap keringatnya.

Karin pun segera pamit dikarenakan tidak mau mengganggu, walau Naruko sudah menahanny6a dan Naruto setuju. Tapi, Karin tetap pamit kepada mereka.

"Begini senpai, aku to the point aja. Aku mau memberikan kado ini kepada senpai sebagai ucapan terima kasih, semoga senpai suka." Kata Naruto sambil memberikan kado dari tasnya ke Naruko.

"Terima kasih Naruto-kun. Ano sebetulnya ada yang ingin kusampaikan juga ke Naruto-kun." Kata Naruko dengan pipinya yang sudah merona merah.

"Apa itu senpai." Kata Naruto penasaran.

"A..aku suka sama kamu Naruto-kun." Kata Naruko dengan wajah memerah dan menunduk.

Naruko pun berusaha mencaci dirinya, bagaimana bisa dia bilang begitu padahal mereka bertemu kembali setelah sekian lama dan bagaimana bisa Naruko langsung bilang dia suka sama Naruto.

Mendengar hal tersebut Naruto tidak percaya dan angin pun berembus dengan kencangnya. Naruto pun tersenyum.

"Iya, aku juga suka sama senpai kok." Kata Naruto polos.

Mendengar hal itu Naruko berterima kasih kepada Karin yang enyuruhnya mengatakan perasaannya ke Naruto. Sedangkan Karin yang ada diluar taman mendengar hal itu juga ikut tersenyum.

'Semoga dengan ini kau bisa sering tersebyum Naruko.' Kata Karin dalam hati.

Sementara itu Kabuto cs yang kalah umlah dikalahkan telak oleh dua sekolah unggulan yaitu Konoha High School dan Suna High School. Kabuto cs yang sudah kalah langsung melarikan diri. Sementara itu kedua sekolah ini langsung merayakannya dengan meneyewa tempat Karaoke.

‒‒‒‒‒‒‒‒‒‒‒‒‒‒‒‒‒

Keesokan paginya Naruko dan Karin berangkat sekolah, dan anehnya disana sangat ramai. Naruko dan Karin merasa aneh dengan hal itu segera berlari menuju sekolahnya.

"Hei ada apa?" Tanya Karin kepada salah satu siswa.

"Naruto telah." Kata siswa tersebut dan disaat melihat Naruko, dia tidak berani melanjutkannya.

"Naruto-kun kenapa ayo jawab." Kali ini Naruko yang bertanya dengan suara agak keras.

"Naruto, telah dibawa kerumah sakit." Kata Itachi

"Memang Naruto-kun kenapa?" kata Naruko dengan nada khawatir, disaat melihat Itachi menunduk. Juga melihat teman-teman Naruto yang laki-laki menunduk, sedangkan yang perempuannya menangis.

"Naruto terluka parah dan dirinya digantung ditiang bendera." Kata Sasuke yang ikut menunduk. Sasuke yang selalu bersikap cool mengetahui teman dekatnya seperti juga merasa sangat sedih dan benci kepada orang yang melakukannya kepada Naruto.

Padahal Kabuto cs sudah dibuat babak belur dan disekolah ini Naruto tidak punya lawan, walaupun ada pasti naruto bisa mengalahkannya walau lawannya ada tiga orang atau lebih.

Naruko yang mendengar kata itu merasakan kakinya lemas dan bersimpuh ditanah, air matanya pun tidak bisa dia bdnung dan mengis sejadi-jadinya, padahlnya dirinya dan Naruto baru resmi pacaran kemarin sore. Tapi, kenpa keesokan harinya begini.

"Saya sudah meminta papa untuk mencari pelakunya kok." Kata Itachi.

Ayah Itachi dan sasuke adalah kepala polisi diKonoha. ,walau begitu naruko tetap tidak bisa menerima kalau Naruto mengalami hal itu. Naruko pun langsung ambruk walau sempat ditahan oleh Karin.

Semua siswi dan siwa juga para guru melihat hal tersebut ikut merasa iba dengan apa yang menimpa Naruto, murid yang membuat heboh kelas bahkan sekolah. Murid yang paling aktif disekolah mengalami hal tersebut. Bahkan Shisui mau memasukkan Naruto ke OSIS dikarenakan sifat aktif Naruto. Tapi, siapa yang bisa menduga kejadian ini menimpa dirinya.

Flashback

Naruto yang senang dikarenakan dia dan Naruko resmi berpacaran tidak menyadari ada yang mengikutinya. Naruto baru sadar diikuti seseorang saat melewati jalan kerumahnya.

"Siapa?" Kata Naruto.

Ada sekitar sepuluh orang yang amju walau masih ada dua orang lagi dibelakangnya

"Siapa kalian dan mau apa." Kata Naruto dengan agak kesal

"Membunuhmu bocah." Kata salah satu pria tersebut.

Naruto sepertinya lagi senang dan tambah semnagat karena ada dua belas orang yang akan jadi membuat dirinya tambah senang. Tapi semua itu salah. Naruto menantang kedua belas pria tersebut dipinggir sungai, walau berhasil mengalahkan tiga orang pertama. Naruto terkena tusukan diperutnya, bukan Cuma itu naruto pun kena sabetan pisau dipudak kirinya, dikarenakan menhindar.

Naruto yang merasa akan kalh, langsung berusaha kabur. Tapi sayang salah satu pria tersebut melempar pipa ke Naruto dan mengenai kepalanya. Naruto lang masih setengah sadar berusaha merangkak. Tapi, kedua belas pria tersbut langsung mendekati Naruto dan menendanginya, setelah selesai Naruto dibawa ketiang bendera disekolahnya dan digantung disana.

Flashback End

Sekarang naruto masih dalam perawatan intensif dirumah sakit Konoha, tapi bagaimana cara Naruto membayar rumah sakit. Rupanya biaya rumah sakit telah ditanggung oleh pihak sekolah dan juga dibantu oleh teman-teman sekolahnya.

Teman-teman naruto pun menunggunya diluar ruang ICU sedangkan Naruko tidak berhentinya menangis saat mendengar Naruto masuk ruang ICU. Padahal Karin, sakura dan Hinata sudah berusaha menenangkannya. Tapi, tetap saja Naruko tidak dapat menahan kesedihannya.

Disaat naruto keluar dari ruang ICU, Naruko lah yang pertama mendekatinya. Tapi, ditahan oleh Karin.

"Bagaimana dok keadaan Naruto?" Kata Kakashi kepada dokter Tsunade.

"Dia telah melewati masa kritisnya dan hanya menunggu kesadarannya." Kata Tsunade.

"Baiklah, terima kasih dok." Kata Kakashi

"iya, saya permisi kalau begitu." Pamit Tsunade

Disaat semuanya dalam keadaan hening, hp milik Sasuke berbunyi. Segara Sasuke mangankat telefonnya.

'Sasuke, orang yang menyerang Naruto sudah diketahui.' Kata Itachi

'Betulkah itu Aniki.'Jawab Sasuke

'Iya. Mereka sekarang sedang dilacak oleh ayah.' Balas Itachi.

'baik, saya akan menyampaikannya kepada semua. Terutama Naruko.' Jawab Sasuke

Setelah selesai Sasuke memberitahukan kepada semuanya. Terutama Naruko kalau yang menyerang Naruto sudah diketahui. Mendengar hal itu teman-temannya langsung semangat untuk ikut membantu mencari pelakunya. Sedangkan Naruko yang mendengar kabar itu hanya tersenyum kecut.

"Lebih baik kau menemani naruto. Nanti aku yang akan bilang ke bibi dan paman kalau kau sedang menginap dirumah teman." Kata Karin.

"Kalau begitu bilang saja dirumahku." Kali ini Sakura menambahkannya.

"Terima kasih ya semua." Kata Naruko sambil tersenyum walau masih ada ekspresi seidh diwajahnya.

Malam itu naruko menggenggam tangan naruto dan berharap Naruto cepat sadar, sambil menunggu rupanya Naruko juga tertidur. Tanpa kedua Naru itu ketahui ada yang menyelimuti Naruko.

"Semoga kalian bisa terus bersama." Itulah kata orang tersebut sambil menutup pintu kamar dimana kedua Naru berada.

Akhirnya chapter 4 selesai. Disini awalnya saya mau membuat Naruko diusir dari ruahnya dan dibawa Naruto kerumahnya, tapi dikarenakan tidak bagus kalau naruko terus yang tersiksa, jadi kali ini saya buat Naruto yang disiksa.

Oh iya untuk Chapter 5 masih belum ada ide. Jadi masih dirahasiakan bocorannya.

Jangan lupa Review ya dan jika ada masukkan buat chapter 5 silahkan saja. Nanti saya petimbangkan masukkan tersebut.

Terima kasih kapada rifuki sensei untuk ceritanya yang seseorang yang paling mengerti dirimu dan juga kepada yang mereview, favorit dan follow cerita ini.

Terima kasih seklai lagi saya ucapkan

Dan sampai ketemu dichapter 5